Menulis Esai

Top PDF Menulis Esai:

Keterampilan Menulis Esai Kaitannya dengan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Membaca Berita Online ( Survei pada Siswa Kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Sragen tahun 2017) - UNS Institutional Repository

Keterampilan Menulis Esai Kaitannya dengan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Membaca Berita Online ( Survei pada Siswa Kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Sragen tahun 2017) - UNS Institutional Repository

Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Sragen. Sampel berjumlah 180 orang yang diambil dengan cara stratified cluster random sampling. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes keterampilan menulis esai, tes kemampuan berpikir kritis, dan angket motivasi membaca berita online. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik regresi dan korelasi (sederhana dan ganda).

18 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN MENULIS ESAI SISWA KELAS XII SMA NEGERI 9 BANDARLAMPUNG TAHUN AJARAN 2011/2012

KEMAMPUAN MENULIS ESAI SISWA KELAS XII SMA NEGERI 9 BANDARLAMPUNG TAHUN AJARAN 2011/2012

2. Hasil kemampuan menulis esai ini juga membuktikan bahwa rata-rata siswa memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas terhadap topik yang siswa pilih. Namun, rata-rata siswa kesulitan dalam menuliskan ide-ide mereka dalam suatu kalimat sehingga tidak dapat dipungkiri ketidakefektifan kalimat mudah ditemui dalam esai siswa. Untuk itu, kepada guru Bahasa Indonesia hendaknya dapat membelajarkan kembali tentang kalimat efektif kepada siswanya. Hal ini dilakukan agar ide-ide berlian siswa dan pesan yang hendak siswa sampaikan tersebut tidak terbuang begitu saja hanya karena kalimat dalam esai mereka tidak efektif.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

MODEL QUANTUM WRITING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PEND.BAHASA INDONESIA FKIP UNPAS TAHUN AKADEMIK 2010/2011.

MODEL QUANTUM WRITING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PEND.BAHASA INDONESIA FKIP UNPAS TAHUN AKADEMIK 2010/2011.

Terdapat delapan kesalahan yaitu penulisan kata contohnya, namun setelah titik seharusnya huruf besar; penulisan kata di jangkau seharusnya dijangkau; penulisan kata indonesia Seharusnya Indonesia; penulisan kata didalam seharusnya di dalam; penulisan kata Informasi seharusnya informasi karena bukan judul dan tidak berada di awal paragraf; penulisan disisi seharusnya di sisi; penulisan di bandingkan seharusnya dibandingkan; Berdasarkan analisis tulisan esai mahasiswa yang telah penulis uraikan di atas, dapat penulis simpulkan bahwa kompetensi mahasiswa dalam menulis esai perlu ditingkatkan. Hal tersebut dapat ditinjau dari: pertama, mahasiswa belum mampu menyusun kerangka esai dengan baik, mereka masih dangkal dalam menuangkan ide pikirannya ke dalam kerangka esai, bahkan ada tujuh mahasiswa yang sama sekali tidak mampu menyusun kerangka esai. Kedua, sebagian mahasiswa belum mampu esai secara utuh. Kesalahan mereka beragam, mereka tidak mampu mengembangkan topik esai, menuliskan isi ke dalam beberapa paragraf, ada juga yang kesuliran dalam menyusun paragraph penutup. Ketiga, mahasiswa belum mampu memedomani EYD dengan baik, mereka masih banyak melakukan kesalahan dalam penempatan kapitalisasi dan pungtuasi.
Baca lebih lanjut

166 Baca lebih lajut

Juklak Lomba Menulis Esai (LME) SMP Tahun 2018 JUKLAK LME SMP 2018

Juklak Lomba Menulis Esai (LME) SMP Tahun 2018 JUKLAK LME SMP 2018

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama Dharma Wanita Persatuan (DWP) menyadari pentingnya karya tulis siswa, maka merasa perlu untuk mengadakan Lomba Menulis Esai (LME), sebagaimana yang diamanahkan dalam Rakernas DWP pada Mei 2017. Kerjasama ini untuk memberi ruang kepada institusi lain untuk bersama- sama bekerjasama menumbuhkan dan memperkuat implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pada peserta didik melalui bidang literasi.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Analisis Kesantunan Berbahasa Kolom Cari Angin Tempo dan Relevansinya Sebagai Materi Ajar Menulis Esai di Sekolah Menengah Atas - UNS Institutional Repository

Analisis Kesantunan Berbahasa Kolom Cari Angin Tempo dan Relevansinya Sebagai Materi Ajar Menulis Esai di Sekolah Menengah Atas - UNS Institutional Repository

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan kesantunan berbahasa pada kolom Cari Angin Koran Tempo, dan relevansinya sebagai materi ajar menulis esai di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan Penelitian Kualitatif yang dilakukan pada kolom Cari Angin Koran Tempo edisi Maret 2016 sampai dengan Juni 2017. Subjek penelitian adalah kolom Cari Angin Koran Tempo edisi Maret 2016 samapai dengan Juni 2017. Data diperoleh dalam penelitian ini data kualitatif. Sampel penelitian yang digunakan adalah sampel cuplikan atau purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis dokumen. Uji validitas data menggunakan trianggulasi teori. Analisis data menggunakan teknik analisis pragmatik. Prosedur penelitian menggunakan tiga prosedur utama yaitu tahap pra penelitian, pelaksanaan penelitian, dan tahap penyusunan laporan penelitian.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS ESAI BERMUATAN BUDAYA NUSANTARA DALAM BENTUK CD INTERAKTIF : Studi R&D di JurusanPendidikanBahasadanSastra Indonesia FPBS UPI TahunAkademik 2012/2013.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS ESAI BERMUATAN BUDAYA NUSANTARA DALAM BENTUK CD INTERAKTIF : Studi R&D di JurusanPendidikanBahasadanSastra Indonesia FPBS UPI TahunAkademik 2012/2013.

Penelitian ini dianggap penting sebagai upaya meningkatkan mahasiswa dalam menulis esai dengan materi interaktif ini diharapkan mahasiswa dapat berlatih menulis secara mendalam serta dapat mempertajam daya analisis dan senantiasa mengkritisi isu-isu kebudayaan yang dituangkan dalam tulisan esai. Penelitian sebelumnya hasil penelitian tesis Wahidin (2011) de ngan judul “ Model quantum writing dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Esai pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah FKIP UNPAS Tahun Akademik 2010/2011 ” tentang adanya kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan menulis esai. Hasil survei menunjukkan bahwa pembelajaran menulis esai belum mengoptimalkan kemampuan mahasiswa. Hal itu disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif dan masih berpusat kepada dosen. Pembelajaran sering didominasi oleh dosen dengan menggunakan metode ceramah sehingga mahasiswa tidak diberi kesempatan untuk mengkonstruksikan pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini berfokus pada penerapan model quantum writing dan kemampuan menulis esai mahasiswa kelas eksperimen yang menggunakan model quantum writing lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode clustering.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

PENERAPAN STRATEGI PERMAINAN CATALISTING YANG BERORIENTASI PADA KECERDASAN LINGUISTIK (PC-KL) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI

PENERAPAN STRATEGI PERMAINAN CATALISTING YANG BERORIENTASI PADA KECERDASAN LINGUISTIK (PC-KL) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS ESAI

Selanjutnya dalam pertemuan kedua sampai ketiga dilakukan perlakuan (treatmen) pembelajaran menulis esai dengan menggunakan strategi permainan catalisting yang berorientasi pada kecerdasan linguistik. Pertemuan kedua sampai ketiga tersebut, dilakukan sebagai bentuk latihan dari strategi yang diujicobakan. Pada petemuan kedua, dosen mulai menerapkan strategi permainan cataisting yang berorientasi pada kecerdasan linguistik dalam pembelajaran menulis esai. Pada tahap awal , dosen membagi mahasiswa menjadi lima kelompok dan memberikan contoh teks esai kepada mahasiswa. Selanjutnya dosen meminta kepada mahasiswa untuk membaca teks esai model untuk menentukan struktur pembentuk esai yang ada dalam bacaan. Dosen mendekati setiap kelompok untuk memberikan penjelasan dan arahan mengenai tugas yang dikerjakan oleh masing-masing kelompok. Setelah mahasiswa selesai mengerjakan pekerjaanya, dosen dan mahasiswa membahas bersama- sama berdasarkan hasil temuan mahasiswa. Tahap berikutnya dosen memberikan amplop besar kepada masing- masing tiap kelompok. Pembagian amplop berdasarkan acak yang diambil oleh perwakilan dari tiap masing-masing kelompok. Adapun isi dari amlop besar tersebut adalah potongan- potongan teks esai model dengan tema yang berbeda-beda. Pada tahap selanjutnya dosen menginstruksikan mahasiswa untuk membaca potongan-potongan teks yang telah dibagikan. Dalam kegiatan membaca, dosen menginstruksikan kepada mahasiswa untuk mencermati dan menemukan kata
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN MENULIS ESAI SISWA KELAS XII SMA NEGERI 9 BANDARLAMPUNG TAHUN AJARAN 2011/2012

KEMAMPUAN MENULIS ESAI SISWA KELAS XII SMA NEGERI 9 BANDARLAMPUNG TAHUN AJARAN 2011/2012

Sekolah tersebut telah mengedepankan kegiatan menulis, namun tidak semua siswa di SMA tersebut tertarik untuk menulis esai dalam bentuk karya ilmiah. Hal ini terjadi karena siswa yang mengikuti kompetisi karya tulis ilmiah tersebut adalah siswa yang tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) yakni salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang melatih siswa untuk mengeskplor kompetensinya dibidang karya tulis ilmiah. Sementara itu, siswa yang tidak tergabung atau tidak mengikuti ekstrakurikuler ini dimungkinkan kurang tertarik dan jarang melakukan kegiatan menulis. Untuk itu, perlu adanya latihan khusus untuk membiasakan siswa menulis. Pembiasaan ini dapat dilakukan dengan cara berlatih menulis esai yang terdiri atas lima paragraf. Dengan demikian, guru ataupun peneliti dapat melihat kemampuan menulis esai siswa dalam jangka waktu tertentu.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

Panduan Menulis Esai LPDP Kontribusiku B

Panduan Menulis Esai LPDP Kontribusiku B

berwawasan global dan memiliki daya saing. (Perhatikan, paragraf sebelumnya membawa pada peran atau kontribusi yang ingin diberikannya nanti. Kunci disini adalah memiliki sebuah “isu” yang ingin diselesaikan. Ingat, sponsor beasiswa itu mencari seorang problem solver. Mereka berharap dengan menyekolahkan satu orang dapat memberikan dampak ke banyak orang) Cara menulis esai setiap orang bisa berbeda untuk esai kontribusiku bagi Indonesia, tetapi organisasi standar minimal tulisan yang baik adalah kenalkan sedikit

6 Baca lebih lajut

Juara 1 Lomba Menulis Esai Perum BULOG dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-63

Juara 1 Lomba Menulis Esai Perum BULOG dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-63

Dengan demikian, ternyata dari jaman penjajahan sampai 63 tahun kita merdeka , ada yang tidak pernah berubah dalam mengelola beras yakni “ketidakpastian” Competitive Audit Pada tahu[r]

7 Baca lebih lajut

Esai Pemenang Lomba Menulis Esai Mahasis (1)

Esai Pemenang Lomba Menulis Esai Mahasis (1)

Sebaiknya mahasiswa memiliki kapasitas yang unggul dalam bidang menulis. Beberapa kali saya berpikir, bagaimana bisa sebuah nawala kampus memiliki kapasitas menulis yang masih berantakan. Jika menulis saja berantakan, apakah mungkin cara berpikirnya juga berantakan. Saya sering memikirkan hal tersebut. Tidak hanya mahasiswa, tetapi terkadang saya juga berpikir apakah mungkin beberapa dosen juga memiliki kemampuan menulis yang sangat dangkal. Entah, lingkungan apa yang sedang saya huni sekarang ini.***

7 Baca lebih lajut

Apa itu  evolusi apa  Esai

Apa itu evolusi apa Esai

Esai jenis ini menuntun Anda menelusuri karya-karya atau tulisan-tulisan orang lain dan meminta Anda untuk membandingkan pemikiran mereka dengan pemikiran Anda. Menulis esai riset melibatkan Anda untuk mencari sumber-sumber yang relevan dan melakukan sintesa atas temuan-temuan yang Anda dapatkan dari berbagai sumber tulisan. Temuan dan gagasan yang Anda dapatkan ini kemudian dibandingkan dengan gagasan yang Anda miliki. Anda harus mendapatkan teks atau tulisan mengenai subjek yang Anda akan tulis dan menggunakan gagasan yang didapatkan untuk mendukung topik yang Anda akan tulis. Karena begitu mudah tenggelam dalam berbagai tulisan yang begitu banyak didapatkan, Anda harus sangat berhati-hati dalam membatasi topik yang akan ditulis. Dalam hal ini Anda harus melakukan klasifikasi dan memilah-milah informasi mana yang valid dan handal unutk mendukung gagasan atau topik yang Anda tulis. Bahaya yang paling sering terjadi dalam penulisan esai jenis ini adalah penjiplakan (plagiarism). Jika esai Anda lebih banyak berupa kutipan atau parafrase ketimbang gagasan asli Anda, Anda tidak melakukan sintesa tetapi hanya mengkopi gagasan orang lain. Dosen atau guru akan memberi nilai yang rendah untuk esai yang lebih banyak berupa kutipan atau parafrase. Apalagi jika kutipan atau parafrase ini tidak menyertakan sumber dari mana mereka didapatkan, tulisan ini tergolong sebagai plagiat dan harus dimasukkan ke tong sampah.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

t ind 0907731 chapter3

t ind 0907731 chapter3

Sama halnya dengan tes awal, tes akhir ini merupakan tes menulis esai kedua yang dilaksanakan oleh kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Di akhir penelitian, peneliti menganalisis hasil perlakuan. Tujuan tes ini adalah untuk menemukan perbedaan skor antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah keduanya mengalami perlakuan. Dengan kata lain, dari tes akhir inilah peneliti dapat memperkirakan keefektifan dalam pembelajaran menulis esai, khususnya pada mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah FKIP Unpas.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Template Naskah Essam

Template Naskah Essam

Template adalah sumber baku penulisan ilmiah yang biasanya sudah disediakan dalam bentuk file untuk memudahkan penulis memenuhi format naskah yang disyaratkan panitia. Template ini menjadi format standar penulisan esai untuk lomba menulis esai yang diadakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika sebagai bagian dari rangkaian acara Moment of General Physics Education 2016. Naskah esai maksimal 3 lembar, tidak termasuk gambar penjelas, catatan kaki (footnote), catatan akhir (end note), serta daftar pustaka (jika ada). Peserta tinggal mengganti isi template ini dengan naskah esai peserta.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

e Journal Program Pascasarjana Universit

e Journal Program Pascasarjana Universit

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis (1) struktur supra (2) struktur mikro dan (3) struktur makro yang mendasari esai hasil pelatihan menulis esai tingkat sekolah menengah se-Kecamatan Rendang pada Tahun 2011. Subjek penelitian ini adalah kumpulan esai hasil pelatihan menulis esai pada sekolah menengah se-Kecamatan Rendang tahun 2011. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur supra wacana esai terdiri atas 1) pendahuluan, 2) kalimat tesis, 3) tubuh atau isi, dan 4) penutup; (2) strukur mikro terdiri atas 1) latar, 2) pengandaian, 3) rincian, 4) kalimat aktif dan kalimat pasif, 5) penanda kohesi dan koherensi, 6) pemakaian kata ganti, 7) pemakaian grafis, dan 8) metafora; (3) struktur makro wacana esai adalah 1) pendidikan karakter, 2) sumpah pemuda 3) pemanasan global 4) penggunaan Bahasa Indonesia, 5) dunia maya, 6) Bali clean & grean, 7) Bali bersih dan indah, dan 8) pendidikan gratis. Sesuai dengan temuan tersebut disarankan kepada guru dan siswa agar menggunakan hasil penelitian ini untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa disarankan agar menggunakan hasil penelitian ini sebagai pertimbangan penelitian dengan kajian yang sama.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

4. Laporan Percetn FBS Catalisting

4. Laporan Percetn FBS Catalisting

Hasil observasi studi pendahuluan perkuliahan menulis esai sebelum pelaksanaan tindakan dapat dilihat pada lampiran. Berdasarkan analisis terhadap metode pembelajaran tersebut dapat diketahui bahwa pada tahap pendahuluan, dosen tidak mengajak mahasiswa mengenali definisi dan bagian-bagian karangan esai. Dosen tidak memberikan esai model sebagai bahan pembelajaran di kelas. Dosen langsung meminta mahasiswa menyusun mind mapping untuk dasar menulis esai. Ketika mengerjakan, mahasiswa masih kebingungan terhadap tugas yang diberikan dosen. Mahasiswa tidak tahu cara mengembangkan gagasan atau masalah untuk menulis esai. Dosen kemudian memberikan pancingan pada mahasiswa dengan menuliskan jenis dan struktur tulisan esai. Akan tetapi, sebagian mahasiswa masih kebingungan dan bertanya-tanya pada teman di sebelahnya. Mahasiswa terlihat kurang konsentrasi dan tidak bersemangat saat pembelajaran.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PENELITIAN KAWAKITA JIRO

PENELITIAN KAWAKITA JIRO

menulis karya ilmiah di kelas ini adalah mahasiswa pengulang. Oleh karena itu, dilakukan diskusi/ wawancara terhadap kesulitan-kesulitan yang dihadapi mereka dalam menulis pembelajaran menulis karya ilmiah yang pernah mereka dapatkan sebelumnya, dalam hal ini tentang menulis esai argumentatif. Dari wawancara tersebut diketahui bahwa banyak sekali permasalahan yang dihadapi mereka. Permasalahan sudah dimulai dari pencarian topik, pengembangan topik, dan penulisan ide/ gagasan ke dalam bentuk karangan utuh sampai dengan penggunaan bahasa dan mekanik. Dalam hal penggunaan bahasa dan mekanik telah pula dilakukan tes pada kelas ini dan hasilnya memang belum bisa dikatakan bagus, rata- rata di bawah 70.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia semester 6

Bahasa Indonesia semester 6

Dalam menulis esai, kamu dapat menyusun kerangka tulisannya terlebih dahulu. Dengan demikian, hal yang akan kamu tuliskan dalam bentuk esai menjadi terarah dan tidak menyimpang dari topik yang ingin kamu bahas. Kerangka esai yang kamu susun terdiri atas pembukaan, isi, dan penutup. Kerangka ini dijabarkan dalam tulisan yang terdiri atas paragraf pembuka, paragraf-paragraf isi, dan paragraf penutup.

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...