Manajemen laba

Top PDF Manajemen laba:

BAB 1 PENDAHULUAN  Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba(Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei) Tahun 2008-2010.

BAB 1 PENDAHULUAN Pengaruh Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba(Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei) Tahun 2008-2010.

Manajemen laba adalah permainan manajerial yang dilakukan dengan berbagai cara untuk mengatur besar kecilnya laba perusahaan (Sulistiyanto, 2008). Dan juga manajemen laba adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan untuk mempengaruhi laba (income) yang dilaporkan yang dapat memberikan informasi mengenai keuntungan ekonomis yang sesungguhnya tidak dialami perusahaan dalam jangka panjang bahkan merugikan perusahaan (Primanita dan Setiono, 2006).

7 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI).

PENDAHULUAN PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI).

Manajemen laba adalah permainan manajerial yang dilakukan dengan berbagai cara untuk mengatur besar kecilnya laba perusahaan (Sulistyanto, 2008). Dan juga manajemen laba adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan untuk mempengaruhi laba ( income ) yang dilaporkan yang dapat memberikan informasi mengenai keuntungan ekonomis yang sesungguhnya tidak dialami perusahaan dalam jangka panjang bahkan merugikan perusahaan (Primanita dan Setiono, 2006).

8 Baca lebih lajut

DIVERSIFIKASI PERUSAHAAN DAN MANAJEMEN LABA  PENGARUH DIVERSIFIKASI PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA.

DIVERSIFIKASI PERUSAHAAN DAN MANAJEMEN LABA PENGARUH DIVERSIFIKASI PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA.

Berbagai bentuk manajemen laba seperti taking a bath, perataan laba (income smoothing), maksimalisasi atau minimalisasi pendapatan dapat dilakukan oleh pihak manajemen dengan memanfaatkan peluang yang ada dalam standar akuntansi seperti penerapan kebijakan akuntansi atau pemilihan metode akuntansi yang digunakan. Adanya kemungkinan manipulasi ini karena adanya fleksibilitas yang diberikan oleh GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) dan karena sulit untuk menekankan pelaporan keuangan yang fleksibel.

Baca lebih lajut

AGRESIVITAS PAJAK, MANAJEMEN LABA DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi pada Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di BEI Tahun 2012-2014) Repository - UNAIR REPOSITORY

AGRESIVITAS PAJAK, MANAJEMEN LABA DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi pada Perusahaan LQ45 yang Terdaftar di BEI Tahun 2012-2014) Repository - UNAIR REPOSITORY

Pajak merupakan kewajiban perusahaan kepada negara, di mana pajak tersebut merupakan beban pagi perusahaan yang akhirnya berdampak pada laba. Di sisi lain, laba, yang adalah dasar pengenaan pajak, merupakan indikator yang kerap digunakan untuk menilai suatu perusahaan oleh stakeholder. Baik strategi manajemen laba maupun agresivitas pajak merupakan dua strategi yang kerap digunakan perusahaan dalam pelaporan keuangannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh agresivitas pajak terhadap manajemen laba, dan sebaliknya, pengaruh manajemen laba terhadap agresivitas pajak pada perusahaan yang termasuk kategorisasi LQ45 tahun 2012-2014. Penelitian ini juga ingin melihat respon pasar terhadap manajemen laba maupun agresivitas pajak yang dilakukan perusahaan, yang tercermin dari nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

TITIK KRITIS MANAJEMEN LABA PADA PERUBAHAN TAHAP LIFE CYCLE PERUSAHAAN: ANALISIS MANAJEMEN LABA RIIL DAN MANAJEMEN LABA AKRUAL

TITIK KRITIS MANAJEMEN LABA PADA PERUBAHAN TAHAP LIFE CYCLE PERUSAHAAN: ANALISIS MANAJEMEN LABA RIIL DAN MANAJEMEN LABA AKRUAL

S h a n k d a n G o v i n d a r a j a n ( 1 9 9 3 ) mengemukakan bahwa perusahaan yang berada pada tahap perkenalan dan pertumbuhan menerapkan sistem pengendalian yang tidak ketat, tetapi bila sudah mencapai pada fase kematangan atau harvest (dalam hal ini dikategorikan ke dalam tahap mature) dan penurunan maka akan menerapkan sistem pengendalian yang ketat. Semakin ketat sistem pengendalian, diharapkan manajemen laba yang dilakukan semakin rendah. Hastuti (2010a) menunjukkan bahwa manajemen laba perusahaan yang berada pada tahap stagnant lebih rendah secara signifikan daripada perusahaan yang berada pada tahap mature. Penelitian Hastuti (2010b) menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang berada pada tahap growth dan stagnant memilih discretionary accrual yang menaikkan laba sedangkan perusahaan-perusahaan yang berada pada tahap mature tidak terbukti memilih discretionary accrual yang menurunkan laba. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang berukuran kecil dan medium memilih discretionary accrual yang menaikkan laba sedangkan perusahaan- perusahaan yang berukuran besar tidak terbukti memilih discretionary accrual yang menurunkan laba.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) Di Indonesia

Analisis Pengaruh Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) Di Indonesia

Perusahaan yang melakukan IPO sering termotivasi untuk melakukan manajemen laba agar menarik perhatian para investor untuk menginvestasikan dananya ke perusahaan tersebut. Hal ini tentunya menyebabkan pihak investor sebagai pihak pengambil keputusan bisnis memerlukan jasa assurance dari pihak ketiga yaitu auditor independen. Pihak auditor independen diharapkan menghasilkan kualitas audit yang baik sehingga dapat mengurangi risiko salah saji dan kecurangan yang mungkin terjadi, salah satunya manajemen laba (Earnings Management).

20 Baca lebih lajut

Manajemen Laba Dalam Perspektif Laporan Sisa Hasil Usaha di KPRI Sekota Semarang”.

Manajemen Laba Dalam Perspektif Laporan Sisa Hasil Usaha di KPRI Sekota Semarang”.

Dalam masa sekarang ini koperasi harus mampu eksis, maka diperlukan pembenahan – pembenahan dalam manajemen sehingga SHU yang di peroleh dari tahun-ketahun meningkat. Oleh karena itu koperasi perlu melakukan manajemen laba dalam operasionalnya. Tindakan yang dilakukan koperasi agar laba / SHU dari tahun ke tahun meningkat, misalnya dengan cara mengoptimalkan skala ekonomi dalam arti memperbesar volume usaha dan menekan biaya per unit yang memberikan manfaat yang besar, besarnya pada anggota. Manajemen laba merupakan campur tangan pihak manajemen dalam proses penyusunan laporan keuangan dengan maksud untuk meningkatkan kesejahteraan secara pribadi maupun untuk meningkatkan nilai perusahaan. Manajemen laba adalah suatu tindakan yang di lakukan pihak manajemen yang menaikan / menurunkan laba yang di laporkan dari unit yang menjadi tanggung jawabnya yang tidak mempunyai hubungan dengan kenaikan/penurunan profitabilitas untuk jangka panjang ( Fischer M dan Rosen Weig, 1995 ). Di dalam kinerjanya KPRI di Kota Semarang di harapkan dapat memperoleh laba yang terus meningkat maka KPRI di Kota Semarang perlu menerapkan bentuk, bentuk manajemen laba yang cocok sehingga hasil yang di harapkan dapat terwujud.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Kondisi Laba Operasional Terhadap Manajemen Laba

Pengaruh Kondisi Laba Operasional Terhadap Manajemen Laba

Selama beberapa dekade terakhir Manajemen laba telah menarik perhatian para praktisi, regulator, dan peneliti akademis di bidang akuntansi dan keuangan (Alareeni dan Aljuaidi, 2014). Topik ini menarik perhatian karena timbulnya kekhawatiran mengenai sejauh mana informasi keuangan yang diungkapkan mendistorsi informasi yang sesungguhnya terjadi dalam kondisi laba suatu suatu perusahaan. Dalam hal mendistorsi informasi keuangan sehingga terjadinya manajemen laba dapat dikarenakan oleh adanya asimetri informasi dan teori keagenan (Sun & Rath, 2008). Manajemen laba yang terjadi karena permasalahan asimetri informasi dan konflik keagenan dapat terjadi ketika pemilik/pemegang saham selaku principals berada diluar kegiatan operasional dan manajer memiliki akses ke informasi (Gunny, 2010; Schipper, 1989). Manajer selaku agen memiliki motivasi untuk melakukan manajemen laba untuk memenuhi target yang diharapkan (Healy, 1985).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

INDIKASI MANAJEMEN LABA MELALUI MANIPULASI AKTIVITAS RIIL (Studi Empiris pada Perusahaan Right Issue yang terdaftar di BEI) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

INDIKASI MANAJEMEN LABA MELALUI MANIPULASI AKTIVITAS RIIL (Studi Empiris pada Perusahaan Right Issue yang terdaftar di BEI) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Selain itu pihak manajemen juga memiliki beberapa motivasi yang mendorong mereka dalam melakukan manajemen laba antara lain motivasi bonus, motivasi kontrak, motivasi politik, motivasi pajak, penggantian direktur dan mengkomunikasikan informasi ke investor (Scott, 2000). Sedangkan Watts dan Zimmermann (dalam Siregar, 2009) menyatakan motivasi adanya manajemen laba dalam tiga bentuk, yaitu: (1) hipotesis program bonus, yang didasarkan adanya dorongan manajer perusahaan untuk mendapatkan bonus berdasarkan laba yang dilaporkan oleh manajer sehingga akan mendorong manajer untuk memilih prosedur akuntansi yang dapat menggeser laba dari periode yang akan datang ke periode saat ini; (2) hipotesis perjanjian utang, yang disebabkan oleh munculnya perjanjian kontrak antara manajer dan perusahaan yang berbasis kompensasi manajerial; (3) hipotesis biaya politik, yang timbul karena manajemen memanfaatkan kelemahan akuntansi yang menggunakan estimasi akrual serta pemilihan metode akuntansi dalam rangka menghadapi berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGADOPSIAN INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS ( IFRS ) TERHADAP MANAJEMEN LABA ( Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI ) - Unissula Repository

PENGARUH PENGADOPSIAN INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARDS ( IFRS ) TERHADAP MANAJEMEN LABA ( Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI ) - Unissula Repository

Beberapa Penelitian terdahulu tentang Pengaruh adopsi IFRS terhadap manajemen laba .salah satu nya di lakukan oleh (Abhiyoga. 2013) menggunakan IFRS dan manajeman laba sebagai variabel utama dalam penelitiannya, menyatakan bahwa pengadopsian international financial reporting satndars berpengaruh positif dan signifikan terhadap presentase manajemen laba. Lintang (2013) juga melakukan penelitian untuk menguji bagaimana pengaruh adopsi IFRS terhadap salah N satu kualitas akuntansi yakni manajemen n laba di sector
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi Yang Terdaftar di BEI tahun 2015 - 2017 - UMBY repository

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP MANAJEMEN LABA Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi Yang Terdaftar di BEI tahun 2015 - 2017 - UMBY repository

Dalam banyak perjanjian utang, debitur dipersayaratkan oleh kreditur untuk mempertahankan debt to equity ratio selama masa perjanjian, oleh karena itu manajer yang memiliki rasio leverage yang besar cenderung akan memilih prosedur akuntansi dengan perubahan laba yang dilaporkan dari periode masa depan ke periode sekarang, karena hal tersebut akan memberikan perusahaan leverage ratio yang kecil. Dengan demikian leverage akan mendorong terjadinya praktik manajemen laba karena adanya kebutuhan manajemen terhadap debt to equity ratio.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

PENUTUP  PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI TERHADAP TIPE MANAJEMEN LABA EFISIEN ATAU OPORTUNISTIK (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI).

PENUTUP PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI TERHADAP TIPE MANAJEMEN LABA EFISIEN ATAU OPORTUNISTIK (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI).

1. Hasil dari pengujian Ha1 diterima dan pengaruh positif hal ini menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh positif terhadap arus kas operasi operasi satu tahun ke depan. Dengan kata lain, manajemen laba akan meningkatkan kualitas informasi sehingga semakin bermanfaat bagi para pengguna dan memberikan bukti bahwa tipe manajemen laba pada perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011 adalah manajemen laba efisien.

25 Baca lebih lajut

PENGARUH MANAJEMEN LABA, JAMINANDAN UMUR OBLIGASI TERHADAPPERINGKAT OBLIGASI | Andriyani | PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 877 1742 1 SM

PENGARUH MANAJEMEN LABA, JAMINANDAN UMUR OBLIGASI TERHADAPPERINGKAT OBLIGASI | Andriyani | PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 877 1742 1 SM

berpengaruh positif terhadap peringkat obligasi” diterima. Penulis menyimpulkan semakin besar manajemen laba yang dilakukan perusahaan untuk menghasilkan laba yang tinggi maka peringkat obligasi terhadap perusahaan tersebut akan semakin baik. Penelitian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan Riska (2013) yang menyimpulkan bahwa Peringkat obligasi suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh manajemen laba dengan cara menaikkan laba sebuah perusahaan sehingga kinerja perusahaan terlihat baik di mata investor dan investor pada akhirnya mempercayakan memberikan utang kepada
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

MANAJEMEN LABA SEBAGAI RESPON ATAS PERUBAHAN TARIF PAJAK PENGHASILAN BADAN DI INDONESIA  Manajemen Laba Sebagai Respon Atas Perubahan Tarif Pajak Penghasilan Badan Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI).

MANAJEMEN LABA SEBAGAI RESPON ATAS PERUBAHAN TARIF PAJAK PENGHASILAN BADAN DI INDONESIA Manajemen Laba Sebagai Respon Atas Perubahan Tarif Pajak Penghasilan Badan Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Perusahaan yang melakukan manajemen laba atas perubahan tarif pajak Badan hanya perusahaan yang laba; (2) Manajemen laba pada perusahaan yang laba dipengaruhi oleh insentif pajak dan insentif non pajak; (3) Manajemen laba pada perusahaan yang mengalami kerugian hanya dipengaruhi oleh insentif non pajak, dan (4) Manajemen laba pada perusahaan yang laba maupun rugi tidak dipengaruhi oleh kepemilikan manajerial dan presentasi saham yang disetor di BEI.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

MANAJEMEN LABA AKRUAL MANAJEMEN LABA RII

MANAJEMEN LABA AKRUAL MANAJEMEN LABA RII

Keterbatasan pertama penelitian ini hanya melihat dampak dari kedua jenis manajemen laba terhadap biaya modal dari perusahaan non-keuangan. Untuk peneli- tian selanjutnya, dapat diteliti dampak dari manajemen laba yang dilakukan perusa- haan-perusahaan yang termasuk ke dalam industri keuangan terhadap biaya modalnya. Keterbatasan kedua, metode penghitungan biaya utang dalam penelitian ini hanya menggunakan rasio dari beban bunga dibagi dengan rerata total utang. Pada penelitian selanjutnya, dapat digunakan yield to matu - rity , ataupun credit rating sebagai proksi dari biaya utang. Untuk menghitung biaya ekuitas hanya digunakan pendekatan CAPM (capital asset pricing model ). Untuk pene- litian selanjutnya, dapat digunakan metode lain seperti industry-adjusted earnings to price ratio . Keterbatasan berikutnya adalah model penghitungan manajemen laba masih terbatas pada model Stubben (2010) serta model Kasznik (1999). Kedepannya, dalam meneliti dampak manajemen laba akrual terhadap biaya ekuitas maupun biaya utang dapat digunakan model lainnya, seperti model Modiied Jones (Dechow et al.1995). Pengukuran manajemen laba riil dalam penelitian ini juga masih terbatas pada model Roychowdhury (2006). Terdapat alter - natif pengukuran manajemen laba riil meng- gunakan model Gunny (2010).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

DAMPAK MANAJEMEN LABA AKRUAL DAN MANAJEMEN LABA UNIVERSITAS DIPONEGORO RIIL TERHADAP KINERJA PASAR - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

DAMPAK MANAJEMEN LABA AKRUAL DAN MANAJEMEN LABA UNIVERSITAS DIPONEGORO RIIL TERHADAP KINERJA PASAR - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Manajemen laba menarik untuk diteliti karena dapat memberikan gambaran tentang perilaku manajer dalam melaporkan kegiatan usahanya pada suatu periode tertentu. Manajemen laba juga menjadi masalah serius yang dihadapi oleh praktisi, akademisi akuntansi dan keuangan selama beberapa tahun ini. Menurut Sulistyanto (2008) alasan manajemen laba menjadi masalah serius yang dihadapi praktisi, akademisi akuntansi dan keuangan yaitu yang pertama, manajemen laba seolah-olah telah menjadi budaya perusahaan yang dipraktikkan semua perusahaan di dunia. Yang kedua, sebab dan akibat yang ditimbulkan aktivitas rekayasa manajerial ini tidak hanya menghancurkan tatanan ekonomi, namun juga menghancurkan tatanan etika dan moral. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika publik mempertanyakan etika, moral dan tanggung jawab pelaku bisnis yang seharusnya menciptakan kehidupan bisnis yang bersih dan sehat.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

etika dan prilaku koruptif dalam praktik manajemen laba studi hermeneutika kritis

etika dan prilaku koruptif dalam praktik manajemen laba studi hermeneutika kritis

Manajemen laba merupakan praktik-praktik manajer untuk mempengaruhi angka laba yang mengundang banyak kontroversi. Dalam perspektif dan argumentasi yang berbeda, beberapa pihak menyatakan pendapat secara berbeda pula. Pada satu pihak, manajemen laba bukanlah bentuk tindakan manipulasi laba apabila masih dilakukan dalam koridor prinsip akuntansi berterima umum [lihat misalnya Schroeder dan Clark (1998, 248) dan Djakman (2003, 145)]. Pada sisi yang lain, manajemen laba merupakan bentuk tindakan manipulasi laba, karena manajemen laba selalu dilandasi oleh motivasi untuk memperoleh keuntungan pribadi dengan cara memberikan gambaran tentang kinerja perusahaan yang tidak sebenarnya, meskipun kinerja yang digambarkan adalah kinerja jangka pendek [lihat misalnya Schipper (1989, 92); Healy dan Wahlen (1999, 368)]
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

jurnal manajemen laba akrual manajemen

jurnal manajemen laba akrual manajemen

Struktur modal atau leverage merujuk pada bauran relatif dari sekuritas hutang dan ekuitas dalam struktur keuangan jangka panjang suatu perusahaan (Megginson, 1997; 305). Sementara Homaifar (1994; 10), menyatakan struktur modal adalah perpaduan dari nilai hutang, saham preferen, saham biasa, dan laba ditahan yang tercermin dalam laporan keuangan perusahaan pada akhir tahun. Struktur modal yang optimal adalah struktur modal yang mengoptimalkan keseimbangan antara risiko dan tingkat pengembalian sehingga memaksimalkan harga saham.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Manajemen Berdasarkan Aktivitas manajemen laba

Manajemen Berdasarkan Aktivitas manajemen laba

Pendekatan lain untuk penetapan standar yang digunakan untuk mengidentifikasi peluang perbaikan aktifitas disebut sebagai Benchmarking. Benchmarking menggunakan praktik terbaik sebagai standar untuk mengevaluasi kinerja aktivitas. Contohnya asumsikan bahwa output dari aktifitas pembelian diukur melalui jumlah pesanan pembelian. Benchmarking internal tidak harus terbatas pada manajemen biaya.

Baca lebih lajut

MANAJEMEN LABA SEBAGAI RESPON ATAS PERUBAHAN TARIF PAJAK PENGHASILAN BADAN DI INDONESIA  Manajemen Laba Sebagai Respon Atas Perubahan Tarif Pajak Penghasilan Badan Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI).

MANAJEMEN LABA SEBAGAI RESPON ATAS PERUBAHAN TARIF PAJAK PENGHASILAN BADAN DI INDONESIA Manajemen Laba Sebagai Respon Atas Perubahan Tarif Pajak Penghasilan Badan Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI).

3 mempengaruhi discretionary accruals. Hal ini dilakukan karena adanya perbedaan tarif bagi perusahaan go public yang minimal 40% saham disetornya diperdagangkan di BEI. Sehingga peneliti terdorong untuk mengakat permasalahan dalam bentuk penelitian berjudul : “ MANAJEMEN LABA SEBAGAI RESPON ATAS PERUBAHAN TARIF PAJAK PENGHASILAN BADAN ( Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI )”

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...