Menyatakan pendapat

Top PDF Menyatakan pendapat:

HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

Aksi-aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang dilakukan oleh para mahasiswa di Indonesia adalah salah satu wujud dari kemerdekaan menyatakan pendapat. Dengan adanya kemerdekaan berpendapat akan mendorong rakyat suatu negara untuk menghargai perbedaan pendapat. Kemerdekaan berpendapat juga akan menciptakan masyarakat yang demokratis. Budaya demokrasi akan tumbuh bila suasana hati rakyat bebas mengemukakan pendapatnya. Namun kebebasan tersebut haruslah sebuah kebebasan yang bertanggung jawab. Ukurannya adalah kemajuan masyarakat dan terjaganya rasa persatuan, serta moralitas sosial yang dibangun oleh masyarakat tersebut. Dengan demikian, kemerdekaan berpendapat merupakan hal yang penting untuk dipahami apabila negara yang dibentuk bertumpu pada kepentingan rakyat. Pendapat secara umum diartikan sebagai buah gagasan atau buah pikiran. Mengemukakan pendapat berarti mengemukakan gagasan atau mengeluarkan pikiran. Dalam kehidupan negara Indonesia, seseorang yang mengemukakan pendapatnya atau mengeluarkan pikirannya dijamin secara konstitusional. 1
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

HAK MENYATAKAN PENDAPAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DALAM MEKANISME PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DI INDONESIA

HAK MENYATAKAN PENDAPAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DALAM MEKANISME PEMBERHENTIAN PRESIDEN DAN/ATAU WAKIL PRESIDEN DI INDONESIA

“Hak Menyatakan Pendapat Dewan Perwakilan Rakyat Dalam Mekanisme Pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden Di Indonesia” adalah benar- benar karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

17 Baca lebih lajut

Tinjauan Yuridis Tentang Pengertian Kebebasan Menyatakan Pendapat Sebagi Hak Asasi Manusia Di Indonesia

Tinjauan Yuridis Tentang Pengertian Kebebasan Menyatakan Pendapat Sebagi Hak Asasi Manusia Di Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan kebebasan menyatakan pendapat yang bertanggungjawab sebagai salah satu hak asasi manusia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mengetahui permasalahan – permasalahan yang muncul berkaitan dengan pelaksanaan kebebasan menyatakan pendapat yang ada di Indonesia.

13 Baca lebih lajut

PENGATURAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

PENGATURAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

kebebasan berkumpul secara damai; (ii) hak atas kebebasan berserikat, termasuk membentuk dan menjadi anggota serikat buruh; dan (iii) hak atas kebebasan menyatakan pendapat atau berekpresi, termasuk kebebasan mencari, menerima dan memberikan informasi dan segala macam gagasan tanpa memperhatikan batas (baik melalui lisan atau tulisan). Negara-Negara Pihak International Convenant On Civil And Political Rights 1966 (ICCPR) diperbolehkan mengurangi atas kewajiban dalam memenuhi hak-hak tersebut. Tetapi pengurangan itu hanya dapat dilakukan apabila sebanding dengan ancaman yang dihadapi dan tidak bersifat diskriminatif, yaitu demi : (i) menjaga keamanan nasional atau ketertiban umum atau kesehatan atau moralitas umum; dan (ii) menghormati hak atau kebebasan orang lain . 18
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

HAK KEMERDEKAAN MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

HAK KEMERDEKAAN MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

Kemerdekaan menyatakan pendapat ini adalah implementasi dari nilai-nilai hak asasi manusia. Seperti ditulis oleh James W. Nickel dalam bukunya yang berjudul Making Sense Of Human Rights menyatakan bahwa ketika hak asasi manusia diimplementasikan didalam hukum internasional, kita masih menyebutnya sebagai hak asasi manusia; namun manakala itu diimplementasikan didalam hukum domestik, kita condong menggambarkannya sebagai hak sipil atau hak konstitusional. 9 Dalam konteks hukum nasional Indonesia maka hak konstitusional warga negara tentang hak kemerdekaan menyampaikan pendapat telah diatur secara jelas dalam konstitusi negara Republik Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945), yaitu pada Pasal 28, Pasal 28E Ayat (2) dan Ayat (3) UUD 1945.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

BUKU AJAR (BAHAN AJAR) HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

BUKU AJAR (BAHAN AJAR) HAK MENYATAKAN PENDAPAT DI MUKA UMUM SECARA BEBAS DAN BERTANGGUNG JAWAB.

Kemerdekaan menyatakan pendapat ini adalah implementasi dari nilai-nilai hak asasi manusia. Seperti ditulis oleh James W. Nickel dalam bukunya yang berjudul Making Sense Of Human Rights menyatakan bahwa ketika hak asasi manusia diimplementasikan didalam hukum internasional, kita masih menyebutnya sebagai hak asasi manusia; namun manakala itu diimplementasikan didalam hukum domestik, kita condong menggambarkannya sebagai hak sipil atau hak konstitusional. 4 Dalam konteks hukum nasional Indonesia maka hak konstitusional warga negara tentang hak kemerdekaan menyampaikan pendapat telah diatur secara jelas dalam konstitusi negara Republik Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945), yaitu pada Pasal 28, Pasal 28E Ayat (2) dan Ayat (3) UUD 1945.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT SEBAGAI WUJUD FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP PRESIDEN BERDASARKAN UUD 1945.

PENGGUNAAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT SEBAGAI WUJUD FUNGSI PENGAWASAN TERHADAP PRESIDEN BERDASARKAN UUD 1945.

Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, sengketa antara dua lembaga negara, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Presiden, sering terjadi. Pada masa orde lama dan orde reformasi, khususnya, sengketa yang melibatkan dua lembaga negara tersebut sering berakhir pada ketidaksetujuan DPR terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan dan dijalankan oleh Pemerintah. Bahkan, pada masa orde lama, sengketa yang terjadi pernah mengakibatkan jatuhnya kabinet. Sebagai contoh adalah jatuhnya kekuasaan Presiden Soekarno karena terjadi penolakan oleh Sidang Paripurna MPRS terhadap pidato pertanggungjawabannya yang berju dul “Nawaksara”. Penolakan tersebut juga dilakukan oleh DPR -GR dengan keluarnya pernyataan pendapat. Dengan Tap MPRS No. XXXIII/MPRS/1967 diputuskan Ketetapan tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintahan Negara dari Presiden Soekarno. Pada masa reformasi, kasus pencopotan jabatan dua Menteri, Laksamana Sukardi dan Jusuf Kalla, oleh Presiden Abdurrahaman Wahid juga mendesak DPR untuk mengeluarkan hak menyatakan pendapat, yang berakhir pada peringatan kepada Presiden. Sementara itu, perjalanan kasus Century (2009) yang tidak kunjung selesai membuat pro-kontra di DPR agar menggunakan hak menyatakan pendapat. Namun, sebagian besar anggota DPR sepakat bahwa mereka belum menemukan urgensi penggunaan hak itu terkait kasus Century. Urgensi dan akibat penggunaan hak inilah yang menjadi daya tarik untuk diteliti lebih lanjut.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Audit laporan keuangan dan tanggung jawa (1)

Audit laporan keuangan dan tanggung jawa (1)

Jika auditor menyatakan pendapat wajar dengan pengecualian, ia harus menjelaskan semua alasan yang menguatkan dalam satu atau lebih paragraf terpisah yang dicantumkan sebelum paragraf pendapat. Ia harus juga mencantumkan bahasa pengecualian yang sesuai dan menunjuk ke paragraf penjelasan di dalam paragraf pendapat. Pendapat wajar dengan pengecualian harus berisi kata kecuali atau pengecualian dalam suatu frasa seperti kecuali untuk atau dengan pengecualian untuk. Pendapat wajar dengan pegecualian dapat disebabkan karena hal-hal dibawah ini:
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - MAKALAH FUNGSI DAN PENGAWASAN DPR

BAB I PENDAHULUAN - MAKALAH FUNGSI DAN PENGAWASAN DPR

3. Hak Menyatakan Pendapat. Hak menyatakan pendapat adalah hak DR untuk menyatakan pendapat terhadap kebijakan pemerintah mengenai kejadian yang luar biasa yang terdapat di dalam negeri disertai dengan rekomendasi penyelesaiannya atau sebagai tindak lanjut pelaksanaan hak interpelasi dan hak angket. Untuk memudahkan tugas anggota DPR maka dibentuk komisi- komisi yang bekerja sama dengan pemerintah sebagai mitra kerja.

11 Baca lebih lajut

Laporan Auditor Independen.

Laporan Auditor Independen.

Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang berlaku umum. standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan tersebut telah bebas dari salah saji yang material, suatu audit meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. audit juga meliputi penilaian atas prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat. - 4)
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

MENDAGRI INSTRUKSIKAN GUBERNUR WASPADAI AREA KORUPSI Enka

MENDAGRI INSTRUKSIKAN GUBERNUR WASPADAI AREA KORUPSI Enka

2. Pendapat Wajar Dengan Pengecualian (Qualified Opinion) adalah pendapat yang menyatakan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah yang diperiksa menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, , Laporan Realisasi APBD, Laporan Arus Kas, Neraca dan Catatan Atas Laporan Keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, kecuali untuk dampak hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan.

4 Baca lebih lajut

Penerapan Customer Relationship Management (CRM) Untuk Membangun Loyalitas Pengguna Layanan Digital Perpustakaan USU

Penerapan Customer Relationship Management (CRM) Untuk Membangun Loyalitas Pengguna Layanan Digital Perpustakaan USU

Lebih lanjut Kotler dan Amstrong; menyatakan bahwa perusahaan perlu juga memberikan manfaat sosial bagi pelanggan mereka. Pemberian manfaat sosial lebih menyentuh kebutuhan dan keinginan pelanggan secara lebih personal. Di tingkat ini, hubungan dengan pelanggan tidak hanya tercipta karena insentif harga yang diberikan pihak perusahaan, namun ada ikatan sosial bahkan persahabatan baik antar perusahaan dengan pelanggan, maupun antar pelanggan yang satu dengan pelanggan yang lainnya. Implementasi dari penyediaan manfaat sosial (social benefit) yang paling mudah adalah berusaha mengingat nama pelanggan secara individu. Hal ini telah banyak diterapkan oleh hotel-hotel berbintang terhadap pelanggan loyalnya, dimana setiap kali mereka menginap di hotel yang bersangkutan, bahkan pihak hotel melalui database yang ada, mampu mengingat layanan- layanan apa saja yang menjadi referensi dari pelanggan loyal tersebut. 3. Ikatan struktural (structural ties)
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

JURNAL HUKUM ACARA PERDATA

JURNAL HUKUM ACARA PERDATA

Menurut Soejono Sukanto, hukum dibuat untuk dilaksanakan. Oleh karenanya efektivitas penegakan hukum akan dipengaruhi faktor hukum/peraturan, penegakan hukum, sarana/ fasilitas, masyarakat/pemegang peran. Pendapat tersebut sejalan dengan pendapat Sunaryati Hartono yang menyatakan bahwa pembentukan hukum tidak terbatas pada pembentukan peraturan perundang-undangan, namun menyangkut pula perubahan budaya hukum, filsafat hukum, asas-asas hukum, perubahan-perubahan lembaga hukum, dan hubungannya satu sama lain, termasuk perubahan sistem peradilan, perubahan sistem pendidikan dan rekrutmen calon hakim, sehingga akan lahir suatu pelaksanaan tugas peradilan, pelayanan terhadap pencari keadilan, dan budaya hukum yang baru. 10
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “HUBUNGAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “HUBUNGAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “ HUBUNGAN PERSEPSI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN PERILAKU K3 PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT. SUMPRATAMA JURU ENGINEERING MEDAN TAHUN 2015 ” ini beserta seluruh isinya adalah benar hasil karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau mengutip dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko atau sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

LARANGAN TASYABBUH DAN APLIKASINYA DALAM

LARANGAN TASYABBUH DAN APLIKASINYA DALAM

Nabi SAW, para sahabat dan ulama melarang mana-mana umat Islam daripada meniru orang kafir. Haramnya meniru mereka dan secara zahir menunjukkan bahawa perbuatan itu merupakan perbuatan kufur. Sesiapa yang menyerupai atau meniru orang fasik atau orang kafir atau orang yang berbuat bid`ah dalam perkara yang dikhususkan oleh mereka atau selainnya maka dia akan menjadi sebahagian daripada mereka. 28 Walaupun tidak menyatakannya secara terus terang dan walaupun tidak melahirkan rasa cinta. 29 Lebih parah lagi, apabila seseorang itu mempunyai keyakinan yang sama seperti dengan kaum kafir, maka dia telah kafir. Namun jika seseorang itu tidak beriktikad seperti mereka, maka terdapat khilaf dalam kalangan para ‘ulama. Pendapat pertama mengatakan mereka kafir (seperti zahir hadis yang menunjukkan sebahagian daripada mereka itu), dan pendapat kedua menyatakan tidak kafir tapi perlu diberi pengajaran. 30
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Fenomena Al Tasyabbuh Penyerupaan Dalam

Fenomena Al Tasyabbuh Penyerupaan Dalam

“ Kesemua lafaz (perintah) dalam hadis ini menunjukkan bahawa yang dituntut (oleh Syarak) adalah bersangatan dalam usaha menghilangkan (misai) kerana memotong rambut dan bulu sehingga sampai kepada kulit dan pemotongan (al-nahak) yang sampai adalah sehingga menghilangkannya. Ini sepertimana sabda Rasulullah SAW kepada Kh afidhah Asymi: “ Janganlah kamu memotong (kesemuanya) (la tanhaki) dalam mengkhatankan anak perempuan ”,Al - Tahawi berkata: “ Aku tidak mendapati daripada al- Syafi'i rahimahullah pandangan sedemikian dalam penulisannya dan para pengikutnya seperti al-Muzani dan al-Rabi' yang mencukur (misai) dan aku tidak merasakan mereka mengambil hukum itu melainkan daripadanya (al-Syafi'i). Abu Hanifah dan pengikutnya pula berpendapat bahwa mencukur adalah lebih afdal daripada memotong manakala Malik berbeza pendapat mengenainya. Berkata al-Ashram: bahawasanya Imam Ahmad mencukur misainya dengan cukuran yang bersangatan dan diriwayatkan bahawa beliau berpendapat mencukur lebih utama daripada memotong, manakala al-Nawawi memilih untuk memotong (misai) dan beliau memotong misai beliau sehingga menampakkan hujung bibir beliau ”. 52
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

3. Audit Organisasi Nirlaba

3. Audit Organisasi Nirlaba

Pendapat wajar dengan pengecualian menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material , posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas entitas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, kecuali untuk dampak hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan.

58 Baca lebih lajut

Strategi Diversifikasi Produk id. docx

Strategi Diversifikasi Produk id. docx

Sedangkan Tjiptono (2001:132) mengemukakan definisi dari diversifikasi produk yaitu upaya mencari dan mengembangkan produk atau pasar yang baru, atau keduanya, dalam rangka mengejar pertumbuhan, peningkatan penjualan, profitabilitas dan fleksibilitas. Dari definisi di atas terlihat kesamaan pendapat mengenai tujuan diversifikasi yaitu perluasan atau penambahan terhadap barang dan jasa untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan.

3 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERBEDAAN EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT: DITINJAU DARI OPINI AUDIT DAN UKURAN KAP.

PENDAHULUAN PERBEDAAN EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT: DITINJAU DARI OPINI AUDIT DAN UKURAN KAP.

Investor akan mempertimbangkan ukuran KAP yang mengeluarkan opini audit tersebut dan mempertimbangkan apakah opini yang dikeluarkan oleh KAP tersebut cukup dapat dipercaya oleh publik. Ukuran KAP dapat dibedakan menjadi KAP besar (Big 4) dan KAP kecil (Non Big 4). Pembedaan tersebut dilakukan berdasarkan jumlah klien yang dilayani oleh suatu KAP, jumlah rekan atau anggota yang bergabung, serta total pendapatan yang diperoleh dalam satu periode (Riyatno, 2007). Mulyani et al. (2007) menyatakan bahwa pemakai laporan keuangan lebih percaya pada laporan keuangan auditan yang diaudit oleh auditor yang dianggap berkualitas tinggi karena mereka menganggap bahwa untuk mempertahankan kredibilitasnya auditor akan lebih berhati-hati dalam melakukan proses audit untuk mendeteksi salah saji atau kecurangan.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Buku Panduan ZIS WAF Online

Buku Panduan ZIS WAF Online

Hemat penulis, menyewakan tanah dengan bayaran sewa dari sebagian hasil tanah atau sawah yang ditanami diperbolehkan. Bibit dapat berasal dari pemilik tanah atau pekerja, dengan syarat berdasarkan prinsip keadilan. Pendapat ini mengikuti pendapat Imam Mawardi, Ibnu Qayyim, dan ulama yang lainnya. Kalau menggunakan metode ini, maka sistem zakatnya adalah pemilik tanah dan penggarap tanah menzakati hasil panen yang menjadi jatahnya masing-masing. Pencapaian nisabnya berdasarkan nilai hasil panen yang diperoleh. Adapun prosentase zakat yang dikeluarkan sebesar 10% dari bagian yang diterima bila sistem pengairannya berasal dari air hujan atau sungai, dan 5% dari hasil yang diperoleh bila pengairannya mengeluarkan pembiayaan.
Baca lebih lanjut

180 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...