Maulid Nabi

Top PDF Maulid Nabi:

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

2.1. Pengertian Memperingati dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW Bulan Rabiul Awal ini merupakan bulan yang istimewa. Bagaimana tidak istimewa?, pada bulan tersebut manusia terbaik, hamba Allah dan utusan Allah termulia dilahirkan di dunia. Pada 1400 abad yang lalu, tepatnya pada hari Senin 12 Rabiul Awal 576 M, baginda Nabi Muhammad Saw dilahirkan dari pasangan Sayyid Abdullah dan Sayyidah Aminah Radliya Allahu ‘anhuma.

12 Baca lebih lajut

contoh proposal maulid nabi muhammad saw

contoh proposal maulid nabi muhammad saw

Tanggal 12 Rabiul Awal 1432 H, seluruh kaum muslim merayakan maulid Nabi Muhammad SAW, tidak lain merupakan warisan peradaban Islam yang dilakukan secara turun temurun. Dalam catatan historis, Maulid dimulai sejak zaman kekhalifahan Fatimiyah di bawah pimpinan keturunan dari Fatimah az-Zahrah, putri Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini dilaksanakan atas usulan panglima perang, Shalahuddin al-Ayyubi (1137M-1193 M), kepada khalifah agar mengadakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

11 Baca lebih lajut

Makalah PAI Maulid Nabi di sekolah

Makalah PAI Maulid Nabi di sekolah

Dalam sudut pandang yang berbeda, Dr. Muhammad ‘Alawi Al Maliki Al Husni, seorang ahli fiqh, memandang bolehnya memperingati maulid Nabi dengan diisi kegiatan yang bertujuan mendengarkan sejarah perjalanan hidup Nabi saw dan memperdengarkan pujian-pujian terhadapnya. Ada kegiatan memberi makan, menyenangkan dan memberi kegembiraan terhadap umat Islam. Meskipun ia menekankan tidak adanya pengkhususan peringatan pada malam hari tertentu, karena itu termasuk katagori bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam agama.

18 Baca lebih lajut

Download Contoh Proposal Maulid Nabi Muh

Download Contoh Proposal Maulid Nabi Muh

3. Motivasi bagi para peserta untuk meningkatkan diri agar menjadi lebih baik. 4. Sebagai fasilitator untuk menumbuhkan rasa cinta pada Nabi Muhammad SAW. 5. Mengisi momentum besar Maulid Nabi dengan kegiatan yang bermanfaat. VII. PENYELENGGARA

10 Baca lebih lajut

Trilogi Maulid Nabi Muhammad

Trilogi Maulid Nabi Muhammad

Semua itu juga menunjukkan bahwa mereka menghidupkan ke-6 upacara maulid diatas -diantaranya maulid Nabi- BUKAN KARENA cinta kepada Rasulullah Õ΃ð éJÊ«éÊË@úΓ dan keluarganya seperti yang mereka nyatakan, tetapi tujuan mereka menyebarluaskan aliran Ismailiyah Bathiniyah yang mereka anut dan aqidah rusak mereka di kalangan manusia serta menjauhkan mereka dari agama yang benar dan aqidah yang murni dengan acara mengada-adakan upacara-upacara semacam itu, menyuruh manusia menghidupkannya, memberikan semangat, dan agar mereka mendapatkan keuntungan harta melalui jalan tersebut.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Hukum Memeperingati Maulid Nabi saw

Hukum Memeperingati Maulid Nabi saw

Para sejarah Islam sepakat bahwa perayaan maulid Nabi muncul sekitar abad ke 6 H. Pelopornya adalah seorang raja yang alim, pemberani dan penuh ketaqwaan kepada Allah SWT, yaitu raja Irbil di Iraq. Nama Lengkapnya adalah Al-Muzhaffar Abu Sai'id al-kukuhburiy bin Zainuddin Ali Buktikin yang wafat pada tahun 630 H/1232 M.

5 Baca lebih lajut

proposal kegiatan maulid nabi di sekolah

proposal kegiatan maulid nabi di sekolah

Tanggal 4 Januari 2015 tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awwal 1436 Hijriah adalah hari besar yang penting dan bersejarah bagi Ummat Islam di seluruh dunia. Hari itu merupakan hari lahirnya Nabi Besar bagi Ummat Islam, Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini mempunyai makna yang penting bagi umat Islam karena kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai teladan hidup dan uswatun hasanah bagi seluruh Ummat Islam merupakan Rahmat terbesar yang telah diberikan oleh Allah SWT. Maulid Nabi sendiri mempunyai makna yang berarti karena memperingati Maulid Nabi bermaksud agar menambah kecintaan kita kepada sang Rasulullah yang telah berjuang seumur hidupnya demi Agama Islam ini.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (1)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (1)

Peringatan Maulid Nabi yang diisi dengan pembacaan shalawat kepada Rasul, pengajian umum, ceramah tentang kesadaran terhadap islam, membaca sejarah Nabi, amal saleh, bakti sosial, khitanan massal dan lain-lain itu merupakan ibadah mutlaqah ghairu muqayadah atau ibadah yang mutlaq dan tidak terikat tata caranya dimana perintahnya ada sedangakan pelaksanaannya terserah kita.

7 Baca lebih lajut

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Pertanyaan tentang penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw seperti yang saudara sampaikan pernah ditanyakan dan telah pula dijawab oleh Tim Fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah. Untuk itu, kami sarankan saudara membaca kembali jawaban-jawaban tersebut, yaitu terdapat dalam buku Tanya Jawab Agama terbitan Suara Muhammadiyah Jilid IV, Cetakan Ketiga, halaman 271-274, Majalah Suara Muhammadiyah No. 12 Tahun Ke-90 16-30 Juni 2005 dan juga di Majalah Suara Muhammadiyah No. 1 Tahun Ke-93 1-15 Januari 2008. Namun demikian, berikut ini akan kami sampaikan ringkasan dari dua jawaban yang telah dimuat sebelumnya tersebut.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Asal Muasal Maulid Nabi Muhammad SAW Ber

Asal Muasal Maulid Nabi Muhammad SAW Ber

Perayaan maulid Nabi yang sejatinya menjadi wahana instropeksi diri dan sekaligus sebagai sarana dalam meningkatkan kualitas kepribadian dengan merenungi dan meneladani episode-episode perjuangan Nabi, ternyata tidak lebih hanya sekedar acara seremonial belaka. Bahkan jika dicermati lebih jauh, perayaan Maulid Nabi dewasa ini telah terkontaminasi dan ternodai oleh virus-virus isrof, hedonisme, hura- hura dan sebagainya. Virus-virus ini selanjutnya menjalar menggerogoti jiwa umat. Tradisi Maulid Nabi seperti ini tentu saja sudah sangat jauh menyimpang dari nilai- nilai Islami yang sejatinya menjadi nafas perayaan tersebut. Padahal al Quran menegaskan “janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara syaitan dan syaitan itu sesungguhnya sangat ingkar kepada Tuhannya” (QS. al Isro: 26-27).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Memahami Maulid Nabi Saw Secara Mendalam

Memahami Maulid Nabi Saw Secara Mendalam

Menurut catatan sejarah, Peringatan Maulid Nabi saw, pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, Gubernur Irbil, Irak, pada masa pemerintahan Sultan Shalahuddin al-Ayyubi (1138-1193 M). Menurut sumber lain, yang pertama mencetuskan ide Peringatan Maulid Nabi saw, adalah Sultan Shalahuddin al-Ayyubi sendiri. Kala itu bertujuan untuk memperkokoh semangat umat Islam umumnya, khususnya mental tentara Muslim yang lemah dalam menghadapi serangan tentara Salib dari Eropa, yang ingin merebut tanah suci Yerusalem dari tangan kaum Muslim. (Al- Islam, ed. 348, tahun 2007). Inilah sekilas awal mula perayaan Maulid Nabi saw. Selanjutnya, apa sebenarnya yang terjadi pada bulan Rabiul Awwal?
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

KHUTBAH JUM’AT (26) Hikmah Moralitas dalam Maulid Nabi

KHUTBAH JUM’AT (26) Hikmah Moralitas dalam Maulid Nabi

Peringatan maulid Nabi memiliki dampak positif dalam pembentukan karakter umat Islam. Pada acara itu kita bisa mendengar berbagai macam ceramah yang menjelaskan tentang sosok Nabi Muhammad SAW. Mungkin saja, bayangan Nabi SAW itu sudah terlupakan dalam benak kita, lantaran kesibukan dunia. Seorang pemimpin bisa jadi sudah lupa bagaimana cara memimpin masyarakat yang benar, wakil rakyat mungkin saja lupa dengan janji-janjinya selama ini, para pejabat yang sudah lupa bagaimana cara menyimpan uang rakyat, sehingga banyak uang rakyat yang tercecer ke kantong pribadinya, dan bisa jadi sebagai muslim kita sudah lupa bagaimana berakhlak mulia. Momentum maulid Nabi ini sangat tepat dijadikan sarana untuk melawan penyakit amnesia yang tengah mewabah itu.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Apakah Kita Merayakan Maulid Nabi

Apakah Kita Merayakan Maulid Nabi

Al-Hafizh Ibnu Katsir menyebutkan dalam kitabnya Al-Bidayah wan Nihayah (11\172) bahwa Daulah Fathimiyyah ‘Ubaidiyyah nisbah kepada ‘Ubaidullah bin Maimun Alqadah Alyahudi yang memerintah Mesir dari tahun 357 H-567 H. Merekalah yang pertama-tama merayakan perayaan-perayaan yang banyak sekali diantaranya perayaan Maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Keterangan ini ditulis juga oleh Al-Maqrizy dalam kitabnya Al- Mawa’idz wal I’tibaar (1\490), dan Syaikh Muhammad Bakhit Al-Muthi’i mufti Mesir dalam kitabnya Ahsanul Kalam fiima Yata’allaqu bissunnah wal Bid’ah minal Ahkam [halaman 44- 45], dan Syaikh ‘Ali Mahfudz menyetujui mereka dalam kitabnya yang baik Al-Ibdaa’ fii Madhaarr Al-Ibtidaa’ [halaman 251] dan selain mereka masih banyak lagi. Jadi yang pertama- tama mensyariatkan perayaan ini mereka adalah orang-orang Zindiq (menampakkan keislaman untuk menyembunyikan kekafiran) Al-‘Ubaidiyyun dari Syi’ah Rafidhah keturunan Abdullah bin Saba Al-Yahudi. Mereka tidak mungkin melakukan yang demikian karena cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tetapi karena ada maksud lain yang tersembunyi.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PIDATO SINGKAT PERINGATAN MAULID NABI MU

PIDATO SINGKAT PERINGATAN MAULID NABI MU

Dengan memperhatikan arti dan makna ayat-ayat tersebut diatas maka jelaslah bahwa Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW ini, juga merupakan kesempatan untuk mawas diri sampai dimana kesanggupan kita dalam mengikuti bimbingan dan suri tauladan yang telah diberikan oleh Nabi kita Muhammad SAW.

Baca lebih lajut

BUKU PEDOMAN Maulid Nabi Muhammad 1439H

BUKU PEDOMAN Maulid Nabi Muhammad 1439H

Untuk menyambut dan memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW. PHM DKM Lukmanul Hakim akan menyelenggarakan berbagai acara sebagai rangkarian perlombaan dari Peringatan Hari Besar Islam yang akan meningkatkan nilai-nilai spiritual dan ibadah yang sangat bernilai pahala bagi jama’ah. Sehingga jam’ah masjid Lukmanul Hakim akan senantiasa bernaung dan berada dalam lingkungan masjid.

19 Baca lebih lajut

Sosiologi Maulid Nabi

Sosiologi Maulid Nabi

Tugas Nabi SAW memang tidak sekadar menyampaikan wahyu Alquran, tetapi juga menampilkan teladan terbaik (the best role model) bagi hidup manusia, termasuk dalam membela kehormatan dan kemuliaan Islam. Dengan sunahnya, Nabi menjadi penjelas ayat-ayat Alquran dalam amalan nyata. Karena itu, wujud Islam sebagai rahmatan lil 'alamin tecermin dalam akhlak dan kepribadian beliau. "Sungguh pada diri Rasulullah itu terdapat keteladanan terbaik (uswah hasanah) bagi orang yang mengharapkan pertemuan dengan Allah dan hari akhir." (QS al-Ahzab [33]: 21).

Baca lebih lajut

Hadits Tentang Maulid Nabi dan Sedekah untuk Almarhum ORTU

Hadits Tentang Maulid Nabi dan Sedekah untuk Almarhum ORTU

Setelah kami lacak dan teliti dalam kitab-kitab hadits, kami tidak mendapatkan hadits tersebut. Kami cenderung untuk mengatakan bahwa hadits tersebut adalah hadits maudhu' atau palsu. Kecurigaan kami terhadap hadits ini karena beberapa sebab, antara lain hadits tersebut tidak ada perawinya. Selain itu, redaksinya juga menunjukkan bahwa itu bukan sabda Rasulullah saw, karena di dalam redaksinya disebutkan amalan yang kecil (sedekah satu dirham) dibalas dengan pahala yang sangat besar (seakan-akan telah mendermakan satu gunung emas). Tambahan pula dalam masalah maulid (hari kelahiran) Nabi saw itu memang banyak hadits palsu yang dibuat untuk mengagungkan perayaan hari kelahiran tersebut oleh orang-orang yang mengaku mencintai Nabi saw. Mereka membuat hadits palsu itu dengan alasan tidak mengapa berbohong untuk (kepentingan) Nabi saw. Padahal Nabi saw tidak perlu kepada pembohongan mereka itu. Menurut pendapat kami, memperingati hari kelahiran Nabi saw itu hukumnya bukan wajib, tetapi ia boleh dilakukan dengan syarat menjauhi perkara-perkara bid'ah dan syirik.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Surat Undangan Maulid Nabi Muhammad Saw

Surat Undangan Maulid Nabi Muhammad Saw

Dengan mengharapkan ridho Allah SWT. dan restu kaum muslimin dan muslimat kami selaku panitia peringatan Hari Besar Islam (PPHBI) Masjid jami AL-Muhajiriin, akan merayakan Ta’diman watakriman Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.Untuk itu kami selaku panitia hari besar islam mengetuk hati kaum muslimin dan muslimat untuk memberikan do’a restu dan sekaligus memberikan bantuan sebesar Rp. 250.000 ( Dua puluh lima ribu Rupiah)

Baca lebih lajut

Show all 2469 documents...