melebihi ketentuan

Top PDF melebihi ketentuan:

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa Kompilasi Hukum Islam (KHI) memberikan pembatasan dalam pemberian hibah hanya 1/3 (sepertiga) dari harta warisan, hibah dianalogikan kepada wasiat yang mana ukuran harta yang di wasiatkan juga tidak boleh melebihi dari 1/3 (sepertiga) bagian agar tidak mengganggu hak-hak ahli waris lainnya dengan pertimbangan-pertimbangan kemaslahatan bagi ahli waris. Akibat hukum hibah yang melebihi ketentuan di dalam Fiqih dan Kompilasi Hukum Islam yaitu tidak sah dan dapat dibatalkan oleh Pengadilan Agama bila ada ahli waris yang menggugat, kecuali ahli waris menyetujuinya maka hibah tersebut dianggap sah. Pertimbangan hukum hakim dari putusan hakim permohonan pembatalan hibah, Nomor 616/Pdt.G/2010/PA-Mdn, yaitu: Pertama, hadist Rasulullah yaitu “orang tua boleh menarik kembali harta yang dihibahkannya.” Kedua , hibah yang diberikan melebihi dari 1/3 (sepertiga) adalah bertentangan dengan ketentuan hukum. Ketiga , penerima hibah menyalahi perjanjian yang diberikan orang tua kepadanya. Keempat , penerima hibah tidak dapat membuktikan Akta Jual Beli, melainkan yang ada hanyalah akta hibah. Kelima, Penerima hibah menyatakan Sertifikat Hak Milik yang dimilikinya berdasarkan Akta Jual Beli, namun yang ada hanya akta hibah (Penerima hibah beritikad tidak baik).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

ASPEK HUKUM PERJANJIAN PENERBITAN KARTU KREDIT DENGAN SUKU BUNGA MELEBIHI KETENTUAN BATAS MAKSIMUM SUKU BUNGA KARTU KREDIT

ASPEK HUKUM PERJANJIAN PENERBITAN KARTU KREDIT DENGAN SUKU BUNGA MELEBIHI KETENTUAN BATAS MAKSIMUM SUKU BUNGA KARTU KREDIT

Batas maksimum suku bunga kartu kredit diatur di dalam Surat Edaran Bank Indonesia No.14/34/DASP tanggal 27 November 2012 perihal Batas Maksimum Suku Bunga Kartu Kredit. Untuk penekanan terkait besarnya nominal batas suku bunga terdapat di angka (1) Surat Edaran Bank Indonesia No.14/34/DASP yang menyatakan bahwa Batas maksimum suku bunga Kartu Kredit yang wajib diterapkan oleh Penerbit Kartu Kredit adalah sebesar 2,95% (dua koma sembilan puluh lima persen) per bulan atau 35,40% (tiga puluh lima koma empat puluh persen) per tahun. Jika bank penerbit menentukan bunga kartu kredit yang melebihi ketentuan Surat Edaran tersebut, maka akibat hukumnya menurut Pasal 38 Peraturan Bank Indonesia Nomor: 14/2/PBI/2012 berupa sanksi administratif meliputi : teguran, denda, penghentian sementara atau sebagian atau seluruh kegiatan APMK, dan/atau pencabutan izin penyelenggaraan kegiatan APMK.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Hibah adalah pemberian suatu benda secara sukarela tanpa imbalan dari seseorang kepada orang lain yang masih hidup untuk dimiliki. Berkaitan dengan fungsi hibah sebagai fungsi sosial, maka Nabi Muhammad SAW melarang keras untuk menarik kembali hibah yang sudah diberikan dan hukumnya haram, kecuali hibah orang tua kepada anaknya. Hibah dalam pemberiannya dibatasi hanya dapat diberikan 1/3 (sepertiga) dari harta milik pewaris hal ini telah disebutkan didalam KHI Pasal 210. Sedangkan didalam fiqih Islam terdapat dua perbedaan pendapat mengenai ukuran harta yang dihibahkan. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini, yakni Mengapa Kompilasi Hukum Islam memberikan pembatasan dalam pemberian hibah, Bagaimanakah akibat hukum hibah yang melebihi ketentuan di dalam Fiqih dan Kompilasi Hukum Islam, Apakah yang menjadi pertimbangan hukum hakim terhadap kasus hibah yang melebihi ketentuan Hukum Islam di Pengadilan Agama Medan Nomor 616/Pdt.G/2010/PA-Mdn.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif (yuridis normatif) , yaitu penelitian hukum yang mempergunakan data sekunder yang dimulai dengan analisis terhadap permasalahan hukum yang baik berasal dari literatur maupun peraturan perundang-undangan. 46 Penelitian ini termasuk ruang lingkup penelitian yang menggambarkan, menelaah dan menjelaskan serta menganalisa teori hukum yang bersifat umum dan peraturan perundang-undangan mengenai hibah yang melebihi ketentuan Hukum Islam, oleh karena itu penelitian ini menekankan pada sumber-sumber bahan sekunder, baik berupa peraturan perundang-undangan maupun teori-teori hukum, disamping menelaan kaidah-kaidah hukum yang berlaku di masyarakat, sehingga ditemukan asas-asas hukum yang berupa dogma atau doktrin hukum yang bersifat teoritis ilmiah serta dapat digunakan untuk menganalisis permasalahan yang dibahas, 47 serta menjawab pertanyaan sesuai dengan pokok permasalahan dalam penulisan tesis ini.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

ASPEK HUKUM PERJANJIAN PENERBITAN KARTU KREDIT DENGAN SUKU BUNGA MELEBIHI KETENTUAN BATAS MAKSIMUM SUKU BUNGA KARTU KREDIT

ASPEK HUKUM PERJANJIAN PENERBITAN KARTU KREDIT DENGAN SUKU BUNGA MELEBIHI KETENTUAN BATAS MAKSIMUM SUKU BUNGA KARTU KREDIT

hukum perjanjian. Hubungan hukum pihak penerbit kartu kredit dengan pemegang kartu kredit adalah perjanjian pinjam mengganti. Hubungan hukum pihak penerbit kartu kredit dengan merchant adalah Perjanjian penanggungan (Borgtocht). Hubungan hukum pihak pemegang kartu kredit dengan merchant adalah perjanjian campuran. Terkait pengaturan mengenai batas maksimum suku bunga kartu kredit di indonesia. Dari beberapa peraturan-peraturan Bank Indonesia yang telah dikeluarkan, terdapat peraturan yang lebih mengatur mengenai batas maksimum suku bunga kartu kredit yang terdapat di dalam Surat Edaran Bank Indonesia No.14/34/DASP tanggal 27 November 2012 perihal Batas Maksimum Suku Bunga Kartu Kredit, dan akibat hukum bagi bank penerbit kartu kredit yang menentukan bunga melebihi ketentuan Surat Edaran tersebut maka akibat hukumnya terdapat dalam Pasal 38 Peraturan Bank Indonesia Nomor: 14 / 2 /PBI/ 2012 berupa sanksi administratif meliputi : teguran, denda, penghentian sementara atau sebagian atau seluruh kegiatan APMK, dan/atau pencabutan izin penyelenggaraan kegiatan APMK. Upaya penyelesaian jika terjadi sengketa antara penerbit kartu kredit dengan pengguna kartu kredit terhadap penetapan suku bunga yang melebihi ketentuan batas maksimum kartu kredit : Penyelesaian Secara Non Litigasi dan Penyelesaian Secara Litigasi.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Shomad, Abd, Hukum Islam Penormaan Prinsip Syariah dalam Hukum Indonesia, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012 Siddik, Haji Abdullah, Hukum Waris Isla m dan Perkembangannya di Sel[r]

6 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Analisis Yuridis Terhadap Penerima Hibah Yang Melebihi Ketentuan Dalam Fiqih Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Medan Nomor 616 Pdt.G 2010 Pa-Mdn)

Prinsip pelaksanaan hibah orang tua kepada anaknya haruslah sesuai petunjuk Rasulullah SAW. Dalam beberapa hadist dikemukakan bahwa bagian mereka supaya disamakan dan tidak dibenarkan memberi semua harta kepada salah seorang anaknya. Jika hibah yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya melebihi dari ketentuan Hukum Islam, maka hibah tersebut dapat diperhitungkan sebagai warisan. Sikap seperti ini menurut kompilasi didasarkan pada kebiasaan yang dianggap positif oleh masyarakat. Karena bukan suatu hal yang aneh apabila bagian waris yang dilakukan tidak adil akan menimbulkan penderitaan bagi pihak tertentu, lebih-lebih kalau penyelesaiannya sampai ke Pengadilan Agama tentu akan terjadi perpecahan
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

LEMBAR SOLUSI PERMASALAHAN SK TUNJANGAN

LEMBAR SOLUSI PERMASALAHAN SK TUNJANGAN

8 Masalah Penyebab Rombongan Belajar Tidak Normal • Jumlah Jam Mengajar dalam rombel melebihi ketentuan Solusi • Perbaiki mapping penugasan dalam Rombel agar sesuai dengan Kurikulum [r]

15 Baca lebih lajut

Rencana PembangunanInfr astruktur Cipta

Rencana PembangunanInfr astruktur Cipta

Tingkat Kepadatan Bangunan  KDB melebihi ketentuan RDTR, dan/atau RTBL  KLB melebihi ketentuan dalam RDTR, dan/atau RTBL; dan/atau  Kepadatan bangunan yang tinggi pada lokasi,[r]

169 Baca lebih lajut

DOCRPIJM 1480568139BAB 7 KETERPADUAN STRATEGI KABUPATENWAJO

DOCRPIJM 1480568139BAB 7 KETERPADUAN STRATEGI KABUPATENWAJO

Setiap mendirikan bangunan gedung, fungsinya harus sesuai dengan peruntukan lokasi yang ditetapkan dalam RTRW Kabupaten, RDTRKP, dan/atau RTBL serta tidak boleh melebihi ketentuan maksim[r]

23 Baca lebih lajut

ANALISA KERUSAKAN PADA LENGAN (BOOM) BACKHOE DENGAN SOFTWARE ANSYS 6.0

ANALISA KERUSAKAN PADA LENGAN (BOOM) BACKHOE DENGAN SOFTWARE ANSYS 6.0

Dalam dunia keteknikan sangatlah erat hubungannya dengan bahan konstruksi seperti: baja, besi, dan lain sebagainya. Bahan tersebut tidaklah kekal dalam arti pasti akan mengalami kerusakan atau deformasi, baik yang diakibatkan oleh penggunaan yang melebihi ketentuan, lingkungan dan factor lainya. Kerusakan yang terjadi sering kali tidak pernah mendapat perhatian yang berarti diantaranya terjadinya retak. Padahal retak ini adalah cikal bakal terjadinya kerusakan yang lebih parah pada alat tersebut.

1 Baca lebih lajut

Peningkatan Kekuatan Kolom Berongga Untuk Memikul Beban Maksimum | Zuraidah | Jurnal Teknik Sipil Unitomo 266 652 1 SM

Peningkatan Kekuatan Kolom Berongga Untuk Memikul Beban Maksimum | Zuraidah | Jurnal Teknik Sipil Unitomo 266 652 1 SM

Pada saat ini pelaku jasa kontruksi membangun properti tidak hanya mengutamakan kekuatan tetapi juga mengutamakan nilai-nilai estetika atau keindahan, dalam pelaksanaan di lapangan banyak sekali pipa-pipa saluran air dalam suatu pembangunan gedung maupun bangunan stuktur lainnya yang terpasang tidak pada tempatnya, sehingga hal tersebut dapat mengurangi nilai-nilai estetika pada bangunan. Dan salah satu cara untuk menanggulangi hal tersebut dengan cara memasukkan pipa-pipa tersebut kedalam beton, sehingga beton tersebut berongga/berlubang pada bagian tengahnya untuk memasang instalasi air, baik air kotor maupun air bersih, instalasi listrik dan sebagainya. Pada SNI 03 – 2847 – 2002 menyatakan bahwa saluran dan pipa, bersama kaitnya, yang ditanam pada kolom tidak boleh menempati lebih dari 4% luas penampang yang diperlukan untuk kekuatan atau untuk perlindungan terhadap kebakaran. Menurut penelitian sebelumnya dengan perbandingan 4,5% luas penampang yang melebihi ketentuan dari SNI maka pengaruh lubang perlu diperhitungkan terhadap kekuatannya yang akan menyebabkan penurunan kekuatan dari beton tersebut, yang pada dasarnya mempunyai kekuatan yang lebih untuk menerima gaya tekan namun lemah untuk menerima gaya tarik, untuk mengatasi kelemahan dari sifat beton, maka perlu adanya penambahan rangkaian tulangan di dalam beton, oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan membuat kolom pendek dan balok beton bertulang dengan rongga di dalamnya yang menggunakan tulangan geser yaitu model sengkangrectanguler dan spiral.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Dokumen Pemilihan  Genzet

Dokumen Pemilihan Genzet

37.6 Pada saat terjadinya Keadaan Kahar, Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan, Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak.
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

Faktor Kedua, santri yang tinggal di langgar kadang-kadang melebihi

Faktor Kedua, santri yang tinggal di langgar kadang-kadang melebihi

Keputusan-keputusan yang akan beliau ambil akan ditentukan dengan cara yang berbeda tergantung situasi yang ada, situasi yang dimaksud adalah jenis variasi dari keputusan yang akan diamb[r]

82 Baca lebih lajut

DOK. LELANG PEMB. GEDUNG BNP MALUKU (Repaired)

DOK. LELANG PEMB. GEDUNG BNP MALUKU (Repaired)

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif, sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

134 Baca lebih lajut

KETENTUAN-KETENTUAN MENGENAI BANDING DALAM PERKARA PERPAJAKAN

KETENTUAN-KETENTUAN MENGENAI BANDING DALAM PERKARA PERPAJAKAN

Tiap surat banding yang diterima oleh Majelis dikirimkan dalam waktu seminggu setelah penerimaan oleh Sekretaris Majelis kepada Hoofdinspecteur van Financien kini dapat disamakan dengan [r]

6 Baca lebih lajut

KETENTUAN-KETENTUAN POKOK KEKUASAAN KEHAKIMAN

KETENTUAN-KETENTUAN POKOK KEKUASAAN KEHAKIMAN

Peradilan dilakukan "Demi Keadilan berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa" yang bukan berarti keadilan yang subyektif, melainkan keadilan yang seobyektif-obyektifnya dalam rangka Pancasila dan Manipol, yang dalam Undang-undang ini diusahakan dengan beberapa ketentuan tentang syarat sebagai hakim, pemeriksaan yang dilakukan oleh 3 orang hakim, kewajiban untuk mengintegrasikan diri dalam masyarakat bagi hakim, adanya penasehat hukum, sidang yang terbuka untuk umum pada azasnya jaminan-jaminan bagi manusia yang sesuai dengan Pancasila serta pedoman-pedoman pelaksanaannya dan lain sebagainya.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan UU0111967

Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan UU0111967

(1) Semua peraturan perundang-undangan yang mengatur hal-hal yang berhubungan dengan cara pengusahaan pertambangan oleh perusahaan negara, perusahaan swasta, badan lain atau perseorangan yang tersebut dalam pasal 35 ayat (1) diatas serta peraturan perundang-undangan lainnya yang masih berlaku pada saat mulai berlakunya Undang-undang ini tetap berlaku selama belum ada ketentuan-ketentuan pengganti berdasarkan Undang- undang ini.

0 Baca lebih lajut

Ketentuan-ketentuan Pokok Kepolisian Negara UU0131961

Ketentuan-ketentuan Pokok Kepolisian Negara UU0131961

Pasal 8 memuat ketentuan-ketentuan tentang tugas dan wewenang Kepala Kepolisian Negara. Jabatan Menteri yang memegang pimpinan Departemen Kepolisian dipangku oleh Kepala Kepolisian Negara sendiri, karena jabatan Menteri tersebut menghendaki pula pengertian dan pengetahuan sedalam-dalamnya tentang tehnik kepolisian, sesuai dengan Keputusan Presiden No. 21 Tahun 1960 yang mengadakan jabatan Menteri/Kepala Kepolisian Negara.

0 Baca lebih lajut

Analisis Dampak Scouring Pada Integritas Jacket Structure dengan Pendekatan Statis Berbasis Keandalan

Analisis Dampak Scouring Pada Integritas Jacket Structure dengan Pendekatan Statis Berbasis Keandalan

Abstrak—Integritas jacket structure sangat terpengaruh dengan kondisi lingkungan yang dapat menimbulkan masalah tertentu, seperti masalah scouring pada jacket. Jacket APN-A adalah salah satu platform yang mengalami scouring dengan rentan masalah yang cukup dikatakan paling parah. Analisa In- place yang harus dilakukan untuk mengetahui kekuatan struktur dengan masalah scouring adalah dengan menghitung unity check pada member dan safety factor pada bearing capacity. Variasi skenario yang dilakukan untuk menganalisa kekuatan jacket APN-A adalah dengan menvariasikan kedalaman scouring hingga 5 meter dan dengan menvariasikan penambahan beban dead load dan live load hingga 30% dari beban awal. Hasil analisa didapatkan bahwa Jacket APN-A tidak terjadi tegangan yang melebihi batas ketentuan ketika mengalami skenario scouring hingga 5 meter, akan tetapi mulai terjadi tegangan yang melebihi batas ketentuan ketika mengalami penambahan beban 10% yaitu pada member 3 yang termasuk Jacket Brace dengan angka mencapai 1,0031. Bearing capacity pada Jacket APN-A, hasil analisa menunjukkan tidak ada yang melebihi kapaitas Safety Factor yang diijinkan ketika mengalami skenario scouring hingga 5 meter, akan tetapi pondasi tidak memenuhi syarat ketika mengalami skenario penambahan beban hingga 20% dari beban awal dengan angka mencapai 1,7. Keandalan dari platform APN- A mengalami penurunan yang cukup siknifikan ketika mengalami penambahan dead load dan live load.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...