Media Dan Strategi Pembelajaran Kontekstual

Top PDF Media Dan Strategi Pembelajaran Kontekstual:

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Model-Model, Media, dan Strategi Pembelajaran Kontekstual Inovatif.. Bandung: CV.Yrama Widya Daryanto, Mulyo Rahardjo.[r]

2 Baca lebih lajut

STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM. docx

STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM. docx

Akhir-akhir ini marak berita tentang pelecehan seksual pada anak kecil, berbagai media massa terus mencari kasus-kasus tentang pelecehan anak diberbagai daerah. Bahkan, hal tersebut terjadi di sekolah dimana anak menimba ilmu. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat untuk mendapatkan ilmu dan bermain bersama teman, berubah menjadi tempat yang mengerikan bagi anak korban pelecehan seksual. Masa anak-anak adalah masa dimana anak masih belum matang cara berpikirnya, anak-anak masih menjadi peniru. Jadi apabila anak melihat atau mengalami perilaku yang tidak sepantasnya untuk anak kecil, maka akan mempengaruhi kondisi psikologis anak. Anak belum bisa membedakan apakah hal itu baik atau buruk, anak akan meniru dari apa yang mereka lihat. Walaupun hal tersebut perilaku yang tidak pantas, tetapi jika anak tidak diberitahu maka anak akan menirukan hal tersebut.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA PRESENTASI FLASH TERHADAP PEMAHAMAN SISWA TENTANG HUKUM NEWTON PADA MATA PELAJARAN FISIKA DI KELAS X SMAN 4 GARUT TAHUN AJARAN 20142015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA PRESENTASI FLASH TERHADAP PEMAHAMAN SISWA TENTANG HUKUM NEWTON PADA MATA PELAJARAN FISIKA DI KELAS X SMAN 4 GARUT TAHUN AJARAN 20142015

Sedangkan mengenai pembelajaran kontekstual, Komalasari (2011:6) menjelaskan bahwa: Pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar dan mengajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga, warga negara dan pekerja. Iksan (2009:121) menyatakan bahwa: Melalui landasan filosofis konstruktivisme, pembelajaran kontekstual dipromosikan menjadi alternative strategi belajar yang baru. Melalui strategi pembelajaran kontekstual, siswa diharapkan belajar melalui mengalami,bukan menghapal. Pembelajran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari, dengan melibatkannya dalam tujuh komponen utama pembelajaran efektif, yakni: kontruktivisme, bertanya (Questioning), menemukan (Inquiry), masyarakat belajar (Learning Community), pemodeln (Modeling), dan penilaian sebenarnya (Authentic Assesment).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS MEDIA FOTO PERISTIWA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK.

PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS MEDIA FOTO PERISTIWA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK.

Pembelajaran kontekstual merupakan strategi yang diarahkan kepada upaya membantu atau menginspirasi peserta didik melalui proses pengaitan suatu standar kompetensi dengan situasi dunia nyata. Proses yang dapat dikembangkan adalah melalui dorongan ke arah berkembangnya pengalaman baru dengan cara memadukan antara pengetahuan dengan penerapan di dalam kehidupan peserta didik. Proses demikian akan mengakrabkan peserta didik dengan lingkungannya, baik lingkungan keluarga, masyarakat maupun dunia kerja. Harapannya adalah peserta didik menjadi lebih termotivasi untuk belajar.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Pembelajaran Kontekstual dengan Strategi REACT Berbantuan Media untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS di SMP Negeri 7 Cilacap Jawa Tengah.

Pembelajaran Kontekstual dengan Strategi REACT Berbantuan Media untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS di SMP Negeri 7 Cilacap Jawa Tengah.

SIGIT KINDARTO: Pembelajaran Kontekstual dengan Strategi REACT Berbantuan Media untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS di SMP Negeri 7 Cilacap Jawa Tengah. Tesis. Yogyakarta: Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta, 2013.

2 Baca lebih lajut

Strategi Pembelajaran Kontekstual

Strategi Pembelajaran Kontekstual

- CTL mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan Sehubungan dengan hal diatas, terdapat 5 karakteristik penting dalam proses pembelajaran CTL : Activing Knowledge / Pen[r]

3 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Keterampilan Membaca Puisi Pada Siswa Kelas X 1 Sma Muhammadiyah 3 Surakarta Melalui Metode Pembelajaran Scaffolding.

PENDAHULUAN Peningkatan Keterampilan Membaca Puisi Pada Siswa Kelas X 1 Sma Muhammadiyah 3 Surakarta Melalui Metode Pembelajaran Scaffolding.

Mengacu pada GBPP Kurikulum Bahasa Indonesia untuk SMU tahun 2004, pada mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, kajian materi sastra dan non sastra tidak tersajikan secara seimbang. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kenyataan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia kelas X yang berjumlah 55 butir hanya ada 10 butir kajian sastra. Pada kelas XI dari jenis materi pembelajaran yang ada, kajian sastra hanya termuat sebanyak 14 materi. Atas dasar kenyataan tersebut, maka dapat dikatakan bahwa materi sastra hanya berkisar antara 19% yang disajikan kepada siswa. Dengan demikian maka tidak mengherankan apabila para siswa masih dangkal dalam pengenalan sastra.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS QUESTIONING PADA SISWA KELAS IV SDI KUSUMA BANGSA MUNJUNGAN TRENGGALEK TAHUN PELAJARAN 2007 2008 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung BAB I Ref

MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS QUESTIONING PADA SISWA KELAS IV SDI KUSUMA BANGSA MUNJUNGAN TRENGGALEK TAHUN PELAJARAN 2007 2008 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung BAB I Ref

Meningkatkan prestasi belajar matematika dengan pembelajaran kontekstual berbasis Questioning adalah strategi pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV SDI Kusuma Bangsa Munjungan Trenggalek pada materi bangun ruang khususnya Balok dan Kubus, dengan cara membuat kelompok belajar, setiap kelompok diberi tugas untuk mencari sifat-sifat dari benda yang berbentuk balok dan kubus yang disediakan, kemudian masing-masing kelompok mengerjakan LKS, langkah selanjutnya diadakan permainan dengan menggunakan kartu model. Pada permainan ini masing-masing siswa membuat dan jawaban pada kertas yang berbeda, kemudian kertas yang berisi soal ditukar dengan temannya. Setelah dikerjakan dilakukan pemutaran yang kedua, setelah selesai dibahas bersama- sama. Pembelajaran ini mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan lingkungan sekitar. Dari sini terlihat bahwa pembelajaran menjadi lebih bermakna siswa menjadi aktif dalam kegiatan pembelajaransehingga kelas menjadi lebih hidup. Dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan tersebut diharapkan mampu berfikir kritis dan dapat meningkatkan prestasi belajar
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Media dan Strategi Pembelajaran. pdf

Media dan Strategi Pembelajaran. pdf

Strategi dan media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh setiap guru karena keduanya adalah hal yang penting dalam kegiatan belajar mengajar. Tiap proses belajar memiliki strategi pembelajaran tertentu. Gunanya agar siswa dapat mengikuti proses belajar serta mampu mencapai manfaat belajar yang maksimum. Seorang guru bisa menggunakan berbagai bentuk strategi yang digunakan agar siswa tidak merasa bosan pada saat proses belajar mengajar berlangsung sehingga kelas akan terasa lebih hidup dan menyenangkan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Penerapan Strategi Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Semarang.

Penerapan Strategi Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Semarang.

Adanya kenyataan seperti tersebut, maka diperlukan suatu inovasi strategi belajar yang diharapkan lebih efektif dan efisien sebagai alternatif yaitu pembelajaran kontekstual. Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang sering disingkat dengan CTL merupakan salah satu strategi pembelajaran yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupannya sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Siswa membuat hubungan-hubungan penting yang menghasilkan makna dengan melaksanakan pembelajaran yang diatur sendiri, bekerja sama, berpikir kritis dan kreatif, menghargai orang lain, mencapai standar tinggi, dan berperan serta dalam tugas-tugas penilaian autentik. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan transfer pengetahuan dari guru ke siswa. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan daripada hasil belajar.
Baca lebih lanjut

210 Baca lebih lajut

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS SISWA DI SMK ISLAM 1 DURENAN TRENGGALEK - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS SISWA DI SMK ISLAM 1 DURENAN TRENGGALEK - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

2. Strategi guru pendidikan agama Islam dalam meningkatkan religiusitas siswa hal ibadah adalah strategi pembelajaran kontekstual, yakni melalui penanaman nilai-nilai religius hal ibadah meliputii shalat dhuha, tadarus Al- Qur’an, selain itu kegiatan tahunan seperti kegiatan zakat dan kegiatan qurban

2 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DANMOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MENGUASAI TEORI DASAR ELEKTRONIKA(MTDE) PADA SISWA TINGKAT I PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO SMKNEGERI 1 LUBUK PAKAM T.A 2012/2013.

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DANMOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MENGUASAI TEORI DASAR ELEKTRONIKA(MTDE) PADA SISWA TINGKAT I PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO SMKNEGERI 1 LUBUK PAKAM T.A 2012/2013.

3 Untuk dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, guru tidak cukup hanya memahami materi pelajran yang diajarkan kepada siswa, tetapi guru juga harus mampu memilih atau mengembangkan suatu strategi pembelajaran yang tepat agar materi pelajaran yang akan diajarkan dapat dikuasai oleh siswa. Dengan kata lain, kemampuan menyampaikan bahan pelajaran merupakan syarat penting bagi guru untuk mendorong dan memudahkan siswa belajar. Untuk menciptakan suasana agar siswa lebih aktif belajar diperlukan kemampuan guru dalam mengambil keputusan yang tepat dengan situasi belajar yang diciptakan.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MATERI GERAK DENGAN MEMANFAATKAN KAMERA DIGITAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MATERI GERAK DENGAN MEMANFAATKAN KAMERA DIGITAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Pasal 19 Ayat 1 menyatakan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai bakat minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Salah satu pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan peraturan ini adalah pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar yang mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia peserta didik (Iru & Arihi, 2012: 71). Pembelajaran kontekstual juga lebih menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam setiap tahapan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA POWERPOINT BERVIDEO BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATA KULIAH MIKROBIOLOGI DI UNIMED.

PENGEMBANGAN MEDIA POWERPOINT BERVIDEO BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATA KULIAH MIKROBIOLOGI DI UNIMED.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengembangkan media powerpoint bervideo berbasis kontekstual; dan (2) Mengetahui tanggapan dosen pengampu dan mahasiswa terhadap media powerpoint bervideo berbasis kontekstual yang dikembangkan pada mata kuliah mikrobiologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan Model Borg & Gall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, tahap merumuskan tujuan instruksional, tahap merancang media pembelajaran, tahap validasi produk, tahap uji coba produk, dan tahap revisi. Penelitian pengembangan ini akan menghasilkan suatu produk media PowerPoint bervideo berbasis pendekatan kontekstual pada mata kuliah mikrobiologi. Data tentang kualitas produk pengembangan ini didapatkan dengan kuesioner atau angket yang diberikan kepada dosen dan mahasiswa, kemudian dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan : (1) uji ahli materi berada pada kriteria sangat baik (87%), (2) uji ahli desain pembelajaran berada pada kriteria sangat baik (91%), (3) penilaian dosen pengampu mata kuliah berada pada kriteria sangat baik (94%), (4) uji coba mahasiswa perorangan berada pada kriteria menarik (80%), (5) uji coba mahasiswa kelompok kecil berada pada kriteria sangat menarik (81%), dan (6) uji coba mahasiswa kelompok terbatas berada pada kriteria sangat menarik (83%).
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

STRATEGI PEMBELAJARAN DAN MEDIA. pdf

STRATEGI PEMBELAJARAN DAN MEDIA. pdf

1. Definisi & fungsi, secara harfiah media berarti perantara atau alat, sedangkan secara istilah media berarti wahana, sarana, & prasarana atau alat bantu pembelajaran, yg fungsinya untuk mendukung kelancaran PBM, agar siswa merasa terbantu dg media tersebut sehingga tujuan pembelajaran dpt tercapai. 2. Media dpt dikategorikan menjadi:

16 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA FILM PENDEK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK KOMPETENSI MENULIS NASKAH DRAMA BAGI SISWA KELAS XI SMA

PENGEMBANGAN MEDIA FILM PENDEK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK KOMPETENSI MENULIS NASKAH DRAMA BAGI SISWA KELAS XI SMA

Selanjutnya, Aqib (2013:51) memaparkan secara singkat manfaat umum media pembelajaran, antara lain: (1) penyeragaman penyampaian materi, (2) pembelajaran lebih jelas dan menarik, (3) proses pembelajaran lebih interaktif, (4) efisiensi waktu dan tenaga, (5) meningkatkan kualitas hasil belajar, (6) belajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja, (7) menumbuhkan sikap positif belajar terhadap proses dan materi belajar, (8) meningkatkan peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif. Manfaat secara umum yang dipaparkan Aqib kiranya berkaitan dengan seluruh proses pembelajaran, mulai dari metode, media, siswa, hingga kepada guru. Metode yang berbantu media akan meminimalis perbedaan informasi (salah paham antara siswa dan guru) yang dapat terjadi dalam pembelajaran. Media yang digunakan harus tepat supaya dapat benar-benar menarik dan sesuai dengan kompetensi yang diajarkan. Siswa dan guru sama- sama dituntut untuk memanfaatkan media dengan baik dan benar sehingga seluruh proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik.
Baca lebih lanjut

185 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 10 MEDAN.

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 10 MEDAN.

Sejauh ini strategi pembelajaran yang digunakan guru-guru di sekolah SMA Negeri 10 Medan selama ini belum optimal sehingga menyebabkan timbulnya kebosanan siswa yang berakibat rendahnya hasil belajar. Terlebih-lebih adanya kesan selama ini, pembelajaran yang dilaksanakan dipengaruhi pandangan instan yaitu siap pakai. Pandangan ini mendorong guru bersikap cenderung memberitahu konsep saja, dengan kata lain bahwa pembelajaran terfokus kepada guru. Untuk mengurangi atau bahkan menghindari strategi belajar yang terlalu monoton diupayakan berbagai strategi mengajar yang lebih efektif dalam menciptakan komunikasi yang multi arah, sehingga diharapkan juga menimbulkan dan meningkatkan interaksi yang proaktif dalam pembelajaran.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

TUGAS KELOMPOK STRATEGI PEMBELAJARAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS SISWA

TUGAS KELOMPOK STRATEGI PEMBELAJARAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS SISWA

Pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran edngan menggunakan sistem pengelompokan / tim kecil, yaitu antara empat sampai enam orang yang mempunyai latar belekang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras, atau suku yang berbeda (heterogen). Sistem penilaian dilakukan terhadap kelompok. Setiap kelompok akan memperoleh penghargaan (reward), jika kelompok mampu menunjukan prestasi yang dipersyaratkan. Dengan demikian, setiap anggota kelompok akan mempunyai ketergantungan positif. Ketergantungan semacam itulah yang selanjutnya kan memunculkan tanggung jawab individu terhadap kelompok dan keterampilan interpersonal dari setiap anggota kelompok. Setaip individu akan saling membantu, mereka akan mempunayi motivasi untuk keberhasilan kelompok, sehingga setiap individu akan memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan kontribusi demi keberhasilan kelompok.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI DENGAN PENERAPAN STRATEGI REACT SETTING TSTS PADA KOMPETENSI DASAR LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA SISWA KELAS X AK 1 SMK PALEBON SEMARANG TAHUN

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI DENGAN PENERAPAN STRATEGI REACT SETTING TSTS PADA KOMPETENSI DASAR LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA SISWA KELAS X AK 1 SMK PALEBON SEMARANG TAHUN

Dunia pendidikan ditandai oleh disparitas antar pencapaian academic standard dan performance standard. Faktanya, banyak peserta didik mampu menyajikan tingkat hafalan yang baik terhadap materi ajar yang diterimanya, namun pada kenyataanya mereka tidak memahaminya. Sebagian besar dari peserta didik tidak mampu menghubungkan antara apa yang mereka pelajari dengan bagaimana pengetahuan tersebut akan dipergunakan/ dimanfaatkan. Peserta didik memiliki kesulitan untuk memahami konsep akademik sebagaimana mereka biasa diajarkan yaitu dengan menggunakan sesuatu yang abstrak dan metode ceramah. Padahal mereka sangat butuh untuk dapat memahami konsep- konsep yang berhubungan dengan tempat kerja dan masyarakat pada umumnya dimana mereka akan hidup dan bekerja. Aktivitas kegiatan belajar mengajar selama ini merupakan pseudo pembelajaran. Terdapat jarak cukup jauh antara materi yang dipelajari dengan peserta didik sebagai subyek yang mempelajarinya.
Baca lebih lanjut

205 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects