Kontribusi Pajak Daerah

Top PDF Kontribusi Pajak Daerah:

ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH

ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH

berasal dari pemungutan pajak daerah. Pada tahun 2009 dan 2010, penerimaan pajak daerah dikatakan baik sebab kontribusi pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah hampir mencapai 50%. Kontribusi pajak daerah terbesar terjadi pada tahun 2011 yaitu sebesar 62,83%. Hal ini disebabkan karena adanya penambahan pemungutan pajak daerah baru yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 dan dimulai pada tanggal 1 Januari 2011, yaitu Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan, Pajak Air Tanah, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Banguanan, dan Pajak Sarang Burung Walet. Pemerintah belum memasukan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan dikarenakan belum siapnya Peraturan Daerah dalam melaksanakan pemungutannya.Lain hal dengan Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Sarang Burung Walet tidak dimasukan dalam daftar pajak daerah Sleman dikarenakan pemerintah tidak melihat adanya potensi dalam pajak tersebut. Kontribusi pajak daerah terendah ada pada tahun 2009 yaitu sebesar 45,08%.
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH BAGI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH BAGI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN

Masyarakat menjadi mandiri apabila didukung dengan infrastruktur jalan yang memadai. Penyediaan infrastruktur jalan yang memadai akan mendukung terciptanya masya- rakat yang sejahtera. Tetapi pada kondisi di lapangan bahwa infrastruktur jalan yang disediakan oleh pemerintah Kabupaten Sidoarjo belum optimal. Ketersediaan infrastruktur hanya difokuskan pada pusat-pusat kabupaten atau kota maupun kawasan industri sedangkan kerusakan infrastruktur jalan yang paling banyak berada di jalan penghubung antar desa dan jalur-jalur alternatif. Kondisi tersebut diperkuat oleh anggota komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo dalam JASMAS (Jaring Aspirasi Masyarakat) yang mengatakan bahwa “Kerusakan jalan penghubung Desa Bohar dengan Desa Masangan Wetan sepanjang kurang lebih 1 Km terbilang cukup mengganggu aktifitas warga, karena jalan ini merupakan jalan alternatif menuju kawasan daerah Taman serta jalur alternatif menuju Sidoarjo kota”. Dari latar belakang dan fenomena tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Kontribusi Pajak Daerah bagi Pembangunan Infrastruktur Jalan (Studi Pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Sidoarjo dan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Sidoarjo).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Analisis Kontribusi Pajak Daerah & Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Analisis Kontribusi Pajak Daerah & Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Meningkatnya pembangunan di kota Bandung dari berbagai sektor menandakan bahwa, Bandung kini sudah semakin maju sebagai salah satu kota besar di Indonesia. Hal tersebut bisa mendasari meningkatnya pendapatan kota Bandung, baik dari segi pajak daerah maupun retribusi daerah. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebesar apa pengaruh kontribusi dari pajak daerah dan retribusi daerah terhadapa pendapatan asli daerah di kota Bandung. Objek penelitian ini adalah Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) kota Bandung. Variabel dari penelitian ini yaitu pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan asli daerah. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan asli daerah baik itu secara parsial maupun simultan.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perbandingan Efektivitas dan Kontribusi Pajak Daerah pada Pendapatan Asli Daerah.

Perbandingan Efektivitas dan Kontribusi Pajak Daerah pada Pendapatan Asli Daerah.

Kata Kunci: efektivitas, kontribusi, pajak daerah, pendapatan asli daerah ABSTRACT The purpose of this research is to ancover the effectiveness and the contribution of local taxes in the local revenue in the city of denpasar and badung district and to know the difference was the effectiveness and the contribution of local taxes on a local revenue in the city of Denpasar and district Badung 2009-2013. Based on the results analysis was known the ratio of the effectiveness of Denpasar to town and district Badung in tax revenues areas classified as very effective.An analysis of the contribution of local tax revenue in Denpasa r local revenue city and district years 2009-2013 Badung always fluctuating and the average level of the contribution of local tax and city Denpasar Badung district during the past five years in the category of very good.There is no difference in the ratio of the effectiveness of local tax revenue between the city and district Denpasar Badung 2009-2013, years but there were differences contribution tax receipts on a local revenue Denpasar between the city and district Badung 2009-2013.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dan kontribusi pajak daerah pada pendapatan asli daerah di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dan untuk mengetahui perbedaan efektivitas dan kontribusi pajak daerah pada Pendapatan Asli Daerah di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung pada tahun 2009-2013. Sesuai hasil analisis diketahui, rasio efektivitas untuk Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dalam penerimaan pajak daerah tergolong dalam kategori sangat efektif. Analisis kontribusi penerimaan pajak daerah pada Pendapatan Asli Daerah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung pada tahun 2009-2013 selalu berfluktuasi dan rata-rata tingkat kontribusi pajak daerah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung selama lima tahun terakhir dalam kategori sangat baik. Tidak ada perbedaan rasio efektivitas dalam penerimaan pajak daerah antara Kota Denpasar dan Kabupaten Badung pada tahun 2009-2013, tetapi terdapat perbedaan kontribusi penerimaan pajak deaerah pada Pendapatan Asli Daerah antara Kota Denpasar dan Kabupaten Badung tahun 2009-2013 .
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PAD DALAM MENDUKUNG OTONOMI  Pengaruh Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pad Dalam Mendukung Otonomi Daerah Kabupaten Klaten.

PENGARUH KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PAD DALAM MENDUKUNG OTONOMI Pengaruh Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pad Dalam Mendukung Otonomi Daerah Kabupaten Klaten.

viii KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb Alhamdulillahirobbil’alamin, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “PENGARUH KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PAD DALAM MENDUKUNG OTONOMI DAERAH KABUPATEN KLATEN”. Salawat serta salam penulis sampaikan kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa risalah kebenaran di muka bumi ini dan semoga kelak mendapat syafa’at di akhir zaman.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PAD DALAM MENDUKUNG OTONOMI  Pengaruh Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pad Dalam Mendukung Otonomi Daerah Kabupaten Klaten.

PENGARUH KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PAD DALAM MENDUKUNG OTONOMI Pengaruh Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pad Dalam Mendukung Otonomi Daerah Kabupaten Klaten.

Hasil analisis kontribusi pajak daerah mencapai rata-rata sebesar 34,45% per tahun dan tergolong cukup baik, sehingga ketergantungan kepada pemerintah pusat berkurang. Hal tersebut bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Noordin pada tahun 2004, yang menunjukkan pajak daerah belum memberikan kontribusi yang cukup banyak terhadap pendapatan daerah, sehingga ketergantungan kepada pemerintah pusat masih cukup tinggi dan pelaksanaan otonomi daerah melalui pajak daerah belum terlaksana dengan baik. Jenis pajak daerah yang memberikan kontribusi terbesar adalah pajak penerangan jalan. Hasil analisis kontribusi retribusi daerah mencapai rata-rata sebesar 24,64% per tahun dan tergolong sedang. Jenis retribusi daerah yang memberikan kontribusi terbesar yaitu retribusi pelayanan kesehatan, kecuali pada tahun 2005 diperoleh dari retribusi bea cetak KTP dan akte Capil.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Barru

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Barru

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Barru, dan untuk mengetahui besarnya kontribusi Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Barru, serta untuk mengetahui besarnya kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Barru. Jenis Penelitian ini bersifat deskriptif. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara, Selanjutnya data di analisis dengan menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Barru tahun 2013-2017 tergolong kecil dengan nilai persentase 12,82% yang disebabkan oleh pengetahuan dan pemahaman para wajib pajak yang masih minim dan petugas pajak yang ditunjuk atau mengawasi dan menangani kurang maksimal yang di dukung pula dengan sistem pemungutan pajak yang menganut sistem self assesment. sementara Kontribusi Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Barru tahun 2013-2017 tergolong kecil dengan nilai persentase 17,34% yang disebabkan oleh kurangnya penerimaan dari wajib Retribusi, serta sarana dan prasanana yang disediakan oleh pemerintah juga masih kurang sedangkan Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Barru tahun 2013-2017 tergolong cukup dengan nilai persentase 30,06%. Berdasarkan hasil analisis persentase bahwa dari ke empat sumber Pendapatan Asli Daerah, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Salah yang mempunyai kontribusi yang cukup besar terhadap Pendapatan Asli Daerah dengan persentase sebesar 48, 38% dan memiliki perkembangan yang baik dengan rata-rata perkembangan yaitu 72,20% yang tergolong besar, adapun yang mempunyai kontribusi yang kecil yaitu Pajak Daerah dengan persentase 12,82% dan rata-rata perkembangannya sebesar 43,97% yang tergolong cukup besar, serta kontribusi Retribusi sebesar 17,34% dengan rata -rata perkembangan sebesar 30,81% yang tergolong cukup.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Analisis Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Gorontalo

Analisis Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Gorontalo

Rekomendasi. Beberapa saran yang dapat diberikan untuk perbaikan kedepan adalah sebagai berikut: Pertama. Terkait dengan rendahnya kemampuan fiskal daerah, disarankan kepada pemerintah daerah Kota Gorontalo untuk dapat lebih mengoptimalkan sumber penerimaan yang dimiliki.Selain itu diperlukan upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki agar dapat dijadikan sebagai sumber penerimaan daerah. Kedua. Terkait dengan upaya meningkatkan kontribusi pajak daerah, Pemerintah daerah sebaiknya melakukan kajian yang lebih mendalam efek dari kebijakan tersebut terhadap sektor lain semisal investasi. Ini perlu dilakukan agar jangan sampai kebijakan yang dibuat hanya menguntungkan dalam jangka pendek namun dalam jangka panjang justru akan menghambat perkembangan ekonomi di wilayah Kota Gorontalo. Ketiga. Dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak daerah, Pemerintah Kota Gorontalo sebaiknya melakukan pemetaan potensi yang dimiliki agar strategi yang dihasilkan dalam rangka mencapai tujuan tersebut dapat lebih terarah dan terukur.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN LABA BUMD TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH

ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN LABA BUMD TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH

waktu empat tahun cenderung meningkat. Peningkatan kontribusi tersebut terjadi pada tahun 2001 sebesar 16,91%; 17,72% pada tahun 2002; 17,76% pada tahun 2003; 19,59% pada tahun 2004. Namun pada tahun 2005, terjadi penurunan drastis sebesar -5,54% sehingga besar kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah menjadi 14,02%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penurunan kontribusi ini di sebabkan turunnya pendapatan dari beberapa jenis objek Pajak Daerah, antara lain Pajak Hiburan dan Pajak Penerangan Jalan. Penurunan juga di sebabkan penghapusan Pajak ABT/APT pada tahun 2002 karena mulai tahun tersebut Pajak ABT/APT dikelola oleh Dinas Propinsi/Daerah Tingkat I. Dari hasil penelitian jenis Pajak Daerah, Pajak Penerangan Jalan memberikan kontribusi terbesar selama periode lima tahun dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2005.
Baca lebih lanjut

111 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN  Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten

Pajak daerah dan retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang dipungut berdasarkan Peraturan Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sedangkan Pendapatan Asli Daerah bersumber dari Pajak daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pertumbuhan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tahun 2006 sampai dengan tahun 2010, (2) Menganalisis seberapa besar Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap PAD dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2006 sampai dengan tahun 2010, (3) Menganalisis tingkat efektivitas Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tahun 2006 sampai dengan tahun 2010 di Pemkab Grobogan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH,  Analisis Pertumbuhan Dan Kontribusi Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Dan Lain-Lain Pad Yang Sah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah).

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH, Analisis Pertumbuhan Dan Kontribusi Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Dan Lain-Lain Pad Yang Sah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah).

Daerah. Kontribusi retribusi daeah terhadap pendapatan asli daerah selama tahun 2010 – 2013 dengan rata –rata kontribusi selama tiga periode adalah sebesar 23,51%. Pada tahun 2010-2013 secara berurutan kontribusi retribusi daerah yaitu sebesar 35,56%, 26,36%, 16,94%, dan 15,18%. Dari hasil perhitungan dapat dilhat bahwa kontribusi retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah masih sangat kecil bila dibandingkan dengan pajak daerah. Pemerintah dalam hal ini diharapkan untuk terus melakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi untuk meningkatkan penerimaan yang bersumber dari retribusi daerah. Sedangkan kontribusi Lain-lain PAD yang sah terhadap pendapatan asli daerah selama tahun Analisis Rasio Kontribusi Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan Lain-lain PAD yang Sah pada
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH,  Analisis Pertumbuhan Dan Kontribusi Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Dan Lain-Lain Pad Yang Sah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah).

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH, Analisis Pertumbuhan Dan Kontribusi Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Dan Lain-Lain Pad Yang Sah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah).

KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat hidayah-Nya serta memberikan kekuatan, ketabahan, kemudahan dan kedamaian berfikir dalam menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH, DAN LAIN-LAIN PAD YANG SAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah) dengan lancar.

16 Baca lebih lajut

Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Sendiri (PADS) di Kabupaten Pati.

Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Sendiri (PADS) di Kabupaten Pati.

Simpulan dalam penelitian ini adalah kontribusi pajak daerah terhadap PADS rata-rata sebesar 16,69% termasuk dalam kriteria cukup. Sedangkan jenis pajak daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan total pajak daerah adalah pajak penerangan jalan dengan kontribusinya rata-rata mencapai 90,26%. Kontribusi retribusi daerah terhadap PADS rata-rata sebesar 64,02% termasuk dalam kriteria cukup.

2 Baca lebih lajut

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Jawa Timur

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Jawa Timur

Pajak daerah merupakan kontribusi wajib yang terutang oleh orang pribadi atau badan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan. Retribusi daerah merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah sebagai sumber pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, untuk meningkatkan dan memeratakan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan asli daerah merupakan semua penerimaan yang diperoleh daerah dari sumber-sumber dalam wilahnya sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini adalah jenis deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk memaparkan data penelitian yang berupa angka dengan cara mendiskripsikannya untuk mengetahui kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah yang tertuang pada PERDA APBD Provinsi Jawa Timur dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2016. Penelitian didiskripsikan dalam bentuk tabel untuk mengetahui berapa besar prosentase kontribusi pajak daerah dan retribusi terhadap PAD. Hasil penelitian dari tahun 2013-2016 rata-rata pajak daerah berkontribusi sebesar 83,49% dan retribusi daerah berkontribusi sebesar 0,98%. Kontribusi pajak tertinggi adalah tahun 2015 sebesar 85,24% dan Kontribusi retribusi tertinggi adalah tahun 2013 sebesar 1,33%.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Jember

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Jember

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jember. Metode analisis data menggunakan analisis pertumbuhan, analisis kontribusi dan analisis efektifitas pajak dan retribusi daerah. Hasil penelitian diketahui bahwa pertumbuhan setiap jenis pajak daerah tahun 2010-2015 dengan nilai rata-rata terbesar adalah bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, dan nilai rata-rata terkecil adalah pajak pengambilan dan pengolahan bahan galian golongan C. Rata-rata pertumbuhan retribusi daerah terbesar yaitu retribusi penyedotan dan penyediaan, sementara rata-rata pertumbuhan retribusi terendah yaitu retribusi tanda daftar perusahaan. Sementara rata-rata kontribusi pajak daerah terbesar adalah pajak penerangan jalan, sedangkan rata-rata kontribusi terendah terdapat pada pajak pengambilan bahan galian gol C.Rata-rata kontribusi retribusi daerah tertinggi yaitu retribusi pelayanan kesehatan sedangkan rata-rata kontribusi retribusi daerah yang terkecil yaitu retribusi ijin pengelolaan pertambangan dan energy. Tingkat efektifitas yang tergolong sangat efektif adalah pajak parkir. Sedangkan pajak yang tergolong pajak yang tidak efektif adalah pajak air tanah. Sementara retribusi pajak daerah yang tergolong efektif adalah retribusi pemakaian kendaraan daerah. Kemudian retribusi yang tergolong cukup efektif adalah retribusi pengendalian menara telekomunikasi, sedangkan retribusi yang tergolong kurang efektif adalah retribusi penyedotan dan penyediaan. Retribusi yang tergolong tidak efektif adalah retribusi sewa rumah dinas.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN ANGGARAN  Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Grobogan Period

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN ANGGARAN Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Grobogan Period

Pajak daerah dan retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang dipungut berdasarkan Peraturan Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sedangkan pendapatan asli daerah bersumber dari Pajak daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pertumbuhan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tahun 2006 sampai dengan tahun 2010, (2) Menganalisis seberapa besar Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah terhadap PAD dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2006 sampai dengan tahun 2010, (3) Menganalisis tingkat efektivitas Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tahun 2006 sampai dengan tahun 2010 di Pemkab Grobogan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK PENERANGAN JALAN DALAM MENINGKATKAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH PADA BADAN PENGELOLAAN PAJAK DAERAH PADA KOTA PALEMBANG SKRIPSI

ANALISIS PENERIMAAN PAJAK PENERANGAN JALAN DALAM MENINGKATKAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH PADA BADAN PENGELOLAAN PAJAK DAERAH PADA KOTA PALEMBANG SKRIPSI

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerimaan pajak penerangan jalan dalam meningkatkan kontribusi pajak daerah pada badan pengelolaan pajak daerah pada kota palembang? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan pajak penerangan jalan dalam meningkatkan kontribusi pajak daerah pada badan pengelolaan pajak daerah pada kota palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di badan pengelolaan pajak daerah kota palembang. Variabel dalam penelitian ini adalah penerimaan pajak penerangan jalan dan kontribusi pajak daerah. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tunggakan yang tidak dibayarkan oleh wajib pajak menjadi penyebab turunnya persentase penerimaan pajak penerangan jalan yang diterima oleh PLN disebabkan karena kurangnya sosialisasi dari pihak PLN sehingga menyebabkan kurangnya kesadaran wajib pajak untuk membayarkan listirk.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Propinsi Sumatera Utara

Kontribusi Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Propinsi Sumatera Utara

2. Kondisi Sumber Daya Alam Sumatera Utara kaya akan Sumber Daya Alam berupa gas alam di daerah Tandam, Binjai dan minyak bumi di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat yang telah dieksplorasi sejak zaman Hindia Belanda. Selain itu di Kuala Tanjung, Kabupaten Asahan juga terdapat PT. Inalum yang bergerak di bidang penambangan bijih dan peleburan aluminium yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara. Sungai-sungai yang berhulu di pegungungan sekitar Danau Toba juga merupakan Sumber Daya Alam yang cukup berpotensi untuk dieksploitasi menjadi sumber daya pembangkit listrik tenaga air. PLTA asahan yang merupakan PLTA terbesar di Sumatera terdapat di Kabupaten Toba Samosir.
Baca lebih lanjut

102 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN MALANG

KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN MALANG

6 a) Kontribusi Pajak Hotel Diketahui bahwa kontribusi pajak hotel terhadap PAD selama tahun 2007-2011 memiliki tingkat kontribusi yang kecil. dimana tingkat kontribusinya hanya mencakup persentase kisaran 0,3% hingga 1,37% dengan rata-rata selama 5 tahun tersebut adalah sebesar 0,77%. Berdasarakan observasi lapangan hal ini disebabkan kurangnya fasilitas perhotelan di Kabupaten Malang. meskipun objek wisata Kabupaten Malang yang sangat banyak mulai dari gunung hingga pantai namun fasilitas penginapannya kurang memadai. Hal ini berdampak pada penerimaan pemerintah dari segi pajak hotel. Jenis hotel yang dimaskud dalam pajak hotel ini untuk Kabupaten Malang hanya 2 jenis yaitu: a) Hotel Melati Satu. b) Penginapan/Losmen/ Wisma.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...