komposit serat alam

Top PDF komposit serat alam:

Tinjauan Penelitian Terkini tentang Pemanfaatan Komposit Serat Alam untuk Komponen Otomotif Review on Current Research on Utilization of Natural Fiber Composites for Automotive Components

Tinjauan Penelitian Terkini tentang Pemanfaatan Komposit Serat Alam untuk Komponen Otomotif Review on Current Research on Utilization of Natural Fiber Composites for Automotive Components

Aplikasi komposit serat alam-polimer untuk komponen otomotif bisa digunakan untuk bagian interior maupun eksterior. Bagian otomotif yang telah menggunakan komposit serat alam antara lain adalah seat back, side and door panel, boot lining, hat rack, spare tire lining, dashboard, business table, piller cover panel, under body protection trim, instrumental panel, headliner panel (Suddell and Evans 2005, Bledzki et al. 2006). Sedangkan industri otomotif yang telah memanfaatkan serat alam sebagai komponennya antara lain Audi, BMW, DaimlerChrysler, Fiat, Ford, Mitsubishi, Opel, Peugeot, Renault, Saab, Volkswagen, Volvo (Suddell and Evans 2005, Bledzki et al. 2006).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengembangan Komposit Bermatrik Ebonit Dengan Kandungan Sulfur 40 Phr Yang Diperkuat Serat Rami 0 Phr, 30 Phr Dan 50 Phr Untuk Komponen Otomotif.

PENDAHULUAN Pengembangan Komposit Bermatrik Ebonit Dengan Kandungan Sulfur 40 Phr Yang Diperkuat Serat Rami 0 Phr, 30 Phr Dan 50 Phr Untuk Komponen Otomotif.

Penggunaan komposit dengan matrik karet ebonit (Hard Natural Ebonite) dengan serat alam yang berasal dari renewable resources sebagai penguat (reinforcement), dapat memberikan manfaat positif, yaitu dari sisi lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam. Produksi karet alam di Indonesia sendiri tergolong sangat besar, pada tahun 2015 Indonesia menghasilkan 3,1 juta ton karet alam menurut Association of Natural Rubber Producing Countries (ANRPC 2015). Penggunaan material komposit serat alam saat ini juga dikenal dalam industri manufaktur. Serat alam memiliki sifat-sifat antara lain: kuat, ringan, mudah didapat, dan mudah di-machining. Penggunaan serat alam dalam komposit dapat menurunkan biaya produksi suatu produk bila dibandingkan dengan produk sintetik dan meningkatkan nilai guna produk pertanian.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengembangan Mobil Berbahan Bakar Etanol (Desain dan Pembuatan Lantai) baskoro1

Pengembangan Mobil Berbahan Bakar Etanol (Desain dan Pembuatan Lantai) baskoro1

Penggunaan material komposit dengan penguat serat yang mulai banyak dikenal dan terus menerus mengalami perkembangan mendorong para ilmuwan untuk mendalaminya agar dapat diproduksi secara masal pada industri manufaktur. Keunggulan dari komposit yang ringan, kuat, tahan terhadap korosi dan mampu bersaing dengan logam cepat diserap oleh industri otomotif, militer, alat olahraga, kedokteran, bahkan peralatan rumah tangga (Jatmiko, 2005). Produsen mobil Daimler-Bens yang bekerjasama dengan UNICEF mengembangkan komposit serat alam sebagai panel interior mobil (Sumardi, 2003). PT. INKA juga termasuk perusahaan yang mengembangkan aplikasi komposit pada gerbong kereta api (Abdullah, 2000) telah mampu mengaplikasi komposit glass fiber reinforced polyester (GFRP) untuk front end KRLI dan mask KRL-Nas. Aplikasi dari GFRP telah meluas pengunaannya pada industri pembuatan pesawat terbang, kereta api dan mobil.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Kajian Komprehensif Pengaruh Perlakuan Alkali Terhadap Kekuatan Komposit Berpenguat Serat Nanas-Nanasan (Bromeliaceae) | Nuri | Jurnal Semesta Teknika 874 2529 1 SM

Kajian Komprehensif Pengaruh Perlakuan Alkali Terhadap Kekuatan Komposit Berpenguat Serat Nanas-Nanasan (Bromeliaceae) | Nuri | Jurnal Semesta Teknika 874 2529 1 SM

Dengan mengasumsikan massa jenis serat nanas-nanasan mendekati massa jenis serat alam lainnya, yaitu sekitar 1.5 gr/cm 3 , maka hasil pengolahan data penelitian yang dipaparkan dalam bentuk kurva tegangan, regangan, dan modulus elastisitas versus fraksi volume serat seperti ditunjukkan pada gambar 2, gambar 3, dan gambar 4. Data hasil pengujian tarik komposit memiliki sebaran data yang cukup lebar. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti orientasi serat yang tidak seragam, adanya serat yang terputus di tengah spesimen, kekuatan yang tidak merata di sepanjang serat, dan distribusi serat yang tidak merata. Namun demikian, hasil tersebut merupakan hal yang wajar karena hasil penelitian komposit serat alam oleh para peneliti yang lain pun memiliki sebaran data yang lebar.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

sifat fisis dan mekanis komposit sabut kelapa bermatriks polyester dengan proses resin transfer molding (RTM).

sifat fisis dan mekanis komposit sabut kelapa bermatriks polyester dengan proses resin transfer molding (RTM).

Serat alam telah digunakan dalam berbagai sektor industri seperti automotif , tekstil, produksi kertas maupun pada material komposit. Terkait dengan penggunaan serat alam sebagai penguat dalam komposit, serat alam mempunyai keuntungan diantaranya kekuatan spesifik dan modulusnya yang tinggi, densitas yang rendah, harga bahan baku yang murah, melimpah di berbagai negara, polusi emisi yang lebih rendah, dan dapat didaur ulang (Joshi dkk, 2004; Li dkk, 2008; Mukhopadhyay dkk, 2009). Teknologi rekayasa material serta berkembangnya isu lingkungan hidup menuntut terobosan baru dalam menciptakan material yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. Komposit berpenguat serat alam mempunyai berbagai keunggulan diantaranya yaitu harga murah, mampu meredam suara, mempunyai massa jenis rendah, jumlahnya melimpah, ringan, dan kemampuan mekanik tinggi (Raharjo, 2002). Serat alam yang potensial untuk dikembangkan sebagai bahan penyusun komposit adalah serat sabut kelapa.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGARUH PERLAKUAN KIMIA PADA SERAT PANDAN ALAS (Pandanus dubius) TERHADAP SIFAT MEKANIS KOMPOSIT SERAT DENGAN MATRIK POLYESTER TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Jurusan Teknik Mesin

PENGARUH PERLAKUAN KIMIA PADA SERAT PANDAN ALAS (Pandanus dubius) TERHADAP SIFAT MEKANIS KOMPOSIT SERAT DENGAN MATRIK POLYESTER TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Jurusan Teknik Mesin

Serat sintetik adalah serat yang terbuat dari bahan_bahan an organik, Seperti serat kaca, serat carbon,serat boron, serat keramik dan lain-lain. Keuntungan serat sintetis mempunyai kekuatan yang tinggi, penghantar listrik yang baik, homogen. Untuk kekurangan dari serat sintetik tidak dapat didaur ulang, pada serbuk atau debu dari serat kaca dapat menjadi racun apabila terserap masuk kedalam tubuh kita. Serat alami yaitu serat yang terbuat dari bahan organic seperti serat kelapa, serat rami, serat nanas, serat pandan alas dan serat alam lainnnya. Kelebihan serat alam mudah diperoleh dan merupakan sumber daya alam yang dapat diolah kembali, harganya relatif murah, dan komposit berpenguat serat alam lebih ramah lingkungan serta komponen yang dihasilkan lebih ringan. Kekurangan serat alam struktur serat tidak homogen, kekuatan serat tidak merata dan tidak tahan terhadap suhu tinggi.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI LENTUR KOMPOSIT HYBRID SERAT IJUK ACAK SERAT GELAS SEARAH BERMATRIKS POLYESTER

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI LENTUR KOMPOSIT HYBRID SERAT IJUK ACAK SERAT GELAS SEARAH BERMATRIKS POLYESTER

Kebutuhan material di dunia industri khususnya manufaktur semakin lama semakin meningkat. Material yang memiliki karakteristik tertentu seperti kekuatan, keuletan, dan sifat mekanik lainnya sangat dibutuhkan bagi dunia industri. Berbagai macam penelitian pun dilakukan demi mendapatkan material baru yang diinginkan. Salah satu bahan material yang akhir-akhir ini banyak diteliti dan dikembangkan yaitu material berbahan komposit.

5 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Pengaruh Komposisi Dan Lama Perendaman Serat Palem Saray Terhadap Sifat Komposit Dengan Matriks Poliester

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Pengaruh Komposisi Dan Lama Perendaman Serat Palem Saray Terhadap Sifat Komposit Dengan Matriks Poliester

Indonesia merupakan negara yang kaya dengan berbagai jenis palem, diperkirakan 460 jenis palem yang termasuk dalam 35 genus dan tersebar di seluruh Indonesia (Muhaemin, 2012). Salah satunya jenis palem adalah palem saray, atau palem ekor ikan, gandhuru. Dalam bahasa Inggris sering juga disebut fishtail palm, dan dalam bahasa Thailand disebut juga tauran. Pohon palem saray banyak tumbuh di kawasan hutan tropis pulau Sumatera Indonesia, yaitu di kawasan Bukit Barisan. Serat palem saray merupakan serat alam yang sangat cocok digunakan sebagai penguat pada pembuatan papan komposit, karena memiliki kekuatan mekanik yang lebih besar dari serat alam lain nya seperti ijuk dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

OPTIMISASI SIFAT MEKANIK (TARIK DAN IMPAK) KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TANAMAN SANSEVIERIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM)

OPTIMISASI SIFAT MEKANIK (TARIK DAN IMPAK) KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TANAMAN SANSEVIERIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM)

Voids (kekosongan) yang terjadi pada matrik sangatlah berbahaya, karena pada tersebut fiber tidak didukung oleh matriks, sedangkan fiber selalu akan mentransfer tegangan ke matriks. Hal seperti ini menjadi penyebab munculnya crack, sehingga komposit akan gagal lebih awal. Kekuatan komposit terkait dengan void adalah berbanding terbalik yaitu semakin banyak void maka komposit semakin rapuh dan apabila sedikit void komposit semakin kuat.

49 Baca lebih lajut

PENGARUH KAOLIN ALAM DAN SERAT KENAF TERHADAP KETANGGUHAN IMPAK DAN KETAHANAN BAKAR DARI KOMPOSIT LIMBAH POLIPROPILENA.

PENGARUH KAOLIN ALAM DAN SERAT KENAF TERHADAP KETANGGUHAN IMPAK DAN KETAHANAN BAKAR DARI KOMPOSIT LIMBAH POLIPROPILENA.

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi saya yang berjudul PENGARUH KAOLIN ALAM DAN SERAT KENAF TERHADAP KETANGGUHAN IMPAK DAN KETAHANAN BAKAR DARI KOMPOSIT LIMBAH POLIPROPILENA adalah benar-benar hasil penelitian sendiri dan tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat kerja atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Fraksi Berat Serat terhadap Kekuatan Impact Komposit Serat Serabut Kelapa dengan Matriks Poliester - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Pengaruh Fraksi Berat Serat terhadap Kekuatan Impact Komposit Serat Serabut Kelapa dengan Matriks Poliester - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Pemanfaatan teknologi dengan penggunaan bahan komposit khususnya yang menggunakan serat alam (natural fiber) pada berbagai peralatan telah mulai banyak dikembangkan, mulai dari peralatan sederhana seperti alat-alat rumah tangga hingga sektor industri, seperti industri kendaraan darat (ground vehicle), kendaraan air (marine vehicle), maupun kendaraan udara (air craft) dan juga sektor-sektor industri lainnya. Penggunaan serat alam sebagai penguat untuk bahan komposit menggantikan peran serat sintetis merupakan salah satu langkah bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, dan salah satunya adalah pemanfaatan komposit berbasis serat alam yakni serat serabut kelapa.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Simulasi Kegagalan Bemper Mobil Berbahan Komposit Diperkuat Serat Alam artikel

Simulasi Kegagalan Bemper Mobil Berbahan Komposit Diperkuat Serat Alam artikel

Jika sistem resin dikombinasikan dengan serat penguat akan diperoleh sifat-sifat yang jauh lebih baik dari pada sifat resin maupun sifat serat secara terpisah. Matrik resin menyebarkan beban yang diterima kedalam setiap individu serat dan juga melindungi serat dari kerusakan karena abrasi dan benturan, sedangkan serat akan meningkatkan kekuatan dan kekakuan matrik. Penggunaan sistem resin diperkuat serat memudahkan pencetakan bentuk-bentuk yang rumit, juga mempunyai ketahanan terhadap lingkungan korosif dengan berat jenis yang rendah, sehingga komposit diperkuat serat lebih unggul terhadap logam dalam banyak aplikasi teknik.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Karakteristik Sifat Tarik Dan Mode Patahan Komposit Polimer Dengan Penguat Serat Sabut Kelapa.

Karakteristik Sifat Tarik Dan Mode Patahan Komposit Polimer Dengan Penguat Serat Sabut Kelapa.

Sabut kelapa mengandung serat yang merupakan material serat alami alternatif dalam pembuatan komposit. Serat kelapa ini mulai dilirik penggunannya karena selain mudah didapat, murah, dapat mengurangi polusi lingkungan (biodegradability) sehingga penggunaan sabut kelapa sebagai serat dalam komposit akan mampu mengatasi permasalahan lingkungan yang mungkin timbul dari banyaknya sabut kelapa yang tidak dimanfaatkan. Komposit ini ramah lingkungan serta tidak membahayakan kesehatan sehingga pemanfaatannya terus dikembangkan agar dihasilkan komposit yang lebih sempurna dan lebih berguna [3]
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Peningkatan Kapasitas Torsi Pada Kopling Plat Gesek Kendaraan dari Bahan Komposit Serat Sabut Kelapa PRAMUKO BAB I

Peningkatan Kapasitas Torsi Pada Kopling Plat Gesek Kendaraan dari Bahan Komposit Serat Sabut Kelapa PRAMUKO BAB I

Serat sabut kelapa alam adalah salah satu serat alam yang mudah diperoleh dan merupakan sumber alam yang dapat diperbaharui . Keberadaan serat dari sabut kelapa juga melimpah. Penggunaan serat tersebut belum optimal penggunaannya, terutama pada penggunaan komponen untuk kampas kolpling gesek. Serat sabut kelapa dapat dimanfaatkan sebagai komponen komposit kampas kopling/clutch, karena sifat modulus elastisitas yang rendah (kenyal), namun mempunyai harga koefisien gesek yang tinggi.

3 Baca lebih lajut

HALAMAN JUDUL - Pemanfaatan serat daun nanas (Pineapple-Leaf Fibres) sebagai alternatif pengganti serat sintetis - Repository Universitas Bangka Belitung

HALAMAN JUDUL - Pemanfaatan serat daun nanas (Pineapple-Leaf Fibres) sebagai alternatif pengganti serat sintetis - Repository Universitas Bangka Belitung

Komposit merupakan gabungan dari dua atau lebih macam bahan yang mempunyai sifat yang berbeda menjadi satu material baru dengan sifat yang berbeda pula. Pada umumnya bahan penyusun komposit terdiri dari dua unsur yaitu bahan penguat dan bahan pengikat, bahan penguat umumnya berupa serat dan bahan pengikat disebut matriks. Fungsi dari serat yaitu untuk menahan sebagian besar gaya-gaya yang bekerja pada bahan komposit, sedangkan matriks berfungsi melindungi dari pengaruh lingkungan, mengikat serat dan mempersatukan serat serta meneruskan beban yang diterima komposit [1] .
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Bab 6 Struktur bahan

Bab 6 Struktur bahan

Pernahkah kamu memerhatikan struktur ban mobil? Apabila ada ban mobil bekas, coba perhatikan benangnya! Benang yang digunakan untuk membuat ban disebut senur. Oleh karena itu, senur biasa disebut benang ban. Senur berasal dari serat rayon. Serat rayon dibuat dari pulp ta- naman akasia dan pinus. Pulp adalah serat kayu yang dilu- matkan dalam air.

8 Baca lebih lajut

ILMU DAN TEKNOLOGI HASIL HUTAN

ILMU DAN TEKNOLOGI HASIL HUTAN

Mata kuliah ini menganalisis struktur anatomi dan organisasi dinding sel penyusun kayu pada kayu normal, kayu reaksi, kayu dewasa maupun kayu juvenil secara ultra (ultra-structure) dan nano (nano-structure) dalam kaitannya dengan kekuatan kayu dan produk komposit kayu. Topik yang dibahas meliputi interdisciplinary approaches to wood structure, ultra-structure, nano-structure, and organization of cell wall termasuk the fine structure of the cellulose microfibril, serta mechanical property of wood and wood fiber cell wall. Mata kuliah ini juga memberi penjelasan tentang keunikan kayu sebagai produk alam dan variabilitasnya, prinsip dasar dari tegangan dan regangan serta tranformasinya pada kayu, analisis terhadap sifat elastisitas kayu dan produk komposit kayu, serta perilaku orthotropis dan plane sistem pada kayu dan produk komposit kayu. Pengaruh cacat pertumbuhan terhadap sifat mekanis juga akan dikaji.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pembuatan Dan Karakterisasi Papan Komposit Berbasis Serat Pandan Wangi dengan Resin Epoksi

Pembuatan Dan Karakterisasi Papan Komposit Berbasis Serat Pandan Wangi dengan Resin Epoksi

Daun Pandan tumbuh dalam satu bonggol dan membentuk seperti kipas. Walau jarang terlihat, Pandan Wangi memiliki bunga berwarna putih. Beberapa varietas daun memiliki sisi yang berduri.Pandan Wangi termasuk tumbuhan monokotil. Tanaman ini popular di wilayah Asia Tenggara sebagai penyedap masakan. Wangi daunnya sangat kuat ketika daun dalam keadaan segar atau agak kering.Dalam bahasa asing, Pandan Wangi dikenal dengan sebutan Screwpines Leaf. Selain digunakan sebagai rempah-rempah, Pandan Wangi digunakan dalam pengobatan traditional dan bahan baku minyak wangi. Daunnya dapat digunakan secara segar ataupun ketikasudah layu. Perbanyakannya tanaman pandan dilakukan dengan cara memisahkan tunas-tunas muda yang tumbuh di antara akar- akarnya.Sentra Iptek (2009) dalam Emmy dkk, (2012),untuk menentukan serat sebagai bahan pengisikomposit harus dilakukan pengujian tarik serat yangakan digunakan seperti terlihat pada tabel berikut:
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIKUM DAN KOMPOSIT MATLAB

LAPORAN PRAKTIKUM DAN KOMPOSIT MATLAB

Dalam banyak kasus, reinforcement lebih kuat, keras dan kaku daripada matrix. Reinforcement biasanya adalah berupa serat fiber. Serat fiber memiliki panjang yang sangat besar dibandingkan diameternya. Rasio l/d (length-to-diameter) disebut sebagai aspek rasio dan dapat berubah-ubah dengan perubahan yang sangat besar. Continuous fibers memiliki aspek rasio yang panjang sedangkan discontinuous fibers memiliki aspek rasio yang pendek.

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Rekayasa Komposit Berpenguat Serat Rami Acak Bermatrik Epoxy Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik dengan Fraksi Volume Serat 20%, 30%, 40%, 50%.

PENDAHULUAN Rekayasa Komposit Berpenguat Serat Rami Acak Bermatrik Epoxy Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik dengan Fraksi Volume Serat 20%, 30%, 40%, 50%.

Seiring dengan meningkatnya pemanasan global yang diakibatkan banyaknya pencemaran lingkungan, maka kebutuhan industri sekarang ini lebih mengutamakan bahan yang ramah lingkungan. Natural Composite ( NACO ) merupakan salah satu material alternatif yang memiliki peluang untuk menggeser penggunaan bahan logam dan komposit sintetis. Produksi serat alam penguat NACO di Indonesia cukup berlimpah mulai dari serat rami, enceng gondok,serabut kelapa dan banyak lagi serat yang dapat dihasilkan tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia. Salah satunya serat rami yang memang sejak dulu terkenal sebagai bahan serat yang kuat sangatlah cocok digunakan sebagai natural fiber alternatif dalam pembuatan komposit. Sebenarnya
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...