meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1-20

Top PDF meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 1-20:

S PAUD 1009398 Bibliography

S PAUD 1009398 Bibliography

Alhamdulillah pada tahun 2014, penulis dapat menyelesaikan studi s1 dengan m pengambil tugas akhir penyusunan skripsi dengan judul “ Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bilangan 1-20 pada [r]

1 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGGUNAAN MEDIA  DADU ANGKA KELOMPOK B DI TK PERTIWI 2  Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Pengggunaan Media Dadu Angka Pada Anak Kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGGUNAAN MEDIA DADU ANGKA KELOMPOK B DI TK PERTIWI 2 Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Pengggunaan Media Dadu Angka Pada Anak Kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran

Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan kemampuan kognitif khususnya kemampuan dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali dengan menggunakan alat peraga Dadu Angka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Prosedur penelitian ini terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah guru dan anak didik kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2013/2014 sebanyak 20 anak. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi. Sedangkan validitas data yang digunakan adalah triangulasi. Data dianalisis dengan tehnik analisis interaktif yang mempunyai tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil tindakan siklus I, siklus II menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2013/2014. Ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase rata-rata kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan dari kondisi awal sebesar 42 %, pada siklus 1 61.25 %, pada siklus II 84.75 %. Dengan demikian, penggunaan alat peraga Dadu Angka dapat meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2013/2014, melalui langkah-langkah sebagai berikut: (1) Peneliti mempersiapkan setting dan alat peraga yang digunakan; (2) Peneliti mendemonstrasikan kegiatan bermain yang akan dilaksanakan; (3) Peneliti mengajak anak bermain berhitung, tebak angka, dan meronce kartu gambar dengan urut dari 1-20; (4) Peneliti dan anak membuat kesimpulan tentang hasil kegiatan yang dilaksanakan; (5) Peneliti memberikan reward pada anak yang mampu melakukan kegiatan dengan baik, dan memberikan motivasi pada anak yang belum mampu dalam melakukan kegiatan. Kata Kunci : Kemampuan Kognitif, Alat Peraga Dadu Angka
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-20 MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA KELOMPOK B TK AISYIYAH 21 PREMULUNG TAHUN AJARAN 2013 2014 | . | KUMARA CENDEKIA 6872 14534 1 SM

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-20 MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR PADA KELOMPOK B TK AISYIYAH 21 PREMULUNG TAHUN AJARAN 2013 2014 | . | KUMARA CENDEKIA 6872 14534 1 SM

Penggunaan alat peraga yang menarik perhatian dan dekat dengan lingkungan anak akan meningkatkan minat dan motivasi anak untuk belajar. Penggunaan kartu bergambar merupakan salah satu media penunjang penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kartu tersebut memuat gambar-gambar menarik yang disukai anak-anak, misalnya: gambar binatang, gambar buah-buahan, gambar benda-benda langit, dan sebagainya. Media kartu bergambar merupakan sebuah media pembelajaran inovasi baru, kartu tersebut terbagi menjadi dua sisi, yaitu sisi bagian depan terdapat gambar benda-benda dan disisi bagian belakang terdapat lambang bilangan, tujuan penggunaan media ini adalah untuk menarik minat dan motivasi anak. Selain itu kartu bergambar juga termasuk dalam permainan kartu edukasi. Menurut Cahyo permainan kartu edukasi merupakan permainan baru yang diciptakan sendiri oleh ahli pendidikan (2011: 99).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Pengggunaan Media Dadu Angka Pada Anak Kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013-2014.

PENDAHULUAN Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Pengggunaan Media Dadu Angka Pada Anak Kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2013-2014.

Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan 1-20 dan lambang bilangan 1-20 melalui media dadu angka pada anak kelompok B di TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun 2013/2014.

5 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR : Penelitian tindakan kelas pada TK-AL BARKAH Desa Kiangroke Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR : Penelitian tindakan kelas pada TK-AL BARKAH Desa Kiangroke Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal bilangan melalui permainan kereta bernomor secara umum permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah apakah permainan kereta bernomor dapat meningkatkan kemampuan mengenal bilangan di Taman Kanak-kanak. Permasalah tersebut dirumuskan dalam pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut : (1) Bagaimana kondisi objektif kemampuan anak dalam mengenal bilangan sebelum diterapkan permainan kereta bernomor; (2) Bagaimana langkah penerapan permainan kereta bernomor dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan; (3) Bagaimana peningkatan kemampuan anak dalam mengenal bilangan setelah diterapkan permainan kereta bernomor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan anak dalam mengenal bilangan di TK Al Barkah melalui permainan kereta bernomor dan untuk memperoleh data mengenai tingkat kemampuan mengenal bilangan. Setelah diterapkannya permainan kereta bernomor dalam penelitian ini digunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus subyek penelitian adalah anak-anak Kelompok B di TK Al Barkah yang berjumlah 20 anak terdiri dari 9 orang perempuan dan 11 anak laki-laki. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa melalui permainan kereta bernomor dalam kegiatan pembelajaran kemampuan mengenal bilangan mengalami peningkatan yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil observasi selama dua siklus empat kali pertemuan, setiap siklus melakukan analisis dan perbaikan terhadap siklus berikutnya. Berdasarkan hasil penelitian kualitas kemampuan mengenal bilangan anak setelah adanya tindakan berupa permainan kereta bernomor mulai meningkat, dilihat berdasarkan tabel kemampuan mengenal bilangan mengalami peningkatan yang signifikan. Rekomendasibagi guru dalam kegiatan pembelajaran membilang hendaknya menggunakan media yang menarik serta sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak. Sedangkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan metode, tehnik, strategi dan media lain serta tindakan yang berbeda agar dapat memberi masukan atau metode baru khususnya dalam meningkatkan kemampuan membilang anak.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Peningkatan Pemahaman Konsep Bilangan 1-10 Melalui Model Pembelajaran Guided Discovery Pada Anak Kelompok A TK Aisyiyah Karangasem Surakarta Tahun Ajaran 2014 2015 | Sestha | KUMARA CENDEKIA 6920 14628 1 PB

Peningkatan Pemahaman Konsep Bilangan 1-10 Melalui Model Pembelajaran Guided Discovery Pada Anak Kelompok A TK Aisyiyah Karangasem Surakarta Tahun Ajaran 2014 2015 | Sestha | KUMARA CENDEKIA 6920 14628 1 PB

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenal konsep bilangan 1-10 melalui model pembelajaran guided discovery pada kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal Karangasem tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal Karangasem tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah 20 anak didik yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 13 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model interaktif, yang terdiri dari tiga komponen yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran guided discovery dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A TK Aisyiyah Bustanul Athfal Karangasem tahun ajaran 2014/2015. Hal ini dapat ditunjukkan pada peningkatan rata-rata penilaian yang pada prasiklus sebanyak 9 anak dengan presentase 45%, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 12 anak dengan persentase 60% dan pada siklus II meningkat menjadi 17 anak dengan presentase 85%.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Permainan Petak Umpet Pada Anak Usia Dini Di TK.El-Da’is Kids Bandar Lampung

Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Permainan Petak Umpet Pada Anak Usia Dini Di TK.El-Da’is Kids Bandar Lampung

Pada jenjang pendidikan anak usia dini, salah satu aspek yang menentukan keberhasilan pendidikan adalah kesiapan anak dini, baik jasmani maupun rohani dalam memasuki pendidikan, dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional pasal 1 ayat 14 dinyatakan bahwa pendidikan usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditunjukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan yang lebih lanjut (Permen No.58 Tahun 2009).
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN KOTAK PINTAR PADA  Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Bermain Kotak Pintar Pada Anak Kelompok B2 TK Aisyiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2012

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAIN KOTAK PINTAR PADA Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Bermain Kotak Pintar Pada Anak Kelompok B2 TK Aisyiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2012

Tabel 11 Lembar Perbandingan Hasil Prosentase Pencapaian Setiap Anak dengan Prosentase Keberhasilan ...................................................................... Tabel 12 Pedoman Observasi Penerapan Kegiatan Bermain Kotak Pintar untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Kelompok B2 TK Aisyiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar tahun 2012/2013 ............................. Tabel 13 Butir amatan pedoman observasi penggunaan balok dalam upaya meningkatkan kemampuan berhitung anak ...................................................... Tabel 14 Lembar Tabulasi Skor Kemampuan Anak Bermain Kotak Pintar pada Siklus 1 Pertemuan 2 ............................................................................... Tabel 15 Lembar Perbandingan Hasil Prosentase Pencapaian Setiap Anak dengan Prosentase Keberhasilan ...................................................................... Tabel 16 Pedoman Observasi Penerapan Kegiatan Bermain Kotak Pintar untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Kelompok B2 TK Aisyiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar tahun 2012/2013 ............................. Tabel 17 Butir amatan pedoman observasi penggunaan balok dalam upaya meningkatkan kemampuan berhitung anak ...................................................... Tabel 18 Lembar Tabulasi Skor Kemampuan Anak Bermain Kotak Pintar pada Siklus 2 Pertemuan 1 ............................................................................... Tabel 19 Lembar Perbandingan Hasil Prosentase Pencapaian Setiap Anak dengan Prosentase Keberhasilan ...................................................................... Tabel 20 Pedoman Observasi Penerapan Kegiatan Bermain Kotak Pintar untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Kelompok B2 TK Aisyiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar tahun 2012/2013 .............................
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGGGUNAAN MEDIA DADU ANGKA PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI 2   Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Pengggunaan Media Dadu Angka Pada Anak Kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun P

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGGGUNAAN MEDIA DADU ANGKA PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI 2 Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Pengggunaan Media Dadu Angka Pada Anak Kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Ngemplak Boyolali Tahun P

Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan kemampuan kognitif khususnya kemampuan dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali dengan menggunakan alat peraga Dadu Angka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Prosedur penelitian ini terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah guru dan anak didik kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2013/2014 sebanyak 20 anak. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi. Sedangkan validitas data yang digunakan adalah triangulasi. Data dianalisis dengan tehnik analisis interaktif yang mempunyai tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil tindakan siklus I, siklus II menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2013/2014. Ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase rata-rata kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan dari kondisi awal sebesar 42 %, pada siklus 1 61.25 %, pada siklus II 84.75 %. Dengan demikian, penggunaan alat peraga Dadu Angka dapat meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak kelompok B TK Pertiwi 2 Sobokerto Kecamatan Ngemplak Boyolali Tahun Ajaran 2013/2014, melalui langkah-langkah sebagai berikut: (1) Peneliti mempersiapkan setting dan alat peraga yang digunakan; (2) Peneliti mendemonstrasikan kegiatan bermain yang akan dilaksanakan; (3) Peneliti mengajak anak bermain berhitung, tebak angka, dan meronce kartu gambar dengan urut dari 1-20; (4) Peneliti dan anak membuat kesimpulan tentang hasil kegiatan yang dilaksanakan; (5) Peneliti memberikan reward pada anak yang mampu melakukan kegiatan dengan baik, dan memberikan motivasi pada anak yang belum mampu dalam melakukan kegiatan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF  DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI   Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Dakon (Penelitian Pada Anak Kelompok B di TK ABA Sawahan Kabupaten Klaten Tahun 2011/201

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Dakon (Penelitian Pada Anak Kelompok B di TK ABA Sawahan Kabupaten Klaten Tahun 2011/201

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan melalui permainan dakon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di TK ABA Sawahan Kab. Klaten. Subyek penelitian ini adalah anak TK ABA Sawahan yang berjumlah 27 anak. Data kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan dikumpulkan dengan metode observasi. Pelaksanaan permainan dakon dikumpulkan melalui observasi dan catatan lapangan. Data dianalisis dengan analisis komparatif yaitu membandingkan hasil capaian anak dengan indikator yang ditargetkan. Analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif dengan mengenal konsep bilangan melalui permainan dakon. Hal ini ditunjukkan dengan hasil masing-masing siklus yaitu siklus I 53,66% siklus II 68,82% dan siklus III mencapai 81,32%.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK   Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Pada Anak Kelompok B Di TK Pertiwi Bentak Sidoharjo Sragen Tahun 2013/2014.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK PADA ANAK Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Pada Anak Kelompok B Di TK Pertiwi Bentak Sidoharjo Sragen Tahun 2013/2014.

Fungsi Pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal adalah untuk mengenalkan peraturan dan menanamkan disiplin pada anak, mengenalkan anak dengan dunia sekitar, menumbuhkan sikap perilaku yang baik, mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan kemampuan yang dimiliki anak, serta menyiapkan anak untuk memasuki pendidikan dasar yang dalam pembelajarannya dengan bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain. Disebutkan dalam UU.No 20 Tahun 2003 pasal 28 tentang Sisdiknas bahwa Tujuan pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan seluruh potensi anak usia dini secara optimal agar terbentuk perilaku dan kemampuan dasar sesuai dengan tingkat perkembangannya.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK CUISENAIRE  Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Cuisenaire Pada Anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Kecamatan Sragenkabupaten

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN BALOK CUISENAIRE Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Permainan Balok Cuisenaire Pada Anak Kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Kecamatan Sragenkabupaten

2.1 Perbedaan Variabel-Variabel Yang Di Teliti…………………………. 25 3.1 Jadwal Penelitian ……………………………………..……………… 28 3.2 Tingkat pencapaian perkembangan konsep bilangan………….………. 37 3.3 Butir Amatan Pedoman Observasi Peningkatan Kemampuan Mengenal

17 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE BERCERITA MENGGUNAKAN PAPAN FLANEL TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN 1-20 PADA ANAK | Kharisma | KUMARA CENDEKIA 8698 18645 1 PB

PENGARUH METODE BERCERITA MENGGUNAKAN PAPAN FLANEL TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN 1-20 PADA ANAK | Kharisma | KUMARA CENDEKIA 8698 18645 1 PB

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah unjuk kerja dan tes tertulis yang diadaptasi dari Kurikulum 2004 bagi Taman Kanak-kanak dan Raudhatul Athfal, kompetensi dasar bagi anak kelompok B usia 5-6 tahun (Sujiono, dkk., 2007).. Validitas instrumen menggunakan content validity. Analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji t yang diolah menggunakan SPSS 15 for windows untuk mengetahui pengaruh metode bercerita menggunakan papan flanel terhadap kemampuan mengenal bilangan 1-20 pada anak.

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas.

PENDAHULUAN Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Melalui Metode Pemberian Tugas.

Masa taman kanak-kanak merupakan masa untuk meletakkan dasar pertama dalam mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, social emosional, konsep diri, disiplin, seni dan moral serta nilai-nilai agama. Oleh sebab itu dibutuhkan kondisi dan simulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak tercapai secara optimal.

5 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI PERMAINAN MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI PERMAINAN MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK.

Spesifikasi alat yang digunakan yaitu: a) Kertas dupleks, b) Pewarna (cat air, krayon, spidol, pensil warna), c) Gunting, d) Lem. Kartu angka ini berisikan tulisan angka dari 1 sampai 10 , 1 sampai 50 dan sebagainya. Kartu ini terbuat dari kertas tebal atau kertas dupleks berukuran 5 x 5 cm. Biasanya permainan ini dimanfaatkan oleh anak berumur 5 sampai dengan 6 tahun. Tujuan permainan ini adalah agar anak mengenal lambang bilangan, dan belajar menghitung.

59 Baca lebih lajut

5-tema acara keluarga-revisi

5-tema acara keluarga-revisi

3.1.5 Mengenal sifat perkalian bilangan dengan bilangan satu 1 3.1.6 Mengalikan tiga bilangan satu angka 3.1.7 Mengenal sifat perkalian bilangan dengan bilangan nol  Menyanyikan l[r]

17 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAAIN KOTAK PINTAR PADA  Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Bermain Kotak Pintar Pada Anak Kelompok B2 TK Aisyiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Pelajaran 201

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI BERMAAIN KOTAK PINTAR PADA Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Bermain Kotak Pintar Pada Anak Kelompok B2 TK Aisyiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Pelajaran 201

Penilitian ini bertujuan untuk kemandirian anak kelompok B2 TK Aisiyah 05 Ngringo tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini dilaksanakan di TK Aisiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar, dengan subyek penelitian adalah anak didik kelompok B2 yang berjumlah 20 anak. Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi berupa lembar observasi peningkatan berhitung, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif komparatif, dimana hasil observasi yang diperoleh akan direfleksikan kemudian dianalisa dan diambil tindakan. Keabsahan data diperiksa dengan trianggulasi.. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan dalam hipotesis tindakan yang menyatakan bahwa mengimplementasikan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemandirian anak kelompok B2. Perkembangan berhitung anak sebelum menggunakan kegiatan membilang hanya 30%. Setelah adanya tindakan siklus satu menunjukkan perkembangan berhitung anak mencapai 61,2% dan siklus dua mencapai 83,8%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kegiatan berhitung memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan anak kelompok B2 TK Aisiyah 05 Ngringo Jaten Karanganyar tahun pelajaran 2012/2013 dikatakan berhasil yang ditargetkan 80% ternyata pada siklus dua sudah melibihi target yaitu 83,8%.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

S PAUD 1009398 Abstract

S PAUD 1009398 Abstract

Permasalahan yang di angkat dalam permasalahan ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal bilangan dengan permainan ular tangga pada anak usia dini kurang berkembang. Dalam proses pembelajaran anak kurang termotivasi dan banyak anak yang tidak memperhatikan karena bermain sendiri. Hal ini di sebabkan oleh faktor proses pembelajaran yang tidak relevan dan menarik bagi anak, karena guru belum menggunakan metode pembelajaran dan media yang cocok, dalam pelaksanaannya cenderung secara klasikal juga masih berpusat pada guru, tanpa melibatkan anak secara aktif dan tanpa memperhatikan kemampuan dasar siswa yang dimilikinya baik dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilannya. Akibatnya anak kurang aktif dan hasilnyapun kurang memuaskan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S PAUD 0702800 Chapter3

S PAUD 0702800 Chapter3

Menurut Iskandar (2009: 86-87) Kemampaun konsep bilangan merupakan kegiatan penalaran yang reflektif, kritis, dan kreatif, yang berorientasi pada suatu proses intelektual yang melibatkan pembentukan konsep (conceptualizing), aplikasi, analisis, menilai informasi yang terkumpul (sintesis) atau dihasilkan melalui pengamatan, pengalaman, refleksi, komunikasi sebagai landasan kepada suatu keyakinan (kepercayaan) dan tindakan. Sedangkan membilang adalah “ Membilang merupakan tindakan matematika untuk menentukan berapa banyak jumlah benda yang ada. “ Kemampuan membilang adalah kapasitas seorang individu dalam menghitung dengan menyebut satu per satu untuk menentukan jumlah benda yang ada secara urut.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYEBUTKAN BILANGAN 1 SAMPAI 20 MELALUI BERMAIN KARTU  Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyebutkan Bilangan 1 - 20 Melalui Bermain Kartu Angka Pada Anak Didik Kelompok B Semester 1 TK Asri Rowobungkul Kecamatan Ngawen Kabupaten

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYEBUTKAN BILANGAN 1 SAMPAI 20 MELALUI BERMAIN KARTU Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyebutkan Bilangan 1 - 20 Melalui Bermain Kartu Angka Pada Anak Didik Kelompok B Semester 1 TK Asri Rowobungkul Kecamatan Ngawen Kabupaten

This research aims to improve ability mention numbers 1-20 through play card numbers at the students group B TK Asri Rowobungkul districts Ngawen Blora year 2015/2016. The subjects in this study were students in kindergarten children Asri Rowobungkul. Implementation of this learning with action learning by playing activities card numbers. The method used is classroom action research, which consists of 2 cycles of learning. Subjects were students of kindergarten children Asri Rowobungkul totaling 25 Children. Data analysis using comparative descriptive analysis techniques by comparing the initial conditions with the results achieved in each cycle, and a qualitative descriptive analysis of the results of observation by comparing the results of observation and reflection on Pre-Cycle, Cycle I and Cycle II. The conclusion of this study is, through playing cards numbers can improve the ability to mention numbers 1-20 for students in group B the first semester of kindergarten Asri Rowobungkul districts Blora district Ngawen year 2015/2016. Improving the ability of the students is done by using the card number. The learning is done by studying in groups, and each group doing the throwing game card numbers. After the course of this research, quantitative ability mentioned numbers 1 to 20 for kindergartners Asri Rowobungkul Ngawen the District has increased very well. In the initial condition (pre-cycle) capability mentioned numbers 1 to 20 in the classical children reached 58.80%, while in the second cycle showed the ability mentioned numbers 1 to 20 children in classical amounted to 93.40%. From these data it can be concluded that, overall, there is an increased ability mentioned numbers 1 to 20 children by 34.60%.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...