Mooi Indie

Top PDF Mooi Indie:

Deskripsi Obyek dan Wilayah Penelitian  Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Deskripsi Obyek dan Wilayah Penelitian Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

ketika Batavia mengalami perkembangan pesat sebagai kota perdagangan, pusat pemerintahan dan tempat percampuran budaya. Pada akhir abad ke-19 sampai dasawarsa abad ke-20 terjadi percampuran kebudayaan peranakan (meztizo culture) di kota-kota besar Hindia Belanda yang disebut kebudayaan Indische. Pekerjaan sebagai pelukis profesional mulai tumbuh di Batavia. Dalam ruang pertumbuhan ekonomi yang kian pesat, bidang kebudayaan, gaya hidup, dan kesenian berkembang bentuk seni lukis Mooi Indie dari tangan seniman Eropa maupun pribumi (Burhan, 2008:21).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pendahuluan   Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Pendahuluan Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Sebagai sejenis orientalisme, Mooi Indie tidak hanya muncul melalui kesenian tetapi juga teori sosial yang akhirnya menjadi bahan ideologi Indonesia. Dengan kata lain, visualisasi Mooi Indie dala lukisan sebenarnya sejajar dengan budaya akademis dan literer para cendekiawan Belanda. Konsekuensi dari telaah sosial Mooi Indie adalah bahwa desa harus menjadi kesatuan harmonis, serasi dan abadi. Memang agar Hindia Belanda bisa menjadi satu kesatuan budaya baru dengan Barat, harus digambarkan sebagai sesuatu yang kuat, bertradisi kuno, berbudaya, dan otonom. Desa. Dengan prinsip musyawarah sebagai inti kehidupan pribumi, desa dapat dijadikan sasaran kebijaksanaan pemerintah. Maka desa yang bergolak dan resah sering pula digambarkan secara romantis, tenang, dan juga damai.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Peneliti menemukan citra-citra perbandingan yang cukup kental pada tiga adegan bahkan sejak bagian pembukaan iklan ini. Makna konotatif representasi Mooi Indie untuk membedakan Timur dan Barat pada awalnya terlihat pada scene pembuka untuk setting benua Eropa. Seperti telah dijelaskan, Eropa dicitrakan sebagai benua dingin tanpa kehangatan matahari dan membosankan. Menjadi sangat berbeda dengan nuansa ketimuran Indonesia yang menunjukkan kehangatan meskipun hanya berupa gambar- gambar panorama di sebuah blog dan website. Mooi Indie direpresentasikan melalui matahari terbit, berbanding terbalik dengan curah hujan dan kekelaman benua Eropa. Makna konotatif ini juga menjadi sangat menarik jika dihubungkan dengan adegan David John yang berada di dalam gua dan melompat ke arah “cahaya surga”. Narasi “ Explore The Darkness, Embrace The Light ” mengungkap makna jika kegelapan bukan sesuatu yang harus dihindari tetapi dijelajahi untuk mendapati cahaya. Scene ini bisa dihubungkan dengan suasana kelam Eropa sehingga diperoleh pemaknaan jika Timur adalah sumber atau pusat cahaya bahkan sampai ke dalam perut bumi.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENUTUP  Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

PENUTUP Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Barat secara intelektual telah memetakan dunia Timur. Gambaran Barat tentang negeri-negeri (jajahannya) di Timur begitu romantik. Maka sejajar dengan pendekatan Said, peneliti memperbincangkan Mooi Indie yang berarti Hindia Molek atau Hindia Jelita, pada iklan pariwisata Feeling Is Believing .

6 Baca lebih lajut

Representasi Mooi Indie (Hindia Molek)  Dalam Iklan Pariwisata Indonesia  Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia Representasi Mooi Indie (Hindia Molek) Dalam Iklan Pariwisata Indonesia (Analisis Semiotika Iklan Pariwisata Televisi (TVC) Versi Feeling Is Believing).

Skripsi ini merupakan hasil kerja dalam proses dan pemikiran panjang untuk menyelesaikannya. Berproses bersama teori semiotika mengenai representasi beserta teori poskolonial yang asing dan belum dipahami pada mulanya terasa berat. Begitu banyak bahan terbaca untuk menemukan sebuah kata kunci untuk mengaitkan analisis iklan pariwisata bersama kedua teori tersebut. Pada akhirnya setelah coba menelaah ranah seni rupa ditemukan istilah Mooi Indie pada gambar-gambar pemandangan yang bersifat turistik di era kolonial. Dengan menelaah Mooi Indie sebagai gagasan menurun bagi iklan pariwisata periode modern dimulailah proses penerapan teori- teori hingga mencapai hasil akhir.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Raden Saleh, Anak Belanda, Mooi Indie & Nasionalisme.

Raden Saleh, Anak Belanda, Mooi Indie & Nasionalisme.

berubah. Romantisme Mooi Indie juga dijadikan pandangan bagi para ahli ilmu-ilmu sosial yang meneliti mengenai masyarakat Indonesia, dengan memperlakukan adat kebiasaan yang sudah mentradisi di masyarakat sebagai suatu yang permanen dan bersifat tetap. Karena dengan membekukan itu semua maka akan muncul citra Indonesia yang tenang dan indah seperti yang selalu dilihat oleh para kaum kolonialis untuk menutupi penindasan yang dilakukannya.

7 Baca lebih lajut

 J01587

J01587

From time to time Indonesia tourism image has been evolving and influnced by many factors. However since the colonial era, Indonesia tourism image has been designed in terms of Mooi Indie, and although the image it self already evolving, the terms of Mooi Indie stays in debate. This article tries to argue despite the pro and contra about the bad impact of tourism in terms of Mooi Indie, there are some differences between Mooi Indie in past and present time. Under the current development of tourism paradigm in the world as well in Indonesia, there are new hopes for overcoming bad impacts brought by tourism activities. In the end, Indonesia tourism image will always remain in tension between what is beautiful and the what’s in the reality. Thus, Mooi Indie can not be allowed an understood as the only image and tools to produce tourism reality, but rather as a critisism and motivation to achive the ultime goal of tourism in Indonesia.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Seni Rupa sebagai Gerakan Kebudayaan1 dr

Seni Rupa sebagai Gerakan Kebudayaan1 dr

Para pelukis Mooi Indie pribumi di antaranya adalah Raden Saleh sendiri, Abdullah SR (putra dari Dr. Wahidin Sudirohusodo), Wakidi, dan Mas Pirngadi. Yang terakhir ini adalah menjabat juga sebagai iliustrator dari Royal Batavia Society for Arts and Sciences and Archeological Services. Angkatan kedua pelukis Mooi Indie adalah anak kandung Abdullah SR, yaitu Basuki Abdullah yang banyak melukis sosok wanita pribumi dengan teknik yang sangat piawai.

5 Baca lebih lajut

S ING 0907363 Chapter3

S ING 0907363 Chapter3

3.3.1 Sample of Data Analysis in3 Indie+ Cellular Phone Operator Advertisements Table 3.1 Sample of Visual Analysis in the First Version of 3 Indie+ Cellular Phone Operator Adverti[r]

5 Baca lebih lajut

Pemahaman Peran Produser Dalam Manajemen Produksi Film Indie (Studi Pada Produser Film Indie “Jalang” dan “Kremi”)

Pemahaman Peran Produser Dalam Manajemen Produksi Film Indie (Studi Pada Produser Film Indie “Jalang” dan “Kremi”)

Perkembangan film di Indonesia dewasa ini banyak mengalami kemajuan, setelah sempat mengalami masa keterpurukan. Produksi film Indonesia sekarang jumlahnya semakin banyak, hampir setiap bulannya film Indonesia ditayangkan di bioskop. Menurut Himawan Pratista (2008:9), film dapat diklasifikasikan berdasarkan asal produksi serta cara distribusinya yakni studio besar dan studio independen, Hollywood dan non-Hollywood (Eropa, Asia, atau Amerika Latin),mainstream dan non-mainstream (indie), serta rating dan non-rating.

17 Baca lebih lajut

Adjektiva Dalam Bahasa Belanda (Het Bijvoeglijk Naamwoord).

Adjektiva Dalam Bahasa Belanda (Het Bijvoeglijk Naamwoord).

Pada kalimat (1) mooi tidak pernah mendapatkan akhiran ─ e, karena mandiri (tidak diikuti nomina), demikian halnya groot pada contoh (2), duur pada (5) dan (6). Meskipun akhiran ini hanya berupa satu bunyi, namun secara gramatikal penting, sehingga harus diucapkan meskipun tidak dengan tekanan. Orang yang terbiasa dengan bahasa Inggris perlu waspada dengan gejala ini, karena huruf e di ujung kata dalam bahasa itu tidak dibunyikan.

6 Baca lebih lajut

PERANCANGAN SISTEM KOMPETISI VIDEO KLIP GRUP BAND INDIE DENGAN MENGGUNAKAN SMS GATEWAY UNTUK POLLING PEMILIHAN DI MANAJEMEN MANGO BAND.

PERANCANGAN SISTEM KOMPETISI VIDEO KLIP GRUP BAND INDIE DENGAN MENGGUNAKAN SMS GATEWAY UNTUK POLLING PEMILIHAN DI MANAJEMEN MANGO BAND.

Mengikuti event adalah proses untuk pesera grup band indie melakukan hasil video klip grup band di upload pada sistem. Video klip yang telah di upload akan dilihat oleh user. Proses awal yang dilakukan oleh peserta grup band adalah melihat event yang telah di posting berdasarkan tanggal yang telah ditentukan. Setelah itu proses selanjutnya adalah peserta grup band melakukan upload video klip mereka. Setelah di upload data tersebut akan disimpan pada database dengan nama tabel upload. Berikut adalah system flow mengikuti event :
Baca lebih lanjut

107 Baca lebih lajut

PERKEMBANGAN MUSIK INDIE DI INDONESIA (1)

PERKEMBANGAN MUSIK INDIE DI INDONESIA (1)

Cikal bakal terbentuknya atmosfir indie di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker- rocker pionir era 1970-an sebagai pendahulu. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy (Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten.

12 Baca lebih lajut

Indie Pop Simbol dan Identitas Individu

Indie Pop Simbol dan Identitas Individu

mengkomunikasikannya dengan merepresentasikan isu-isu perlawanan terhadap kapitalisme yang menjadi ideologi dari komunitas ini melalui tubuh dengan gaya berpakaian, aliran musik (baik dari lirik maupun komposisi musiknya), dan konsumsi terhadap suatu produk, kepentingannya untuk eksistensi komunitas dengan ciri khusus yang telah direpresentasikan melalui tubuh masing-masing anggotanya. Berarti disini tubuh melakukan konsumsi simbolik, sehingga ornamen-ornamen simbol menghiasi tubuh dari anggota komunitas dan berkombinasi membentuk suatu identitas khusus, karena dalam komunitas ini simbol-simbol yang dibawa adalah simbol-simbol tentang indie pop, maka identitas dari kelompok ini pun adalah indiepop. Kemudian, rangkaian simbol yang menghiasi tubuh ini tidak hanya untuk menandakan mereka dari kelompok mana, namun juga menjadi metafor dalam menjalin hubungan sosial. Hubungan sosial seperti ditentukan dengan adanya simbol-simbol tentang indie pop tersebut ketika mereka berada di dalam komunitas, karena komunikasi terjalin melalui berbagai ornament simbol yang melekat di tubuh masing-masing anggota komunitas. Tubuh yang melakukan konsumsi simbolik ini menjadi representasi atas isu-isu tertentu yang menjadi fokus dari komunitas ini.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

2017 Musik Indie Tidak Bisa jadi Pahlaw

2017 Musik Indie Tidak Bisa jadi Pahlaw

Keduanya ditulis berdasarkan peristiwa di lapangan, yang menurut saya mampu memperlihatkan anomali punk di Indonesia; bagaimana pilihan untuk menjadi politis atau apolitis akan sangat be[r]

6 Baca lebih lajut

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BAND INDIE FAST ROCK (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Strategi Komunikasi Pemasaran Band  Strategi Komunikasi Pemasaran Band Indie Fast Rock (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Strategi Komunikasi Pemasaran Band Indie

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BAND INDIE FAST ROCK (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Strategi Komunikasi Pemasaran Band Strategi Komunikasi Pemasaran Band Indie Fast Rock (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Strategi Komunikasi Pemasaran Band Indie

6. Seluruh crew dari FAST ROCK band indie Surakarta seperti Bang Heri selaku Manajer dan leadgitar, Bang Mamik Selaku vokalis dan marketing FAST ROCK, Bang Minok selaku rythem dan bagian desain & tata musik serta marketing FAST ROCK, Bang Wahyu selaku drumer dan marketing FAST ROCK dan Bang Nunung atau Klewes selaku sang basis dan marketing FAST ROCK yang selama ini telah meluangkan waktunya untuk penulis sehingga penulis mampu dapat menyelesaikannya tepat waktu.

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN INDIE COMMUNITY MUSIC CENTER DI YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN INDIE COMMUNITY MUSIC CENTER DI YOGYAKARTA.

Pembahasan mengenai Indie Community Music Center di Yogyakarta adalah pembahasan karakter indie dalam konteks jalur musik yang menjadi tonggak awal perubahan akan kekangan industri musik baru-baru ini. Sedangkan pembahasan mengenai arsitektural adalah pada tata ruang dan tampilan eksterior bangunan yang melingkupi komposisi massa, hirarki. Secara mendalam akan dibahas dengan pendekatan filosofi arsitektur dekonstruksi sebagai dasar transformasi.

15 Baca lebih lajut

KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KOMUNITAS MUSIK INDIE (Fungsi Komunikasi Kelompok pada Komunitas Musik Indie Kirana di Jalan Darussalam kota Medan)

KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KOMUNITAS MUSIK INDIE (Fungsi Komunikasi Kelompok pada Komunitas Musik Indie Kirana di Jalan Darussalam kota Medan)

Komunitas musik indie KIRANA merupakan salah satu dari sekian banyak komunitas musik yang ada di kota Medan, menjadi salah satu dari sekian banyak komunitas tersebut, komunitas ini berhasil mempertahankan ke solidan mereka hingga sekarang, terdiri dari beragam tipe individu yang berada di dalamnya, komunitas ini secara tidak langsung sudah memposisikan diri sebagai kelompok yang berada di dalam masyarakat kota Medan.

5 Baca lebih lajut

Panggung Indie Medan:  Kajian Pengelolaan Dan Gaya Musik

Panggung Indie Medan: Kajian Pengelolaan Dan Gaya Musik

Awal tahun 60an, Elvis Preasley berhasil menggemparkan dunia musik. Elvis sukses merubah paradigma bermusik di Amerika dengan musik rock ‘ rollnya (adaptasi musik blues dan jazz kulit hitam). Pada jaman itu juga, lorong- lorong bawah tanah stasiun kereta (subway) disulap menjadi panggung-panggung pertunjukan oleh para seniman-seniman di Paris, Perancis. (Ady Gembel, Underground Kita Berbeda, Apokalip Web Zine). Para seniman itu mencoba mendekatkan diri langsung dengan massa, menentang pola berkesenian elitis ala seniman mainstream. Bahkan puisi, teater, musik dan produk kesenian lainnya pada massa itu, sarat dengan nuansa kritis. Karena tempat pertunjukannya yang berada di bawah tanah, lahirlah istilah underground (https: //batumerah79. wordpress.com/2008/12/13/musik-indie-sejarah-singkat-dan-tantangannya/)
Baca lebih lanjut

155 Baca lebih lajut

KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KOMUNITAS MUSIK INDIE (Fungsi Komunikasi Kelompok pada Komunitas Musik Indie Kirana di Jalan Darussalam kota Medan)

KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KOMUNITAS MUSIK INDIE (Fungsi Komunikasi Kelompok pada Komunitas Musik Indie Kirana di Jalan Darussalam kota Medan)

I : Salah satu informasi yang kudapat banyak itu wawasan musik akulah, wawasan musik aku semakin berkembang semenjak disini, sosial aku juga semakin baik, aku jadi bisa saling ngeharga[r]

15 Baca lebih lajut

Show all 191 documents...