limbah teh

Top PDF limbah teh:

Pemanfaatan Sekam Padi Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang Dengan Perekat Tetes Tebu

Pemanfaatan Sekam Padi Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang Dengan Perekat Tetes Tebu

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul “Pemanfaatan Sekam Padi dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang dengan Perekat Tetes Tebu”yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan Gelar Sarjana di Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

13 Baca lebih lajut

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Arang aktif dengan bahan baku limbah teh ini akan menyerap unsur-unsur logam yaitu besi yang menyebabkan kekeruhan air sehingga air akan menjadi lebih jernih serta akan aman dikonsumsi. Limbah teh sendiri memiliki sifat adsorben yang baik sehingga sangat baik diolah menjadi arang aktif. Dengan bahan baku limbah organik, otomatis biaya produksi arang aktif akan lebih murah karena kendala pengembangan arang aktif selama ini ada di biaya produksinya.

4 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengujian Berbagai Kombinasi Aktivator pada Pengomposan Limbah Teh

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengujian Berbagai Kombinasi Aktivator pada Pengomposan Limbah Teh

Teh merupakan minuman yang populer di Indonesia, sehingga banyak industri yang memproduksinya. Oleh karena hal itu, banyak pula limbah ampas teh yang dihasilkan tiap industrinya. Sejauh ini, limbah teh belum ditangani dengan baik sehingga diperlukan suatu usaha pemanfaatan limbah yaitu salah satunya dengan pembuatan kompos. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk : a) Mengetahui pengaruh pemberian berbagai macam kombinasi aktivator dalam pengomposan limbah ampas teh kemasan, b) Mengukur kualitas kompos ampas teh kemasan yang ditambahkan berbagai macam kombinasi aktivator dengan standard SNI 19-7030-2004.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Sekam Padi Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang Dengan Perekat Tetes Tebu

Pemanfaatan Sekam Padi Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang Dengan Perekat Tetes Tebu

Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan briket arang dari bahan utama sekam padi dan limbah teh sebagai sumber energi alternatif. Diharapkan dengan pembuatan briket arang ini mampu mengubah limbah pertanian yang kurang termanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat seperti bahan bakar dengan efisiensi konversi cukup baik dan bernilai ekonomis. Briket ini diharapkan akan digunakan sebagai bahan bakar alternatif dengan teknologi pengolahan yang murah dan sederhana.

4 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh  Sebagai Bahan    Briket Arang

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Briket merupakan salah satu bahan bakar yang berasal dari biomassa yang digunakan sebagai sumber energi alternatif yang sangat sederhana dan murah.Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah tongkol jagung dan limbah teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan briket bioarang dari tongkol jagung dan limbah teh dengan variasi komposisi dan juga untuk mengetahui komposisi briket arang yang terbaik antara tongkol jagung dengan pencampuran limbah teh terhadap mutu briket yang dihasilkan. Pengujian yang dilakukan adalah dengan rancangan acak lengkap non faktorial dengan parameter kadar air, kerapatan, nilai kalor dan kadar abu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan pembuat briket memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kadar air, kerapatan, nilai kalor dan kadar abu.Kadar air terbaik diperoleh pada penelitian ini yaitu 2.89% yang memenuhi standar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Nilai Kerapatan terbaik sebesar 0.415 gr/cm 3 belum memenuhistandar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Nilai kalor terbaik dalam penelitian ini yaitu sebesar 10052.08kal/gryang memenuhi standar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Kadar abu terbaik dalam penelitian ini yaitu 2.83%, yang memenuhi standar mutu briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pembuatan Arang Aktif dengan Bahan Baku Limbah Teh sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air” yang merupakan salah satu syarat untuk dapatmemperoleh gelar sarjana di Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

54 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Briket merupakan salah satu bahan bakar yang berasal dari biomassa yang digunakan sebagai sumber energi alternatif yang sangat sederhana dan murah.Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah tongkol jagung dan limbah teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan briket bioarang dari tongkol jagung dan limbah teh dengan variasi komposisi dan juga untuk mengetahui komposisi briket arang yang terbaik antara tongkol jagung dengan pencampuran limbah teh terhadap mutu briket yang dihasilkan. Pengujian yang dilakukan adalah dengan rancangan acak lengkap non faktorial dengan parameter kadar air, kerapatan, nilai kalor dan kadar abu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan pembuat briket memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kadar air, kerapatan, nilai kalor dan kadar abu.Kadar air terbaik diperoleh pada penelitian ini yaitu 2.89% yang memenuhi standar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Nilai Kerapatan terbaik sebesar 0.415 gr/cm 3 belum memenuhistandar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Nilai kalor terbaik dalam penelitian ini yaitu sebesar 10052.08kal/gryang memenuhi standar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Kadar abu terbaik dalam penelitian ini yaitu 2.83%, yang memenuhi standar mutu briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Briket merupakan salah satu bahan bakar yang berasal dari biomassa yang digunakan sebagai sumber energi alternatif yang sangat sederhana dan murah.Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah tongkol jagung dan limbah teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan briket bioarang dari tongkol jagung dan limbah teh dengan variasi komposisi dan juga untuk mengetahui komposisi briket arang yang terbaik antara tongkol jagung dengan pencampuran limbah teh terhadap mutu briket yang dihasilkan. Pengujian yang dilakukan adalah dengan rancangan acak lengkap non faktorial dengan parameter kadar air, kerapatan, nilai kalor dan kadar abu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan pembuat briket memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kadar air, kerapatan, nilai kalor dan kadar abu.Kadar air terbaik diperoleh pada penelitian ini yaitu 2.89% yang memenuhi standar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Nilai Kerapatan terbaik sebesar 0.415 gr/cm 3 belum memenuhistandar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Nilai kalor terbaik dalam penelitian ini yaitu sebesar 10052.08kal/gryang memenuhi standar briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.Kadar abu terbaik dalam penelitian ini yaitu 2.83%, yang memenuhi standar mutu briket buatan Jepang, Amerika, Inggris dan Indonesia.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Bahan limbah teh mudah diperoleh dan terbarukan. Bahan ini juga banyak terdapat di Indonesia sebagai Negara yang luas akan perkebunan tehnya. Di dalam setiap proses produksi teh menghasilkan limbah yang terdiri dari limbah padat, limbah cair dan emisi. Limbah ampas teh merupakan sisa dari setiap tahapan proses produksi penyeduhan teh. Limbah ampas teh ternyata dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan antara lain menjadi bahan baku pembuatan papan partikel, pupuk organik dan akan dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan briket arang (Putro, 2011).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pembuatan Arang Aktif dengan Bahan Baku Limbah Teh sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air” yang merupakan salah satu syarat untuk dapatmemperoleh gelar sarjana di Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

9 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Sekam Padi Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang Dengan Perekat Tetes Tebu

Pemanfaatan Sekam Padi Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang Dengan Perekat Tetes Tebu

Briket merupakan salah satu bahan bakar yang berasal dari biomassa digunakan sebagai sumber energi alternatif yang sangat sederhana dan murah. Biomassa yang digunakan dalam peneliitian ini adalah sekam padi dan limbah teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan briket bioarang dari sekam padi dan limbah teh dengan variasis komposisi dan juga untuk mengetahui komposisi briket arang yang terbaik antara sekam padi dengan pemcampuran limpah teh terhadap mutu briket yang dihasilkan. Pengujian yang dilakukan adalah dengan rancangan acak lengkap non faktorial dengan parameter kadar air, kerapatan, keteguhan tekan, nilai kalor dan kadar abu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan pembuat briket memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap kadar air, dan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kerapatan, keteguhan tekan, nilai kalor dan kadar abu.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Shofa, 2012.Pembuatan Karbon Aktif Berbahan Baku Ampas Tebu Dengan Aktivasi Kalium Hidroksida.. Universitas Indonesia, Jakarta.[r]

3 Baca lebih lajut

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Sinar matahari juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman teh. Makin banyak sinar matahari maka pertumbuhan tanaman teh akan semakin cepat, sepanjang curah hujan mencukupi. Apabila suhu mencapai 30 o C, maka pertumbuhan tanaman teh akan terhambat. Maka dari itu diperlukan pohon pelindung di daerah dataran rendah yang berguna untuk mengurangi intesitas sinar matahari, sehingga suhu tidakmeningkat terlalu tinggi.

13 Baca lebih lajut

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

pH 7 Pengambilan apas teh Pengeringan ampas teh Penyangraian ampas teh Mulai Perendaman arang dengan aktivator Pengovenan arang aktif Penghitungan parameter 1.. Kualitas Fisik Air [r]

9 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Tongkol jagung merupakan salah satu limbah bagian tanaman yang belum banyak dimanfaatkan. Dengan demikian, limbah tongkol jagung akan terus meningkat jumlahnya. Cara yang paling mudah yang dilakukan petani untuk menangani limbah tersebut adalah dengan membakarnya. Tentu saja ini akan menjadi masalah baru bagi lingkungan, terutama karena pembakaran itu akan menimbulkan polusi. Tongkol Jagung memiliki kandungan serat kasar yang cukup tinggi, yakni 33%. Kandungan selulosa sekitar 44,9% dan kandungan lignin sekitar 33,33% memungkinkan tongkol jagung dijadikan briket arang sebagai energi alternatif (Lestari, dkk., 2010)
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Uji Komposisi Bahan Pembuat Briket Bioarang Tempurung Kelapa dan Serbuk Kayu Terhadap Mutu yang Dihasilkan.Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian USU.. Sutrisno dan Surahmanto, 2006.[r]

4 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Pemanfaatan Tongkol Jagung Dan Limbah Teh Sebagai Bahan Briket Arang

Flowchart penelitian Mulai Limbah Ampas Teh Tongkol Jagung Pengeringan Pengeringan Pengarangan Pengarangan Penggilingan Penggilingan Pengayakan 20 mesh Perekat Tepung Kanji Penga[r]

9 Baca lebih lajut

Limbah Teh Padat Yang Dikomposkan dengan Efektivitas Mikroorganisme (EM4)

Limbah Teh Padat Yang Dikomposkan dengan Efektivitas Mikroorganisme (EM4)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengomposan berpengaruh nyata terhadap C- organik, N-total, P-tersedia, K-dd, Mg, C/N, Suhu kompos, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah anak cabang dan produksi perplot, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pH, Ca, Fe, Mn, Mo, tinggi tanaman, diameter batang, luas daun dan jumlah klorofil tanaman teh.

1 Baca lebih lajut

MAKALAH Observasi Pengolahan Limbah Teh

MAKALAH Observasi Pengolahan Limbah Teh

PTPN CTC Sukawana merupakan salah satu dari 12 perkebunan dari PTPN VII milik negara yang didirikan berdasarkan PP.No.13 Tahun 1996. Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bandung Barat ini memproduksi teh hitam dengan menggunakan mesin CTC. Main grade yang dihasilkan mesin CTC oleh pengolahan perkebunan teh Sukawana[ CITATION PTP09 \l 1057 ] meliputi BP1 (Broken pecco 1), PF1 (Pecco fanning 1), PD (Pecco dust), D1 (Dust), FANN (Fanning), PF (Pecco fanning) dan D2 (Dust 2). Pada tahun 2015 produksi daun teh dengan wujud daun kering sebesar 154.598 ton oleh tiga jenis perkebunan, perkebunan rakyat (PR), Perkebunan Besar Negara (PBN) dan Perkebunan Besar Swasta (PBS). Data dari produksi teh terbesar berasal dari Jawa Barat lima tahun terakhir berkisar 66,67% diatas provinsi lain rata-rata berkontribusi hanya sekitar 10% [CITATION DIr15 \l 1057 ] .
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

Pembuatan Arang Aktif Dengan Bahan Baku Limbah Teh Sebagai Peningkat Kualitas Fisik Air

ABSTRACT DITA ANASTASIA SARAH ZURENAHUSLA: Activated Carbon from Tea Waste to Increase Water’s Physical Quality, supervised by AINUN ROHANAH and SAIPUL BAHRI DAULAY.. The research w[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...