metode cooperative learning tipe talking stick

Top PDF metode cooperative learning tipe talking stick:

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK (PTK Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Kartasura).

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK (PTK Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Kartasura).

Berdasarkan uraian di atas maka peneliti terdorong untuk melakukan penelitian dengan metode cooperative learning tipe talking stick di SMP Negeri 3 Kartasura. Dengan metode tersebut, diharapkan aktivitas siswa dalam belajar matematika akan meningkat.

7 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY BERBANTUAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK SISWA KELAS 2 SDN CANDIGATAK 1

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY BERBANTUAN METODE COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK SISWA KELAS 2 SDN CANDIGATAK 1

Puji syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkah, rahmat, dan karunia-Nya, sehingga skripsi yang berjudul “Upaya peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Discovery berbantuan metode Cooperative Learning tipe Talking Stick siswa kelas 2 SDN Candigatak 1 2016/2017” dapat diselesaikan dengan baik.

17 Baca lebih lajut

S PGSD 1205102 Abstract

S PGSD 1205102 Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan guru dalam pembelajaran menggunakan metode ceramah dan tidak menggunakan media. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model cooperative learning tipe talking stick. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model cooperative learning tipe talking stick untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Alat pengumpul data berupa lembar observasi untuk menjaring data kualitatif dan tes untuk menjaring data kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa SD kelas IV yang berjumlah 24 orang di SDN LGN Bandung. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dengan presentase peningkatan keaktifan siswa pada siklus I sebesar 61,64% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 74,14% dan 84,98% pada siklus III. Sedangkan hasil belajarnya meningkat terlihat dibandingkan pada prasiklus yaitu 60 lalu meningkat nilai rata-rata pada siklus I sebesar 65,4, pada siklus II sebesar 73,7 dan pada siklus III menjadi 87,5. Dengan demikian, penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa menerapkan model cooperative learning tipe talking stick dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA MUSIK TERHADAP HASIL BELAJAR ANATOMI DAN FISIOLOGI KECANTIKANSISWA KELAS X SMK NEGERI 8 MEDAN.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA MUSIK TERHADAP HASIL BELAJAR ANATOMI DAN FISIOLOGI KECANTIKANSISWA KELAS X SMK NEGERI 8 MEDAN.

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai tujuan pembangunan. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM tersebut adalah melalui pendidikan sehingga kualitas pendidikan harus senantiasa ditingkatkan. Proses pendidikan terarah pada peningkatan penguasaan, pengetahuan, kemampuan, keterampilan, pengembangan sikap, dan nilai – nilai dalam rangka pembentukan dan pengembangan diri peserta didik. Pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan (Tim Penyusun KBBI, 2003). Menurut Syah (2010), pendidikan dapat diartikan,”Sebagai sebuah proses dengan metode- metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan”. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah sekolah yang menekankan penguasaan keahlian bagi setiap siswa yang diharapkan siap memasuki dunia kerja dengan keterampilan yang mereka peroleh selama duduk dibangku sekolah. Salah satu materi yang dapat pelajari siswa dalam menunjang keterampilan siswa ialah dengan mempelajari materi Anatomi Fisiologi Kecantikan.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

STUDI EKSPERIMEN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER DAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA POKOK BAHASAN SUMBERDAYA ALAM KELAS XI DI SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2013/2014.

STUDI EKSPERIMEN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER DAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA POKOK BAHASAN SUMBERDAYA ALAM KELAS XI DI SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2013/2014.

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan model cooperative learning tipe Numbered Head Together, model cooperative learning tipe Talking Stick, dan dengan metode Diskusi Kelompok. 2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan model cooperative learning tipe Numbered Head Together dengan siswa yang menggunakan cooperative learning tipe Talking Stick. 3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan model cooperative learning tipe Numbered Head Together dengan metode Diskusi Kelompok. 4) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar geografi antara siswa yang menggunakan model cooperative learning tipe Talking Stick dengan metode Diskusi Kelompok.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA PEMBELAJARAN PKN MIN BANGKA BELITUNG

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA PEMBELAJARAN PKN MIN BANGKA BELITUNG

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan dalam penelitian ini terdapat beberapa saran yang dapat dikemukakan. Dalam proses pembelajaran, guru hendaknya dapat mengelola kelas dan menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan memotivasi peserta didik baik secara intrinsik maupun ekstrinsik. Rendahnya motivasi belajar peserta didik dapat berdampak terhadap hasil belajar peserta didik. Sehingga guru tidak selalu menyalahkan peserta didik yang tidak aktif atau malas-malasan ketika proses pembelajaran berlangsung tetapi guru harus menilai kinerjanya sendiri terlebih dahulu. Motivasi belajar peserta didik sangat diperlukan dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Oleh karena itu, hendaknya guru dapat mengaktifkan peserta didik dengan menggunakan berbagai model, metode dan strategi pembelajaran yang bervariasi dalam proses pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik agar pembelajaran akan lebih menarik dan bermakna. Guru hendaknya melakukan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan, agar guru dapat mengetahui kekurangan pada pembelajaran dan memperbaikinya pada pembelajaran selanjutnya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI BENDA DAN SIFATNYA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS III MI TARBIYATUL ISLAMIYAH NOBOREJO TAHUN PELAJARAN 20162017 SKRIPSI Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sa

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI BENDA DAN SIFATNYA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS III MI TARBIYATUL ISLAMIYAH NOBOREJO TAHUN PELAJARAN 20162017 SKRIPSI Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sa

Jadi, pada mulanya, talking stick (tongkat berbicara) adalah metode yang digunakan oleh penduduk asli Amerika untuk mengajak semua orang berbicara atau menyampaikan pendapat dalam suatu forum (pertemuan antar suku). Kini metode itu sudah digunakan sebagai metode pembelajaran ruang kelas. Sebagai namanya, talking stick metupakan metode pembelajaran kelompok dengan bantuan tongkat. Kelompok yang memegang tongkat terlebih dahulu wajib menjawab pertanyaan dari guru setelah mereka mempelajari materi pokoknya. Kegiatan ini diulang terus menerus sampai semua kelompok mendapat giliran untuk menjawab pertanyaan dari guru.
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR TIK SISWA KELAS VII MTs NEGERI MRANGGEN

PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR TIK SISWA KELAS VII MTs NEGERI MRANGGEN

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen merupakan bagian dari metode kuantitatif yang mempunyai ciri khas tersendiri, terutama dengan adanya kelompok kontrol. Menurut Sugiyono (2010:107) metode penelitian eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhaddap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Berdasarkan pendapat tersebut, dapat dipahami bahwa penelitian ekseperimen selalu dilakukan dengan memberikan perlakuan terhadap subyek penelitian kemudian melihat pengaruh dari perlakuan tersebut. Peneltian eksperimen yang digunakan adalah penelitian quasi eksperiment, mengingat tidak semua variabel (gejala yang muncul) dan kondisi eksperimen dapat diatur dan dikontrol secara ketat.
Baca lebih lanjut

137 Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DAN TALKING BREAD PADA POKOK BAHASAN GEOMETRI DAN PENGUKURAN DITINJAU DARI KECERDASAN MAJEMUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KABUPATEN KARANGANYAR | Pamungkas | 6657 14141 1 SM

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DAN TALKING BREAD PADA POKOK BAHASAN GEOMETRI DAN PENGUKURAN DITINJAU DARI KECERDASAN MAJEMUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SE-KABUPATEN KARANGANYAR | Pamungkas | 6657 14141 1 SM

Dilain pihak, Lee (dalam Alwi, 2014) meneliti dampak tertawa dan perasaan bahagia, orang yang bahagia mampu berpikir fleksibel dan inklusi, kreatif, serta representative sehingga guru harus bisa merencanakan pembelajaran yang menyenangkan di kelas. Salah satu model pembelajaran yang dapat dipilih adalah model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. Model pembelajaran kooperatif tipe Taking Stick merupakan model yang bisa dijadikan alternatif bagi guru untuk menyajikan pembelajaran yang menyenangkan di kelas. Pembelajaran ini dilakukan dengan bantuan permainan tongkat yang digulirkan setelah siswa mempelajari materi pokoknya. Menurut Suprijono (2009:100), model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick mampu mendorong siswa untuk mengemukakan pendapat. Namun disisi lain, model pembelajaran ini mempunyai beberapa kelemahan. Kelemahan model pembelajaran Talking Stick adalah membuat siswa senam jantung (Suyatno, 2009:71). Terkait dengan rendahnya prestasi belajar matematika pada materi geometri dan pengukuran, model pembelajaran ini diharapkan menumbuhkan kenyamanan dan keaktifan siswa ketika kegiatan pembelajaran berlangsung. Ryan (2013) menjelaskan bahwa model pem- belajaran kooperatif tipe Talking Stick mempunyai kegunaan diantaranya membuat siswa lebih terfokus ketika mengikuti kegiatan pembelajaran. Ketika tongkat bergulir siswa harus terlibat dalam kegiatan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

ANALYSIS OF STUDENTS’ MATHEMATICAL COMMUNICATION ABILITY BY USING COOPERATIVE LEARNING TALKING STICK TYPE

ANALYSIS OF STUDENTS’ MATHEMATICAL COMMUNICATION ABILITY BY USING COOPERATIVE LEARNING TALKING STICK TYPE

The same for students that have the similar answer to student (c), they clearly state the mathematical model to find the total area of the land. They do the checking part by calculation the land area one by one, this also can be the effect learning by using cooperative learning talking stick type in part when the teachers provide opportunities for students to reflect on the material that has been learned and the teacher gives a review of all answers given by the student. They also give the explanation at the end of their answer to conclude the calculation. This kind of answer might happen same as the student (b) because students that answer similarity with student (c) already understand the problem and also the concept. Also, this can happen because students already experienced this kind of problem before. When students do the checking part by calculating it one by one the area is because they do not want to do the wrong step. The interview conducted with student (c) found that he wants to check again is he do the right calculation when he finds the length of land II, and he wants to show the teacher that he understands the different of square and rectangle also the formula that uses for each of them. The answer of student (b) and (c) are the closest to answer that teacher expected they to do.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Talking Stick: Hasil Belajar IPA Dan Kemampuan Kerjasama Siswa

Talking Stick: Hasil Belajar IPA Dan Kemampuan Kerjasama Siswa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII di SMP N 5 Banguntapan, Bantul pada tahun ajaran 2016 /2017 ditinjau dari kemampuan kerjasama. Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, kuesioner dan dokumentasi. Uji instrumen berisi 30 pertanyaan pilihan ganda, dan instrumen kuesioner berisi 20 pernyataan. Hasilnya, peneliti memperoleh fhitung = 1.082 dan p = 0,283, rata-rata hasil belajar adalah 21,75, rata-rata kuesioner adalah 80,13. Berdasarkan rata-rata hasil belajar dan kuesioner, maka ada pengaruh talking stick terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII ditinjau dari kemampuan kerja sama siswa.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

t pd 0707092 table of content

t pd 0707092 table of content

Aktivitas Belajar IPS Menggunakan Metode Cooperative Learning tipe TGT dan Pembelajaran Konvensional ………... Hasil Belajar IPS Menggunakan Metode Cooperative Learning tipe TGT dan Pembe[r]

3 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MENGGUNAKAN ACTIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS VA SD N BACIRO.

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MENGGUNAKAN ACTIVE LEARNING TIPE TALKING STICK PADA SISWA KELAS VA SD N BACIRO.

Berdasarkan hasil yang telah didapatkan, terbukti bahwa active learning dapat diterapkan di berbagai tingkat kelas dan menantang siswa belajar lebih cerdas. Guru memanfaatkan penggunaan taktik pengajaran secara ekstensif dan terlatih, memberikan pengaruh terhadap prestasi siswa (Bellanca, 2011: 9). Dari pennelitian yang telah dilakukan kegiatan active learning tipe talking stick siswa menjadi terbiasa untuk memahami materi dan menyiapkan pembelajaran sebaik mungkin. Siswa lebih terpacu untuk giat belajar sehingga menjadi pribadi yang cerdas dan memiliki prestasi yang maksimal. Kondisi tersebut terbukti dengan pendapat telah diungkapkan oleh Aris Shoimin (2016: 199), menyatakan bahwa metode active learning tipe talking stick memiliki beberapa kelebihan diantaranya menguji kesiapan siswa dalam pembelajaran, melatih siswa memahami materi dengan cepat, dan memacu agar siswa lebih giat belajar (belajar dahulu sebelum pelajaran dimulai). Maka dari pembahasan diatas terbukti bahwa kegiatan active learning tipe talking stick dapat meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas VA SD Negeri Baciro.
Baca lebih lanjut

238 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SMA NEGERI 10 YOGYAKARTA.

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SMA NEGERI 10 YOGYAKARTA.

Talking Stick, langkah-langkahnya: 1 Guru menyiapkan sebuah tongkat yang dapat digunakan dalam menjalankan metode Talking Stick 2 Guru menyajikan atau mendemonstarsikan materi sesuai d[r]

225 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE TALKING STICK TERHADAP H

PENGARUH METODE TALKING STICK TERHADAP H

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada hasil belajar PKn siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2012/2013 di Gugus Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen (quasi experiment). Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas V SDN yang ada di gugus Krisna, Kecamatan Negara, dengan jumlah siswa 179 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN. 3 Tegalbadeng Barat sebagai kelas eksperimen dan kelas V SDN. 1 Cupel sebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essai. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik infrensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode talking stick memiliki skor rata-rata 31,80, sedangkan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional memiliki skor rata-rata 27,53. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh t hitung = 9,70 > t tabel = 2,000.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

S PGSD 1205102 Chapter1

S PGSD 1205102 Chapter1

Menurut Hamzah (2012, hlm. 77), salah satu kegiatan yang harus dilakukan guru untuk menciptakan pembelajaran yang aktif di antaranya memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar secara aktif dan mengaplikasikan pembelajaran mereka dengan metode/model yang beragam. Untuk membuat peserta didik aktif dalam pembelajaran diperlukan suatu metode dan strategi yang tepat dalam penyampaian materi.

8 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MA

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MA

Terdapat penelitian terdahulu yang telah membahas tentang metode pembelajaran Koomperatif Tipe Talking Stick, akan tetapi pembelajaran dan tempat yang berbeda dengan penelitian ini. Walaupun demikian hasil penelitian tersebut dapat dijadikan informasi awal dan perbandingan terhadap hasil penelitian ini nantinya. Penelitian yang dilakukan oleh Satria Nova membahas “Penerapan Model Pembelajaran Koomperatif Tipe Talking Stick untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VA SD Negeri 2 Metro Selatan” Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang mapan mulai dari siklus I yaitu 67,45 dengan kategori ‘’Tinggi’’, dan pada siklus II meningat menjadi 75,73 dengan kategori ‘’tinggi’’ dengan peningkatan sebesar 8,28 dari siklus I ke siklus II. Persentasi ketuntasan klasikal siklus I sebesar 65%, meningkat pada siklus II menjadi 80% dengan peningkatan sebesar 15%. Selain itu, Rifi Astuti Widyaningrum membahas ’Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar IPS Siswa kelas IV SDN Sidorejo 01 Kecamatan Doko Kabupaten Blitar Tahun Ajaran 2010/2011.” Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan Model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas belajar ilmu pengetahuan sosial (IPS) siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan, pada siklus I mencapai nilai rata rata 78,75, pada siklus II nilai rata rata mencapai 82,85. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas belajar ilmu pengetahuan sosial (IPS) siswa kelas IV SDN Sidorejo 01 Kecamatan Doko Kabupaten Blitar.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

metode talking stick\Han Depan\10. Daftar Lampiran Skripsi Wira

metode talking stick\Han Depan\10. Daftar Lampiran Skripsi Wira

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Siklus I) ................................. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Siklus II) ................................. Soal - soal (Talking Stick) .................................................................. Kisi - kisi Penulisan Soal (Siklus I) .................................................. Kisi - kisi Penulisan Soal (Siklus II) .................................................. Lembar Soal Tes (Siklus I) ................................................................ Kunci Jawaban Soal Tes (Siklus I) .................................................... Lembar Soal Tes (Siklus II) ................................................................ Kunci Jawaban Soal Tes (Siklus II) .................................................... Daftar Nilai Ulangan ......................................................................... Daftar Nilai Siklus I ......................................................................... Daftar Nilai Siklus II ......................................................................... Lembar Observasi Siswa .................................................................. Dokumntasi ....................................................................................... Berita Acara Bimbingan Skripsi ...................................................... Surat Permohonan Ijin Research/Survey ............................................. Surat Keterangan Melakukan Penelitian .............................................
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

metode talking stick\Han Depan\1. Cover Skripsi Wira

metode talking stick\Han Depan\1. Cover Skripsi Wira

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE TALKING STICK PADA MATERI POKOK SISTEM PERSAMAAN LINEAR KELAS X IPA SEMESTER GANJIL SMA NEGERI 3 PAMEKASAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SKR[r]

2 Baca lebih lajut

Proposal Pembelajaran Metode Talking Stick\SILABUS

Proposal Pembelajaran Metode Talking Stick\SILABUS

Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan volumenya KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJAR AN KARAKTER INDIKATOR KEGIATAN PEMBELAJARAN TEKN[r]

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...