Mata Pelajaran Konstruksi bangunan

Top PDF Mata Pelajaran Konstruksi bangunan:

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMKN 1 SUMEDANG : Penelitian Eksperimen Terhadap Peserta Didik Paket Keahlian

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMKN 1 SUMEDANG : Penelitian Eksperimen Terhadap Peserta Didik Paket Keahlian

Latar belakang masalah dari penelitian ini adalah pada pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada mata pelajaran Konstruksi Bangunan di SMKN 1 Sumedang terlihat bahwa setiap siswa cenderung berdiskusi secara homogen, siswa yang relatif pandai berdiskusi dengan siswa yang relatif pandai, dan sebaliknya. Selain itu, siswa memiliki tingkat pemahaman yang berbeda dalam menerima materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Hal tersebut berdampak pada proses pembelajaran dan hasil belajar siswa, siswa yang relatif rajin dan pandai dapat dengan cepat menerima dan menganalisis informasi yang diberikan oleh guru. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat. Salah satunya dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Pada pelaksanaan model pembelajaran tipe STAD ini siswa dituntut untuk berdiskusi secara heterogen, berdasarkan kemampuan dan latar belakang. Hal tersebut bertujuan agar siswa yang relatif pandai dapat membantu pemahaman siswa yang relatif kurang pandai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dan peningkatan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan kooperatif tipe STAD. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen, dengan desain Quasi experimental design yaitu Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan model pembelajaran Discovery Learning, serta peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Implementasi Model Pembelajaran Learning Cycle untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X TGB B pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 2 Sukoharjo.

Implementasi Model Pembelajaran Learning Cycle untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X TGB B pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 2 Sukoharjo.

Dengan mengucap puji syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, serta perlindungan dan ridho-Nya dalam menyelesaikan skripsi ini. Serta tak terlupakan iringan salam dan sholawat bagi Nabi Muhammad SAW. Dengan pengerahan segala usaha, penulis dapat menyelesikan skripsi dengan judul “IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X TGB B PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 SUKOHARJO”.

20 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS VISUALISASI TIGA DIMENSI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG KELAS XI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 7

PENGGUNAAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS VISUALISASI TIGA DIMENSI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG KELAS XI TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 7

Menurut Kozma dalam Sutrisno (2009) “Kelebihan media presentasi antara lain dapat meningkatkan kegiatan belajar dan dapat membantu pemahaman siswa dalam memahami suatu materi, pesan informasi secara visual mudah dipahami peserta didik serta lebih merangsang anak untuk mengetahui lebih jauh informasi tentang bahan ajar yang tersaji”. Selanjutnya menurut Sudjana dan Rivai (2002:9) “Pengajaran akan lebih efektif apabila objek dan kejadian yang menjadi bahan pengajaran dapat divisualisasikan secara realistik menyerupai keadaan yang sebenarnya, namun tidaklah berarti bahwa media harus selalu menyerupai keadaan yang sebenarnya”. Sejalan dengan pendapat ahli tersebut penggunaan media presentasi pembelajaran berbasis visualisasi tiga dimensi pada mata pelajaran konstruksi bangunan gedung pokok bahasan memahami sanitasi air kotor dan air bersih diharapkan dapat membantu membuat rangsangan dan ketertarikan pada siswa serta dapat membantu siswa untuk dapat memahami secara utuh serta mampu untuk membayangkan kondisi riil dari materi yang disampaikan oleh guru. Sehingga diharapkan pula penyerapan siswa terhadap materi yang disampaikan dapat meningkat dan selanjutnya dapat menjadikan hasil belajar siswa lebih baik.
Baca lebih lanjut

196 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 KEBUMEN.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 KEBUMEN.

Secara umum manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dan siswa sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Secara khusus ada beberapa manfaat media yang lebih rinci. Sudjana dan Rivai (2010: 2) mengidentifikasikan beberapa manfaat media pembelajaran yaitu: (1) Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar; (2) Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik; (3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru sehingga siswa tidak bosan, dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi bila guru mengajar untuk setiap jam pelajaran; (4) Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebabtidak hanya mendengarkan uraian guru, api juga aktivitas laian seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain- lain.
Baca lebih lanjut

183 Baca lebih lajut

Kontribusi Motif Berprestasi terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 5 Bandung.

Kontribusi Motif Berprestasi terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 5 Bandung.

Pada penelitian ini untuk mengungkap motif berprestasi menggunakan angket. Sedangkan nilai siswa menggunakan teknik dokumentasi berdasarkan Nilai UTS mata pelajaran konstruksi bangunan. Angket disusun dengan melakukan pengembangan dari alat ukur yang digunakan oleh Siti Chotijah yang didasarkan pada aspek-aspek motif berprestasi Mc Clelland (dalam Hanafi 2011: 52). Peneliti mengukur variabel dengan menggunakan skala pengukuran sikap yaitu skala likert. “Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial” (Sugiyono, 2009: 93). Pada angket tersebut responden diminta memberikan jawaban dengan memberikan tanda cheklis (√) pada salah satu alternatif jawaban yang dianggap paling sesuai dengan keadaan diri responden. Alternatif jawabannya adalah Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Ragu-ragu (R), Tidak Setuju (TS) dan Sangat Tidak Setuju (STS). Kriteria skor skala likert dapat dilihat pada tabel 3.3 berikut ini:
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE DISKUSI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN.

PENGARUH METODE DISKUSI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN.

Berdasarkan uraian di atas, peneliti merasa perlu mengadakan sebuah penelitian dengan judul “ Pengaruh Metode Diskusi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan ” . Kajian ini diharapkan dapat memberi masukan tentang upaya peningkatan hasil belajar dalam proses pembelajaran siswa serta penggunaan metode diskusi sebagai metode pembelajaran.

7 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN EDMODO DENGAN DESAIN PEMBELAJARAN ASSURE GUNA MEMPERBAIKI KINERJA GURU PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS X TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON DI SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 20162017

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN EDMODO DENGAN DESAIN PEMBELAJARAN ASSURE GUNA MEMPERBAIKI KINERJA GURU PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS X TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON DI SMK NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 20162017

4. Abdul Haris Setiawan, S.pd., M.Pd., selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan dorongan kepada penulis sehingga skripsi ini dapat penulis selesaikan dengan lancar dan selaku Koordinator Skripsi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 5. Drs. Waluyo, M.Pd selaku Pembimbing Akademik yang telah memberikan

21 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI DENGAN MODEL SAVI (SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, INTELEKTUAL) PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X JURUSAN BANGUNAN DI SMKN 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 20

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI DENGAN MODEL SAVI (SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, INTELEKTUAL) PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X JURUSAN BANGUNAN DI SMKN 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 20

Judul Skripsi : Penerapan Model Pembelajaran Mandiri Dengan Model SAVI ( Somatis, Auditori, Visual, Intelektual ) Pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan Untuk Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Jurusan Bangunan Di SMKN 2 Surakarta Tahun Ajaran 2015/2016.

16 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER GAME EDUKATIF (IZAHIME) PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X DI SMK NEGERI 2 KLATEN.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER GAME EDUKATIF (IZAHIME) PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X DI SMK NEGERI 2 KLATEN.

Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas berkat dan rahmat karunia-Nya, Tugas Akhir Skripsi dalam rangka untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan dengan judul "Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Game Edukatif (Izahime) pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan Kelas X di SMK Negeri 2 Klaten" dapat disusun sesuai dengan harapan. Tugas Akhir Skripsi ini dapat diselesaikan tidak lepas dari bantuan dan kerjasama dengan pihak lain. Berkenaan dengan hal tersebut, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang terhormat:
Baca lebih lanjut

220 Baca lebih lajut

S TB 1105726 Chapter5

S TB 1105726 Chapter5

2. Hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran konstruksi bangunan setelah penerapan media pembelajaran animasi dapat dikatakan baik jika dinjau dari penilaian secara keseluruhan, dengan menilai hasil belajar siswa dengan adanya siswa yang lulus sesuai dengan standar KKM. Pada pemberian post- test . Hal ini menunjukan hasil penerapan media pembelajaran animasi cukup memuaskan. Karena pada penerapan media pembelajaran animasi tersebut adanya media yang dapat menarik perhatian siswa. Dari proses pemberian materi dengan media animasi didepan kelas, siswa dapat menangkap informasi lebih baik dibandingkan media ceramah dan jobsheet , sehingga ada keterlibatan aktif siswa dan guru sebagai fasilitator.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 STABAT TAHUN AJARAN 2015/2016.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 STABAT TAHUN AJARAN 2015/2016.

yaitu sikap terhadap belajar, motivasi belajar, mengolah bahan belajar, rasa percaya diri dan kebiasaan belajar. Banyaknya peserta didik yang mengalami kesulitan saat belajar mulai dari tidak dapat menguasai bahan belajar dikarenakan cepat bosan untuk mata pelajaran konstruksi bangunan yang hanya mengandalkan peran guru dalam menjelaskan materi pelajaran sedangkan peserta d idik hanya sekedar mendengarkan tanpa berperan aktif kemudian ada beberapa peserta didik yang tidak percaya diri akan kemampua n mereka untuk memilih program keahlian yang ditawarkan dari pihak sekolah yaitu teknik gambar bangunan untuk kalangan peserta didik yang sebelumnya berasal dari sekolah menengah pertama. Oleh karena itu dibutuhkan peran seorang tenaga pengajar(guru) dengan cara memberikan arahan, motivasi dan pengakuan kemampuan yang dimiliki peserta didik, dimana mereka dapat menjalankan program keahlian yang dipilih untuk menambah wawasan pemikiran yang baru peserta didik memasuki jenjang sekolah menengah atas sehingga para peserta didik mendapatkan keinginan atau cita-cita yang diharapkan pada diri sendiri dan orang tua tanpa paksaan dalam arti kemauan diri peserta didik. Setelah cara tersebut dilakukan, kemudian tenaga pengajar/guru dapat mengamati aktivitas para peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran berlangsung, dimana aktivitas yang dilakukan peserta didik ini dapat mempengaruhi penilaian hasil belajar afektif/sikap.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

Efektivitas Penggunaan Media Prototipe Pada Mata Pelajaran Menggambar Konstruksi Bangunan Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Garut.

Efektivitas Penggunaan Media Prototipe Pada Mata Pelajaran Menggambar Konstruksi Bangunan Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Garut.

Mengingat keterbatasan yang penulis miliki, penulis perlu menyederhanakan permasalahan yang telah dirumuskan. Berdasarkan hal tersebut, maka aspek yang diungkap dalam penelitian ini dibatasi yaitu dengan media prototipe dalam menjelaskan materi menggambar denah, tampak, potongan yang dianggap sulit oleh peserta didik ini memberikan hasil belajar yang baik dalam menyerap materi pelajaran atau sebaliknya, serta penelitian ini hanya pada mata pelajaran MKB dengan kompetensi dasar menerapkan kaidah gambar proyeksi dalam membuat dan menyajikan gambar proyeksi bangunan (gbr.situasi,denah,potongan,tampak) sesuai kaidah gambar teknik sesuai sesuai kaidah gambar teknik dengan silabus yang dipakai pada tahun ajaran 2014/2015 di program keahlian Teknik Gambar Bangunan (TGB) SMK Negeri 2Garut.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

S TA 1100558 Chapter1

S TA 1100558 Chapter1

Berdasarkan pengamatan peneliti ketika melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) tahun ajaran 2014/2015 pada semester genap di SMK Negeri 6 Bandung, ditemukan masalah yakni masih terdapat pencapain hasil belajar siswa yang berada dibawah batas kelulusan KKM yakni sebesar 75 pada ulangan harian. Perolehan hasil belajar yang tidak baik ini terjadi pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan yang merupakan salah satu mata pelajaran produktif pada kelas X jurusan teknik gambar bangunan. Ketidak mampuan sebagian siswa untuk mencapai batas kelulusan ini merupakan masalah yang harus dituntaskan segera agar tidak terjadi kembali pada siswa- siswa yang mengikuti Mata Pelajaran Konstruksi Bagunan pada semester yang akan datang.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

EVALUASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 9 GARUT.

EVALUASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGERI 9 GARUT.

Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan karena pada penelitian ini, peneliti melakukan evaluasi pada model pembelajaran PBL yang diterapkan pada mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan di SMK Negeri 9 Garut. Dalam mengevaluasi model pembelajaran ini, peneliti mengumpulkan data dan melakukan analisis terhadap fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Analisis dibutuhkan untuk menemukan kesesuaian tahapan model pembelajaran PBL yang diterapkan dengan tahapan model pembelajaran PBL yang seharusnya dilakukan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S TA 1003113 Chapter1

S TA 1003113 Chapter1

Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti ingin mengetahui seberapa besar pengaruh metode mind map yang diimplementasikan dalam mata pelajaram Konstruksi Bangunan. Oleh karenanya peneliti mengambil judul penelitian “ Penerapan Metode Belajar Mind Map Pada Mata Pelajaran Konstruksi Bangunan (KB) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMK Negeri 1 Sumedang ”

6 Baca lebih lajut

S TB 110134 Chapter 1

S TB 110134 Chapter 1

Dalam pembelajaran aktif, peserta didik banyak dilibatkan dalam proses pembelajarannya. Peran guru disini sebagai pemberi arahan awal mengenai topik pembelajaran dan penertiban terhadap jalannya pembelajaran. Penerapan metode kooperatif snowball throwing ini akan dibandingkan dengan metode penugasan yang memberikan tugads latihan tertentu kepada peserta didik. Sudirman (1991, hlm. 141) mengemukakan bahwa “ metode penugasan adalah cara penyajian bahan pelajaran di mana guru memberikan tugas tertentu agar peserta didik melakukan kegiatan belajar ” .
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KONSTRUKSI BANGUNAN PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KONSTRUKSI BANGUNAN PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM.

Salah satu sekolah menengah kejuruan yang terus berusaha menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja dan industri adalah SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.SMK Negeri 1 Lubuk Pakam merupakan lembaga pendidikan formal yang memiliki beberapa program keahlian salah satunya Program Keahlian Teknik Bangunan yang terdiri dari 2 paket keahlian yaitu Teknik Gambar Bangunan (TGB) serta Teknik Konstruksi Kayu (TKK), dimana program keahlian ini melaksanakan serangkaian kegiatan belajar yang meliputi berbagai mata pelajaran keteknikan. Salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting dalam program keahlian teknik bangunan ialah mata pelajaran Konstruksi Bangunan karena menjadi dasar yang mendukung mata pelajaran produktif lainnya seperti ilmu bangunan gedung, rencana anggaran biaya, menggambar teknik, dan lain-lain. Melihat bahwa pentingnya mata pelajaran ini maka diharapkan seluruh siswa jurusan teknik bangunan memiliki kemampuan yang baik dalam bidang tersebut untuk menghadapi dunia industri kerja dan menjadi lulusan yang memiliki potensi.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI LANTAI DAN DINDING BANGUNAN DI SMKN 2 GARUT.

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI LANTAI DAN DINDING BANGUNAN DI SMKN 2 GARUT.

SMK Negeri 2 Garut merupakan salah satu SMK yang menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan, keterampilan dan keahlian khusus untuk dikembangkan dalam dunia kerja di masa yang akan datang. Salah satu program keahlian yang ada di SMK Negeri 2 Garut yaitu Teknik Gambar Bangunan. Pada program keahlian Teknik Gambar Bangunan terdapat empat kelompok mata pelajaran yang harus ditempuh yaitu, mata pelajaran produktif, adaptif, normatif dan mulok. Salah satu mata pelajaran produktif yang dipelajari yaitu Menggambar Konstruksi Lantai dan Dinding Bangunan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

s ts 0807796 chapter5

s ts 0807796 chapter5

1. Gambaran umum mengenai motivasi belajar berada pada kategori cukup baik. Beberapa siswa belum memiliki motivasi belajar yang tinggi dilihat dari indikator tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, menunjukan minat terhadap bermacam-macam masalah, lebih senang bekerja mandiri, cepat bosan pada tugas-tugas rutin, dapat mempertahankan pendapatnya, tidak mudah melepaskan hal yang diyakininya, senang mencari dan memecahkan masalah soal-soal, ganjaran, hukuman dan indikator persaingan. 2. Gambaran umum mengenai penyelesaian tugas mata pelajaran Menggambar Konstruksi Lantai dan Dinding Bangunan berada pada kategori cukup baik. Dalam penyelesaian tugas mata pelajaran Menggambar Konstruksi Lantai dan Dinding Bangunan, beberapa siswa belum dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dilihat dari indikator kesiapan siswa melaksanakan kegiatan belajar, pemahaman terhadap materi yang diberikan, kondisi lingkungan saat pembelajaran dilaksanakan, alat penunjang, ketepatan siswa mengumpulkan tugas, kerapihan tugas, kebenaran tugas dan indikator kelengkapan tugas.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Mata Pelajaran Teknik Gambar Bangunan

Mata Pelajaran Teknik Gambar Bangunan

Modul ini ditulis sebagai sumber belajar yang dapat digunakan secara mandiri oleh peserta Diklat Guru Teknik Konstruksi Gambar Bangunan Kelompok Kompetensi E. Untuk keperluan diklat, lembaga diklat bisa menugaskan pesertanya mempelajari materi yang ada pada modul ini sebelum mengikuti diklat. Dengan demikian, diharapkan para peserta diklat akan terjadi diskusi yang hangat, lebih kreatif, dan aktif. Sebab pada dasarnya peserta yang sudah membaca sebelumnya akan menjadi aktif dalam berdiskusi.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...