Media Komik

Top PDF Media Komik:

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHA

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHA

berkali-kali berikut dengan beberapa metode yang pas untuk pembelajaran dengan media komik. Uji coba sampel dan pemberian treatment tersebut dilakukan sekali hal ini dikarena situasi waktu pengajaran hampir bersamaan dengan berakhirnya masa sekolah yang akan mempersiapkan ujian kenaikan kelas, sistem pengajaran IPS ekonomi di sekolah tersebut mengunakan sistem IPS terpadu. Sehingga mata pelajaran ekonomi diajarkan satu kali dalam seminggu, hal ini membuat peneliti harus menata ulang untuk melaukan uji coba sampel. Ada kemungkinan kepandaian siswa-siswa dikedua kelas tersebut tersebut merata, ada kepandaiannya diatas rata-rata, kepandaiaanya rata-rata dan dibawah rata-rata (bisa dilihat pada lampiran nilai gain skor).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Penggunaan Media Komik Terhadap Hasil Be

Penggunaan Media Komik Terhadap Hasil Be

Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan ditemukan bahwa guru mata pelajaran PAI di SDN 2 Sabang telah menerapkan media cetak pada proses pembelajaran, tetapi hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan sebuah penelitian yang berjudul “Penggunaan Media Komik Terhadap Hasil Belajar PAI di SDN 2 Sabang Tahun Ajaran 2015/2016”

8 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MEDIA KOMIK TERHADAP PENINGK

EFEKTIVITAS MEDIA KOMIK TERHADAP PENINGK

Hasil uji menggunakan paired sample t-test dengan α = 0,05 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen p < 0,05 (lihat tabel 4). Hal ini membuktikan bahwa media komik efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden. Penggunaan media dalam meningkatkan pengetahuan responden juga dibuktikan oleh Supardi 10 , hasil penelitian tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pengobatan sendiri yang sesuai dengan aturan pada responden yang mendapat penyuluhan obat dengan metode ceramah dan media leaflet lebih tinggi bermakna daripada peningkatan responden yang tidak mendapatkan penyuluhan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK SAHABAT NABI KO

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK SAHABAT NABI KO

Produk media pembelajaran yang akan dihasilkan adalah media komik yang berisi cerita sahabat nabi. Ahmad Rohani (1997 : 34) mendifinisikan komik adalah suatu kartun yang mengungkapkan suatu karakter dan memerankan suatu cerita dalam urian yang erat, dihubungkan dengan gambar dan dirancang untuk memberi hiburan untuk para pembaca. Komik dijadikan sebuah media pembelajaran karena komik bukanlah sekedar cerita bergambar yang ringan dan menghibur. Komik mempunyai unsur dasar visual yaitu komik dapat dipakai sebagai alat penyampai pesan yang berisi cerita dan makna sehingga terjadi komunikasi visual antara pesan yang disampaikan oleh komik tersebut dengan si pembaca dalam hal ini adalah siswa melalui daya imajinasinya. Hal ini dimungkinkan karena komik memadukan kekuatan gambar dan tulisan, yang dirangkai dalam suatu alur cerita gambar membuat informasi lebih mudah diserap. Teks membuatnya lebih dimengerti, dan alur cerita membuatnya lebih mudah untuk diikuti dan diingat. Selain dapat memvisualisasikan komunikasi, komik juga bermanfaat sebagi motivasi dalam minat belajar bagi siswa. Membaca komik juga membantu siswa dalam mengingat suatu cerita sebab siswa seolah-olah dihadapkan dengan konteks nyata. Poin ini memberikan suatu kelebihan tersendiri bagi komik, sehingga komik layak dijadikan sebagai media pembelajaran. Adapun kisah sahabat Nabi yang diangkat dalam komik ini adalah Khalifah Abu Bakar As Shidiq dan Khalifah Umar bin Khattab. Dipilihnya kedua khalifah tersebut adalah berdasarkan standar kompetensi yang mengacu pada KTSP 2004.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN PKn UNTUK MEMBINA KARAKTER KEWARGANEGARAAN : Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas VII E di SMP Laboratorium Percontohan UPI Bandung.

PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM PEMBELAJARAN PKn UNTUK MEMBINA KARAKTER KEWARGANEGARAAN : Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas VII E di SMP Laboratorium Percontohan UPI Bandung.

Media komik juga sekarang mulai di kembangkan dan diterapkan untuk membantu proses belajar mengajar disekolah. Karena dengan menggunakan media komik akan jauh lebih menarik, dimana siswa mampu melihat gambar- gambar dan tulisan yang di bentuk menjadi sebuah rangkaian cerita, dan juga media komik memberikan gambar yang lebih berbentuk nyata serta konkrit. hal tersebut akan membuat minat belajar siswa menjadi lebih bersemangat. Serta mampu memudahkan siswa memahami materi yang diberikan guru.

32 Baca lebih lajut

PENGARUH LAYANAN INFORMASI MELALUI MEDIA KOMIK DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII MTS AL-MUAWANAH KENDALDOYONG TAHUN AJARAN 2016 2017 -

PENGARUH LAYANAN INFORMASI MELALUI MEDIA KOMIK DALAM MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII MTS AL-MUAWANAH KENDALDOYONG TAHUN AJARAN 2016 2017 -

Penelitian yang dilakukan ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Design yang digunakan adalah pre test post test control group design. Popuulasi penelitian ini adalah 127 siswa kelas VIII Mts Al-Muawanah Kendaldoyong, yang terdiri dar 31 siswa kelas VIII A, 33 siswa kelas VIII B, 32 siswa kelas VIII C, dan 31 siswa kelas VIII D. Sampel dalam penilitian ini yaitu menggunakan sampling purposive yaitu 32 Siswa kelas VIII B sebagai Kelompok control dan 31 siswa kelas VIII D sebagai kelompo eksperimen. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala psikologis yaitu skala minat belajar yang berjumlah 38 item. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa layanan informasi melalui media komik memiliki pegaruh pengaruh positif terhadap minat belajar pada siswa kelas VII D, dibuktikan dengan peningkatan minat belajar yang dapat dijelaskan sebagai berikut: 1) minat belajar siswa kelas VII D sebelum memperoleh layanan berada pada kriteria sedang (54,11%); 2) minat belajar siswa kelas VII D stetlah memperoleh layanan berada pada kriteria tinggi (70,59%); 3) adanya pengaruh layanan informasi melalui media komik yang dibuktikan dengan perbedaan dengan minat belajarsebelum dan setelah mendapatkan layanan dengan hasil 16,4%. Hasil uji t menunjukan t hitung kurang dari p yang arti hipotesis yang
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media komik terhadap hasil belajar siswa kelas VII MTs Al- Mutmainnah Kabupaten Bima Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitianyang dilakukanpada kelas VII dengan jumlah populasi 2 kelas. Setelah dilakukan uji homogenitas diperoleh kedua kelas ini adalah kelas yang homogen sehingga penentuan kelas control dan kelas eksperimen dilakukan dengan tehnik random sampling. Di dapat kelas VII A sebagai kelaseksperimen sedangkan kelas VII Bsebagai kelas pembanding atau kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberikanperlakuan yaitu pemberian media komik sebagai bahan ajar adau pegangan siswa. media komik yang dimaksud adalah mendesain bahan ajar segitiga dalam bentuk komik. Berdasarkan hasil penelitian ini maka didapat U Hitung = 118,5> U Tabel = 112 dengan demikian maka kita dapat
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGARUH PENERAPAN MEDIA KOMIK DAN POSTE

PENGARUH PENERAPAN MEDIA KOMIK DAN POSTE

Dalam penulisan karya ilmiah yang berjudul “Pengaruh Penerapan Media Komik dan Poster dalam Pembelajaran IPS Terhadap Prestasi Belajar Sis wa ”. Banyak sekali kendala dan kesulitan yang penulis hadapi. Tetapi berkat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak maka karya ilmiah ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada KH. Mujiburrahman,M. Pd selaku pempinan Pondok Pesantren Modern Assa’adah, Ust. Dadang Media Laksana,M.M selaku kepala sekolah SMA Assa’adah, Ust. Marjuni, M.SI sekalu wali kelas XII Uzbekistan (Sains class), Ustdzah. Puspita Maelani S.Pd yang telah banyak memberikan bimbingan dan arahan kepada penulis, sehingga karya ilmiah ini dapat diselesaikan. Kepada kedua orang tua yang telah memberikan kasih sayang, dorongan, semangat, nasihat, dan berbagai motivasi telah diberikan agar penulis dapat menyelesaikan studi di Pondok Pesantre n Modern Assa’adah dan menyelesaikan karya ilmiah ini. Serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu khususnya yang telah memberikan bantuan dalam penyelesaikan karya ilmiah ini.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERGAMBAR MATER

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK BERGAMBAR MATER

Masalah pada penelitian ini bagaimana mengembangkan media pembelajaran komik bergambar materi sistem saraf untuk pembelajaran yang menggunakan strategi PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan minat siswa. Salah satu tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran komik bergambar materi sistem saraf manusia untuk pembelajaran menggunakan strategi PQ4R yang valid, efektif dan praktis. Penelitian pengembangaan ini merupakan R&D. Sumber data tiga guru biologi, enam siswa simulasi dan 40 siswa kelas besar. Validasi penelitian pengembangan melibatkan validator materi dan validator media. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran komik bergambar dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar peserta didik dilihat dari gain score termasuk kriteria sedang, meningkatkan keaktifan peserta didik, meningkatkan minat peserta didik, dan mendapat respon positif dari peserta didik serta guru. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran dengan sumber belajar media komik bergambar sistem saraf manusia untuk pembelajaran yang menggunakan strategi PQ4R di SMA Negeri I Bojong yang valid efektif dan praktis.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK UNTUK EFEKTIFIT

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK UNTUK EFEKTIFIT

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komiksebagai media pembelajaran IPA. Penelitian ini memfokuskan pada materi perubahan lingkungan fisik terhadap daratan kelas 4 SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) dan menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE memiliki tahapan Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek penelitian ini sebanyak 37 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa uji pakar/validasi pakar, tes, nontes. Hasil penelitian menunjukkan produk yang dihasilkan: (1) Media komik Menemukan Perubahan Lingkungan disekitarku berdasarkan model pembelajaran discovery learning. (2) Kevalidan media komik ditunjukkan dengan hasil uji ahli/uji pakar materi dan media. Pada uji pakar materi diperoleh skor 76% dan pada uji ahli/ pakar media diperoleh skor 88% dengan kategori sangat baik. Keefektifan media komik ditunjukkan dengan hasil angket respon siswa diperoleh dengan skor 90% dan angket respon guru diperoleh skor 82% dengan kategori sangat baik. (3) Hasil belajar kognitif terdapat peningkatan dari 60,54 menjadi 81,08.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN MEDIA KOMIK ILMU PENGETAHUAN ALAM

PEMBERDAYAAN MEDIA KOMIK ILMU PENGETAHUAN ALAM

Salah satu mata pelajaran yang wajib dikuasai siswa Sekolah Dasar adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Namun pada kenyataannya siswa SD mengalami kesulitan dalam mempelajarinya bahkan mereka merasa pelajaran IPA merupakan hafalan yang berat dan sulit. Buku-buku pelajaran IPA yang seharusnya mereka baca tampaknya juga belum mampu menarik minat mereka untuk belajar. Republika (2003) mengatakan bahwa sebagian besar siswa lebih menyukai bacaan hiburan seperti komik dibandingkan buku pelajaran. Oleh karena itu kami mencoba untuk memberikan solusi dengan merancang dan menerapkan media pengajaran berupa Komik Ilmu Pengetahuan Alam (KOLAM) untuk memotivasi serta meningkatkan pehamaman konsep IPA bagi siswa SD. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V dan VI SDN 24 Parupuk Tabing Padang. Diperoleh sampel penelitian yaitu kelas VA dan VIB sebagai kelas kontrol sedangkan kelas VB dan VIC sebagai kelas eksperimen. Data dianalisis dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Instrumen penelitian terdiri atas tes hasil belajar, angket motivasi dan lembar observasi. Setelah dilaksankan tes hasil belajar dan dianalisis dengan menggunakan uji t, diperoleh t hitung >t tabel , berarti terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Grafik observasi menunjukkan bahwa aktivitas positif lebih tinggi daripada kelas kontrol sedangkan aktivitas negatif tidak berbeda antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil angket menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih setuju dengan pernyataan positif dan tidak setuju dengan pernyataan negatif. Dapat disimpulkan bahwa media KOLAM dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada konsep IPA Kata Kunci: Media Komik, Komik Ilmu Pengetahuan Alam (KOLAM), Konsep
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHADAP

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHADAP

Pada Tabel 2., terlihat sebanyak dua puluh orang siswa tuntas pada posttest materi tata nama senyawa kimia hal ini karena siswa telah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media komik. Hasil wawancara dengan tiga orang siswa tuntas posttest, diperoleh keterangan ketiganya dapat menjawab soal karena dapat mengingat aturan tata nama senyawa dan nama beberapa senyawa beserta rumus kimianya setelah membaca komik yang diberikan. Heru D. Waluyanto (2005), menyatakan bahwa komik memadukan kekuatan gambar dan tulisan yang dirangkai dalam suatu alur cerita, gambar membuat informasi lebih mudah diserap, teks membuatnya lebih mudah dimengerti, dan alur membuatnya lebih mudah untuk diikuti dan diingat.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pengembangan media komik peristiwa rengasdengklok dalam pembelajaran sejarah di sma negeri 3 Surakarta jurnal

Pengembangan media komik peristiwa rengasdengklok dalam pembelajaran sejarah di sma negeri 3 Surakarta jurnal

Gambar pada media komik ini dibuat dengan sketsa tokoh yang digambar menyerupai tokoh aslinya. Pewarnaan dan arsiran pada gambar disesuaikan dengan standart gambar untuk tingkat SMA, yaitu tidak menggunakan gambar kartun atau animasi yang lebih cocok diterapkan pada siswa SD. SMA Negeri 3 Surakarta telah menerapkan kurikulum 2013 yang mengutakaman pelaksanaan pembelajaran dengan metode konstrutivisme yang sesuai dengan teknik pengajaran menggunakan komik ini. Di ruang kelas juga telah mendukung perlengkapan yang memadai untuk guru dapat mengembangkan media pembelajaran, maka langkah pengembangan media komik tersebut dapat menjadi variasi dan inovasi pembelajaran yang baru bagi guru. Saat siswa membaca komik secara berkelompok, mereka terlihat antusias dari tertarik pada media komik yang diberikan, sementara guru memberi arahan awal terkait materi yang diajarkan kemudian membentuk siswa menjadi beberpa kelompok agar pembelajaran menjadi efektif.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

KEEFEKTIFAN MEDIA KOMIK DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI DRAMA.

KEEFEKTIFAN MEDIA KOMIK DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI DRAMA.

berupa analisis indikator berpikir kreatif dalam naskah drama, pada proses menulis naskah drama dan kegiatan performansi drama. Pedoman observasi dianalisis melalui teks naskah drama yang dibuat oleh siswa dan video kegiatan performansi drama. Ada beberapa langkah yang dilakukan dalam rangka menganalisis naskah drama dan video performansi, yaitu: (1) naskah drama; naskah dianalisis berdasarkan kriteria yang akan dianalisis, hasil analisis dikelompokkan pada setiap aspek yang dibutuhkan dalam penelitian yang akhirnya adalah merupakan data penelitian untuk penilaian kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan menulis drama, (2) video performansi; mentransfer video, adalah untuk tujuan setiap rekaman video yang diperoleh dapat diputar kembali menggunakan komputer dan rekaman video dipindahkan dalam bentuk digital; mentranskrip video, adalah menuliskan semua percakapan yang terekam dalam video; dan koding, yaitu pengalihkodean audio visual yang dihasilkan dalam rekaman kedalam bentuk tulisan yang disebut dengan istilah videograph dan hasilnya berupa grafictext. Selain itu peneliti melampirkan RPP yang menjelaskan pembelajaran drama menggunakan media komik, adapun langkah-langkah dalam penyusunan instrumen penelitian ini adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI PENGAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA.

EKSPERIMENTASI PENGAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA.

1. Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika yang menggunakan media komik dengan pembelajaran matematika yang tidak menggunakan media komik (konvensional) terhadap prestasi belajar siswa. 2. Untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar siswa. 3. Untuk mengetahui interaksi antara penggunaan media komik dan minat

9 Baca lebih lajut

Penggunaan Media Komik Dalam Pembelajaran IPA di Sekolah

Penggunaan Media Komik Dalam Pembelajaran IPA di Sekolah

Kemudian di Kelas X SMA 9 Cirebon , Dari hasil penelitian pada kelas kontrol dengam menggunakan Bahan ajar LKS dan buku paket dapat kita lihat hasil pretest kelas kontrol rata - rata mencapai 57.94 berkategori kurang, dan sangat jauh dari nilai KKM yaitu 70 dan jumlah siswa yang mampu mencapai KKM yang ditentukan hanya 8 siswa, setelah diterapkan bahan ajar dengan menggunakan LKS dan Buku paket, hasil postest mencapai rata - rata 68.38 berkategori kurang baik karena masih belum mencapai nilai KKM yaitu 70 tetapi jumlah siswa yang mampu mencapai KKM bertambah menjadi 16 siswa , dan rata-rata nilai gain dari kelas kontrol adalah 0.23 berkategori rendah.Hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar media komik dalam pembelajaran biologi pada pokok bahasan ekosistem, terdapat peningkatan yang terlihat pada hasil posttest yang mencapai rata-rata 75.82 dan nilai N-Gain mencapai 0.40 (Resti Wahyu Danaswari,et al,2013).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Perancangan Komik dengan Cerita “Kisah Madukara Dan Putri Asri Ningrum” melalui Media Komik dwi1

Perancangan Komik dengan Cerita “Kisah Madukara Dan Putri Asri Ningrum” melalui Media Komik dwi1

Alhamdulillah. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya serta segala karunia-Nya, shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW. Sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan baik dan lancar. Adapun Tugas Akhir yang berjudul “PERANCANGAN KOMIK DENGAN CERITA “ KISAH MADUKARA DAN PUTRI ASRI NINGRUM ” ini disusun guna meraih gelar Ahli Madya program D3 Desain Komunikasi Visual. Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta.

94 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Hakikat Belajar, Mengajar dan Pembelajaran - PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK KONTEKSTUAL PADA MATERI VIRUS UNTUK SISWA SMA KELAS X MIPA - Repository Unja

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Hakikat Belajar, Mengajar dan Pembelajaran - PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK KONTEKSTUAL PADA MATERI VIRUS UNTUK SISWA SMA KELAS X MIPA - Repository Unja

2. Penelitian yang dilakukan oleh Eny Enawaty (2012) yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Media Komik Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA 3 Pontianak Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Non Ele ktrolit”. Berdasarkan data analisis menggunakan U - Mann Whitney test, kenaikan siginifikan sebanyak 5% pada Z hitung = -5,56 < Z tabel = -1,96, di dapatkan perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan media komik dan metode praktikum. 96,97% mendapatkan nilai melebihi KKM. Penggunaan media komik memberikan efek yang sangat besar sebesar 46,56% untuk siswa mendapatkan nilai yang tinggi di kelas X SMA Negeri 3 Pontianak. Dari 30 orang siswa kelas X E yang merespon penggunaan media komik pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit adalah sebanyak 95,87%. Hal ini menunjukkan bahwa media komik sangat efektif dalam pembelajaran pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit di kelas X SMA Negeri 3 Pontianak.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK IP (1)

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK IP (1)

Komik yang sudah divalidasi gunakan oleh siswa pada uji kelas terbatas dan uji kelas nyata. Dalam penelitian telah mencapai uji coba tahap I atau uji coba kelas terbatas, sedangkan uji coba tahap 2 (uji coba kelas nyata) masih dalam pelaksanaan. Komik yang digunakan pada uji coba kelas terbatas mendapatkan respon yang sangat baik dengan persentase 93 %. Hal ini menunjukan siswa tertarik untuk menggunakan komik dalam proses belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar atau pembelajaran mempunyai komponen-komponen yang saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan antara yang satu dengan yang lainya, salah satunya media pembelajaran. Media pembelajaran komik IPA terpadu menarik siswa untuk belajar memahami konsep materi sistem pencernaan pada maanusia. Hal ini sesuai dengan pendapat Sudjana dan Rivai (2013) bahwa peran pokok dari media komik adalah kemampuannya dalam menciptakan minat para siswa dalam pembelajarannya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

S PRS 1006569 Table of Content

S PRS 1006569 Table of Content

4 BAB II MEDIA KOMIK STRIP DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PARAGRAF NARASI BAHASA PERANCIS ..... 23 2.5 Media Komik Strip dalam Pembelajaran Menulis Paragraf Narasi Bahasa Perancis ...[r]

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...