Kredit Perbankan

Top PDF Kredit Perbankan:

Analisis Tingkat kemampuan pengusaha UMK mengakses kredit perbankan di kota Binjai

Analisis Tingkat kemampuan pengusaha UMK mengakses kredit perbankan di kota Binjai

tidak PERTANYAAN I No Pertanyaan 1 2 3 4 5 1 Kredit perbankan Mudah diakses oleh para pengusaha UMK 2 kredit perbankan membantu dalam pengembangan usaha anda 3 kredit perbankan men[r]

3 Baca lebih lajut

Pengertian Kredit Perbankan Syariah

Pengertian Kredit Perbankan Syariah

Pengertian Kredit Perbankan Syariah | Kredit berasal dari kata credere yang berarti kepercayaan. Menurut undang-undang perbankan nomor 7 tahun 1992 tentang pokok-pokok perbankan, Pengertian kredit adalah : ? Penyediaan uang atau tagihan yang dapat disamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga, imbalan, atau pembagian hasil keuntungan. Unsur-unsur kredit menurut Thomas Suyatno adalah kepercayaan, waktu, degree of risk, dan prestasi.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - ANALISIS PENGARUH DPK, CAR, NPL dan ROA TERHADAP JUMLAH KREDIT PERBANKAN YANG DISALURKAN (Studi Pada Bank Umum yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006–2010) - Perbanas Institutional Repository

BAB I PENDAHULUAN - ANALISIS PENGARUH DPK, CAR, NPL dan ROA TERHADAP JUMLAH KREDIT PERBANKAN YANG DISALURKAN (Studi Pada Bank Umum yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2006–2010) - Perbanas Institutional Repository

Penyaluran kredit merupakan kegiatan utama perbankan selain menghimpun dana dari masyarakat, sebagaimana umumnya dinegara berkembang, sumber pembiayaan dunia usaha masih didominasi oleh kegiatan penyaluran kredit perbankan yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena pemberian kredit merupakan kegiatan bank yang menghasilkan keuntungan, tetapi juga merupakan kegiatan yang memiliki risiko terbesar.

8 Baca lebih lajut

Dampak Kredit Perbankan Terhadap Sektor

Dampak Kredit Perbankan Terhadap Sektor

ponsnya secara positif diperiode ketiga hingga bulan ke 11. Kondisi ini terjadi karena penurunan pertumbuhan sektor industri. Inovasi kredit perbankan tidak serta merta direspon positif oleh kenaikan pertumbuhan produksi industri diawal periode hingga bulan ke 14. Kredit memang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan produksi industri, tetapi untuk meningkatkan produksi membutuhkan waktu. Kredit diperlukan oleh sektor industri untuk mengembangkan usaha-usaha produktif. Untuk berproduksi dan berkembang, usaha- usaha produktif memerlukan waktu antara 1-2 tahun. Ketika sudah berproduksi dan tumbuh maka harga harga produk dan barang yang dihasilkan menjadi turun sehingga membantu penurunan inflasi. Fakta ini dapat dilihat dari respon inflasi yang divergence mulai bulan ke 20 hingga akhir periode simulasi. Kondisi ini memper- lihatkan dampak permanen dari kenaikan kredit perbankan terhadap inflasi. Temuan ini mendukung temuan Ciccarelli, Mad- daloni, dan Peydró (2010) dimana jalur kredit secara signifikan meningkatkan efek kebijakan moneter terhadap inflasi.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

BAB II Tinjauan Pustaka 2.1. Pengertian Perbankan - Analisis Pengaruh Kredit Perbankan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Kecil di Kota Pematangsiantar

BAB II Tinjauan Pustaka 2.1. Pengertian Perbankan - Analisis Pengaruh Kredit Perbankan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Kecil di Kota Pematangsiantar

Sebelum suatu fasilitas kredit diberikan maka bank harus merasa yakin bahwa kredit yang diberikan benar – benar akan kembali. Keyakinan tersebut diperoleh dari hasil penilaian kredit sebelum kredit tersebut disalurkan. Penilaian kredit oleh bank dapat dilakukan dengan berbagai cara untuk mendapatkan keyakinan tentang nasabahnya, seperti melalui prosedur penilaian yang benar. Dalam melakukan penilaian kriteria – kriteria serta aspek penilaian yang benar. Dalam melakukan penilaian kriteria – kriteria serta aspek penilaiannya tetap sama. Begitu pula dengan ukuran – ukuran yang ditetapkan sudah menjadi standar penilaian setiap bank.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

ASPEK HUKUM PERALIHAN KREDIT (TAKE OVER) PADA KREDIT PERBANKAN

ASPEK HUKUM PERALIHAN KREDIT (TAKE OVER) PADA KREDIT PERBANKAN

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, hubungan hukum yang terjadi antara debitor dan kreditor (bank) terjadi ketika kontrak kredit atau perjanjian telah disepakati oleh kedua belah pihak dan berakhirnya hubungan hukum antara kreditor awal dengan debitor. Alasan yang dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia melakukan peralihan kredit (take over) adalah mengurangi prosentase kredit macet pada bank. Calon debitur bersedia di takeover adalah Bank atau lembaga keuangan asal tidak memberi plafond tambahan, nasabah merasa tertipu dengan fasilitas yang diterima dari kreditur asal, serta buruknya pelayanan yang diterima oleh debitur, nasabah mempunyai kedekatan emosional dengan account officer BRI. Permohonan kredit telah disetujui dan penawaran putusan kredit (offering letter) disetujui oleh pemohon kredit maka proses selanjutnya debitor dengan ditemani oleh account officer datang kepada bank melakukan pembayaran kredit sesuai outstanding/ baki debet di tempat asal atau transfer (RTGS) dana dari rekening pinjaman debitur kepada bank yang akan di take over, adapun besarnya dana yang akan ditransfer adalah sesuai dengan hasil informasi posisi pinjaman terakhir. Setelah itu debitur wajib menyerahkan Surat Keterangan lunas, Surat Pengantar roya, dan jaminan asli.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Kajian Akses UKM Ke Kredit Perbankan

Kajian Akses UKM Ke Kredit Perbankan

Perbankan mempunyai peran yang penting dalam menunjang kegiatan dunia usaha. Khususnya bagi perusahaan maupun individu yang membutuhkan modal dalam rangka mengembangkan usaha. Selain hal itu juga sebagai tempat untuk menyimpan uang yang lebih aman dibanding disimpan di perusahaan dan juga akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa bunga. Oleh karena sebuah bank itu menghimpun dana dari masyarakat, maka ia juga berkewajiban menyediakan dana dengan cara-cara yang paling baik melayani kepentingan masyarakat di samping kepentingan pemilik dana-dana itu. Dibutuhkan objektivitas dan kebijaksanaan untuk mengalokasikan dana karena ada resiko yang tinggi jika dalam mengalokasikan salah. Hal itu akan dapat mengakibatkan adanya kredit macet yang membawa dampak terhadap kerugian yang sangat besar.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Resiko dan Kebijakan Moneter Terhadap Kemampuan Perbankan Dalam Penyaluran Kredit

Analisis Pengaruh Resiko dan Kebijakan Moneter Terhadap Kemampuan Perbankan Dalam Penyaluran Kredit

• Selanjutnya Freixas dan Jorge (2008), mengembangkan model teoritis bekerjanya mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui risiko dengan menggunakan pendekatan partial equilibrium dalam pasar uang antar bank. Secara garis besar dalam model ini dijelaskan kebijakan moneter yang dijalankan oleh Bank Sentral akan mempengaruhi ketersediaan likuiditas di pasar uang antar bank, selanjutnya memaksa bank yang kekurangan likuiditas merasionalisasi kredit yang diberikan kepada nasabahnya (terjadi credit rationing), sehingga akan menyebabkan peningkatan ataupun penurunan produksi di sektor riil. Informasi yang tidak sempurna dalam pasar uang antar bank merupakan sumber munculnya risiko yang ada dalam pasar uang antar bank. Model teoritis ini memberikan justifikasi bekerjanya mekanisme transmisi kebijakan moneter melalui jalur kredit perbankan tanpa harus menggunakan asumsi tidak ada perilaku credit rationing dalam pasar kredit perbankan.
Baca lebih lanjut

104 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA), (STUDI PADA BANK UMUM GO PUBLIC YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2008 - 2011) - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA), (STUDI PADA BANK UMUM GO PUBLIC YANG LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2008 - 2011) - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Dalam kenyataannya penawaran kredit perbankan tidak hanya dipengaruhi oleh dana yang bersumber dari pihak ketiga, tetapi dipengaruhi oleh persepsi bank terhadap prospek usaha debitor dan kondisi perbankan itu sendiri seperti permodalan yang diukur dengar capital adequacy ratio (CAR). (Suseno dan piter A, 2003) menambahkan bahwa indikator lain yang juga berpengaruh terhadap keputusan bank untuk menyalurkan kredit kepada debitor adalah faktor rentabilitas atau tingkat keuntungan yang tercermin dalam return on asset ( ROA) perkembangan rata – rata return on asset (ROA) pada perusahaan perbankan di bursa efek indonesia ( BEI).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Tinjauan Yuridis Penyelesaian Kredit Bermasalah Dengan Metode Restrukturisasi Pada Kantor PT. Bank Sumut Medan

Tinjauan Yuridis Penyelesaian Kredit Bermasalah Dengan Metode Restrukturisasi Pada Kantor PT. Bank Sumut Medan

Bahsan, M., Hukum Jaminan dan Jaminan Kredit Perbankan Indonesia, Raja Grafindo Persada, Jakarta: 2012.. Bahsan, M., Pengantar Analisis Kredit Perbankan Indonesia, CV Rejeki Agung, Jakar[r]

4 Baca lebih lajut

Prinsip Kehati-hatian Dalam Bisnis Kartu Kredit Pada PT.Bank Negara Indonesia Sentra Bisnis Kartu Medan

Prinsip Kehati-hatian Dalam Bisnis Kartu Kredit Pada PT.Bank Negara Indonesia Sentra Bisnis Kartu Medan

Bank dalam melakukan kegiatan usaha mengeluarkan produk bank. Produk bank adalah seluruh fasilitas, layanan, dan jasa yang ditawarkan oleh bank kepada masyarakat. Salah satu produk yang dikeluarkan oleh bank adalah kartu kredit. Kartu kredit tidak sama dengan kredit perbankan lainnya yang memiliki perjanjian yang lebih mengikat dengan adanya unsur agunan, sehingga dalam memprosesnya kartu kredit membutuhkan perhatian yang lebih, khususnya dalam pelaksanaan penerbitan kartu kredit timbulnya penyalahgunaan kartu kredit yang dilakukan oleh pihak yang tidak ada hubungannya dalam penerbitan kartu kredit, sehingga mengakibatkan kerugian bagi bank penerbit serta pemegang kartu kredit, untuk itu pentingnya prinsip kehati-hatian dalam industri kartu kredit yang sehat diharapkan dapat mengurangi risiko kredit bermasalah. Adapun rumusan masalah yang akan diteliti adalah sebagai berikut: Bagaimana PT.BNI Sentra Bisnis Kartu Medan menerapkan prinsip kehati-hatian sesuai dengan penanganan bisnis kartu kredit dalam aturan internal? Apa saja bentuk-bentuk pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian dalam kegiatan bisnis kartu kredit? Bagaimana pertanggungjawaban PT.BNI Sentra Bisnis Kartu Medan terkait dengan bisnis kartu kredit dan penyelesaian kredit bermasalah?
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

108 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

108 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

2. Kualitas hubungan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah dalam pemberian layanan kredit perbankan kepada pelaku usaha kecil, artinya hubungan yang baik antara bank dengan nasabah merupakan kekuatan bagi bank untuk jangka panjang karena nasabah puas akan harapannya yang telah terpenuhi.

6 Baca lebih lajut

“Study of Role and Performance State-owned Bank Toward Financing of Small and Medium Enterprise”

“Study of Role and Performance State-owned Bank Toward Financing of Small and Medium Enterprise”

Dalam menjalankan salah satu fungsinya yaitu menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman (Kredit), Bank memberikan peranan yang strategis dalam mendukung pengembangan usaha di berbagai sektor. Sektor UMKM menjadi salah satu alternatif penyaluran kredit perbankan terutama pasca krisis ekonomi tahun 1997. Triwulan III/2010, baki debet kredit Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai IDR 929.3 T atau 56 % dari total kredit perbankan. Ditinjau Berdasarkan jenis penggunaannya, sebesar 68% merupakan Kredit Konsumsi, 26% digunakan sebagai kredit modal kerja dan 6% sebagai kredit Investasi. Ditinjau dari jenis penggunaan, Kredit Konsumsi dikategorikan oleh Bank Indonesia sebagai jenis kredit sektor UMKM. Dalam implementasinya, Kredit Konsumsi tidak digunakan sebagai modal usaha kredit Usaha Kecil dan Mikro. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah : (1) Mengevaluasi kinerja riil penyaluran kredit Bank Pemerintah kepada Sektor Usaha Mikro dan Kecil. (2) Memaparkan perspektif Kredit Konsumsi sebagai kredit yang tidak dapat digolongkan dalam kredit UMKM. (3) Menilai pengaruh suku bunga kredit dan NPL (Non Performing Loan) Bank Pemerintah terhadap kinerja penyaluran kredit UMKM Bank Pemerintah.
Baca lebih lanjut

135 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Kebijakan Perkreditan Terhadap Tingkat Permintaan Kredit Pada Bank Bumn Di Sumatera Utara (Studi Kasus Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Lubuk Pakam)

Analisis Pengaruh Kebijakan Perkreditan Terhadap Tingkat Permintaan Kredit Pada Bank Bumn Di Sumatera Utara (Studi Kasus Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Lubuk Pakam)

yang tidak simetris (asymmetric information) antara bank dengan debitur seperti itu dapat menyebabkan pasar kredit tidak selalu berada dalam keseimbangan. Berdasarkan pertimbangan di atas, mekanisme transmisi kebijakan pemerintah melalui saluran kredit didasarkan pada asumsi bahwa tidak semua simpanan masyarakat dalam bentuk uang beredar (M1,M2) oleh perbankan selalu disalurkan sebagai kredit kepada dunia usaha. Dengan kata lain, fungsi intermediasi perbankan tidak selalu berjalan normal, dalam arti bahwa kenaikan simpanan masyarakat tidak selalu diikuti dengan kenaikan secara proporsional pada kredit yang disalurkan oleh perbankan. Oleh karena itu, yang lebih berpengaruh terhadap ekonomi riil adalah kredit perbankan dan bukanlah simpanan masyarakat yang tercermin dalam jumlah uang beredar.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Resiko dan Kebijakan Moneter Terhadap Kemampuan Perbankan Dalam Penyaluran Kredit

Analisis Pengaruh Resiko dan Kebijakan Moneter Terhadap Kemampuan Perbankan Dalam Penyaluran Kredit

Hasil penelitian hipotesis pertama menunjukkan bahwa secara bersama- sama resiko bank (rasio loan-loss provisions dan expected default frequency), karakteristik spesifik bank (rasio capital, size, liquidity) terhadap penyaluran kredit perbankan pada bank umum konvensional di Indonesia. Uji parsial menunjukkan bahwa satu variabel independen yaitu likuiditas tidak berpengaruh terhadap penyaluran kredit perbankan. Pada hipotesis kedua hasil penelitian menunjukkan bahwa Suku bunga Sertifikat Bank Indonesia memoderasi pengaruh size terhadap penyaluran kredit perbankan dan juga memoderasi pengaruh size terhadap penyaluran kredit. Namun, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia tidak memoderasi pengaruh loan-loss provisions terhadap penyaluran kredit perbankan, pengaruh capital terhadap terhadap penyaluran kredit perbankan, dan juga liquidity terhadap penyaluran kredit perbankan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penyelesaian Kredit Bermasalah Pada PT. Bank BTPN MUR Tbk. Cabang Solo.

PENDAHULUAN Penyelesaian Kredit Bermasalah Pada PT. Bank BTPN MUR Tbk. Cabang Solo.

Dalam pemberian kredit perbankan harus teliti, karena di dunia perbankan memberikan kepercayaan kepada masyarakat perorangan atau badan usaha yang disebut sebagai debitur adalah untuk mengembalikan dana yang diberikan bank dari debitur atau badan usaha yang percaya kepada bank untuk menyimpan dana simpananya di dalam bank, sehingga pihak bank dalam proses pemberian kredit kepada debitur dalam melakukan pemeriksaan harus benar-benar teliti terhadap calon debiturnya.

6 Baca lebih lajut

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Hasil Penelitian Terdahulu - ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DAN PENILAIAN AGUNAN UNTUK KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA PT XYZ DI BANK MEGA - Perbanas Institutional Repository

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Hasil Penelitian Terdahulu - ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DAN PENILAIAN AGUNAN UNTUK KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA PT XYZ DI BANK MEGA - Perbanas Institutional Repository

Yang dimaksud dengan jaminan itu sendiri adalah tanggungan yang diberikan oleh debitur kepada kreditur karena pihak kreditur mempunyai suatu kepentingan, yaitu bahwa debitur harus memenuhi kewajibannya dalam suatu perikatan. Keberadaan jaminan kredit merupakan persyaratan guna memperkecil resiko bank dalam menyalurkan kredit. Pada prinsipnya suatu penyaluran kredit tidak selalu harus dengan jaminan kredit, sebab jenis usaha dan peluang bisnis yang dimiliki debitur pada dasarnya sudah merupakan jaminan atas prospek usaha itu sendiri. Hanya saja, jika suatu kredit dilepas tanpa agunan maka kredit itu akan memiliki resiko yang sangat besar karena jika investasi yang dibiayai mengalami kegagalan atau tidak sesuai dengan perhitungan semula.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Pengaruh Kekuatan pasar dan Diversifikasi pendapatan Terhadap Stabilitas Bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Kekuatan pasar dan Diversifikasi pendapatan Terhadap Stabilitas Bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Selain kekuatan pasar, diversifikasi pendapatan juga dapat mempengaruhi stabilitas bank. Perkembangan aktivitas dunia perbankan dalam meningkatkan profitabilitas di tengah kondisi persaingan pasar kredit yang semakin kompetitif tidak hanya terbatas pada kegiatan perbankan tradisional saja yang hanya mengandalkan pendapatan yang berasal dari bunga, melainkan melakukan diversifikasi pendapatan dari sumber pendapatan tradisional yaitu penyaluran kredit menuju aktivitas yang dapat menghasilkan non interest income, seperti pendapatan fee, pendapatan komisi dan pendapatan trading.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

akuntansi perbankan kredit bermasalah da

akuntansi perbankan kredit bermasalah da

Sampai saat ini pendapatan bunga sebagai hasil dari pemberian kredit, masih merupakan kontribusi terbesar pada pendapatan bank secara keseluruhan, baik bank-bank di Indonesia maupun kebanyakan bank-bank di dunia. Berdasarkan statistik Bank Indonesia bulan Juni 1992, 80% dari total aset perbankan Indonesia adalah berupa kredit yang disalurkan baik kepada sektor perdagangan maupun industri. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penyaluran kredit merupakan kegiatan utama suatu bank. Di lain pihak, penyaluran kredit mengandung resiko bisnis terbesar dalam dunia perbankan. Oleh karena itu, pengelolaan kredit merupakan kegiatan yang sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap bank.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...