Metode Team Games Tournament

Top PDF Metode Team Games Tournament:

Pengembangan Instrumen Penilaian Aspek Afektif dan Psikomotor Peserta Didik pada Model Pembelajaran Kooperatif Metode Team Games Tournament (TGT) dalam Mata Pelajaran Fisika SMA.

Pengembangan Instrumen Penilaian Aspek Afektif dan Psikomotor Peserta Didik pada Model Pembelajaran Kooperatif Metode Team Games Tournament (TGT) dalam Mata Pelajaran Fisika SMA.

Metode cooperative learning model Team Games Tournament atau Pertandingan Permainan Tim dikembangkan secara asli oleh David De Vries dan Keath Edward (1995). Menurut Trianto (2010:83), model TGT ini peserta didik memainkan permainan dengan anggota-anggota tim lain untuk memperoleh tambahan poin untuk skor tim mereka. Dengan kata lain, dalam penerapan model TGT ini seluruh peserta didik dituntut aktif. Peserta didik mewakili kelompoknya dalam sebuah games tournament untuk memperoleh skor atau poin yang kemudian digunakan sebagai wujud kontribusi dalam kelompoknya. Menurut Slavin (2005:163), TGT menggunakan turnamen akademik dan menggunakan kuis-kuis dan sistem skor kemajuan individu, di mana para peserta didik berlomba sebagai wakil tim mereka dengan anggota tim lain yang kinerja akademik sebelumnya setara seperti mereka.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DILENGKAPI WEBLOG DAN HANDOUT TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI SMA NEGERI 1 TERAS TAHUN PELAJARAN 2012/2013.

STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DILENGKAPI WEBLOG DAN HANDOUT TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI SMA NEGERI 1 TERAS TAHUN PELAJARAN 2012/2013.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan penelitian Randomized Pretest-Posttest Comparison Group Design unuk aspek kognitif, dan aspek afektif menggunakan rancangan Randomized Posttest Only Comparison Group Design . Populasi penelitian adalah siswa kelas XI semester genap di SMA Negeri 1 Teras tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri atas 3 kelas. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Cluster Random Sampling (pemilihan kelas secara acak). Sampel dalam penelitian ini terdiri atas 2 kelas yaitu kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen I (pembelajaran dengan metode TGT dilengkapi weblog) dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen II (pembelajaran dengan metode TGT dilengkapi handout). Pengambilan data penelitian menggunakan tes kognitif dan angket afektif. Teknik analisis data menggunakan uji-t pihak kanan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penerapan metode Team Games Tournament untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDN Gentan 01 Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo tahun pelajaran 2011/2012.

PENDAHULUAN Penerapan metode Team Games Tournament untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDN Gentan 01 Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo tahun pelajaran 2011/2012.

Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Untuk mengatasi permasalahan di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan secara maksimal, peran guru sangat penting dan diharapkan guru menguasai berbagai metode

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Meningkatkan hasil belajar IPA melalui metode Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SD Negeri Jeruk 1 Kecamatan Miri Kabupaten Sragen tahun pelajaran 2011/2012.

PENDAHULUAN Meningkatkan hasil belajar IPA melalui metode Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SD Negeri Jeruk 1 Kecamatan Miri Kabupaten Sragen tahun pelajaran 2011/2012.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui metode Team Games Tournament (TGT) pada siswa kelas V SD Negeri Jeruk I Kecamatan Miri Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2011/2012.

5 Baca lebih lajut

Meningkatkan kemampuan passing bola basket dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT ( Team Games Tournament ) pada siswa kelas X Multi media SMK Palebon Semarang Tahun 2010.

Meningkatkan kemampuan passing bola basket dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif model TGT ( Team Games Tournament ) pada siswa kelas X Multi media SMK Palebon Semarang Tahun 2010.

Dari tabel di atas dapat dijelaskan bahwa dengan menerapkan metode Demonstasi diperoleh nilai rata-rata presentasi belajar siswa adalah 72,31 dan ketuntasan belajar mencapai 60,53 % atau ada 23 siswa dari 38 siswa sudah tuntas belajar. Hasl tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ≥70 hanya sebesar 60,52 % lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 85%. Hal ini disebabkan karena siswa masih merasa baru dan belum mengerti apa yang dimaksud dan digunakan guru dengan menerapkan model pembelajaran metode team games tournament ( TGT ).
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN TGT (Team Games Tournament) YANG DILENGKAPI DENGAN MEDIA POWER POINT DAN DESTINASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR.

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN TGT (Team Games Tournament) YANG DILENGKAPI DENGAN MEDIA POWER POINT DAN DESTINASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran TGT dilengkapi dengan media power point dan destinasi terhadap prestasi belajar Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur siswa kelas X semester satu SMA Batik 1 Surakarta tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian Randomized Control Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Batik 1 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 9 kelas. Sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas eksperimen (pembelajaran kooperatif TGT dilengkapi media power point dan destinasi) dan kelas kontrol (pembelajaran dengan metode konvensional (ceramah disertai diskusi)), sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Berdasarkan hasil uji t-pihak kanan untuk prestasi belajar kognitif dan afektif diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel . Untuk prestasi kognitif t hitung (2,196) > t tabel (1,668) dan
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMUKUL DAN LEMPAR TANGKAP BOLA PADA PERMAINAN KASTI MELALUI METODE PEMBELAJARAN TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 02 PETUNG JATIYOSO KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015.

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMUKUL DAN LEMPAR TANGKAP BOLA PADA PERMAINAN KASTI MELALUI METODE PEMBELAJARAN TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 02 PETUNG JATIYOSO KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa: 1) upaya peningkatan melalui metode pembelajaran TGT (team games tournament) dapat meningkatkan hasil belajar memukul dan lempar tangkap bola permainan kasti pada siswa kelas IV SD Negeri 02 Petung Jatiyoso Kabupaten Karanganyar, dimana hasil belajar pada prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II diperoleh peningkatan yang signifikan bahwa siswa yang tuntas pada prasiklus adalah 5 siswa atau 17,85% kemudian pada siklus I meningkat dalam kategori tuntas adalah 20 siswa atau 71,42% dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 25 siswa atau 89,28%. 2) Sebagian besar siswa setuju dengan penerapan metode pembelajaran TGT (team games tournament).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DISERTAI DENGAN KEY RELATION-CHART DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI IPA SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DISERTAI DENGAN KEY RELATION-CHART DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATERI POKOK KOLOID KELAS XI IPA SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN

Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena berkat segala karunia-Nya, sehingga skripsi dengan judul “ Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament dan Team Assisted Individualization disertai dengan Key Relation Chart ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Materi Pokok Koloid Kelas XI IPA SMA Negeri Kebakkramat Tahun Pelajaran 2015/2016 ” i ni dapat diselesaikan untuk memenuhi sebagian dari persyaratan mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI STRATEGI TEAM QUIZ DAN TEAM   Studi Komparasi Strategi Team Quiz Dan Team Games Tournament Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDIT Nur Hidayah Surakarta Tahun 2014/2015.

STUDI KOMPARASI STRATEGI TEAM QUIZ DAN TEAM Studi Komparasi Strategi Team Quiz Dan Team Games Tournament Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDIT Nur Hidayah Surakarta Tahun 2014/2015.

Sedangkan penggunaan strategi team games tournament dalam pembelajaran merupakan salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan dan reinforcement. (Ahmadi, 2011: 63). Strategi ini baik diterapkan dalam pembelajaran karena strategi ini mendorong siswa berpikir kritis dalam persaingan yang sehat dan membangun kerjasama. Dalam strategi team games tournament aktivitas belajar siswa dirancang dengan permainan yang memungkinkan siswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat dan keterlibatan belajar.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MAKALAH METODE PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT

MAKALAH METODE PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT

4. Siswa memainkan pertandingan-pertandingan akademik dalam tournament mingguan dan teman sekelompoknya tidak boleh menolong satu sama lain. Pertandingan individual ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaaan siswa terhadap suatu konsep dengan cara siswa diberikan soal yang dapat diselesaikan dengan cara menerapkan konsep yang dimiliki sebelumnya.

12 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Model Team Games Tournament Siswa Kelas IV SD Negeri Mangunsari 07 Kota Salatiga Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Model Team Games Tournament Siswa Kelas IV SD Negeri Mangunsari 07 Kota Salatiga Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015

Menurut Ronny Hanitijo dalam Joko Subagyo (2011:63) “Observasi adalah Pengamatan yang dilakukan secara sengaja, sistematis mengenai fenomena sosial dengan gejala-gejala psikis untuk kemudian dilakukan pencatatan”. Tehnik observasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui tingkat perkembangan guru dan siswa dalam mata pelajaran IPA dengan menggunakan penerapan Model pembelajaran Team Games Tournament. Observer melakukan pengamatan pada setiap pertemuan. Melalui pengamatan tersebut observer mampu mengetahui bagaimana sikap anak dalam pembelajaran dan guru dalam mengajar.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN LINGKUNGAN

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN LINGKUNGAN

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dari penggunaan metode TGT dalam meningkatkan hasil belajar mata kuliah pengetahuan lingkungan dan mengukur tingkat keefektivan (effect size) penggunaan Metode TGT terhadap peningkatan hasil belajar mata kuliah pengetahuan lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Teknik Industri Universitas Indraprasta PGRI Jakarta pada mahasiswa semester V dengan sampel 88 mahasiswa yang terdiri dari 44 mahasiswa kelas eksperimen dan 44 mahasiswa kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan teknik uji hipotesis melalui teknik uji nilai t untuk dua kelompok data dari dua kelompok sampel tidak berpasangan. Uji persyaratan analisis data data yang digunakan adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan metode TGT berpengaruh terhadap hasil belajar Pengetahuan Lingkungan dan nilai efektititas yang didapatkan sebesar 0.261 sehingga metode TGT efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pengetahuan Lingkungan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP KARYA SERDANG LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP KARYA SERDANG LUBUK PAKAM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015.

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Karya Serdang Lubuk Pakam yang beralamat di Jalan Galang Lubuk Pakam. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.A dengan jumlah 40 siswa. Adapun Objek penelitian ini adalah Penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas belajar. Teknik analisis data terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif.

Baca lebih lajut

s pgsd penjas 1304243 bibliography

s pgsd penjas 1304243 bibliography

Alvindo , Felanita dan Mulyanto, Respati. (2013). Meningkatkan Kelincahan Dalam Kebugaran Jasmani Melalui Permainan Ambil Bendera Dan Model Team Games Tournament. Jurnal Mimbar Pendidikan Dasar. Volume 4, Nomorf 2, hal:42-46. Anandita F.P. (2010). Mengenal Senam. Bogor: Quadra.

Baca lebih lajut

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team-Games-Tournament) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta pada materi sistem reproduksi manusia.

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team-Games-Tournament) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta pada materi sistem reproduksi manusia.

Turnamen adalah sebuah struktur dimana game berlangsung. Biasanya berlangsung pada akhir minggu atau akhir unit, setelah guru memberikan presentasi di kelas dan tim telah melaksanakan kerja kelompok pada lembar kegiatan yang telah diberikan sebelumnya oleh guru. Pada turnamen pertama, guru menunjuk siswa untuk berada pada meja turnamen, empat siswa berprestasi tinggi sebelumnya pada meja 1, empat berikutnya pada meja 2, dan seterusnya. Kompetisi yang seimbang ini seperti halnya sistem skor kemajuan individu dalam metode turnamen pembelajaran lainnya, sehingga memungkinkan para siswa dari semua tingkat kinerja sebelumnya berkontribusi secara maksimal terhadap skor nilai tim mereka jika mereka melakukan yang terbaik.
Baca lebih lanjut

246 Baca lebih lajut

vii PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) EKSPLORATIF MENGGUNAKAN DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA POKOK BAHASAN KALOR.

vii PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) EKSPLORATIF MENGGUNAKAN DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA POKOK BAHASAN KALOR.

anggota kelompok diskusi diketahui untuk kemudian hasil yang diperoleh diperingkat. Jadi, dalam setiap kelompok diskusi memiliki peserta didik peringkat I, II, III dan IV. Dilanjutkan dengan membagi kelompok games yakni berdasarkan peringkatnya. Dalam hal ini peringkat I kelompok diskusi 1 membentuk kelompok games dengan peringkat I kelompok diskusi 2 dan seterusnya. Dengan kemampuan yang homogen ini, satu kelompok games memiliki empat anggota yang siap melakukan games tournament. Dalam games ini masing-masing peserta didik akan bertanding melawan satu sama lain sehingga memperoleh masing- masing skor. Usai pertandingan skor yang diperoleh kemudian dikonversikan kedalam nilai kelompok sesuai dengan tabel kemajuan yang ada pada ketentuan games tournament (terlampir). Kegiatan selanjutnya adalah masing-masing peserta didik kembali menuju kelompok diskusi masing-masing untuk melaporkan nilai kemajuan yang diperolehnya dari games. Nilai yang terkumpul kemudian dirata-rata untuk dijadikan sebagai nilai kemajuan kelompok diskusi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATERI POKOK JARINGAN DAN ORGAN TUMBUHAN DI KELAS XI SMA NEGERI 1 GIRSANG SIPANGAN BOLON T/A 2014/2015.

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATERI POKOK JARINGAN DAN ORGAN TUMBUHAN DI KELAS XI SMA NEGERI 1 GIRSANG SIPANGAN BOLON T/A 2014/2015.

Hasil penelitian diperoleh rata-rata pretest siswa Group investigation(GI) 4,16 dengan SD 0,61 dan rata-rata postest 7,4 dengan SD 0,61 atau terdapat peningkatan 3,24. Sedangkan siswa kelas Team Games Tournament(TGT) diperoleh rata-rata pretest 4,15 dengan SD 0,79 dan rata-rata postest 8,01 dengan SD 0,73 atau terdapat peningkatan rata-rata 3,86. Hasil pengujian hipotesis diperoleh t hitung > t tabel yaitu 4,13 > 2,656 yang sekaligus membuktikan bahwa ada perbedaan hasil belajar biologi siswa yang diajarkan dengan menggunakan Group Investigation(GI) dan dengan Team Games Tournament(TGT) pada materi Jaringan dan Organ tumbuhan di kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 Semester I SMA Negeri 1 Girsang Sipangan Bolon tahun pelajaran 2014/2015.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) | Yuli Setiawan | 8638 18238 1 PB

PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) | Yuli Setiawan | 8638 18238 1 PB

Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses peningkatan keterampilan sosial siswa kelas II melalui metode pembelajaran team games tournament (TGT) dan mengetahui sejauh mana hasil peningkatan keterampilan sosial siswa kelas II SD Negeri Mangkubumen Kulon No.83 Surakarta.Metode yang digunakan da- lam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan yang mengacu pada model Penelitian Tindakan Kelas dari Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 6 kali pertemuan/tindakan. Analisis data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif yaitu membandingkan hasil yang diperoleh dari siklus pertama dan siklus kedua. Sedangkan analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan lapangan dan wawancara selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, penyaj- ian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial melalui penerapan metode pembelajaran team games tournament (TGT), dapat dibuktikan dengan rata-rata skor keterampilan sosial sebelum tindakan sebesar 63,35%. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 15,23% sehingga menjadi 78,58%. Selanjutnya dari siklus I ke siklus II keterampilan sosial siswamengalami peningkatan sebesar 11,80% dari 78,58% menjadi 90,37%. Sehingga total peningkatan keterampilan sosial siswamulai dari pra tindakan, siklus I sampai siklus II adalah 27,02%, meningkat dari 63,35% menjadi 90,37%. Kata Kunci: keterampilan sosial, metode pembelajaran, Team Games Tournament
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Team Games Tournament suyato 0

Team Games Tournament suyato 0

2. Team st udy. Kegiat an ini merupakan lanjut an dari kegiat an present asi guru dengan menekankan pada akt ivit as sisw a unt uk mendalami m at eri yang baru saja disampaikan guru dalam t ahap aw al, present asi. St rat egi belajar yang bersifat kooperat if ini memungkinkan sisw a unt uk saling bert ukar pikiran unt uk memperoleh pemahaman yang sama di ant ara para anggot a t im. Tugas yang harus dilakukan at au diselesaikan oleh t im at au kelompok bias berupa lembar kerja at au menguasai mat eri yang t elah disampaikan. Secara kelompok, mereka bert anggung jaw ab t erhadap penguasaan mat eri oleh para anggot anya. Oleh karena, keberhasilan kelompok dalam t urnam en at au perlombaan nant i akan sangat t ergant ung pada penguasaan mat eri oleh set iap anggot a kelompok yang bersangkut an. Oleh karena it u, biasanya anggot a yang lain dari kelompok yang bersangkut an akan memot ivasi dan m embant u sisw a lain yang ada dalam kelom poknya, sehingga mereka secara kelompok merasa opt imis unt uk memenangkan perlombaan karena para anggot anya sudah siap dengan penguasaan mat eri secara t unt as.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Studi Komparasi Hasil Belajar Akuntansi Antara Metode Team Game Tournament Dilengkapi Media Permainan Macan-Macanan Dengan Metode Konvensional Pada Siswa Kelas XI Akuntansi SMK N 1 Banyudono Tahun Ajaran 2013/2014.

PENDAHULUAN Studi Komparasi Hasil Belajar Akuntansi Antara Metode Team Game Tournament Dilengkapi Media Permainan Macan-Macanan Dengan Metode Konvensional Pada Siswa Kelas XI Akuntansi SMK N 1 Banyudono Tahun Ajaran 2013/2014.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap pembelajaran akuntansi khususnya dalam menerapkan metode Team Games Tournament dengan media permainan macan-macanan dan metode Konvensional sebagai upaya untuk mengetahui tingkat keberhasilan belajar siswa.

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...