metode pembelajaran STAD

Top PDF metode pembelajaran STAD:

STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN STAD DENGAN METODE PEMBELAJARAN GI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI DASAR TATA SURYA DAN JAGAD RAYA KELAS X SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN 2013-2014.

STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN STAD DENGAN METODE PEMBELAJARAN GI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI DASAR TATA SURYA DAN JAGAD RAYA KELAS X SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN 2013-2014.

Dewi Puspa Rini (K5409018). STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN STAD DENGAN METODE PEMBELAJARAN GI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI DASAR TATA SURYA DAN JAGAD RAYA KELAS X SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN 2013/2014. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. November 2014.

16 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI TEMPEL GATAK SUKOHARJO TAHUN AJARAN 200920

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI TEMPEL GATAK SUKOHARJO TAHUN AJARAN 200920

Kegiatan perencanaan tindakan 1 dilaksanakan pada hari Selasa, 1 April 2010 di ruang tamu SD Negeri Tempel Gatak Sukoharjo. Peneliti dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia berdiskusi berdasarkan hasil deskripsi survai awal bahwa kemampuan mengarang narasi siswa kela IV SD Negeri Tempel, Gatak, Sukoharjo yang masih tergolong rendah. Diskusi yang dilakukan untuk manyamakan persepsi mengenai penelitian yang akan dilakukan, yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran STAD. Kemudian menentukan beberapa hal pokok sebelum melaksanakan tindakan pada siklus pertama ini. Adapun beberapa hal pokok yang harus diperhatikan sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN QUANTUM LEARNING MIND MAPPING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KESIAPAN BELAJAR SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI DI KABUPATEN

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN QUANTUM LEARNING MIND MAPPING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KESIAPAN BELAJAR SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI DI KABUPATEN

Pembelajaran kooperatif merupakan salah satu metode pembelajaran yang didasarkan pada teori belajar konstruktivisme, dimana peserta didik secara aktif membina pengetahuannya dan dapat menemukan sendiri konsep-konsep pengetahuan yang sulit dan mentransformasi informasi yang kompleks, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisinya apabila aturan-aturan tersebut tidak sesuai lagi. Pembelajaran tipe STAD merupakan metode pembelajaran yang menekankan peserta didik bekerja sama dalam kelompok- kelompok belajar dan didesain peserta didik selain bertanggung jawab kepada dirinya sendiri juga harus bertanggung jawab terhadap pembelajarannya. Berdasarkan uraian di atas, dapat diperkirakan bahwa metode pembelajaran STAD akan dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Metode Stad (Student Teams Achievement Division) Siswa Kelas IV SDN Kalikalong 01 Tahun 2012/2013.

PENDAHULUAN Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Metode Stad (Student Teams Achievement Division) Siswa Kelas IV SDN Kalikalong 01 Tahun 2012/2013.

Pemilihan metode pembelajaran STAD jika dibandingkan metode dari model pembelajaran kooperatif lainnya apabila dikaitkan jurusan dan mata pelajaran yang diteliti yaitu IPA merupakan alternatif terbaik serta memiliki potensi keberhasilan yang cukup besar baik karena faktor kesederhanaan dan kemudahan dalam prakteknya. Hal ini yang mendorong peneliti untuk memilih pembelajran kooperatif metode STAD dalam melakukan penelitian.

9 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DILENGKAPI MODUL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK PERHITUNGAN KIMIA KELAS X SEMESTER 1

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DILENGKAPI MODUL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK PERHITUNGAN KIMIA KELAS X SEMESTER 1

Penerapan metode pembelajaran kooperatif untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut di atas, maka dipilihlah suatu bentuk metode pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievement Divisions), metode ini merupakan salah satu bentuk metode pembelajaran Kooperatif yang menekankan pada keberhasilan target kelompok dengan asumsi bahwa target hanya dapat dicapai jika setiap anggota tim berusaha menguasai subyek yang menjadi bahasan. Metode penbelajaran kooperatif STAD akan memotivasi siswa untuk saling membantu anggota kelompoknya dalam menguasai konsep materi tersebut sehingga tercipta semangat dalam sistem kompetisi dengan lebih mengutamakan peran individu tanpa mengorbankan aspek kooperatif. Dengan metode pembelajaran STAD ini, diharapkan siswa dapat saling membantu dalam kelompoknya dalam menguasai konsep pada materi khususnya tentang perhitungan kimia yang memerlukan konsep pada materi sebelumnya. Disisi lain, metode pembelajaran koperatif STAD ini merupakan metode pembelajaran kooperatif yang kegiatan kelompoknya lebih mudah dikendalikan dan diawasi. Sehingga diharapkan siswa dalam proses pembelajarannnya menjadi aktif dan mudah untuk memahami konsep pada materi perhitungan kimia serta diharapkan prestasi belajar siswa dapat meningkat.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

 this  file 9043 12144 1 SM

this file 9043 12144 1 SM

Fase III kuis individu. Salah satu tujuan pemberian kuis individu adalah diharapkan setiap siswa bertanggung jawab secara individual untuk memahami materi yang telah dipelajari (Slavin, 2005). Tujuan lain dari pemberian kuis individu adalah guru dapat melihat sejauh mana siswa dapat menangkap materi yang dipelajari. Fase IV penghargaan kelompok (reward). Hamid (2006) menyatakan bahwa reward adalah alat pendidikan represif yang bersifat menyenangkan dan membangkitkan atau mendorong anak untuk berbuat sesuatu yang lebih baik terutama bagi siswa yang malas. Sejalan dengan pendapat tersebut, Andriani (2013) juga menyatakan bahwa reward yaitu segala sesuatu yang menyenangkan siswa atas dasar hasil baik yang telah dicapai dalam proses pembelajaran. Dengan adanya pemberian reward tersebut, diharapkan siswa lebih bersemangat dalam belajar sehingga hasil belajar yang optimal dapat dicapai.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN METODE  STUDENT  TEAMS  ACHIEVEMENT DIVISION   Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar IPS Dengan Metode Student Teams Achievement Division Bagi Siswa Kelas V SD Negeri 1 Tegalgondo Tahun Pelajaran 2013/2014.

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS DENGAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION Peningkatan Minat Dan Hasil Belajar IPS Dengan Metode Student Teams Achievement Division Bagi Siswa Kelas V SD Negeri 1 Tegalgondo Tahun Pelajaran 2013/2014.

Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi tentang hasil belajar IPS, serta kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran dengan metode pembelajaran di kelas. Untuk memperoleh data-data peneliti melakukan beberapa teknik pengumpulan data, adapun teknik pengumpulan data yang akan digunakan adalah pengamatan, tes dan dokumentasi. Pengamatan adalah mengamati secara langsung atas obyek penelitian. Menurut Rubiyanto (2011:85) “ pengamatan adalah cara mengumpulkan data dengan jalan mengamati langsung terhadap objek yang diteliti”. Jadi pengamatan adalah proses pengambilan data secara langsung dalam penelitian. Tes digunakan untuk mengukur tingkat ketuntasan belajar belajar siswa, berupa nilai yang diperoleh dari pelaksaan tes. Selain itu, tes dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi siswa dan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar. Dalam penelitian ini, tes dilakukan dengan menggunakan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada pelajaran IPS materi keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia. Menurut Arikunto ( 2002:135) metode dokumentasi adalah mencari data mengenai hal atau variable yang berupa benda-benda tertulis yang berupa buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen, raport dan sebagainya. Dalam penelitian ini, metode dokumentasi digunakan untuk mempeoleh data sekolah, nama siswa, dan juga data-data yang lain.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENGGUNAKAN METODE RESITASI DAN METODE INKUIRI PADA MATERI STATISTIKA DI SMK T.A 2014/2015.

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENGGUNAKAN METODE RESITASI DAN METODE INKUIRI PADA MATERI STATISTIKA DI SMK T.A 2014/2015.

Pada kasus pembelajaran ini, guru mencoba memanfaatkan tiga macam respon sebagaimana yang diperkirakan semula. Melalui diskusi kelas, selanjutnya diajukan sejumlah pertanyaan sehingga siswa berusaha menjelaskan hubungan antara ketiga representasi matematis tersebut. Berdasarkan penjelasan yang dikemukakan siswa, faktor 3 pada representasikedua diperoleh dari banyaknya angka 1000 dan 5000 yaitu masing-masing tiga buah. Karena masing-masing suku pada representasi kedua mengandung faktor yang sama yaitu 3, maka representasi tersebut dapat disederhanakan menjadi representasi ketiga. Hasil diskusi ini sekilas menunjukkan adanya pemahaman siswa mengenai konsep faktorisasi suku aljabar. Namun demikian, dari masalah serupa yang diajukan berikutnya oleh guru, ternyata masih ada sejumlah siswa yang masih menggunakan representasi pertama untuk memperoleh nilai total uang yang ada dalam gelas. Masalah tersebut adalah sebagai berikut. Tersedia dua gelas masing-masing berisi uang Rp. 1000,00 dan dua gelas lainnya masing-masing berisi uang Rp. 5000,00. Siswa diminta menemukan dua cara untuk menentukan nilai total uang yang ada dalam gelas. Seperti pada soal pertama,guru menyajikan ilustrasi (Gambar 1.3) yang serupa seperti gambar sebelumnya.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

S PEA 1104263 Chapter1

S PEA 1104263 Chapter1

Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada Siswa Kelas X Ak 3 Program Keahlian Akuntansi SMK Batik Perbaik Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012”. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar akuntansi dari siklus I ke siklus II (Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 2012). Penelitian lain yaitu dilakukan Denik Arikha, Ngadiman, dan Elvia Ivada (2013) dengan judul “Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Akuntansi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 3 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2012/2013”. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kualitas pembelajaran siswa dari sebelum tindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Proses pembelajaran sebelum dilakukan tindakan masih berpusat pada guru sehingga keaktifan siswa kurang dan hal itu berdampak pada kurangnya pemahaman siswa yang membuat ketuntasan hasil belajar kurang. Peningkatan terjadi pada siklus I. Keaktifan siswa serta ketuntasan hasil belajar siswa meningkat walaupun belum optimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan keaktifan siswa dan ketuntasan hasil belajar meningkat menjadi tinggi sehingga bisa mendukung suatu pembelajaran yang berkualitas.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN KIMIA MELALUI METODE STAD DAN TAI DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA

PEMBELAJARAN KIMIA MELALUI METODE STAD DAN TAI DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA

a) Penekanan pada hakekat sosio-kultural pada pembelajaran (the sosiocultural of learning). Siswa belajar melalui interaksi dengan orang dewasa dan teman sebaya yang lebih mampu. Vygotsky menekankan pentingnya interaksi sosial dengan orang lain dalam proses pembelajaran, b) Zona perkembangan terdekat (zone of proximal development). Dalam proses perkembangan kemampuan kognitif setiap anak memiliki apa yang disebut zona perkembangan proksimal (zone of proximal development) yang didefinisikan sebagai jarak atau selisih antara tingkat perkembangan anak yang aktual dengan tingkat perkembangan potensial yang lebih tinggi yang bisa dicapai si anak jika ia mendapat bimbingan atau bantuan dari seseorang yang lebih dewasa atau lebih berkompeten, c) Pemagangan kognitif (cognitive apprenticeship). Suatu proses dimana seorang siswa belajar setahap demi setahap akan memperoleh keahlian dalam interaksinya dengan seorang ahli. Seorang ahli bisa orang dewasa atau orang yang lebih tua atau teman sebaya yang telah menguasai permasalahannya, d) Perancahan (scaffolding). Perancahan atau scaffolding, merupakan satu ide kunci yang ditemukan dari gagasan pembelajaran sosial Vygotsky. Perancahan berarti pemberian sejumlah besar bantuan kepada seorang anak selama tahap-tahap awal pembelajaran dan kemudian secara perlahan bantuan tersebut dikurangi dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil alih tanggung jawab setelah ia mampu mengerjakan sendiri.
Baca lebih lanjut

160 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DAN SEM (STRUCTURE EXERCISE METHODE) PADA POKOK BAHASAN SRTUKTUR ATOM.

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) DAN SEM (STRUCTURE EXERCISE METHODE) PADA POKOK BAHASAN SRTUKTUR ATOM.

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA dengan Menggunakan Metode STAD (Student Teams Achievement Division) dan SEM (Structure Exercise Methode) pada Pokok Bahasan Struktur Atom ” . Adapun penyusunan skripisi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DAN METODE TGT ( TEAMS GAMES TOURNAMENT ) BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH PADA PEMBELAJARAN MATERI SENYAWA HIDROKARBON | Octavianti | Jurnal Pendidikan Kimia 3281 72

STUDI KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DAN METODE TGT ( TEAMS GAMES TOURNAMENT ) BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH PADA PEMBELAJARAN MATERI SENYAWA HIDROKARBON | Octavianti | Jurnal Pendidikan Kimia 3281 72

Metode pembelajaran membutuhkan suatu media untuk membantu mempercepat tercapainya tujuan pembelajaran. Media pembelajaran adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar [4]. Macromedia Flash adalah lingkungan berbasis animasi vektor yang memungkinkan penciptaan yang sangat dinamis dan pengalaman multimedia interaktif. Pengalaman ini dapat disampaikan melalui web atau sebagai aplikasi yang berdiri sendiri [5]. Dengan memanfaatkan media pembelajaran yang ada secara baik, seorang guru bukan lagi menjadi satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Seorang guru tidak perlu menjelaskan seluruh materi pelajaran, karena bisa berbagi dengan media yang lain. Dengan demikian, guru akan lebih banyak memiliki waktu untuk memberi perhatian kepada aspek-aspek edukatif lainnya, seperti membantu kesulitan belajar siswa, pembentukan kepribadian, memotivasi belajar, sehingga tujuan dari pendidikan dapat tercapai dengan baik.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES BELAJAR FISIKA SISWA SMP KELAS VIII

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES BELAJAR FISIKA SISWA SMP KELAS VIII

kelompok tengah (II) dan kelompok bawah (III). Untuk melihat pembagian kelompok dapat dilihat pada Lampiran 45. Pembagian ini didasarkan pada perolehan nilai siswa pada keadaan sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kelompok mana yang memiliki peningkatan paling tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai gain rata-rata kelompok atas adalah 0,67; kelompok tengah sebesar 0,63 sedangkan kelompok bawah memiliki nilai gain rata-rata sebesar 0,55. Kriteria ketiga hasil nilai gain rata-rata ini termasuk dalam kriteria sedang. Dengan melihat data tersebut, dapat diamati bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif STAD sangat efektif pada kelompok atas. Kelompok atas merupakan siswa dengan kemampuan akademik tinggi. Selama penelitian berlangsung, siswa ini memiliki tanggung jawab untuk membantu pemahaman materi teman-temannya. Dengan menjadi tutor bagi teman-teman sekelompoknya, kemampuan akademik siswa kelompok atas semakin terasah dan meningkat dengan baik. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Jalilifar (2010:96) mengenai dampak Student Team Achievement Divisions (STAD) dan Group Investigation (GI) pada prestasi pemahaman membaca siswa bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing atau English as a Foreign Language (EFL) menunjukkan bahwa STAD merupakan teknik yang lebih efektif dalam meningkatkan prestasi pemahaman membaca dalam EFL sedangkan GI tidak meningkatkan pemahaman membaca secara signifikan.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

STUDI  KOMPARASI  METODE  PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE  STUDENT  TEAMS  ACHIEVEMENT  DIVISION  (STAD)  STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAME TOUR

STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAME TOUR

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan prestasi belajar ekonomi yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievemen Division (STAD) dan metode pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournamen ( TGT ) pada bidang studi IPS Ekonomi kelas VII di SMP ISS Jatipurno.

15 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE GUIDED DISCOVERY SETTING STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 PAKEM.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE GUIDED DISCOVERY SETTING STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 PAKEM.

4 Gagasan utama dari STAD adalah untuk memotivasi siswa supaya saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasai materi yang diajarkan oleh guru (Ali Hamzah dan Muhlisrarini, 2014: 163). Jika para siswa ingin agar timnya mendapatkan penghargaan tim, siswa harus membantu dan mendukung teman satu timnya untuk bisa menguasai materi serta melakukan yang terbaik untuk timnya. Para siswa bekerja sama setelah menerima penjelasan materi dari guru. Mereka diarahkan untuk bekerja secara berkelompok dan membandingkan jawaban masing-masing, mendiskusikan adanya perbedaan jawaban, saling memberikan argumen terhadap materi yang dipahami, serta saling membantu satu sama lain jika ada yang salah dalam memahami materi yang diberikan guru. Meskipun siswa boleh bekerja sama, tetapi siswa tidak boleh saling membantu dalam mengerjakan kuis. Tiap siswa harus menguasai materi untuk bisa berhasil dalam mengerjakan kuis. Tanggung jawab individu seperti ini memotivasi siswa untuk memberi penjelasan dengan baik satu sama lain, karena satu-satunya cara bagi tim untuk berhasil adalah dengan membuat semua anggota tim menguasai semua materi dan kemampuan yang diajarkan.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHET (NHT) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA SMPN 1 KARANGREJO TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulung

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHET (NHT) DAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA SMPN 1 KARANGREJO TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulung

Tim atau kelompok terdiri dari empat atau lima siswa yang mewakili seluruh bagian dari kelas dalam hal kinerja akademik, jenis kelamin, ras dan etnisitas. 55 Belajar dalam tim ini memiliki fungsi utama yaitu untuk memastikan bahwa semua anggota tim benar-benar belajar, dan lebih khusus lagi untuk mempersiapkan anggotanya agar bisa mengerjakan kuis dengan baik. Setelah guru menyampaikan materi, tim berkumpul untuk mempelajari lembar kegiatan atau materi lainnya. Tim adalah ciri yang paling penting dalam STAD. Pada tiap hal, yang ditekankan adalah membuat anggota tim melakukan yang terbaik untuk membantu tiap anggotanya.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN METODE KOMBINASI BELAJAR MANDIRI DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS

PENGGUNAAN METODE KOMBINASI BELAJAR MANDIRI DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS

perasaan siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Dari wawancara yang dilakukan, siswa merasa nyaman dan senang karena metode ini tidak seperti metode belajar yang biasa dilakukan di kelas sehingga siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar. Di samping itu, siswa merasa belum terbiasa dengan cara belajar ini karena harus mencari cara sendiri untuk memahami materi tetapi siswa merasa bisa lebih memahami karena benar-benar usaha sendiri. Beberapa siswa merasa kecewa dengan kelompoknya karena kurangnya komunikasi antar anggota kelompok terutama saat memeutuskan untuk presentasi di depan kelas. Jadi berdasarkan data wawancara, siswa merasa senang hanya saja kurang terbiasa terhadap metode kombinasi belajar mandiri dan pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam pokok bahasan Peluang (Kaidah Pencacahan : Aturan Pengisian Tempat).
Baca lebih lanjut

171 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penggunaan Metode Pembelajaran Kooperatif Students Teams Achievement Divisions (STAD) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Kelas XI.

PENDAHULUAN Penggunaan Metode Pembelajaran Kooperatif Students Teams Achievement Divisions (STAD) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Kelas XI.

Metode pembelajaran kooperatif STAD atau Students Teams-Achievement Divisions (Slavin, 2009) merupakan salah satu metode yang dikenal dalam pendekatan konstruktivis terutama untuk meningkatkan prestasi belajar ilmu-ilmu pasti seperti matematika dan IPA. Metode pembelajaran kooperatif STAD diberikan melalui beberapa tahap pembelajaran serta peningkatan nilai siswa. Tahapan pembelajaran dalam metode ini lebih memusatkan pembelajaran pada siswa, yaitu presentasi kelas, tim, kuis, skor kemajuan individual dan recognisi tim (Slavin, 2009). Siswa aktif mengerjakan tugas di dalam kelompoknya dan saling berdiskusi agar seluruh anggota kelompok dapat menguasai materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Ketika siswa mengikuti rangkaian tahapan pembelajaran kooperatif STAD diharapkan prestasi belajar matematika dapat meningkat.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN METODE  Peningkatan Kemampuan Menulis Narasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dengan Metode Kooperatif Tipe Stad Siswa Kelas V Sd Negeri Purwodiningratan Surakarta.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN METODE Peningkatan Kemampuan Menulis Narasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Dengan Metode Kooperatif Tipe Stad Siswa Kelas V Sd Negeri Purwodiningratan Surakarta.

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran kemampuan menulis narasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pemanfaatan metode kooperatif tipe STAD pada siswa kelas V semester I SD Negeri Purwodiningratan, (2) Mendeskripsikan peningkatan kualitas dan hasil kemampuan menulis narasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan penerapan metode kooperatif tipe STAD pada siswa di kelas V semester I SDNegeri Purwodiningratan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Purwodiningratan yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi dokumen, wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN METODE PENEMUAN TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA (STUDY EKSPERIMEN PADA POKOK BAHASAN GEOMETRI BIDANG DATAR DI KELAS VIII SMPN 12 CIREBON) - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

PENGARUH PENGGUNAAN METODE PENEMUAN TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA (STUDY EKSPERIMEN PADA POKOK BAHASAN GEOMETRI BIDANG DATAR DI KELAS VIII SMPN 12 CIREBON) - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Yusnita Rahmawati dkk (2014:381) siswa harus aktif dan kreatif serta kritis dalam pembelajaran sehingga pembelajaran berlangsung secara efektif. Siswa tidak hanya duduk mendengarkan ceramah dari guru ataupun mencatat apa yang ada di papan tulis, tetapi pembelajaran harus berpusat pada siswa (student centre). Kedisiplinan siswa merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi bagaimana siswa mencerna, memahami dan menguasai materi yang diberikan. Bisa dikatakan bahwa tingkat disiplin siswa memiliki energi positif agar siswa mau berusaha lebih keras, lebih gigih dan lebih giat untuk menguasai materi yang disampaikan oleh gurunya.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...