Model Pembelajaran Generatif

Top PDF Model Pembelajaran Generatif:

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI GETARAN DI SMP

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI GETARAN DI SMP

Dalam model pembelajaran generatif terdapat lima tahapan. Pembelajaran diawali dengan tahap orientasi yaitu siswa diberikan motivasi untuk mempelajari konsep yang diberikan. Tahap kedua adalah pengungkapan ide yaitu siswa diminta mengungkapkan konsep awal mereka tentang konsep yang dipelajari. Tahap ketiga adalah tahap tantangan dan restruktrurisasi yang merupakan tahap penyajian konsep, pada tahap ini siswa mulai mengubah konsepsi yang dimilikinya sesuai dengan konsep ilmiah. Tahap keempat adalah tahap penerapan dan tahap kelima adalah tahap melihat kembali (Katu dalam Haratua, 1999). Dari kelima tahapan tersebut diupayakan siswa dapat berperan aktif dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar maupun memperbaiki konsep siswa yang keliru.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS.

Hasil observasi awal saat kegiatan belajar mengajar di kelas, menunjukkan bahwa ketrampilan proses siswa masih rendah. Siswa belum mampu menemukan sendiri konsep fisika yang telah dipelajari, siswa hanya menerapkan konsep-konsep yang diberikan oleh guru. Hal ini mengindikasikan bahwa ketrampilan proses siswa masih rendah terhadap pembelajaran fisika yang akhirnya akan berdampak negatif terhadap hasil belajar siswa. Untuk menghindari hal tersebut diperlukan adanya model pembelajaran yang bervariasi dan tidak monoton, salah satunya dengan menerapkan model pembelajaran generatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran fisika menggunakan model pembelajaran generatif pada pokok bahasan listrik dinamis dapat meningkatkan ketrampilan proses dan hasil belajar siswa kelas X semester 1 SMA N 1 Wuryantoro.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pengaruh model pembelajaran generatif tehadap kemampuan koneksi matematika siswa

Pengaruh model pembelajaran generatif tehadap kemampuan koneksi matematika siswa

Hal tersebut didukung oleh hasil pengamatan selama berlangsungnya pembelajaran, pada pertemuan pertama aktifitas pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran generatif belum bisa dikondisikan dengan baik dan belum tercapai. Siswa yang pintar lebih senang mengerjakan soal latihan sendiri dan tidak mau bekerja sama dengan teman kelompoknya sehingga siswa yang kurang mengerti terlihat kebingungan. Pada saat anggota perwakilan kelompok diminta untuk mempersentasikan hasil diskusinya, siswa terlihat malu4malu dan sulit dalam menyampaikan hasil diskusinya dikarenakan takut salah sehingga siswa lain lebih banyak mengobrol dan enggan menanggapi presentasi temannya.
Baca lebih lanjut

170 Baca lebih lajut

KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DALAM SETING TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA.

KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DALAM SETING TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengoptimalkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar adalah melalui kegiatan belajar yang bermakna. Pembelajaran bermakna menampilkan hal-hal yang sering ditemui oleh siswa ke dalam materi pembelajaran sehingga siswa memiliki gambaran akan materi pembelajaran. Salah satu pembelajaran bermakna yang dapat digunakan adalah model pembelajaran generatif. Model pembelajaran generatif memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi pengetahuannya sendiri baik melalui pengalaman langsung ataupun tidak langsung. Selain model pembelajaran yang mendukung, seting pembelajaran juga dapat digunakan agar kegiatan pembelajaran terarah. Salah satu seting pembelajaran yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran adalah seting pembelajaran Team Accelerated Instruction (TAI). Seting pembelajaran tersebut merupakan pembelajaran yang berpusat kepada siswa dengan peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran. Siswa diberikan kesempatan untuk mengambil bagian dan peran dalam pembelajaran sehingga siswa memiliki pengalaman dalam belajar.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF (GENERATIVE LEARNING) DISERTAI METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA DI SMP

MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF (GENERATIVE LEARNING) DISERTAI METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA DI SMP

Model pembelajaran generatif pernah dilakukan oleh Tika (2001) untuk mata kuliah Fisika Dasar pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Pendidikan Matematika, dengan hasil temuan sebesar 77% mahasiswa memberi respon dan sikap positif terhadap penerapan model pembelajaran generatif sehingga berdampak pada terjadinya peningkatan hasil belajar dan perubahan miskonsepsi mahasiswa menjadi konsepsi ilmiah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran generatif dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan hasil belajar fisika, karena dengan menggunakan model pembelajaran generatif siswa dapat mengkonstruksi pengetahuannya sendiri sehingga terdapat hubungan antara pengatahuan awal dengan pengetahuan baru yang dimiliki oleh siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajarnya. Hal ini sesuai dengan pendapat Trianto (2011:21) yaitu pengetahuan awal menjadi syarat utama dalam pembelajaran dan salah satu penyebab siswa mengalami kesulitan dalam memahami pengetahuan tertentu adalah karena pengetahuan baru yang diterima tidak terjadi hubungan dengan pengetahuan yang sebelumnya. Dalam penelitian ini model pembelajaran generatif diterapkan pada siswa tingkat pertama di SMP dengan menggunakan metode eksperimen agar dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAPHASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS DIMENSI KOGNITIF Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Hasil Belajar Matematika Berbasis Dimensi Kognitif Taksonomi.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAPHASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS DIMENSI KOGNITIF Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Hasil Belajar Matematika Berbasis Dimensi Kognitif Taksonomi.

From above, it known that there is influence implementation of generative learning model towards learner s achievement in mathematics. For next step, it will analyze influence generative learning model and conventional learning model towards learners learning s achievement in mathematics based on cognitive dimension og bloom s taxonomy. This conditions can be presented in tables and graphs of averages of learner s achievement in mathematics as follows:

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF M

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF M

Begitu juga yang terjadi di SMA Negeri 8 Palembang, berdasarkan kesimpulan dari wawancara terhadap beberapa guru yang mengajar mata pelajaran matematika bahwa pembelajaran yang dilakukan masih mendominasi transfer pengetahuan, walau ada usaha yang dilakukan untuk melakukan variasi pendekatan yang digunakan, seperti pendekatan berbasis latihan , tugas atau yang lain , namun usaha ini masih membuat respon siswa pasif atau kurang aktif, siswa tetap bersikap menunggu dalam proses pembelajaran karena kurangnya sikap positif terhadap situasi maupun proses pembelajaran, menerima saja apa yang ditransfer oleh guru, sehingga ketuntasan belajar secara klasikal yang dicapai rata- rata masih dibawah 50% ( di lihat dari nilai murni untuk pelajaran matematika hasil UAS semester ganjil 2008/2009 ).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF.

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF.

Salah satu harapan yang ingin dicapai dalam pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama adalah terlatihnya kemampuan berpikir matematik. Oleh sebab itu tidaklah mengherankan jika pada akhir- akhir ini banyak pakar matematika, baik pendidik maupun peneliti yang tertarik untuk mendiskusikan dan meneliti kemampuan berpikir matematik. Perhatian para ahli tersebut tersirat dalam ungkapan Henningsen dan Stein (1997) yang menyatakan bahwa “ much discucion and concern have been focused on limitations in student’s’ concept understanding as well as on their thinking, reasoning, and problem solving skills in mathematics”. Aktivitas penelitian yang berfokuskan pada kemampuan tersebut pada dasarnya berlandaskan pada pandangan dinamik tentang matematika yang mencakup suatu proses matematik aktif dan generatif.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Pengaruh Model Pembelajaran Generatif (Generative Learning) Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Pada Konsep Cahaya

Pengaruh Model Pembelajaran Generatif (Generative Learning) Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Pada Konsep Cahaya

The aim of this research was to know of The Influence of Generative Learning Model to Physics Product Study. This research was held Junior High School Mathla’ul Anwar (SMP Mathla’ul Anwar)in academic period 2010/2011. The research method was quasi experiment and used Nonequivalent Control Group Design. The sample in this research was taken by purposive sample technique, students of class VIII.A as a group of experiment used generative learning model, and student of class VIII.B as a group of control were not used generative learning model (used conventional model. Instrument were used in these research is test instrument used essay. Data was got from test instrument was analyzed by statistical analysis t-test. Based on result of statistical analysis t-test at the level of significant (α) = 0,05, it is shown that t values greater than t table were 3,846 > 0,999,
Baca lebih lanjut

203 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAPHASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS DIMENSI KOGNITIF Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Hasil Belajar Matematika Berbasis Dimensi Kognitif Taksonomi.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAPHASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS DIMENSI KOGNITIF Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Hasil Belajar Matematika Berbasis Dimensi Kognitif Taksonomi.

The objective of this research is to analyze the influence implementation generative learning model towards learner s achievement in mathematic based on Cognitive Dimension of Bloom s Taxonomy. Population in this research is all learners grade VII in SMP Negeri 1 Kaliwungu and sanples are learners in class VII A as control sample and VII D as experiment sample. Sampling technique used by researcher is Cluster Random Sampling. Data collecting methods in this research is documentation method and test method. Technique of data analysis is Mean Difference Testing; prerequisite test is using Liliefors method to test normality and Bartlett to test homogenity. The result of data analyzing with significant level 5%, there is influence generative learning model towards learner s achievement in mathematics based on cognitive dimension of bloom s taxonomy with z computation = 2,289.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF (GENERATIVE LEARNING) DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF (GENERATIVE LEARNING) DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA

Penelitian dilakukan di SMAN 5 Bandar Lampung, menggunakan dua kelas yaitu kelas ekperimen (kelas XI IPA 3) dengan jumlah sampel 37 siswa dan kelas kon- trol (XI IPA 2) dengan sampel 33 siswa menggunakan desain faktorial. Pada awal penelitian diberikan pretest untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa sebelum pembelajaran dan kemampuan kognitif siswa yang kemudian dikatego- rikan menjadi siswa dengan kemampuan kognitif tinggi dan kemampuan kognitif rendah. Setelah tiga kali pertemuan tatap muka dengan menggunakan pembelaja- ran generatif pada kelas eksperimen dan pembelajaran langsung (direct instruct- ttion) pada kelas kontrol, diberikan soal posttest untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa setelah pembelajaran. Sehingga diperoleh data interaksi siswa dalam pembelajaran, kemampuan kognitif siswa, dan N-gain kemampuan berpikir krtis siswa yang kemudian diolah dengan analisis variansi dan uji perbandingan.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

MENUMBUHKAN SOFT SKILL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF.

MENUMBUHKAN SOFT SKILL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF.

Model pembelajaran generatif merupakan suatu model pembelajaran yang menekankan pada pengintegrasian secara aktif pengetahuan baru dengan menggunakan pengetahuan yang sudah dimiliki siswa sebelumnya. pengetahuan baru itu akan diuji dengan cara menggunakannya dalam menjawab suatu persoalan yang terkait. Jika pengetahuan baru itu akan disimpan dalam memori jangka panjang. Dimana siswa didorong untuk berperan aktif dalam pembelajaran didalam kelas yang pengajarannya berpusat pada siswa. 29 Disamping itu juga peran guru sangat diperlukan, guru tidak hanya sekedar memberikan informasi terkait materi yang disampaikan atau pengendalian seluruh kegiatan di kelas, melainkan guru membantu siswa menemukan fakta, konsep/prinsip baik diri mereka sendiri ataupun terhadap penyelesaian permasalahan yang dihadapi.
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran generatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen pada peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil dua kelas sampel yaitu, kelas eksperimen dengan jumlah anggota kelas sampel 39 peserta didik dan kelas kontrol dengan jumlah anggota kelas sampel 40 peserta didik. Adapun kelas sampel diambil dua kelas dari tiga kelas pararel yang penentuannya dilakukan dengan cara acak (random class sample). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik tes dalam bentuk soal essay yang telah divalidasi secara empiris. Analisis data menggunakan uji 𝒕 , dengan terlebih dahulu menguji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasil terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran generatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

S MTK 1009071 Chapter5

S MTK 1009071 Chapter5

3. Perlu diperhatikan tahapan-tahapan pada pembelajaran generatif, terutama pada tahapan challenge, untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hal ini dikarenakan tahap challenge merupakan tahap utama atau tahapan paling penting dalam model pembelajaran generatif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. 4. Pembelajaran dengan pendekatan saintifik masih belum terbiasa dilaksanakan

Baca lebih lajut

 19896 23935 1 PB

19896 23935 1 PB

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam pendidikan. Menurut Jamalludin (2013), matematika merupakan ilmu yang berpengaruh terhadap perkembangan ilmu lain, sehingga matematika juga perlu diajarkan melalui proses pembelajaran. Kurikulum 2013 sangat menekankan bahwa dalam setiap kegiatan belajar mengajar harus mengutamakan aktifitas siswa dengan guru, siswa satu dengan siswa yang lain serta pengonstruksian pemahaman siswa terkait dengan materi yang diajarkan saat itu secara mandiri. Maka dibutuhkan suatu model pembelajaran yang dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk mengonstruksi pengetahuannya sendiri dan memungkinkan siswa berperan secara aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu model pembelajaran tersebut adalah model pembelajaran generatif.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Belajar - BAB II Sari Listiana

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Belajar - BAB II Sari Listiana

Pembelajaran generatif diharapkan dapat meningkatkan setiap indikator pemahaman konsep dengan bantuan alat peraga kayu pelangi. Pembelajaran generatif merupakan suatu model pembelajaran yang dimaksudkan agar siswa belajar dengan cara mereka sendiri sesuai dengan pengetahuan yang telah diperoleh siswa pada tingkat kelas sebelumnya untuk mempelajari pelajaran yang akan dipelajari berdasarkan pengalaman yang sudah dimiliki siswa. Pembelajaran generatif dilaksanakan melalui 4 tahap yang telah dijelaskan pada tinjauan pustaka.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pemahaman Konsep Matematis - Very Ekawati BAB II

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pemahaman Konsep Matematis - Very Ekawati BAB II

Wena (2009) menjelaskan bahwa model pembelajaran generatif pertama kali diperkenalkan oleh Osborne dan Cosgrove. Pembelajaran generatif merupakan pembelajaran yang dimaksudkan agar siswa belajar dengan cara mereka sendiri sesuai dengan pengetahuan yang telah diperoleh siswa pada tingkat kelas sebelumnya untuk mempelajari pelajaran yang akan dipelajari berdasarkan pengalaman yang sudah dimiliki siswa. Suyatno (2009) menjelaskan bahwa pembelajaran generatif dapat menekankan peningkatan aktif materi baru dengan skemata yang ada di benak siswa, sehingga siswa mengucapkan dengan kata – kata sendiri apa yang telah mereka dengar. Model pembelajaran generatif menurut Lusiana (2009) merupakan salah satu model yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika yang terdiri dari empat fase, yaitu: 1) the preliminary step (tahap pendahuluan), 2) the focus step (tahap pemfokusan), 3) the challenge step (tahap tantangan), dan 4) the application step (tahap penerapan).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S FIS 0905880 Chapter5

S FIS 0905880 Chapter5

Berdasarkan hasil temuan dan pengalaman yang dialami peneliti selama penyusunan penelitian ini, rekomendasi bagi yang hendak menerapkan atau melakukan penelitian lebih lanjut perlu memperhatikan hal-hal berikut. 1. Keberhasilan model pembelajaran generatif dalam meningkatkan variabel

Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTEGRATIF MENDENGARKAN DAN BERBICARA BAHASA JAWA BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN GENERATIF KELAS VIII SMP NEGERI 2 KALIBAGOR

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTEGRATIF MENDENGARKAN DAN BERBICARA BAHASA JAWA BERBASIS KONTEKSTUAL DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN GENERATIF KELAS VIII SMP NEGERI 2 KALIBAGOR

Sanajan siswa sinau basa Jawa wis suwe, nanging siswa durung bisa micara nganggo basa Jawa kang apik. Siswa nalika micara nganggo basa Jawa, ora nggatekake ungguh-ungguh basa. Siswa kangelan micara amarga ora apal tembung krama. Iku beda karo kaprigelan ngrungokake. Apamaneh keprigelan micara gegayutan karo keprigelan ngrungokake. Amarga kaprigelan micara disinauni sawise entuk kaprigelan ngrungokake. Saliyane faktor saka siswa, piwulangan ing sekolah uga dadi prakara kangelan siswa nalika micara. Piwulangan kang digunakake esih konvensional. Gegayutan karo prakara mau, kanggo nangani kangelan siswa nalika micara yaiku karo strategi piwulangan generatif. Strategi piwulangan generatif kang dijlentrahake dadi limang tataran yaiku tataran eksploratif, pemfokusan, pengenalan konsep, penerapan konsep, lan analisis kesalahan berbahasa.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...