Mutu Madrasah

Top PDF Mutu Madrasah:

PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH (Studi Multisitus di MTsN 1 Tulungagung dan MTsN Bandung Tulungagung)  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH (Studi Multisitus di MTsN 1 Tulungagung dan MTsN Bandung Tulungagung) Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Kepala Madrasah Mempengaruhi Bawahan dalam Meningkatkan Mutu Madrasah di MTsN 1 Tulungagung dan MTsN Bandung Tulungagung .... Kepala Madrasah Mengajak Bawahan dalam Meningkatkan Mutu [r]

4 Baca lebih lajut

PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH (Studi Multisitus di MTsN 1 Tulungagung dan MTsN Bandung Tulungagung)  Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH (Studi Multisitus di MTsN 1 Tulungagung dan MTsN Bandung Tulungagung) Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Sebagaimana yang telah diuraikan di bab-bab sebelumnya yang telah dipaparkan oleh penulis tentang Perilaku Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Madrasah di MTsN 1 Tulungagung dan MTsN Bandung Tulungagung, maka kesimpulan yang dapat dari fokus penelitian sesuai dengan temuan yang diperoleh dilokasi penelitian sebagai berikut: 1. Kepala madrasah menggerakkan bawahan dalam meningkatkan mutu

7 Baca lebih lajut

KORELASI KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN IKLIM ORGANISASI MADRASAH TERHADAP MUTU MADRASAH ALIYAH NEGERI SE- KABUPATEN TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

KORELASI KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN IKLIM ORGANISASI MADRASAH TERHADAP MUTU MADRASAH ALIYAH NEGERI SE- KABUPATEN TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui korelasi antara kemampuan manajerial kepala madrasah terhadap mutu Madrasah Aliyah Negeri se-Kabupaten Tulungagung (2) Untuk mengetahui korelasi antaraiklim organisasi madrasah terhadap mutu Madrasah Aliyah Negeri se- Kabupaten Tulungagung (3) Untuk mengetahui korelasi kemampuan manajerial kepala madrasah dan iklim organisasi madrasah secara bersama-sama terhadap mutu Madrasah Aliyah Negeri se-Kabupaten Tulungagung.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PERAN KEPALA SEKOLAH, GURU DAN TENAGA ADMINISTRASI DALAM PENJAMINAN MUTU MADRASAH DI MTs NEGERI PLUPUH  Peran Kepala Sekolah, Guru Dan Tenaga Administrasi Dalam Penjaminan Mutu Madrasah Di Mts Negeri Plupuh Kabupaten Sragen.

PERAN KEPALA SEKOLAH, GURU DAN TENAGA ADMINISTRASI DALAM PENJAMINAN MUTU MADRASAH DI MTs NEGERI PLUPUH Peran Kepala Sekolah, Guru Dan Tenaga Administrasi Dalam Penjaminan Mutu Madrasah Di Mts Negeri Plupuh Kabupaten Sragen.

Motif terpenting dari penerapan penjaminan mutu di satu sekolah adalah motif efektivitas sekolah karena dalam motif efektivitas sekolah sudah mencakup semua komponen yang memang harus ada dalam suatu sekolah. Menurut Saputri dkk (2010:189), ada 4 komponen pendukung mutu. 1) Kepemimpinan yang kuat. 2) Para guru yang terampil dan berkomitmen tinggi. 3) Mutu pembelajaran yang difokuskan untuk peningkatan prestasi siswa. 4) Rasa tanggung jawab terhadap hasil. Berpijak pada uraian faktor pendukung implementasi pelaksanaan penjaminan mutu di atas, maka kendala pemberdayaan penjaminan mutu madrasah terletak pada 3 faktor utama yaitu: 1) Keterbatasan kualitas SDM guru dan stakeholder sekolah, 2) belum ada sekolah lain di sekitarnya yang dijadikan acuan pelaksanaan MBS, 3) kendala pada keterbatasan dukungan dana dari stakeholder sekolah.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MUTU MADRASAH:Kontribusi Kepemimpinan Kepala Madrasah, Iklim Organisasi, dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Mutu Madrasah Tsanawiyah di Kota Jambi.

PENINGKATAN MUTU MADRASAH:Kontribusi Kepemimpinan Kepala Madrasah, Iklim Organisasi, dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Mutu Madrasah Tsanawiyah di Kota Jambi.

Persoalan madrasah yang bermutu, terkait dengan konsep sekolah yang memiliki keunggulan, atau disebut dengan sekolah efektif. Upaya mewujudkan madrasah bermutu melibatkan beberapa aspek yang perlu dipenuhi. Beberapa pakar pendidikan, terutama yang concern dengan persoalan efektivitas dan mutu madrasah, telah menawarkan teori dan konsep yang dapat dikembangkan agar madrasah dapat unggul dan bermutu. Purkey dan Smith (Hoy, 2008) menawarkan banyak aspek untuk mewujudkan sekolah efektif. Aspek itu adalah : 1) kepemimpinan instruksional 2) kurikulum yang terorganisir 3) ekspektasi yang tinggi 4) Efisiensi waktu 5) pengakuan akan prestasi 6) iklim yang kondusif 7) Sense of community 8) Keterlibatan orang tua siswa 9) Manajemen sekolah 10) staf development and stability 11) perencanaan yang kolaboratif, dan 12)
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Kenyataan tentang mutu madrasah di MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati termasuk madrasah dalam kategori sedang, artinya meskipun sudah cukup baik, tetapi masih butuh perbaikan. Hal ini terbukti dengan akreditasi yang diperolehnya “ B ” . Dilihat dari prestasi akademiknya sejak tahun ajaran 2000/2001 hingga 2014/2015 MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati hanya meluluskan siswanya sebanyak 70% dari peserta Ujian Akhir Nasional (UAN), sedangkan tahun 2014/2015 indeks kelulusan 80%, juga belum maksimalnya lulusan MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati yang diterima di SMP/MTs Negeri menunjukkan mutu MI harus selalu ditingkatkan, baik dari sisi siswa yang mampu dari sisi yang lainnya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU MADRASAH

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU MADRASAH

Kedua ayat tersebut menunjukkan bahwa setiap tindakan manusia baik kecil maupun besar akan mempunyai konsekwensi dan harus dipertanggungjawabkan di hadapan penguasa alam ini. Dalam dunia manajemen setiap tindakan juga akan dipertanggung jawabkan kepada atasan atau pimpinan, karena tindakan tersebut membawa konsekwensi baik dan buruknya kepada lembaga. Dalam konteks ini, manajemen sangat diperlukan guna meminimalisir konsekwensi negatif yang akan muncul dari setiap tindakan yang akan diperbuat. Dalam rangka peningkatan mutu madrasah konsep manajemen ini sesuai dengan ajaran Islam yang menginginkan setiap pekerjaan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk menghasilkan sesuatu yang memuaskan. Dalam konteks ini sesuatu yang berharga tersebut adalah lulusan dengan memiliki kompetensi yang tinggi.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN KINERJA GURU TERHADAP PENINGKATAN MUTU MADRASAH PADA MI MUHAMMADIYAH KRADENAN DAN MI MA’ARIF NGABLAK I KEC. SRUMBUNG KAB. MAGELANG TAHUN 2015 - Test Repository

EFEKTIFITAS KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN KINERJA GURU TERHADAP PENINGKATAN MUTU MADRASAH PADA MI MUHAMMADIYAH KRADENAN DAN MI MA’ARIF NGABLAK I KEC. SRUMBUNG KAB. MAGELANG TAHUN 2015 - Test Repository

2. Efektivitas kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu madrasah di MI Muhammadiyah Kradenan dan MI Ma’arif Ngablak 1 di Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang terjalin dengan baik dengan bukti bahwa dari berbagai perencanaan sampai pada pelaksanaan program pembelajaran yang dilakukan di madrasah mendapat pengawasan dan bimbingan dari kepala madrasah, sehingga apa yang menjadi program madrasah dapat direalisasi dengan sangat baik(sebelum melaksanakan pembelajaran para guru menyusun silabus, program semester dan menyusun rencana pembelajaran, bekerja sama dengan kelompok kerja guru (KKG). Dalam menyesuaikan materi pembelajaran dengan
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Secara akademis lembaga pendidikan menjadi tanggung jawab kita dengan Masyarakat pada umumnya, dan menjadi tanggung jawab para pengelola pendidikan seperti kepala madrasah, guru, dan karyawan dan sekaligus menjadi panutan berbagai keputusan yang akan dijalankan. Oleh karena itu warga madrasah bertanggung jawab terhadap eksistensi lembaga tersebut. Keterlibatan guru dan karyawan secara formal dalam setiap kegiatan yang akan diadakan oleh madrasah sebagai bukti bahwa madrasah memiliki hubungan yang baik dalam pekerjaan. MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati tentunya memiliki bangunan dasar sebagai sebuah instansi pendidikan agar bisa dikembangkan dan mampu diterima di tengah-tengah kehidupan Masyarakatnya. Adapun konsep atau visi awal yang sudah dibangun oleh MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati sebagaimana yang diungkapkan Kepala Madrasah adalah “unggul dalam prestasi, jujur, disiplin, cerdas, peduli, beribadah dan berakhlakul karimah” Visi MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati dalam dalam penyelenggaraan mutu adalah memberdayakan seluruh sumber daya manusia yang berwawasan masa depan dan berakhlakul karimah, unggul dalam IMTAQ dan IPTEK. Adapun Misi MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati dalam penyelenggaraan mutu madrasah adalah memberdayakan seluruh sumber daya madrasah untuk membentuk membentuk kepribadian muslim yang berwawasan global dan berakhlakul
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

FAKTOR DITERMINAN MUTU MADRASAH ALIYAH : Studi Tentang Pengaruh Kinerja Kepala, Kinerja Komite, Budaya Mutu, Kinerja Mengajar Guru, terhadap Mutu Madrasah Aliyah Swasta Terakreditasi B se-Kabupaten Bandung.

FAKTOR DITERMINAN MUTU MADRASAH ALIYAH : Studi Tentang Pengaruh Kinerja Kepala, Kinerja Komite, Budaya Mutu, Kinerja Mengajar Guru, terhadap Mutu Madrasah Aliyah Swasta Terakreditasi B se-Kabupaten Bandung.

Selain itu lemahnya kualitas madrasah aliyah sawasta ditenggarai juga indikator jumlah siswanya. Hal ini diantaranya disebabkan oleh banyaknya SMA dan SMK yang membuka jurusan yang lebih menarik dan menjanjikan. Di sisi lain menurunnya kualitas madrasah aliyah sawasta terutama di Kabupaten Bandung adalah adalah disebabkan karena (1) hilangnya idealisme di kalangan madrasah aliyah sawasta, sehingga yang tersisa komersialisasi, (2) tidak tegasnya pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dalam menerapkan kebijakan pendidikan, diantaranya adalah keterlambatan penerapan peraturan menteri pendidikan nasional sekarang pendidikan dan kebudayaan, (3) biaya pendidikan yang dibuat demikian rendah untuk tujuan menarik lebih banyak siswa.
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

STRATEGI PENINGKATAN MUTU MADRASAH :Studi Kualitatif Tentang Alternatif Manajemen Strategi Mutu Madrasah Aliyah Negeri Di Kota Jambi.

STRATEGI PENINGKATAN MUTU MADRASAH :Studi Kualitatif Tentang Alternatif Manajemen Strategi Mutu Madrasah Aliyah Negeri Di Kota Jambi.

Komponen-komponen dari program yang dikembangkan meliputi: a menyiapkan SAP mata kuliah Botani Phanerogamae untuk menentukan pada bagian mana asesmen formatif akan disisipkan; b menentu[r]

70 Baca lebih lajut

Peningkatan Mutu Madrasah melalui Pengua

Peningkatan Mutu Madrasah melalui Pengua

Pada konteks madrasah, beberapa sifat yang harus dimiliki guru antara lain: Pendidik harus memiliki keteladanan (uswah hasanah) dalam sifat: (1) Tujuan, tingkah laku dan pola pikir guru bersifat rabbani yaitu hendaknya selalu bersandar kepada Rabb dengan menaati-Nya, mengabdi kepada-Nya, mengikuti syariat- Nya dan mengenal sifat-sifat-Nya. (2) Hendaknya guru seorang yang ikhlas.(3) Guru bersabar dalam mengajarkan berbagai pengetahuan kepada anak-anak. (4) Jujur dalam menyampaikan apa yang diserukannya.(5) senantiasa membekali diri dengan ilmu dan kesediaan membiasakan diri untuk terus mengkajinya. Guru berpengetahuan luas dengan ilmu yang dikajinya. (6) Hendaknya guru mampu menggunakan berbagai metode mengajar secara bervariasi. Penguasaan ilmu saja belum cukup, karena tidak setiap orang berilmu mampu mentransformasikannya kepada anak didik. (7) Guru mampu mengelola siswa, tegas dalam bertindak serta meletakkan berbagai perkara secara proporsional. (8) Mempelajari kehidupan psikis para pelajar selaras dengan masa perkembangannya ketika mengajar mereka, sehingga dia dapat memperlakukan mereka sesuai dengan kemampuan akal dan kesiapan psikis mereka. (9) Tanggap terhadap berbagai kondisi dan perkembangan dunia yang mempengaruhi jiwa, keyakinan dan pola berpikir angkatan muda. (10) Seorang guru dituntut memiliki sifat adil terhadap seluruh anak didiknya. 11
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

d adp 0800797  chapter5

d adp 0800797 chapter5

1. Diperoleh gambaran deskriptif mengenai kepemimpinan kepala madrasah di madrasah tsanawiyah negeri dan swasta di Kota Jambi relatif baik, iklim organisasi madrasah baik, dan partisipasi masyarakat baik, serta mutu madrasah relatif baik.

3 Baca lebih lajut

Pengembangan Madrasah Berbasis Manajemen mutu

Pengembangan Madrasah Berbasis Manajemen mutu

Dengan demikian, pengembangan mutu madrasah dengan meminjam konsep TQM harus dilihat sebagai salah satu dari beragam strategis yang mungkin digunakan. Hal ini penting untuk ditandaskan agar TQM menjadi bagian dari budaya mutu yang bertujuan meningkatkan kualitas dan bukan tujuan dari mutu itu sendiri. Jika tidak demikian, dikhawatirkan TQM akan menjadi dogma baru dalam pendidikan yang tentunya akan merugikan. Dunia pendidikan sebagaimana dunia bisnis dan industri akan selalu mengalami perubahan sehingga transisi dari satu model ke model yang lain akan terus terjadi. Dengan memposisikan TQM sebagai budaya mutu, maka pengelola pendidikan akan siap dengan pengembangan lembaga yang dipimpinnya menjadi lebih baik seiring tuntutan. TQM bisa jadi akan digantikan model lain seperti Learning Organisation sebagaimana dianjurkan dalam kajian Ferguson- Amores, Garcia-Rodriguez, & Ruiz-Navarro (2005) ataupun model Lean yang kini banyak dikaji (Zak & Waddell, 2010; Trudell, 2013; & Goldberg & Weiss, 2014).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN PEMANFAATAN FASILITAS PENDIDIKAN TERHADAP MUTU LAYANAN AKADEMIK PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI DI KABUPATEN CIANJUR.

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN PEMANFAATAN FASILITAS PENDIDIKAN TERHADAP MUTU LAYANAN AKADEMIK PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI DI KABUPATEN CIANJUR.

...Selain kelebihan ini, madrasah juga memiliki kelemahan. Keuangan, sumber daya fisik dan manusia mereka jauh lebih rendah dibandingkan tipe sekolah negeri umumnya. Kebijakan-kebijakan untuk mendukung madrasah justeru mengarahkan kepada perbedaan yang besar dalam pengalokasian sumber daya di madrasah dalam negara ini baik negeri maupun swasta. Dengan sumber daya jauh lebih sedikit, sebagian besar madrasah berada di bawah standar sekolah umum rata-ratanya. Walaupun untuk beberapa mata pelajaran di beberapa propinsi, siswa madrasah memperoleh nilai rata-rata yang lebih tinggi dari pada di sekolah umum. Kesenjangan antara madrasah dengan sekolah umum dalam hal status juga menjadi hambatan bagi peningkatan mutu madrasah. Sekolah umum, pada umumnya berstatus negeri. Dengan statusnya itu lembaga pendidikan pemerintah segala sesuatunya tercukupi sekalipun dalam batas-batas`minimal, misalnya guru, perpustakaan, laboratorium dan sarana pendidikan lainnya. Sementara madrasah yang pada umumnya berstatus swasta, maka selalu mengalami serba kekurangan, misalnya guru yang mengajar belum tentu memperoleh imbalan kesejahteraan yang cukup, buku-buku belum tentu tersedia dan juga sarana-prasarana lainnya.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI KINERJA KOMITE DAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH TERHADAP PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH (Studi Deskriptif pada Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Semarang Tahun 2013/2014) - Test Repository

KONTRIBUSI KINERJA KOMITE DAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH TERHADAP PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH (Studi Deskriptif pada Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Semarang Tahun 2013/2014) - Test Repository

Komite Madrasah belum berperan maksimal dalam rangka meningkatkan mutu, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di madrasah. Dukungan masyarakat belum menunjukkan sinergi yang positif dalam arti Komite Madrasah hanya sekedar lembaga pengumpul dana pendidikan dari orangtua siswa. Kondisi ini jika berlangsung terus menerus berdampak kurang baik bagi keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan, maka perlu dibenahi selaras dengan tuntutan perubahan yang dilandasi kesepakatan, komitmen, kesadaran dan kesiapan membangun budaya baru dan profesional dalam mewujudkan Mutu Pembelajaran yang memiliki loyalitas pada peningkatan mutu madrasah. Hal ini sejalan dengan surat Keputusan Mendiknas Nomor: 044/U/2002, guna terciptanya suatu masyarakat madrasah yang kompak dan sinergis, maka Komite Madrasah merupakan bentuk atau wujud kebersamaan yang dibangun melalui nilai kesepakatan. Hipotesis III
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN TEORI A. Manajemen Pendidikan dan Fungsinya - Implementasi manajemen mutu berbasis madrasah tsanawiah Negri Mts N 2 Tanggamus - Raden Intan Repository

BAB II KAJIAN TEORI A. Manajemen Pendidikan dan Fungsinya - Implementasi manajemen mutu berbasis madrasah tsanawiah Negri Mts N 2 Tanggamus - Raden Intan Repository

c. Output pendidikan adalah merupakan kinerja madrasah. Kinerja madrasah adalah prestasi madrasah yang dihasilkan dari proses/perilaku madrasah. Kinerja madrasah dapat diukur dari kualitasnya, efektivitasnya, produktivitasnya, efisiensinya, inovasinya, kualitas kehidupan kerjanya, dan moral kerjanya. Khusus yang berkaitan dengan mutu output madrasah, dapat dijelaskan bahwa output madrasah dikatakan berkualitas/bermutu tinggi jika prestasi madrasah, khususnya prestasi belajar siswa, menunjukkan pencapaian yang tinggi. Mutu madrasah dipengaruhi oleh banyak tahapan kegiatan yang saling berhubungan (proses) seperti misalnya perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. 26 Berkaitan dengan manajemen mutu modern, Joseph M. Juran (1980:18) mengembangkan konsep TRILOGI KUALITAS, yaitu: perencanaan kualitas (quality planning), pengendalian kualitas (quality control) dan perbaikan kualitas (quality improvement). 27
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS DANA BOS TERHADAP PENINGKATAN MUTU DI MADRASAH

EFEKTIVITAS DANA BOS TERHADAP PENINGKATAN MUTU DI MADRASAH

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MI - MTs dan efektifitasnya dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Penelitian dilakukan di 12 propinsi dengan jumlah sampel 144 MI dan 98 MTs. Data di kumpulkan dengan instrumen kuesionair, pedoman wawancara, daftar isian dan dianalisis dengan menggunakan spss versi 19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, kinerja pengelolaan dana BOS sudah sangat positif. Sisi positif dari pengelolaan dana BOS ini terlihat dari jenjang persiapan, proses pelaksanaan, dan kegiatan pasca pelaksanaan, dampak turunannya, dan evaluasi umum terhadap kinerja Tim BOS madsarah. Kedua, dana BOS berdampak sangat positif terhadap pen­ ingkatan mutu madrasah yang terukur dengan indikator peningkatan status akreditasi madrasah, peningkatan jumlah siswa, dan jumlah siswa tingal kelas dan putus sekolah. Dampak positif BOS juga terrekam dari fakta jejak prestasi siswa madrasah di banyak dan variasi lomba. Selain itu, dana BOS mampu meningkat etos sekolah dan semangat belajar siswa.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

T ADP 1302839 Chapter5

T ADP 1302839 Chapter5

Mutu madrasah pada Madrasah Aliyah swasta di Kabupaten Bandung Barat yang diukur dari empat dimensi, yaitu; input, proses, output, dan outcome berada pada kategori tinggi. Dan hal ini (mutu madrasah) akan semakin meningkat apabila kemampuan manajerial kepala madrasah dan kinerja mengajar guru lebih ditingkatkan dengan berbagai pembekalan pendidikan, pelatiahan dan atau bahkan pengawasan dari pengawas pendidikan madrasah tingkat madrasah aliyah atau Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat. Sehingga dimensi proses yang menjadi titik kelemahan pada variabel mutu madrsah ini akan meningkat dengan sendirinya.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

STRATEGI PENGEMBANGAN MADRASAH MELALUI MANAJEMEN MUTU BERBASIS AKHLAK DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

STRATEGI PENGEMBANGAN MADRASAH MELALUI MANAJEMEN MUTU BERBASIS AKHLAK DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

Kementrian Agama melalui kebijakan program Mapenda menawarkan 4 aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan madrasah berbasis manajemen mutu . “Kebijakan program Mapenda untuk meningkatkan mutu relevansi madrasah, meliputi 4 (empat) aspek, kurikulum, guru dan tenaga kependidikan, sarana pendidikan, serta kepemimpinan madrasah. Muhaimin menyarankan “Kurikulum yang d irancang tidak hanya berisikan berbagai materi dan mata pelajaran saja, tetapi diwarnai oleh beberapa kegiatan untuk dapat mengembangkan nilai-nilai yang menjadi pilar madrasah tersebut. Proses ini pada akhirnya akan menghasilkan lulusan yang memiliki nilai-nilai yang unggul yang mungkin akan berbeda dengan lulusan-lulusan sekolah/ madrasah lain.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...