KTSP 2006 SD Kelas 3

Top PDF KTSP 2006 SD Kelas 3:

 RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

Prota memberikan gambaran perencanaan penyajian KD satu tahun dengan alokasi waktu selama satu tahun. Jumlah alokasi waktu pada prota diisi sesuai dengan jam pelajaran efektif Matematika yang ada di suatu Sekolah Dasar yaitu jumlah pekan efektif satu tahun x alokasi waktu Matematika di struktur kurikulum SD/MI (minimal 5 jam). Jumlah pekan efektif satu tahun sesuai aturan terentang 34 -38 minggu. Misalnya, minggu efektif semester 1 yang ada di SD/MI 17 dan semester 2 juga 17. Jam efektif matematika satu semester sejumlah 17x5 = 85 jam. Berarti satu tahun sekolah memiliki 170 jam efektif untuk mapel matematika. Alokasi waktu sejumlah 85 jam per semester tersebut diatur untuk pembelajaran semua KD yang ada pada satu semester dan untuk ulangan harian.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

 RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

Angka nasional tersebut semakin memprihatinkan jika dilihat dari data di masing-masing propinsi terutama yang hanya memiliki sedikit taman Kanak-kanak. Hal itu terjadi terutama di daerah terpencil. Pada saat ini hanya sedikit peserta didik kelas satu sekolah dasar yang mengikuti pendidikan prasekolah sebelumnya. Tahun 1999/2000 tercatat hanya 12,61% atau 1.583.467 peserta didik usia 4-6 tahun yang masuk Taman Kanak-kanak, dan kurang dari 5 % Peserta didik berada pada pendidikan prasekolah lain.

Baca lebih lajut

 RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

Untuk itu, banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh daerah karena sebagian besar kebijakan yang berkaitan dengan implementasi Standar Nasional Pendidikan dilaksanakan oleh sekolah atau daerah. Sekolah harus menyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) atau silabusnya dengan cara melakukan penjabaran dan penyesuaian Standar Isi dan Standar Kompentensi Lulusan yang ditetapkan dengan Permendiknas No. 23 Tahun 2006.

44 Baca lebih lajut

 RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

3. IPA : - Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup - Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri makhluk tak hidup - Siswa dapat menggolongkan tumbuhan berdasarkan bijinya - Siswa dapat menggolongkan tumbuhan berdasarkan akarnya - Siswa dapat menggolongkan tumbuhan berdasarkan batangnya - Siswa dapat menggolongkan tumbuhan berdasarkan daunnya - Siswa dapat menyebutkan ciri-ciri pertumbuhan hewan - Siswa dapat menyebutkan ciri-ciri pertumbuhan tumbuhan

150 Baca lebih lajut

 RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus, guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. Oleh karena itu, apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar.

72 Baca lebih lajut

 RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK & KD, KTSP 2006 SD Kelas 3

Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia. Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang seni, peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya. Pada tingkat SD/MI, mata pelajaran Keterampilan ditekankan pada keterampilan vokasional, khusus kerajinan tangan. D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Baca lebih lajut

Perspektif baru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013.

Perspektif baru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013.

Kedua adalah faktor implementasi KTSP 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 mengisyaratkan bahwa pendekatan pembelajaran, termasuk Bahasa Indonesia, harus mendasarkan diri pada prinsip (1) belajar untuk memahami dan menghayati sendiri (constructivism), (2) belajar dengan melakukan sesuatu (learning by doing), (3) belajar secara mandiri dan kerjasama (cooperative learning), (4) pembelajaran aktif (student active learning), (5) pembelajaran kontekstual (contextual teaching and learning), dan (6) pembelajaran tematik (lihat, Widharyanto, 2011:78). Pendekatan yang diisyaratkan dalam KTSP 2006 ini adalah pendekatan pembelajaran modern yang dicanangkan untuk memperbaiki praktik pembelajaran yang pada waktu itu dinilai berpusat pada guru, menempatkan peserta didik sebagai objek, bersifat satu arah, kurang kreatif, dan tidak menyenangkan. Implemantasi di lapangan untuk Kurikulum 2006 tidak terlaksana sebagai mana mestinya. Pendekatan pembelajaran yang disebutkan di atas, tidak secara maksimal terlaksana sehingga perubahan di sekolah tidak sepenuhnya terjadi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Buku Paket SD Kelas 3 Kurikulum KTSP 2006 Lengkap sd3pkn PKn Slamet

Buku Paket SD Kelas 3 Kurikulum KTSP 2006 Lengkap sd3pkn PKn Slamet

Tiba-tiba terdengar dari ujung sekolah sebagian anak-anak menjerit, rupanya terjadi pertengkaran. Ternyata benar, Toni dan Niko teman satu kelas Andi saling berantem. Mereka sama- sama kelas 3. Untung saja, siswa kelas 4 segera melerainya. Meskipun demikian, hidung Niko telanjur berdarah. Sedangkan muka Toni kelihatan memerah. Teman-temannya membawa Toni dan Niko ke kantor sekolah. Mereka menghadap Bu Nita guru kelas 3. Sampai di kantor mereka saling diam. “Mengapa kalian bertengkar?” tanya Bu Nita. Niko dan Toni menyahut dengan emosi, dan saling menyalahkan. Suasana agak gaduh.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...