Kulit Buah Manggis

Top PDF Kulit Buah Manggis:

PEMANFAATAN KULIT BUAH MANGGIS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN MIE.

PEMANFAATAN KULIT BUAH MANGGIS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN MIE.

Mie merupakan makanan yang disukai oleh semua kalangan masyarakat dan harga yang ditawarkannya pun ekonomis.Pengelolahan mie ini secara fisik banyak sekali macamnya dan mudah didapat bahan bakunya tidak hanya di pasar tradisional, namun di pasar swalayan supermaket juga tersedia. Mie Kulit Buah Manggis merupakan salah satu bentuk varian dari pengolahan buah. Hal tersebut juga merupakan bentuk kreatifitas dan inovasi, karena hasil olahan tersebut memiliki rasa khas. Selain itu juga memiliki nilai keunggulan tersendiri bahkan mungkin mampu bersaing dengan produk olahan mie yang lainnya. Nilai keunggulan dari Mie Kulit Buah Manggis berdasarkan penelitian antara lain adalah kandungan xanthone yang terkandung dalam kulit buah manggis Tujuan dari Program Kreativitas Kemahasiswaan dalam bidang kewirausahaan ini adalah intuk membuka sebuah wirausaha baru yang inovatif melalui usaha pembuatan Mie Kulit Buah Manggis sebagai makanan yang menyehatkan dan bergizi tinggi untuk pemberdayaan masyarakat yang berbasis home industry. selain itu juga agar Mie Kulit Buah Manggis ini juga dapat dikenal oleh masyarakat kota Semarang dan menunjukkan bahwa bisnis ini sangat layak untuk dijalankan, mengingat potensi dari bisnis ini. Mie merupakan makanan yang disukai oleh semua kalangan masyarakat dan harga yang ditawarkannya pun ekonomis. Pengelolahan mie ini secara fisik banyak sekali macamnya dan mudah didapat bahan bakunya tidak hanya di pasar tradisional, namun di pasar swalayan atau supermaket juga tersedia. Mie Kulit Buah Manggis merupakan salah satu bentuk varian dari pengolahan buah. Hal tersebut juga merupakan bentuk kreatifitas dan inovasi, karena hasil olahan tersebut memiliki rasa yang khas. Selain itu juga memiliki nilai keunggulan tersendiri bahkan mungkin mampu bersaing dengan produk produk olahan mie yang lainnya. Nilai keunggulan dari Mie Kulit Buah Manggis berdasarkan penelitian antara lain adalah kandungan xanthone yang terkandung dalam kulit buah manggis .
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Kadar Xanton dalam Jus Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dan Efek Inhibisi Jus Kulit Buah Manggis Terhadap Aktivitas Enzim  -Glukosidase

Kadar Xanton dalam Jus Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dan Efek Inhibisi Jus Kulit Buah Manggis Terhadap Aktivitas Enzim  -Glukosidase

Uji inhibisi terhadap enzim α-glukosidase dilakukan untuk mengetahui aktivitas antihiperglikemik dari suatu ekstrak. Uji inhibisi enzim α-glukosidase dilakukan secara in vitro dengan menggunakan model penghambatan pemecahan substrat p-nitrofenil- α-D-glukofiranosa menjadi p-nitrofenol dan glukosa oleh enzim α-glukosidase [4]. Kulit buah manggis mengandung senyawa golongan xanton antara lain mangostenol, mangostenon A, dan mangostenon B, trapezifolixanton, tovofilin B, alfa mangostin, beta mangostin, garsinon B, mangostinon, mangostanol, flavonoid epikatekin [5].
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Kulit Buah Manggis dalam Proses Pembuatan Sirup Kulit Manggis yang Mengandung Antioksidan nur

Pemanfaatan Kulit Buah Manggis dalam Proses Pembuatan Sirup Kulit Manggis yang Mengandung Antioksidan nur

Kulit bagian dalam manggis mengandung xanthone yang merupakan senyawa bioaktif yang mempunyai struktur cincin enam karbon dengan kerangka karbon lengkap. Turunan xanthone berupa a-mangostin merupakan komponen yang paling banyak terdapat pada kulit manggis. Kulit buah manggis ternyata sangat berguna untuk menghambat proses penuaan, mencegah penyakit pembuluh darah, dan menjadi antikanker. Khasiat xanton pada kulit manggis bukan hanya antioksidan, tapi juga antikanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis, dan penghancur sel kanker. Xanton mampu merawat beberapa jenis kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru. Xanton dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan antidiare. Selain antikanker dan antioksidan, juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS ( Berna, 2008 ).
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Studi Keterkaitan antara Kualitas Buah terhadap Kadar Xanton pada Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.)

Studi Keterkaitan antara Kualitas Buah terhadap Kadar Xanton pada Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.)

Pengeringan kulit buah manggis dilakukan setelah pengamatan ukuran buah (diameter buah, bobot buah, bobot kulit, bobot aril+biji, tebal kulit), warna kulit buah, skor burik, skor getah kuning, kekerasan buah, pengukuran nilai pH, PTT, dan TAT buah manggis. Kulit buah manggis dikering anginkan di suhu ruang. Kulit buah manggis yang sudah kering digiling, lalu diambil 100 g untuk diekstrak dengan pelarut metanol. Ekstrak yang dihasilkan kemudian dievaporasi untuk menguapkan pelarut sampai berubah menjadi karamel atau disebut sebagai crude ekstrak (CE). Selanjutnya ekstrak diuji dengan menggunakan HPLC (High Performance Liquid Chromatography)
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Kata kunci : Teh kulit buah manggis (Garcinia mangostana L), Methicillin Resistant

Kata kunci : Teh kulit buah manggis (Garcinia mangostana L), Methicillin Resistant

Alfa mengostin sebagai salah satu turunan xanthone dapat berfungsi sebagai antimikroba. Alfa mangostin bersifat semi polar yang larut dalam etil asetat, sehingga penggunaan teh dengan pelarut air tidak bisa melarutkan zat aktif yang terdapat dalam kulit buah manggis 9 . Pengolahan kulit buah manggis dalam bentuk teh tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri MRSA, sehingga diperlukan proses ekstraksi. Menurut Depkes RI , bahan – bahan alam yang akan digunakan dalam proses pengobatan dianjurkan untuk melalui tahap ekstraksi karena dalam tahap ekstraksi, hasil ekstrak yang didapat lebih spesifik mengandung zat – zat aktif yang terdapat dalam bahan alam tersebut.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

OPTIMASI FORMULA TABLET HISAP ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS  Optimasi Formula Tablet Hisap Antioksidan Kombinasi Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Dan Kulit Buah Delima (Punica granatum L.).

OPTIMASI FORMULA TABLET HISAP ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS Optimasi Formula Tablet Hisap Antioksidan Kombinasi Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Dan Kulit Buah Delima (Punica granatum L.).

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat, hidayah dan nikmat yang luar biasa yang diberikan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan skripsi yang berjudul: “Optimasi Formula Tablet Hisap Antioksidan Kombinasi Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dan Kulit Buah Delima (Punica granatum L.)”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk mencapai derajat Sarjana Farmasi (S. Farm) di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

12 Baca lebih lajut

Pembuatan Konsentrat Kulit Buah Manggis

Pembuatan Konsentrat Kulit Buah Manggis

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental labolatorik. Rancangan penelitian ini yaitu menguji sirup konsentrat kulit buah manggis dengan variasi konsentrasi terhadap penurunan kadar glukosa. Tahapan kerja yang dilakukan meliputi pengumpulan bahan dandeterminasi kulit buah manggis, karakterisasi simplisia, skrining fitokimia kulit buah manggis, pembuatan formula sirup konsentrat kulit buah manggis, Pengujian pengaruh sirup konsentrat kulit buah manggis terhadap penurunan kadar glukosa dengan metode uji toleransi glukosa oral
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

SKRIPSI KUALITAS MINUMAN SERBUK INSTAN KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana Linn.) DENGAN VARIASI MALTODEKSTRIN DAN SUHU PEMANASAN.

SKRIPSI KUALITAS MINUMAN SERBUK INSTAN KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana Linn.) DENGAN VARIASI MALTODEKSTRIN DAN SUHU PEMANASAN.

Analisis Warna Minuman Serbuk Instan Kulit Buah Manggis Dengan Variasi Maltodekstrin dan Suhu Pemanasan ...47 11.. Hasil Analisis Kelarutan Minuman Serbuk Instan Kulit Buah Manggis deng[r]

16 Baca lebih lajut

Aplikasi Teknik Spherification pada Ekstrak Kulit Buah Manggis

Aplikasi Teknik Spherification pada Ekstrak Kulit Buah Manggis

Pengujian hedonik dilakukan pada produk yaitu A2B2, A2B3, A3B2, A3B3, A4B2, dan A4B3 dengan pemberian skor kesukaan yaitu sangat suka bernilai 5, pernyataan suka bernilai 4, pernyataan netral bernilai 3, pernyataan tidak suka bernilai 2, dan pernyataan sangat tidak suka bernilai 1. Cara penyajian produk kaviar ekstrak kulit buah manggis adalah disajikan di dalam larutan sirup vanila dengan konsentrasi sirup berbanding air adalah 1:7,5. Hal ini dimaksudkan agar rasa asam yang agak pekat dapat sedikit dinetralisir oleh rasa sirup vanila. Parameter yang diamati pada uji organoleptik ini adalah bentuk, warna, rasa, aroma, mouthfeel, dan after taste. Penilaian uji hedonik dihitung dengan menggunakan metode non-parametrik dengan mempersentasekan kesukaan kumulatif ekstrak kulit buah manggis. Alasan penggunaan metode ini adalah metode ini merupakan metode non-parametrik yang paling sederhana dan mudah untuk dipahami. Selain itu dengan menggunakan metode ini, produk terbaik lebih mudah untuk didapat. Produk terbaik pada parameter yang diamati dalam uji organoleptik ini didasarkan pada persentase kesukaan tertinggi, sedangkan pemilihan produk terbaik
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH MANGGIS SE

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH MANGGIS SE

Segala puji bagi Allah SWT, atas rahmat dan hidayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Manggis sebagai Pewarna Alami pada Makanan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat“ yang disusun untuk mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah Super Hero Lingkungan di Universitas Jember. Penulisan karya tulis ini tidak dapat lepas dari bantuan berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :

31 Baca lebih lajut

Uji Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah The Test of Ethanol Extract of Mangosteen Rind (Garcinia mangostana L.) to Decrease Blood Glucose Level

Uji Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah The Test of Ethanol Extract of Mangosteen Rind (Garcinia mangostana L.) to Decrease Blood Glucose Level

Latar Belakang: Penderita diabetes mellitus dewasa ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya tingkat kemakmuran dan berubahnya gaya hidup. Pengobatan diabetes mellitus menggunakan obat konvensional, harganya relatif mahal dan dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, perlu dicari obat yang efektif, efek samping yang relatif kecil dengan harga yang murah. Salah satu obat sebagai alternatif yang berefek sebagai antidiabetes mellitus adalah kulit buah manggis.

8 Baca lebih lajut

MANFAAT KULIT BUAH MANGGIS Dari sejumlah

MANFAAT KULIT BUAH MANGGIS Dari sejumlah

Untuk penyakit disentri: Kulit buah manggis dicuci, lalu dipotong-potongdan direbus dalam empat gelas air. Setelah mendidih dan air rebusan tersisa setengahnya, angkat dan dinginkan. Setelah dingin, air rebusan disaring. Jika ada bisa ditmbahkan madu. Minum aur ramuan ini 2 kali sehari dan lihat perkembangannya.

3 Baca lebih lajut

ZAT PEWARNA ALAMI TEKSTIL DARI KULIT BUAH MANGGIS.

ZAT PEWARNA ALAMI TEKSTIL DARI KULIT BUAH MANGGIS.

Dalam penelitian ini pengambilan zat pewarna dari kulit buah manggis dilakukan melalui proses ekstraksi dalam alat soxhlet maupun dalam tangki berpengaduk dengan pelarut etanol. Selanjutnya ekstrak zat pewarna dipekatkan melalui proses distilasi dan pengeringan sehingga terbentuk serbuk. Serbuk zat pewarna yang dihasilkan kemudian diuji melalui pewarnaan pada kain dan pengujian tahan luntur warna dalam alat laundrymeter dan crockmeter dengan standar grey scale maupun stainning scale.

7 Baca lebih lajut

Kajian karakter biomassa, kadar dan profil derivat xanthone serta potensi antioksidan kulit buah manggis pada berbagai aspek agronomi

Kajian karakter biomassa, kadar dan profil derivat xanthone serta potensi antioksidan kulit buah manggis pada berbagai aspek agronomi

Penelitian bertujuan mempelajari karakter biomassa kulit manggis, kadar derivate xanthone dan profil xanthone, serta potensi antioksidan kulit buah manggis pada berbagai tahap perkembangan buah di pohon dan setelah buah dipanen. Penelitian dilakukan mulai bulan Agustus 2006 hingga Januari 2009. Penelitian terdiri dari dari 2 percobaan, percobaan 1 menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan dan 4 perlakuan umur buah di pohon yaitu umur 1,2, 3, dan 4 bulan setelah anthesis (BSA); percobaan 2 menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan dan 3 perlakuan yaitu buah tanpa simpan, disimpan 2 minggu dan disimpan 4 minggu. Peubah yang diamati untuk kedua percobaan adalah karakter fisik buah yaitu bobot buah, bobot dan tebal kulit buah; kadar derivate dan profil xanthone; serta potensi antioksidan menggunakan metode ferric thiocyanate dan aktivitas radical scavenger dengan metode diphennylpicrilhydrazil (DPPH). Hasil penelitian pada percobaan I menunjukkan bahwa ketebalan kulit tertinggi pada umur 2 BSA yaitu 1.01 cm dengan bobot kulit tertinggi saat umur 3 BSA yaitu 51.48 g/buah. Kandungan xanthones kulit manggis pada umur buah 1 hingga 4 BSA tidak berbeda 14.67-16.21 mg/g ekstrak kasar. Kemampuan penangkapan radikal meningkat, aktivitas tertinggi pada umur 1-2 BSA berkisar 6.31-6.80 ppm dan menurun dengan peningkatan umur buah. Hasil penelitian percobaan II menunjukkan bahwa penyimpanan menurunkan karakter fisik buah. Kandungan standar xanthone dalam kulit meningkat setelah dipanen hingga 4 minggu setelah panen, sedangkan kadar benzophenone dan α - mangostin tidak berubah. Penyimpanan hanya menurunkan aktivitas radical scavenger pada 2 minggu setelah dipanen. Profil xanthone kulit manggis sama pada berbagai tingkat perkembangan buah dan tidak mengalami perubahan dengan penyimpanan buah. Profil derivat xanthone adalah 3-isomangostin, gartanin, 8-deoxygartanin, 9-hydro xycalabaxanthone, α -mangostin, -mangostin, dehydrasi 6-O-methylmangostanine yang diduga kehilangan 4 atom H, mangostanol, mangoxanthone yang kehilangan 2H, mangostinone, mangostenone B kelebihan 2 atom H, mangostenone A (m/z 460.19) kehilangan 1H, Garciniafuran (m/z 380.127) kehilangan 4H.
Baca lebih lanjut

365 Baca lebih lajut

Kajian karakter biomassa, kadar dan profil derivat xanthone serta potensi antioksidan kulit buah manggis pada berbagai aspek agronomi

Kajian karakter biomassa, kadar dan profil derivat xanthone serta potensi antioksidan kulit buah manggis pada berbagai aspek agronomi

Pengembangan kulit manggis sebagai sumber antioksidan alami didukung oleh kecenderungan masyarakat saat ini yang memberikan penghargaan lebih baik terhadap produk alami sehingga pencarian sumber antioksidan alami cenderung intensif dilakukan sedangkan pemakaian antioksidan sintetis cenderung dikurangi. Pemanfaatan antioksidan dalam kehidupan diantaranya adalah penambahan antioksidan pada formulasi pangan, langkah ini merupakan cara efektif untuk mengurangi kejadian oksidasi lipid dalam industri pangan (Zahra, 2007). Antioksidan juga berperan penting dalam penghambatan dan penangkapan radikal (scavenging radicals) sehingga dapat menghambat penyakit infeksi pada manusia dan berasosiasi dengan penurunan resiko penyakit degeneratif (Ebrahimzadeh et al., 2008). Pemanfaatan manggis sebagai suplemen kesehatan telah banyak dilaporkan dan Indonesia sebagai negara produsen belum memanfaatkan peluang tersebut dengan baik. Upaya memanfaatkan peluang ini memerlukan informasi diantaranya tentang karakter kulit buah manggis di Indonesia dan kadar bioaktif xanthone. Informasi ini akan membantu menentukan jenis manggis dan umur buah yang potensial untuk dimanfaatkan serta berguna pula dalam program pemuliaan manggis untuk meningkatkan kadar senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan.
Baca lebih lanjut

192 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kadar Antioksidan Dan Uji Organoleptik Puding Kulit Buah Manggis Dengan Penambahan Buah Kurma Sebagai Perasa Manis Alami.

PENDAHULUAN Kadar Antioksidan Dan Uji Organoleptik Puding Kulit Buah Manggis Dengan Penambahan Buah Kurma Sebagai Perasa Manis Alami.

Hasil penelitian Iswari (2011) menunjukkan bahwa komponen seluruh buah manggis yang paling besar adalah kulitnya, yakni 70-75%, sedangkan daging buahnya hanya 10-15% dan bijinya 15-20 %. Kandungan Xanthone tertinggi terdapat dalam kulit buah manggis, yakni 107,76 mg per 100 g kulit buah. Xanthone sendiri merupakan senyawa polyhenolic yang sangat bermanfaat dalam membunuh berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, hipertensi, dan trombosis. Kandungan xanthone dalam kulit buah manggis bisa mencapai 123,97 mg/ml. Xanthone yang terkandung dalam kulit manggis mempunyai aktifitas antioksidan dan anti-inflamasi sehingga bisa menangkal radikal bebas dan kerusakan sel serta menghambat bahkan membunuh sel-sel kanker yang ganas dan berpotensi membahayakan manusia. Salah satu pemanfaatan dari kulit manggisa dalah dengan dibuat puding.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Efek Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella dysentriae dan Escherichia coli

Efek Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella dysentriae dan Escherichia coli

antioksidan, dan menghambat aktifitas atau pertumbuhan bakteri yaitu Staphylococcus aureus, Shigella dysenteriae, Shigella flexneri, Escherichia coli, Vibrio cholerae dan Helicobacter pyroli. Kulit buah manggis juga dilaporkan mengandung mangostin, tannin, xanthone, chrysanthemin, garcinon, gartanin, Vitamin B1, B2, C dan substansi bioaktif lainnya. 8 Akan tetapi yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri adalah senyawa xanthone. Xanthone merupakan sekumpulan molekul biologi yang sangat aktif di dalam kulit buah manggis yang berwarna ungu. Struktur berbentuk cincin segi enam dengan ikatan karbon kembar untuk memberikan kestabilan. Lebih dari 200 jenis xanthone terdapat di alam, dan 40 jenis xanthone diantaranya terdapat dalam buah manggis, terutama dibagian kulit buah manggis. Kulit buah dan daun manggis memiliki senyawa xanthone, salah satunya alpha-magostin yang tergolong kedalam senyawa polyphenol. Senyawa polyphenol ini dapat menghambat kerja enzim bakteri dengan mengoksidasi senyawa, karena bereaksi dengan kelompok sulfhydryl atau interaksi nonspesifik dengan protein. 26 Kulit buah manggis juga memiliki senyawa triterpen yang tergolong senyawa terpenoid. Senyawa terpenoid aktif melawan bakteri dengan cara mengganggu atau merusak membran sel bakteri. 26 Itulah yang terjadi pada penghambatan bakteri S. dysentriae sehingga menghasilkan zona hambat yang besar.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Besi (Fe),Mangan (Mn), dan Tembaga (Cu) Pada Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L) Dikabupaten Stabat dan Kecamatan Namorambe

Penentuan Kadar Besi (Fe),Mangan (Mn), dan Tembaga (Cu) Pada Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L) Dikabupaten Stabat dan Kecamatan Namorambe

Penentuan kandungan logam Fe, Mn dan Cu dalam kulit buah manggis ( Garcinia mangostana L) dari Kabupaten Stabat dan Kecamatan Namorambe dilakukan dengan pengambilan sampel secara acak dari dua tempat yang berbeda memiliki ketinggian Kecamatan Namorambe (diatas 1000m dpl) sedangkan Kabupaten stabat ( 350- 500 m dpl). Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah perbedaan kandungan logam yang sama dalam buah manggis yang tumbuh ditempat ketinggian yang berbeda. Sampel terlebih dahulu kulit buah manggis didekstruksi dengan metode dekstruksi kering. Sampel terlebih dahulu dikeringkan dalam suhu ruangaan selama ± 3hari untuk meghilangkan kadar air pada kulit buah manggis kemudian dihaluskan dengan alu dan lumpang dan dimasukkam kedalam cawan krusibel untuk diabukan pada suhu 550 – 600 o C dalam tanur listrik selama 3 jam. Abu yang tertinggal setelah proses pengabuan kemudian dilarutkan dengan HNO 3(p) dan H 2 SO 4 (p) secara perlahan- lahan hingga
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

253158554 Buku Obat Kulit Buah Manggis

253158554 Buku Obat Kulit Buah Manggis

Saat ini manggis merupakan salah satu primadona ekspor yang menjadi andalan Indonesia untuk meningkatkan penerimaan devisa negara, karena manggis digemari di luar negeri. Namun jumlah manggis yang dapat diekspor hanya 10% dari total produksi (60.000 ton). Bagian yang biasanya dikonsumsi dari buah manggis adalah daging buah, yang mempunyai rasa asam-manis lezat, yang membuat manggis dijuluki sebagai Ratu Buah (Queen of Fruits). Namun ternyata bagian yang paling berkhasiat bagi kesehatan tubuh adalah kulit buah manggis. Dalam kulit terdapat super antioksidan alami yang dikenal dengan nama XAMthone Plus.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Daya Hambat Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Bakteri Enterococcus faecalis Sebagai Alternatif Bahan Medikamen Saluran Akar (In Vitro)

Daya Hambat Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Bakteri Enterococcus faecalis Sebagai Alternatif Bahan Medikamen Saluran Akar (In Vitro)

Dari uraian di atas, terlihat bahwa ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki daya antimikroba terhadap beberapa mikroorganisme di rongga mulut sehingga peneliti tertarik untuk meneliti daya hambat ekstrak kulit buah manggis terhadap bakteri Enterococcus faecalis sebagai salah satu bakteri patogen di saluran akar.

32 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...