Kualitas Minyak Kayu Putih

Top PDF Kualitas Minyak Kayu Putih:

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Telah dilakukan pengujian kualitas minyak kayu putih (Melaleuca leucadendra) terhadap warna, bau, bobot jenis, indeks bias, putaran optik, dan kelarutan dalam etanol 70% di UPT. Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Medan. Penelitian ini dilakukan secara langsung di Laboratorium Minyak Atsiri dengan menguji kualitas minyak kayu putih (Melaleuca leucadendra). Dengan beberapa parameter mutu sebagai objek untuk diuji yaitu warna, bau, bobot jenis, indeks bias, putaran optik, dan kelarutan dalam etanol 70%. Hasil pengujian yang diperoleh warna pada minyak kayu putih (Melaleuca leucadendra) adalah kuning kehijauan, bau khas kayu putih, bobot jenis yaitu 0,914, indeks bias yaitu 1,453 dan putaran optik yaitu (-) 4 0
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Telah dilakukan pengujian kualitas minyak kayu putih ( Melaleuca leucadendra ) terhadap warna, bau, bobot jenis, indeks bias, putaran optik, dan kelarutan dalam etanol 70% di UPT. Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Medan. Penelitian ini dilakukan secara langsung di Laboratorium Minyak Atsiri dengan menguji kualitas minyak kayu putih ( Melaleuca leucadendra ). Dengan beberapa parameter mutu sebagai objek untuk diuji yaitu warna, bau, bobot jenis, indeks bias, putaran optik, dan kelarutan dalam etanol 70%. Hasil pengujian yang diperoleh warna pada minyak kayu putih ( Melaleuca leucadendra ) adalah kuning kehijauan, bau khas kayu putih, bobot jenis yaitu 0,914, indeks bias yaitu 1,453 dan putaran optik yaitu (-) 4 0
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Praktek pemalsuan minyak atsiri dengan mencampurkan bahan asing telah mudah dilakukan oleh pihak produsen atau eksportir, maka perlu dilakukan pengujian seperti pengujian warna, bau, bobot jenis, indeks bias, dan putaran optik serta kelarutannya dalam etanol untuk mengetahui kualitas minyak kayu putih yang ada dipasaran agar hasilnya dapat dibandingkan dengan standar kualitas minyak kayu putih yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia 06-3954-2006.

4 Baca lebih lajut

BAB I PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH TERHADAP KUALITAS MINYAK KAYU PUTIH

BAB I PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH TERHADAP KUALITAS MINYAK KAYU PUTIH

Perbungaan majemuk bentuk bulir, bunga berbentuk seperti lonceng, daun mahkota warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan, keluar di ujung percabangan. Buah panjang 2,5-3 mm, lebar 3-4 mm, warnanya coklat muda sampai coklat tua. Bijinya halus, sangat ringan seperti sekam, berwarna kuning. Buahnya sebagai obat tradisional disebut merica bolong. Ada beberapa varietas pohon kayu putih. Ada yang kayunya berwarna merah, dan ada yang kayunya berwarna putih. Rumphius membedakan kayu putih dalam varietas daun besar dan varietas daun kecil. Varietas yang berdaun kecil, yang digunakan untuk membuat minyak kayu putih. Daunnya, melalui proses penyulingan, akan menghasilkan minyak atsiri yang disebut minyak kayu putih, yang warnanya kekuning-kuningan sampai kehijau-hijauan. Perbanyakan dengan biji atau tunas akar.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Pengujian Kualitas Minyak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra) Yang Di Pasarkan Di Medan Di UPT. Pengujian Dan Sertifikasi Mutu Barang Medan

Tinggi tanaman kayu putih biasa mencapai 10-20 m, kulit batangnya berlapis-lapis, dan berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tidak beraturan. Batang pohonnya tidak terlalu besar, dengan percabangan yang menggantung kebawah. Daun berjenis tunggal, agak tebal seperti kulit, bertangkai pendek, dan letak berseling, helaian daun berbentuk jorong atau lanset, panjang 4,5-15 cm, lebar 0,75-4 cm, ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata, dan tulang daun hampir sejajar. Permukaan daun berambut, berwarna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan. Daun bila diremas atau dimemarkan berbau minyak kayu putih (Agoes, 2010).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

FORDA - Jurnal

FORDA - Jurnal

Asteromyrtus brasii merupakan salah jenis tumbuhan penghasil kayu putih yang banyak ditemukan di Taman Nasional (TN) Wasur, Merauke, Papua. Namun demikian, informasi mengenai kandungan kimia dan sifat fisik (kualitas) minyak kayu putih yang dihasilkan dari spesies tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kandungan kimia dan sifat fisik minyak kayu putih yang disuling daridaun A. brasii yang tumbuh di TN Wasur. Analisis kandungan kimia minyak atsiri dilakukan pada sampel daun dengan metode Gas Chromatography dan Mass Spectrometer (metode GC-MS). Analisis sifat fisik dilakukan pada minyak kayu putih yang diperoleh melalui penyulingan daun A. brasii dengan metode uap. Kualitas minyak kayu putih dari jenis A. brasii tidak memenuhi persyaratan kualitas minyak kayu putih menurut SNI 06-3954-2006 karena memiliki berat jenis kurang dari 0,9 dan putaran optik 9,8. Hasil analisis dengan GC-MS menunjukkan ada 29 puncak, 5 puncak dengan intensitas tinggi diidentifikasi sebagai senyawa 1,8 cineole (kelimpahan 34,88%), Trans-Beta-Ionon-5,6- Epoxide (21,26%), Formamide (CAS) Methanamide (11,20%), Acetic acid (CAS) Ethylic acid (8,14%) dan Alpha pinene (4,39%).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

DISTILLASI DAUN KAYU PUTIH DENGAN VARIASI TEKANAN OPERASI DAN KEKERINGAN BAHAN UNTUK MENGOPTIMALKAN 36 KADAR SINEOL DALAM MINYAK KAYU PUTIH.

DISTILLASI DAUN KAYU PUTIH DENGAN VARIASI TEKANAN OPERASI DAN KEKERINGAN BAHAN UNTUK MENGOPTIMALKAN 36 KADAR SINEOL DALAM MINYAK KAYU PUTIH.

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi produksi minyak kayu putih, yaitu: pengisian daun, varietas pohon kayu putih, penyimpanan daun, teknik penyulingan dan umur daun. Faktor-faktor inilah yang diduga berpengaruh terhadap rendemen dan mutu minyak kayu putih yang dihasilkan di pabrik minyak kayu putih di Indonesia sehingga menyebabkan penurunan nilai produksi minyak kayu putih. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan nilai rendemen dan mutu minyak kayu putih yang ada di Indonesia.Kualitas minyak kayu putih sendiri ditentukan oleh besarnya kadar sineol. Semakin besar kadar sineolnya maka kualitas minyak kayu putih yang dihasilkan akan semakin tinggi. Sedangkan besarnya kadar sineol yang didapatkan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, yang salah satunya yaitu teknik penyulingannya (Armita, P., 2011).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENENTUAN KEMURNIAN MINYAK KAYU PUTIH DE

PENENTUAN KEMURNIAN MINYAK KAYU PUTIH DE

Abstrak: Kayu putih (Melaleuca leucadendron L) merupakan tumbuhan perdu yang mempunyai batang pohon kecil dengan banyak anak cabang yang menggantung ke bawah. Daun kayu putih ini mengandung senyawa kimia, antara lain: sineol, melaleucin, minyak atsiri yang terdiri dari terpineol, cineol dan lignin. Alkohol merupakan senyawa organik yang memiliki gugus hidroksil (R-OH) yang terikat pada atom karbon, yang atom karbon itu sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atom karbon lain. Berdasarkan latar belakang, penelitian dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh medan listrik luar terhadap sudut putar polarisasi cahaya pada alkohol dan minyak kayu putih, (2) Mengetahui pengaruh perubahan konsentrasi terhadap sudut putar polarisasi cahaya pada alkohol dan minyak kayu putih, (3) Mengetahui pengaruh medan listrik luar dan perubahan konsentrasi terhadap sudut putar polarisasi cahaya pada alkohol dan minyak kayu putih. Penelitian ini mengkaji sifat optis non linear dari alkohol dan minyak kayu putih dengan berbagai konsentrasi dalam medan listrik luar. Perilaku optis yang dikaji adalah pemutaran arah getar medan listrik dari berkas cahaya yang ditransmisikan karena pengaruh medan listrik luar dengan nilai 1,6 KV/m, 3,1 KV/m, 4,5 KV/m, 4,9 KV/m, 9,2 KV/m, 10,2 KV/m, 13,8 KV/m, 16,4 KV/m, dan 19,7 KV/m pada alkohol dan minyak kayu putih. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan cara memplot ke dalam grafik. Dari hasil eksperimen diperoleh hasil bahwa perubahan sudut putar polarisasi cahaya berbanding lurus dengan perubahan konsentrasi dan medan listrik yang mengenai bahan. Perubahan sudut putar polarisasi cahaya pada alkohol lebih besar dibandingkan dengan minyak kayu putih. Semakin besar sudut putarnya, maka semakin murni bahan tersebut.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENENTUAN RUTE DALAM PENDISTRIBUSIAN MINYAK KAYU PUTIH UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA TRANSPORTASI DENGAN METODE TRAVELING SALESMAN PROBLEM (Studi Kasus di Pabrik Minyak Kayu Putih Krai).

PENENTUAN RUTE DALAM PENDISTRIBUSIAN MINYAK KAYU PUTIH UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA TRANSPORTASI DENGAN METODE TRAVELING SALESMAN PROBLEM (Studi Kasus di Pabrik Minyak Kayu Putih Krai).

Mempertimbangkan kondisi-kondisi diatas, Pabrik Minyak Kayu Putih memerlukan rencana evaluasi jaringan distribusinya. Pertimbangan mendasar pada kegiatan evaluasi adalah perlunya jaringan distribusi yang terintegrasi sehingga proses distribusi dapat dijalankan seefisien mungkin. Dengan adanya evaluasi jaringan distribusi, diharapkan dapat diperoleh konfigurasi jaringan distribusi yang mempertimbangkan minimalisasi total biaya logistik. Total biaya logistik yang dibahas dalam penelitian ini adalah biaya transportasi.

10 Baca lebih lajut

ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK MINYAK KA

ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK MINYAK KA

Mojokerto. Harga bahan baku daun kayu putih sebesar Rp170,00 per kg. Harga ini merupakan harga pengoperan dari KPH yang bersangkutan ke PMKP Sukun. Harga bahan baku ini tentunya mempengaruhi harga jual minyak kayu putih di PMKP Sukun yang sekarang ini sebesar Rp190.000,00 per kg. Saat ini, pabrik tersebut mampu mengolah 9000-10.000 ton daun kayu putih per tahun atau setara dengan 68.000 kg minyak kayu putih dengan rendemen 0,68%. Melihat hal ini perlu dilakukan penelitian tentang harga pokok produksi daun kayu putih maupun minyak kayu putih berdasarkan biaya produksi karena harga pokok merupakan salah satu faktor yang berpengaruh dalam pendapatan berkaitan erat dengan keuntungan yang akan diterima perusahaan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Potensi Sineol Dalam Minyak Atsiri Kayu Putih Sebagai Pelangsing Aromaterapi

Potensi Sineol Dalam Minyak Atsiri Kayu Putih Sebagai Pelangsing Aromaterapi

Uji inhalasi minyak atsiri kasar, sineol, dan fraksi lain yang mengandung sineol dalam jumlah sedikit dari minyak atsiri kayu putih secara in vivo dilakukan berdasarkan pada modifikasi metode Anggraeni (2010). Kelompok tikus yang dijadikan kontrol negatif (kelompok I) tetap diberi pakan standar tikus dengan dosis 20 g/ekor/hari dan diberi akuades secara ad libitum selama masa perlakuan, yaitu 5 minggu tanpa diinhalasi. Tikus-tikus yang diberi pakan kolesterol tinggi sebanyak 20 g/ekor/hari dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok II, III, IV, dan V serta air minum akuades yang ditambahkan PTU 0.1% secara ad libitum. Masing-masing kelompok tersebut terdiri atas 6 ekor tikus. Kelompok II tidak diberikan perlakuan aromaterapi, sedangkan kelompok III, IV, dan V diberi diberi perlakuan aromaterapi selama 5 minggu. Kelompok III diinhalasi minyak atsiri kasar kayu putih, kelompok IV diinhalasi sineol, dan kelompok V diinhalasi fraksi lain yang mengandung sineol dalam jumlah sedikit, masing-masing kelompok diinhalasi dengan dosis 0.1%. Komposisi pakan standar dan pakan kolesterol tinggi untuk tikus disajikan pada Lampiran 3. Bobot badan masing- masing tikus dari semua kelompok ditimbang seminggu sekali. Jumlah feses dan urin dari semua kelompok tikus ditimbang setiap tiga hari sekali.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Bahan-bahan Tradisional sebagai Konservasi dalam Masyarakat Umum

Bahan-bahan Tradisional sebagai Konservasi dalam Masyarakat Umum

Pengetahuan mengenai Jeruk Nipis sebagai bahan tradisional untuk barang yang berbahan logam sudah hampir semua masyarakat mengetahuinya. Jeruk Nipis sudah dari dahulu digunakan untuk menghilangkan bekas minyak serta bau amis dari alat memasak oleh para ibu-ibu. Sementara itu, di ketiga wilayah survey masih ada pelaku rumah tangga yang menggunakan abu gosok beserta serabut kelapa kering untuk menghilangkan sisa atau bekas pembakaran yang terjadi di wajan atau alat masak lainnya. Abu gosok serta serabut kelapa dengan mudah menghilangkan yang berwarna hitam bagian bawah alat masak akibat proses masak-memasak. Selain itu didapatkan pula informasi bahwa untuk mengkilapkan ubin marmer, masyarakat pada masa dahulu, khususnya rumah-rumah tua yang menggunakan ubin marmer tua menggunakan ampas kelapa. Caranya yakni ubin disikat dengan ampas kelapa, didiamkan hingga ampas kering, baru kemudian disapu.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Penyimpanan Daun dan Volume Air Penyulingan Terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Kayu Putih

Pengaruh Penyimpanan Daun dan Volume Air Penyulingan Terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Kayu Putih

Pohon kayu putih sudah dapat dipanen daunnya ketika sudah berumur 4 sampai 5 tahun. Pangkasan yang pertama kali umunya dilakukan pada ketinggian kurang lebih 130 cm dari tanah dan pada pemangkasan kedua dilakukan setelah jangka waktu dua tahun dari pemangkasan pertama. Selang waktu pemangkasan kedua ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi tanaman untuk tumbuh dan berkembang sehingga tunas dan cabang-cabang batang menjadi lebih besar dan kuat (Soepardi 1953 dalam Ulya 1998). Menurut Muttaqin (1996), daun kayu putih memiliki umur pangkas maksimum 12 bulan. Sehingga saat pemangkasan daun kayu putih perlu dipertimbangkan untuk melakukan pemangkasan daun kayu putih pada selang umur 9 sampai dengan 12 bulan sehingga didapatkan umur pangkas optimal dengan mempertimbangkan nilai rendemen dan hasil daun kayu putih.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Profil Komponen Volatil Minyak Atsiri Kayu Putih dari Berbagai Daerah dan Pengaruhnya terhadap Profil Flavor Cajuputs Candy.

Profil Komponen Volatil Minyak Atsiri Kayu Putih dari Berbagai Daerah dan Pengaruhnya terhadap Profil Flavor Cajuputs Candy.

Indeks bias merupakan ukuran yang menunjukkan pembiasan cahaya antara minyak dan udara. Pembiasan sendiri disebabkan oleh perubahan kecepatan sinar ketika melewati dua media yang berbeda. Indeks bias menunjukkan kemampuan seluruh komponen minyak atsiri kayu putih untuk membiaskan cahaya yang terlewati dan merubah arah sudut dari garis normal. Parameter ini biasanya digunakan untuk mendeteksi pemalsuan awal minyak atsiri kayu putih (Setyaningsih et al. 2014). Kedelapan sampel yang digunakan dalam pengujian ini memiliki indeks bias berkisar 1,461-1,473 sesuai dengan kriteria SNI 06-3954-2006 yaitu 1,450-1,470. Indeks bias berkaitan erat dengan komponen-komponen yang tersusun dalam minyak atsiri. Komponen minyak atsiri dapat mempengaruhi nilai indeks bias. Semakin banyak komponen berantai panjang seperti sesquiterpen atau komponen bergugus oksigen yang ikut tersuling, maka kerapatan medium minyak atsiri akan bertambah sehingga cahaya yang datang lebih sulit untuk dibiaskan. Hal ini menyebabkan nilai indeks bias semakin besar (Siarudin dan Widiyanto 2014).
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI DAUN BAWANG PUTIH ANGGUR (Pseudocalymma alliaceum (L.)  Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Bawang Putih Anggur (Pseudocalymma Alliaceum (L.) Sandwith) Dan Minyak Atsiri Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendron L.)

AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI DAUN BAWANG PUTIH ANGGUR (Pseudocalymma alliaceum (L.) Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Bawang Putih Anggur (Pseudocalymma Alliaceum (L.) Sandwith) Dan Minyak Atsiri Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendron L.)

Puji syukur kepada Allah SWT yang selalu memberikan jalan dan kemudahan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Bawang Putih Anggur (Pseudocalymma alliaceum (Lam.) Sandwith) dan Minyak Atsiri Daun Kayu Putih (Melalaeuca leucadendron L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli”

Baca lebih lajut

TheForgeryDetectionbyTestingRound Optical JasmineOilUse Polarimeter WXG-4 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

TheForgeryDetectionbyTestingRound Optical JasmineOilUse Polarimeter WXG-4 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Minyak atsiri merupakan suatu minyak yang mudah menguap (volatile oil) biasanya terdiri dari senyawa organik yang bergugus alkohol, aldehid, keton dan berantai pendek. Minyak atsiri dapat diperoleh dari penyulingan akar, batang, daun, bunga, maupun biji tumbuhan, selain itu diperoleh juga terpen yang merupakan senyawa hidrokarbon yang bersifat tidak larut dalam air dan tidak dapat disabunkan. Beberapa contoh minyak atsiri yaitu minyak melati, minyak cengkeh, minyak sereh, minyak kayu putih, minyak lawang dan dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Formulasi dan uji sifat fisis sabun translucent berbahan dasar VCO dengan menggunakan minyak cengkeh, minyak sereh, dan minyak kayu putih sebagai fragrance oil - USD Repository

Formulasi dan uji sifat fisis sabun translucent berbahan dasar VCO dengan menggunakan minyak cengkeh, minyak sereh, dan minyak kayu putih sebagai fragrance oil - USD Repository

Kelapa atau Cocos nucifera merupakan salah satu hasil komoditas perkebunan yang banyak dihasilkan di Indonesia. Tanaman kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan tanaman serba guna yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Seluruh bagian pohon dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia, sehingga pohon ini sering disebut “tree of life” karena hampir seluruh bagian dari pohon, akar, batang, daun dan buahnya dapat digunakan untuk kebutuhan kehidupan manusia sehari-hari. Setiap bagian dari kelapa dapat diolah menjadi produk jadi yang lebih bernilai ekonomi. Salah satu bagian dari kelapa yaitu buahnya biasa digunakan menjadi bumbu masakan dan dapat diproses lagi sehingga menghasilkan minyak goreng. Selain itu buah kelapa dapat diolah lagi dan menghasilkan minyak kepala murni yang disebut Virgin Coconut Oil (VCO).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPOS LIMBAH DAUN MINYAK KAYU PUTIH UNTUK PERTUMBUHAN SEMAI TANAMAN KAYU PUTIH

PENGARUH KOMPOS LIMBAH DAUN MINYAK KAYU PUTIH UNTUK PERTUMBUHAN SEMAI TANAMAN KAYU PUTIH

sangat banyak yaitu ± 6.485.220 kg (Rahmawati, 2015). Limbah merupakan segala sesuatu yang dihasilkan dari proses produksi baik industri maupun rumah tangga (domestik) yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki oleh lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Konsentrasi dan kuantitas limbah yang melebihi ambang batas akan dapat berdampak buruk terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia (Dedistyawan, 2014). Dilihat dari jenisnya, limbah daun kayu putih termasuk dalam jenis limbah organik.

10 Baca lebih lajut

FORMULASI MINYAK-MINYAK MENGUAP MENJADI SEDIAAN BALSEM COUNTERIRRITANT Iskandar zulkarnain

FORMULASI MINYAK-MINYAK MENGUAP MENJADI SEDIAAN BALSEM COUNTERIRRITANT Iskandar zulkarnain

Pemeriksaan kualitatif dilakukan terhadap minyak kayu putih, minyak cengkeh, minyak sereh, minyak terpentin, minyak gandapura. Parameter yang diukur berupa uji minyak lemak, kelarutan dalam alkohol, pengukuran rotasi optik, indeks bias dan penentuan bobot jenis. C. Rancangan formulasi

Baca lebih lajut

PENGARUH IKLAN, CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK KAYU PUTIH KONICARE DI SEMARANG

PENGARUH IKLAN, CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK KAYU PUTIH KONICARE DI SEMARANG

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya atas segala nikmat yang diberikan untuk penulis. Nabi Muhammad SAW yang memberikan teladan kepada seluruh umatnya, dimana mendorong penulis untuk selalu ingin menjadi orang yang lebih baik lagi. Sehingga tiada alasan bagi penulis untuk be rhenti bersyukur “Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah” karena dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul: “ PENGARUH IKLAN, CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK KAYU PUTIH KONICARE DI SEMARANG ”.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...