Loan to Deposit (LDR)

Top PDF Loan to Deposit (LDR):

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Teoritis 2.1.1. Pengertian Bank - Faktor-faktor yang Mempengaruhi Loan To Deposit Ratio pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia Periode 2008-2013

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tinjauan Teoritis 2.1.1. Pengertian Bank - Faktor-faktor yang Mempengaruhi Loan To Deposit Ratio pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia Periode 2008-2013

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa, Loan to Deposit Ratio (LDR) merupakan rasio yang membandingkan antara penyaluran kredit dengan dana yang masuk ke bank, dimana LDR harus diperhatikan agar bank tidak melewati nilai standar yang telah ditetapkan. Semakin tinggi Loan to Deposit Ratio (LDR) maka laba perusahaan semakin meningkat (dengan asumsi bank tersebut mampu menyalurkan kredit dengan efektif, sehingga jumlah kredit macetnya akan kecil). Sebaliknya, jika angka Loan to Deposit Ratio yang rendah menunjukkan bahwa tingkat tingginya kemampuan likuiditas bank yang besangkutan karena bank tidak perlu mengeluarkan dana yang diperlukan untuk membiayai kredit yang semakin kecil.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

KEBIJAKAN PEMBERIAN KREDIT DAN PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA KOPERASI  Kebijakan Pemberian Kredit Dan Pengaruh Loan To Deposit Ratio (LDR) Terhadap Non Performing Loan (NPL) Pada Koperasi Pembatikan Nasional

KEBIJAKAN PEMBERIAN KREDIT DAN PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA KOPERASI Kebijakan Pemberian Kredit Dan Pengaruh Loan To Deposit Ratio (LDR) Terhadap Non Performing Loan (NPL) Pada Koperasi Pembatikan Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan pemberian kredit yang ditetapkan pada Koperasi Pembatikan Nasional (KPN) Solo dengan menggunakan prinsip 5C sesuai dengan ketetapan Bank Indonesia terkait dengan kelayakan calon nasabah dalam mendapatkan suatu kredit. Selain itu, untuk melihat pengaruh yang signifikan kuat atau lemah terkait dengan pemberian kredit yang disalurkan oleh Koperasi Pembatikan Nasional (KPN) Solo yang dapat dilihat dari persentase loan to deposit ratio terhadap non performing loan.

14 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN PEMBERIAN KREDIT DAN PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA KOPERASI  Kebijakan Pemberian Kredit Dan Pengaruh Loan To Deposit Ratio (LDR) Terhadap Non Performing Loan (NPL) Pada Koperasi Pembatikan Nasional

KEBIJAKAN PEMBERIAN KREDIT DAN PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP NON PERFORMING LOAN (NPL) PADA KOPERASI Kebijakan Pemberian Kredit Dan Pengaruh Loan To Deposit Ratio (LDR) Terhadap Non Performing Loan (NPL) Pada Koperasi Pembatikan Nasional

2. Berdasarkan hasil analisis statistik pengujian t diperoleh nilai t-hitung variabel Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 15,985 dengan p-value sebesar 0,000 ini lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Loan to Deposit Ratio (LDR) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Non Performing Loan (NPL). Jadi dapat disimpulkan bahwa hipotesis kedua yang menyatakan bahwa diduga Loan to Deposit Ratio (LDR) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Non Performing Loan (NPL) diterima.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERFORMING LOAN (NPL), DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK

PERFORMING LOAN (NPL), DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK

Berdasarkan hasil analisis data dengan regresi berganda menunjukkan bahwa NPL, CAR, LDR secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan bank. Capital adequacy ratio secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan bank, Non performing loan secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan bank. Loan to deposit ratio secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan bank.

15 Baca lebih lajut

Pengaruh Loan To Deposit Ratio (LDR) dan Return On Equity (ROE) Terhadap Laba (Survey Pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Pengaruh Loan To Deposit Ratio (LDR) dan Return On Equity (ROE) Terhadap Laba (Survey Pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Hasil penelitian menunjukan bahwa LDR dan ROE memiliki hubungan yang kuat dengan laba sebesar 0.598. LDR dan ROE hanya memberikan pengaruh terhadap laba yaitu sebesar 34,69%, Sedangkan sisanya sebesar 65,31% dipengaruhi oleh faktor lain seperti pendapatan bunga bersih, pendapatan operasional, kecilnya risiko kredit macet, dan mampu mengoptimalkan pendapatan non operasional (Kasmir 2011:120) Berdasarkan dari pengujian hipotesis uji F diketahui bahwa secara simultan Loan to Deposit Ratio dan Return On Equity mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. KESIMPULAN
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, LOAN TO DEPOSIT RATIO, NET INTEREST MARGIN, NON PERFORMING LOAN, DAN OPERATING EFFICIENCY RATIO TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA.

ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, LOAN TO DEPOSIT RATIO, NET INTEREST MARGIN, NON PERFORMING LOAN, DAN OPERATING EFFICIENCY RATIO TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable DPK, LDR, NIM, NPL, dan OER berpengaruh signifikan secara simultan terhadap ROA, Hal tersebut menjelaskan bahwa kondisi perbankan pada saat itu memiliki profitabilitas yang baik, penyaluran dana dalam bentuk kredit efektif menyebabkan LDR berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan kualitas aktiva produktif (NPL) terjaga dengan baik, NIM yang cukup tinggi, tingkat efisiensi (OER) yang baik terhadap Return (ROA).

Baca lebih lajut

Loan To Deposit Ratio (LDR)

Loan To Deposit Ratio (LDR)

BOPO .058 -.065 .074 .065 1.000 NIM -.094 -.159 .046 -.360 -.046 1.000 ROA .004 .067 .081 -.271 -.270 .188 1.000 NPL .044 .270 -.041 -.048 -.125 .052 -.072 1.000 EAQ -.027 .004 .022 -.076 .011 -.002 .172 .036 1.000 CR .005 -.049 .051 -.055 -.099 .345 .187 -.063 -.159 1.000 LDR .361 .384 .197 .159 -.069 .125 -.031 .084 -.065 .052 1.000

Baca lebih lajut

PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) MELALUI PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi pada Bank – bank Umum yang Terdaftar di BEI Tahun 2013 – 2017) - Eprints UPN "Veteran" Yogyakarta

PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) MELALUI PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi pada Bank – bank Umum yang Terdaftar di BEI Tahun 2013 – 2017) - Eprints UPN "Veteran" Yogyakarta

HALAMAN PENGESAHAN .................................. Error! Bookmark not defined. MOTTO .................................................................... Error! Bookmark not defined. HALAMAN PERSEMBAHAN .............................. Error! Bookmark not defined. ABSTRAK ................................................................ Error! Bookmark not defined. KATA PENGANTAR .............................................. Error! Bookmark not defined. DAFTAR GAMBAR ................................................ Error! Bookmark not defined. DAFTAR TABEL .................................................... Error! Bookmark not defined. DAFTAR GRAFIK .................................................. Error! Bookmark not defined. DAFTAR LAMPIRAN ............................................ Error! Bookmark not defined. BAB I ......................................................................... Error! Bookmark not defined. PENDAHULUAN ..................................................... Error! Bookmark not defined. 1.1 Latar Belakang Masalah .............................. Error! Bookmark not defined. 1.2 Rumusan Masalah ......................................... Error! Bookmark not defined. 1.3 Batasan Masalah ........................................... Error! Bookmark not defined. 1.4 Tujuan Penelitian .......................................... Error! Bookmark not defined. 1.5 Manfaat Penelitian ........................................ Error! Bookmark not defined. 1.6 Tinjauan Pustaka .......................................... Error! Bookmark not defined. 1.6.1 Tinjauan Teoritis ................................... Error! Bookmark not defined. 1.6.1.1 Bank ..................................................... Error! Bookmark not defined. 1.6.1.2 Fungsi Bank ........................................ Error! Bookmark not defined. 1.6.1.3 Jenis Bank ........................................... Error! Bookmark not defined. 1.6.1.4 Rasio Keuangan Bank ....................... Error! Bookmark not defined. 1.6.1.5 Jenis-jenis Rasio Keuangan ............... Error! Bookmark not defined. 1.6.1.6 Nilai perusahaan ( Price to Book Value) ......... Error! Bookmark not defined.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN PEBAN

PENGGUNAAN ANALISIS RASIO KEUANGAN PEBAN

Perkembangan tingkat likuiditas PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dari tahun 2007 hingga 2011 menunjukkan kinerja yang cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari cash ratio (CR) yang cenderung meningkat dan juga berada di atas rata- rata. Dari loan to deposit ratio (LDR) dan loan to assets ratio (LAR) dari tahun 2007 hingga 2011 juga cenderung mengalami peningkatan meskipun turun pada tahun 2010 namun kembali mengalami peningkatan pada tahun 2011 yang menunjukkan adanya perbaikan dalam kinerja bank. Peningkatan yang terjadi pada rasio LDR tidak berarti tingkat likuiditas dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam keadaan kurang baik karena peningkatan yang terjadi masih di bawah rasio ideal (berkisar antara 85% dan 100%). Dilihat dari loan to deposit ratio (LDR) yang lebih rendah dari rata-rata menunjukkan kinerja yang baik dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam menjaga tingkat likuiditasnya. Meskipun loan to assets ratio (LAR) lebih tinggi di atas rata-rata namun selisihnya tidak terlalu besar sehingga tingkat likuiditasnya masih bisa dikatakan dalam keadaan baik.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 - Pengaruh car, ldr, npl, kepemilikan asing terhadap profitabilitas (roa) (pada bank konvensional devisa periode 2012-2017) - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 - Pengaruh car, ldr, npl, kepemilikan asing terhadap profitabilitas (roa) (pada bank konvensional devisa periode 2012-2017) - Perbanas Institutional Repository

Prnrlitian ini berjudul pengaruh ratio-ratio keuangan CAR, LDR, NIM, BOPO, NPL, terhadap ROA. Penelitian terdahulu ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Interest Margin (NIM), BOPO, Net Performing Loan (NPL) terhadap ROA. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2009-2013. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian terdahulu ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu bahwa CAR, NPL, dan NIM tidak berpengaruh terhadap ROA, sedangkan BOPO, dan LDR berpengaruh signifikan terhadap ROA.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu a. Herry Achmad Buchory (2014) - ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAR DAN LDR TERHADAP PROFITABILITAS BANK (Pasca Penerapan IFRS) - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu a. Herry Achmad Buchory (2014) - ANALISIS PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, CAR DAN LDR TERHADAP PROFITABILITAS BANK (Pasca Penerapan IFRS) - Perbanas Institutional Repository

Loan To Deposit Rasio (LDR) adalah suatu rasio yang berhubungan dengan kredit yang diberikan atau disalurkan kepada pihak ketiga dalam bentuk mata uang rupiah maupun dalam bentuk valuta asing, namun kredit tersebut tidak termasuk kredit kepada bank lain, tetapi terhadap Dana Pihak Ketiga yang mencakup diantaranya adalah tabungan, deposito dalam mata uang rupiah maupun valuta asing, dan giro, tidak termasuk juga dana antar bank (Ikatan, 2013). Loan To Deposit Rasio LDR merupakan termasuk rasio penting yang terkait dengan
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN RISK, EARNINGS DAN CAPITAL PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI SIDOARJO - Perbanas Institutional Repository

PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN RISK, EARNINGS DAN CAPITAL PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI SIDOARJO - Perbanas Institutional Repository

2. Loan to Deposit Ratio (LDR) Loan To Deposit Ratio (LDR) digunakan untuk mengukur besarnya dana yang ditempatkan dalam bentuk kredit yang berasal dari dana yang dikumpulkan oleh bank (dana dari pihak ketiga atau masyarakat). Semakin tinggi rasio LDR, maka semakin besar pula bank tersebut mengalami financial distress. Dalam penelitian ini rasio keuangan LDR berpengaruh tidak signifikan terhadap financial distress. Hal ini disebabkan oleh rata-rata BPR dalam penelitian ini memiliki LDR di bawah 110%, sehingga dapat dikatakan kebanyakam BPR dalam penelitian ini tidak mengalami financial distress dan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan dalam memprediksi financial distress. Selain itu terdapat variasi nilai tertinggi dan nilai terendah LDR yang terolong rendah yang disebabkan oleh standar deviasi lebih besar dari nilai rata-rata (mean).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT PADA BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ARTIKEL ILMIAH

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT PADA BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA ARTIKEL ILMIAH

LDR (Loan to Deposit Ratio) adalah rasio yang mengukur kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek (bisa disebut likuiditas) dengan membagi total kredit terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK). Likuiditas perbankan perlu dikelola guna memenuhi kebutuhan saat nasabah mengambil dananya dan menyalurkan pinjaman (kredit) kepada peminjam (debitur). Jika nilai LDR terlalu tinggi, artinya perbankan tidak memiliki likuiditas yang cukup memadai untuk menutup kewajibannya terhadap nasabah (DPK). Sebaliknya, jika nilai LDR terlalu rendah berarti perbankan memiliki likuiditas yang cukup memadai tetapi mungkin pendapatannya lebih rendah, karena seperti yang diketahui dunia perbankan memperoleh pendapatan melalui kredit yang disalurkan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMODALAN PADA SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE TAHUN 2011-2015 - Perbanas Institutional Repository

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMODALAN PADA SEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE TAHUN 2011-2015 - Perbanas Institutional Repository

This study raises the topic "Effects of Loan To Deposit Ratio (LDR), Return on Assets (ROA) and Return On Equity (ROE) of the Capital Adequacy Ratio (CAR) On Banking Sector Listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) Period 2011- 2015 ". The population in this study is the conventional banking companies listed in Indonesia Stock Exchange (BEI). The sample in this study as many as 26 conventional banking companies listed in Indonesia Stock Exchange and publish the annual report of the year 2011 to 2015. The sampling technique used purposive sampling method, analysis of data using multiple linear regression analysis and hypothesis testing using the test F, R2, and t test. From the test results F significance value of 0.002 is less than 0.05, so the variable Return On Asset (ROA), Return on Equity (ROE) and the loan-deposit ratio (LDR) jointly significant effect on Capital Adequacy Ratio (CAR ). Rated R Square psebesar 0,157 or by 15.7%, which means that the ability of the independent variables ROA, ROE, and LDR in explaining the dependent variable CAR of 15.7%. Correlation value (R) amounted to 0,397, or by 39.7% shows the correlation or the relationship between the independent variables ROA, ROE, and LDR to variable CAR of 39.7%. ROA has a t value of 2.362 and a significance value of 0,020 is smaller than 0.05, it can be concluded that ROA affect the CAR. On the ROE has a t value of -0.890 and a significance value of 0.376 is greater than 0.05, it can be concluded that the ROE does not significantly influence the CAR. In LDR variable has a t value of 2.670 and 0.009 significance value less than 0.05, it can be concluded that LDR significant effect on the distribution of CAR.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh likuiditas,kualitas aset,sensitivitas dan skala usaha terhadap net interest margin (nim) Pada bank buku 4 - Perbanas Institutional Repository

Pengaruh likuiditas,kualitas aset,sensitivitas dan skala usaha terhadap net interest margin (nim) Pada bank buku 4 - Perbanas Institutional Repository

Loan To Deposit Ratio (LDR) merupakan rasio yang memiliki fungsi dalam mengukur jumlah komposisi yang berasal dari jumlah kredit yang telah di berikan oleh bank lalu membandingkannya dengan jumlah dana pihak ketiga (Kasmir,2012:316). Pengaruh Loan Deposit Ratio (LDR) terhadap Net Interest Margin (NIM) ialah positif, jika yang terjadi Loan to Deposit Ratio (LDR) tinggi maka kenaikan pada kredit akan bertambah besar di banding jumlah pada kenaikan pada dana pihak ketiga (DPK) yang artinya kenaikan pada pendapatan bunga akan lebih besar jika dibandingkan pada kenaikan biaya bunga dan laba akan mengalami suatu kenaikan dan yang terjadi NIM akan naik.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK UMUM SWASTA NASIONAL GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP SKOR KESEHATAN BANK UMUM SWASTA NASIONAL GO PUBLIC - Perbanas Institutional Repository

Aktiva likuid diperoleh dengan menjumlahkan neraca dari sisi kiri aktiva yaitu kas, giro BI dan giro pada bank lain. Sedangkan pasiva likuid adalah komponen dana pihak ketiga yaitu giro, tabungan, deposito dan sertifikat deposito. Semakin tinggi rasio ini maka semakin tinggi likuiditas bank tetapi akan berpengaruh dalam meningkatkan profitabilitas bank. Dari semua rasio Likuiditas yang telah dijelaskan di atas, maka variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio Loan To Deposit Ratio (LDR).

Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH LIKUIDITAS, KUALITAS ASSET, SENSITIFITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) PADA BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

ANALISIS PENGARUH LIKUIDITAS, KUALITAS ASSET, SENSITIFITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) PADA BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

Dalam uji F diperoleh hasil bahwa variabel independen yang meliputi Loan to Deposit Ratio (LDR), Investing Policy Ratio (IPR), Non Perfoming Loan (NPL), Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Interest Rate Risk (IRR), Posisi Devisa Netto (PDN), Return On Asset (ROA) secara simultan memiliki pengaruh terhadap variabel dependen yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR) pada bank konvensional di Indonesia. Dengan adanya hasil tersebut dapat dikatakan bahwa Likuiditas, Kualitas Aktiva, Sensitifitas serta Profitabilitas secara bersama-ama atau simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada bank konvensional di Indonesia selama periode triwulan I tahun 2010 sampai tahun 2015. Dilihat dari besarnya pada koefisient determinasi atau R square sebesar 37.3 persen yang berarti bahwa perubahan yang terjadi dalam
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Chapter I Analisis FaktorFaktor yang Mempengaruhi Kinerja Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Chapter I Analisis FaktorFaktor yang Mempengaruhi Kinerja Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Debt to Equity Ratio (DER) merupakan ukuran mendasar dalam keuangan perusahaan, yang dapat menunjukkan kekuatan keuangan perusahaan. DER mencerminkan kemampuan perusahaan untuk membayar atau memenuhi kewajibannya dengan modal sendiri (ekuitas). Semakin tinggi rasio Debt to Equity Ratio (DER) semakin besar pula risiko yang ditanggung perusahaan, meskipun dalam keadaan dimana perusahaan dapat dengan baik mengelola hutangnya. Dengan adanya hutang, pada gilirannya akan mempengaruhi besar kecilnya keuntungan atau laba yang diterima dan pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja suatu bank.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

15 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu

15 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu

Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Net Interest Margin (NIM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap kinerja bank yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Obyek penelitian adalah 10 (sepuluh) bank umum di Indonesia terbesar dalam asset yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2007-2011. Metode analisa yang digunakan yaitu analisa regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable NPL, NIM dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan variable CAR dan LDR berpengaruh tidak signifikan terhadap ROA. Hal tersebut menjelaskan bahwa kondisi perbankan pada saat itu memiliki profitabilitas yang baik, dengan kualitas aset produktif (NPL) terjaga dengan baik, NIM yang cukup tinggi, tingkat efisiensi (BOPO) yang baik, penyaluran dana dalam bentuk kredit belum efektif menyebabkan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Pada saat itu bank umum belum memanfaatkan secara optimal potensi modal yang dimiliki, namun karena tingkat kecukupan modal dapat dikatakan tinggi, maka CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

PENGARUH KESEHATAN BANK TERHADAP PERTUMBUHAN LABA BANK PEMERINTAH DAN BANK BPD DI INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH KESEHATAN BANK TERHADAP PERTUMBUHAN LABA BANK PEMERINTAH DAN BANK BPD DI INDONESIA - Perbanas Institutional Repository

Mandiri, Tbk, hal ini disebabkan jumlah kredit yang disalurkan pada nasabah tidak sebanding dengan banyaknya dana pihak ketiga yang diperoleh bank sehingga rasio LDR masih dibawah ketentuan dari BI. Dan faktor kehatihatian pihak bank dalam menyalurkan kredit pada nasabah yang dapat mempengaruhi nilai rasio LDR. LDR diperoleh dengan membandingkan antara seluruh penempatan dan seluruh dana yang berhasil dihimpun ditambah dengan modal sendiri (Savitri, 2011). Sehingga semakin besar nilai LDR perusahaan perbankan menunjukkan kemampuan bank dalam menyalurkan dananya dalam aktivitas kredit dan menunjukkan laba yang meningkat. Menurut Wirawan (2012) Pengaruh Liquidity Risk yang signifikan positif terhadap pertumbuhan laba mengindikasikan bahwa LR akan berbanding lurus dengan pertumbuhan laba. Apabila LR mengalami peningkatan maka laba juga akan meningkat, dan sebaliknya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...