Mirza Ghulam Ahmad

Top PDF Mirza Ghulam Ahmad:

Perbandingan aliran Ahmadiyah dengan ahli sunnah wal-jama'ah dari segi teologi dan fiqh : studi kasus komunitas ahmadiyah di masjid al-hidayah kebayoran lama

Perbandingan aliran Ahmadiyah dengan ahli sunnah wal-jama'ah dari segi teologi dan fiqh : studi kasus komunitas ahmadiyah di masjid al-hidayah kebayoran lama

sesudahnya (PB JAI, 1984 : 28). 26 Namun Ahamadiyah ada perbedaan dalam jumlah ayat yang tetapkan Rosam Usmani. Namun Ahmadiyah tetap memakai kitab selain al-qura’an yaitu kitab Tazkirah yang berisi Intisarinya ; Membenarkan dan memberikan Justifikasi tentang Kenabian Ahmad (Mirza Ghulam Ahmad), seruan dan pujian Allah kepada Ahmad, kedekatan dengan Allah, isyarat kerosulannya, Doa-doanya, Seruan kepada janji Allah tentang kebenaran Ahmadiyah dan keberuntungan bagi yang mendapatkannya dan Mengkafirkan orang yang mengingkarinya. 27 Sebagai contoh dalam kitab Tazdzkirah halaman 195 s/d 197. Mirza Ghulam Ahmad mimpi menjadi Allah dan saat bangun dia melihat bahwa dirinya adalah benar-benar Allah SWT. Pada halaman 195 – 196 disebutkan : Didalam tidur aku (Mirza) bermimpi jadi Allah, dan aku (Mirza) yakin bahwa diriku adalah Dia (Allah) ……… dan adalah ketuhanan habis didalam urat-uratku ………dan pada ketika aku ada dalam keadaan ini, aku berkata : “ Aku ingin peraturan yang baru, langit yang baru dan bumi yang baru, kemudian aku (Mirza) menciptakan langit dan bumi. 28 Dan juga dalam kitab Tadzkirah halaman 196. : Maka aku (Mirza) melihat bahwa roh-Nya (Allah) meliputiku dan bersemayam (berada) pada badanku dan mengurungku dalam lingkungan keberadaan-Nya, sehingga tidak tersisa dariku satu (atom) pun, sedangkan aku termasuk yang tidak hadir. Dan aku melihat badanku, ternyata
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

AKIDAH DAN AKHLAK UIU 3012

AKIDAH DAN AKHLAK UIU 3012

Pendidikan awal Mirza Ghulam Ahmad dimulai dengan pengajian membaca Al-Quran dan beberapa buah buku Parsi. Beliau tidak mempelajari ilmu agama dengan sesiapapun cuma belajar sendiri sahaja. Ketika berusia 10 tahun, beliau mula mempelajari ilmu-ilmu saraf, nahu dan ilmu perubatan. Antara gurunya ialah Maulavi Fadil Ilahi, Maulavi Fadil Ahmad dan Maulavi Gul ‘Ali Shah. Walaupun demikian, Mirza sebenarnya tidak pernah menerima pendidikan formal di sekolah kerana ketika itu belum ada sekolah yang dibina di Qadian. Begitu juga halnya dalam mempelajari ilmu agama. Mirza tidak pernah menuntut ilmu agama daripada mana-mana institusi keagamaan yang diiktiraf.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Resensi buku Ahmadiyah

Resensi buku Ahmadiyah

Ketika menyaksikan betapa banyak kepercayaan ditumpahkan ke pundaknya oleh umat, yakinlah dia bahwa dia telah mendapatkan kepercayaan sebagai seorang terpilih oleh Allah sebagai nabi atau avatara Nabi Isa yang dipilih untuk menegakkan kembali keagungan Islam. Pada tahun 1882 menurut pengakuan Mirza Ghulam Ahmad, dirinya menerima perintah untuk menjadi mujaddid (reformer). Selanjutnya pada akhir tahun 1890 Mirza Ghulam Ahmad mengaku menerima ilham dari Allah dan mengangkatnya sebagai imam mahdi merangkap sebagai al-masih, sebagaimana telah dijanjikan Allah kepada Nabi Muhammad. Saat itu pula Mirza Ghulam Ahmad telah, mengingkari kenabian dan kerasulan terakhir dari Nabi Muhammad S.A.W yang diyakini sebagai salh satu pokok ajaran Islam sebagaimana yang diajarkan Al-Quran. Sewajarnyalah kalau para ulama Islam menfatwakan tentang kesesatan ajaran Jemaat Ahmadiyah.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Kemudian dia berkata kepada raja; “Sesungguhnya kamu tidak boleh membunuh aku sehingga kamu melakukan apa yang aku suruh.” Raja berkata; “Apakah dia?” ghulam menjawab; “Kamu kumpulkan orang ramai di suatu kawasan

Kemudian dia berkata kepada raja; “Sesungguhnya kamu tidak boleh membunuh aku sehingga kamu melakukan apa yang aku suruh.” Raja berkata; “Apakah dia?” ghulam menjawab; “Kamu kumpulkan orang ramai di suatu kawasan

2) Beratnya penyeksaan dan kesakitan menyebabkan pembesar di raja tidak mampu menanggungnya. Maka ia menceritakan tentang ghulam yang menjadi penyebab dia diberi petunjuk kepada kebaikan dan kebenaran. Maka ghulam pun dibawa menghadap. Ghulam dibawa menghadap raja tanpa pengetahuan orang ramai kerana raja mengetahui usianya yang masih muda dan kemasyhurannya di kalangan orang ramai sejak peristiwa pembunuhan binatang. Maka raja mahu menyunting, memujuk dan mengetahui hakikat sebenarnya. Raja pun berkata; “Wahai anakku, sesungguhnya sihir kamu telah sampai peringkat dapat menyembuhkan penyakit buta, sopak dan berbagai lagi yang kamu lakukan.” Raja menggunakan perkataan yang boleh menyentuh perasaan “wahai anakku”. Kemudian dia mengaitkan apa yang berlaku kepada sihir. Memang diakui bahawa rajalah yang menghantar ghulam kepada ahli sihir untuk mempelajari ilmu sihir dengan harapan ghulam akan menjadi ahli sihir raja dan penasihatnya. Tetapi perkara tersebut tidak berlaku kerana ghulam sekarang berdiri di hadapannya menyatakan kebenaran dan mengisytiharkan bahawa dia tidak dapat menyembuhkan sesiapa pun. Kemudiannya dia mengisytiharkan akidahnya yang sebenar Yang menyembuhkan hanyalah Allah” sebagai mencabar raja dan kuncu- kuncunya.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Khilafah Islamiyah Perspektif Ahmadiyah (Sebuah Gerakan Spiritual Keagamaan)

Khilafah Islamiyah Perspektif Ahmadiyah (Sebuah Gerakan Spiritual Keagamaan)

Definisi yang ditawaran tentanga khilafah memberi isyarat bahwa khilafah adalah pemimpin pengganti untuk mengatur kehidupan suatu umat. Kedatangan Ghulam Ahmad sebagai al-Mahdi dan al-Masih bagian dari tanggung jawab moral untuk memajukan Islam dengan memberikan interpretasi baru terhadap ayat-ayat al-Quran sesuai dengan tuntunan zaman dan ilham dari Tuhan. Selain itu, Ghulam Ahmad mengaku sgebagai nabi bayangan yang mempunyai hak dalam melanjutkan misi Nabi Muhammad, sehingga pengganti setelahnya disebut khilafah islamiyah yang melanjutkan misi kenabian Muhamad, yaitu “Liyud hirahu ‘alad-diini kullihi”(Ash-Shaf, 61:9). Pada wilayah tersebut Ahmadi meyakini bahwa sistem khilafah yang dijalakannya berkarakter agamis dan memiliki berorentasi nilai spiritual. Model yang demikian diambil dari pemahaman jemaah Ahmadiyah atas ayat al-Qur’an, dalam Surah an-Nur: 55 berikut.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

TESIS FADLAN KAMALI BATUBARA, M.Ag

TESIS FADLAN KAMALI BATUBARA, M.Ag

Disebut juga dengan sebutan Mughol berarti keturunan dari bangsawan Mongol. Sedangkan, Mongoloida yaitu berhubungan dengan karakteristik yang dimiliki oleh orang-orang suku ras (budaya) Mongol. Lihat, Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, ed. 2, (Jakarta: Balai Pustaka, 2001), h. 753. Selain itu, Mongol adalah sebuah bangsa yang berasal dari pedalaman Siberian yang datang dari arah utara menuju ke wilayah Mongolia. Lihat, Cyril Glasse, Ensiklopedi Islam: Ringkas, terj. Gufron Ahmad Mas`adi, ed. 1, Cet. 3, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002), h. 272. Sedangkan dari literatur yang lain menerangkan bahwa kata “Moghul atau Mughal” juga terkadang ditulis dengan kata Mogol ialah suatu perpaduan dari fenomenal dalam bahasa Persia dan Arab dari kata “Mongol” tersebut, dalam bahasa Parsi yaitu panggilan atau sebutan bagi bangsa Mongol dan keturunannya dan keempat kata seperti Moghul, Mughal, Mogol dan Mongol digunakan dengan maksud dan makna yang sama dalam tulisan ini disebabkan dari pengutipan dan dari sumber-sumber yang berbeda. Selanjutnya, kata imperium juga semakna dengan kata Kerajaan atau Dinasti. Bahwa Imperium Mughal, Kerajaan Mughal dan Dinasti Mughal tahun 1525-1858 merupakan sebuah kekuasaan atau Adidaya Islam terbesar pada anak benua India dengan ibukotanya Delhi. Lihat, William, L. Langer, Encyclopaedia of World History, (Boston: Houghton Mifflin Company, 1956), h. 332, dan lihat juga, Anwarsyah Nur, Din-I-Ilahi: Pemikiran Sinkretis Keagamaan Sultan Akbar The Great (1556-1605), (Disertasi: PPs IAIN-SU, 2013), h. 8.
Baca lebih lanjut

247 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN BUKU SISWA BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK

PENGEMBANGAN BUKU SISWA BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK

Mirza Noprian Utama penelitian dan pengembangan. Dalam memproduksi buku siswa ini terdiri dari beberapa tahapan penting yaitu: identifikasi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk, revisi produk i, uji coba pemakaian, revisi produk ii dan produksi masal. validasi produk dilakukan oleh ahli desain media pembelajaran dan ahli isi/materi. Sedangkan uji satu lawan satu dilakukan terhadap 2 orang siswa dan uji lapangan dilakukan terhadap 28 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pringsewu. Hasil uji internal diperoleh beberapa saran perbaikan dari penguji dan setelah dilakukan perbaikan sesuai saran-saran dari penguji, buku siswa yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil uji eksternal menunjukkan buku siswa memiliki kualitas kemenarikan sangat baik dengan kategori skor 3,50, kualitas kemudahan baik dengan kategori skor 3,52, kualitas kebermanfaatan sangat baik dengan kategori skor 3,40, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran yaitu mencapai 75,4 % siswa tuntas KKM. KKM di SMP Negeri 3 Pringsewu sebesar 70. Jadi, dapat disimpulkan bahwa dihasilkan buku siswa pembelajaran fisika dengan scientific approach yang telah teruji dan layak digunakan dengan kualitas: menarik, mudah digunakan, bermanfaat, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

IMPEDANCE ACOUSTIC INVERISION TO CHARACHTERIZE RESERVOIR IN MIRZA-YURNELI FIELD CENTRAL SUMATERA BASIN INVERSI IMPEDANSI AKUSTIK UNTUK KARAKTERISASI RESERVOIR PADA LAPANGAN MIRZA-YURNELI SUMATERA TENGAH

IMPEDANCE ACOUSTIC INVERISION TO CHARACHTERIZE RESERVOIR IN MIRZA-YURNELI FIELD CENTRAL SUMATERA BASIN INVERSI IMPEDANSI AKUSTIK UNTUK KARAKTERISASI RESERVOIR PADA LAPANGAN MIRZA-YURNELI SUMATERA TENGAH

Alhamdulillah, puji syukur bagi Allah Subhanawata’ala yang telah memberikan nikmat, karunia dan pelindungan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Inversi Impedansi Akustik Untuk Karakterisasi Reservoir pada Lapangan Mirza- Yurneli Sumatera Tengah”. Skripsi ini merupakan salah satu bagian dari kurikulum dan salah satu syarat bagi penulis untuk menyelesaikan studi pada Jurusan Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Lampung. Skripsi ini merupakan hasil kegiatan Tugas Akhir di Energi Mega Persada Kalila Bentu Ltd, Jakarta. Penulis menyadari masih banyak ketidaksempurnaan dan kelemahan dalam skripsi ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar kedepannya penulis bisa jauh lebih baik lagi. Semoga Skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN   Motivasi Belajar Ipa Siswa Kelas VII SMP Penda Tawangmangu Tahun Pelajaran 2013/2014.

PENDAHULUAN Motivasi Belajar Ipa Siswa Kelas VII SMP Penda Tawangmangu Tahun Pelajaran 2013/2014.

Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Hamdu, Ghulam dan Lisa Agustina (2011) tentang pengaruh motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar IPA sekolah dasar diperoleh hasil bahwa tanggapan siswa terhadap motivasi belajar dinilai baik dan pengaruh motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar sebesar 48,1%.

4 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS FLASH DALAM MATA PELAJARAN SISTEM KOMPUTER PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 SAWIT - UNS Institutional Repository

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS FLASH DALAM MATA PELAJARAN SISTEM KOMPUTER PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 SAWIT - UNS Institutional Repository

Martiar Ghulam El Baroki. THE DEVELOPMENT OF INTERACTIVE MEDIA BASED ON ADOBE FLASH IN COMPUTER SYSTEM SUBJECTS ON THE FIRST GRADE STUDENTS OF SMK N 1 SAWIT. Skripsi, Surakarta: Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University, April 2017.

19 Baca lebih lajut

a. Pendahuluan - 5. Aliran-aliran Islam

a. Pendahuluan - 5. Aliran-aliran Islam

Kepercayaan ini mulai timbul di kalangan Syiah Imamiyyah di Iran pada abad ke 19 M dengan munculnya Mirza Ali Muhammad (1852 M) yang mendirikan dirinya sebagai al-Bab (pintu) bagi kaum Syiah dan umat Islam lainnya untuk menghubungkan mereka dengan Imam yang lenyap dan ditunggu kehadirannya pada akhir zaman. Ia menyerukan untuk menyatukan agama Islam, Nasrani dan Yahudi sehingga menimbulkan kehebohan dan ia ditangkap dan dijatuhi hukuman mati di Tibriz tahun 1853 M.

30 Baca lebih lajut

SEJARAH AHMADIYAH DI SALATIGA DAN SEKITARNYA TAHUN 1965-2008 - Test Repository

SEJARAH AHMADIYAH DI SALATIGA DAN SEKITARNYA TAHUN 1965-2008 - Test Repository

dimaksud dengan wahyu terakhir tidak di khususkan hanya untuk para nabi saja, akan tetapi diberikan juga kepada selain mereka. Wahyu itu masih tetap terbuka dan akan tetap terbuka terus untuk selama- lamanya. Meskipun tidak ada lagi syariat yang akan diturunkan, namun nabi- nabi yang diutus mengukapkan kekayaan yang tersembunyi dalam Al- Qur‟an . dengan demikian , Ahmadiyah mempercayai bahwa bukan hanya wahyu yang akan datang terus menerus setelah Nabi Muhammad SAW. Melainkan Nabi pun juga akan berlangsung terus menerus. Pengakuan pengikut Ahmadiyah terhadap kenabian Mirza Ghulam Ahmad karena meyakini sebagai duplikat Nabi Isa. a.s yang bersetatus nabi dan menerim wahyu. disampaikan itu, berita kehadiran al- Masih juga disebutkan dalam hadis- hadis shahih, kemudian Ahmadiyah mencoba menguatkan keyakinan tersebut dengan menggunakan dalil- dalil yang meyakinkan.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMIKIRAN MIRZA BASYIRUDDIN MAHMUD AHMAD DI SUMATERA

PENGARUH PEMIKIRAN MIRZA BASYIRUDDIN MAHMUD AHMAD DI SUMATERA

Deliberatif Vol 1, No 1, Juni 2017 96 Menurut Buya Hamka anggota Jemaat Ahmadiyah memiliki kegemaran berdebat dalam mempertahankan pemikiran Basyiruddin. Sesi perdebatan itu memakan waktu yang lama untuk menetapkan bahwa nabi Isa a.s telah wafat. Ketika asumsi ini dapat diterima, mereka akan mencari alasan lain bahwa Nabi Isa a.s akan dibangkitkan kedua kalinya. Sesi selanjutnya ialah mencari bukti empirik bahwa Nabi Isa a.s yang akan turun ialah pendiri Ahmadiyah, Ghulam Ahmad. 51 Ketika melakukan tabligh di Sumatera Barat Rahmat Ali didampingi oleh salah seorang tokoh tiga serangkai yaitu Abu Bakar Ayyub. Hal ini dilakukannya setelah menyelesaikan kuliah di Qadian pada tahun 1931M. 52 Salah satu contoh usaha tabligh kedua-dua tokoh Ahmadiyah tersebut ialah mereka berhasil merekrut sepuluh penduduk Bandar Lahat untuk menerima pemikiran Basyiruddin. Nama-nama mereka ialah H. Mansyur, Manifah Mansyur, Demang Kenasin, Rekini, Hj. Matasir, Hafsah, Kodri, Busri, Aini dah Hj. Jamah. 53
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Kualitas Hidup Caregiver dalam Merawat Anggota Keluarga dengan Skizofrenia di RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem Medan

Kualitas Hidup Caregiver dalam Merawat Anggota Keluarga dengan Skizofrenia di RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem Medan

Suatu penelitian yang dilakukan Mirza (2015), menunjukkan bahwa keluarga tidak mengalami stres selama merawat pasien, mengingat lamanya waktu merawat pasien yang rata-rata sudah lebih dari 10 tahun yaitu sebanyak 25 orang dan 22 orang diantaranya mengalami stres normal (88,0%) dan 3 lainnya mengalami tingkat stres ringan (12%). Keluarga telah berada tahap acceptance (penerimaan) terhadap apa yang telah terjadi.

8 Baca lebih lajut

Show all 5138 documents...