Laboratorium Percontohan UPI

Top PDF Laboratorium Percontohan UPI:

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA GURU DI SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI BANDUNG.

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA GURU DI SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI BANDUNG.

This research entitled “The Effect of Emotional Intelligence towards Teachers’ Capability in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung”. Problem discussed in this research was centered to the importance of emotional intelligence to attain maximum capability. The research was conducted in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung by having all teachers in all subjects with teaching experience for at least a year as the subject. Problems intended to be solved by this research were: (a) The picture of teachers’ emotional intelligences in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung; (b) The picture of teachers’ capabilities in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung ; dan (c) The effects of teachers’ emotional intelligences towards teachers’ capability in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung. The objectives of this research were: (a) To find out the picture of teachers’ emotional intelligences in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung; (b)To figure out the picture of teachers’ capabilities in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung; dan (c) To discover the effect of teachers’ emotional intelligences towards teachers’ capability in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung. The research used qualitative approach by having descriptive as its method. Data collection was conducted by closed-questionnaire and documentation method. The population and sample were selected by considering empirical and theoretical evidence. Sample was taken by using non probability sampling – sampling jenuh technique where all members of population which were relatively small become the sample. According to the calculation using WMS (Weight Means Score) formula, it could be seen that the general picture of X variable (Emotional Intelligence) was in excellent category in which the average score was 4,01. It went hand in hand with the general picture of Y variable (Teacher’s Capability) which was in excellent category with 4,11 as the average score. The correlation coefficient (r xy ) analysis
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

KAMAMPUH SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI DINA NULIS NASKAH BIANTARA.

KAMAMPUH SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI DINA NULIS NASKAH BIANTARA.

Ku kituna saméméh siswa ngalakukeun prakték biantara, tés kamampuh nyieun naskah biantara téh penting dilakukeun pikeun siswa nya éta pikeun ngalatih sarta ngembangkeun kamampuh atawa kaparigelan siswa dina nulis pikeun ngébréhkeun gagasan basa anu pas sarta merenah. Siswa SMA tangtuna waé geus wanoh kana naon nu disebut biantara ku sabab kantos ningali atawa ngadéngé jalma nu keur biantara.siswa dipiharep mampuh nyieun naskah biantara sorangan. Dumasar hal éta panulis ngarasa kataji pikeun ngayakeun panalungtikan ngeunaan kamampuh siswa kelas X SMA Laboratorium Percontohan UPI dina nulis naskah biantara. Ku kituna ieu panaungtikan téh dibéré judul “Kamampuh Siswa Kelas X SMA Laboratorium Percontohan UPI dina Nulis Naskah Biantara ”.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERANALOGI SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA FILM DALAM PROSES PEMBELAJARAN SEJARAH :Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XI IPS 3 SMA Laboratorium Percontohan UPI.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERANALOGI SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA FILM DALAM PROSES PEMBELAJARAN SEJARAH :Penelitian Tindakan Kelas di Kelas XI IPS 3 SMA Laboratorium Percontohan UPI.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, kondisi awal dari kelas XI IPS 3 SMA Laboratorium Percontohan UPI ini mengalami berbagai permasalahan yang dapat diidentifikasi dari hasil observasi pembelajaran sejarah permasalahan-permasalahan tersebut timbul pada saat proses pembelajaran berlangsung, yaitu: Rendahnya pemahaman materi siswa, siswa yang tidak aktif dalam proses pembelajaran diakibatkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, rendahnya kedisiplinan dan motivasi belajar siswa, guru belum dapat memanfaatkan media pembelajaran dengan baik padahal siswa akan lebih bersemangat belajar dengan adanya penggunaan media. Media yang digunakannya pun harus sesuai dengan ketertarikan atau hobi dari siswa yang akan diajarkannya. Dengan pertimbangan tersebut maka peneliti memilih media film sebagai media yang akan dikembangkannya.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

PROFIL KONSEP DIRI (SELF CONCEPT) ANAK KELOMPOK B TK LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI : Penelitian Deskriptif pada TK Laboratorium Percontohan UPI Tahun Pelajaran 2014- 2015.

PROFIL KONSEP DIRI (SELF CONCEPT) ANAK KELOMPOK B TK LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI : Penelitian Deskriptif pada TK Laboratorium Percontohan UPI Tahun Pelajaran 2014- 2015.

The research was done with the purpose to obtain data about: (1) A general picture of the concept of self child group b (2) the efforts of teachers and obstacles encountered in instilling self-concept of children in group B (3) know the concept of self-evaluation and action kindergarten children in group B of Laboratory UPI. The method used is descriptive method. Instruments in the study was the observation of self-concept of children in group B, and B grade teacher interviews. Format observations were compiled and used with BB child assessment (undeveloped), MB (Start Developing), BSH (According Evolving Expectations). Subjects were as many as 16 children from kindergarten group B school UPI academic year 2014/2015. The self concept is an individual view of him and how individuals respond to other individuals perceive themselves. Conclusion The results of the study were all students kindergarten children in group B of Laboratory school UPI have a positive outlook on the physical, psychological, and attitude. Efforts made in the teachers instill a positiveself- concept in children kindergarten group B of Laboratory School UPI is through interpersonal communication between teachers and students. Constraints faced by teachers in instilling a positive self-concept of children in group B Kindergarten of Laboratory school UPI is attitude that can not be separated children from their parents, and attitude made him shy child can not socialize with her friends.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARATIF KOMPETENSI INTERPERSONAL REMAJA PENGGUNA DAN BUKAN PENGGUNA SMARTPHONE DI SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI.

STUDI KOMPARATIF KOMPETENSI INTERPERSONAL REMAJA PENGGUNA DAN BUKAN PENGGUNA SMARTPHONE DI SMA LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI.

This study aims to descibe (1) interpersonal competencies of smartphone users of adolescence, (2) interpersonal competencies of non smartphone users of adolescence, and (3) the difference between interpersonal competencies of smartphone and non smartphone users of adolescence. The research method used quantitative method with the type of comparative research. Primary data collection is used by distributing questionnaires constructed by the researcher based on the theory of Cavanagh and Levitov (2002). The sample was given to student of SMA Laboratorium Percontohan Universitas Pendidikan Indonesia. The result shows that both of smartphone and non smartphone users has average interpersonal competencies. The statistic method in this research used Mann Whitney U with score z -0.985 and probability 0.325 which is shows there are not differences between the interpersonal competencies of smartphone and non smartphone users. Based on these findings, the researcher recommend to the adolescence to increasing their interpersonal competencies, and for the school and the parents to facilitating and helping the adolescence or their children increasing their interpersonal competencies.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL UNTUK MENGEMBANGKAN KESADARAN GENDER SISWA : Studi Pra Eksperimen terhadap Siswa Kelas III SD Laboratorium Percontohan UPI Bandung Tahun Ajaran 2013/2014.

BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL UNTUK MENGEMBANGKAN KESADARAN GENDER SISWA : Studi Pra Eksperimen terhadap Siswa Kelas III SD Laboratorium Percontohan UPI Bandung Tahun Ajaran 2013/2014.

Pelaksanaan bimbingan pribadi sosial untuk mengembangkan kesadaran gender siswa secara klasikal memerlukan media belajar yang memadai agar materi yang disampaikan dapat tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu rekomendasi bagi pihak sekolah berdasarkan hasil penelitian mengenai bimbingan pribadi sosial untuk mengembangkan kesadaran gender siswa di kelas III SD Laboratorium Percontohan UPI Tahun Ajaran 2013/2014 diharapkan adanya penyediaan sarana dan prasarana yang lebih lengkap seperti penambahan jumlah infocus agar proses belajar siswa dapat berjalan secara optimal karena ditunjang oleh perlengkapan belajar yang lengkap.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

Pengaruh Situasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Iklim Komunikasi Organisasi Staff Karyawan Dan Pengajar Di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung

Pengaruh Situasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Iklim Komunikasi Organisasi Staff Karyawan Dan Pengajar Di SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT. Karena atas rahmat, hidayah, dan karunia-Nya, Akhirnya penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan skripsi ini dengan tepat waktu walaupun banyak halangan dan rintangan yang dialami. Skripsi ini berisikan tentang hasil penelitian yang berjudul Situasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Iklim Komunikasi Organisasi Staff Karyawan Dan Pengajar DI SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung. Penelitian ini dilakukan dari bulan Febuari Hingga Agustus 2015.

91 Baca lebih lajut

T BK 1402686 Chapter3

T BK 1402686 Chapter3

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu suatu pendekatan yang memungkinkan dilakukannya pencatatan dan analisis data hasil penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi-Eksperimen untuk mengembangkan self-control siswa kelas IV SD Laboratorium Percontohan UPI. Metode Quasi-Eksperimen pada penelitian ini menetapkan individu sebagai subjek penelitian tidak dipilih secara acak melainkan peneliti menerima subjek seadanya karena peneliti kurang memungkinkan untuk membentuk kelas yang baru dan karena intervensi yang diberikan bersifat bimbingan untuk semua. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent kontrol groups design (desain kelompok kontrol nonekuivalen), sebuah kelompok treatment dan sebuah kelompok pembanding (kontrol) diperbandingkan dengan menggunakan ukuran-ukuran pra-uji (prates) dan pasca uji (pascates). Adapun rancangan penelitian yang digunakan disajikan dalam table 3.1 berikut:
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S ADP 1006403 Abstract

S ADP 1006403 Abstract

This research entitled “The Effect of Emotional Intelligence towards Teachers’ Capability in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung”. Problem discussed in this research was centered to the importance of emotional intelligence to attain maximum capability. The research was conducted in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung by having all teachers in all subjects with teaching experience for at least a year as the subject. Problems intended to be solved by this research were: (a) The picture of teachers’ emotional intelligences in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung; (b) The picture of teachers’ capabilities in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung ; dan (c) The effects of teachers’ emotional intelligences towards teachers’ capability in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung. The objectives of this research were: (a) To find out the picture of teachers’ emotional intelligences in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung; (b)To figure out the picture of teachers’ capabilities in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung; dan (c) To discover the effect of teachers’ emotional intelligences towards teachers’ capability in SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung. The research used qualitative approach by having descriptive as its method. Data collection was conducted by closed-questionnaire and documentation method. The population and sample were selected by considering empirical and theoretical evidence. Sample was taken by using non probability sampling – sampling jenuh technique where all members of population which were relatively small become the sample. According to the calculation using WMS (Weight Means Score) formula, it could be seen that the general picture of X variable (Emotional Intelligence) was in excellent category in which the average score was 4,01. It went hand in hand with the general picture of Y variable (Teacher’s Capability) which was in excellent category with 4,11 as the average score. The correlation coefficient (r xy ) analysis
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

t bio 0909936 chapter3

t bio 0909936 chapter3

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber yaitu hasil observasi pembelajaran IPA dan hasil evaluasi pembelajaran di kelas 4 SD Laboratorium UPI sebanyak empat kali pertemuan, data dokumen yaitu RPP, LKS, dan buku ajar yang digunakan dalam pembelajaran IPA.

Baca lebih lajut

STANDAR PELAYANAN MINIMUM PENDIDIKAN : Studi Kasus Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah Laboratorium-Percontohan UPI Bandung.

STANDAR PELAYANAN MINIMUM PENDIDIKAN : Studi Kasus Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah Laboratorium-Percontohan UPI Bandung.

Mengingat pentingnya peran sarana dan prasarana pendidikan dalam menunjang proses pendidikan dan melihat fenomena yang muncul tentang perrmasalahan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan dasar di atas penulis berpendapat bahwa kualitas Sekolah Laboratorium-Percontohan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung perlu di evaluasi dan dikaji lebih dalam supaya dapat mengidentifikasi kunci kesuksesan standar minimum dari perencanaan, implementasi serta efektifitas pelaksanaan penyelenggaraan sarana prasarana pendidikannya. Dengan tujuan akhir hasil evaluasi dan pengkajian ini dapat dijadikan rujukan bagi penyelenggara pendidikan dalam menetapkan standar minimum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sarana prasarana pendidikan baik pada ruang lingkup persekolahan maupun pengambil kebijakan.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

S PPB 1005641 Abstract

S PPB 1005641 Abstract

This research is prompted by the phenomenon of aggressive behavior in adolescents, especially in high school students. Aggressive behavior ’s definition is individual’s tendency of activity as a response of inappropriate situation by attacking others physically and or verbally. This r esearch’s purpose s to know aggressive behavior’s profile of X Grade Students of SMA Laboratorium (Percontohan) UPI Academic Year 2014/2015 as a basis for the assertive training program to decrease students’ aggressive behavior. This research used quantitative approach with descriptive methods. The results of the study are: (1) generally, students’ aggressive behavior are in medium category, aggressive behavior is highly appear in verbal-passive- direct aggression; (2) students’ aggressive behavior profile as foundation of assertive training program in order to decrease students’ aggressive behavior. The program has been approved by experts and practitioner. Assertive training has five prosedures, which are identification target behavior, setting priorities for situations and behaviors, roleplaying the intances, reenactment, and transfer to real life situations. Counselor and further researchers can apply the assertive training program to decrease aggressive behavior in high school students.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S JEP 1102075 Chapter5

S JEP 1102075 Chapter5

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 30 siswa kelas VII SMP Laboratorium- Percontohan UPI Kampus Cibiru mengenai “ Efektivitas teknik permainan Write on Back dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jepang”, dapat ditarik kesimpulan bahwa:

Baca lebih lajut

PENERAPAN TEKNIK TRANSFORMASI CERPEN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA.

PENERAPAN TEKNIK TRANSFORMASI CERPEN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA.

dengan menggunakan teknik pembelajaran transformasi cerpen dan pada siswa kelas VIII SMP Laboratorium Percontohan UPI yang tidak menggunakan teknik pembelajaran transformasi cerpen Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kemampuan siswa dalam menulis sastra khususnya menulis naskah drama tergolong rendah karena kedua kelas mendapatkan nilai rata-rata masing-masing 61,67 untuk kelas eksperimen dan 66,22 untuk kelas kontrol yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Setelah menerapakan teknik transformasi cerpen dalam pembelajaran menulis naskah drama di kelas eksperimen, nilai rata-rata mengalami peningkatan menjadi 78,41 dan di kelas kontrol yang menggunakan metode berbeda juga mengalami peningkatan menjadi 73,59. Pembelajaran menggunakan teknik transformasi cerpen juga membuat siswa lebih apresiatif terhadap karya sastra dan mampu mengambil nilai moral yang terkandung dalam karya sastra. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, teknik transformasi cerpen efektif diterapkan dalam pembelajaran menulis naskah drama untuk siswa SMP kelas VIII.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

T PP 1302428 Bibliography

T PP 1302428 Bibliography

Melanjutkan ke SMP Negeri 2 Pabuaran lulus tahun 2006 dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dilanjutkan di SMA Negeri 1 Purwadadi lulus tahun 2009. Dengan motivasi dan harapan diri serta dukungan dari orang tua, akhirnya melanjutkan pendidikan ke jenjang Setrata Satu (S1) di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dengan Jurusan Hukum Pidana Islam pada tahun 2009-2013. Atas ijin Allah swt ketika menjadi mahasiswa seringkali diberikan kesempatan untuk mengajar. Diantaranya di Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Mardiyah Cileunyi Bandung (2010-2012), SDN Kencana Budaya (2013), SMPN 1 Purwadadi (2013-sekarang). Hal ini membuat diri ini tertarik dan cinta akan dunia pendidikan, cita-cita menjadi seorang yang mampu mendidik, membimbing, dan mengajar dengan baik menjadi motivasi yang kuat untuk melanjutkan ke bidang pendidikan. Dengan niat dan motivasi diri dan keluarga, akhirnya memberanikan diri untuk mendaftar ke jurusan Psikologi Pendidikan dan syukur ku panjatkan ke pada Allah SWT pada tahun 2013-sekarang berkesempatan menimba ilmu pengetahuan dan kehidupan di prodi Psikologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana UPI .
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S ADP 1200089 Abstract

S ADP 1200089 Abstract

This research aims to provide a description of the effectiveness of the implementations of professional teachers. The research method used is descriptive qualitative approach is exemplary. That is, the technique of data collection activities conducted throught interviews, observation, and study the ddocumentations. The source of the data from the teachers of SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung. Data were analyzed throught the process of reduction, the presentation of a false assertion or verification data and the validity of the data is done throught a test of credibility, transferability, dependability, and confirmability.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

t pk 049491 chapter3

t pk 049491 chapter3

yang terlalu besar, sementara dalam penelitian kualitatif, kedalaman observasi dan analisis cukup tinggi. Penerapan penetapan sampel secara purposif ini digunakan dengan dasar bahwa tujuan penelitian ini difokuskan pada deskripsi proses pembelajaran kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam di SMA Laboratorium-Percontohan Universitas Pendidikan Indonesia, oleh karenanya sampel purposif digunakan dengan tujuan lebih menspesifikasikan subyek penelitian pada spesifikasi subyek yang terlibat dalam proses pembelajaran kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam di sekolah tersebut, yaitu 34 orang siswa kelas X dan seorang guru PAI yang mengajar di kelas tersebut.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PROFIL PERILAKU AGRESIF REMAJA: studi deskriptif terhadap siswa kelas X SMA laboratorium (percontohan) UPI tahun ajaran 2014/2015.

PROFIL PERILAKU AGRESIF REMAJA: studi deskriptif terhadap siswa kelas X SMA laboratorium (percontohan) UPI tahun ajaran 2014/2015.

Latihan asertif merupakan serangkaian langkah yang dilakukan oleh peneliti selaku konselor sebanyak lima tahapan/sesi (mengidentifikasi target perilaku, menetapkan prioritas untuk situasi dan perilaku, memerankan situasi, pengulangan, dan memindahkan pada situasi nyata) dengan masing-masing tahapan berdurasi dua jam terhadap konseli yaitu satu kelompok siswa kelas X SMA Laboratorium (Percontohan) UPI tahun ajaran 2014/2015 dengan kategori perilaku agresif sedang, tinggi dan sangat tinggi yang bertujuan untuk mereduksi perilaku agresif untuk mencapai perilaku asertif. Perilaku asertif membuat individu bebas untuk memenuhi kebutuhan atau tujuannya dengan cara yang sesuai dengan tanggung jawab sosial. Individu asertif menjunjung hak orang lain dan juga hak dirinya sendiri, sikap asertif mencegah individu agar tidak melakukan hal yang merugikan diri sendiri dan pihak lain.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...