Motil Aeromonas Septicemia

Top PDF Motil Aeromonas Septicemia:

UPAYA PENYEMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG TERSERANG PENYAKIT MAS (Motil Aeromonas Septicemia) DENGAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia)

UPAYA PENYEMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG TERSERANG PENYAKIT MAS (Motil Aeromonas Septicemia) DENGAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia)

Alhamdulillah, segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah menunjukkan kuasanya dengan memberikan rahmat dan karuniaNya kepada penulis sehingga penulis dapat menyusun skripsi yang berjudul Upaya Penyembuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Terserang Penyakit MAS (Motil Aeromonas Septicemia) dengan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) ini sebagai syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan dan dapat terselesaikan dengan baik.

14 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Mengkudu 2.1.1 Klasifikasi Mengkudu - UPAYA PENYEMBUHAN IKAN NILA ( Oreoch r o mis niloticus ) YANG TERSERANG PENYAKIT MAS ( Motil Aeromonas Septicemia ) DENGAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU ( Morinda citrifolia ) - repository perpusta

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Mengkudu 2.1.1 Klasifikasi Mengkudu - UPAYA PENYEMBUHAN IKAN NILA ( Oreoch r o mis niloticus ) YANG TERSERANG PENYAKIT MAS ( Motil Aeromonas Septicemia ) DENGAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU ( Morinda citrifolia ) - repository perpusta

2.2.4.2 Penyakit Ikan Nila Oreochromis niloticus Penyakit pada ikan nila dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, dan parasit, sehingga penyakit pada ikan nila dapat dibedakan menjadi du[r]

13 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Ikan Gurami ( Osphronemus gouramy) 2.1.1 Klasifikasi Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) - EFEKTIVITAS EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica ) UNTUK MENGOBATI IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) YANG DIINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydroph

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Ikan Gurami ( Osphronemus gouramy) 2.1.1 Klasifikasi Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) - EFEKTIVITAS EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestica ) UNTUK MENGOBATI IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) YANG DIINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydroph

2.2.3 Serangan Bakteri Aeromonas hydrophila Pada Ikan Gurami Aeromonas hydrophila dapat menyerang semua jenis ikan air tawar salah satunya yaitu ikan gurami dan jenis penyakitnya disebut Motil Aeromonas Septicemia (MAS) atau sering disebut juga dengan Hemorrhage septicemia. Serangan bakteri ini bersifat laten (berkepanjangan), jadi tidak memperlihatkan gejala penyakit meskipun telah dijumpai pada tubuh ikan. Serangan bakteri ini baru terlihat apabila ketahanan tubuh ikan menurun akibat stres yang disebabkan oleh penurunan kualitas air, kekurangan pakan atau penanganan yang kurang cermat (Samsundari, 2006).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Peningkatan Imunitas Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy Lac.) Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophila Menggunakan Rosella (Hibiscus sabdariffa L.)

Peningkatan Imunitas Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy Lac.) Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophila Menggunakan Rosella (Hibiscus sabdariffa L.)

kalsium, vitamin C, D, B1, B2, magnesium, Omega-3, beta-caroten dan 18 asam amino essensial. Kandungan vitamin C yang ada pada bunga rosella tiga kali lipat dari anggur hitam, 9 kali lipat dari jeruk citrus dan 10 kali lipat dari buah belimbing (Neni 2010). Mustikhasary (2013) membuktikan bahwa penggunaan bunga rosella dapat meningkatkan sistem ketahanan tubuh ikan gurami yang terserang bakteri Aeromonas hydrophila, walaupun rataan kadar hematokrit dan indeks pagositik masih rendah karena ikan mengalami stress dan air ber-pH rendah. Oleh karena itu, perlu dikaji kembali penambahan rosella dalam pakan untuk meningkatkan ketahanan tubuh ikan dengan meningkatkan kualitas air.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

MATERI DAN METODE PENELITIAN Materi Penelitian

MATERI DAN METODE PENELITIAN Materi Penelitian

Karakter dan Struktur Bakteri yang Terhambat Hasil penelitian diduga ekstrak dari pelarut n- heksan mengandung senyawa Triterpenoid. Efek penghambatan yang terjadi pada koloni bakteri Aeromonas hydrophila disebabkan oleh kandungan senyawa aktif Teripang salah satunya adalah Triterpenoid. Secara umum golongan Triterpenoid mampu merusak membran sel, menginaktifkan enzim dan mendenaturasi protein sehingga dinding sel mengalami kerusakan karena penurunan permeabilitas . Perubahan permeabilitas membran sitoplasma memungkinkan ion-ion organik yang penting masuk ke dalam sel sehingga berakibat terhambatnya pertumbuhan bahkan hingga mematikan sel (Gambar 2).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Aeromonas hydrophila SECARA IN VITRO

Aeromonas hydrophila SECARA IN VITRO

Brown algae or Sargassum sp. is a type of algae that has not been widely explored and exploited in the field of disease control. Sargassum sp. contains substances or active compounds such as tannins, iodine and phenol can be used as antimicrobial agents against several types of pathogenic bacteria. One of the pathogenic bacteria that can cause illness and harm to the cultivation of freshwater fish is Aeromonas hydrophila bacteria.

9 Baca lebih lajut

S BIO 1006348 Table of content

S BIO 1006348 Table of content

55 4.15 Hasil uji fermentasi Lactosa isolat Aeromonas Air Kolam pada medium Mac konkey .... 60 4.21 Elektroforesis Gen Lipase Isolat Aeromonas ...[r]

6 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Isolasi Bakteri - BAB II PUTRI UTAMI BIOLOGI'17

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Isolasi Bakteri - BAB II PUTRI UTAMI BIOLOGI'17

Bakteri Aeromonas hydrophylla adalah bakteri Gram negative, berbentuk batang dengan ukuran 0,7 – 0,8 µm, bersifat fakultatif anaerob, kemoorganotrof, fermentative, sitokrom oksidase positif, dan bersifat motil. Bakteri ini resisten terhadap penisilin, tumbuh optimum pada suhu 37 0 C dan dapat tumbuh pada kisaran suhu 4 – 45 0 C. Bakteri A. hydrophylla tidak membentuk kapsul maupun spora. Koloni berbentuk bulat, tepi rata, cembung dan berwarna kuning keputih – putihan (krem) (Mulia, 2012). 2.5.3 Habitat Bakteri Aeromonas hydrophylla
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

The effect of vaccination in controling bacterial disease caused by Aeromonas hydrophila in nile tilapia (Oreochromis niloticus) | Ratulangi | AQUATIC SCIENCE & MANAGEMENT (Jurnal Ilmu dan Manajemen Perairan) 7302 14308 1 SM

The effect of vaccination in controling bacterial disease caused by Aeromonas hydrophila in nile tilapia (Oreochromis niloticus) | Ratulangi | AQUATIC SCIENCE & MANAGEMENT (Jurnal Ilmu dan Manajemen Perairan) 7302 14308 1 SM

Benih yang sudah diaklimatisasi, divaksin dengan Aeromonas hydrophila jenis caprivac aero-L dalam media uji rimler shott dan ditempatkan di akuarium. Vaksin diberikan dengan dosis 30 ml/10 liter air dan diberi aerasi. Benih direndam selama 15-30 menit dengan kepadatan 5-10 ekor ikan per liter. Perlakuan vaksinasi diadakan terhadap dua jenis umur benih yaitu perlakuan A benih berumur 2-3 minggu dan perlakuan B adalah benih berukuran 5 minggu. Dua minggu setelah vaksinasi pertama,

4 Baca lebih lajut

AHLI BIOLOGI

AHLI BIOLOGI

De Bary menghabiskan banyak waktu mempelajari morfologi jamur dan melihat bahwa bentuk-bentuk tertentu yang telah diklasifikasikan sebagai spesies terpisah sebenarnya merupakan tahapan perkembangan organisme yang sama. De Bary mempelajari sejarah perkembangan Myxomycetes yang perlu untuk direklasifikasi menjadi hewan yang lebih rendah. Dia pertama kali menciptakan istilah Mycetozoa untuk memasukkan hewan tingkat rendah dan jamur lendir. Dalam karyanya pada Myxomycetes (1858), ia menunjukkan bahwa pada satu tahap dari siklus hidup mereka (tahap plasmodial), mereka tidak lebih dari tak berbentuk, massa motil bahan yang Félix Dujardin (1801- 1860) telah disebut sarcode ( protoplasma ). Ini merupakan dasar dari teori protoplasma hidup.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Efektivitas Infusa Herba Meniran (Phyllanthi Herba) Sebagai Anti Diare Terhadap Motilitas Usus dan Defekasi Mencit.

Efektivitas Infusa Herba Meniran (Phyllanthi Herba) Sebagai Anti Diare Terhadap Motilitas Usus dan Defekasi Mencit.

Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk menguji efek anti diare infusa herba meniran terhadap motilitas usus dan defekasi... 2 • Apakah infusa herba meniran herba mengurangi motil[r]

27 Baca lebih lajut

MINGGU 11 Pullorum CRD dan Snot

MINGGU 11 Pullorum CRD dan Snot

Penyebab :Penyebab : bakteri bakteri Salmonella pullorumSalmonella pullorum Nama lain : pullorum/berak kapur Nama lain : pullorum/berak kapur penyakit septicemia pada ayam umur 3 – 4 m[r]

24 Baca lebih lajut

Identifikasi Bakteri Saluran Pencernaan Lumba-lumba Hidung Botol Indo-Pasifik (Tursiops aduncus)

Identifikasi Bakteri Saluran Pencernaan Lumba-lumba Hidung Botol Indo-Pasifik (Tursiops aduncus)

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri yang hidup dalam saluran pencernaan lumba-lumba hidung botol indo-pasifik (Tursiops aduncus). Sampel swab anus diambil dari 11 ekor lumba-lumba yang sehat secara klinis. Sampel tersebut dibiakkan pada agar darah dan agar MacConkey. Identifikasi bakteri yang dilakukan berdasarkan pada ciri koloni, morfologi bakteri, sifat Gram, dan uji biokimiawi standar. Terdapat 14 genus bakteri yang teridentifikasi yakni Edwardsiella, Actinobacillus, Serratia, Enterobacter, Alcaligenes, Morganella, Proteus, Moraxella, Aeromonas, Pseudomonas, Streptococcus, Staphylococcus, Listeria, dan Bacillus. Serratia dan Alcaligenes merupakan bakteri yang paling banyak ditemukan dalam saluran pencernaan lumba-lumba.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

Jumlah dan Motilitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Dipapari Obat Nyamuk Elektrik Berbahan Aktif d-allethrin

Jumlah dan Motilitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Dipapari Obat Nyamuk Elektrik Berbahan Aktif d-allethrin

Untuk mengetahui apakah waktu pemaparan obat nyamuk dengan kandungan bahan aktif d-allethrin pada tiap kelompok tersebut berpengaruh atau tidak terhadap jumlah gerak spermatozoa yang motil, maka data diuji secara statistik dengan uji Anava satu jalan pada taraf uji 5%. Berdasarkan hasil analisis anava dapat diketahui bahwa hipotesis diterima, yaitu terdapat pengaruh waktu pemaparan obat nyamuk dengan kandungan bahan aktif d-allethrin pada masing-masing tiap kelompok perlakuan .Hal ini ditunjukkan dengan harga F hitung (30,56) lebih besar dari F tabel (3,59).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Ikan Nila (Oreochromis niloticus) 2.1.1 Klasifikasi Ikan Nila - EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Nicolaia speciosa Horan) TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT MAS (Motile Aeromonas Septicemia) PADA IKAN NILA (Oreochromis nilotic

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Ikan Nila (Oreochromis niloticus) 2.1.1 Klasifikasi Ikan Nila - EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Nicolaia speciosa Horan) TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT MAS (Motile Aeromonas Septicemia) PADA IKAN NILA (Oreochromis nilotic

Dibanding dengan jamur, protozoa dan cacing, bakteri merupakan penyebab penyakit yang sering menyerang pada ikan nila.. Bakteri dapat dikelompokkan menjadi dua berdasarkan reaksi sel b[r]

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Cuci Hidung Menggunakan NaCl 0,9% Terhadap Penurunan Rata – Rata Waktu Transpor Mukosiliar pada Pedagang Kaki Lima di Kawasan Universitas Sumatera Utara Tahun 2015

Pengaruh Cuci Hidung Menggunakan NaCl 0,9% Terhadap Penurunan Rata – Rata Waktu Transpor Mukosiliar pada Pedagang Kaki Lima di Kawasan Universitas Sumatera Utara Tahun 2015

Mukosa penghidu terletak di atap rongga hidung, pada permukaan konka superior, dan di kedua septum. Mukosa penghidu berfungsi untuk menampung stimulus penghidu. Mukosa ini dilapisi oleh epitel olfaktorius yaitu epitel bertingkat semu silindris tanpa sel goblet dan motil silia, sangat berbeda dengan epitel respiratori yang memiliki banyak sel goblet dan motil silia. Epitel olfaktorius disusun oleh tiga tipe sel berbeda yaitu sel penunjang, sel basal, dan sel reseptor penghidu. (Porth, Matfin 2009)

13 Baca lebih lajut

Show all 364 documents...