Kupu-kupu di Indonesia

Top PDF Kupu-kupu di Indonesia:

Perancangan ensiklopedia jenis kupu-kupu langka di Indonesia

Perancangan ensiklopedia jenis kupu-kupu langka di Indonesia

Endarwati, 2005 (seperti dikutip M. Rahayu Ningsih, 2012) Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan fauna, tingkat endemik yang tinggi terlihat jelas sekali pada spesies kupu-kupu di Indonesia yang mencapai lebih dari 35 persen dari total jumlah jenis yang menduduki peringkat kedua di dunia setelah Brazil. Dari perkiraan 20.000 jenis spesies kupu-kupu di dunia, tak kurang dari 2500 jenis diantaranya tersebar di Indonesia, selain itu keberadaan jenis kupu- kupu di Indonesia jauh lebih unik dan beragam. Dari sekian banyak spesies kupu- kupu di Indonesia, 50 persen diantaranya termasuk kedalam jenis spesies kupu- kupu endemik yang berarti hanya hidup ditempat itu saja. Sulawesi adalah pulau yang memiliki keanekaragaman tertinggi di Indonesia. Tak kurang dari 557 jenis terdapat di pulau tersebut dan lebih dari 40 persen merupakan jenis yang hanya bisa dijumpai dikawasan tersebut. Penyebaran jenis kupu-kupu dibatasi oleh faktor geologi dan ekologi yang cocok dan mendukung, sehingga terjadi perbedaan dalam keanekaragaman jenis kupu-kupu. Perbedaan ini disebabkan dengan adanya perbedaan iklim, musim, ketinggian tempat, serta jenis pakan kupu-kupu itu sendiri.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Pembangunan Aplikasi Pengenalan Kupu-kupu Menggunakan Metode Markerless Augmented Reality Berbasis Mobile Studi Kasus Museum Serangga dan Taman Kupu-kupu di Taman Mini Indonesia Indah

Pembangunan Aplikasi Pengenalan Kupu-kupu Menggunakan Metode Markerless Augmented Reality Berbasis Mobile Studi Kasus Museum Serangga dan Taman Kupu-kupu di Taman Mini Indonesia Indah

Markerless Augmented Reality merupakan salah satu metode Augmented Reality tanpa menggunakan frame marker sebagai obyek yang dideteksi. Dengan adanya Markerless Augmented Reality dan di dukung teknik Pattern Recognition (Pengenalan Pola) , maka penggunaan marker sebagai tracking object yang selama ini menghabiskan ruang, akan digantikan dengan permukaan kupu-kupu yang sudah di awetkan sebagai tracking object (obyek yang dilacak) agar dapat langsung melibatkan obyek yang dilacak tersebut sehingga dapat terlihat hidup dan interaktif, juga tidak lagi mengurangi efisiensi ruang dengan adanya marker. Terdapat perbedaan antara pelacakan berbasis marker (marker based tracking) dan pelacakan markerless (markerless tracking). Pada pelacakan berbasis marker posisi kamera dan orientasi kamera dhitung dengan marker yang telah ditetapkan. Sementara pelacakan markerless, menghitung posisi antara kamera/pengguna dan dunia nyata tanpa referensi apapun, hanya menggunakan titik-titik fitur alami (edge, corner. garis atau model 3D). Metode Markerless memerlukan langkah priori manual, serta model atau gambar referensi untuk inisialisasi, maka keakuratan informasi yang didapat dari object yang di traking akan lebih baik [2].
Baca lebih lanjut

145 Baca lebih lajut

MUSEUM KUPU-KUPU BANTIMURUNG DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK

MUSEUM KUPU-KUPU BANTIMURUNG DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK

Keindahan alam semesta yang menjadi salah satu faktor penting pariwisata alam ini membuat permintaan akan jasa pariwisata dari waktu ke waktu semakin meningkat.Oleh karena itu peran sektor pariwisata sebagai salah satu unggulan (leading sector) dalam perekonomian nasional perlu senantiasa dikembangkan dan ditingkatkan. Sektor pariwisata diharapkan dapat menjadi penghasil devisa terbesar diantara semua sektor penghasil devisa di Indonesia. Pembangunan sektor pariwisata (Analisa dan rencana master plan kawasan Wisata Alam Bantimurung dalam Makmur, 2004: 3-4) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kerangka pembangunan nasional. Oleh karena itu salah satu wujud upaya pemerintah dalam menata kepariwisataan nasional di Indonesia bagian timur, yaitu Sulawesi Selatan yang termasuk daerah tujuan wisata (DTW) utama, dimana terdapat obyek wisata Bantimurung (Kabupaten Maros) yang berada pada kawasan wisata Makassar yang meliputi daerah-daerah Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto dan Bantaeng.
Baca lebih lanjut

112 Baca lebih lajut

MORFOMETRI KUPU-KUPU BERDASARKAN KETINGGIAN TERBANG DI HUTAN KONSERVASI KUPU-KUPU GUNUNG BETUNG LAMPUNG

MORFOMETRI KUPU-KUPU BERDASARKAN KETINGGIAN TERBANG DI HUTAN KONSERVASI KUPU-KUPU GUNUNG BETUNG LAMPUNG

Di dunia terdapat sekitar 20.000 spesies kupu-kupu. Indonesia memiliki sekitar 2.500 spesies kupu-kupu dan merupakan negara kedua pemilik kupu-kupu terbanyak di dunia, 50 persen diantaranya adalah kupu-kupu endemik ( Yoxx, 2008). Menurut Smart ( 1975 ), kupu-kupu dewasa memilki peranan ekologi yang penting yaitu sebagai polinator yang membantu proses penyerbukan pada

6 Baca lebih lajut

Identifikasi Kupu kupu di Lingkungan Fak

Identifikasi Kupu kupu di Lingkungan Fak

Persebarannya dapat ditemukan hampir diseluruh wilayah Indonesia salah satunya Universitas Negeri Medan. kupu-kupu dapat dengan mudah ditemukan karena sebagian besar wilayah Universitas Negeri Medan merupakan pepohonan dan rerumputan. Kupu-kupu dapat ditemukan dalam kondisi terbang bebas baik tingi maupun rendah atau hinggap pada pepohonan, semak atau diantara ranting pohon patah.

31 Baca lebih lajut

Manajemen Penangkaran Kupu-kupu dan Tingkat Keberhasilannya di Taman Kupu-kupu Cihanjuang Bandung

Manajemen Penangkaran Kupu-kupu dan Tingkat Keberhasilannya di Taman Kupu-kupu Cihanjuang Bandung

Kupu-kupu merupakan salah satu jenis kekayaan fauna Indonesia yang semakin banyak diminati oleh masyarakat, baik dalam bentuk hidup maupun sudah mati. Salah satu penyebab turunnya populasi di alam karena banyaknya penangkapan kupu-kupu untuk dijual. Penurunan populasi dapat menyebabkan hilangnya peran kupu-kupu sebagai serangga yang menguntungkan baik ekonomi yaitu sebagai objek rekreasi, sedangkan secara ekologi kupu-kupu berperan sebagai penyerbuk tanaman. Kupu-kupu juga mempunyai nilai ekonomis terutama dalam bentuk dewasa dijadikan koleksi dan sebagai bahan pola dan seni (Borror et al. 1992). Kupu-kupu termasuk dalam ordo Lepidoptera yaitu serangga bersayap sisik, sisiknya itulah yang memberikan warna dan corak pada sayap. Ordo Lepidoptera dibagi kedalam dua kelompok besar yaitu subordo Heterocera (ngengat) dan subordo Rhopalocera (kupu). Kupu-kupu hanya bagian kecil yakni sekitar 10% dari 170.000 jenis Lepidoptera yang ada di dunia (Peggie dan Amir 2006).
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

RPP kelas 2 Tema 7 Sub Tema 1 Pembelajar

RPP kelas 2 Tema 7 Sub Tema 1 Pembelajar

3.1 Mengenal teks laporan sederhana tentang alam sekitar, hewan, dan tumbuhan serta jumlahnya dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman.

22 Baca lebih lajut

Manfaat pupuk organik cair docx

Manfaat pupuk organik cair docx

cangkang kepompong. Menurut penelitian, cairan basah yang menyelimuti kupu- kupu ketika baru keluar dari kepompong berfungsi untuk membantu pembesaran sayap dan tubuh kupu-kupu. Cairan tersebut disebut Hemolymph. Untuk pertama kalinya kupu-kupu akan merangkak ke atas dahan, agar tubuhnya mengering dan sayapnya bisa berfungsi dengan normal. Untuk menunjang pertumbuhannya kupu- kupu dewasa kan mencari bunga untuk menyerap sari atau nektar bunga pada siang hari. Perilaku kupu-kupu kupu kupu bergerombol via bio1091.blogspot.co.id kupu-kupu betina baru akan siap kawin setelah kurun waktu 5 sampai 6 hari sejak keluar dari kepompong. kupu-kupu hampir tidak pernah terlihat di malam hari karena memang mereka termasuk binatang yang hanya aktif pada siang hari. kupu-kupu hanya bisa terbang pada ketinggian sekitar 2 meter tergantung besar sayap yang dimiliki. Dalam mencari makan kupu-kupu akan terbang secara sendiri-sendiri. Apabila terlihat mereka sedang bergerombol terbang bersamaan. itu pertanda mereka akan memulai fase reproduksi. kupu-kupu jantan akan membuahi kupu- kupu betina, kemudian kupu-kupu betina akan bertelur di dedaunan, dan terulang
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN - Inventarisasi keanekaragaman spesies kupu-Kupu di kawasan Hutan Dalit Desa Benao Hulu Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara - Digital Library IAIN Palangka Raya

BAB III METODE PENELITIAN - Inventarisasi keanekaragaman spesies kupu-Kupu di kawasan Hutan Dalit Desa Benao Hulu Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara - Digital Library IAIN Palangka Raya

Setelah di identifikasi, kupu-kupu dibuat menjadi insektarium. Dalam pembuatan untuk pengkoleksiannya, kupu-kupu yang tertangkap di lapangan terlebih dahulu dimasukan ke dalam botol/toples yang telah diberi kapas yang dibasahi kloroform untuk melumpuhkan kupu-kupu, setelah itu kupu-kupu dimasukan kedalam kertas papilot sebelum dipindahkan kedalam kotak spesimen sebagai penampung kupu-kupu, ini

10 Baca lebih lajut

Media Pengetahuan Metamorfosis Kupu-Kupu dengan Adobe Flash

Media Pengetahuan Metamorfosis Kupu-Kupu dengan Adobe Flash

Banyak yang percaya bahwa kupu-kupu memiliki umur yang sangat singkat. Sebenarnya, kupu-kupu dewasa mampu hidup selama seminggu maupun hampir setahun tergantung pada spesiesnya. Kebanyakan spesies melalui tingkat larva yang agak lama, dan ada yang mampu menjadi dorman ketika dalam tingkat pupa atau telur agar dapat mengarungi musim dingin.

60 Baca lebih lajut

Proses Metamorfosis Kupu-Kupu

Proses Metamorfosis Kupu-Kupu

Fase pupa kalau dilihat dari luar seperti periode istirahat, padahal di dalam pupa terjadi proses pembentukan serangga yang sempurna. Pupa pada umumnya keras, halus dan berupa suatu struktur tanpa anggota tubuh. Pada umumnya pupa berwarna hijau, coklat atau warna sesuai dengan sekitarnya. (berkamuflase) . Pembentukan kupu-kupu di dalam pupa biasanya berlangsung selama 7 – 20 hari tergantung spesiesnya.

47 Baca lebih lajut

Analisis Kelembagaan Pemanfaatan Komersial Kupu Kupu di Daerah Penyangga Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan

Analisis Kelembagaan Pemanfaatan Komersial Kupu Kupu di Daerah Penyangga Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan

Terdapat sedikitnya 4 (empat) peraturan perundang-undangan yang mengatur pemanfaatan komersial satwa liar. Peraturan perundang-undangan tersebut belum efektif mengendalikan perilaku aparatur pemerintah maupun masyarakat dalam pemanfaatan komersial kupu-kupu di Kabupaten Maros, karena belum diimplementasikan secara keseluruhan oleh para pelaksana peraturan maupun oleh masyarakat pemanfaat sebagai kelompok sasaran. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman atas isi peraturan perundang-undangan, tidak ada ketentuan sanksi yang jelas bagi siapa-siapa yang tidak memiliki izin dan melakukan perdagangan satwa liar yang tidak dilindungi, sehingga menyebabkan aparatur di lapangan tidak melakukan tindakan dan memberikan sanksi atas pelanggaran yang terjadi. Isi Kepmenhut 447/2003 masih sangat umum dan menyangkut objek yang sangat luas, yaitu mencakup seluruh jenis tumbuhan dan satwa liar. Sementara pemanfaatan satwa liar kupu-kupu membutuhkan peraturan yang lebih detail, sebab satwa liar ini memiliki siklus hidup yang spesifik, dan memiliki musim perkembangbiakan. Substansi peraturan bila dilaksanakan menimbulkan biaya transaksi tinggi, mulai dari biaya informasi, pengawasan, penegakan peraturan, pengendalian para pihak, maupun biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh kelompok sasaran untuk memperoleh hak dalam pemanfaatan.
Baca lebih lanjut

111 Baca lebih lajut

KUPU-KUPU GIOK NGARAI SIANOK

KUPU-KUPU GIOK NGARAI SIANOK

hendak menerjang menyerang Pendekar 212. Namun melihat bagaimana pemuda berambut gondrong itu menghancurkan serangan si nenek dan di tanah kini tampak lobang besar, kuduknya jadi merinding. Dia berpikir dua kali untuk melanjutkan serangan. Sebaliknya lain halnya dengan Perwira Muda Teng Sien. Walau tidak mengerti ucapan orang namun dia menduga Wiro mengetahui dimana beradanya kupu- kupu giok. Maka begitu menghunus golok anggota pasukan Kerajaan Cina ini langsung menyerbu Wiro. Ilmu goloknya memang luar biasa. Sekait menggebrak dia telah kirimkan dua bacokan ke arah kepala,

110 Baca lebih lajut

TAMAN KUPU-KUPU DI BADUNG.

TAMAN KUPU-KUPU DI BADUNG.

Laporan Seminar Tugas Akhir 2 edukasi khususnya bagi generasi penerus yang ingin mengetahui berbagai jenis kupu-kupu dan memberikan pelajaran bagaimana pentingnya pelestarian alam untuk habitat hewan-hewan langka seperti kupu-kupu yang sudah jarang ditemukan di alam bebas. Di dalam taman kupu-kupu pengunjung bisa memperoleh informasi tentang bagaimana proses metamorfosis seekor kupu-kupu mulai dari bibit larva hingga tumbuh besar secara sempura.

44 Baca lebih lajut

BELAJARLAH PADA KUPU-KUPU

BELAJARLAH PADA KUPU-KUPU

Apa kaitan pernyataan ini dengan doktrin puasa dalam Islam? Tentu saja jawabnya bisa beragam. Tetapi, bagaimanapun juga ‘puasa’ tidak terlepas dari proses pendidikan yang dilalui oleh setiap muslim dalam semua aktivitas kehidupannya. Bahkan, setiap muslim harus melalui puasa-puasa dalam berbagai ragam aktivitasnya. Sebagai sang kupu-kupu ber metamorfosis untuk berproses secara alami secara berkesinambungan dalam meraih jati dirinya.

4 Baca lebih lajut

Pengelolaan Taman Kupu-Kupu di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maros Sulawesi Selatan

Pengelolaan Taman Kupu-Kupu di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Maros Sulawesi Selatan

Pengelolaan kesehatan dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu pencegahan dan penanggulangan. Saat ini cara yang dapat dipakai oleh Taman Kupu-Kupu TN Babul adalah pencegahan (Tabel 12). Fase larva merupakan fase paling rawan. Kulit yang lunak, pergerakan yang lamban membuat larva sulit menghindar dari parasitoid. Parasitoid hymenoptera merupakan parasitoid utama yang menyerang lepidoptera (Sutrisno dan Darmawan 20 11). Salah satu jenis dari ordo ini adalah Trichogramma sp. yang menyerang telur T. helena (Mardiana et al. 2001 diacu dalam Arifin 2004). Ukuran parasitoid ini sangat kecil. Selain itu terdapat juga parasitoid yang menyerang telur dan menghabiskan isinya seperti Ocengirtus sp. (Sihombing 1999). Tingkat mortalitas yang disebabkan oleh predator dapat mencapai 10% sedangkan serangan parasitoid akan membuat resiko kematian menjadi 80% (Sihombing 1999). Serangan bakteri akan menyebabkan kematian pada larva dengan ciri tubuh yang menghitam serta mengeluarkan cairan dengan bau busuk (Harberd 2005). Kematian yang disebabkan oleh virus biasanya tidak menampakkan gejala apapun (Harberd 2005).
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

KUPU KUPU SEBAGAI TEMA DALAM KARYA LUKIS

KUPU KUPU SEBAGAI TEMA DALAM KARYA LUKIS

Sekalipun demikian, biasanya kupu-kupu jantan harus menemukan betinanya dari tempat yang jauh. Kupu-kupu betina dapat dicirikan dari rupa maupun baunya. Pada antena kupu-kupu jantan terdapat alat pendeteksi yang dirancang khusus untuk mengenali bau betina. Tidak semua kupu-kupu jantan mengejar kupu-kupu betina. Beberapa jantan membangun wilayah untuk hinggap sambil menunggu lewatnya betina. Segera setelah kupu-kupu jantan dan betina saling bertemu, yang jantan mencumbu betinanya. Warna-warna cerah pada sayap kupu-kupu jantan mungkin memainkan peran dalam menarik betina. Selain itu kupu-kupu jantan juga mengeluarkan bau dari sisiknya yang disebut androkonia. Memang, seekor kupu-kupu jantan sering menggosok-gosok antena betina agar betina membaui bau khusus ini. Pola percumbuan bervariasi dari satu spesies ke spesies lainnya. Jantan akan berkepak menari-nari mengelilingi betina bahkan menubruknya. Keduanya kemudian akan mendarat dengan hati-hati di atas tumbuhan dan saling menggosokkan antenanya. Akhirnya keduanya kawin dan yang betina akan mencari tempat bertelur (Farndon, 2008: 18-19).
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

Bab 1 Belajar pada Kehidupan Fauna

Bab 1 Belajar pada Kehidupan Fauna

4) Dahulu kala di tengah-tengah hutan yang sangat lebat di atas bukit terdapat sebuah desa yang dihuni oleh beraneka ragam serangga. Mereka hidup tenteram, rukun, dan damai. Ada keluarga kupu-kupu yang tinggal di atas pohon. Pak Kumbang dan keluarganya tinggal di dalam sarang yang tergantung di dahan pohon besar. Kakek Cacing selalu membuat rumah di lubang tanah. Sekelompok semut hitam dan semut merah tinggal di sarangnya yang saling berdekatan dengan Bapak Laba-laba yang mempunyai rumah jaring. Ibu Kecoa menempati sebuah sepatu bot, sebuah sepatu bekas milik manusia yang telang terbuang.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Belajarlah Pada Kupu-kupu

Belajarlah Pada Kupu-kupu

Manusia, sesungguhnya sudah harus malu pada kupu-kupu, utamanya dalam hal berproses untuk menjadi yang terbaik. Banyak di antara mereka yang sudah tidak memiliki (atau mininal kurang memiliki) kesabaran dalam berproses untuk meraih cita- cita luhurnya. Bahkan dengan bangganya ada sebagian orang mempertontonkan hasil (perolehan) instannya kepada banyak orang, meskipun harus melalui jalan pintas yang penuh dengan lumuran ’dosa’. Korupsi dengan berbagai ragamnya seolah-olah telah menjadi ’budaya’ yang begitu dinikmati oleh banyak orang. Meminjam istilah Pak Anton Medan, dalam sebuah diskusi yang
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisis Puisi dan Prosa Secara Reseptif

Analisis Puisi dan Prosa Secara Reseptif

"Makanya, jangan sembarangan nangkep-nangkep hewan apa lagi kamu siksa kaya tadi. Di cabuti sayapnya. Bahkan dulu waktu Mama masih SMA, Mama sering nangkep kupu-kupu buat di teliti tapi sebelumnya di awetkan dulu. Dulu sih Mama semapt mikir kalau setiap tahunnya banyak yang buat penelitian tentang kupu-kupu terus kupu-kupu di buru nanti populasi kupu-kupunya bisa sedikit. Nanti di taman kita tidak ada kupu-kupu lagi" kata Mama

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...