Media Audio Visual (VCD)

Top PDF Media Audio Visual (VCD):

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI POKOK SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI PADA KELAS X

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN GEOGRAFI MATERI POKOK SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI PADA KELAS X

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X di SMA Negeri 1 Purwodadi kabupaten Grobogan. Sebagai sampel diambil satu kelas, yaitu kelas X.b sebagai subyek penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini terdapat 2 variabel yaitu variabel pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dan variabel hasil belajar kognitif yang berupa nilai ulangan harian siswa. Alat pengumpul data menggunakan metode dokumen, wawancara, observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA CETAK DAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR AL-QUR'AN HADITS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI ARYOJEDING KECAMATAN REJOTANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA CETAK DAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR AL-QUR'AN HADITS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI ARYOJEDING KECAMATAN REJOTANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

G. Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Prestasi Belajar Al-Qur’an Hadits Media audio visual merupakan media yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan penglihatan sekaligus dalam satu proses atau kegiatan serta produksi dan penggunaan materi tidak seluruhnya tergantung kepada pemahaman kata atau simbol-simbol yang serupa agar para siswa mampu termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Dengan menggunakan media audio visual diharapkan anak-anak mampu mengembangkan daya nalar dan daya rekanya. 52
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS VII SMP ISLAM AL HADI TAHUN PELAJARAN 2008/2009.

PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS VII SMP ISLAM AL HADI TAHUN PELAJARAN 2008/2009.

berdasarkan contoh kondisi karangan siswa tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian siswa masih belum dapat membuat karangan narasi dengan benar. Peneliti mencoba memanfaatkan media audio visual dalam membantu siswa agar lebih mudah memahami teknik penulisan karangan narasi. Media audio visual sangat cocok untuk membantu siswa dalam menulis narasi karena dengan melihat media audio visual siswa akan memiliki gambaran yang lebih fokus dan terperinci tentang peristiwa yang telah disaksikan sehingga dapat menuliskannya dengan mudah.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peningkatan Penggunaan Media Audio Visual Melalui Pelatihan Dikalangan Guru SDN 2 Botomulyo Cepiring Kendal T2 942014018 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peningkatan Penggunaan Media Audio Visual Melalui Pelatihan Dikalangan Guru SDN 2 Botomulyo Cepiring Kendal T2 942014018 BAB I

Teori komunikasi mulai mempengaruhi penggunaan alat bantu audio visual pada akhir tahun 1950, sehingga selain sebagai alat bantu media juga berfungsi sebagai penyalur pesan atau informasi belajar. Media audio visual telah banyak digunakan dalam dunia pendidikan sebagai sarana belajar. Sejak saat itu, alat audio visual hanya dipandang sebagai alat bantu guru saja melainkan juga sebagai penyalur pesan atau media (Sadiman, 2009:9). Begitu besar manfaat media sehingga pemerintah berusaha untuk memenuhi sarana prasarana disekolah yang berkaitan dengan media. Walaupun manfaatnya besar namun penggunaannya masih kurang sebab keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan media audio visual.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL TENTANG

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL TENTANG

Lantanida Journal, Vol. 2 No. 2, 2014 – 165 Skor akhir yang diperoleh tiap praktikum (Y) pada media audio visual tentang reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia yang telah disusun secara berurutan dari praktikum I-V berturut-turut adalah 144,8; 144,8; 145,4; 145,8; 146,8, sedangkan skor tersebut jika dinyatakan dalam persentase keidealan yaitu 80,444%, 80,444%, 80,778%, 81,000% dan 81,556%. Semua jenis praktikum dalam media audio visual tentang praktikum reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia yang telah disusun memperoleh nilai Sangat Baik (SB). Adapun grafik rata-rata penilaian kualitas media audio visual tentang praktikum reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia tiap praktikum dapat dilihat pada Gambar 2, skor rata-rata dari kelima praktikum tersebut kemudian dirata-rata menjadi skor rata-rata penilaian kualitas media audio visual tentang praktikum reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia secara keseluruhan, yaitu sebesar 145,52, skor tersebut jika dinyatakan dalam persentase keidealan adalah 80,844%. Berdasarkan kriteria kategori penilaian ideal, maka media audio visual tentang praktikum reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia yang disusun mempunyai kualitas Sangat Baik (SB) menurut penilaian 5 orang guru kimia SMA/MA baik negeri maupun swasta di wilayah Kotamadya Yogyakarta.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Penerapan Media Audio Visual Terhadap Ke

Penerapan Media Audio Visual Terhadap Ke

Hal di atas menjadi salah satu alasan dipilihnya media audio visual dalam pembelajaran keterampilan menulis narasi siswa kelas kelas VII SMP Swasta RK Bintang Timur Pematangsiantar karena dengan melihat dan mendengar, diharapkan kemampuan berimajinasi dan berpikir siswa dapat berkembang. Selain itu, melalui media audio visual, siswa memperoleh informasi lebih banyak dari apa yang mereka dengar dan mereka lihat. Dalam penelitian ini, media audio visual berupa video digunakan sebagai media pembelajaran. Artinya, dalam proses pembelajaran, media audio visual berupa video ini digunakan sebagai alat bantu pembelajaran dalam menulis narasi.
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL.

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL.

Keberhasilan penelitian ini diperoleh dari akumulasi nilai yang didapat siswa hasil tes tertulis, nilai kegiatan praktek dan isian instrumen motivasi berprestasi siswa. Tes tulis pilihan ganda untuk mengukur kemempuan kognitif siswa, kegiatan praktek untuk mengukur kemampuan apektif dan psikomotor siswa. Sedangkan untuk mengukur peningkatan motivasi berprestasi siswa digunakan instrumen motivasi siswa. Perolehan hasil belajar diharapkan ada peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan dengan data awal yang didapat dari nilai pos test membuat pupuk organik sebelum perlakuan (tindakan I). Untuk dapat melihat peningkatan hasil belajar siswa, menggunakan indikator sekurang-kurangnya 90 % dari jumlah seluruh siswa tuntas belajar /kompeten dengan kriteria ketuntasan minimum (KKM) 70. Sedangkan untuk melihat peningkatan motivasi berprestasi siswa menggunakan indikator minimal 70 % dari jumlah siswa termotivasi berprestasi dengan baik (motivasi kuat atau sangat kuat) melalui penggunaan media audio visual
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas X Teknik Sepeda Motor Honda 1 SMK Negeri 1 ROTA Bayat) - UNWIDHA Repository

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas X Teknik Sepeda Motor Honda 1 SMK Negeri 1 ROTA Bayat) - UNWIDHA Repository

Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 1 ROTA Bayat Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Reseach (CAR). Subjek penelitian adalah siswa kelas X TSM Honda 1 yang berjumlah 30 siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah penerapan media audio visual untuk meningkatkan aktivitas dan keterampilan menulis siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik non tes meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan teknik tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif meliputi rata-rata hasil tes dan daya serap siswa.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN DRIBBLING DALAM PEMBELAJARAN BOLA BASKET DI SMA NEGERI 1 LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN DRIBBLING DALAM PEMBELAJARAN BOLA BASKET DI SMA NEGERI 1 LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON.

Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis skor dari media pembelajaran audio visual terhadap pemahaman pembelajaran dribbling pada bola basket seperti yang sudah dijelaskan pada bab III dan IV, maka penulis akan menarik garis besar dan menyimpulkan dari hasil penelitian ini. Hal tersebut berdasarkan fakta dan data yang di peroleh penulis selama penelitian. Adapun kesimpulannya dari hasil uji signifikansi menggunakan uji dua rata-rata antara kedua kelompok adalah hasil dari kelompok audio visual yaitu t hitung (4,70) > t tabel (1,76) maka hipotesis ditolak , sedangkan kelompok tanpa audio visual yaitu t hitung (4,29) > t tabel (1,76) maka hipotesis ditolak, dan selisihnya (0,41). Artinya kedua kelompok tersebut sama-sama memberikan pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media audio visual terhadap pemahaman dan keterampilan dribbling dalam pembelajaran bola basket di SMA Negeri 1 Lemahabang Kabupaten Cirebon.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL VCD PLAYER DI PAUD NURMALA KELURAHAN GLUGUR KOTA MEDAN T.A 2014/2015.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL VCD PLAYER DI PAUD NURMALA KELURAHAN GLUGUR KOTA MEDAN T.A 2014/2015.

Disini di PAUD Nurmala memiliki fasilitas pembelajaran berupa VCD Player. VCD Player merupakan media yang dapat membantu guru untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini. Media VCD Player juga merupakan media yang sangat fleksibel, relative murah, praktis dan singkat serta mudah dibawa, oleh karena itu para guru dan orangtua dapat menggunakan media VCD Player ini sebagai alat atau fasilitas penunjang perkembangan menyimak anak usia dini.

Baca lebih lajut

Penerapan Model Visualization, Auditory, Kinestethic dengan Media Audio Visual Dalam Peningkatan Hasil Belajar IPS pada Siswa Kelas IV SDN 4 Kutosari Tahun Ajaran 2015 2016. | SUKRON | KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN 8070 17806 1 PB

Penerapan Model Visualization, Auditory, Kinestethic dengan Media Audio Visual Dalam Peningkatan Hasil Belajar IPS pada Siswa Kelas IV SDN 4 Kutosari Tahun Ajaran 2015 2016. | SUKRON | KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN 8070 17806 1 PB

mata pelajaran lainnya untuk meningkatkan hasil belajar siswa, serta guru harus kreatif mendorong siswa untuk bertanya dan intensif dalam membimbing siswa. Bagi Siswa, sebaiknya siswa fokus di setiap kegiatan pembelajaran agar pembelajaran dapat terus meningkat, semakin aktif bertanya dan percaya diri dalam menyampaikan pendapat, serta menghargai siswa lain saat pembelajaran. Bagi Sekolah, sebaiknya sekolah melengkapi fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran yang menerapkan model VAK dengan media audio visual sehingga memudahkan guru dalam menerapkan model VAK dengan media audio visual.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

THE USE OF AUDIO VISUAL MEDIA TO INCREASE THE STUDENT’S MOTIVATIONAND LEARNING ACTIVITY PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA

THE USE OF AUDIO VISUAL MEDIA TO INCREASE THE STUDENT’S MOTIVATIONAND LEARNING ACTIVITY PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA

Menurut Usman (2005: 74), aktivitas belajar merupakan serangkaian kegiatan fisik dan mental yang mencakup: aktivitas visual (membaca, menulis, bereksperimen, demontrasi), aktivitas verbal (bercerita, bertanya, membaca sajak, diskusi, menyanyi), aktivitas mendengar (mendengarkan penjelasan guru, ceramah, pengarahan), aktivitas gerak (senam, menari, melukis), dan aktivitas menulis (mengarang cerita, membuat makalah, membuat surat, membuat resume). Agar siswa terlibat aktif, diperlukan keterlibatan secara terpadu, berkeseimbangan dan berkesinambungan dari berbagai macam hal yaitu mengarah pada interaksi yang optimal, menuntut berbagai jenis aktivitas peserta didik, strategi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan dan menggunakan berbagai macam variasi media dan alat peraga.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Peningkatan Hasil Belajar Fiqih Melalui Media Audio Visual di Kelas VII A MTs Qotrun Nada Depok

Peningkatan Hasil Belajar Fiqih Melalui Media Audio Visual di Kelas VII A MTs Qotrun Nada Depok

Subjek penelitian tindakan ini adalah siswa MTs Qotrun Nada Depok kelas VII A sebanyak 30 orang. Berdasarkan hasil observasi baik melalui pengamatan langsung maupun hasil wawancara dengan siswa kelas VII A pada Hari Sabtu tanggal 25 Januari 2014, penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran fiqih di MTs Qotrun Nada Depok selama ini cenderung lebih banyak mengembangkan kemampuan mendengar materi pelajaran. Siswa belum dibiasakan untuk belajar mandiri dan memanfaatkan media sebagai alat bantu pengajaran (Wasaailul Idhoh). Pembelajaran fiqih masih berpusat pada guru dan masih menggunakan metode konvensional yaitu ceramah. Pembelajaran cenderung lebih menempatkan siswa pada aktivitas mencatat, mendengar, atau menjawab pertanyaan guru, serta hanya mengerjakan LKS. Pembelajaran yang diajukan hanya berkisar pada pengetahuan yang ada di buku LKS. Hal ini berdampak pada rendahnya minat
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2012 2013 SMPN 2 KERAMBITAN TABANAN

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS VIII SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2012 2013 SMPN 2 KERAMBITAN TABANAN

Media pembelajaran audio visual adalah media yang belum ada dan perlu untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan dan hasil validasi pengembangan media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada kelas VIII semester II di SMPN 2 Kerambitan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Hannafin and Peck. Fase-fase dari model ini meliputi fase analisis kebutuhan, fase desain dan fase pengembangan dan implementasi . Pada tahap uji coba produk, media pembelajaran audio visual di uji coba melalui review oleh para ahli dan uji coba kepada siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini untuk pengumpulan data adalah kuisioner. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah langkah-langkah pengembangan dan hasil validasi pengembangan media pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada kelas VIII semester II di SMPN 2 Kerambitan. Langkah-langkah pengembangan media pembelajaran audio visual dijelaskan melalui fase-fase dari metode Hannafin and Peck. Hasil validasi pengembangan media pembelajaran audio visual diperoleh berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif dari angket yang dikonversi ke dalam konversi tingkat pencapaian skala 5. Review ahli isi mata pelajaran mengenai naskah mencapai 92% katagori sangat baik, review ahli media pembelajaran mengenai naskah mencapai 82,22% katagori baik, review ahli desain pembelajaran mengenai naskah mencapai 81,67% katagori baik. Review ahli isi mata pelajaran mengenai kualitas media audio visual mencapai 93% katagori sangat baik, review ahli media pembelajaran mengenai kualitas media audio visual mencapai 82,5% katagori baik, review ahli desain pembelajaran mengenai kualitas media audio visual mencapai 86,2% katagori baik. Uji coba perorangan mencapai 84,67% katagori baik, uji coba kelompok kecil mencapai 89% katagori baik, dan uji coba lapangan mencapai 87,70% katagori baik.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGGUNAAN AUDIO VISUAL UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJARMUSIK REBANASANTRI PONPES DURROTU ASWAJALL DUKUH BANARAN KELURAHAN SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI

PENGGUNAAN AUDIO VISUAL UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJARMUSIK REBANASANTRI PONPES DURROTU ASWAJALL DUKUH BANARAN KELURAHAN SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI

yang mencapai kategori sangat baik sebanyak 5 orangatau sebesar 55,6%, dan untuk kategori baik dicapai oleh 4 siswa atau sebesar 44,4%, serta tidak ada siswa pada kategori cukup maupun kurang (0%). Nilai rata-rata hasil pembelajaran kelompok eksperimen pada siklus II sebesar 83. Dengan rata-rata tersebut maka ada peningkatan nilai dari siklus I ke siklus II sebesar 18,56 poin.Sedangkan hasil pembelajaran pada kelompok kontrol telah mengalami peningkatan dari siklus sebelumnyanamun dari hasil penilaian yang tercatat masih belum adanya siswa yang mencapai kategori sangat baik (0%), untuk kategori baik dicapai oleh 7 siswa atau sebesar 77,8%, untuk kategori cukup dicapai oleh 2 siswa atau sebesar 22,2%, dan serta tidak ada siswa yang masih dalam kategori kurang (0%). Nilai rata-rata hasil pembelajaran kelompok kontrol pada siklus II mencapai 72,78. Dengan nilai rata-rata tersebut maka ada peningkatan nilai dari siklus I ke siklus II sebesar 13,33 poin. Dengan hasil belajar tersebut, maka hipotesis tindakan terjawab yaitu Dengan menggunakan media audio visualdalam pembelajaran musik rebana, maka hasil belajar bermusik rebana pada santri Ponpes Durrotu Aswaja Banaran kelurahan Sekaran kecamatan Gunungpati kota Semarang dapat meningkat. Serta berdasarkan angket siswa/santri mereka sangat terbantu dengan adanya media audio visual sebagai media belajar secara mandiri.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DAN AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTsN NGANTRU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015/2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DAN AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTsN NGANTRU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015/2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

tanggap, pintar, cermat dalam menggunakan teknologi. Adapun yang menjadi hambatan dalam proses penggunaan media audio visual ialah kurangnya fasilitas (minim), keterlambatan siswa, keterbatasan waktu, dan kebanyakan guru menggunakan metode yang lama seperti ceramah, sehingga pembelajaran yang dilakukan guru cenderung menonton dan membosankan, kondisi ini terdampak terhadap belajar siswa. Setelah menggunakan media audio visual hasil yangdiperoleh siswa lebih baik dibandingkan tidak menggunakan media audio visual, rata-rata siswa mendapat nilai 70- 80 dengan catatan ketegori ”baik”. Jadi, menggunakan media audio visual sudah mencapai keberhasilan bagi guru dan siswa, sebab media audio visual bermanfaat bagi guru dan siswa pada proses belajar mengajar. Saran yang ditawarkan peneliti tentang penggunaan media audio visual dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran fiqih adalah harus diadakan pelatihan bagi guru yang belum bisa menggunakan teknologi, sehingga menjadikan guru yang berkualitas dan perlu ditambahkan sarana prasarana. Untuk itu lembaga pendidikan diharapkan memfasilitasi kebutuhan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. 83
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH VARIASI MENGAJAR GURU PAI TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP N 6 SEMARANG - Unissula Repository

PENGARUH VARIASI MENGAJAR GURU PAI TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP N 6 SEMARANG - Unissula Repository

Angket ini ditujukan kepada peserta didik, untuk mengetahui dan mengukur data tentang variasi mengajar yang dilakukan oleh guru PAI dan keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI di SMP N 6 Semarang. Data tentang variasi mengajar berupa variasi gaya mengajar, variasi media dan bahan pengajaran, dan variasi pola interaksi dan kegiatan. Sedangkan data tentang keaktifan belajar berupa mengikuti proses belajar mengajar secara psikis dan fisik. Secara psikis antara lain memperhatikan, mendengarkan, dan memahami. Secara fisik seperti bertanya, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, mencatat, kerjasama kelompok, berdiskusi, mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah (PR), memanfaatkan sumber belajar secara maksimal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

THE APPLICATION OF MULTIMEDIA INTO ENGLISH TEACHING (The Case of the Eighth Grade Students of SMP Salafiyah Pekalongan in the Academic Year of 2014 2015)

THE APPLICATION OF MULTIMEDIA INTO ENGLISH TEACHING (The Case of the Eighth Grade Students of SMP Salafiyah Pekalongan in the Academic Year of 2014 2015)

Sanaky (2009 in Wahyuningsih, 2011:12) defines audio visual media as a set of tools which could project images and sounds. Audio-visual media derived from combination of audio and visual media. This enable students to see and listen to the teaching and give amount of teaching possibilities. Sowantharya et al. (2014:385) gave some examples of audio-visual media application into teaching. They are: News Bulletins, Chat shows, Movies, Speeches, and Documentaries. There also other kinds of audio-visual media and it can be implemented in the classroom.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengembangan Multimedia Pembelajaran dengan Ulead Video Studio Mata Pelajaran IPA Pokok Bahasan Sifat- Sifat Benda Kelas III SD T1 292009447 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pengembangan Multimedia Pembelajaran dengan Ulead Video Studio Mata Pelajaran IPA Pokok Bahasan Sifat- Sifat Benda Kelas III SD T1 292009447 BAB V

2. Multimedia Pembelajaran ini telah memenuhi kriteria bagus. Hal ini ditunjukan dengan hasil rata-rata setiap indikator tampilan VCD Pembelajaran sebesar 3,7 (bagus), isi/ materi VCD Pembelajaran sebesar 4,0 (bagus), pengaruh VCD Pembelajaran terhadap minat sebesar 3,8 (bagus).

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Kemampuan Pemahaman Unsur Intrinsik Novel Laskar Pelangi Dengan Memanfaatkan Media Audio-Visual Pada Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Surakarta.

PENDAHULUAN Peningkatan Kemampuan Pemahaman Unsur Intrinsik Novel Laskar Pelangi Dengan Memanfaatkan Media Audio-Visual Pada Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Surakarta.

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Peningkatan Kemampuan P emahaman Unsur Intrinsik Novel Laskar Pelangi dengan Memanfaatkan Media Audio-Visual Pada Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Surakarta..

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...