Masyarakat Cina di Indonesia

Top PDF Masyarakat Cina di Indonesia:

VARIETAS BAHASA MASYARAKAT CINA DI SURAB

VARIETAS BAHASA MASYARAKAT CINA DI SURAB

The aim of this research, first is to recognize some linguistic features that has a role as a code marker of the language spoken by Chinese society in Surabaya. Secondly, to understand what language is spoken by Chinese family, among Chinese people or between Chinese and other ethnic groups. In theory, this research obtained some linguistic features at phonology level such as some changing sounds of /r/ becomes /l/, /t/ becomes /k/. Certainly not all sounds have such alternation. This can be identified from the age and the level generation of that Chinese society. At morphology level, the communication always been enriched by some Chinese greeting words. In the word formation, there are some word combinations between Indonesian and Javanese language, for instance the attachment of suffix –e which similar to the suffix in Indonesia. Moreover, another special characteristic is the use of the prepotition dek / ndI? / ‘at/ in’. The pronunciation alteration of a word can be seen in this example, the word pergi changes into pigi. In their daily communication with local society, the Chinese society in Surabaya apply language cmbination of Javanese and Indonesian. Among Chinese people in Surabaya, they speak some languages, namely Indoensian, Hokkian, Mandarin, Javanese, and the combination of those languages. A full- blooded Chinese always speak a language that consist of
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh tradisi lokal dalam tata cara ibadah agama cina : studi kasus kelenteng Boen Tek Bio di lingkungan komunitas Cina Benteng, Tengerang

Pengaruh tradisi lokal dalam tata cara ibadah agama cina : studi kasus kelenteng Boen Tek Bio di lingkungan komunitas Cina Benteng, Tengerang

Tiongkok, atau Chung-kuo dalam bahasa Mandarin, artinya Negara Tengah. Nama ini baru populer sekitar abad ke-19 dan awal abad ke-20, terutama setelah lahirnya Republik Tiongkok pada tahun 1912. 1 Negara Cina memiliki jumlah penduduk terbesar di seluruh dunia, sekalipun program Keluarga Berencana dianjurkan. Sejak beberapa ratus tahun sebelum masehi, peradaban Cina telah tumbuh dan berkembang dengan pesat dalam bentuk kebudayaan masyarakat. Mulai dari fisik arsitektur bangunan, administrasi pembangunan hingga tradisi spiritual dan agama. Dalam sejarah peradaban dunia, masyarakat Cina dikenal dengan kebudayaannya yang sampai saat ini masih kental. Ajaran-ajaran spiritual seperti Taoisme, Budhisme dan Konfusianisme dipercayai secara luas oleh masyarakat Cina. Begitu kuatnya masyarakat memegang teguh tradisi spiritual itu, berbagai praktek keagamaan tetap terpelihara sejak awal masuk ke negara Indonesia sampai saat ini dan telah mewarnai kehidupan masyarakat Cina perantauan di Indonesia.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Krisis Identitas Etnis Cina di Indonesia

Krisis Identitas Etnis Cina di Indonesia

Menurut Lan (1998) pencarian jati diri orang Cina di Indonesia dihadapkan pada beberapa pilihan – menjadi Indonesia, tetap Cina atau mengadopsi identitas lain. Namun demikian nampaknya pilihan-pilihan tersebut tidak selalu menempatkan orang Cina pada keadaan yang mudah. Pilihan dengan identitas Indonesia telah difasilitasi pemerintah Orde Baru yang memberlakukan asimilasi inkorporasi (total) bagi orang Cina untuk menghilangkan identitas Cina-nya dan menjadi Indonesia. Namun demikian motivasi pemberlakuan asimilasi inkorporasi nampaknya lebih bernuansa ‘hukuman’ karena sangkaan keterlibatan orang Cina dalam pemberontakan PKI tahun 1965. Pada kenyataannya kebijakan tersebut justru memberikan kontribusi terhadap berbagai kerawanan dan gejolak sosial yang memprihatinkan seperti prasangka, kerusuhan- kekerasan massa dengan sasaran etnis Cina. Susetyo (1999) menyimpulkan bahwa kebijakan tersebut juga menyisakan trauma bagi golongan minoritas ini, baik akibat berbagai tindakan kekerasan yang dialaminya, juga akibat perlakuan diskriminatif yang membelenggu gerak hidup masyarakat Cina ini. Asimilasi inkorporasi (total) itu sendiri pada kenyataannya telah gagal, sebagaimana asimilasi Melting Pot yang pernah diberlakukan di Amerika Serikat. Melting Pot merupakan kebijakan asimilasi yang menghendaki seluruh pendatang yang berasal dari berbagai latar belakang budaya meleburkan diri dan mengidentifikasi identitas Amerika yang mempunyai latar belakang budaya Anglo Saxon. Pada kenyataannya tidaklah mungkin untuk meniadakan akar budaya suatu golongan masyarakat begitu saja.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Materi 1 Sejarah Indonesia Proses awal p

Materi 1 Sejarah Indonesia Proses awal p

Indonesia dilalui oleh jalur perdagangan laut yang menghubungkan antara China dan daerah lain di Asia. Letak Indonesia yang strategis ini membuat lalu lintas perdagangan di Indonesia sangat padat dilalui oleh para pedagang dari seluruh dunia termasuk para pedagang muslim. Saluran islamisasi melalui perdagangan ini sangat menguntungkan karena para raja dan bangsawan turut serta dalam kegiatan perdagangan, bahkan mereka menjadi pemilik kapal dan saham. Para pedagang muslim ini banyak bermukim di daerah pesisir pulau Jawa dan Sumatera yang penduduknya masih menganut agama Hindu. Para pedagang ini mendirikan masjid dan mendatangkan para ulama dan mubalig dari luar untuk mengenalkan nilai dan ajaran Islam kepada penduduk lokal, dan karenanya anak-anak muslim itu menjadi orang jawa dan kaya-kaya. Dibeberapa tempat, penguasa-penguasa Jawa, yang menjabat sebagai bupati- bupati Majapahit yang ditempatkan dipesisir utara Jawa banyak yang masuk islam, bukan hanya karena faktor politik dalam negeri yang sedang goyah, tetapi terutama karena faktor hubungan ekonomi dengan pedagang-pedagang Muslim. Dalam perkembangan selanjutnya, mereka kemudian mengambil alih perdagangan dan kekuasaan di tempat-tempat tinggalnya. 2. Melalui Perkawinan
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

IDENTITAS WARGA KETURUNAN CINA DI JAWA TENGAH

IDENTITAS WARGA KETURUNAN CINA DI JAWA TENGAH

(Jane ndak nek wong Saya kan yo neng kampung, biasa nek eneng wong pasa barang melu pasa yo ora masalah jane to? Padahal nek Saya kan ketok Cina, terus melu taraweh barang itu kok yo biasa gitu lho, yo thenguk-thenguk neng ngarep langgar itu kala-kala nek bar traweh dho didumi panganan itu to? jaburan itu to? Yo dikeki, yo melu-melu jaburan, ning ora melu neng mesjid karo neng langgar, ning neng njaba yo ngenteni mengko nek rampung dho dolan. Itu padhal Saya ki tahun pira? Itu kan yo, yowis anu yo 60an pira gitu yo? Urung patek krasa gitu lho.) Ning nek sakini gitu yo ngrasakke. (Arisan tuh Saya tu angger ngomongke soal dhuwit “Cina...Wah, ha wong Cina” mesthi wis medhit gitu lho anune ki, pandangannya, ho’oh, pandangane ki mebedhidhil, medhit ngono kuwi.) Ning yo dadine yo, tetep dhewe itu yo (dibedakke njuk anu yo, ora iso tulus gitu lho sing arep kancanan kan ra tulus kaya nek dhewe karo kancane neng nggon Cina.) (Ha saiki nek padha-padha Cina kan dhewe kan rumangsa senasib, njuk omong-omong yo luwih bebas, luwih penak, misale salah ngomong barang kan yo ora tekan situ. Nek karo itu kan ngomong misale Saya kan ngomong soal cino gitu kan sensitif gitu lho, nek dhewe kan karepmu podho-podho Cina kan luwih penak gitu lho. Wong dhewe yo, mungkin yo bener rumangsa kaya dhewe di anu yo kuwi dicing itu ya, dadine terus iso nganu dhewe, iso golek kumpulan dhewe sing dhewe nyaman gitu lho.)
Baca lebih lanjut

170 Baca lebih lajut

Peluang dan Tekanan untuk Berinovasi dal

Peluang dan Tekanan untuk Berinovasi dal

Industry of herbal medicines has high growth potential in Indonesia, because Indonesian biodiversity provides a huge amount of raw materials for the industry, and a large market which believe in the efficacy and safety of herbal medicine. The lack of requirement of proving the efficacy of herbal medicine, simply relying on the claims of the community, eases the industry to generate new products. But on the other hand, it is also easier for competitors from other industries (e.g. industry of conventional medicine) to enter herbal medicine industry, and in the long run unproven claims will reduce public confidence in the herbal medicine industry. New regulations have been enacted to increase public confidence in herbal medicine. The first regulation expects herbal medicine companies to implement good manufacturing practice. The second one introduces additional categories of preclinically and clinically tested herbal medicines: standardized herbal medicine and phytopharmaca. However, most of herbal medicine companies cannot implement good manufacturing practice. Even producers of conventional medicines are more ready to take advantages of both regulations due to their long experience in fulfilling the requirements of standardized production and testing. While the government's initiative of scientification of herbal medicine, which is expected to improve the reputation of herbal medicine among health practitioners does not attract herbal medicine industry because it only promote herbal medicines in the form of dried plant (simplisia)
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Analisis Permintaan Ekspor Karet Alam Indonesia di Negara Cina

Analisis Permintaan Ekspor Karet Alam Indonesia di Negara Cina

Karet adalah komoditi yang mempunyai hubungan dengan kebutuhan sehari-hari manusia. Karet bermanfaat dalam sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Menurut International Rubber Study Groups (IRSG) tahun 2008, produksi karet dunia mengalami peningkatan rata-rata 2,5 persen, sedangkan konsumsi karet dunia meningkat rata-rata sebesar 3,6 persen. Peningkatan yang terjadi pada produksi karet alam dunia masih lebih kecil dibandingkan dengan konsumsi karet alam dunia, hal ini mengindikasikan bahwa permintaan karet alam dunia tinggi. Permintaan karet alam dunia yang tinggi terjadi karena pertumbuhan ekonomi di negara konsumen utama, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa. Selain itu, konsumsi karet alam negara Cina juga mengalami peningkatan yang signifikan sejak Cina bergabung dalam WTO pada Tahun 2001.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

Etnis cina dlm perdagangan di indonesia

Etnis cina dlm perdagangan di indonesia

Pada waktu kaum emigran Cina datang ke Indonesia, kehidupan penduduk pribumi tergantung dari hasil pertanian dalam struktur masyarakat feodalis. Penduduk pribumi tidak menyukai usaha perdagangan. Oleh karena itu orang Cina menempati kesempatan ini, sehingga dengan modal tekun, teliti dan cermat, akhirnya orang Cina dapat menguasai sektor perdagangan di semua lapisan masyarakat. Sejak itu pola kehidupan orang Cina di Indonesia cenderung sepenuhnya kepada usaha ekonomi, khusus dalam perdagangan dan usaha industri. Sesuai dengan tujuan semula mereka datang ke daerah Nanyang khususnya ke daerah Indonesia, oleh karena mereka tertarik akan kehidupan yang menyenangkan itu. Di samping itu pemerintah jajahan dengan sengaja mendatangkan mereka itu dengan tujuan dipergunakan untuk kaum buruh pada perkebunan dan pertambangan (Hidajat, 1984:138).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERAN ETNIS CINA DALAM PERDAGANGAN DI SURAKARTA PADA TAHUN 1959-1998

PERAN ETNIS CINA DALAM PERDAGANGAN DI SURAKARTA PADA TAHUN 1959-1998

Sebagai akibat dari pertumbuhan dalam bidang ekonomi, infrastruktur, komunikasi, transportasi, edukasi, dan birokrasi sejak akhir abad ke-19, telah merangsang terjadinya urbanisasi. Semakin bertambahnya jumlah pendatang baru di Surakarta, termasuk orang-orang Cina, 31 mengakibatkan terjadinya pemekaran lokasi hunian. Orang orang Cina yang semula di lokasikan hanya di kampung Balong, mulai menyebar ke lokasi-lokasi lain di Kota Surakarta terutama sejak penghapusan wijkenstelsel dan passenstelsel pada tahun 1910. Diantaranya menyebar ke Coyudan (wilayah Kasunanan) dan Tambak Segaran, Kepatihan, Timuran, Ketelan, Gilingan (wilayah Mangkunegaran) walau begitu mereka masih tetap hidup secara berkelompok. Mereka kebanyakan memilih tinggal di daerah-daerah strategis yaitu di daerah-daerah pusat perdagangan. Masa- masa setelah itu hingga berakhirnya masa kolonial, tampaknya pemekaran hunian orang-orang Cina di Surakarta terus berjalan. Meskipun lambat tetapi pasti hingga pasca kemerdekaan selain Pasar Gede, Coyudan dan Tambak segaran (Pasar Legi) daerah-daerah strategis yaitu di daerah- daerah pusat perdagangan dan terletak di pinggir jalan utama, hampir seluruh jalan utama (Protokol) dan jalan penyangga di kota Surakarta merupakan tempat tinggal atau tempat usaha orang-orang Cina. Daerah persebaran etnis Cina di Surakarta dapat dilihat lebih lanjut pada tabel dibawah ini:
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Kerjasama Indonesia Cina di Bidang Ekono

Kerjasama Indonesia Cina di Bidang Ekono

Timbul adanya rasa saling membutuhkan antara keduanya, oleh sebab itu rasa saling membutuhkan tersebut dapat dijangkau dengan adanya hubungan/kerjasama bilateral/multirateral negara-negara. Kita ambil contoh hubungan kerjasama yang dilakukan antara Cina dan Indonesia. Bntuk- bentuk kerjasama yang dilakukan baik dari segi ekonomi, sosial dan budaya serta keamanan menjadi isu penting. Dari sisi ekonomi hubungan Indonesia Cina adalah saling ketergantungan, Cina membutuhkan bahan mentah sebagai alat produksi yang tentunya didapat dari ekspor yang dilakukan Indonesia. Sedangkan Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar dan kebutuhan penduduknya yang besar pula belum bisa memenuhi kebutuhan secara mandiri.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

STRATEGI PEMASARAN PRODUK TELEPON SELULER CINA DALAM MENGUASAI PASAR TELEPON SELULER DI INDONESIA

STRATEGI PEMASARAN PRODUK TELEPON SELULER CINA DALAM MENGUASAI PASAR TELEPON SELULER DI INDONESIA

Hal ini merupakan salah satu strategi pemasaran produk telepon seluler oleh Cina. Strategi pemasaran adalah serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan serta aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran dari waktu ke waktu pada masing-masing tingkatan serta lokasinya. Strategi pemasaran modern secara umum terdiri dari tiga tahap yaitu: segmentasi pasar (segmenting), penetapan pasar sasaran (targeting), dan penetapan posisi pasar (positioning) 10 . Setelah mengetahui segmen pasar, target pasar, dan posisi pasar maka dapat disusun strategi bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari strategi produk, harga, penyaluran/ distribusi dan promosi. Untuk menguasai pasar telepon seluler di Indonesia tersebut, tentu saja produsen telepon seluler Cina memiliki strategi tertentu dengan memanfaatkan potensi dan kekuatan-kekuatan ekonominya.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Gender Dalam fengshui

Gender Dalam fengshui

Walaupun masyarakat Cina sudah banyak memeluk agama Kristen, katolik, Budha, mereka masih menjalankan tradisi dan budaya dari negara leluhur, termasuk feng shui . Saat ini sulit menerapkan feng shui di Pecinan karena rumah yang semakin sempit dan sesak karena untuk kegiatan usaha. Pemahaman mereka tentang feng shui selain untuk tata ruang, juga untuk perjodohan dan peningkatan ekonomi. Perhatian lebih ditekankan pada dominasi unsur yang terhadap yin, seperti ruang-ruang di rumah yang berunsur yang diberikan atau ditempati oleh laki-laki dan ruang yang berunsur yin ditempati oleh perempuan. Demikian pula dalam perjodohan, shio atau perhitungan kua laki-laki tidak boleh lebih rendah atau lemah dibandingkan dengan shio atau kua perempuan. Hal ini untuk menjaga kewibawaan laki-laki dalam rumah tangga.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

ANALISIS EKSPOR KARET INDONESIA KE CINA

ANALISIS EKSPOR KARET INDONESIA KE CINA

Ekspor berarti menjual produk keluar negeri yang dilakukan oleh eksportir. Keuntungan yang diperoleh dari menjual barang keluar negeri dengan harga yang relatif lebih tinggi dari pada di dalam negeri. Berarti di sini telah terjadi perbedaan harga bukan hanya ditimbulkan karena perbedaan ongkos produksi, tetapi juga terdapat perbedaan pendapat dan selera. Permintaan untuk suatu barang sangat ditentukan oleh selera dan pendapatan. Selera dapat memainkan peranan penting dalam menentukan permintaan akan suatu barang antarnegara. Apabila persediaan di suatu negara tidak mencukupi kebutuhan masyarakat akan permintaan, maka negara tersebut dapat mengimpor dari negara lain. Selain selera permintaan akan suatu barang ditentukan pula oleh pemerintah (Nopirin, 1992).
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

Politik Identitas Etnis Cina Di Indonesia.

Politik Identitas Etnis Cina Di Indonesia.

Indikator lain dari integrasi soial budaya terlaihat pada fakta bahwa semakin banyak etnis Cina muda mempunyai teman dekat pribadi orang asli Indonesia. Demikian juga, semakin banyak dari mereka ini bergabung dengan kelompok yang berorientasi paham Indonesia dan orgnisasi sipil, alih-alih bergabung dengan organisasi etnis Cina murni yang hanya peduli pada kepentingan yang sempit dari komunitas etnis Cina. Organisasi profesional sekarang ini juga dipenuhi oleh anggota dan pejabat aktif keturunan etnis Cina. Diantara mereka adalah Dewan Mahasiswa Universitas, kelompok pengusaha Indonesia, asosiasi profesional seperti Ikatan Dokter Indonesia(IDI). Sesungguhnya, banyak etnis Cina di Indonesia telah dengan berhasil berintegrasi ke dalam lingkungan sosial Indonesia yang mana mereka tidak lagi menyadari kemungkinan timbulnya ketegangan dalam hubungan Indonesia – China. Mungkin, karena banyak teman dekat mereka adalah orang Indonesia, mereka cenderung untuk membuang atau menga Realitas sejarah yang 90 persen etnis Cina lokal adalah warga negara kelahiran lokal yang bersekolah ke sekolah Indonesia, bergabung dengan organisasi orang Indonesia dan belajar berbicara bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama mereka secara alami mempunyai dampak yang luar biasa pada etnis Cina saat ini. baikan keberadaan “masalah etnis Cina”. 20
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

Fungsi dan Makna Batu Giok bagi Masyarakat  Cina.

Fungsi dan Makna Batu Giok bagi Masyarakat Cina.

This paper which is entitled “Fungsi dan Makna Batu Giok bagi Masyarakat Cina”. is trying to analyse the fungtion and the meaning of jade for Chinese people. Jade as one of precious stone has their own fascinating, beauty, and values. It has several purposes and values for human because of the beauty, rarely, and the high solid stone level. The purpose of the research is to find out the differences of its ordinary, use, and meaning for Chinese people. The writer used descriptive analysis as a method and the theory of functionalism is used to find out the function of jade. Another theory is semiotic, used to analyse the meaning of jade based on the colour and the symbol. As a result of the research, it is found that jade has several purpose, they are: healing, jewelry, tools, and as ornaments of religion.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Persepsi masyarakat Cina benteng terhadap pendidikan: studi kasus di Desa Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Persepsi masyarakat Cina benteng terhadap pendidikan: studi kasus di Desa Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Di kalangan warga Cina Benteng , kelahiran anak, terutama anak laki-laki, merupakan satu hal yang sangat menggembirakan. Karena akan menjadi penerus marganya (she). Maka tak heran, sejak anak masih dalam kandungan banyak pantangan yang tidak boleh dilanggar oleh sang ibu. Ibu hamil jika akan keluar rumah atau pergi jauh harus membawa gunting kecil, peniti, dan jarum, serta pisau dan benda tajam lainnya. Hal ini dimaksudkan agar terhindar dari gangguan makhluk halus yang jahat. Pantangan lain ibu adalah ibu hamil serta keluarganya tidak boleh membunuh atau menyiksa binatang, karena jika dilanggar maka anaknya akan cacat atau bahkan mati.
Baca lebih lanjut

133 Baca lebih lajut

S IND 1006529 Appendix (4)

S IND 1006529 Appendix (4)

campuran, es campuran. Tapi di Turki nggak ada. Nggak ada dan untuk di tourism kota-kota ada tapi mahal banget. Di sini, misalnya mangga, mango misalkan lima ribu, sepuluh ribu, di sana minimum lima puluh ribu. X : Mahal sekali ya. Berarti di Indonesia menurut Ramin, murah-murah? O 1 : ee murah ee tapi, tidak semuanya.

13 Baca lebih lajut

Pluralitas Masyarakat Dan Kebudayaan Di Indonesia

Pluralitas Masyarakat Dan Kebudayaan Di Indonesia

Dan pada dasarnya kita juga berbicara mengenai kemajemukan tradisi masyarakat. Artinya, tradisi mengacu pada suatu system nilai, system makna dan system tingkah laku. Pada dasarnya kebudayaan berkebutuhan ganda. Pada satu pihak tiap kebudayan akan mempertahankan diri, sementara di pihak lain kebudayaan juga memerlukan perubahan. Sebagai sebuah kepribadian dan identitas kolektif, kebudayaan tidak pernah tertutup, melainkan terbuka, dinamis, dan sanggup menerima dan mencerna perubahan dan perkembangan secara kreatif, khas, sesuai dengan nilai-nilai yang mendasari tingkah laku komunitas pendukungnya. Mengikuti pandangan Soedjatmoko (dalam Kleden, 1984; xix), dengan konsep otonomi dan kebebasan, kebudayaan sebagai otonomi beraspek statis, bertahan terhadap perubahan; sedangkan kebudayaan sebagai kebebasan beraspek dinamis, mendorong perubahan.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Representasi Buruh Cina dalam Karikatur di Sampul Majalah Berita Mingguan (MBM) Tempo Edisi 31 Agustus - 6 September 2015.

Representasi Buruh Cina dalam Karikatur di Sampul Majalah Berita Mingguan (MBM) Tempo Edisi 31 Agustus - 6 September 2015.

The results of the research study indicate that Tempo described the arrival of Chinese laborers to Indonesia as a threat for the citizens, especially in the employment field. The rate of arrival of foreign workers to Indonesia increased dramatically due to the instruction to remove the mandatory requirement for foreign workers in Indonesian language by Joko Widodo, President of Indonesia. Tempo positioned themselves in the dialetics of the free market to reminds people of Indonesia of Asean Economic Community (AEC) and also criticized the president not to take reckless decisions to accelerate investment yet neglecting to provide sufficient employment for the society.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

K. H. ABDURRAHMAN WAHID DALAM MEMPERJUANGKAN HAK KELOMPOK MINORITAS DI INDONESIA

K. H. ABDURRAHMAN WAHID DALAM MEMPERJUANGKAN HAK KELOMPOK MINORITAS DI INDONESIA

Ketika rezim Orde Baru berkuasa, pemerintah menetapkan kebijakan menyangkut eksistensi kelompok-kelompok minoritas di Indonesia salah satunya ialah minoritas etnis Tionghoa yang diharuskan membaur dalam masyarakat. Kebijakan yang disertai dengan dikeluarkannya berbagai peraturan terkait segala aspek kehidupan minoritas etnis Tionghoa, membuat sebagian besar masyarakat Tionghoa kesulitan memperoleh hak sipil-politiknya. Karenanya untuk memulihkan hak sipil-politik minoritas etnis Tionghoa, K. H. Abdurrahman Wahid melalui berbagai pemikiran dan tindakannya secara konsisten melakukan usaha-usaha untuk memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa. Usaha tersebut dilakukan Abdurrahman Wahid baik sebelum maupun ketika ia menjabat sebagai presiden RI, hal itu dimaksudkan agar minoritas etnis Tionghoa dapat diakui keberadaannya sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa sajakah usaha K. H. Abdurrahman Wahid dalam memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa di Indonesia?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha-usaha K. H. Abdurrahman Wahid dalam memperjuangkan hak minoritas etnis Tionghoa di Indonesia.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...