Logam beracun

Top PDF Logam beracun:

STUDI IN-VITRO EFEKTIVITAS PEKTIN DAGING BUAH SIRSAT (Annona muricata L) SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERACUN KADMIUM DAN TEMBAGA IN-VITRO STUDY OF THE EFECTIVENESS OF SOURSOUP (Annona muricata L) PECTIN AS CADMIUM AND COPPER TOXIC HEAVY METALS BINDER SKRIPSI

STUDI IN-VITRO EFEKTIVITAS PEKTIN DAGING BUAH SIRSAT (Annona muricata L) SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERACUN KADMIUM DAN TEMBAGA IN-VITRO STUDY OF THE EFECTIVENESS OF SOURSOUP (Annona muricata L) PECTIN AS CADMIUM AND COPPER TOXIC HEAVY METALS BINDER SKRIPSI

Segala ucapan syukur dan terima kasih Penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yesus karena atas berkat-Nya yang berlimpah, Penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan skripsi dengan judul “ Studi In-Vitro Efektivitas Pektin Daging Buah Sirsat (Annona muricata L.) Sebagai Pengikat Logam Beracun ” dengan lancar dan tepat waktu. Skripsi ini dibuat dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian di Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

11 Baca lebih lajut

KAJIAN ANALISIS PEMBERIAN UNSUR DETOXIFIKASI ALA (Lipoic Acid) DAN DMSA (dimercapto succinic acid) PADA PENGIKATAN LOGAM-LOGAM BERACUN ( Hg, Ar, Cd, Cu, Pb, Ni, Ti ) - repo unpas

KAJIAN ANALISIS PEMBERIAN UNSUR DETOXIFIKASI ALA (Lipoic Acid) DAN DMSA (dimercapto succinic acid) PADA PENGIKATAN LOGAM-LOGAM BERACUN ( Hg, Ar, Cd, Cu, Pb, Ni, Ti ) - repo unpas

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana pemberian unsur Detoxifikasi ALA dan DMSA pada pengluaran logam-logam yang beracun, Manfaat penelitian ini adalah untuk mencari solusi mengurangi kadar logam-logam berat yang beracun sudah terakumulasi ditubuh. Metodologi yang dilakukan dengan ICP- MS di laboratorium ” The Great Plan Laboratory, Inc” Amerika Serikat. Parameter pengamatan logam-logam beracun Pb, Hg, Ar, Cd, Cu, Ni, Ti. Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam-logam berat secara optimal dapat diturunkan lebih banyak dibandingkan hanya pemberian DMSA saja.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH PEKTIN JERUK DALAM MENGIKAT LOGAM BERACUN DAN REDUKSI RISIKO KONSUMSI KERANG DARAH (Anadara granosa) THE INFLUENCE OF CITRUS PECTIN IN CHELATING TOXIC METALS AND REDUCING CONSUMPTION RISK OF COCKLE (Anadara granosa)

PENGARUH PEKTIN JERUK DALAM MENGIKAT LOGAM BERACUN DAN REDUKSI RISIKO KONSUMSI KERANG DARAH (Anadara granosa) THE INFLUENCE OF CITRUS PECTIN IN CHELATING TOXIC METALS AND REDUCING CONSUMPTION RISK OF COCKLE (Anadara granosa)

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menyertai Penulis dalam melaksanakan penelitian dan menulis laporan skripsi yang berjudul “Pengaruh Pektin Jeruk dalam Mengikat Logam Beracun dan Reduksi Risiko Konsumsi Kerang Darah (Anadara granosa)”. Tuhan sungguh sangat baik, Dia selalu menyertai Penulis dari awal hingga akhir dan selalu memberikan jalan keluar yang terbaik atas setiap masalah yang Penulis hadapi selama menyelesaikan penelitian dan penulisan laporan ini.

12 Baca lebih lajut

STUDI EFEKTIVITAS PEKTIN AMPAS APEL MANALAGI (Malus sylvestris Mill) SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERACUN SECARA IN VITRO IN VITRO STUDY OF THE EFFECTIVENESS OF MANALAGI APPLE POMACE (Malus sylvestris Mill) PECTIN AS TOXIC METALS BINDER

STUDI EFEKTIVITAS PEKTIN AMPAS APEL MANALAGI (Malus sylvestris Mill) SEBAGAI PENGIKAT LOGAM BERACUN SECARA IN VITRO IN VITRO STUDY OF THE EFFECTIVENESS OF MANALAGI APPLE POMACE (Malus sylvestris Mill) PECTIN AS TOXIC METALS BINDER

Puji syukur dan terima kasih Penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya yang berlimpah, maka Penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi, dengan judul “Studi Efektivitas Pektin Ampas Apel Manalagi ( Malus sylvestris Mill) sebagai Pengikat Logam Beracun secara In Vitro ”.

12 Baca lebih lajut

Sintesis Supramolekul C-4-Furilkaliks[4]Resorsinarena Berbahan Dasar Limbah Ampas Tebu Sebagai Adsorben Logam Beracun Pb(II) Dan Cd(II).

Sintesis Supramolekul C-4-Furilkaliks[4]Resorsinarena Berbahan Dasar Limbah Ampas Tebu Sebagai Adsorben Logam Beracun Pb(II) Dan Cd(II).

kesehatan manusia. Dilandasi oleh kenyataan tersebut maka pada penelitan ini dilakukan sintesis adsorben logam beracun Pb(II) dan Cd(II) berupa supramolekul C-4 furilkaliks[4]resorsinarena dengan menggunakan 2-furfuraldehida dari limbah ampas tebu yang tersedia melimpah di dalam negeri sebagai bahan dasar. Sintesis C-4-furilkaliks[4]resorsinarena dari limbah ampas tebu telah dilakukan melalui beberapa tahapan sebagai berikut: (1) isolasi pentosan dari ampas tebu melalui ekstraksi kontnyu menggunakan pelarut toluena-etanol, (2) sintesis 2-furfuraldehida dari pentosan dengan melibatkan proses hidrolisis dan dehidrasi oleh adanya katalis asam, (3) pemurnian 2-furfuraldehida dengan menggunakan teknik ekstraksi pelarut serta distlasi vakum, dan (4) kondensasi 2-furfuraldehida dengan resorsinol menggunakan katalis asam menghasilkan C-4-furilkaliks[4]resorsinarena. Produk 2- furfuraldehida diperoleh sebanyak 11,47% yang memberikan reaksi positf terhadap reagen anilin asetat, sedangkan C-4-furilkaliks[4]resorsinarena didapatkan sebagai padatan coklat kehitaman sebanyak 73,25% dengan ttk lebur 375-377 o C. Berdasarkan analisa dengan
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Keefektifan Metode Fitoremidiasi Menggunakan Tanaman Eceng Gondok Untuk Menurunkan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Limbah Rumah Sakit.

PENDAHULUAN Keefektifan Metode Fitoremidiasi Menggunakan Tanaman Eceng Gondok Untuk Menurunkan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Limbah Rumah Sakit.

Pengolahan limbah cair dapat dilakukan secara fisika, kimia, maupun biologi. Proses pengolahan secara biologi salah satunya bisa menggunakan mikroorganisme dan tanaman. Pengolahan secara biologi dapat dilakukan dengan fitoremidiasi tanaman air saat ini sudah banyak digunakan untuk menurunkan berbagai kadar logam beracun dan zat organik karena tanaman air selain cukup mudah untuk didapatkan juga secara alami efektif dalam menyerap dan mengakumulasi berbagai logam beracun dan zat organik ke dalam jaringan tanaman.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

FAKTOR KIMIA di TEMPAT KERJA ( Chemical Hazards )

FAKTOR KIMIA di TEMPAT KERJA ( Chemical Hazards )

RACUN LOGAM Toksisitas logam adalah terjadinya keracunan dalam tubuh manusia yang diakibatkan oleh bahan berbahaya yang mengandung logam beracun.. Cara masuk : pernapasan, kulit, dan m[r]

50 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN LIMBAH BERBAHAYA DAN BERACUN

PENGELOLAAN LIMBAH BERBAHAYA DAN BERACUN

d. Limbah beracun adalah limbah yang mengandung racun yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Limbah B3 dapat menyebabkan kematian dan sakit yang serius. Apabila masuk ke dalam tubuh melalui pernafasan, kulit, atau mulut. Prosedur ekstraksi untuk menentukan senyawa organik dan anorganik (Toxicity Characteristic Leaching Procedure) dapat digunakan untuk identifikasi limbah. Nilai ambang batasnya ditetapkan oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan.

0 Baca lebih lajut

Eksplorasi Tumbuhan Beracun di Hutan Lindung di Desa Lumban Julu Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Tobasa

Eksplorasi Tumbuhan Beracun di Hutan Lindung di Desa Lumban Julu Kecamatan Lumban Julu Kabupaten Tobasa

Tumbuhan beracun dapat digunakan masyarakat sebagai bahan pengendali hama karena mengandung racun. Kandungan senyawa yang ada dalam tumbuhan beracun bermacam-macam sehinga dapat digunakan sebagai pengendali berbagai macam hama. Berdasarkan hasil penelitian Hamid dan Nuryani (1992) sebagian tumbuhan tersebut, interaksi antara tumbuhan dan serangga yang terjadi telah menyebabakan sejumlah senyawa kimia metabolit sekunder tumbuhan mempengaruhi perilaku, perkembangan dan fisiologis serangga. Denga strategi penggunaan yang tepat, metabolit sekunder ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengendali hama tertentu.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

TOKSIKOLOGI LOGAM BERAT I INDONESIA

TOKSIKOLOGI LOGAM BERAT I INDONESIA

mengganngu kehidupan biota lingkungan dan akhirnya berpengaruh terhadap kesehatan manusia walaupun dalam jangka waktu yang lama dan jauh dari sumber polusi utamanya. Suatu organisme akan kronis apabila produk yang dikonsumsinya mengandung logam berat. Sebagai contoh, apabila selat sunda tercemar oleh logam berat, katakanlah merkuri akibat buangan industri. Lalu nelayan menangkap ikan disana, ikan tersebut dijual ke pasar, maka kita yang memakan ikan akan ikut mengkonsumsi merkuri. Jumlahnya sedikit pada awalnya namun lama kelamaan akan terakumulasi dalam tubuh.

10 Baca lebih lajut

Bahan berbahaya dan beracun Pb

Bahan berbahaya dan beracun Pb

Pencemaran lingkungan oleh timbale kebanyakan berasal dari aktifitas manusia yang mengekploitasi logam tersebut. timbale digunakan untuk berbagai kegunaan terutama sebagai bahan perpipaan. Bahan additive untuk bensin, baterai, pigmen dan amunisi. Sumber potensial pajanan timbale dapt bervariasi diberbagai lokasi. Manusia menyerap timbal melalui udara, debu, air dan makanan.

3 Baca lebih lajut

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Buah Senduduk Akar

5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Buah Senduduk Akar

Manusia sejak lama telah mengkonsumsi antosianin bersamaan dengan buah dan sayuran yang mereka makan. Selama ini tidak pernah terjadi suatu penyakit atas keracunan yang disebabkan oleh zat warna ini sehingga antosianin aman untuk dikonsumsi, tidak beracun dan tidak menimbulkan mutasi gen. Beberapa penelitian di Jepang menyatakan bahwa antosianin memiliki fungsi fisiologi. Misalnya sebagai antioksidan, antikanker, dan perlindungan terhadap kerusakan hati. Antosianin juga berperan sebagai pangan fungsional, sebagai contoh “ food ingredient” yang sangat berguna bagi kesehatan mata dan retina yang pertama kali dipublikasikan di Jepang pada tahun 1997.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

MODUL 3 PENYAKIT AKIBAT KERJA

MODUL 3 PENYAKIT AKIBAT KERJA

persenyawan hidrokarbon alifatik atau aromatic yang beracun 17 Penyakit yang disebabkan oleh benzena atau homolognya yang beracun 18 Penyakit yang disebabkan oleh derifatnitro dan amin[r]

34 Baca lebih lajut

Penentuan Kadar Seng (Zn) Pada Limbah DI PT. Industri Karet Nusantara

Penentuan Kadar Seng (Zn) Pada Limbah DI PT. Industri Karet Nusantara

Suatu limbah digolongkan sebagai limbah B3 bila mengandung bahan berbahaya atau beracun yang sifat dan konsentrasinya, baik langsung maupun tidak langsung, dapat merusak atau mencemarkan lingkungan hidup atau membahayakan kesehatan manusia.Yang termasuk limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang berbahaya dan beracun yang tidak digunakan lagi karena rusak, sisa kemasan, tumpahan, sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus. Bahan-bahan ini termasuk limbah B3 bila memiliki salah satu atau lebih karakteristik berikut: mudah meledak, mudah terbakar, bersifat reaktif, beracun, menyebabkan infeksi, bersifat korosif, dan lain-lain, yang bila diuji dengan
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

PERMENLH 18 2009 LAMP 1

PERMENLH 18 2009 LAMP 1

Kepada Yth : Deputi MENLH Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Tempat Dengan ini kami mengajukan permohonan rekomendasi pengangkut[r]

2 Baca lebih lajut

II. SIMBOL Dan LABEL B3 Amonia

II. SIMBOL Dan LABEL B3 Amonia

Simbol harus dibuat dari bahan yang tahan terhadap air, goresan dan bahan kimia yang akan mengenainya. Warna simbol untuk dipasang di kendaraan pengangkut bahan berbahaya dan beracun harus dengan cat yang dapat berpendar (fluorenscence).Karena amoniak bersifat, beracun, bahaya bagi lingkungan,gas bertekanan dan korosif maka 4 simbol B3 tersebut harus ada di wadah bahan dan label B3

2 Baca lebih lajut

LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN

LIMBAH B3  Pengertian Limbah B3 Limbah yang dihasilkan dari kegiatan masyarakata dalam rumah tangga sehingga dari limbah tersebut mengandung limbah bahan berbahaya bagi manusia..  M[r]

8 Baca lebih lajut

Show all 5517 documents...