Mengenal konsep Bilangan

Top PDF Mengenal konsep Bilangan:

Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan melalui Kegiatan Bermain

Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan melalui Kegiatan Bermain

Pada siklus pertama di kelompok B1 dan B2 kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang belum berhasil. Hal ini terjadi karena masih terdapat beberapa masalah ketika kegiatan mengenal konsep bilangan diantaranya yaitu kurang mampuan anak dalam membilang dengan berurut, hal ini mungkin dikarenakan kurangnya bimbingan dari guru, dan terburu- burunya anak dalam membilang sehingga lupa dengan urutan angka selanjutnya. Masalah lain adalah kurang pahaman anak tentang bentuk lambang bilangan sehingga ketika diminta menulis lambang bilangan banyak anak yang masih terbalik di
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM  MENGENAL KONSEP BILANGAN  MELALUI   Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas.

Alhamdullillah, segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas”.

12 Baca lebih lajut

2013 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PENDEKATAN INVESTIGASI

2013 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PENDEKATAN INVESTIGASI

Pembelajaran yang dilakukan sehari-hari dalam mengenalkan konsep bilangan pembelajaran matematika sendiri yakni kebanyakan melalui metode klasikal dan lebih terfokus kepada papan tulis atau mengajarkannya melalui majalah atau LKS yang telah dibuat oleh guru. Oleh karena itu penulis ingin meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok A ini dengan metode investigasi yang mana sarana dan prasarana sangat mendukung sekali di TK Negeri Pembina Sadang Serang, selain itu karena terdapat banyak sekali fasilitas yang sangat menunjang misalnya dengan banyaknya alat permainan yang terdapat didalam kelas maupun benda-benda yang terdapat disekeliling taman yang ada di sekitar lingkungan sekolah, karena dengan pembelajaran langsung dan kongkrit anak akan mudah dalam mengenal dan memahami akan sesuatu. Berbeda halnya dengan hanya mengenalkan dengan melihat tanpa mencoba dan mengerti bagaimana konsep yang ingin disampaikan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU ANGKA.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA KARTU ANGKA.

1. Kemampuan objektif anak dalam mengenal konsep bilangan anak Pos PAUD Raudhatul Ahlam berdasarkan hasil observasi awal/pra siklus masih kurang. Hasil observasi anak hasil pra siklus pada kategori berkembang sangat baik (BSB) 28,5%, pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH) sebesar 34,6%, dan pada kategori mulai berkembang (MB) sebesar 36,9%. Hal ini dikarenakan Guru jarang menggunakan media pembelajaran yang menarik perhatian anak dan metode yang sering digunakan yaitu metode tanya jawab dan penugasan. Anak belum bisa menyebutkan urutan bilangan 1-10 dengan menggunakan kartu angka, anak belum bisa memasangkan lambang bilangan dengan jumlah benda, anak belum bisa menghubungkan bilangan dari 1-10 dengan menggunakan kartu angka secara acak, anak belum bisa menunjukan kumpulan kartu angka yang lebih banyak dan lebih sedikit jumlahnya. 2. Langkah-langkah dalam pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PEMBELAJARAN MULTIMEDIA PADA ANAK 4-5 TAHUN

MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PEMBELAJARAN MULTIMEDIA PADA ANAK 4-5 TAHUN

Konsep bilangan merupakan kegiatan yang melibatkan pemikiran menghitung, membilang, menghubungkan benda dengan angka, serta membandingkan. Pengenalan konsep bilangan pada anak usia dini harus distimulasi agar memahami konsep bilangan dengan baik sehingga dengan mudah memahami operasi bilangan yang lebih kompleks di pembelajaran matematika selanjutnya, melatih penalaran logika atau kemampuan berpikir untuk melatih anak memecahkan suatu masalah serta meningkatkan kreatifitas. Stimulasi dapat diberikan melalui pemebalajaran multimedia. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna meningkatkan potensi mengenal konsep bilangan dengan cara memberi pembelajaran multimedia pada anak usia 4-5 tahun. Tindakan dalam kelas pada penelitian ini pelaksanaannya selama 2 siklus. Masing-masing siklus terbagi atas 4 tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Penelitian ini mengambil subjek dan sumber data yaitu sebanyak 12 anak kelompok A1 pra TK - TK Lazuardi Kamila GIS Surakarta. Teknik mengumpulkan data dilakukan dengan tes dokumentasi, wawancara, serta observasi. Pengujian validitas data yang dipakai yaitu triangulasi sumber serta teknik untuk analisis data dalam analisis interaktif yang dikemukakan oleh miles and huberman. Hasil penelitian memperlihatkan kenaikan kemampuan mengenal konsep bilangan. Hasil pretes didapat data dengan jumlah 3 dari 12 anak tuntas atau sebanyak 25%. Hasil observasi siklus didapat data dari 12 anak ada 6 anak ataupun sebanyak 50% dinyatakan tuntas. Siklus ke ini ada kenaikan sebanyak 83,3% atau 10 anak telah dinyatakan tuntas. Hasil penelitian bisa ditarik kesimpulan yaitu dengan melalui pembelajaran berbasis multimedia bisa menaikkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN BALOK ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK

PENGARUH PENGGUNAAN BALOK ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK

Setelah menggunakan balok angka untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak kelompok A, terdapat peningkatan yang signifikan dari sebelum diberikan perlakuan menggunakan balok angka. Hal itu dapat dilihat dari skor perolehan pretest dan posttest. Sesuai pendapat Essa (2002:308) yang mengungkapkan bahwa balok angka dapat mengembangkan kemampuan mengenal konsep bilangan sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan hasil yang positif. Dibuktikan melalui penghitungan dengan taraf signifikan α 0,05=114 dengan hasil 5 ≤ 114. Dengan demikian H 0 ditolak dan H a diterima, sehingga berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan balok angka terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok A di TK Bimasakti Kedinding Surabaya.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN BALOK

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN BALOK

Mahasiswa PG-PAUD IKIP Veteran Semarang Abstrak Pembelajaran pengenalan konsep bilangan yang dilaksanakan dilapangan kenyataannya belum memanfaatkan media yang ada masih menekankan pembelajaran yang berpusat pada guru, hal ini dapat dibuktikan bahwa peran guru yang terlalu menguasai kelas, guru dengan spontan memberikan tugas pada anak tanpa memberikan pilihan kegiatan. Sehingga proses pembelajaran pengenalan konsep bilangan menjadi kurang menarik dan menjenuhkan. Rumusan masalah : Apakah dengan bermain balok dapat meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan di TK Siwi Peni 02 Wonorejo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal yang penting dan yang harus diperhatikan dalam melaksanakan permainan balok untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 3 siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan dan menganalisis. Indikator kinerja yang diterapkan adalah guru terampil membuat rencana pembelajaran melalui permainan balok untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal konsep bilangan dan aktivitas guru selama proses kegiatan, pembelajaran dengan metode pemberian tugas dan tanya jawab. Prosentase ketuntasan yang diharapkan sebesar 80%. Teknik pengumpulan datanya menggunakan tehnik observasi dan tehnik wawancara, analisis datanya statistik deskriptif dengan cara menghitung jumlah anak yang mempunyai nilai berkembang sangat baik (BSB), berkembang sedidik yang dikategorikan tuntas suai harapan (BSH), mulai berkembang (MB), dan belum berkembang (BB) serta membaginya dengan jumlah anak didik kemudian mengalikan dengan 100%.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan

Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan

Dalam pembelajaran di TK perlu penerapan berbagai macam model pembelajaran agar anak tidak bosan. Salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif “think pair share”, tidak selalu menggunakan model klasikal saja. Menurut Saputra & Rudyanto (2005:72) bahwa model pembelajaran kooperatif “think pair share” memiliki keunggulan yakni dapat mengoptimalkan keikutsertaannya dalam proses belajar. Dengan demikian materi yang di tangkap anak akan sama karena tidak hanya belajar dari guru melainkan juga dari temannya. Model pembelajaran ini pembagian kelompoknya berpasangan sehingga akan optimal apabila jumlah anak genap. Hal ini menjadi alasan untuk hanya menjadikan kelompok A2 untuk subyek pelitian karena berjumlah 20 anak sedangkan A1 17 anak. Berdasarkan uraian-uraian di atas, penting dilaksanakan penelitian yang berjudul “pengaruh penerapan model pembelajran kooperatif “think pair share” terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 anak kelompok A2 di TK Dharma Wanita Persatuan Lowayu Kabupaten Gresik”.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengaruh Bermain Puzzle Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Anak Kelompok A

Pengaruh Bermain Puzzle Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Anak Kelompok A

Puzzle yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada penelitian ini adalah puzzle sederhana berupa kepingan yang terbuat dari piring kertas bundar yang apabila disatukan akan menjadi gambar kumbang yang utuh dimana jumlah bintik kumbang harus disesuaikan dengan lambang bilangannya. Puzzle ini dapat dibuat sendiri oleh guru karena bahan yang digunakan mudah didapat, aman bagi anak, dan harga bahannya pun terjangkau. Bahan pembuatan puzzle mudah didapat karena piring kertas bundar atau yang biasanya digunakan untuk kue ulang tahun banyak ditemukan di toko-toko atau swalayan. Aman bagi anak karena puzzle ini terbuat dari piring kertas yang tidak tajam dan tidak akan pecah, adapun gambar kumbangnya terbuat dari kertas lipat berwarna yang tidak berbahaya bagi anak. Salah satu kendala guru tidak menggunakan media dalam pengajaran dikarenakan media pembelajaran yang relatif mahal. Oleh karena itu, dengan membuat puzzle sendiri dengan bahan yang relatif terjangkau dapat membantu guru dalam kegiatan belajar mengajar termasuk dalam hal pengenalan konsep bilangan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGARUH PERMAINAN BOWLING MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK KELOMPOK A

PENGARUH PERMAINAN BOWLING MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK KELOMPOK A

Melihat kenyataan diatas peneliti mencoba memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Solusi yang ditawarkan oleh peneliti yaitu dengan permainan bowling modifikasi. Permainan bowling adalah suatu jenis olahraga atau permaianan yang dimainkan dengan menggelindingkn bola dengan menggunakan tangan. Bola bowling akan digelindingkan ke pin yang berjumlah sepuluh buah yang telah disusun menjadi bentuk segitiga. Dikarenakan permainan ini ditujukan untuk anak usia dini, maka permainan ini dimodifikasi agar sesuai dengan tingkat perkembangan anak usia 4-5 tahun. Permainan tersebut dilakukan secara individu namun tetap dibimbing oleh guru. Pemberian pengalaman bermain dengan menggunakan permainan Bowling modifikasi memberi kesempatan anak untuk mengembangkan kemampuan kognitif terutama dalam hal mengenal konsep bilangan. Dengan adanya permainan Bowling modifikasi anak akan merasakan pengalaman langsung dengan mengeksplorasi diri mereka melalui permainan tersebut.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK USIA DINI DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PEMANFAATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF (GCOMPRIS).

MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK USIA DINI DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PEMANFAATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF (GCOMPRIS).

Adapun fungsi dilakukannya observasi (pengamatan) adalah untuk mengetahui sejauh mana perhatian dan aktivitas proses belajar siswa dalam latihan mengenal konsep bilangan. Tahap ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan peneliti bersama guru talentakomputer untuk melakukan pengamatan sejauh mana peningkatan konsep mengenal bilangan pada anak di Global Cendekia School setelah diberikan kegiatan dengan menggunakan media GCompris, sehingga hasilnya dapat dijadikan masukan ketika guru melakukan refleksi untuk penyusunan rencana ulang memasuki putaran siklus berikutnya. 4. Refleksi
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN DAN LAMBANG BILANGAN PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS DI-C SLB-E NEGERI PEMBINA MEDAN

DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN DAN LAMBANG BILANGAN PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS DI-C SLB-E NEGERI PEMBINA MEDAN

satu (ganjil) Tahun Pelajaran 2013/2014, yakni observasi dalam proses pembelajaran kelas D-1C Tunagrahita sedang di SLB-E Negeri Pembina Medan diperoleh data bahwa guru belum kreatif dalam menciptakan media dan alat pembelajaran, metode yang guru terapkan dalam kegiatan pembelajaran masih monoton, stimulasi, motivasi dan penguatan yang masih kurang, menghubungkan materi dengan kegiatan sehari-hari yang masih harus diperbaiki. Sedangkan observasi yang dilakukan pada anak D-1C SLB-E Negeri Pembina Medan yang berjumlah 8 orang anak, bahwa pada saat kegiatan mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan diperoleh data anak belum menunjukkan kemajuan dan tidak sesuai dengan indikator yang di harapkan. Berdasarkan data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa pemahaman anak tentang konsep bilangan dan lambang bilangan masih rendah dan belum sepenuhnya dimengerti oleh anak, ini dapat dilihat dari hasil pengamatan bahwa melalui kegiatan berhitung 1- 10 dan pada saat anak menuliskan angka misalnya anak menuliskan angka 1-10 tetapi tidak berurutan seperti satu, tiga, empat, tujuh, enam, lima, delapan, sembilan, sepuluh. Anak hanya mampu menyebutkan angka 1-10 tetapi belum tahu bagaimana penulisan angka khususnya angka 2 ke atas, belum mampu mencocokan jumlah benda sesuai dengan lambang bilangannya serta membandingkan banyak sedikit
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN DAN LAMBANG BILANGAN DENGAN MEDIA PLAYDOUGH PADA KELOMPOK A TK PELANGI NUSANTARA AMBARAWA

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN DAN LAMBANG BILANGAN DENGAN MEDIA PLAYDOUGH PADA KELOMPOK A TK PELANGI NUSANTARA AMBARAWA

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan dengan media playdough. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian adalah siswa Kelompok A TK Pelangi Nusantara Ambarawa, yang berjumlah 19 dengan rincian 8 anak perempuan dan 11 anak laki-laki. Teknik Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif pendekatan kuantitatif. Pengamatan kemampuan anak mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan 1-10, menghitung hasil perkembangan mengenal lambang bilangan anak setiap siklus berdasarkan skor yang diperoleh dari lembar observasi yang telah disusun sebelumnya.Sehingga dapat diketahui persentase kemampuan anak mengenal lambang bilangan 1-10, kemudian dideskripsikan secara naratif.Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini peningkatan pemahaman belajar siswa secara bertahap, pada pra siklus adalah 4 anak atau 21%, setelah dilakukan pengajaran dengan menggunakan media playdough yang mencapai KKM terjadi peningkatan pada siklus I adalah 5 anak atau 26%, pada siklus II yang mencapai KKM meningkat menjadi 16 anak atau 84%. Hasil tersebut telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 75% siswa tuntas. Dengan demikian hipotesis keberhasilan yang diajukan peneliti dapat dibuktikan kebenarannya, penerapan pembelajaran dengan menggunakan media playdough dapat meningkatkan pengenalan konsep bilangan dan lambang bilangan pada siswa kelompok A TK Pelangi Nusantara Ambarawa.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

JURNAL PENDIDIKAN KHUSUS BERMAIN UNO MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK AUTIS

JURNAL PENDIDIKAN KHUSUS BERMAIN UNO MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK AUTIS

Berdasarkan hasil observasi di SLB Harmoni Sidoarjo pada tanggal 4 dan 5 Desember 2015 diketahui bahwa 6 anak autis mengalami kesulitan dalam mengenal konsep bilangan 1-9 pada aspek membilang, mencocokkan, mengurutkan, dan menuliskan bilangan 1-9. Anak dapat mengucapkan lambang bilangan sesuai dengan contoh yang diberikan oleh guru namun pada saat diperintahkan untuk menunjukkan lambang bilangan tertentu anak masih menunjukkan kesalahan, seperti guru mengucapkan bilangan 3 anak menunjukkan bilangan 5. Ketika pembelajaran matematika berlangsung anak terlihat kurang antusias dan kurang termotivasi dalam mengikuti pembelajaran, anak cenderung asyik sendiri dan terkadang terlihat kebingungan saat guru sedang menjelaskan materi pelajaran tentang mengenal konsep bilangan. Metode yang digunakan oleh guru yaitu menggunakan metode ceramah, guru sebagai orang yang aktif dalam pembelajaran sedangkan siswa hanya mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh guru. Media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran mengenal konsep bilangan yaitu dengan menggunakan kalender. Sehingga anak kurang termotivasi dalam memperhatikan penjelasan yang disampaikan guru.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas.

PENDAHULUAN Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas.

Melihat kondisi seperti itu penulis mencoba meningkatkan kognitif dalam mengenal konsep bilangan melalui metode pemberian tugas. Dengan metode pemberian tugas diharapkan anak merasa senang dan tertarik ,karena anak dapat melaksanakan tugas dengan petunjuk langsung. Oleh karena itu penulis mengambil judul” Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas pada Anak kelompok A di TK Pertiwi II Ngrundul Kabupaten Klaten Tahun 2011/2012.

5 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK CUISENAIRE  Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Cuisenaire Pada Anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Kecamatan Sragenkabupaten

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK CUISENAIRE Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Cuisenaire Pada Anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Kecamatan Sragenkabupaten

KATA PENGANTAR Assalamualaikum Wr.Wb. Puji syukur kehadirat ALLAH SWT dan shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat- sahabatnya dan para pengikutnya. Penulis sangat bersyukur atas limpahan rahmat dan hidayahnya dengan skripsi yang berjudul ”Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Cuisenaire Pada Anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Ngledok Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2013/2014.”

17 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK   Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Pada Anak Kelompok B Di TK Pertiwi Bentak Sidoharjo Sragen Tahun 2013/2014.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Pada Anak Kelompok B Di TK Pertiwi Bentak Sidoharjo Sragen Tahun 2013/2014.

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak melalui kegiatan bemain balok di TK Pertiwi Bentak Sidoharjo, Sragen. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, subyek penelitian adalah anak kelompok B. sebagai penerima tindakan, peneliti sebagai pemberi tindakan, sedangkan guru kelas bertindak sebagai kolaborator. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak dan kegiatan pembelajaran guru, wawancara untuk mendiskusikan perencanaan yang akan dilakukan, dan catatan lapangan untuk mencatat hal-hal yang penting dalam proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF  DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI   Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Dakon (Penelitian Pada Anak Kelompok B di TK ABA Sawahan Kabupaten Klaten Tahun 2011/201

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Dakon (Penelitian Pada Anak Kelompok B di TK ABA Sawahan Kabupaten Klaten Tahun 2011/201

Upaya meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan melalui permainan dakon jarang dikenalkan di lembaga pendidikan anak usia dini. Permainan tradisional yang sudah ada sejak jaman dahulu, namun masyarakat sekarang ini tidak lagi menggunakannya karena kalah dengan permainan modern. Pada kenyataannya permainan dakon dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dengan permainan dakon anak mendapat peluang untuk berhitung. Melalui bermain anak akan lebih senang dan semangat dalam belajar terutama pada anak usia dini.

15 Baca lebih lajut

Pengaruh Media Locker Bilangan Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Islam Akramunnas Pekanbaru

Pengaruh Media Locker Bilangan Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Islam Akramunnas Pekanbaru

Dari data tersebut dapat dilihat terdapat peningkatan antara sebelum dan sesudah penggunaan media locker bilangan. Hal ini menandakan penggunaan media locker bilangan memberikan manfaat yang baik bagi perkembangan kemampuan mengenal konsep bilangan anak. Sesuai dengan pendapat Luluk Asmawati (2014) mengatakan bahwa dengan adanya media ada manfaat yang diperoleh yaitu (1) materi pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa dan siswa menguasai tujuan pembelajaran dengan lebih baik, (2) metode mengajar akan lebih bervariasi, (3) aktivitas siswa dapat lebih terintegrasi melalui pengamatan, melakukan, mendemonstrasikan (seluruh indra berfungsi), (4) materi pembelajaran menjadi lebih menarik dan konkret. Jadi dapat disimpulkan penggunaan media sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran sehingga anak mudah untuk menerima dan menyerap informasi yang disampaikan
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN  MELALUI PERMAINAN BOWLING PADA ANAK KELOMPOK A  Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Bowling Pada Anak Kelompok A Di TK Pertiwi I Blimbing Kecamatan Sambirejo Sragen Tahun Ajaran

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BOWLING PADA ANAK KELOMPOK A Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Bowling Pada Anak Kelompok A Di TK Pertiwi I Blimbing Kecamatan Sambirejo Sragen Tahun Ajaran

vii KATA PENGANTAR Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya yang pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “ PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BOWLING PADA ANAK KELOMPOK A DI TK PERTIWI 1 BLIMBING TAHUN AJARAN 2013/2014.” Guna memenuhi persyaratan mendapat gelar sarjana S1 PAUD

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...