mathematical habits of mind

Top PDF mathematical habits of mind:

HUBUNGAN ANTARA MATHEMATICAL HABITS OF MIND (MHM) DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 1 BANYUMAS

HUBUNGAN ANTARA MATHEMATICAL HABITS OF MIND (MHM) DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 1 BANYUMAS

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mathematical habits of mind dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP Negeri 1 Banyumas serta pengaruhnya dari kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu mengukur mathematical habits of mind dan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menggunakan uji korelasi dan uji regresi. Sampel penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Banyumas dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data mengunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dengan , dapat disimpulkan bahwa: (1) hasil uji korelasi menunjukan bahwa mathematical habits of mind dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa memiliki hubungan positif signifikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,612. Setiap peningkatan mathematical habits of mind siswa diikuti dengan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika. (2) hasil uji regresi menunjukan bahwa mathematical habits of mind mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika sebesar 1,049 dan kemampuan pemecahan masalah matematika mempengaruhi mathematical habits of mind sebesar . Mathematical habits of mind memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap kemampuan pemecahan masalah daripada kemampuan pemecahan masalah matematika mempengaruhi mathematical habits of mind.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN TEORITIK A. Deskripsi Konseptual 1. Mathematical Habits of Mind - HUBUNGAN ANTARA MATHEMATICAL HABITS OF MIND (MHM) DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 1 BANYUMAS - repository perpustakaan

BAB II KAJIAN TEORITIK A. Deskripsi Konseptual 1. Mathematical Habits of Mind - HUBUNGAN ANTARA MATHEMATICAL HABITS OF MIND (MHM) DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 1 BANYUMAS - repository perpustakaan

Menurut Seeley (2014) mathematical habits of mind memuat aspek pemikiran dan penalaran. Mathematical habits of mind dibangun dari habits of mind secara umum, misalnya pantang menyerah, kegigihan, mendengarkan dan keterampilan berkomunikasi, atau metakognitif seperti refleksi dan analisis. Sedangkan menurut Cuoco, dkk (2010) kebiasaan berpikir matematis didefinisikan sebagai cara khusus untuk pendekatan masalah matematika dan berpikir tentang konsep-konsep matematika seperti yang dilakukan oleh matematikawan. Kebiasaan ini bukan hanya tentang definisi, teorema, atau algoritma tertentu yang bisa ditemukan di buku teks, melainkan tentang pemikiran, kebiasaan mental, dan teknik penelitian yang digunakan ahli matematika untuk mengembangkan definisi, teorema,atau algoritma tersebut.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF DAN MATHEMATICAL HABITS OF MIND SISWA SMP : Penelitian Kuasi Eksperimen pada Kelas VIII Salah Satu SMP Negeri di Kabupaten Majalengka.

PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF DAN MATHEMATICAL HABITS OF MIND SISWA SMP : Penelitian Kuasi Eksperimen pada Kelas VIII Salah Satu SMP Negeri di Kabupaten Majalengka.

Skala ini digunakan untuk mengetahui mathematical habits of mind (MHOM) siswa sebelum dan setelah pendekatan open-ended diimplementasikan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Likert yang terdiri dari 30 pernyataan. Variabel yang diukur dengan skala Likert dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator ini dijadikan bahan acuan untuk menyusun item-item pernyataan. Jawaban setiap item dalam instrumen ini mempunyai gradasi dari yang sangat positif sampai sangat negatif. Pilihan jawaban yang tersedia meliputi Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Sebelum skala MHOM disebarkan, terlebih dahulu dilakukan analisis ketepatan butir pernyataan skala MHOM dengan tiap indikatornya. Selanjutnya dilakukan uji coba dengan tujuan untuk mengetahui apakah skala tersebut sudah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIK DAN MATHEMATICAL HABITS OF MIND SISWA SMP PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIK DAN MATHEMATICAL HABITS OF MIND SISWA SMP PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR

Kemampuan literasi matematik siswa di Indonesia menurut studi PISA masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya dan hanya dapat menyelesaikan 2 level dari 6 level literasi matematika. Selain kemampuan literasi matematik yang perlu ditingkatkan, aspek afektif siswa juga perlu ditingkatkan sebagaimana tujuan kurikulum 2013 yaitu pendidikan berkarakter. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeksripsikan kemampuan literasi matematik pada level 3 dan 4 (skala menengah) dan mathematical habits of mind siswa SMP. Penelitian ini mengambil lokasi di SMP Negeri 47 Bandung dan subjek penelitian adalah kelas IX-C yang terdiri dari 33 siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Instumen yang digunakan yaitu instrumen tes dan non tes berupa angket. Hasil penelitian ini adalah 1) Kemampuan literasi matematik level 3 siswa SMP tergolong sedang, sedangkan pada level 4 tergolong rendah, 2) Mathematical Habits of Mind siswa SMP tergolong kuat.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH DENGAN STRATEGI MATHEMATICAL HABITS OF MIND (MHM)PADA MATERI SPLDV.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH DENGAN STRATEGI MATHEMATICAL HABITS OF MIND (MHM)PADA MATERI SPLDV.

Pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) banyak masalah kontekstual yang dapat diambil untuk proses pembelajaran. Karena alasan yang telah dijelaskan diatas maka peneliti tertarik melakukan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggabungkan model pembelajaran berbasis masalah dengan strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) pada materi SPLDV. Peneliti memandang bahwa model pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) dalam memecahkan masalah kontekstual serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu alternatif yang dapat meningkatkan berpikir kreatif matematis siswa. Hal tersebut mempunyai visi dan misi yang sama. Dimana visinya adalah untuk meningkatkan berpikir kreatif matematis siswa, sedangkan misinya adalah mengaktifkan siswa secara optimal dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya guna memecahkan masalah.
Baca lebih lanjut

118 Baca lebih lajut

Pembelajaran dengan Pendekatan Open-ended untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognitif dan Mathematical Habits of Mind Siswa SMP.

Pembelajaran dengan Pendekatan Open-ended untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognitif dan Mathematical Habits of Mind Siswa SMP.

This research is aimed to compare the enhancement of students’ metacognitive ability and mathematical habits of mind (MHOM) as the result of between open- ended approach and regular approach viewed from the whole students and students’ mathematical a prior knowledge (high, medium, and low). This research is a quasi experimental design with non equivalent pretest and posttest control group design. The population of the research is all students of grade VIII in SMPN 2 Sukahaji, Majalengka Regency West Java Province, in the second semester of Academic Year 2013/2014. The process of the experimental and control groups used purposive sampling technique. Research instruments consist of students’ metaco gnitive test, MHOM scale, students’ and teachers’ observation activity sheet, and students’ and teachers’ in terview sheet. The data analysis used t-test, Mann-Whitney test, Spearman corelation, and two-way Anova. The result of the research are: (1) in a whole, the students who learned under open-ended approach obtained enhancement in metacognitive ability that is significantly better than the students who obtained regular approach; (2) there is diffrence in gain score between the types of learning approach and students’ mathematical prior knowledge toward the enhancement of students’ metacognitive ability; (3) there is no interaction between the types of learning approach and students’ mathematical prior knowledge on the enhancement of stude nts’ metacognitive ability; (4) in a whole, the students who learned under open-ended approach obtained enhancement in MHOM that is significantly better than the students who obtained regular approach; (5) there is diffrence in gain score between the types of learning approach and students’ mathematical prior knowledge toward the enhancement of students’ MHOM ; (6) there is no interaction between the types of learning approach and students’ mathematical prior knowledge on the enhancement of stude nts’ MHOM; (7) there is a correlation between students’ metacognitive ability and their MHOM under open-ended approach.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

Pengaruh Strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa

Pengaruh Strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa

Strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) merupakan suatu strategi pembelajaran yang membantu siswa mengeksplorasikan ide-ide matematis yang mereka ketahui sebelumnya. Strategi ini mempunyai enam tahapan yang menuntut siswa untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan berpikir. Dengan tahap awal (explore mathematical ideas) yaitu dimana siswa harus menggunakan pemikirannya untuk memberikan ide-ide matematisnya yang sesuai dengan konsep materi yang disampaikan guru, (reflect on their answer to see wether they) merefleksi kebenaran dan kesesuaian jawaban, (identify problem soving approaches) mengidentifikasi strategi pemecahan masalah yang dapat diterapkan dalam menyelesaikan masalah yang ada, (generalization) membuat kesimpulan, (formulate question) memformulasi pertanyaan, dan (construct example) merekonstruksi contoh.
Baca lebih lanjut

246 Baca lebih lajut

Habits of Mind Calon Guru Matematika dalam Pemecahan Masalah Matematis

Habits of Mind Calon Guru Matematika dalam Pemecahan Masalah Matematis

Habits of persisting, habits ini terkait kegigihan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematis. Temuan penelitian ini adalah hanya 45% subjek yang berada pada level praktisi dan sisanya berada pada level pelajar. Subjek pada level pelajar menyatakan bahwa subjek tersebut berusaha untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Akan tetapi, apabila subjek berpendapat bahwa masalah tersebut terlalu sulit untuk diselesaikan, ia menyerah begitu saja. Hal ini terlihat dari beberapa jawaban subjek tersebut yang hanya berusaha menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal, atau juga membuat sketsa dari permasalahan yang diberikan, tetapi tidak menuliskan pemecahan masalahnya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Learning and Leading with Habits of Mind

Learning and Leading with Habits of Mind

jumping with answers to offer, but not with what Benjamin Bloom called “one shot,” impulsive thinking. They knew they were responding not with one answer that was either right or wrong, but with an expectation that they would offer their ideas within a broader map and pattern of thoughts. In this way, Thinking Maps have a built-in “wait time” (Rowe, 1974) that establishes in classrooms a way of managing the impulsivity not only of the students but of teachers as well. It is evident on the videotape that Ms. Smith seemed ready to move on at times, but the maps offered an efficient and effective process for moving to final reflections without prematurely mov- ing to the writing process. With alternative maps always available, with strategic use of multiple maps, and with the reflection time built into the process of constructing the maps by hand on paper, whiteboard, or com- puter, classroom participants are able to see beyond the blurted answer and have a visual record they can use for reflecting on their systematic processes. Developing the habits of persisting and managing impulsivity created an environment in which a deeper level of analytical thinking was required of students in this classroom. The student examples shown are only the starting point for accurately pulling more information from the text, organizing the ideas in meaningful patterns, and then being able to communicate the ideas with clarity and precision. Each Thinking Map begins with a graphic primitive, such as the flow map that Alexis offered for sequencing the plot of the story. She detailed the sequence of the story by starting with one box and an arrow and extending to six boxes: from Leo becoming mean after becoming king to ultimately “becoming friend- ship” with the mouse. Alexis is showing a capacity to accurately display the events of the story, which is easily checked against the text by Alexis her- self, her peers, and the teacher.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERAN ASESMEN FORMATIF DALAM MEMBENTUK HABITS OF MIND MAHASISWA.

PERAN ASESMEN FORMATIF DALAM MEMBENTUK HABITS OF MIND MAHASISWA.

Marzano (1993) membagi habits of mind ke dalam tiga kategori yaitu: self regulation, critical thinking dan creative thinking. Self regulation meliputi: (a) menyadari pemikirannya sendiri, (b) membuat rencana secara efektif, (c) menyadari dan menggunakan sumber-sumber informasi yang diperlukan, (d) sensitif terhadap umpan balik dan (e) mengevaluasi keefektifan tindakan. Critical thinking meliputi: (a) akurat dan mencari akurasi, (b) jelas dan mencari kejelasan, (c) bersifat terbuka, (d) menahan diri dari sifat impulsif, (e) mampu menempatkan diri ketika ada jaminan, (f) bersifat sensitif dan tahu kemampuan temannya. Creative thinking meliputi: (a) dapat melibatkan diri dalam tugas meski jawaban dan solusinya tidak segera nampak, (b) melakukan usaha semaksimal kemampuan dan pengetahuannya, (c) membuat, menggunakan, memperbaiki standar evaluasi yang dibuatnya sendiri, (d) menghasilkan cara baru melihat situasi yang berbeda dari cara biasa yang berlaku pada umumnya. Habits of mind memerlukan banyak keterampilan majemuk, sikap,
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Habits Of Mind Terhadap Kemampuan Generalisasi Matematis Siswa

Pengaruh Habits Of Mind Terhadap Kemampuan Generalisasi Matematis Siswa

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Habits Of Mind yang dimiliki siswa kelas VIII-5 MTs Negeri 32 Jakarta dalam pembelajaran matematika, (2) Pengaruh Habits Of Mind terhadap Kemampuan Generalisasi Matematis Siswa pada Kelas VIII-5 MTs Negeri 32 Jakarta. Habits Of Mind yang digunakan pada penelitian ini dibatasi pada empat kategori yaitu : bertahan (persisting) , metakognitif (thinking of thinking), berpikir luwes (thinking flexibly), menggunakan pengalaman lampau untuk membentuk pengetahuan baru (applying past knowledge to new situation). Subjek dalam penelitian ini adalah 38 siswa kelas VIII-5 di MTs Negeri 32 Jakarta. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian sampel. Objek penelitian Habits Of Mind dan Kemampuan Generalisasi Matematis Siswa. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Mei 2016. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, angket dan tes. Setelah memperoleh data, dilakukan uji normalitas dan uji lineritas yang diperoleh hasil bahwa data berdistribusi normal dan terdapat hubungan linear pada data tersebut. Analisis data selanjutnya menggunakan regresi linear sederhana diperoleh persamaan sebagai berikut : Y = -86,165 + 2,116X. Taraf signifikansi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu α = 0,05. Hasil uji F menunjukan nilai sig.= 0,00 < α artinya habits of mind memiliki pengaruh terhadap kemampuan generalisasi matematis siswa. Selanjutnya hasil uji t menunjukan sig. konstanta = 0,004/2 = 0,002 < α dan sig. koefisien habits of mind (X) = 0,000/2 = 0,000 < α artinya konstanta dan koefisien habits of mind (X) pada persamaan regresi memiliki pengaruh signifikan. Besar koefisien korelasi r = 0,652, r 2 = 0,425 dan koefisien determinasi = 0,425 x 100% = 42,5%. Berdasarkan hal tersebut diketahui bahwa Habits Of Mind memberikan pengaruh positif terhadap Kemampuan Generalisasi Matematis sebesar 42,5% sedangkan 57,5% dipengaruhi faktor lainnya yang tidak diukur dalam penelitiann ini
Baca lebih lanjut

196 Baca lebih lajut

The 7 Transdisciplinary Habits of Mind E

The 7 Transdisciplinary Habits of Mind E

One of the reasons for choosing mathematics is that mathematics is often seen as being a dry subject, restricted to formulaic (pun intended) problem solving strategies. What few students realize is that this dull conceptualization of mathematics is very different from how practicing mathematicians see it. Mathematicians often talk about elegance and parsimony when they speak of proofs. Most mathematicians are fascinated by symmetry and balance, which are essentially aesthetic ideas. Mathematics can be (and has been) the basis of many artistic endeavors: from the tessellations of M.C. Escher to the songs of Tom Lehrer; from the Op art of Bridget Riley to the impossible structures of Roger Penrose; from the geometric patterns of Islamic architecture to the three-
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

S FIS 1005381 Chapter3

S FIS 1005381 Chapter3

Tes peningkatan pretasi belajar berupa pretest dan posttest diberikan pada siswa guna menguji kemampuan kognitif pada materi gkinematika dengan analisis vektor sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan strategi π -log berbasis habits of mind diberikan. Hasil dari kedua tes ini dianalisis dan dibandingkan secara kuantitatif kemudian digunakan untuk melihat dampak dari penggunaan strategi π -log berbasis habits of mind terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa. Tabel 3.4 menunjukkan kisi-kisi dari tes penguasaan konsep fisika yang di judgement dan diujicobakan serta telah direvisi, sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

D MTK 1007324 Bibliography

D MTK 1007324 Bibliography

Lim, K. & Selden, A. (2008). Mathematical Habits of Mind. Proceedings of the 31st annual meeting of the North American Chapter of the International Group for the Psychology of Mathematics Education. Atlanta, GA: Georgia State University, 5, pp. 1576-1583

11 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MHM (MATHEMATICAL HABITS OF MIND) BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII MTs N 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - Raden Intan Repository

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MHM (MATHEMATICAL HABITS OF MIND) BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII MTs N 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - Raden Intan Repository

Strategi Mathematical Habits of Mind (MHM) merupakan suatu strategi pembelajaran yang membantu peserta didik mengeksplorasikan ide-ide matematis yang mereka ketahui sebelumnya. Strategi ini mempunyai enam tahapan yang menuntut peserta didik untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan berpikir yaitu 1) explore mathematical ideas, 2) reflect on their answer to see wether they, 3) identify problem soving approaches, 4) generalization, 4) formulate question, dan 5) construct exampl. Kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah, dimana penekanannya adalah kuantitas, ketepatgunaan, dan keragaman jawaban. 7 Semakin banyak dan beragam kemungkinan jawaban yang dikemukakan semakin kreatiflah kemampuan berpikir seseorang, tetapi keragaman jawaban tersebut merupakan jawaban yang tepat sesuai dengan konteks permasalahan. Kemampuan berpikir kreatif tidak datang dengan sendirinya, hal ini memerlukan latihan dan pembiasaan sedini mungkin. Ini dapat dilakukan pendidik kepada peserta didiknya dengan cara mengajarkan anak cara berpikir kreatif melalui pembelajaran di sekolah.
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

Upaya Penerapan Strategi MHM (Mathematical Habits of Mind) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa

Upaya Penerapan Strategi MHM (Mathematical Habits of Mind) terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa

Setelah itu kegiatan belajar dilanjutkan dengan penyampaian indikator pembelajaran pada hari ini yaitu akan membahas mengenai cara menentukan dan menghitung rumus luas lingkaran. Kemudian peneliti membagikan LKS 3 kepada seluruh siswa untuk kemudian dikerjakan secara berdiskusi dengan teman sebelahnya. Pada soal nomor 1 dan 2, siswa diminta untuk menerapkan tahapan strategi MHM yang pertama yaitu explore mathematical ideas dengan sharing antar teman sebelahnya membuat sebagian besar siswa mudah menentukan dan menghitung rumus luas suatu lingkaran. Mereka juga mengetahui bagaimana caranya menentukan jari-jari atau diameter suatu lingkaran jika pada soal diketahui keliling lingkaran sehingga mereka dapat menghitung luasnya. Namun sebagian siswa ada juga yang masih mengalami kesulitan dalam menghitung luas dengan menentukan jari-jari atau diameter suatu lingkaran jika pada soal diketahui keliling lingkaran. Hal ini juga sesuai dengan indikator berpikir kreatif matematis yaitu indikator fluency dan elaboration.
Baca lebih lanjut

257 Baca lebih lajut

T MTK 1201292 Chapter3

T MTK 1201292 Chapter3

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan peningkatan kemampuan metakognitif dan mathematical habits of mind (MHOM) antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan open-ended dan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Pada penelitian ini subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi keadaan subjek diterima sebagaimana adanya (Ruseffendi, 2010). Hal ini disebabkan sulitnya peneliti untuk mengambil subjek penelitian secara langsung. Menurut Cresswell (2010) menyatakan bahwa untuk rancangan Quasi- Experimental dengan desain non equivalent pretest and posttest control group design, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diseleksi tanpa prosedur acak. Kedua kelompok tersebut sama-sama memperoleh pretes dan postes, akan tetapi kelompok eksperimen saja yang diberikan perlakuan (treatment).
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

d ipa 0706717 table of contents

d ipa 0706717 table of contents

Kelompok dan Persentase Capaiannya ……………………….. 112 4.7. Profil Kinerja Mahasiswa pada Presentasi Kelompok ………… 113 4.8. Contoh Bagan Konsep yang Paling Mudah …………………… 118 4.9. Contoh Bagan Konsep yang Lebih Sulit ……………………… 119 4.10. Capaian Persentase Habits of Mind yang Dikembangkan

Baca lebih lajut

T KIM 1201335 Table of content

T KIM 1201335 Table of content

Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Atas Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori Critical Thinking ................................................................................ Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Atas Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori Creative Thinking ................................................................................ Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Sedang Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori Self Regulation ............................................................................. Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Sedang Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori Critical Thinking ................................................................................ Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Sedang Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori Creative Thinking ................................................................................ Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Bawah Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori Self Regulation ............................................................................. Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Bawah Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori CriticalThinking .................................................................... Perbandingan Habits of Mind Siswa Kelompok Bawah Sebelum dan Setelah Perlakuan Pada Kategori Creative Thinking ................................................................................
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

T MAT 1302531 Table of Content

T MAT 1302531 Table of Content

Habits of Mind Matematis .............................................................. 107 Tabel 4.29 Hasil Uji Pearson – Chi Kuadrat ..................................................... 107 Tabel 4.30 Nilai Koefisien Kontingensi ........................................................... 107 Tabel 4.31 Hasil Observasi Aktivitas Guru pada Pelaksanaan

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...