manisan daging buah pala (Myristica fragrans Houtt

Top PDF manisan daging buah pala (Myristica fragrans Houtt:

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Pada Laki-Laki Dewasa.

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Pada Laki-Laki Dewasa.

setelah mendapat keterangan sepenuhnya menyadari, mengerti, dan memahami tentang tujuan, manfaat dan risiko yang mungkin timbul dalam penelitian, serta sewaktu-waktu dapat mengundurkan diri dari keikut sertaannya, maka saya setuju ikut serta dalam penelitian yang berjudul: Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif pada Laki-laki Dewasa Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya dan tanpa paksaan.

24 Baca lebih lajut

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Ketelitian dan Kewaspadaan Pada Laki-Laki Dewasa.

Pengaruh Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Ketelitian dan Kewaspadaan Pada Laki-Laki Dewasa.

Dalam mengerjakan aktivitas sehari-hari, seperti belajar, mengerjakan tugas, dan mengemudi, kewaspadaan dan ketelitian merupakan faktor yang berperan penting dalam menentukan tingkat keberhasilan seseorang. Penurunan ketelitian dan kewaspadaan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan, mulai dari penurunan semangat bekerja, tidak terlaksananya pekerjaan dengan baik, bahkan dapat menimbulkan berbagai jenis kecelakaan, seperti kecelakaan kerja maupun lalu lintas. Setiap tahunnya terdapat 2,3 juta korban meninggal akibat kecelakaan di tempat kerja di seluruh dunia (Benny Joewono, 2012), sedangkan di Indonesia pada tahun 2010 terjadi 65.000 kasus kecelakaan kerja (Kemenakertrans, 2011). Di seluruh dunia, setiap tahunnya terdapat 1,2 juta korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas (WHO, 2004), sedangkan di Indonesia tercatat jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas di tahun 2010 mencapai 31.186 jiwa (Dirjen Perhubungan Darat, 2010). Bila dirinci, rata-rata 84 orang meninggal setiap harinya atau antara tiga hingga empat orang setiap jamnya (Dirjen Perhubungan Darat, 2010). Pada Operasi Ketupat 23 Agustus sampai 7 September 2011, terdapat 4.744 kasus kecelakaan lalu lintas, 1.018 di antaranya disebabkan kantuk (Rizka Diputra, 2011). Salah satu penyebab penurunan ketelitian dan kewaspadaan adalah rasa kantuk. Rasa kantuk dapat diakibatkan oleh kurang tidur, kelelahan fisik, kondisi fisik yang menurun akibat penyakit, dan efek samping obat. Beberapa jenis makanan tertentu juga dapat menyebabkan rasa kantuk, misalnya buah pala (Myristica fragrans Houtt.).
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Efek Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Memori Jangka Pendek pada Perempuan Dewasa.

Efek Manisan Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Memori Jangka Pendek pada Perempuan Dewasa.

Penelitan bersifat eksperimental sungguhan, memakai rancangan acak lengkap (RAL) serta pre-test dan post-test. Subjek penelitian adalah 30 orang perempuan berusia 18-25 tahun. Data yang diukur adalah memori jangka pendek, yaitu skor banyaknya rangkaian kata berbeda yang terdiri atas tiga huruf konsonan berbeda yang terdapat pada lembar tes memori Peterson & Peterson sebelum dan setelah mengonsumsi manisan daging buah pala. Analisis data skor memori jangka pendek m enggunakan uji “t” berpasangan dengan α = 0,05 .

18 Baca lebih lajut

Karakteristik Pemanasan Pada Proses Pengalengan Manisan Pala Basah (Myristica fragrans Houtt)

Karakteristik Pemanasan Pada Proses Pengalengan Manisan Pala Basah (Myristica fragrans Houtt)

Tanaman pala merupakan tanaman asli Indonesia, sudah terkenal sebagai tanaman rempah sejak abad ke-18. Sampai saat ini Indonesia merupakan produsen pala terbesar di dunia (70-75%). Komoditas tersebut selama ini belum menjadi alterrnatif pangan bagi produsen dan konsumen sehingga perlu diterapkan suatu bentuk teknologi tepat guna untuk mengubah bahan baku tersebut menjadi produk diminati. Jenis pala yang dipakai yaitu Myristicn fragrans Houtt karena pala ini mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi daripada jenis lainnya.Oleh karena itu, mengubahnya ke dalam bentuk yang lebih disukai merupakan cara yang perlu diteliti. Salah satu penerapan teknologi untuk memanfatkan daging buah pala adalah dengan mengubahnya menjadi manisan buah pala dalam kaleng. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu, (1) Penelitian pendahuluan untuk menentukan nilai pH yang nantinya akan berpengaruh pada suhu pemanasan apakah dilakukan sterilisasi atau pasteurisasi, (2) pengukuran kecukupan panas dan pengamatan.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

Pengaruh Sirop Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Perempuan Dewasa.

Pengaruh Sirop Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Perempuan Dewasa.

Problem solving tidak selalu berjalan lancar karena banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah konsumsi makanan sehari-hari. Konsumsi makanan yang memiliki efek sedatif cenderung menurunkan kecepatan problem solving seseorang. Salah satu makanan tersebut adalah buah Pala, yang merupakan buah hasil alam Indonesia dan banyak diolah untuk mempertinggi nilai jual atau dalam bentuk sajian tertentu, sehingga lebih diminati masyarakat. Daging buah Pala sering digunakan untuk sirop dan manisan, sedangkan bijinya untuk bumbu masak. Tumbuhan Pala (Myristica fragrans Houtt.) banyak terdapat di Kepulauan Maluku terutama di Pulau Banda, memiliki efek sedatif, analgesik, aprodisiak, antibakteri, dan antiinflamasi (Tajuddin, 2003). Konsumsi buah dan biji Pala sering menimbulkan efek sedatif. Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh sirop Pala, yang sudah dikenal masyarakat luas, terhadap fungsi kognitif.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Isolasi Dan Analisis Komponen Minyak Atsiri Secara GC-MS Pada Manisan Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) Dari Desa Klambir Lima Hamparan Perak

Isolasi Dan Analisis Komponen Minyak Atsiri Secara GC-MS Pada Manisan Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) Dari Desa Klambir Lima Hamparan Perak

Dimasukkan 100 g manisan daging buah pala kering yang telah dihaluskan ke dalam labu alas bulat 500 ml, lalu ditambahkan akuades hingga semua bahan terendam. Kemudain alat dirangkai sedemikian rupa. Destilasi dilakukan selama 6 jam. Minyak atsiri yang diperoleh ditampung dalam vial. Destilasi dilakukan berulang kali hingga mendapatkan minyak yang cukup, lalu minyak dikumpulkan dalam vial. Pisahkan minyak dan air menggunakan pipet tetes. Kemudian minyak yang diperoleh ditambahkan natrium sulfat anhidrat, didiamkan selama 24 jam. Minyak atsiri dipipet dan disimpan dalam botol berwarna gelap (Guenther, 2006; Cahyono dan Supriyanto, 2012).
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Pengaruh Manisan Buah Pala (Mytistica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Perempuan Dewasa.

Pengaruh Manisan Buah Pala (Mytistica fragrans Houtt.) Terhadap Fungsi Kognitif Perempuan Dewasa.

Buah pala (Myristica fragrans Houtt.) mengandung minyak atsiri yang sebagian besar terdiri dari hidrokarbon terpenoid (d-pinene,limonene) dan fenilpropanoid seperti myristicine (FAO Corporate Document Repository, 1994). Terpenoid dan fenilpropanoid pada daging buah pala akan berikatan dengan reseptor GABA A (Aoshima & Hamamoto, 1999) di batang otak yang

30 Baca lebih lajut

Aktivitas Penghambatan Minyak Atsiri dan Ekstrak Kasar Biji Pala  terhadap Pertumbuhan Bakteri Xanthomonas campestris Oammel asal Tanaman Brokoli

Aktivitas Penghambatan Minyak Atsiri dan Ekstrak Kasar Biji Pala terhadap Pertumbuhan Bakteri Xanthomonas campestris Oammel asal Tanaman Brokoli

dengan konsentrasi 100%, 10%, 1% (v/v) sebanyak 15 #l diteteskan pada kertas steril berdiameter 6 mm. Kertas uji diletakkan secara terpisah di permukaan medium nutrien agar yang telah diinokulasi dengan bakteri X. campestris umur 24 jam. Sebagai kontrol digunakan kertas cakram yang ditetesi pelarut metanol 80% dan sebagai pembanding digunakan kertas cakram yang ditetesi Agrept 0,2% (0,002 g/ml metanol). Satu cawan petri diisi dengan 5 kertas cakram dengan konsentrasi 100%, 10%, 1%, 0% dan bakterisida pembanding. Masing-masing perlakuan ditempatkan dalam inkubator pada suhu 37 o C selama 18-24 jam. Aktivitas penghambatan bakteri diamati dengan mengukur lebar zona penghambatan di sekitar kertas cakram. Prosedur yang sama dilakukan terhadap ekstrak kasar biji M. fragrans dan M. fattua.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Buah Pala (Myristica Fragrans) dalam Pembuatan Dodol

Pemanfaatan Buah Pala (Myristica Fragrans) dalam Pembuatan Dodol

Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan nilai guna daging buah pala selain sebagai manisan pala. Pemanfaatan pala secara optimal akan meningkatkan pendapatan petani pala. Selain itu juga dapat memperkaya khazanah pangan khas Indonesia dengan memberikan pilihan konsumsi buah pala yang beragam pada konsumen, dan meningkatkan daya tahan petani terhadap luktuasi harga biji pala.

73 Baca lebih lajut

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Chatterjee, S, Zareena Niaz, S. Gautam, Soumyakanti Adhikari, Prasad S. Variyar, Arun Sharma, 2007, Antioxidant activity of some phenolic constituents from green pepper (Piper nigrum L.) and fresh nutmeg mace (Myristica fragrans), Food Chemistry 101, 515 – 523

4 Baca lebih lajut

Metode Penelitian Pengembangan Minyak Atsiri Sebagai Aromaterapi Dan Potensinya Sebagai Produk Sediaan Farmasi.

Metode Penelitian Pengembangan Minyak Atsiri Sebagai Aromaterapi Dan Potensinya Sebagai Produk Sediaan Farmasi.

ditahan 2 menit dinaikkan hingga 300 o C (laju kenaikan 10 o C/ min), sedangkan program suhu untuk darah mencit yang menginhalasi pala dan ki lemo : 60 o C ditahan 5 menit dinaikkan hingga 330 o C ditahan 1 menit (laju kenaikan 10 o C/ min). Setiap puncak yang muncul dalam kromatogram ion total (TIC) memiliki waktu retensi yang berbeda-beda. Komponen yang teridentifikasi tidak cukup dengan hanya melakukan matching dengan data yang ada pada library spektra massa yang ada, untuk itu agar konfirmasi komponen dari spektra massa lebih akurat, maka ditentukan nilai Linear Retention Index (LRI) dari masing-masing puncak.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Isolasi Dan Elusidasi Struktur Kimia Flavonoida Dari Daun Pala (Myristica fragrans Houtt) dan Uji Aktivitas Antioksidan

Research on plant leaves Myristica fragrans Houtt Pala was aimed to find a chemical compound and antioxidant activity with 1,1-diphenyl-2-picryl-hydrazil (,-diphenyl--picrylhidrazyl) atau DPPH radical-scavenging methods. Extraction have done by maceration using the methanol solvent, methanol extract was added ethylacetate solvent and filtered. Ethylacetate extract partioned with methanol : n-hexane (1:1) and then ethylacetate fractions were hydrolised with HCl 6%. The total flavonoid yielded was separated using column chromatography with silica gel 60 as stasionary phase and n-hexane : ethylacetate as mobile phase (gradient elution). After that coloumn chromatography find to three flavonoid compounds and then do identify with UV, FTIR, 1 H-NMR, 13 C-NMR, DEPT and NMR-2D (COSY, HMQC and HMBC). That compound called as 3,5,7,4- tetrahydroxy-dihydroflavonol or dihydrocaempferol; 3,5,7,4-tetrahydroxy flavonol or Kaempferol and 3,5,7,3,4-pentahydroxy flavonol or Quercetin with antioxidant activity 9,75; 6,85 and 4,85 ppm respectively.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Buah Pala - Isolasi Dan Analisis Komponen Minyak Atsiri Secara GC-MS Pada Manisan Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) Dari Desa Klambir Lima Hamparan Perak

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Buah Pala - Isolasi Dan Analisis Komponen Minyak Atsiri Secara GC-MS Pada Manisan Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) Dari Desa Klambir Lima Hamparan Perak

Pala merupakan spesies yang sangat terkenal dari tumbuhan famili Myristicaceae. Walaupun kebanyakan dari kita hanya mengenal tumbuhan asli Pulau Banda ini sebagai rempah, bumbu masak, atau di Bogor dibuat asinan, pala juga dapat meningkatkan aktivitas mental atau yang lebih dikenal dengan bahan psikoaktif. Penyebabnya adalah aktivitas senyawa safrol terutama miristisin dan elimisin, yang terkandung pada minyak atsirinya (Agusta, 2009).

11 Baca lebih lajut

Uji Aktivitas Dari Estrak Etanol Daun Pala (Myristica fragrans) Asal Pulau Tomia Kab WAKATOBI Dengan Metode KLT-Bioautografi. By SRI ARISTA

Uji Aktivitas Dari Estrak Etanol Daun Pala (Myristica fragrans) Asal Pulau Tomia Kab WAKATOBI Dengan Metode KLT-Bioautografi. By SRI ARISTA

Informasi tentang kandungan kimia yang terdapat dalam jaringan atau organ dari jenis-jenis tumbuhan pada marga Myristica belum banyak dipublikasikan. Buah palanya, mengandung 9% air, 27% karbohidrat, 6,5% protein, minyak campuran 33%, minyak essensial 4,5%. Selubung biji juga mengandung 22,5% minyak campuran dan lebih dari 10% minyak essensial. Biji mengandung 23-30% mentega dan jika dipisahkan terdiri dari 73% trimyristin dan 13% minyak essensial. Bagian tumbuhan pala tidak hanya pada buahnya, tetapi juga pada biji dan daunnya yang mengandung polifenol. Biji dan buahnya juga mengandung saponin, dan daunnya mengandung flavonoid (Arrijani, 2005).
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Profilling the Volatil Compounds of Variety of Essential Oils Species From Indonesia

Profilling the Volatil Compounds of Variety of Essential Oils Species From Indonesia

Tingginya mono terpene seperti alpha pinene pada minyak terpentin memungkinkan minyak jenis ini digunakan sebagai adulteran (minyak pemalsu) untuk minyak lain yang memiliki kandungan alpha pinene tinggi seperti minyak pala. Menurut Burfield (2003) tentang adulteration of essential oils, minyak pala mudah untuk dipalsukan dengan minyak terpentin hal ini dikarenakan komponen dalam minyak terpentin terdapat dalam minyak pala yaitu alpha pinene dan delta- 3-carene. Murahnya harga minyak terpentin dibandingkan dengan minyak pala menjadi salah satu alasan utama terjadinya pemalsuan selain itu adanya pemalsuan minyak terpentin dalam minyak pala dalam jumlah yang sedikit sulit dideteksi dengan alat GC dan GC-MS. Bahkan secara organoleptik pun juga sulit dibedakan antara yang dipalsukan maupun yang orisinal. Hal yang paling mudah mendeteksi pemalsuan untuk kasus seperti ini adalah menggunakan 13C-NMR.
Baca lebih lanjut

112 Baca lebih lajut

Aplikasi Kombinasi Bubuk Fuli Pala (Myristica Fragrans Houtt) dan NaCl Sebagai Pengawet Alami Pada Mi Basah Matang

Aplikasi Kombinasi Bubuk Fuli Pala (Myristica Fragrans Houtt) dan NaCl Sebagai Pengawet Alami Pada Mi Basah Matang

Mi yang digunakan sebagai kontrol adalah mi yang dibuat dengan bubuk fuli pala 0% + NaCl 1%. Berdasarkan perhitungan hasil regresi kurva linear didapat bahwa waktu yang dibutuhkan mi kontrol untuk mencapai batas standar maksimum SNI 10 6 cfu/g adalah 29.9 jam. Menurut Pahrudin (2006) mi matang kontrol memiliki jumlah total mikroba yang melebihi standar 10 6 cfu/g setelah 30 jam. Yohana (2007) juga menyatakan bahwa umur simpan mi basah matang berkisar antara 24 – 36 jam. Grafik persamaan garis lurus nilai total mikroba mi kontrol dapat dilihat pada Gambar 6.
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

SIFAT FISIK MINYAK ATSIRI DAUN PALA (Myristica fragrans Houtt) ACEH SELATAN Physical Properties of Essential Oil of Leave Pala (Myristica fragrans Houtt)of South Aceh

SIFAT FISIK MINYAK ATSIRI DAUN PALA (Myristica fragrans Houtt) ACEH SELATAN Physical Properties of Essential Oil of Leave Pala (Myristica fragrans Houtt)of South Aceh

Minyak atsiri merupakan minyak yang bersumber dari tanaman yang bersifat aromatik. Daun pala adalah tumbuhan yang mengandung minyak atsiri. Setiap minyak atsiri dari tumbuhan yang berbeda akan mempunyai sifat fisik yang berbeda. Pada penelitian ini minyak atsiri dihasilkan menggunakan metode destilasi uap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik minyak atsiri daun pala Aceh Selatan. Sifat fisik minyak atsiri dapat ditinjau dari persentase kadar air, kada rabu, aroma, warna, serta rendemennya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri daun pala berwarna kuning pucat, mempunyai bau yang khas buah pala, persentase kadar air dan abu, viskositas, densitas masing-masingny aadalah 6.8%, 2,1%, massa jenis rendemen 0.4%, 3.8 P, 0.576 g/cm3. Penelitian ini menunjukan bahwa minyak atsiri daun pala Aceh Selatan baik digunakan sebagai bahan obat-obatan. Namun densitas minyak daun pala tidak sesuai dengan Standar SNI.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

FORMULASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER MINYAK ATSIRI PALA (Myristica fragrans Houtt.): UJI STABILITAS  Hand Sanitizer Gel Formulations Oil Stocks Essential Pala ( Myristica Fragrans Houtt . ) : Stability Test Physical Activity And Test Against Antibacterial

FORMULASI SEDIAAN GEL HAND SANITIZER MINYAK ATSIRI PALA (Myristica fragrans Houtt.): UJI STABILITAS Hand Sanitizer Gel Formulations Oil Stocks Essential Pala ( Myristica Fragrans Houtt . ) : Stability Test Physical Activity And Test Against Antibacterial

Nutmeg oil (Myristica fragrans Houtt.) with a content myristicin has antibacterial activity against Staphylococcus aureus so suitable for use as an active ingredient in the preparation of gel hand sanitizer. This study aims to determine the effect of variations in the concentration of carbopol as gelling agent on the physical properties and the physical stability during storage and determine the antibacterial activity of essential oils of nutmeg against Staphylococcus aureus after formulated in gel form.

13 Baca lebih lajut

Optimasi Kecukupan Panas Melalui Pengukuran Distribusi dan Penetrasi Panas Pada Formulasi Minuman Sari Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt)

Optimasi Kecukupan Panas Melalui Pengukuran Distribusi dan Penetrasi Panas Pada Formulasi Minuman Sari Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt)

Tanaman pala merupakan tanaman asli Indonesia, sudah terkenal sebagai tanaman rempah sejak abad ke-18. Sampai saat ini Indonesia merupakan produsen pala terbesar di dunia (70-75%). Komoditas tersebut selama ini belum menjadi alternatif pangan bagi produsen dan konsumen sehingga perlu diterapkan suatu bentuk teknologi tepat guna untuk mengubah bahan baku tersebut menjadi produk yang sangat diminati. Jenis pala yang dipakai yaitu Myristica fragrans HOUTT karena pala ini mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi daripada jenis lainnya. Oleh karena itu, mengubahnya ke dalam bentuk yang lebih disukai merupakan cara yang harus diteliti. Salah satu penerapan teknologi untuk memanfatkan daging buah pala adalah dengan mengubahnya menjadi produk minuman sari buah. Sari buah merupakan bentuk konsumsi yang sudah disukai konsumen, maka dalam penelitian ini daging buah pala akan dilakukan proses penentuan formulasi sari buah pala yang dapat diterima konsumen dan proses kecukupan panas (nilai pasteurisasi dan Fo) yang ditentukan berdasarkan pengukuran distribusi panas dan penetrasi pada produk tersebut.
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

Teknik Imotilisasi Ikan Mas (Cyprinus carpio) Menggunakan Bahan Anestesi Ekstrak Kasar Buah Pala (Myristica fragrans)

Teknik Imotilisasi Ikan Mas (Cyprinus carpio) Menggunakan Bahan Anestesi Ekstrak Kasar Buah Pala (Myristica fragrans)

Uji anestesi tahap pertama menggunakan RAL Faktorial. Uji anestesi dilakukan dengan membuat stock larutan ekstrak bagian buah pala masing-masing sebanyak 3 liter dengan kepekatan 25% (b/v) atau perbandingan pelarut berupa air dengan bagian buah pala adalah 1:4 (b/v). Ekstrak bagian buah masing-masing akan dicampurkan sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% (v/v) sehingga air di toples yang digunakan untuk anestesi ikan mencapai 4 liter. Bagian buah dan konsentrasi merupakan variabel terikat yang digunakan. Sampel kontrol yang digunakan adalah sampel ikan tanpa penambahan bahan anestesi pada media air. Efektifitas bahan anestesi ditentukan oleh waktu pingsan dan waktu sadar ikan. Data waktu pingsan dan waktu sadar ikan mas dihitung dengan menggunakan stopwatch. Data hasil uji anestesi tahap pertama dapat dilihat pada Gambar 4 dan Gambar 5.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...