lay up

Top PDF lay up:

ERBEDAAN EFEKTIFITAS LATIHAN LAY UP DARI DEPAN MENGGUNAKAN LAY UP BANK SHOT DAN LAY UP TANPA BANK SHOT TERHADAP HASIL LAY UP SHOT DALAM PERMAINAN

ERBEDAAN EFEKTIFITAS LATIHAN LAY UP DARI DEPAN MENGGUNAKAN LAY UP BANK SHOT DAN LAY UP TANPA BANK SHOT TERHADAP HASIL LAY UP SHOT DALAM PERMAINAN

Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen latihan lay up dari depan dengan menggunakan lay up bank shot dan lay up tanpa bank shot untuk diketahui perbedaan pengaruhnya terhadap peningkatan kemampuan tembakan lay up dari depan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 1 Wonosobo. Secara keseluruhan kegiatan penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pertama adalah kegiatan pre test untuk mengetahui kemampuan awal sampel dan sekaligus digunakan untuk membagi sampel ke dalam 2 kelompok yaitu eksperimen I yang akan diberikan latihan lay up bank shot dan kelompok eksperimen II yang akan diberikan latihan lay up tanpa bank shot. Pada tahap selanjutnya diberikan program latihan tembakan lay up dari depan pada kedua kelompok sebanyak 14 kali pertemuan dan pada tahap akhir diadakan post test untuk mengukur kemampuan tembakan lay up dari depan dari sampel setelah mengikuti program latihan. Adapun deskripsi dari data hasil pre test dan post test serta pengujian hipotesis penelitian menggunakan rumus t test dapat disajikan sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN TEMBAKAN LAY UP DARI SISI KANAN MENGGUNAKAN METODE LATIHAN BERTAHAP DAN TIDAK BERTAHAP TERHADAP HASIL TEMBAKAN LAY UP PADA PESERTA PUTRA KLUB BOLABASKET EXITON KU 15 BANJARNEGARA

PENGARUH LATIHAN TEMBAKAN LAY UP DARI SISI KANAN MENGGUNAKAN METODE LATIHAN BERTAHAP DAN TIDAK BERTAHAP TERHADAP HASIL TEMBAKAN LAY UP PADA PESERTA PUTRA KLUB BOLABASKET EXITON KU 15 BANJARNEGARA

Terjadi data yang seimbang analisis yang digunakan adalah menggunakan t-test. Untuk mengetahui hasil penelitian tersebut dapat berjalan atau tidak setelah membandingkan t-hitung dengan t-tabel. Sesudah pembagian kelompok, siswa diberi latihan sesuai kelompoknya sebanyak 16 kali pertemuan. Tes akhir adalah tembakan lay up shot dari kanan, data tembakan yang masuk akan di hitung dengan M-S untuk mengetahui perbedaan mean antara pre test dan post test. Apabila data tersebut telah didapat, maka akan dicari nilai t dengan rumus t-test, untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test pada tembakan lay up shot dari kanan.
Baca lebih lanjut

108 Baca lebih lajut

2. Bahan Ajar Dasar Gerak Bola Basket dan Lay Up Shoot

2. Bahan Ajar Dasar Gerak Bola Basket dan Lay Up Shoot

Menurut Akros Abidin (1999: 59-65) ada tujuh teknik dasar melakukan tembakan dalam permainan bolabasket, yaitu: One hand set shoot (Tembakan satu tangan), Free throw (Tembakan bebas), Jump shoot (Tembakan melompat), Three point shoot (tembakan tiga angka), Hook shoot (Tembakan mengait), Lay up shoot , Runner (Lay up yang diperpanjang).

19 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLABASKET MODIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOT.

PENGARUH PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLABASKET MODIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOT.

Hasil belajar lay up shot yang akan dilihat pengaruhnya melalui pembelajaran pendidikan jasmani menggunakan pembelajaran bolabasket modifikasi dengan materi ajar basket. Oleh karena instrument memakai yang sudah ada, maka akan diuji kembali validitas dan realibilitasnya. Uji coba instrument dilakukan pada kelas yang tidak terpilih menjadi kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Setelah instrument diberikan pada kelompok tersebut, dilakukan dengan analisa uji validitas dan uji reliabilitas untuk mengetahui tingkat keterandalan atau kesahihan alat ukur.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS LAY UP SHOOT MENGGUNAKAN UNDERHEAD DAN OVERHEAD PADA SUDUT 45 DERAJAT TERHADAP KEMAMPUAN HASIL LAY UP SHOOT PADA PEMAIN BOLA BASKET PUTRA SMP N 3 BATANG TAHUN 2012

EFEKTIVITAS LAY UP SHOOT MENGGUNAKAN UNDERHEAD DAN OVERHEAD PADA SUDUT 45 DERAJAT TERHADAP KEMAMPUAN HASIL LAY UP SHOOT PADA PEMAIN BOLA BASKET PUTRA SMP N 3 BATANG TAHUN 2012

Menurut Imam Sodikun (1992: 8) bolabasket merupakan olahraga yang menggunakan bola besar, dimainkan dengan tangan. Bola boleh dioper (dilempar ke teman), boleh dipantulkan ke lantai (ditempat atau sambil berjalan) dan tujuannya adalah memasukkan bola ke basket lawan. Olahraga dilakukan oleh dua regu terdiri dari 5 pemain, setiap regu berusaha memasukkan bola ke keranjang lawan dan menjaga (mencegah) keranjangnya sendiri kemasukan sedikit mungkin. Dalam suatu kompetisi atau pertandingan, penguasaan teknik olahraga sangat penting terutama dalam penguasaan teknik dasar olahraga bolabasket. Penguasaan teknik dasar yang baik harus benar-benar dikuasai oleh seorang pemain bola basket. Pada teknik yang baik mendapatkan gerakan efektif dan efisien perlu didasarkan pada penguasaan teknik dasar yang baik. Teknik dasar dalam olahraga bolabasket dapat dibagi sebagai berikut:1) Teknik melempar dan menangkap;2) Teknik menggiring bola;3) Teknik menembak;4) Teknik gerakan berporos;5) Teknik tembakan lay up;6) Merayah (Imam Sodikun, 1992: 48).
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN PERSEPSI KINESTETIK TERHADAP HASIL TEMBAKAN LAY UP BOLABASKET

PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN PERSEPSI KINESTETIK TERHADAP HASIL TEMBAKAN LAY UP BOLABASKET

Tembakan lay up adalah tembakan yang sangat penting (mendasar) dalam permainan bolabasket. Tembakan lay up merupakan teknik dasar dalam permainan bolabasket namun sulit dipelajari, lebih-lebih untuk mahasiswa yang belum terampil. Upaya meningkatkan kemampuan tembakan lay up harus dilakukan latihan dengan menerapkan pendekatan pembelajaran yang baik dan tepat. Karenanya perlu dirancang sebuah pendekatan pembelajaran yang sesuai supaya mahasiswa mudah mempelajarinya, mengelola mahasiswa dan mengemas pendekatan pembelajaran dengan bahan ajar secara menarik yang bisa merangsang minat belajar mahasiswa dan mahasiswa tidak merasa jenuh. Agar pendekatan pembelajaran yang akan diterapkan dapat dirancang dengan baik, terlebih dahulu perlu dikaji faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tembakan lay up bolabasket perlu ditelusuri faktor penyebabnya. Dimana faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tembakan lay up bolabasket diperlukan unsur-unsur kondisi fisik seperti: kekuatan, kecepatan, kelenturan, keseimbangan, ketepatan, daya tahan, kelincahan, dan koordinasi.
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN LAY UP ANTARA PENGGUNAAN ALAT BANTU SIMPAI DAN PAPAN TOLAK TERHADAP KEMAMPUAN LAY UP SHOOT BOLA BASKET PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012/2013.

PENGARUH LATIHAN LAY UP ANTARA PENGGUNAAN ALAT BANTU SIMPAI DAN PAPAN TOLAK TERHADAP KEMAMPUAN LAY UP SHOOT BOLA BASKET PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012/2013.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) ada pengaruh latihan lay up shoot bola basket dengan alat bantu simpai. Dengan menggunakan alat bantu simpai menjadikan gerakan langkah lay up menjadi benar, sehingga dapat mendukung keberhasilan lay up shoot bola basket. (2) ada pengaruh latihan lay up shoot bola basket dengan alat bantu papan tolak. Dengan menggunakan alat bantu papan tolak menjadikan lompatan menjadi tinggi, sehingga dapat memasukan bola sedekat mungkin dengan ring basket. (3) ada perbedaan pengaruh lay up shoot bola basket antara penggunaan alat bantu simpai dan papan tolak. Dengan penggunaan alat bantu simpai dan papan tolak ternyata keduanya memberi pengaruh yang berbeda terhadap peningkatan lay up shoot bola basket. Karena kedua bentuk latihan tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda yang masing masing mempunyai kelebihan dan kelemahan. (4) penggunaan alat bantu simpai memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan lay up shoot bola basket. Karena dengan menggunakan alat bantu simpai, langkah lay up menjadi benar, sehingga dapat mendukung keberhasilan lay up shoot. Sedangkan penggunaan alat
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN URUTAN PEMBELAJARAN LAY UP SHOOT KE BOUNCE AND SHOOT DENGAN BOUNCE AND SHOOT KE LAY UP SHOOT TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN DALAM PERMAINAN BOLA BASKET.

PERBANDINGAN URUTAN PEMBELAJARAN LAY UP SHOOT KE BOUNCE AND SHOOT DENGAN BOUNCE AND SHOOT KE LAY UP SHOOT TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN DALAM PERMAINAN BOLA BASKET.

Tujuan penelitian ini adalah 1) ingin mengetahui berapa besar hasil pembelajaran permainan bola basket dari urutan lay up shoot ke bounce and shoot, 2) Ingin mengetahui berapa besar hasil pembelajaran permainan bola basket dari urutan bounce and shoot ke lay up shoot, 3) Ingin mengetahui manakah yang lebih besar hasil pembelajaran permainan bola basket dari kedua urutan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa/siswi ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Ciledug Kabupaten Cirebon sebanyak 16 siswa dengan menggunakan pre-test dan post-test design dan tes lay up shoot (basket per minute) sebagai instrumen penelitian. Analisis data yang dicari melalui rumus statistika karya Sudjana (2001) yaitu, rata-rata kelompok 1 sebesar 4,62 dengan simpangan baku 1,68 dan rata-rata kelompok 2 sebesar 4,25 dengan simpangan baku 1,75, selanjutnya hasil pengujian normalitas lilliefors kedua kelompok berdistribusi normal, dan setelah dilakukan penghitungan uji t menunjukan perbedaan peningkatan hasil latihan kedua kelompok. Dengan demikian kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua bentuk latihan tersebut dapat meningkatkan hasil pembelajaran dalam permainan bola basket tetapi pemberian urutan lay up shoot ke bounce and shoot lebih dapat meningkatkan hasil pembelajaran dalam permainan bola basket dibandingkan dengan pemberian urutan bounce and shoot ke lay up shoot.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

PENGARUH HASIL LATIHAN LAY UP OPERAN TEMAN DENGAN BOUNCE PASS DAN OVER HEAD PASS TERHADAP KEMAMPUAN LAY UP SHOT DARI SISI KANAN PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMP NEGERI 3 BATANG 2010/2011.

PENGARUH HASIL LATIHAN LAY UP OPERAN TEMAN DENGAN BOUNCE PASS DAN OVER HEAD PASS TERHADAP KEMAMPUAN LAY UP SHOT DARI SISI KANAN PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMP NEGERI 3 BATANG 2010/2011.

Hasil analisis dari gerakan lay up ternyata lebih kompleks di banding dengan hanya meloncat. Gerakan lay up tediri dari lari, lompat, dan menembak., ataubisa berasal dari menggiring, menangkap bola sambil melompat, melangkah, melangkah, dan menembak. Sebab tembakan lay up ini dilakukan dengan rangkaian langkah kaki untuk memperpendek jarak dengan ring. Lay up shot dapat dilakukan dari sisi kanan, sisi kiri dan sisi depan dari lapangan lawan, Yang perlu diperhatikan dalam melakukan teknik tembakan lay up adalah sudut yang dihasilkan oleh langkah terakhir yang biasanya berkisar antara 45 ˚ -60 ˚ dan dari sisi terbesar. Oleh karena itu dari penjelasan di atas maka pelaksanan tembakan lay up yang dilaksanakan serta yang diteliti penulis hanya dari sebelah kanan.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

PERBEDAAN LAY UP SHOOT DENGAN TAMBAHAN LATIHAN DOUBLE LEG HOP PROGRESSION DAN LOMPAT KIJANG TERHADAP JARAK LOMPAT DAN HASIL LAY UP SHOOT DI EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMA NEGERI 2 TEMANGGUNG 2013

PERBEDAAN LAY UP SHOOT DENGAN TAMBAHAN LATIHAN DOUBLE LEG HOP PROGRESSION DAN LOMPAT KIJANG TERHADAP JARAK LOMPAT DAN HASIL LAY UP SHOOT DI EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMA NEGERI 2 TEMANGGUNG 2013

Dalam bab IV ini akan dipaparkan tentang hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan, analisis data beserta pembahasannya. Setelah melakukan penelitian pada siswa putra ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 2 Temanggung tahun 2013 mengenai pengaruh latihan tambahan pliometrik double-leg hop progression danl lompat kijang terhadap jarak lompat dan hasil lay up shoot, maka diadakan tes untuk mengetahui peningkatan keterampilan melakukan lay up shoot. Hasil penelitian akan disajikan dalam bentuk data deskriptif dan perhitungan t-test. Berikut merupakan hasil penelitian pengaruh latihan tambahan double-leg hop progression dan lompat kijang terhadap jarak lompat dan hasil lay up shoot. 4.1.1 Deskripsi Data
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

Reducing Cycle Time To Improve Productivity In Lay-Up Process At Aerospace Company.

Reducing Cycle Time To Improve Productivity In Lay-Up Process At Aerospace Company.

This research is about the reducing of cycle time to increase the productivity in the lay-up process in the Composite Technology Research Malaysia (CTRM) Sdn Bhd aerospace industry. The selected manufacturing company for this study is a composite fibre for aerospace product industry . This company is one of the composite fibre for aerospace product in Malaysia. Refering to ishikawa, analysis the serious factor for increasing productivity is on cycle time and layout where the process is conducted. Hence the aims of the research is to study the process cycle time based on current standard operating procedure (SOP) of the lay-up process. Through the current cycle time the value added and non-value added activity can be determined and the improvement done by using lean tool and technique in order to reduce the cycle time. Using the Witness simulation software the result show that by utilize the work station from two workstation become three workstation it can increase productivity 25%. The total cycle time also can be improve by 13.4% without any non-value added cost.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Lay up Shoot Skill of FIK UNP Students: Experimental Study of Teaching Method and Learning Motivation Toward Lay up Shoot Skill of FIK UNP Students - Universitas Negeri Padang Repository

Lay up Shoot Skill of FIK UNP Students: Experimental Study of Teaching Method and Learning Motivation Toward Lay up Shoot Skill of FIK UNP Students - Universitas Negeri Padang Repository

Based on the findings above, cooperative learning method influences students’ lay up shoot skill. Hence, there should endeavor to increase students’ lay up shoot skill in basketball through learning model such as: first, the students work independently by collecting information from several sources about lay up shoot skill and by learning from other students. Second, the students can express their idea verbally and discuss it to other students. Third, the learning method can promote students to respect each other and to realize their own limitation and accept the differences among group member. Fourth, the learning model improves students’ responsibility during learning process. Fifth, this learning model is effective to improve students’ skill as well as th eir social interaction and their positive interpersonal relationship. Sixth, it can promote students’ ability to analyze their own idea and comprehension and to give feedback. The students encourage to solve the problem without feeling afraid because it is the responsibility of the group. Seventh, the interaction in cooperative method stimulates the students to think and to be more motivated which will be beneficial for their long-term education.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

TINGKAT KEMAMPUAN LAY UP SHOOT PADA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLABASKET DI SMK LEONARDO KLATEN.

TINGKAT KEMAMPUAN LAY UP SHOOT PADA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLABASKET DI SMK LEONARDO KLATEN.

Nuril Ahmadi (2007: 18) usaha memasukan bola ke keranjang diistilahkan dengan shooting, dapat dilakukan dengan satu tangan, dua tangan, dan lay up. Berdasarkan Perbasi (2010:18) tembakan lay up adalah ketika bola dilesatkan dari bawah masuk ke dalam keranjang lawan dengan satu atau kedua tangan. Dalam situasi persaingan, jenis tembakan ini harus biasa dilakukan pemain baik dengan tangan kanan maupun kiri. Tembakan lay up adalah tembakan yang paling efektif, sebab dilakukan dari jarak yang sedekat-dekatnya dengan ring basket yaitu dengan lay up membelakangi ring basket, lay up under basket (dibawah ring basket), lay uphook dan lay up jump hook, cara lain yang bisa dijadikan pilihan selain lay up biasa (Jon Oliver, 2007: 16). Lay up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

PENGARUH MELATIH PENDEKATAN TAKTIS DENGAN PENDEKATAN TRADISIONAL TERHADAP PENGUASAAN LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET.

PENGARUH MELATIH PENDEKATAN TAKTIS DENGAN PENDEKATAN TRADISIONAL TERHADAP PENGUASAAN LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET.

Menurut Jon Oliver, (2007:vi) yang diterjemahkan oleh Pakar Raya bahwa : „ Keterampilan – keterampilan perseorangan seperti tembakan, passing, dribble, dan rebound, serta kerja tim untuk menyerang atau bertahan, adalah prasyarat agar berhasil dalam memainkan olahraga ini ‟ . Apabila seorang individu atau pemain dapat menguasai teknik tersebut, maka dapat dikombinasikan dengan gerakan operan (passing), menggiring bola (dribbling), dan diakhiri dengan melakukan shooting atau tembakan untuk mencetak poin. Dalam hal ini kebutuhan teknik yang dibutuhkan pada setiap individu dalam pola penyerangan antara lain adalah teknik shooting atau tembakan. Seperti yang dijelaskan Kosasih (2006 : 46) “ Shooting adalah kemampuan dasar bolabasket yang paling dikenal dan paling digemari karena hampir setiap pemain pasti mempunyai naluri untuk mencetak poin ” . Adapun beberapa jenis tembakan dalam permainan bolabasket menurut Kosasih (2006 : 50- 52) antara lain : “ Lay up, set and jump shoot. Free throw, three point shoot, hook shoot.” , untuk bisa menguasai teknik yang baik, maka dibutuhkan latihan yang memadai agar atlet bisa menguasai teknik secara sempurna.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN GAYA MENGAJAR DAN KEMAMPUAN MOTORIK TERHADAP HASIL KETERAMPILAN LAY UP SHOOT PADA PERMAINAN BOLABASKET.

PERBANDINGAN GAYA MENGAJAR DAN KEMAMPUAN MOTORIK TERHADAP HASIL KETERAMPILAN LAY UP SHOOT PADA PERMAINAN BOLABASKET.

Urgenitas dari permasalahan pengaruh gaya mengajar resiprokal dan gaya mengajar divergen terhadap keterampilan lay up shoot dalam permainan bolabasket, yaitu gaya mengajar mana yang cocok diterapkan untuk keterampilan lay up shoot agar tercapainya tujuan proses pembelajaran tersebut, sehingga penulis mencari manakah gaya mengajar yang cocok untuk di terapkan baik siswa yang kemampuan motoriknya tinggi ataupun rendah, untuk melakukan keterampilan lay up shoot yang baik dan benar. Dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani gaya mengajar resiprokal dan gaya mengajar divergen merupakan gaya mengajar yang paling efektif diterapkan dalam mengajar penjas.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN TINGGI LONCATAN DENGAN HASIL LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET.

HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN TINGGI LONCATAN DENGAN HASIL LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET.

 Pelaksanaan : atlet coba berada dalam posisi berdiri rileks dibelakang garis daerah tembakan jarak dua angka dari sebelah kanan atau kiri ring basket. Setelah sampel berdiri pada garis yang ditentukan yaitu disalah satu sisi baik kanan maupun kiri dengan ketentuan 5x5 meter, sampel dipersilahkan mencoba satu kali dari sebelah kiri atau kanan. Ketika mendengar peluit, sampel mencoba menuju bola yang disiapkan pada sebuah bangku (dari sebelah kiri dan kanan), kemudian mencoba melakukan lay up shoot , lalu sampel kembali ketempat awal, selanjutnya sampel coba berlari menuju sisi lainnya baik arah kanan maupun kiri secara bergantian secara bergantian selama 30 detik dan atlet malakukannya sebanyak 4x. nilai yang dihitung jika masuk mendapatkan poin satu jika gagal maka nol atau dianulir, tetapi harus sesuai dengan peraturan bola basket saat melakukan lay up shoot.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

KETERAMPILAN LAY UP SHOOT SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET SMP NEGERI 2 DEPOK.

KETERAMPILAN LAY UP SHOOT SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET SMP NEGERI 2 DEPOK.

Setelah menguasai ketiga teknik dalam bolabasket, maka ada satu teknik yang tidak boleh kita lewatkan, yaitu teknik shooting atau menembak. Ya, karena apabila kita sudah hebat menguasai bola, menggiring bola, umpan, menipu lawan, tapi tidak dapat shooting dengan baik, maka tim pasti akan kalah, karena tidak bisa mendapatkan poin. Untuk itu, menguasai teknik shooting sangatlah penting. Untuk mencetak poin, kita dapat melakukan dengan beberapa teknik shooting , yaitu: jump shoot , lay up , set shoot , hook shoot dan semua macam gerakan dengan upaya memasukkan bola ke dalam ring ( Kuasai 5 Teknik Dasar Perminan Bolabasket Untuk menjadi pemain Profesional . Jakarta. Suherlin, 2015).
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRITERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET DI SMPN 40 BANDUNG - repository UPI S JKR 0900195 Title

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRITERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET DI SMPN 40 BANDUNG - repository UPI S JKR 0900195 Title

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRITERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET DI SMPN 40 BANDUNG SKRIPSI DiajukanuntukMemenuhiSebagiandariSyaratuntukMemperoleh[r]

3 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDEKATAN PERMAINAN LOMPAT TERHADAP HASIL LAY UP SHOOT MELALUI PAPAN PANTUL PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET DI MAN YOGYAKARTA 2.

PENGARUH PENDEKATAN PERMAINAN LOMPAT TERHADAP HASIL LAY UP SHOOT MELALUI PAPAN PANTUL PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLABASKET DI MAN YOGYAKARTA 2.

Hasillay up shoot kanan dan lay up shoot kiri melalui papan pantul peserta ekstrakurikuler bolabasket MAN Yogyakarta 2 tergolong rendah, dikarenakan peserta kurang melakukan lompatan yang tinggi ke arah ring basket, kurang mengambil sudut yang memudahkan untuk memasukan bola ke ring basket, dan masih banyak gerakan yang salah saat melakukan lay up shoot. Pada peserta ekstrakurikuler bolabasket MAN Yogyakarta 2 Tahun Ajaran 2014/2015 penelitian ini dilakukan, dengan memberikan perlakuan permainan lompat yang dilakukan selama 16 sesi, ternyataa cara tersebut memberikan pengaruh terhadap hasillay up shoot kanan dan lay up shoot kiri melalui papan pantul. Hal ini diketahui setelah dilakukan eksperimen , ternyata terjadi peningkatan hasillay up shoot kanan sebesar 1.25 atau 28.40% dan lay up shoot kiri sebesar 1.25 atau 36.23%. Peningkatan yang dihasilkan dari perlakuan pendekatan permainan lompat ini belum begitu besar dikarenakan belum maksimalnya waktu untuk berlatih.
Baca lebih lanjut

149 Baca lebih lajut

Show all 5949 documents...