menulis pengalaman pribadi

Top PDF menulis pengalaman pribadi:

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI  MELALUI  TEKNIK MENULIS TERBIMBING  Peningkatan Ketrampilan Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Teknik Menulis Terbimbing Dengan Media Reka Gambar Album Kenangan Pada Siswa Kelas VII A SMP N 3 Sawit Tahu

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK MENULIS TERBIMBING Peningkatan Ketrampilan Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Teknik Menulis Terbimbing Dengan Media Reka Gambar Album Kenangan Pada Siswa Kelas VII A SMP N 3 Sawit Tahu

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis pengalaman pribadi melalui penerapan teknik menulis terbimbing dan media reka gambar album kenangan pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 2 Sawit. (2) Mendeskripsikan perubahan perilaku siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Sawit setelah mengikuti pembelajaran menulis pengalaman pribadi melalui penerapan teknik menulis terbimbing dan media reka gambar album kenangan pada siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Sawit.

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PELATIHAN PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 1 WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PELATIHAN PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 1 WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2011/2012

lebih teliti dalam mendorong daya ingatannya dan (2) pengetahuan anak didik yang bertambah tersebut akan memperoleh pemahaman yang lebih baik dan men- dalam. Kegiatan menulis merupakan suatu kegiatan yang kompleks karena di- dalamnya terdapat unsur-unsur keterampilan berbahasa yang lain. Untuk itu, siswa akan mampu menulis apabila ia menguasai aspek berbahasa yang lain seperti membaca, mendengar, dan berbicara. Jadi empat aspek keterampilan berbahasa tersebut sangat berhubungan satu dengan yang lain. Untuk keterampilan menulis siswa harus sering berlatih, jadi dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada pembelajaran menulis guru harus lebih terampil untuk menyiasati agar siswa tertarik mengerjakan latihan-latihan menulis, misalnya menulis pengalaman pribadi, karena dengan banyak berlatih siswa akan terbiasa dan akan memiliki ketangkasan atau keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

(ABSTRAK.Pdf)Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi melalui Penerapan Teknik Menulis Terbimbing dan Media Reka Gambar Album Kenangan pada Siswa Kelas VIIE SMP Negeri 2 Salatiga Tahun Ajaran 2009/2010.

(ABSTRAK.Pdf)Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi melalui Penerapan Teknik Menulis Terbimbing dan Media Reka Gambar Album Kenangan pada Siswa Kelas VIIE SMP Negeri 2 Salatiga Tahun Ajaran 2009/2010.

Purnasih, Vina Budi. 2010. Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi melalui Penerapan Teknik Menulis Terbimbing dan Media Reka Gambar Album Kenangan pada Siswa Kelas VIIE SMP Negeri 2 Salatiga Tahun Ajaran 2009/2010 . Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Drs. Wagiran, M. Hum., pembimbing II: Drs. Haryadi, M. Pd.

2 Baca lebih lajut

Peningkatan Ketarampilan Menulis Pengalaman Pribadi dengan Metode Peta Konsep Rantai Kejadian melalui Media Benda Kenangan pada Siswa Kelas VIIC SMPN 1 Mejobo Kudus.

Peningkatan Ketarampilan Menulis Pengalaman Pribadi dengan Metode Peta Konsep Rantai Kejadian melalui Media Benda Kenangan pada Siswa Kelas VIIC SMPN 1 Mejobo Kudus.

Berdasarkan data hasil penelitian ini, dapat dijelaskan adanya peningkatan kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata pada siklus I sebesar 68,94 meningkat menjadi 79,13 pada siklus II. Jadi, peningkatan sebesar 14,78%. Siswa juga mengalami perubahan tingkah laku dari perilaku negatif ke perilaku positif. Siswa yang sebelumnya kurang berminat dan antusias mengikuti pembelajaran menjadi antusias untuk mengikuti pembelajaran menulis pengalaman pribadi dengan metode peta konsep rantai kejadian melalui media benda kenangan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Berbasis Multikultural dengan Sistem Pembelajaran Portofolio pada Siswa Kelas VII 5 SMP Negeri 1 Wiradesa

Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi Berbasis Multikultural dengan Sistem Pembelajaran Portofolio pada Siswa Kelas VII 5 SMP Negeri 1 Wiradesa

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP Negeri 1 Wiradesa rendahnya keterampilan siswa dalam menulis pengalaman pribadi ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu (1) siswa tidak serius dalam mengikuti pembelajaran menulis, (2) pelajaran menulis dianggap sulit, (3) siswa tidak memahami materi dengan baik, (4) semangat belajar siswa rendah, (5) siswa tidak mempunyai motivasi khusus untuk terampil menulis pengalaman pribadi. Selain dari hasil tes, untuk mengetahui kondisi awal siswa sebelum dilakukan tindakan penelitian, peneliti juga melakukan observasi terhadap perilaku siswa selama pembelajaran. Observasi tersebut dilakukan peneliti dengan melakukan wawancara dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Hasil dari wawancara tersebut menunjukkan perilaku siswa selama mengikuti pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Pada saat pembelajaran siswa kurang aktif untuk bertanya dan kurang konsentrasi dalam mendengarkan penjelasan dari guru. Saat pembelajaran masih banyak siswa yang mengobrol dengan temannya, bergurau, dan tidak mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru dengan serius. Observasi selanjutnya adalah wawancara dengan siswa mengenai sistem pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran, siswa mengungkapkan bahwa pembelajaran dilakukan dengan cara ceramah dan penugasan, materi dan tugas diperoleh dari modul mata pelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Berdasarkan hasil observasi tersebut peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran yang dilakukan masih bersifat konvensional karena proses belajar mengajar dan sistem pembelajaran yang kurang menarik, maka siswa menjadi bosan dan mengantuk.
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PELATIHAN PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 1 WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PELATIHAN PADA SISWA KELAS VII SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 1 WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan menulis pengalaman pribadi melalui teknik pelatihan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Waway Karya tahun pelajaran 2011/2012. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengobservasian, dan refleksi. Data hasil observasi dari setiap siklus menjadi dasar atau bahan perbaikan pada siklus berikutnya.

61 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Ketrampilan Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Teknik Menulis Terbimbing Dengan Media Reka Gambar Album Kenangan Pada Siswa Kelas VII A SMP N 3 Sawit Tahun Ajaran 2011/2012.

PENDAHULUAN Peningkatan Ketrampilan Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Teknik Menulis Terbimbing Dengan Media Reka Gambar Album Kenangan Pada Siswa Kelas VII A SMP N 3 Sawit Tahun Ajaran 2011/2012.

Siswa juga kesulitan untuk mendapatkan ide dan mengorganisasikannya. Siswa tidak dapat menulis pengalaman pribadinya secara runtut, baik urutan waktu maupun urutan tempatnya dan membuat pembaca terkadang kurang dapat mengerti maksud si penulis. Kalimat yang ditulis siswa masih sederhana dan sebagian besar dari mereka hanya mampu menulis tidak lebih dari dua paragraf. Kemampuan pemilihan kata oleh siswa juga masih rendah. Pilihan kata yang ditulis siswa adalah kata-kata yang tidak baku. Sementara siswa berpendapat bahwa dengan bahasa yang tidak baku atau biasanya dikenal dengan istilah bahasa gaul, siswa dapat lebih mudah dalam memahami isi cerita dalam pengalaman pribadi. Hal tersebut bertentangan dengan salah satu tujuan pembelajaran bahasa Indonesia yang menyebutkan bahwa tujuan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia adalah sebagai sarana penyebarluasan bahasa dan sastra yang baik untuk berbagai keperluan. Oleh karena itu, dalam pembelajaran menulis pengalaman pribadi, penggunaan bahasa dan sistematika yang baik akan memudahkan pembaca dalam memahami apa yang diungkapkan penulis berdasarkan pengalaman peribadinya dengan baik pula.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI PENDEKATAN QUANTUM WRITING  SISWA KELAS VII A DI SMP  Pembelajaran Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Pendekatan Quantum Writing Siswa Kelas VII A Di SMP Negeri 2 Polokarto Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2

PEMBELAJARAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI PENDEKATAN QUANTUM WRITING SISWA KELAS VII A DI SMP Pembelajaran Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Pendekatan Quantum Writing Siswa Kelas VII A Di SMP Negeri 2 Polokarto Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2

Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Polokarto Kabupaten Sukohajo tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 42 siswa, terdiri atas 24 perempuan dan 18 laki-laki. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung selama dua siklus. Masing-masing siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa tes keterampilan menulis pengalaman pribadi, setelah diadakan pembelajaran melalui pendekatan quantum writing. Teknik nontes berupa data perilaku siswa dari observasi, wawancar, dan jurnal.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI       MELALUI TEKNIK PEMODELAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PEMODELAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGER

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PEMODELAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI TEKNIK PEMODELAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGER

Tujuan penelitian ini adalah: (1) meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis pengalaman pribadi pada siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Matesih, (2) meningkatkan kualitas hasil pembelajaran menulis pengalaman priadi pada siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Matesih tahun pelajaran 2010/2011.

16 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI PENDEKATAN  Pembelajaran Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Pendekatan Quantum Writing Siswa Kelas VII A Di SMP Negeri 2 Polokarto Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2011/2012.

PEMBELAJARAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI MELALUI PENDEKATAN Pembelajaran Menulis Pengalaman Pribadi Melalui Pendekatan Quantum Writing Siswa Kelas VII A Di SMP Negeri 2 Polokarto Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2011/2012.

mengorganisasikan kondisi praktik pembelajaran mereka dari pengalamannya. Dalam prakik pembelajaran mereka dapat melihat pengaruh nyata dari upayanya. Penelitian tindakan kelas sebuah bentuk inkuiri refleksif yang dilakukan secara kemitraan mengenai situasi social tertentu (Wiraatmadja, 2005: 12). Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah proses belajar mengajar, khususnya pembelajaran menulis pengalaman pribadi yang terjadi di kelas VII A SMP Negeri 2 Pulokarto Kabupaten Sukoharjo. Subjek dari penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VII A SMP Negeri 2 Pulokarto Kabupaten Sukoharjo. Ada 2 sunber data dalam penelitian ini. Sumber data dalam penelitian ini berupa: 1). Dokumen meliputi catatan lapangan selama proses pembelajaran dan hasil belajar siswa berupa tulisan. 2). Informan yaitu seseorang yang dipandang mengetahui permasalahan yang dikajioleh peneliti dan bersedia memberikan infornasi kepada peneliti. Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah guru kelas VII A SMP Negeri 2 Pulokarto Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: 1). Observasi, yaitu dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran menulis pengalaman pribadi untuk melihat perkembangan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Observasi terhadap guru difokuskan pada kemampuan guru, dalam mengelola kelas serta merangsang keaktifan siswa pada pembelajaran yang sedang berlangsung. 2). Wawancara ,yaitu dengan melakukan wawancara terhadap guru dan sejumlah siswa untuk mengetahui pendapat mereka, tentang proses pembelajaran menulis pengalaman pribadi melalui pendekatan quantum writing. Kesulitan yang dihadapi serta informasi lain yang dibutuhkan peneliti. 3). Tes, yaitu dengan memberikan tugas kepada sisw untuk menulis pengalaman pribadi. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa: 1). Reduksi data adalah proses penyederhanaan yang dilakukan melalui seleksi, pemfokusan dan pengabstrakan data mentah menjadi informasi yang bermakna. 2). Paparan data adalah proses penampilan data secara lebih sederhana dalam bentuk paparan naratif, representasi tabular termasuk dalam format matrik, representsi grafis. 3). Penyimpulan adalah proses pengambilan inti sari dari sajian data yang telah terorganisasi tersebut dalam bentuk pernyataan kalimat.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi dengan Pendekatan Keterampilan Proses pada Kelas VII A SMP Negeri 2 Sokaraja.

Peningkatan Keterampilan Menulis Pengalaman Pribadi dengan Pendekatan Keterampilan Proses pada Kelas VII A SMP Negeri 2 Sokaraja.

Pendekatan keterampilan proses untuk meningkatkan keterampilan menulis pengalaman pribadi siswa melalui empat tahap kegiatan pembelajaran yaitu: 1) guru memberikan penjelasan tentang langkah-langkah menulis pengalaman pribadi yang terdiri dari: pra menulis, pembuatan draf, merevisi, menyunting, dan berbagi. 2) Guru memberikan contoh-contoh pengalaman pribadi yang dikemas dalam bentuk VCD pembelajaran dengan harapan menumbuhkan imajinasi untuk menulis pengalaman pribadi. 3) Siswa secara kelompok menceritakan kembali isi contoh pengalaman pribadi yang ditayangkan melalui VCD. 4) Siswa mendapatkan penugasan untuk membuat tulisan pengalaman pribadinya. Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses, kemampuan siswa menulis pengalaman pribadinya mengalami peningkatan yang signifikan. Rata-rata kemampuan siswa sebelum dilakukan pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses hanya 55,49 dan setelah pembelajaran dilakukan mengalami peningkatan menjadi 72,69 pada siklus I kemudian naik lagi menjadi 74,99 pada siklus II. Tingkah laku siswa dalam mengikuti pembelajaran mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Mereka dengan antusiasnya mendengarkan penjelasan, serius membaca dan mencermati contoh pengalaman pribadi, serius dalam mencatat hal-hal yang penting dan serius dalam menulis pengalaman pribadi melalui tahapan-tahapan yang diajarkan. Perilaku negatif seperti bergurau, kurang konsentrasi, melamun dan perilaku negatif lainnnya mengalami penurunan dari siklus I ke siklus II.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Peningkatan Keterampilan Menulis Pengan Pribadi Berbasis Multikultural dengan Sistem Pembelajaran Portofolio pada Siswa Kelas VII 5 SMP Negeri 1 Wiradesa -

Peningkatan Keterampilan Menulis Pengan Pribadi Berbasis Multikultural dengan Sistem Pembelajaran Portofolio pada Siswa Kelas VII 5 SMP Negeri 1 Wiradesa -

Menulis karangan merupakan kompetensi dasar yang harus dicapai dalam pembelajaran siswa kelas VII 5 SMP Negeri 1 Wiradesa. Dalam hal ini, siswa sebagai subjek penelitian dituntut untuk menulis pengalaman pribadi secara bertahap. Menulis pengalaman pribadi ini diawali dengan menuangkan ide atau gagasan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pengalaman pribadi adalah pengembangan gagasan (ide), rangkaian cerita menurut waktu, kesesuaian dan kejelasan isi cerita, kelengkapan unsur cerita, aspek kebahasaan, dan kerapian karangan. Namun demikian, keterampilan menulis pengalaman pribadi bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Pada umumnya siswa SMP dan MTs mengalami kesulitan menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan, kesulitan dalam menguasai kosakata, penggunaan EYD, dan tata kalimat yang kurang baik. Selain itu hasil karya siswa sering menyimpang dari tema yang telah ditetapkan.
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

T PD 1302339 Chapter3

T PD 1302339 Chapter3

Instrumen dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa tes menulis pengalaman pribadi siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Instrumen ini fungsinya adalah untuk menguji kemampuan menulis cerita pengalaman pribadi dan berpikir kreatif dari segi product . Siswa diminta untuk menuliskan cerita yang baru berdasarkan kemampuan berpikir kreatif mereka. Adapun rubrik penilaian kemampuan menulis dan rubrik penilaian berpikir kreatif yang akan digunakan dalam menilai hasil tulisan siswa adalah sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Kemampuan Mengembangkan Karangan Narasi Berdasarkan Pengalaman Pribadi Dengan Strategi Pembelajaran Writing In The Here And Now Siswa Kelas VIIA SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Semester 1.

PENDAHULUAN Peningkatan Kemampuan Mengembangkan Karangan Narasi Berdasarkan Pengalaman Pribadi Dengan Strategi Pembelajaran Writing In The Here And Now Siswa Kelas VIIA SMP Muhammadiyah 10 Surakarta Semester 1.

Bahasa Indonesia adalah bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Banyak siswa menganggap pelajaran bahasa Indonesia adalah pelajaran yang mudah, tetapi malah sebaliknya. Pelajaran bahasa Indonesia sendiri memerlukan waktu yang cukup relatif lama untuk memahaminya. Oleh karena itu pelajaran bahasa Indonesia di ujikan dalam ujian nasional (UNAS). Bahasa memungkinkan manusia untuk saling berkomunikasi, saling berbagi pengalaman, saling belajar dari orang lain, dan untuk meningkatkan kemampuan intelektual. Menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa yang harus diajarkan dan merupakan bagian inte gral dari pembelajaran bahasa. Berdasarkan kurikulum yang ada, peneliti lebih memfokuskan pada kompetensi menulis karangan narasi berdasarkan pengalaman pribadi sesuai dengan bahasa yang baik dan benar. Pembelajaran menulis khususnya menulis pengalaman pribadi bertujuan agar siswa terampil dalam menuliskan gagasan, ide, pikiran, serta dapat menggunakan kalimat efektif dengan bahasa yang baik dan benar. Untuk terampil menulis pengalaman pribadi, sebaiknya siswa memahami terlebih dahulu hakikat sebuah tulisan pengalaman pribadi itu sendiri, sehingga siswa dapat menulis pengalaman pribadi yang sesuai dengan kriteria menulis pengalaman pribadi.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN TEKNIK LATIHAN TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA FOTO PRIBADI SISWA KELAS X 4 SMA NEGERI 1 CEPIRING KABUPATEN KENDA

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI DENGAN TEKNIK LATIHAN TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA FOTO PRIBADI SISWA KELAS X 4 SMA NEGERI 1 CEPIRING KABUPATEN KENDA

buru, dan suara keras; (2) guru melakukan variasi pembelajaran dan memberikan contoh cerpen yang lebih variatif; (3) guru menunjukkan sikap terbuka terhadap respon siswa, memahami satu persatu kesulitan siswa dengan membimbing secara menyeluruh; (4) guru lebih disiplin di dalam kelas, sehingga tidak ada lagi siswa yang mengobrol, mengantuk, dan mondar mandir di dalam kelas saat pembelajarn berlangsung; (5) guru membuat pembelajaran yang menarik lagi dan melibatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran; (6) guru lebih aktif lagi membimbing dan mendampingi siswa menulis cerpen dari mencari ide, menentukan tema, membuat kerangka cerpen, menulis cerpen, dan menyunting cerpen. Guru juga bersikap tegas agar siswa mendengarkan arahan yang diberikan oleh guru; dan (7) guru memantau perkembangan proses belajar siswa dengan baik. Memantau dengan cara mendatangi dan mengecek hasil tulisan siswa satu persatu dan memberikan masukan kepada siswa. Guru juga memberikan pancingan- pancingan agar siswa bersemangat untuk menggali potensi siswa dalam menulis cerpen lebih baik dan menarik.
Baca lebih lanjut

351 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS METODE BERMAIN PERAN FORMAT BEBAS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENGALAMAN PRIBADI DAN BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR.

EFEKTIVITAS METODE BERMAIN PERAN FORMAT BEBAS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENGALAMAN PRIBADI DAN BERPIKIR KREATIF SISWA SEKOLAH DASAR.

Guru harus memilih dan menggunakan cara mengajar yang tepat, yang mampu memberikan wadah untuk menampung kemampuan siswa untuk berpikir sesuatu yang beda, memberikan kesempatan siswa untuk menuangkan gagasan yang baru, dan memberikan kesempatan mereka untuk belajar sesuai dengan minat dan kebutuhannya. Guru sebisa mungkin menaikkan minat siswa dalam belajar dan mengikutsertakan siswa untuk berpartisipasi aktif. Melalui berpartisipasi aktif, siswa akan lebih mengingat dan memahami materi tersebut sehingga mampu berpikir kreatif lalu dapat menghasilkan karya dalam bentuk tulisan. Namun, sebagus apapun metode pembelajaran jika guru tidak terampil dalam menggunakannya, metode pembelajaran tersebut tidak memiliki arti apa- apa bagi siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, guru dituntut untuk menguasai berbagai metode yang dapat digunakan dalam mengajar siswa. Salah satu metode yang bisa digunakan dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan menulis dan berpikir kreatif siswa adalah bermain peran atau Role Playing.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI MELALUI MEDIA ANGKA SISWA KELAS X SMA DIAN KARTIKA SEMARANG TAHUN AJARAN 2009/2010.

(ABSTRAK) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI MELALUI MEDIA ANGKA SISWA KELAS X SMA DIAN KARTIKA SEMARANG TAHUN AJARAN 2009/2010.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi melalui pemanfaatan media angka. Nilai rata-rata kelas X pada tahap prasiklus sebesar 52,74 dan mengalami peningkatan sebesar 7,99% menjadi sebesar 60,73. Selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 69,70 dan mengalami peningkatan sebesar 8,97%Setelah menggunakan media angka juga terjadi perubahan tingkah laku siswa. Siswa yang sebelumnya merasa kurang antusias jadi lebih termotivasi terhadap pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi berdasarkan pengalaman pribadi melalui media angka.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PREDIKSI SOAL BI UJIAN NASIONAL 2013 (1)

PREDIKSI SOAL BI UJIAN NASIONAL 2013 (1)

C. Buku yang berjudul Budidaya Ikan Nila ini isinya memotivasi pembaca untuk membudidayakan ikan nila. Buku karya Sahar Erizal yang diterbitkan oleh PT Swadaya ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi. Meskipun ilustrasi gambar kurang, tetapi bahasa yang digunakan lugas. Oleh karena itu, pembaca tidak terganggu memahami isinya. Apalagi kalimat yang digunakan pendek-pendek.

31 Baca lebih lajut

PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL MATA PELAJA

PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL MATA PELAJA

C. Buku yang berjudul Budidaya Ikan Nila ini isinya memotivasi pembaca untuk membudidayakan ikan nila. Buku karya Sahar Erizal yang diterbitkan oleh PT Swadaya ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi. Meskipun ilustrasi gambar kurang, tetapi bahasa yang digunakan lugas. Oleh karena itu, pembaca tidak terganggu memahami isinya. Apalagi kalimat yang digunakan pendek-pendek.

31 Baca lebih lajut

299621373 Prediksi Soal Un 2016 Bhs Indonesia

299621373 Prediksi Soal Un 2016 Bhs Indonesia

C. Buku yang berjudul Budidaya Ikan Nila ini isinya memotivasi pembaca untuk membudidayakan ikan nila. Buku karya Sahar Erizal yang diterbitkan oleh PT Swadaya ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi. Meskipun ilustrasi gambar kurang, tetapi bahasa yang digunakan lugas. Oleh karena itu, pembaca tidak terganggu memahami isinya. Apalagi kalimat yang digunakan pendek-pendek.

34 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...