Limbah Abu Sekam Padi

Top PDF Limbah Abu Sekam Padi:

SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT 13X DARI LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SAMPAH ALUMINIUM FOIL.

SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT 13X DARI LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SAMPAH ALUMINIUM FOIL.

Berdasarkan uraian diatas maka perlu dilakukan penanganan masalah limbah abu sekam padi dan sampah aluminium foil sehingga tidak mencemari lingkungan dan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari limbah tersebut. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yan g berjudul : “ Sintesis dan Karakterisasi Zeolit 13X dari Limbah Abu Sekam Padi dan Sampah Aluminium Foil”.

20 Baca lebih lajut

SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT 4A DARI LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SAMPAH ALUMINIUM FOIL.

SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT 4A DARI LIMBAH ABU SEKAM PADI DAN SAMPAH ALUMINIUM FOIL.

Penelitian sintesis dan karakterisasi zeolit 4A dari limbah abu sekam padi dan sampah aluminium foil dijelaskan dalam skripsi ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komposisi abu sekam padi dan sampah aluminium foil yang paling optimum dalam sintesis zeolit 4A dan mengetahui pengaruh penambahan sampah aluminium foil, NaOH dan variasi suhu terhadap kristalinitas zeolit hasil sintesis. Bahan dasar yang digunakan pada penelitian ini adalah sekam padi dan sampah aluminium foil bungkus susu bubuk yang berasal dari Kabupaten Deli Serdang. Sebelum digunakan abu sekam padi terlebih dahulu diberi perlakuan pemisahan secara magnetik hingga diperoleh abu sekam padi non magnetik, sedangkan sampah aluminium foil setelah dibersihkan, dipotong hingga menjadi potongan potongan kecil. Sintesis zeolit 4A dilakukan dengan metode hidrotermal yaitu mereaksikan sebanyak 5 g abu sekam padi non magnetik dengan variasi penambahan NaOH (14,5; 11,6; 9,7) g dalam akubides dengan variasi penambahan sampah aluminium foil (2,66;2, 2,12; 1,77) g. Reaksi ini dilakukan pada temperatur ruang selama 10 jam dengan perlakuan pengadukan pada kecepatan 600 rpm. Untuk menstabilkan reaksi yang terjadi maka sampel ini didiamkan kembali selama 1 malam pada suhu ruang. Kemudian hasilnya dilakukan untuk pembentukan gel pada suhu 70 o C selama 3 jam yang ditambahkan Na 2 EDTA sebanyak 1 g untuk menghasilkan kristalinitas zeolit yang
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Kajian Pemanfaatan Limbah Abu Sekam Padi Hitam Sebagai Pengisi Komposit Poliester

Kajian Pemanfaatan Limbah Abu Sekam Padi Hitam Sebagai Pengisi Komposit Poliester

Abu sekam padi terdiri dari dua bagian yakni abu sekam padi hitam dan putih. Abu sekam padi putih memiliki senyawa silika yang sangat banyak mencapai 90% dan bisa digunakan sebagai bahan pengisi. Abu sekam padi biasanya hanya dimanfaatkan sebagai pupuk, sebagai abu pencuci piring, dibuang atau dibiarkan saja tertimbun di atas tanah. Pada penelitian-penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti abu sekam padi jika dimanfaatkan sebagai filler komposit dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan dapat menaikkan nilai dari abu sekam padi itu sendiri. Sedangkan abu sekam padi hitam selama ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Umumnya abu sekam padi hitam ini hanya dibuang saja tanpa diolah kembali dan menjadi limbah dilingkungan sekitarnya [5].
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

[24] Mega, Febe S.K, Lukman Atmaja, Ph.D. 2012. Pengaruh Katalis Zinc Acetate Dihydrate Pada Daur Ulang Limbah Polietilen Tereflatat (PET ) . Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Sekam dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri, pakan ternak dan energi atau bahan bakar. Dari proses penggilingan padi biasanya diperoleh sekam sekitar 20-30%, dedak antara 8- 12% dan beras giling antara 50-63,5% data bobot awal gabah. Sekam dengan persentase yang tinggi tersebut dapat menimbulkan problem lingkungan [29]. Ditinjau data komposisi kimiawi, sekam mengandung beberapa unsur kimia penting seperti dapat dilihat pada tabel 2.1 berikut.

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi sampah botol plastik yang tidak ter- biodegradable dan untuk mendapatkan komposisi pengisi abu sekam padi dan sekam padi di dalam komposit hibrid LBPKM serta pengaruh penambahan gliserol sebagai plasticizer dalam menghasilkan sifat mekanik seperti kekuatan tarik (tensile strength), kekuatan lentur (flexural strength), kekuatan bentur (impact strength), serta penyerapan air (water absorption) yang terbaik dan di dukung oleh analisa scanning electron microscopy (SEM) dan karakteristik Fourier Transform Infra-Red (FTIR) . Komposit hibrid dibuat menggunakan ektruder pada temperatur 265 o C dengan mencampurkan limbah botol plastik kemasan minuman dengan pengisi sekam padi dan abu sekam padi pada ukuran partikel sekam padi dan abu sekam padi 100 mesh dengan rasio antara matriks dan pengisi 95/5, 90/10 dan 85/15 (b/b) serta ditambahkan gliserol sebagai plasticizer sebanyak 3% dari volume LBPKM pada masing-masing rasio, kemudian di hotpress pada temperatur 265 o C selama 5 menit . Dari karakteristik FT-IR diketahui terdapat gugus O-H, C-H, C=O, dan C-O-C yang menandakan telah terjadinya interaksi antara matriks dengan pengisi . Hasil pengujian sifat-sifat mekanik menunjukkan bahwa LBPKM-abu sekam padi dan sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 diperoleh kekuatan tarik maksimum sebesar 2,717 MPa, nilai modulus Young sebesar 98.964 MPa, pemanjangan pada saat putus sebesar 2,603%, nilai kekuatan lentur diperoleh sebesar 6,619 MPa, nilai kekuatan bentur diperoleh sebesar 1776,4 J/m 2 . Hasil analisa SEM pada komposit hibrid LBPKM-abu sekam padi-sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 menunjukkan penyebaran pengisi yang merata pada permukaan matriks. Hasil uji penyerapan air yang paling tinggi terjadi pada rasio 85/15 dengan penyerapan air sebesar 4,378%.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi sampah botol plastik yang tidak ter- biodegradable dan untuk mendapatkan komposisi pengisi abu sekam padi dan sekam padi di dalam komposit hibrid LBPKM serta pengaruh penambahan gliserol sebagai plasticizer dalam menghasilkan sifat mekanik seperti kekuatan tarik (tensile strength), kekuatan lentur (flexural strength), kekuatan bentur (impact strength), serta penyerapan air (water absorption) yang terbaik dan di dukung oleh analisa scanning electron microscopy (SEM) dan karakteristik Fourier Transform Infra-Red (FTIR) . Komposit hibrid dibuat menggunakan ektruder pada temperatur 265 o C dengan mencampurkan limbah botol plastik kemasan minuman dengan pengisi sekam padi dan abu sekam padi pada ukuran partikel sekam padi dan abu sekam padi 100 mesh dengan rasio antara matriks dan pengisi 95/5, 90/10 dan 85/15 (b/b) serta ditambahkan gliserol sebagai plasticizer sebanyak 3% dari volume LBPKM pada masing-masing rasio, kemudian di hotpress pada temperatur 265 o C selama 5 menit . Dari karakteristik FT-IR diketahui terdapat gugus O-H, C-H, C=O, dan C-O-C yang menandakan telah terjadinya interaksi antara matriks dengan pengisi . Hasil pengujian sifat-sifat mekanik menunjukkan bahwa LBPKM-abu sekam padi dan sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 diperoleh kekuatan tarik maksimum sebesar 2,717 MPa, nilai modulus Young sebesar 98.964 MPa, pemanjangan pada saat putus sebesar 2,603%, nilai kekuatan lentur diperoleh sebesar 6,619 MPa, nilai kekuatan bentur diperoleh sebesar 1776,4 J/m 2 . Hasil analisa SEM pada komposit hibrid LBPKM-abu sekam padi-sekam padi dengan penambahan gliserol pada rasio 95/5 menunjukkan penyebaran pengisi yang merata pada permukaan matriks. Hasil uji penyerapan air yang paling tinggi terjadi pada rasio 85/15 dengan penyerapan air sebesar 4,378%.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Padi merupakan produk utama pertanian di negara-negara agraris, termasuk Indonesia. Sekam padi merupakan produk samping yang melimpah dari hasil penggilingan padi, dan selama ini hanya digunakan sebagai bahan bakar untuk pembakaran batu merah, pembakaran untuk memasak atau dibuang begitu saja. Penanganan sekam padi yang kurang tepat akan menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Dari hasil penelitian sebelumnya telah dilaporkan bahwa sekitar 20 % dari berat padi adalah sekam padi, dan bervariasi dari 13 sampai 29 % dari komposisi sekam adalah abu sekam yang selalu dihasilkan setiap kali sekam dibakar. Nilai paling umum kandungan silika (SiO 2 ) dalam abu sekam padi adalah 94 – 96 % dan
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman Dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer

C.7 HASIL KOMPOSIT HIBRID DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL SEBAGAI PLASTICIZER Gambar C.7 Hasil Komposit Hibrid dengan Penambahan Gliserol Sebagai Plasticizer C.8 ALAT UNIVERSAL TESTING MAC[r]

15 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Pengaruh Komposisi Limbah Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sebagai Pengisi Komposit Hibrid Limbah Botol Plastik Kemasan Minuman

Pemanfaatan papan partikel/komposit dapat digunakan dalam komponen bahan bangunan rumah, peredam panas, dan tempat penyimpanan, seperti untuk membuat meja, ceiling, cold strorage maupun fire wall. Dalam penelitian ini, produk berupa papan komposit berpengisi sekam padi dan abu sekam padi dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan furnitur (perabotan rumah tangga) berupa meja, laci, lemari dan lain-lain.

20 Baca lebih lajut

PENGARUH SUBTITUSI SEBAGIAN SEMEN DENGAN VARIASI KOMPOSISI ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-300 - POLSRI REPOSITORY

PENGARUH SUBTITUSI SEBAGIAN SEMEN DENGAN VARIASI KOMPOSISI ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-300 - POLSRI REPOSITORY

Abu sekam padi sebagai limbah pembakaran sekam padi yang mempunyai sifat pozolan dan mengandung silika yang sangat menonjol, bila unsur ini dicampur dengan semen akan menghasilkan kekuatan yang lebih tinggi (Ika Bali, Agus Prakoso. 2002). Abu sekam padi mengandung senyawa silica (SiO2) sebesar 88,92 % sehingga dapat digolongkan sebagai pozzollan (Dharma Putra, 2006). Abu sekam padi ini termasuk kedalam bahan tambah mineral (additive)yang mengandung pozzolan.

25 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Dregs Sebagai Bahan Baku Pembuatan Keramik Dengan Variasi Kaolin Dan Abu Sekam Padi.

Pemanfaatan Dregs Sebagai Bahan Baku Pembuatan Keramik Dengan Variasi Kaolin Dan Abu Sekam Padi.

Dilihat dari komposisinya, limbah padat dregs adalah bahan yang kaya akan karbon karena tidak bereaksi, sehingga pada saat pembakaran, sampel dengan komposisi limbahnya cukup besar, akan cepat terbakar atau menguap. Persentase kaolin yang kecil dapat mengakibatkan kaolin tidak mampu berperan sebagai pengikat. Selain komposisi, suhu pembakaran juga mempengaruhi terbentuknya keramik. Tidak tercapainya suhu sinter dan waktu pembakaran yang terlalu singkat membuat proses sintering tidak terjadi secara maksimal.

61 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Komposisi Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Komposisi Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi

Kadmium (Cd) adalah logam putih keperakan, yang dapat ditempa, lunak dan tahan korosi. Kadmium melebur pada 321 0 C dan melarut dengan lambat dalam asam encer dengan melepaskan hidrogen (disebabkan oleh adanya potensial elektodanya yang negatif) (Vogel,1984). Kadmium merupakan logam transisi. Oleh karena sifat-sifatnya kadmium banyak dipakai sebagai stabilizer dalam pembuatan polyvinilclorida. Dimasa silam kadmium malah digunakan dalam pengobatan syphilis dan malaria. Kadmium didapat pada limbah berbagai jenis pertambangan logam yang tercampur kadmium seperti timah hitam, dan seng. Dengan demikian, kadmium dapat ditemukan di dalam perairan baik di dalam sedimen maupun di dalam penyediaan air minum (Cooke, 1977).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Perbaikan Sifat Mekanis Batu Bata Tanpa Dibakar dengan Campuran Limbah Karbit dan Abu Sekam Padi | Andre | Jurnal Semesta Teknika 724 2223 1 SM

Perbaikan Sifat Mekanis Batu Bata Tanpa Dibakar dengan Campuran Limbah Karbit dan Abu Sekam Padi | Andre | Jurnal Semesta Teknika 724 2223 1 SM

Pembuatan benda uji dilakukan dengan cara mencampurkan tanah lempung dengan bahan aditif , yaitu limbah karbit dan abu sekam padi sesuai dengan kadar campuran yang telah ditentukan. Kemudian campuran diaduk sampai warnanya merata, dan ditambah air hingga mencapai kadar air optimum. Selanjutnya campuran dimasukkan ke dalam alat pencetakan dan dilakukan penekanan sekaligus penggetaran sebesar ± 200 Kg/cm 2 .

9 Baca lebih lajut

STUDI KEKUATAN PAVING BLOCK PASCA PEMBAKARAN MENGGUNAKAN MATERIAL TANAH LEMPUNG DAN SEMEN SERTA ABU SEKAM PADI UNTUK JALAN LINGKUNGAN.

STUDI KEKUATAN PAVING BLOCK PASCA PEMBAKARAN MENGGUNAKAN MATERIAL TANAH LEMPUNG DAN SEMEN SERTA ABU SEKAM PADI UNTUK JALAN LINGKUNGAN.

Seiring dengan kemajuan perkembangan zaman maka berbanding lurus dengan pembangunan sarana dan prasarana umum salah satunya yaitu transportasi darat khusunya perkerasan jalan. Salah satu dari sarana transportasi yang sudah lazim digunakan dalam perkerasan jalan yaitu paving block. Paving block terbuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolisis sejenis, air, dan agregat dengan atau tanpa bahan lainnya. Akan tetapi, penggunaan material tersebut membuat harga produksi menjadi mahal. Untuk itu, pada penelitian ini proses pembuatan paving block akan dicoba menggunakan bahan alternatif berupa campuran tanah dengan bahan additive abu sekam padi yang berasal dari limbah pembakaran batang padi yang dikombinasikan dengan semen portland.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

sintesis zeolit dari abu sekam padi

sintesis zeolit dari abu sekam padi

Pemanfaatan sekam padi masih sangat terbatas sebagai pakan ternak, bahan pembakar bata merah, campuran pembuatan batu bata, bahan baku dalam pembuatan keramik atau dibuang begitu saja. Sekam padi sebenarnya bisa digunakan sebagai penyerap (adsorben), pulp, selulosa, pupuk, media tanaman hidroponik, dan silika. Dalam industri batu bata atau genteng yang menggunakan sekam padi sebagai bahan bakar akan dihasilkan abu dari sekam padi sebagai limbah kedua. Kadar abu sekitar 13,16% - 35% berat dari sekam yang dibakar (Soenardjo dkk, 1991). Pemanfaatan limbah abu ini masih sangat kecil, hanya digunakan sebagai abu gosok, padahal dengan kandungan silika mencapai 86,9% - 97,8% dalam keadaan kering, abu tersebut mempunyai potensi menjadi material baru yang lebih bermanfaat, misalnya zeolit sintesis (Soenardjo dkk, 1991). Berdasarkan komposisi tersebut, abu sekam padi merupakan sumber SiO 2 yang
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

D3 TS 0906821 Chapter1

D3 TS 0906821 Chapter1

Salah satu zat yang bersifat pozzolan adalah abu sekam padi. Pada daerah penghasil batu bata terdapat limbah berupa abu sekam. Abu Sekam padi mampu menjadi unsur yang mampu meningkatkan kekuatan beton karena mengandung pozzolan yang juga terdapat pada semen. hal ini sejalan dengan pendapat Thomas dan Jones (1970) dalam Lembang (1995), bahwa pada lapisan terluar dari sekam padi terkonsentrasi silika yang tinggi dengan tingkat porositas yang tinggi, ringan dan permukaan eksternal yang luas sehingga sangat bermanfaat sebagai adsorben dan isolator serta kuat tekan beton.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Perlakuan Bahan Bata Merah Berserat Abu Sekam Padi

Perlakuan Bahan Bata Merah Berserat Abu Sekam Padi

limbah kelapa (serabut, pelepah, tempurung), limbah kayu (serbuk gergajian kayu), dan limbah sampah organik. Limbah pertanian padi pasca panen terdiri dari batang jerami, merang dan sekam. Sekam kulit padi sebagian besar dimanfaatkan untuk industri gerabah sebagai bahan campuran tanah liat dan atau bahan bakar, industri es dan bahan bakar rumah tangga. Gabah kering giling rata-rata mengandung 65% beras dan 35% sekam kulit padi (Husin, 2002). Selanjutnya, dari pembakaran sekam kulit padi akan dihasilkan abu sebesar 17,71 % (Suharno, 1979 dalam Nugraha at al., 2001). Abu kulit padi mengandung bahan paduan untuk penguat/pengisi yakni silika yang cocok untuk bahan keramik dan polimer. Lingkup keramik di sini meliputi gerabah, bata, genteng dan kerajinan/industri tanah liat. Abu sekam kulit padi mengandung 94,5% silika (Husin, 2002) atau 89% (Harsono, 2002). Selanjutnya produk samping/limbah jagung seperti batang, daun, klobot, dan janggel jagung. Limbah jagung terutama janggel dapat menjadi salah satu bahan serat alam alternatif mengingat kandungan lignin dan silika di dalam janggel jagung cukup tinggi yakni 20,4 % (Hartadi at al. (1981) dalam Sirappa, 2003). Limbah kelapa dapat berupa serabut, pelepah, tempurung. Serabut kelapa merupakan lignocelluloses polymeric fibre dengan 45% lignin and 43% cellulose. Serabut kelapa dimanfaatkan untuk perlindungan tanggul penampung air sehubungan sifat kedap air dan tetap ulet (Vishnudas at al., 2006). Abu tempurung kelapa telah dianalisa sebagai arang aktif yang baik. Dan sampah organik menjadi serat alam berpotensi mengingat produksi sampah organik dalam hitungan jam atau hari. Beberapa kajian dan analisa abu dan endapan kotor sampah mengandung senyawa senyawa dalam bentuk oksida seperti CaO (42 %), SiO 2 (5,2%), Al 2 O 3 (2,8%), dan Fe 2 O 3 (0,9%) (Priyatno,
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BINDER GEOPOLIMER MENGGUNAKAN ALKALI AKTIVATOR SODIUM SILIKAT (Na2 SiO3) SERTA SODIUM HIDROKSIDA (NaOH)

BINDER GEOPOLIMER MENGGUNAKAN ALKALI AKTIVATOR SODIUM SILIKAT (Na2 SiO3) SERTA SODIUM HIDROKSIDA (NaOH)

semen digunakan bahan pengganti diantaranya abu sekam padi dengan alkali aktifator. Abu sekam padi merupakan limbah dari olahan padi yang mempunyai sifat khusus yaitu mengandung senyawa kimia yang bersifat pozzolanik, yaiu mengandung silika, senyawa yang bila dicampur dengan semen dan air dapat meningkatkan kuat tekan beton sedangkan silika adalah senyawa kimia yang dominan pada abu sekam padi [22]. Abu sekam yang digunakan yaitu abu sekam padi yang lolos ayakan no. 200 agar abu sekam padi tersebut dapat mengisi ruang-ruang kosong antar butiran, dapat meningkatkan daya lekat antar butiran sedangkan fly ash didefinisikan sebagai butiran halus residu pembakaran batubara atau bubuk batubara [1]. Untuk saat ini fly ash sangat potensial sebagai bahan subsitusi terhadap semen dan diharapkan sifat pozolanik yang dikandung dapat meningkatkan kuat tekan beton geopolimer sedangkan Untuk aktifator digunakan sodium silikat (Na 2 SiO 3 ) yang berfungsi mempercepat reaksi polimerisasi.
Baca lebih lanjut

195 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...