kualitas pelayanan perpajakan

Top PDF kualitas pelayanan perpajakan:

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP PERILAKU PATUH WAJIB PAJAK BADAN DI KPP PRATAMA SURABAYA GUBENG Repository - UNAIR REPOSITORY

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP PERILAKU PATUH WAJIB PAJAK BADAN DI KPP PRATAMA SURABAYA GUBENG Repository - UNAIR REPOSITORY

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menitikberatkan pada uji hipotesis melalui analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada wajib pajak badan di KPP Pratama Surabaya Gubeng yang menyetor SPT tepat waktu dan telah menjadi wajib pajak minimal enam bulan, dengan jumlah responden sebanyak 356 orang. Variabel bebas yang digunakan adalah kualitas pelayanan perpajakan yang terdiri dari tangibles, reliability, responsivenss, assurance, dan emphaty, sedangkan perilaku patuh wajib pajak sebagai variabel terikat.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN (STUDI EMPIRIS PADA KOPERASI DI KOTA BANDA ACEH) | Syukriy Abdullah | Jurnal Administrasi Akuntansi : Program Pascasar

PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN (STUDI EMPIRIS PADA KOPERASI DI KOTA BANDA ACEH) | Syukriy Abdullah | Jurnal Administrasi Akuntansi : Program Pascasar

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan secara simultan maupun secara parsial bukti empiris tentang pengaruh pemahaman peraturan perpajakan yang menyeluruh, kesadaran membayar pajak diantara institusi-institusi yang memenuhi kategori perpajakan sebagai wajib pajak, dan kualitas pelayanan pajak. Sebanyak 161 koperasi yang dianggap sebagai wajib pajak badan dan berada di kota Banda Aceh dijadikan sample. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner ke responden. Kemudian, data tersebut dianalisa lebih jauh dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peraturan perpajakan, kesadaran membayar pajak, dan kualitas pelayanan perpajakan secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan. Secara parsial, pemahaman peraturan perpajakan dan kesadaran membayar pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan kualitas pelayanan pajak tidak berpengaruh.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN (STUDI EMPIRIS PADA KOPERASI DI KOTA BANDA ACEH) | Mahfud1, Muhammad Arfan2, Syukriy Abdullah3 | Jurnal Administrasi A

PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN (STUDI EMPIRIS PADA KOPERASI DI KOTA BANDA ACEH) | Mahfud1, Muhammad Arfan2, Syukriy Abdullah3 | Jurnal Administrasi A

Hubungan antara pemahaman peraturan perpajakan, kesadaran membayar pajak dan kualitas pelayanan perpajakan dengan kepatuhan relatif sedang. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,316 (lebih kecil dari 0,50). Selanjutnya nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,100. Angka ini menunjukkan bahwa, sebanyak 10% variasi variabel kepatuhan dapat dijelaskan oleh pemahaman peraturan perpajakan, kesadaran membayar pajak dan kualitas pelayanan perpajakan, sedangkan sisanya sebesar 90% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN , PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN PERSEPSI WAJIB PAJAK ATAS PENERAPAN SISTEM E-TAX SERVICES TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN , PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN PERSEPSI WAJIB PAJAK ATAS PENERAPAN SISTEM E-TAX SERVICES TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK

Berdasarkan dengan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terapat pengaruh positif signifikan kualitas pelayanan perpajakan terhadap kepatuhan membayar pajak.Hasil penelitian ini senada dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Permatasari, dkk (2015) yang menyatakan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepatuhan membayar pajak. Hasil yang sama juga disampaikan oleh Firdausi (2015) yang menyatakan bahwa kualitas pelayanan perpajakan memiliki pengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan membayar pajak. Kualitas pelayanan tentunya memiliki pengaruh yang sangat banyak terhadap kepatuhan seorang wajib pajak dalam membayarkan kewajiban pajaknya. Seorang konsumen atau pelanggan tentunya memberikan suatu penilaian terhadap sebuah layanan public khususnya sebuah kantor pajak dimana seorang wajib pajak memiliki kewajiban untuk membayar pajak.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN , PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN PERSEPSI WAJIB PAJAK ATAS PENERAPAN SISTEM E-TAX SERVICES TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN , PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN PERSEPSI WAJIB PAJAK ATAS PENERAPAN SISTEM E-TAX SERVICES TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK

Menyatakan bahwa skripsi ini dengan judul: ”PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN, PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN MEMBAYAR PAJAK DAN PERSEPSI WAJIB PAJAK ATAS PENERAPAN SISTEM E-TAX SERVICES TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK(Studi Empiris Terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi yang Terdaftar di KPP Salatiga) ” tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar Pustaka. Apabila ternyata dalam skripsi ini diketahui terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain maka saya bersedia karya tersebut dibatalkan.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

Pengaruh Reformasi Administrasi Perpajakan terhadap Kualitas Pelayanan Perpajakan dan Kepatuhan Wajib Pajak (Survei terhadap Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees).

Pengaruh Reformasi Administrasi Perpajakan terhadap Kualitas Pelayanan Perpajakan dan Kepatuhan Wajib Pajak (Survei terhadap Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reformasi administrasi perpajakan terhadap kualitas pelayanan perpajakan dan kepatuhan Wajib Pajak. Populasi dari penelitian ini adalah Wajib Pajak aktif yang berada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees, dengan sampel sebanyak 40 reponden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Sedangkan, pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Karees. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi dan korelasi sederhana.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tingkat signifikan 5 % reformasi administrasi perpajakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pelayanan perpajakan dan kepatuhan Wajib Pajak dengan arah yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik implementasi reformasi administrasi perpajakan, semakin baik pula kualitas pelayanan dan kepatuhan Wajib Pajak.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM HALAMAN JUDUL - PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJ

PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM HALAMAN JUDUL - PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJ

Dengan demikian , Kepatuhan Wajib Pajak dalam penerapan self assessment system akan sangat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu diantaranya adalah pemahaman perpajakan, persepsi mengenai sanksi pajak dan juga faktor lain yaitu kualitas pelayanan perpajakan. Faktor-faktor tersebut dapat dibukikan dengan adanya penelitian menurut Peneliti Sri Putri Tita Mutia (2014) yang menjelaskan hasil penelitiannya bahwa sanksi perpajakan, pelayanan fiskus, dan tingkat pemahaman Wajib Pajak mempunyai pengaruh positif kepada Kepatuhan Wajib Pajak, sementara peneliti Farid Syahril (2013) menjelaskan bahwa tingkat pemahaman Wajib Pajak dan pelayanan fiskus berpengaruh signifikan terhadap tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM - Perbanas Institutional Repository

Puji Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yesus yang yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya bagi penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan sangat baik. Skripsi ini disusun dan diajukan untuk memenuhi persyaratan mencapai gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi di STIE Perbanas Surabaya. Adapun judul dari skripsi ini adalah “Pengaruh Pemahaman Perpajakan, Persepsi Sanksi Pajak, dan Kualitas Pelayanan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Penerapan Self Assessment System ” . Dalam Penyusunan skripsi ini juga tak lepas dari bantuan berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak, moril maupun materiil. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya dan tulus ikhlas kepada:
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH  PEMAHAMAN WAJIB PAJAK, KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN, SANKSI PERPAJAKAN, DAN KONDISI LINGKUNGAN  Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan Perpajakan, Sanksi Perpajakan, Dan Kondisi Lingkungan Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Oran

PENGARUH PEMAHAMAN WAJIB PAJAK, KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN, SANKSI PERPAJAKAN, DAN KONDISI LINGKUNGAN Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan Perpajakan, Sanksi Perpajakan, Dan Kondisi Lingkungan Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Oran

Penyelenggarakan pemerintah membutuhkan dana yang relative besar. Dana yang diperlukan tersebut semakin meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan pembangunan itu sendiri. Dalam upaya mengurangi ketergantungan sumber eksternal, pemerintah Indonesia secara terus menerus berusaha meningkatkan sumber pembiayaan pembangunan internal, salah satu sumber pembiayaan pembangunan internal tersebut adalah pajak. Pajak merupakan penerimaan Negara terbesar yang diperguanakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah, pelayanan umum dan pembangunan nasional (Utami, Andi, Soerono:2012).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu - PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu - PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, PERSEPSI SANKSI PAJAK DAN KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM - Perbanas Institutional Repository

Menghitung pajak penghasilan adalah menghitung besarnya pajak yang terutang dilakukan pada setiap akhir tahun pajak, dengan cara mengalikan tarif pajak dengan dasar pengenaan pajaknya, sedangkan memperhitungkan adalah mengurangi pajak yang terutang tesebut dengan jumlah pajak yang dilunasi dalam tahun berjalan yang dikenal sebagai kredit pajak (prepayment). Selisih antara pajak yang terutang dengan kredit pajak dapat berupa kurang bayar, lebih bayar atau nihil. Menurut Mohammad Zain (2008: 113) pun Wajib Pajak diwajibkan untuk menghitung, memperhitungkan, dan membayar sendiri jumlah pajak yang seharusnya terutang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan sehingga penentuan besarnya pajak yang terutang berada pada Wajib Pajak sendiri.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PELAKU UKM  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Pelaku UKM (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Yang Terdaftar Di KPP Pratama Bo

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PELAKU UKM Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Pelaku UKM (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Yang Terdaftar Di KPP Pratama Bo

Pengenaan pajak bagi sektor usaha kecil menengah (UKM) ditujukan dalam rangka proses pembelajaran untuk memberikan edukasi, mendorong pengusaha kecil bahwa ada kewajiban kenegaraan, jadi jika nanti usaha mereka menjadi besar ada kewajiban kenegaraan yang harus ditunaikan. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, persepsi positif atas efektifitas sistem perpajakan, dan kualitas pelayanan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

99 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

99 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada pengaruh penerapan sistem E-filing, kualitas pelayanan perpajakan dan presepsi wajib pajak atas sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan surat pemberitahuan. Metode dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan sumber data primer. Peneliti menggunakan uji regresi linier berganda sehingga dalam pengumpulan datanya menggunakan kuisioner untuk menguji hipotesis.

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Sistem Administrasi Perpajakan Modern dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak

Pengaruh Sistem Administrasi Perpajakan Modern dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak

Sistem administrasi perpajakan modern berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas pelayanan dengan besar pengaruh 50,7%. Semakin baik pelaksanaan sistem administrasi perpajakan modern akan meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan begitu pula sebaliknya. Sistem administrasi perpajakan dikatakan baik dan dapat mendukung kualitas pelayanan yang baik apabila struktur organisasi, prosedur organisasi, strategi organisasi dan budaya organisasinya baik. dari keempat indikator pembentuk variabel sistem administrasi perpajakan modern, indikator budaya organisasi memiliki peranan yang sangat penting bagi sistem administrasi perpajakan modern dibandingkan struktur organisasi dimana budaya organisasi menekankan pada tranparansi, akuntabilitas dan kesamaan perlakuan terhadap semua wajib pajak. Dari ketiga penekanan tersebut, transparansi memegang posisi yang penting utuk mencerminkan budaya organisasi yang baik. Sedangkan fenomena yang ada menyebutkan bahwa sistem administrasi perpajakan modern perlu direvaluasi ulang karena tidak sejalan kualitas pelayanan aparat pajak yang ada di dalamnya yang belum mampu mengusir keragu- raguan wajib pajak. Seiring dengan banyaknya pemberitaan mengenai aparat pajak yang tersandung beberapa kasus. Maka dari itu perlu diadakan pencitraan aparat pajak yang lebih lagi dari segi transparansi perpajakan untuk meningkatkan penilaian kualitas pelayanan di mata wajib pajak.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

PENGARUH SOSIALISASI PERPAJAKAN, KUALITAS PELAYANAN, PEMERIKSAAN PAJAK DAN PENERAPAN SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN MODERN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Survei Pada WPOP di KPP Pratama Purbalingga)

PENGARUH SOSIALISASI PERPAJAKAN, KUALITAS PELAYANAN, PEMERIKSAAN PAJAK DAN PENERAPAN SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN MODERN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Survei Pada WPOP di KPP Pratama Purbalingga)

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sosialisasi Perpajakan,kualitas pelayanan, penerap[an sistem administrasi perpajakan berpengaruh negatif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi sebagai pengusaha. Pemeriksaan Pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi sebagai pengusaha.

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Keadilan Pajak Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib pajak Dengan Kualitas Pelayanan Sebagai Variabel Moderating | Fadilah | MEDIA AKUNTANSI PERPAJAKAN 758 2358 1 SM

Pengaruh Keadilan Pajak Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib pajak Dengan Kualitas Pelayanan Sebagai Variabel Moderating | Fadilah | MEDIA AKUNTANSI PERPAJAKAN 758 2358 1 SM

Lokasi dalam penelitian ini adalah di KPP Pratama Jakarta Gambir Satu Jakarta Pusat. Peneliti memilih lokasi tersebut karena setiap tahunnya penerimaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gambir Satu selalu mengalami peningkatan dan mencapai target dengan realisasi yang telah dibuat. Terutama dalam penerimaan pajak periode 3 tahun selama tahun 2012 s/d 2014 mengalami peningkatan. Populasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah seluruh wajib pajak orang pribadi terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gambir Satu Jakarta Pusat sebanyak 100 Responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu dengan cara memilih wajib pajak berdasarkan data yang diperoleh untuk memberikan informasi yang diinginkan. Oleh karena itu pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah wajib pajak yang berada di KPP Pratama Jakarta Gambir Satu Jakarta Pusat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

1.1 Latar Belakang - BAB I  Pendahuluan

1.1 Latar Belakang - BAB I Pendahuluan

Pemerintah Indonesia perlu memperhatikan sektor UMKM secara serius. Peranan UMKM dalam perekonomian harus ikut diperhitungkan dalam proses merencanakan suatu kebijakan di bidang perpajakan, karena kontribusi UMKM dalam perekonomian sangat besar sedangkan kontribusi UMKM dalam penerimaan pajak masih sangat kecil. Banyaknya pelaku usaha UMKM bila diperhatikan secara seksama merupakan potensi yang akan berdampak pada peningkatan perilaku kepatuhan pajak.

10 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK (Studi Pada WPOP yang Memiliki Kegiatan Usaha di Semarang) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK (Studi Pada WPOP yang Memiliki Kegiatan Usaha di Semarang) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Dengan mengikuti perkembangan jaman dari waktu ke waktu, setiap harinya penduduk negara Indonesia bertambah. Itu menunjukkan bahwa semakin bertambahnya jumlah penduduk, semakin besar pula kewajiban penduduk yang melaksanakan kewajibannya untuk membayar pajak terhutangnya setiap bulan atau tahunnya. Sekarangpun masih banyak penduduk atau para Wajib Pajak (WP) yang masih menunggu untuk ditagih pajaknya, setelah itu mereka baru membayar. Dan hal ini dapat menurunkan jumlah penerimaan pajak negara. Menurut Waluyo (2011), sistem self assessment atau self assessment system merupakan sistem pemungutan pajak yang memberi wewenang, kepercayaan, tanggung jawab kepada Wajib Pajak untuk menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri besarnya pajak yang harus dibayar. Sedangkan menurut UU No. 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) ada istilah Self Assessment System, adalah suatu sistem dalam perpajakan yang memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepada wajib pajak untuk berinisiatif mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), serta menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri pajak terutangnya.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, KESADARAN WAJIB PAJAK, KUALITAS PELAYANAN DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN, KESADARAN WAJIB PAJAK, KUALITAS PELAYANAN DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK - Perbanas Institutional Repository

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan, Kesadaran Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling, yang menggunakan data primer melalui sebuah kuesioner. Kuasioner yang disebarkan sebanyak 100 buah kepada wajib pajak kendaraan bermotor di area Kantor SAMSAT Ketintang Surabaya, SAMSAT Drive Thru, SAMSAT Corner, dan SAMSAT Keliling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peraturan perpajakan, kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan dan sanksi perpajakan secara bersama-sama mempengaruhi kepatuhan wajib pajak, uji t (uji parsial) menunjukkan bahwa variabel pemahaman pearturan perpajakan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan variabel kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan dan sanksi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa pemahaman peraturan perpajakan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan dan sanksi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH PENYULUHAN PERPAJAKAN DAN KINERJA PELAYANAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN PERKOTAAN (PBB-P2) KABUPATEN SIDOARJO MELALUI KEPERCAYAAN KEPADA APARAT PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

PENGARUH PENYULUHAN PERPAJAKAN DAN KINERJA PELAYANAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN PERKOTAAN (PBB-P2) KABUPATEN SIDOARJO MELALUI KEPERCAYAAN KEPADA APARAT PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsungpenyuluhan perpajakan dan kualitas pelayanan melalui kepercayaan kepada aparat pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak PBB-P2 di Kabupaten Sidoarjo.Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan teknik simple random samplingdan menggunakan sampel sebanyak 100 orang wajib pajak PBB-P2 yang ditentukan dengan Rumus Slovin.Teknik analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis).Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyuluhan perpajakan secara langsung tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak; (2)kinerja pelayanan secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak; (3) penyuluhan perpajakan secara tidak langsung melalui kepercayaan kepada aparat pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak; (4) kinerja pelayanan secara tidak langsung melalui kepercayaan kepada aparat pajak berpengaruhsignifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak; (5) kepercayaan kepada aparat pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak.Variabel bebas terhadap kepatuhan Wajib Pajak PBB-P2 mempunyai kontribusi sebesar 51,7 persen, sedangkan 48,3 persen dipengaruhi oleh faktor lain diluar model.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Pengaruh Pelaksanaan Modernisasi Administrasi Perpajakan Terhadap Kualitas Pelayanan Dan Implikasinya Pada Kepatuhan Wajib Pajak Badan (Studi Kasus Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cicadas Bandung)

Pengaruh Pelaksanaan Modernisasi Administrasi Perpajakan Terhadap Kualitas Pelayanan Dan Implikasinya Pada Kepatuhan Wajib Pajak Badan (Studi Kasus Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cicadas Bandung)

menjalankan waktu kerja secara efektif dan efisien, keluh kesah wajib pajak dalam hal mutu pelayanan pembayaran pajak , munculnya komplain dari wajib pajak mengenai kondisi sistem teknologi informasi (TI) yang mendukung sistem pembayaran pajak dan faktor pembatasan jam pelayanan Bank Persepsi kepada wajib pajak dapat ditanggulangi. Agar DJP memiliki kinerja yang lebih baik lagi, DJP perlu mengubah behavior dan mindset- nya seperti perlu diberikan pengayaan pengetahuan terutama mengenai pengetahuan perpajakan secara khusus, baik melalui pendidikan dan latihan secara terencana dan berkesinambungan agar kinerja DJP bisa menyeimbangi dengan sistem yang sudah modern. Apabila DJP tidak bisa mengikuti aturan sistem yang ada, maka DJP akan tersingkir dengan sendirinya.
Baca lebih lanjut

153 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...