Loan to Deposits Ratio

Top PDF Loan to Deposits Ratio:

Non Performing Loans, Loan to Deposits Ratio, dan Return on Assets BPR di DIY Sebelum dan Sesudah Krisis Finansial Global Booming - USD Repository

Non Performing Loans, Loan to Deposits Ratio, dan Return on Assets BPR di DIY Sebelum dan Sesudah Krisis Finansial Global Booming - USD Repository

berkualitas pada gilirannya akan memberikan kontribusi bagi kinerja BPR. Kinerja BPR tercermin dari Non Performance Loans (NPL), Loan to Deposits Ratio (LDR), Return on Assets (ROA), dan lain-lain. Faktor-faktor tersebut harus didukung oleh pemenuhan ketentuan moneter lainnya di bidang perbankan BPR misalnya BMPK (Batas Maksimum Pemberian Kredit), kewajiban pembentukan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) dan sebagainya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja BPR tersebut harus dikelola secara terus-menerus untuk menghasilkan kinerja yang diinginkan. Berangkat dari semangat untuk melakukan antisipasi terhadap dampak krisis keuangan global di atas, dan dalam rangka mengembangkan pasar, khususnya di DIY maka penelitian ini mengambil judul Non Performing Loans, Loan To Deposits Ratio, dan Return On Assets BPR di DIY Sebelum dan Sesudah Krisis Finansial Global Booming.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI FINANCIAL SUSTAINABILITY RATIO PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI FINANCIAL SUSTAINABILITY RATIO PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA.

Perusahaan perbankan sebagai salah satu pilar perekonomian harus dapat selalu meningkatkan kinerjanya baik secara finansial maupun operasionalnya. Kinerja perbankan dapat dilihat dari kemampuan perbankan dalam menjaga stbilitas keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Loan to Deposits Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), Ukuran Perusahaan (Size), dan Net Interest Margin (NIM) terhadap Financial Sustainability Ratio (FSR) pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa. Periode penelitian ini adalah tahun 2012- 2015.
Baca lebih lanjut

168 Baca lebih lajut

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, KUALITAS AKTIVA, SENSITIFITAS, EFISIENSI, DAN SOLVABILITAS TERHADAP ROA PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH RASIO LIKUIDITAS, KUALITAS AKTIVA, SENSITIFITAS, EFISIENSI, DAN SOLVABILITAS TERHADAP ROA PADA BANK PEMBANGUNAN DAERAH - Perbanas Institutional Repository

Lampiran 1 : Perhitungan Loan to Deposits Ratio (LDR) Lampiran 2 : Perhitungan Inveting Policy Ratio (IPR) Lampiran 3 : Perhitungan Non Performing Loan (NPL) Lampiran 4 : Perhitungan Aktiva produktif Bermasalah (APB) Lampiran 5 : Perhitungan Interest Risk Raio (IRR)

15 Baca lebih lajut

Faktor Yang Mempengaruhi Non-Performing Loan Pada Bank Pemerintah Dan Bank Asing Di Indonesia

Faktor Yang Mempengaruhi Non-Performing Loan Pada Bank Pemerintah Dan Bank Asing Di Indonesia

Kata Kunci: Non Performing Loan (NPL), Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposits Ratio (LDR), Net Interest Margin (NIM), Kualitas Aktiva Produktif (KAP), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Bank Size, Return on Equity (ROE), Gross Domestic Product (GDP) dan Inflasi.

2 Baca lebih lajut

Faktor Yang Mempengaruhi Non-Performing Loan Pada Bank Pemerintah Dan Bank Asing Di Indonesia

Faktor Yang Mempengaruhi Non-Performing Loan Pada Bank Pemerintah Dan Bank Asing Di Indonesia

2. Apakah Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposits Ratio (LDR), Net Interest Margin (NIM), Kualitas Aktiva Produktif (KAP), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Bank Size, Return on Equity (ROE), Gross Domestic Product (GDP) dan Inflasi berpengaruh terhadap Non Performing Loan (NPL) pada bank pemerintah dan bank asing di Indonesia?

10 Baca lebih lajut

PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN RISK, EARNINGS DAN CAPITAL PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI SIDOARJO - Perbanas Institutional Repository

PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN RISK, EARNINGS DAN CAPITAL PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI SIDOARJO - Perbanas Institutional Repository

2. Loan to Deposit Ratio (LDR) Loan To Deposit Ratio (LDR) digunakan untuk mengukur besarnya dana yang ditempatkan dalam bentuk kredit yang berasal dari dana yang dikumpulkan oleh bank (dana dari pihak ketiga atau masyarakat). Semakin tinggi rasio LDR, maka semakin besar pula bank tersebut mengalami financial distress. Dalam penelitian ini rasio keuangan LDR berpengaruh tidak signifikan terhadap financial distress. Hal ini disebabkan oleh rata-rata BPR dalam penelitian ini memiliki LDR di bawah 110%, sehingga dapat dikatakan kebanyakam BPR dalam penelitian ini tidak mengalami financial distress dan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan dalam memprediksi financial distress. Selain itu terdapat variasi nilai tertinggi dan nilai terendah LDR yang terolong rendah yang disebabkan oleh standar deviasi lebih besar dari nilai rata-rata (mean).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - PENGARUH LIKUIDITAS, KUALITAS AKTIVA, SENSITIVITAS, EFISIENSI, DAN PROFITABILITAS TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA - Perbanas Institutional Repository

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - PENGARUH LIKUIDITAS, KUALITAS AKTIVA, SENSITIVITAS, EFISIENSI, DAN PROFITABILITAS TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA - Perbanas Institutional Repository

Investing Policy Ratio (IPR) berpengaruh positif terhadap CAR. Hal ini dapat dilihat jika IPR naik, maka kenaikan surat – surat berharga lebih tinggi dari total dana pihak ketiga. Maka naiknya pendapatan bunga juga akan lebih tinggi dari biaya bunga, yang akan menyebabkan laba naik. Bila laba naik, maka modal bank akan ikut naik, dan CAR akan mengalami peningkatan.

Baca lebih lajut

Chapter I Analisis FaktorFaktor yang Mempengaruhi Kinerja Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Chapter I Analisis FaktorFaktor yang Mempengaruhi Kinerja Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Management, Earnings, Liquidity, dan Sensitivity to market risk, yang mengacu pada Surat Edaran BI No. 6/23/DPNP tanggal 31 Mei 2004 tentang Tata Cara Penilaian Kesehatan Bank dan Peraturan BI No. 6/10/PBI/2004 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Bila lembaga keuangan bank meningkat kesehatannya diharapkan kinerjanya juga meningkat sehingga menunjang reputasinya, terutama bagi bank yang terdaftar di pasar modal. Kuantitas bank yang banyak menciptakan persaingan yang semakin ketat dan kinerja bank yang menjadi rendah karena ketidakmampuan bersaing di pasar, sehingga banyak bank yang sebenarnya kurang sehat atau bahkan tidak sehat secara financial. Sehat tidaknya suatu perusahaan atau perbankan, dapat dilihat dari kinerja keuangan terutama kinerja profitabilitasnya dalam suatu perusahaan perbankan tersebut.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) SEBAGAI SALAH SATU PENILAIAN

FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) SEBAGAI SALAH SATU PENILAIAN

Abstract. Study on Assessment the Commercial Islamic Bank by Financing to Deposit Ratio (FDR) at BJB Syariah Serang. Islamic bank is a bank that operates without relying on interest. Islamic banks can also be interpreted as financial institutions/ banks operations and products are developed based on the Quran and Hadith. Antonio and Perwataatmadja distinguish two senses, namely the Islamic banks and banks operating with Islamic Shari'a principles. Islamic Bank is a bank that operates with Islamic Shari'a and an ordinance operating refers to the provisions of the Qur'an and hadith. The purpose of this study is to determine how percentage and how does the calculation of Financing to Deposit Ratio of Bank Jawa Barat Syariah at the end of 2013. The method used in this research is descriptive cualitative method. Qualitative research method is a method to investigate an object that can not be measured by numbers or other sizes that are exact. The conclusion of the study is the Financing to Deposit Ratio (FDR) at Bank BJB Syariah is 104.28%. This means that banks liquidity ability to anticipate the needs of liquidity and liquidity risk management is weak is ranked fourth composite
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015)

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-Mu peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul: “ PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), CASH RATIO (CR), LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) DAN LOAN TO ASSET RATIO (LAR) TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Empiris Pada Bank Umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015) ” .

Baca lebih lajut

PEMBAHASAN revisi

PEMBAHASAN revisi

Loan to Assets Ratio di tahun 2004, dan 2005 mengalami peningkatan, Hal ini disebabkan oleh karena kenaikan Aktiva yang dimiliki bnk lebih besar daripada kenaikan pinjaman yang diberikan bank, yang berarti di tahun tersebut kemampuan bank dalam memenuhi pinjaman nasabah dengan menggunakan aktiva meningkat atau dalam keadaan baik. Dengan demikian bank dapat dikatakan berhasil dalam melakukan pengelolaan keuangan khususnya pada Loan to Assets Ratio.

Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Faktor Internal Terhadap Kemampulabaan Industri Perbankan di Bursa Efek Indonesia

This research aim to analyze the effect of the Loan to Deposite Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Earning Asset Ratio (EAR), Loan to Asset Ratio (LAR), Capital Adequacy Ratio (CAR) and Net Interest Margin (NIM) on Return On Asset (ROA). Population used in this research is banks company during period 2011 until 2014 listed in BEI. Purposive sampling method were used in this research and 11 bank selected as the sample of the research. Analysis technique used multiple linear regression analysis.

2 Baca lebih lajut

36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rencana Penelitian

36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rencana Penelitian

Primary Ratio adalah rasio sebagai perbandingan antara modal terhadap total aset yang dimiliki oleh Bank Pembagunan Daerah pada periode triwulan I tahun 2011 sampai dengan triwulan II tahun 2016. Satuan yang digunakan adalah 100% dan untuk mengukur dapat menggunakan rumus nomor dua puluh.

14 Baca lebih lajut

Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Rentabilitas Dan Likuiditas Pada Bank BJB Cabang Utama Bandung Periode 2007-2010

Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Rentabilitas Dan Likuiditas Pada Bank BJB Cabang Utama Bandung Periode 2007-2010

Dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa cash ratio yang diperoleh Bank bjb Cabang Utama Bandung pada periode (2007-2010) mengalami penurunan.Semakin tinggi rasio ini, maka semakin tinggi pula sisi likuiditasnya namun pada kenyataannya rasio ini mengalami penurunan. Panurunan ini disebabkan karena menurunnya alat likuid terhadap dana pihak ketiga. Selain itu, rasio likuiditas RR pula mengalami penurunan pada periode (2007-2010) tetapi itu tidak mempengaruhi tingkat kesehatan bank, karena besarnya RR minimal yang ditetapkan oleh Bank Indonesia akan berubah-ubah, sesuai kondisi moneter dan perbankan ketika itu, dan semakin tinggi rasio tersebut, maka bank tersebut semakin aman dari sisi likuiditasnya yang saat ini ditetapkan sebesar minimal 5%. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa Bank bjb aman dari sisi likuiditasnya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahuluan Margaret RMP, Kamaliah, Poppy Nurmayanti (2014) - PENENTU NET INTEREST MARGIN (NIM) PADA BANK BUKU 1 - Perbanas Institutional Repository

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahuluan Margaret RMP, Kamaliah, Poppy Nurmayanti (2014) - PENENTU NET INTEREST MARGIN (NIM) PADA BANK BUKU 1 - Perbanas Institutional Repository

Kinerja keuangan merupakan kinerja suatu bank yang mengacu pada peraturan bank indonesia dalam menilai kesehatan bank, banyak bank yang melengkapinya dengan ratio-ratio untuk keperluan intern bank. Kinerja keuangan bank mencerminkan kemampuan operasional bank baik dalam menghimpun dana maupun ppenyauran dana kepada masyarakat (Veithzal Rifai, 2013:486). Secara umum terdapat lima bentuk laporan keuangan pokok yang dihasilkan antara lain neraca, laporan laba rugi, perubahan modal, arus kas, dan laporan catatan atas laporan keuangan. Kinerja keuangan bank dapat di ukur melalui beberapa faktor yaitu likuiditas, sensistivitas, kualitas aktiva, efisiensi, dan solvabilitas.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGUKURAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC DENGAN ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO  Pengukuran Tingkat Likuiditas Pada Sektor Perbankan Yang Go Public Dengan Analisis Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio (Ldr) Dan Loan To Asset Ratio (LAR

PENGUKURAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC DENGAN ANALISIS CASH RATIO, LOAN TO Pengukuran Tingkat Likuiditas Pada Sektor Perbankan Yang Go Public Dengan Analisis Cash Ratio, Loan To Deposit Ratio (Ldr) Dan Loan To Asset Ratio (LAR

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Nilai Mean Cash ratio BRI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 14,84%, nilai mean cash ratio BNI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 10,61%, dan nilai mean cash ratio BTN periode tahun 2006 – 2012 sebesar 8,91%. Perbandingan nilai mean cash ratio dari ketiga bank tersebut, menunjukkan ketiga bank tersebut sehat, dan BRI memiliki rata-rata cash ratio tertinggi, sehingga BRI merupakan bank paling likuid dilihat dari cash rasio. (2) Nilai Mean LDR BRI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 69,09%, nilai Mean LDR BNI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 58,25%, nilai Mean LDR BTN periode tahun 2006 – 2012 sebesar 74,08%. Perbandingan nilai Mean LDR dari ketiga bank tersebut, menunjukkan ketiga bank tersebut sehat, dan menunjukkan BNI memiliki nilai mean LDR terendah, sehingga BNI merupakan bank paling likuid dilihat dari LDR. (3) Nilai Mean LAR BRI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 57,77%, nilai Mean LAR BNI periode tahun 2006 – 2012 sebesar 51,11%, nilai Mean LAR BTN periode tahun 2006 – 2012 sebesar 64,83%. Perbandingan nilai Mean LAR dari ketiga bank tersebut, menunjukkan ketiga bank tersebut sehat, dan menunjukkan BNI memiliki nilai mean LAR terendah, sehingga BNI merupakan bank paling likuid dilihat dari LAR. (4) Hasil uji ANOVA terhadap rasio likuiditas ketiga bank persero Go Public, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan mean rasio likuiditas (Cash Ratio, Loan to Deposit Ratio, dan Loan to Asset Ratio) pada BRI, BNI, dan BTN periode tahun 2006 – 2012.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH KECUKUPAN MODAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK UMUM DI INDONESIA.

PENGARUH KECUKUPAN MODAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA BANK UMUM DI INDONESIA.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh siginifikan antara Capital Adequacy Ratio (CAR), Quick Ratio (QR) dan Loan to Assets Ratio (LAR) terhadap Return on Assets (ROA). Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak berpengaruh secara parsial terhadap Return on Assets (ROA). Sementara secara simultan variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Quick Ratio (QR) dan Loan to Assets Ratio (LAR) berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan profitabilitas 0,000 < 0,05.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH FINANCING TO DEPOSITS RATIO Analisis Pengaruh Financing To Deposits Ratio (Fdr) Dan Loan To Assets Ratio (Lar) Terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah Di Indonesia (Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Periode 2009-2013).

ANALISIS PENGARUH FINANCING TO DEPOSITS RATIO Analisis Pengaruh Financing To Deposits Ratio (Fdr) Dan Loan To Assets Ratio (Lar) Terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah Di Indonesia (Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Periode 2009-2013).

Hasil penelitian diketahui Financing to Deposits Ratio (FDR) secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan t hitung -2,421 dan nilai signifikansi 0,019 < 0,05. Loan to Assets Ratio (LAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA) dengan t hitung 2,589 dan nilai signifikansi 0,012 < 0,05. Sedangkan secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA) karena f hitung > f tabel yaitu (3,626 > 3,15) dan tingkat signifikan 0,033 < 0,05. Variabel independen yang berpengaruh secara dominan terhadap Return on Assets (ROA) adalah Loan to Assets Ratio (LAR) sebesar 0,483.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH FINANCING TO DEPOSITS RATIO Analisis Pengaruh Financing To Deposits Ratio (Fdr) Dan Loan To Assets Ratio (Lar) Terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah Di Indonesia (Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Periode 2009-2013).

ANALISIS PENGARUH FINANCING TO DEPOSITS RATIO Analisis Pengaruh Financing To Deposits Ratio (Fdr) Dan Loan To Assets Ratio (Lar) Terhadap Profitabilitas Perbankan Syariah Di Indonesia (Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Periode 2009-2013).

This study aims to empirically analyze the effect of Financing to Deposit Ratio (FDR) and the Loan to Assets Ratio (LAR) on Return on Assets (ROA) of Islamic banking in Indonesia. The sample in this study is Islamic Banks (BUS) including PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (BMI), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) and PT Bank Syariah Mega Indonesia (BSMI) focusing on the first quarter of 2009 to the fourth quarter of 2013. The secondary source of data obtained from the publication of the financial statements of each Islamic bank and statistical reports from Bank Indonesia (BI). Data analysis method used is multiple regression analysis and classical assumption by using SPSS version 17. The variables used were Financing to Deposit Ratio (FDR) and the Loan to Assets Ratio (LAR) as the independent variable and the Return on Assets (ROA) as the dependent variable. The survey results reveal Financing to Deposit Ratio (FDR) partially negative and significant effect on Return on Assets (ROA) and the Loan to Assets Ratio (LAR) positive and significant effect on Return on Assets (ROA). While simultaneously the two variables have a significant effect on Return on Assets (ROA). The independent variables which dominantly influence on Return on Assets (ROA) is Loan to Assets Ratio (LAR)
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Pengertian Bank - Pengaruh Tingkat Likuiditas, Solvabilitas dan Efisiensi Terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Teoritis 2.1.1 Pengertian Bank - Pengaruh Tingkat Likuiditas, Solvabilitas dan Efisiensi Terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Capital Adequacy Ratio (CAR) merupakan salah satu rasio perbankan yang digunakan untuk mengukur kemampuan permodalan suatu bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dan menghadapi kemungkinan resiko yang terjadi di dalam kegiatan perkreditan dan perdagangan surat-surat berharga. Modal bukan saja sebagai salah satu sumber penting dalam memenuhi kebutuhan dana bank, tetapi juga posisi modal akan mempengaruhi keputusan-keputusan manajemen dalam pencapaian laba dan kemungkinan timbulnya resiko. Kecukupan modal merupakan faktor yang penting bagi bank dalam rangka pengembangan usaha dan menampung resiko kerugian. Semakin tinggi nilai CAR suatu bank maka semakin besar daya tahan bank dalam menghadapi aset-aset bank yang bermasalah. Secara sistematis CAR dapat dirumuskan sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...