Menerima Tongkat Estafet

Top PDF Menerima Tongkat Estafet:

MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MEMBERI DAN MENERIMA TONGKAT ESTAFET MELALUI MODIFIKASI JARAK PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 4 DAWUAN KECAMATAN TENGAHTANI KABUPATEN CIREBON.

MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MEMBERI DAN MENERIMA TONGKAT ESTAFET MELALUI MODIFIKASI JARAK PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 4 DAWUAN KECAMATAN TENGAHTANI KABUPATEN CIREBON.

Saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul "MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MEMBERI DAN MENERIMA TONGKAT ESTAFET MELALUI MODIFIKASI JARAK PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 4 DAWUAN KECAMATAN TENGAHTANI KABUPATEN CIREBON" ini sepenuhnya karya saya sendiri tidak ada bagian di dalamnya yang merupakan plagiat dari karya orang lain dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MEMBERI DAN MENERIMA TONGKAT ESTAFET MELALUI MODIFIKASI JARAK 20 METER PADA SISWA KELAS IV SDN NO. 3 TONDO KECAMATAN SIRENJA | mamat | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 5761 19046 1 PB

MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MEMBERI DAN MENERIMA TONGKAT ESTAFET MELALUI MODIFIKASI JARAK 20 METER PADA SISWA KELAS IV SDN NO. 3 TONDO KECAMATAN SIRENJA | mamat | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 5761 19046 1 PB

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan dasar memberi dan menerima tongkat estafet melalui metode modfikasi jarak pada siswa IV SDN No. 3 Tondo Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala. Peningkatan yang cukup berarti yakni rata-rata hasil belajar siklus I sebesar 72,25% naik menjadi 79,55% pada siklus II atau naik sebesar 7,30%. Akan halnya pada ketuntasan hasil belajar secara klasikal dari 65% pada Siklus I meningkat menjadi 95% pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 30%. Artinya bahwa hasil yang diperoleh tersebut telah memenuhi kriteria ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebagaimana yang telah ditetapkan pada indikator penelitian ini yaitu sebesar 75%. Kesimpulan penelitian ini adalah melalui metode modifikasi jarak dapat meningkatkan keterampilan memberi dan menerima tongkat estafet pada siswa kelas IV SDN No. 3 Tondo kecamatan sirenja. Berdasarkan hal tersebut dapat disarankan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang selama ini hanya menggunakan metode konvensional sudah saatnya diganti dengan metode dan teknik yang inovatif, seperti mengajar melalui modifikasi jarak, khususnya dalam pembelajaran lari estafet pada siswa kelas IV SDN No. 3 Tondo Kecamatan Sirenja Kabupaten donggala.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

SOAL UJIAN SEKOLAH (1)

SOAL UJIAN SEKOLAH (1)

Start yang digunakan oleh pelari kedua, ketiga dan keempat dalam lari estafet adlah.... Pada saat menerima tongkat estafet, maka penerima harus menjulurkan tangannya ke...[r]

3 Baca lebih lajut

Darman Model model pembelajaran INOVATIF

Darman Model model pembelajaran INOVATIF

Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa, setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebag[r]

45 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick pada Siswa Kelas 3 SD Mangunsari 5 Salatiga Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick pada Siswa Kelas 3 SD Mangunsari 5 Salatiga Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa, pertama-tama yang dilakukan guru adalah menyiapkan tongkat dan menyampikan materi pokok. Dilanjutkan dengan siswa memahami kembali materi yang disampaikan guru dengan seksama kemudian menutup bukunya. Setelah itu guru akan memberikan tongkat kepada salah satu siswa dan bagi siswa yang mendapat tongkat akan mendapat pertanyaan dari guru. Bagi siswa yang dapat menjaab pertanyaan dengan benar akan mendapat penghargaan dri guru berupa kartu hadiah. Bagi siswa yang belum mampu menjawab pertanyaan akan mendapat kartu sangsi dari guru. Kartu sangsi berupa perintah untuk bernyanyi atau berpuisi. Setelah semua siswa mendapat pertanyaan maka siswa bersama guru menyimpulkan materi atau hasil yang didapat dari materi yang telah dipelajari.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MODELPENDEKATAN BERNUANSA KONSTRUKTIF PEND. SEJARAH

MODELPENDEKATAN BERNUANSA KONSTRUKTIF PEND. SEJARAH

Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa, setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian sis[r]

21 Baca lebih lajut

PE Perancangan Ulang Tongkat Pemasang Lampu Ergonomis Dengan Menggunakan Metode Reverse Engineering.

PE Perancangan Ulang Tongkat Pemasang Lampu Ergonomis Dengan Menggunakan Metode Reverse Engineering.

Tujuan penelitian ini untuk merancang ulang atau redesain dari produk tongkat pemasang lampu dengan menggunakan metode reverse engineering. Perancangan desain menggunakan software solidwork. Dengan menonjolkan sisi ergonomis produk melalui pendekatan antropometri dalam perancangan desainnya. Komponen yang telah didesain kemudian di assembly dan selanjutnya dilakukan proses analisa serta realisasinya. Desain ulang tongkat pemasang lampu untuk memasang jenis lampu yang bervariasi serta dapat dengan mudah dalam penyimpanan. Dari perancangan produk tongkat pemasang lampu juga dihitung harga pokok produks pembuatannya. Tahap reverse engineering dilakukan untuk mengetahui struktur komponen utama dan komponen penunjang yang ada dalam produk tongkat pemasang lampu yang nantinya dianalisa untuk dilakukan perubahan bentuk, fungsi serta dimensi ukurannya, serta dalam tahap akhirnya adalah membuat rancangan produk tongkat pemasang lampu yang ergonomis sesuai dengan konsep yang diinginkan. Kesimpulannya bahwa produk usulan tongkat pemasang lampu ini memiliki kegunaan lebih dibandingkan dengan produk sebelumnya.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

RPP Kelas 2 SD Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tema 1 2 3 4 Semester 1 - RPP Kurikulum 2013 2245

RPP Kelas 2 SD Kurikulum 2013 Revisi 2017 Tema 1 2 3 4 Semester 1 - RPP Kurikulum 2013 2245

7. Dengan menjelaskan variasi gerakan meliukkan badan tanpa berpindah tempat sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan estafet bola, siswa dapat mempraktikkan variasi gerak meliukkan badan tanpa berpindah tempat sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan estafet bola dengan percaya diri.

8 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI PENGGUNAAN METODE ESTAFET WRITING (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 1 Baregbeg) | Rahmawati | DIKSATRASIA 589 2293 1 PB

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI PENGGUNAAN METODE ESTAFET WRITING (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 1 Baregbeg) | Rahmawati | DIKSATRASIA 589 2293 1 PB

Salah satu hal penting dalam pembelajaran menulis puisi bebas adalah kemampuan mengemukakan perasaan menulis dalam bentuk kata-kata yang menghasilkan maknaBerdasarkan hasil observasi pra-penelitian, dilihat bahwa nilai yang dicapai siswa dalam menulis puisi masih rendah. Nilai KKM yang sudah ditentukan 72, namun masih ada beberapa yang masih belum mencapai KKM yang ditentukan. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, maka dapat dirumuskan masalah yaitu: 1) Bagaimanakah langkah-langkah penggunaan metode estafet writing dalam pembelajaran menulis puisi bebas?; 2) Bagaimanakah peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi bebas setelah menggunakan metode estafet writing? Berdasarkan pembahasan, penilitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Langkah-langkah penggunaan metode estafet writing dalam pembelajaran menulis puisi bebas pada siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Baregbeg sudah dilaksanakan dengan baik. Tahap pertama Eksplorasi meliputi : (1) siswa mencari informasi yang luas tentang materi yang akan di pelajari untuk menanamkan nilai rasa ingin tahu, (2) Guru memfasilitasi siswa tentang materi yang akan dipelajari untuk menanamkan nilai betranggung jawab. Tahap kedua Elaborasi meliputi (1) Guru menunjukan contoh teks puisi dengan menjelaskan larik-larik puisi, pilihan kata yang tepat dan rima yang menarik untuk menanamkan nilai karakter berpikir logis, (2) siswa membentuk kelompok/ regu untuk menanamkan nilai karakter kerjsama, (3) siswa diajak menulis puisi menggunakkan metode estafet writing untuk menanamkan nilai karakter kreatif, (4) siswa menulis larik-larik puisi menggunakan pilihan kata yang tepat dan rima yang menarik sesuai dengan kata yang diperlihatkan untuk menanamkan nilai kreatif. Tahap ketiga konfirmasi meliputi (1) Guru menyuruh siswa menyunting puisi untuk menanamkan nilai karakter teliti, (2) Guru memberikan penghargaan terhadap hasil kerja siswa untuk menanamkan nilai karakter motivasi, (3) Guru memberikan pengautan terhadap materi yang sudah disampaikan untuk menanamkan nilai karakter motivasi. 2) Penggunaan metode estafet writing dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa dengan peningkatan rata-rata nilai pada siklus I adalah 73,33 sedangkan siklus II menunjukan peningkatan dari rata-rata nilai pada siklus I menjadi 82,16, hal tersebut menunjukan peningkatan kemampuan siswa yang cukup signipikan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

TUGAS PENDIDIKAN OLAHRAGA LARI ESTAFET

TUGAS PENDIDIKAN OLAHRAGA LARI ESTAFET

Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Lari ini dilakukan bersambung dan bergantian membawa tongkat dari garis start sampai ke garis finish. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari. Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya.

20 Baca lebih lajut

Sejarah lari estafet kelas xi

Sejarah lari estafet kelas xi

Lari estafet 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter bagi pria dalam bentuk sekarang ini, pertama-tama diselenggarakan pada olimpiade tahun 1992 di Stockholm. Estafet 4 x 100 meter bagi wanita sejak tahun 1928 menjadi nomor olimpiade dan 4 x 400 meter dilombakan sejak tahun 1972.

7 Baca lebih lajut

Praktis Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas 12 Eli Maryani Jaja Suharja Husdarta 2010

Praktis Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas 12 Eli Maryani Jaja Suharja Husdarta 2010

Softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri atas dua tim. Permainan softball lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol (baseball) atau hardball. Bola softball saat ini berdiameter 28- 30,5 cm; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan yang memukul (batter) dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate.
Baca lebih lanjut

228 Baca lebih lajut

Praktis Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas 12 Eli Maryani Jaja Suharja Husdarta 2010

Praktis Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas 12 Eli Maryani Jaja Suharja Husdarta 2010

Softball adalah olahraga bola beregu yang terdiri atas dua tim. Permainan softball lahir di Amerika Serikat, diciptakan oleh George Hancock di kota Chicago pada tahun 1887. Softball merupakan perkembangan dari olahraga sejenis yaitu bisbol (baseball) atau hardball. Bola softball saat ini berdiameter 28- 30,5 cm; bola tersebut dilempar oleh seorang pelempar bola (pitcher) dan menjadi sasaran pemain lawan yang memukul (batter) dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Terdapat sebuah regu yang berjaga (defense) dan tim yang memukul (offense). Tiap tim berlomba mengumpulkan angka (run) dengan cara memutari tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate.
Baca lebih lanjut

228 Baca lebih lajut

Madu Tongkat Arab merupakan suplemen yan

Madu Tongkat Arab merupakan suplemen yan

Madu Tongkat Arab Insya Allah bisa khasiat : Menambah gairah hubungan suami istri Menanggulangi impotensi dan mati pucuk Memperbaiki sel yang rusak Meningkatkan stamina pria Memperkua[r]

7 Baca lebih lajut

faktor yang mempengaruhi tongkat kematangan batubara

faktor yang mempengaruhi tongkat kematangan batubara

LAPORAN SEMINAR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMATANGAN BATUBARA Disusun oleh : Faiq Nirmala 21100111140092 PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.[r]

1 Baca lebih lajut

ESTAFET DARI TIMNAS KE BAPEL BPLS

ESTAFET DARI TIMNAS KE BAPEL BPLS

Pola Pikir Kebencanaan Untuk merespon karakteristik Lupsi sebagai suatu bencanaan yang khusus sebagaimana disinggung secara sepintas pada bagian atas, penulis telah menampilkan Pola Pi[r]

25 Baca lebih lajut

Polda Lampung akan mengawal pemudik dengan Estafet

Polda Lampung akan mengawal pemudik dengan Estafet

Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Sudjarno menjelaskan dan memberikan pemahaman kepada pemudik bahwa untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan pelaku kejahatan nanti akan kita kawal pa[r]

2 Baca lebih lajut

5. Model model Pembelajaran Inovatif

5. Model model Pembelajaran Inovatif

Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa, setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebag[r]

45 Baca lebih lajut

Show all 6236 documents...