modul fisika berbasis inkuiri terbimbing

Top PDF modul fisika berbasis inkuiri terbimbing:

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA/MA.

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA/MA.

Modul fisika berbasis inkuiri terbimbing pada materi listrik dinamis perlu dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengembangan Modul Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing, 2) kelayakan produk Modul Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing, 3) efektivitas Modul Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMA/MA.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA/MA KELAS X PADA MATERI LISTRIK DINAMIS.

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA/MA KELAS X PADA MATERI LISTRIK DINAMIS.

Hasil penelitian sebagai berikut: (1) modul fisika berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa memiliki ciri yaitu langkah pembelajaran pada modul disesuaikan dengan langkah pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing, mengintegrasi kemampuan berpikir kritis pada setiap tahapnya. (2) modul dikategorikan layak karena telah melalui uji kelayakan (materi, media, bahasa, guru, dan teman sejawat) dan didukung oleh perhitungan cut off sebesar 91,96 > 90,82 yang menyatakan bahwa modul dikategorikan layak. (3) penggunaan modul fisika berbasis inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, didukung dari hasil perhitungan N-gain menunjukkan nilai 0,55 dan dalam kategori sedang.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI DINAMIKA ROTASI DAN KESETIMBANGAN BENDA TEGAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BEPIKIR LOGIS SISWA - UNS Institutional Repository

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI DINAMIKA ROTASI DAN KESETIMBANGAN BENDA TEGAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BEPIKIR LOGIS SISWA - UNS Institutional Repository

Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. 2018. Pengembangan Modul Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Dinamika Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar untuk Meningkatkan Kemampuan Bepikir Logis. Tesis. Pembimbing: Prof. Dra. Suparmi, M.A., Ph.D. Kopembimbing Prof. Dr. Widha Sunarno, M.Pd. Program Studi Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

15 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA/MA KELAS X PADA MATERI LISTRIK DINAMIS - UNS Institutional Repository

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA/MA KELAS X PADA MATERI LISTRIK DINAMIS - UNS Institutional Repository

Pembelajaran Fisika yang di terapkan di SMA 4 Madiun belum mengunakan bahan ajar berbasis inkuiri terbimbing yang mengarahkan siswa belajar mandiri dan rendahnya kemampuan berpikir kritis. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: 1) Mendesain rancangan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi listrik dinamis, 2) Menghasilkan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi listrik dinamis yang layak digunakan, 3) mengimplementasiksan modul fisika berbasis inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI FLUIDA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA - UNS Institutional Repository

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI FLUIDA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA - UNS Institutional Repository

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development). Tahap metode tersebut mencakup : (1) tahap studi pendahuluan, meliputi studi pustaka, observasi dan wawancara guna mengetahui kebutuhan bahan ajar menurut guru dan siswa; (2) tahap pengembangan, dimulai desain produk awal hingga menjadi modul fisika berbasis inkuiri terbimbing; dan (3) tahap evaluasi untuk menguji keefektifan modul.

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR

Abstrak: Pengaruh penggunaan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing terhadap minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh penggunaan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing terhadap minat, dan (2) pengaruh penggunaan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar pada materi suhu dan kalor. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain One Group Pre test- Post test Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat siswa dan hasil belajar kognitif siswa sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing. Peningkatan minat belajar ditunjukkan dengan nilai N-gain sebesar 0,71 (kategori tinggi) dan peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan nilai N-gain sebesar 0,74 (kategori tinggi).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: (1) pengembangan modul pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing didesain dengan tahapan pembelajaran: merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa, (2) modul memenuhi kriteria layak dari hasil validasi materi, media, praktisi pendidikan dan teman sejawat. Nilai rata-rata lebih besar dari nilai minimum kelayakan dengan katagori sangat baik, (3) implementasi modul fisika berbasis inkuiri terbimbing efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa berdasarkan pengujian lapangan di SMA PIRI 1 Yogyakarta. Kemampuan berfikir kreatif siswa mengalami peningkatan yang signifikan dalam kategori sedang.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE

media pembelajaran mandiri yang dimiliki siswa, yaitu modul, namun modul yang dimiliki hanya memuat materi dan soal-soal latihan yang berbasis KTSP. Modul seperti ini kurang dapat digunakan siswa sebagai media belajar mandiri, karena dipandang siswa kurang menarik. Selain itu, siswa tidak dituntun untuk mencari dan menemukan sendiri suatu konsep materi yang dipelajari melainkan hanya menerima penjelasan materi dari guru, maka pengembangan modul pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing sangat membantu siswa dalam melakukan

58 Baca lebih lajut

Pengembangan Modul Elastisitas Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Disiplin Belajar dan Kreativitas Siswa SMK. ARTIKEL

Pengembangan Modul Elastisitas Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Disiplin Belajar dan Kreativitas Siswa SMK. ARTIKEL

Tahapan ini dilakukan penyebaran angket kebutuhan kepada siswa dan guru mengenai pembelajaran fisika di sekolah yang akan dijadikan tempat penelitian. Angket kebutuhan guru diberikan kepada 4 orang guru SMK Negeri 1 Mondokan kabupaten Sragen, Sedangkan angket pengungkap kebutuhan siswa diberikan kepada 31 siswa di sekolah yang sama. Pertanyaan angket kebutuhan siswa terdiri dari 18 pertanyaan. Hasil dari angket pengungkap kebutuhan siswa adalah siswa membutuhkan bahan ajar cetak yang sesuai dengan kurikulum 2013. Siswa belum menggunakan model pembelajaran berbasis saintifik maupun inkuiri dalam pembelajaran. Siswa belum diarahkan pada sikap disiplin belajar dan kreatif. Untuk mencapai sikap disiplin belajar dan siswa yang kreativitasnya tinggi maka pembelajaran seharusnya terpusat pada siswa dan siswa terlibat langsung dalam menemukan pengetahuannya sendiri. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Suparno (2013:18) yang menyatakan bahwa, fisika adalah pengetahuan fisis, maka sangat jelas bahwa untuk mempelajari fisika dan membentuk pengetahuan tentang fisika, diperlukan kontak langsung dengan hal yang ingin diketahui. Itulah sebabnya dalam fisika metode eksperimen dan inkuiri sangat cocok untuk mendalami fisika.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengembangan Modul Pembelajaran Dinamika Gerak Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Penurunan Miskonsepsi Siswa SMA BAB I

Pengembangan Modul Pembelajaran Dinamika Gerak Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Penurunan Miskonsepsi Siswa SMA BAB I

Dalam belajar memahami konsep fisika, Pada saat memasuki tahap belajar yang baru, siswa tidak datang dengan pikiran yang kosong tanpa memiliki pengetahuan awal. Siswa biasanya telah memiliki wawasan dari pengalaman sehari-hari dan informasi dari lingkungan sekitar. Dalam pengalaman tersebut terbentuk prakonsepsi atau sejenis “teori siswa” mengenai peristiwa-peristiwa fisika dalam lingkungan sehari-hari manusia. Prakonsepsi ini belum tentu benar, Jika dalam proses pembelajaran guru tidak memperhatikan prakonsepsi maka dalam kepala siswa akan terjadi percampuran prakonsepsi dengan konsep yang sebenarnya. Percampuran ini akan menyebabkan pengertian yang salah dalam diri siswa (Berg , 1990).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengembangan Modul Ilustratif Pembelajaran Ipa Smp Berbasis Inkuiri Terbimbing Bermuatan Pendidikan Karakter bab 1

Pengembangan Modul Ilustratif Pembelajaran Ipa Smp Berbasis Inkuiri Terbimbing Bermuatan Pendidikan Karakter bab 1

Salah satu materi IPA SMP Kelas VII yang paling penting dan menjadi dasar dari ilmu fisika lainnya yaitu materi gerak lurus. Hal ini dikarenakan Gerak Lurus adalah dasar untuk mempelajari materi selanjutnya seperti usaha dan energi, kinematika gerak dua dimensi, hingga fisika modern dan fisika kuantum akan mensyaratkan materi gerak lurus ini untuk dikuasai terlebih dahulu. Selain itu, aplikasi gerak lurus dalam kehidupan sehari-hari yang melimpah di sekitar kehidupan siswa, membuatnya harus dikuasai agar siswa dapat menjadikannya alasan dalam bertindak dan mengambil keputusan dalam permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN BERBASIS MASALAH

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN BERBASIS MASALAH

Hal ini dikarenakan, pengerjaan latihan pada modul berbasis masalah diberikan petunjuk yang sangat rinci sehingga memudahkan siswa untuk memperoleh jawaban yang benar, sedangkan pengerjaan latihan pada modul inkuiri terbimbing kurang di- berikan petunjuk secara rinci, sehingga menuntut siswa untuk lebih aktif bekerjasama dalam kelompok. Berdasarkan perbedaan tersebut, siswa yang menggunakan modul inkuiri ter- bimbing akan lebih unggul dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pembuatan hasil karena menuntut kerjasama yang tinggi. Sementara siswa yang menggunakan modul ber- basis masalah lebih unggul pada tahap pelaporan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

Salah satu metode pembelajaran yang sampai sekarang masih tetap dianggap sebagai metode yang cukup efektif adalah metode inkuiri. Inkuiri berasal dari kata inquire yang berarti menanyakan, meminta keterangan, atau penyelidikan, dan inkuiri berarti penyelidikan. Siswa diprogramkan agar selalu aktif secara mental maupun fisik. Materi yang disajikan guru tidak langsung diberikan dan diterima oleh siswa, tetapi siswa diusahakan supaya mereka memperoleh berbagai pengalaman dalam rangka “menemukan sendiri” konsep-konsep yang direncanakan

52 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS

EFEKTIVITAS MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS

Peningkatan yang signifikan terjadi karena pada kelas eksperimen menggunakan modul dengan strategi inkuiri terbimbing memiliki beberapa kelebihan.Kelebihannya yaitu ditinjau dari segi isi, modul dengan strategi inkuiri terbimbing memuat materi fluida statis yang dibahas secara lebih rinci.Fenomena-fenomena fisika ditulis tersaji dengan jelas dan mudah dipahami oleh siswa. Mereka dituntun dalam memahami konsep fluida statis langkah demi langkah sesuai dengan langkah-langkah inkuiri terbimbing dari mulai merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, melakukan percobaan, menganalisis data, merang- kum dan mensintesis. Semua tersusun secara runtun sesuai dengan langkah
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODUL BERBASIS LATIHAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN MODUL LATIHAN BERBASIS MASALAH

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODUL BERBASIS LATIHAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN MODUL LATIHAN BERBASIS MASALAH

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar fisika siswa yang menggunakan modul berbasis latihan inkuiri terbimbing dengan siswa yang menggunakan modul latihan berbasis masalah. Populasi penelitian ini adalah siswa/siswi SMA Negeri 2 Metro kelas X.IPA dengan sampel penelitiannya adalah siswa/siswi kelas X.IPA 1 dan X.IPA 3. Disain penelitian yang digunakan adalah The Non-Equivalent Control Group Design. Teknik pengambilan data pada ranah afektif menggunakan angket penilaian diri dan penilaian teman sejawat, pada ranah kognitif menggunakan tes uraian, dan pada ranah psikomotor menggunakan angket observasi. Analisis data penelitian menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji-t, dan Uji Mann-Whitney. Berdasarkan Uji Mann-Whitney diketahui bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada ranah kognitif dan psikomotor menggunakan modul berbasis latihan inkuiri terbimbing dengan modul latihan berbasis masalah, dengan perbandingan kuantitatif 3,11 : 2,43 dan 3,00 : 2,86, sedangkan berdasarkan Uji-t, diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada ranah afektif dikarenakan penggunaan modul berbasis latihan inkuiri terbimbing dan modul latihan berbasis masalah masing- masing mampu memunculkan 13 poin penilaian afektif yang dapat membentuk sikap siswa, hal ini menyebabkan hasil penilaian afektif siswa memiliki nilai yang sama, dengan perbandingan kuantitatif 3,62 : 3,60.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN FLUIDA DI SMKN 6 SURAKARTA | Setyo Putri | Inkuiri 4650 10270 1 SM

PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN FLUIDA DI SMKN 6 SURAKARTA | Setyo Putri | Inkuiri 4650 10270 1 SM

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kelayakan modul interaktif berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan fluida untuk siswa SMK kelas XI; (2) menganalisis efektivitas modul interaktif berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan fluida untuk siswa SMK kelas XI. Jenis penelitian ini adalah research and development yang meliputi: pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran untuk mengembangkan modul interaktif berbasis inkuiri terbimbing. Teknik pengumpulan data dimulai dengan tahap studi pendahuluan, desain produk, validasi produk, uji coba produk secara terbatas dan diperluas. Instrumen yang digunakan adalah instrumen model Delphi anta lain: lembar validasi modul, silabus, RPP, kisi-kisi soal hasil belajar, serta angket respon siswa. Kelayakan modul interaktif berbasis inkuiri terbimbing diketahui dari hasil validasi oleh 2 ahli, 2 guru fisika SMK dan 2 teman sejawat serta respon siswa dari uji coba terbatas dan uji coba diperluas. Efektivitas modul interaktif berbasis inkuiri terbimbing, diambil data nilai pretes dan postes pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, kemudian dicari rata-rata selisih (N gain ). Rata-rata selisih
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SUHU DAN KALOR

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI SUHU DAN KALOR

Pembelajaran fisika membutuhkan berbagai cara yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa. Media pembelajaran yang sudah ada biasanya bersifat monoton, sehingga dibutuhkan media yang dapat memberikan siswa suatu pengalaman belajar secara langsung. Telah kita ketahui bahwa media pembelajaran yang tersedia beraneka ragam, misalnya media berbasis cetakan yaitu Lembar Kerja Siswa (LKS). LKS merupakan salah satu sumber belajar yang digunakan untuk membantu siswa dalam menambah informasi tentang konsep yang dipelajari melalui kegiatan belajar yang dilakukan secara sistematis. LKS dapat membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Namun kenyataanya, banyak LKS yang belum sesuai dengan kurikulum yang berlaku pada saat ini, sehingga dengan menggunakan LKS tersebut siswa belum secara optimal melakukan pengalaman secara langsung untuk menemukan konsep dan prinsip yang akan dipelajari.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL KIMIA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

PENGEMBANGAN MODUL KIMIA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

Inkuiri terbimbing (Guided Inquiry) merupakan salah satu metode inkuiri dimana guru menyediakan materi atau bahan dan permasalahan untuk penyelidikan (Malihah, 2011: 18). Siswa merencanakan prosedurnya sendiri untuk memecahkan masalah. Guru memfasilitasi penyelidikan dan mendorong siswa mengungkapkan atau membuat pertanyaan-pertanyaan yang membimbing mereka untuk penyelidikan lebih lanjut. Dengan pendekatan ini siswa lebih beorientasi pada bimbingan dan petunjuk dari guru hingga siswa dapat memahami konsep- konsep pelajaran (Matthew et al., 2013). Pada metode ini siswa akan dihadapkan pada tugas-tugas yang relevan untuk diselesaikan baik melalui diskusi kelompok maupun secara individual agar mampu menyelesaikan masalah dan menarik suatu kesimpulan secara mandiri (Douglas, 2009).
Baca lebih lanjut

151 Baca lebih lajut

S KIM 1104657 Chapter1

S KIM 1104657 Chapter1

Model pembelajaran inkuiri merupakan model pembelajaran yang dapat menuntun peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran, dimana peserta didik dituntut untuk dapat menemukan sendiri suatu konsep atau prinsip dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bekerja merumuskan prosedur, menganalisis hasil, dan mengambil kesimpulan secara mandiri sehingga dapat memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Suyanti (2010 hlm. 44) bahwa pembelajaran inkuiri menekankan kepada proses mencari dan menemukan sendiri konsep dan prinsip yang dipelajari. Keikutsertaan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran dapat mengembangkan keterampilan dan kemampuan berpikir peserta didik secara optimal. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Marno dan Idris (2008, hlm. 150) bahwa mengaktifkan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran merupakan salah satu cara menghidupkan dan melatih memori peserta didik agar bekerja dan berkembang secara optimal.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER | Asyhari | Inkuiri 3843 8497 1 SM

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER | Asyhari | Inkuiri 3843 8497 1 SM

Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah: (1) pengembangan perangkat pembelajaran Fisika SMA berbasis inkuiri terbimbing terintegrasi pendidikan karakter dilakukan dengan mengadaptasi metode Research and Development oleh Borg &Gall melalui tahapan-tahapan Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of Products, Preliminary field,Main product revision,Main field testing, danOperational product revision, (2) kualitas produk perangkat pembelajaran Fisika SMA berbasis inkuiri terbimbing terintegrasi pendidikan karakter yang dikembangkan mendapatkan nilai dengan rerata 4 dan berkategori “sangat baik”, (3) pencapaian hasil belajar peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran Fisika SMA berbasis inkuiri terbimbing terintegrasi pendidikan karakter mengalami peningkatan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...