Obat Demam Berdarah Dengue

Top PDF Obat Demam Berdarah Dengue:

Kegawatan Demam Berdarah Dengue pada Anak

Kegawatan Demam Berdarah Dengue pada Anak

Kegawatan demam berdarah dengue (DBD) yang mengancam nyawa adalah disfungsi sirkulasi atau syok hipovolemik yang disebabkan oleh peningkatan permeabilitas kapilar dan perdarahan, sehingga terjadi plasma leakage, penurunan perfusi organ, penurunan suplai oksigen dan nutrien untuk sel yang dapat berlanjut dengan gagal organ multiple dan kematian. Tata laksana kegawatan DBD berorientasi pada pendekatan patofisiologik multi system terpadu yang diarahkan pada pemenuhan kebutuhan oksigen dan nutrien, termasuk didalamnya tunjangan ventilasi, pemberian oksigen, resusitasi cairan dan obat resusitasi. Resusitasi cairan paling baik diberikan saat syok kompensasi, dengan pemberian cairan kristaloid atau koloid secara agresif 10-30 ml/kgbb dalam 6-10 menit untuk meningkatkan preload, curah jantung, volume sirkulasi efektif, memperbaiki perfusi organ, sehingga mekanisme homeostatis atau mekanisme kompensasi tidak digunakan lagi dan kesembuhan segera pasien sindrom syok dengue dapat diharapkan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pola pengobatan Demam Berdarah Dengue pada pasien dewasa di Rumah Sakit Panti Nugroho Sleman Yogyakarta.

Pola pengobatan Demam Berdarah Dengue pada pasien dewasa di Rumah Sakit Panti Nugroho Sleman Yogyakarta.

Proses penyembuhan penyakit DBD membutuhkan terapi bersifat suportif. Proses terpai DBD membutuhkan waktu yang panjang dan melibatkan banyak pihak antara lain dokter, apoteker, perawat, pasien dan keluarga pasien. Penatalaksanaan yang sesuai guna mendapatkan kualitas terapi yang maksimal. Tenaga kesehatan terutama farmasis wajib untuk memberikan pelayanan kesehatan dan mutu perawatan kepada pasien untuk mencegah terjadinya masalah dalam terapi pengobatan pasien. Masalah tekait penggunaan obat terapi merupakan fokus bagi seorang farmasis dan juga tenaga kesehatan lainnya.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan Siswa SMP Harapan Mandiri Terhadap Demam Berdarah Dengue

Tingkat Pengetahuan Siswa SMP Harapan Mandiri Terhadap Demam Berdarah Dengue

Pengobatan DBD dengan terapi suportif ditujukan untuk mengatasi syok akibat hemokonsentrasi dan perdarahan. Pengawasan intensif atas tanda vital dilakukan pada masa krisis, yaitu antara hari ke-2 sampai hari ke-7 dari demam. Untuk rehidrasi penderita harus minum banyak cairan dan jika tidak dapat minum diberikan cairan intravena dan elektrolit untuk mengatasi dehidrasi dan mengoreksi gangguan keseimbangan elektrolit. 10 Transfusi darah atau trombosit diberikan jika angka trombosit kurang dari 20.000 atau jika terjadi pendarahan berat. Jika terjadi melena, yang menunjukkan adanya perdarahan gastrointestinal, diberikan transfuse trombosit dan atau sel darah merah. 25 Terapi oksigen diberikan untuk meningkatkan oksigen darah yang rendah. Perawatan suportif diberikan di ruang ICU(intensive care unit). 13 Aspirin dan obat anti radang non steroid tidak boleh diberikan, dapat dengan parasetamol atau asetaminofen. 22
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB 2 DEMAM BERDARAH DENGUE 2.1 Definisi

BAB 2 DEMAM BERDARAH DENGUE 2.1 Definisi

ALT adalah lebih spesifik untuk kerusakan hati. ALT adalah enzim yang dibuat dalam sel hati (hepatosit), jadi lebih spesifik untuk penyakit hati dibandingkan dengan enzim lain. Biasanya peningkatan ALT terjadi bila ada kerusakan pada selaput sel hati. Setiap jenis peradangan hati dapat menyebabkan peningkatan pada selaput sel hati. Setiap jenis peradangan hati dapat menyebabkan peningkatan pada ALT. Peradangan pada hati dapat disebabkan oleh hepatitis virus, beberapa obat, penggunaan alkohol, dan penyakit pada saluran cairan empedu.

15 Baca lebih lajut

TUGAS MATA KULIAH PENYAKIT TROPIK

TUGAS MATA KULIAH PENYAKIT TROPIK

Meskipun sama-sama disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, tetapi berbeda dengan demam berdarah dengue. Pada chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian. Dengan istirahat cukup, obat demam, kompres, serta antisipasi terhadap kejang demam, penyakit ini biasanya sembuh dengan sendirinya dalam tujuh hari. (Anies, 2006). c. Campak

6 Baca lebih lajut

PROPOSAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPO INDONESIA

PROPOSAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPO INDONESIA

yang disertai leukopenia, dengan/tanpa ruam (rash) dan limfadenophati, demam bifasik, sakit kepala yang hebat, nyeri pada pergerakkan bola mata, rasa menyecap yang terganggu, trombositopenia ringan, dan bintik-bintik perdarahan (ptekie) spontan (Noer, dkk, 1999).

8 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.S DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA Ny.T DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULU SUKOHARJO.

PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.S DENGAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA Ny.T DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULU SUKOHARJO.

Demam dengue dan demam berdarah dengue disebabkan oleh virus dengue, yang termasuk dalam genusFlavivirus , keluargaFlaviv ir idae. Terdapat 4 serotipe virus yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3, dan DEN 4. Keempat serotipe ditemukan di Indonesia dengan DEN 3 merupakan serotipe yang terbanyak (Sudomo,2003). Demam berdarah merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan kejadian luar biasa (KLB)/wabah (Depkes, 1992). Demam berdarah dengue tersebar di wilayah Asia tenggara, Pasifik Barat, dan Karibia. Indonesia merupakan wilayah endemis dengan sebaran di seluruh wilayah tanah air. Insiden DBD di Indonesia antara 6 hingga 15 per 100.000 penduduk (1989- 1995) dan pernah meningkat tajam saat kejadian luar biasa hingga 35 per 100.000 penduduk pada tahun 1998, sedangkan mortalitas DBD Cenderung menurun hingga mencapai 2 % pada tahun 1999,Kebanyakan kasus DBD terjadi pada anak- anak dengan usia kurang dari 15 tahun (WHO, 1999).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

GAMBARAN PENGOBATAN PASIEN ANAK DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT DR.OEN SOLO BARU PERIODE JANUARI – JUNI 2002.

GAMBARAN PENGOBATAN PASIEN ANAK DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT DR.OEN SOLO BARU PERIODE JANUARI – JUNI 2002.

Demam terjadi secara mendadak selama 2-7 hari kemudian turun menjadi suhu normal atau lebih rendah (Sumarmo,1990). Pada fase awal ditandai dengan demam mendadak tinggi dengan sebab yang tidak jelas dan hampir tidak bereaksi terhadap pemberian antipiretik (mungkin hanya turun sedikit kemudian naik kembali). Gejala lain yang muncul yaitu muka kemerahan, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, muntah, nyeri ulu hati. Selanjutnya timbul bintik merah di kulit yang mirip gigitan nyamuk. Bila tidak disertai syok maka panas akan turun dan penderita sembuh sendiri (self limiting). Gejala-gejala klinik yang tidak spesifik misalnya anoreksia,
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

TUGAS BAHASA INDONESIA dania. docx (6)

TUGAS BAHASA INDONESIA dania. docx (6)

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan di sebar luaskan oleh nyamuk Aedes aegypti. Penyakit demam berdarah dapat menyerang anak – anak maupun orang dewasa. Nyamuk Aedes aegypti betina biasanya menggigit pada pagi, siang, atau sore hari. Penyakit ini tidak menular melalui sentuhan. Dengan melakukan penyemprotan, pengasapan, dan memutus daur hidup nyamuk dapat memberantas nyamuk Aedes aegypti.

13 Baca lebih lajut

ARTIKEL dan FEATURE KKN REGULER UAD DIVISI XVII.A.2 "Pengetahuan Masyarakat dalam Pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue), DI DUSUN PANTOGKULON, BANJAROYO, KALIBAWANG, KULONPROGO". - Repository Universitas Ahmad Dahlan

ARTIKEL dan FEATURE KKN REGULER UAD DIVISI XVII.A.2 "Pengetahuan Masyarakat dalam Pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue), DI DUSUN PANTOGKULON, BANJAROYO, KALIBAWANG, KULONPROGO". - Repository Universitas Ahmad Dahlan

Penyebab penyakit DBD adalah virus dengue yang termasuk dalam group B Arthropoda Borne Viruse (arboviruses) yaitu virus yang ditularkan melalui serangga. Virus dengue termasuk genus Flavivirus dan mempunyai 4 jenis serotipe, yaitu DEN- 1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Infeksi oleh salah satu serotipe akan menimbulkan antibodi terhadap serotipe lain yang bersangkutan, sedangkan antibodi yang terbentuk terhadap serotipe lain sangat kurang, sehingga tidak dapat memberikan perlindungan yang memadai terhadap serotipe lain tersebut. Seseorang yang tinggal di daerah endemis dengue dapat terinfeksi 3 atau bahkan 4 serotipe selama hidupnya. Keempat serotipe virus dengue dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Demam Berdarah Dengue Pada Anak

Demam Berdarah Dengue Pada Anak

25 6. Oligouria sampai anuria karena menurunya perfusi darah yang meliputi arteri renalis. Pada kira kira sepertiga kasus DBD setelah demam berlangsung beberapa hari, keadaan umum pasien tiba-tiba memburuk. Hal ini terjadi pada saat atau setelah demam menurun yaitu diantara hari sakit ke 3-7. Pasien seringkali mengeluh nyeri di daerah perut saat sebelum timbul syok. Syok yang terjadi selama periode demam biasanya mempunyai prognosis yang buruk. Tatalaksana syok harus dilakukan secara tepat oleh karena bila tidak pasien dapat masuk dalam syok berat.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK DAN PERILAKU PSN-DBD MASYARAKAT DI DAERAH ENDEMIS DAN NON ENDEMIS KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO Repository - UNAIR REPOSITORY

HUBUNGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK DAN PERILAKU PSN-DBD MASYARAKAT DI DAERAH ENDEMIS DAN NON ENDEMIS KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO Repository - UNAIR REPOSITORY

Research with „chi-square‟ test in Wijimulyo village resulted factors affecting dengue mosquito‟s breeding nest eradication‟s success were respondent‟s „attitudes‟ (.009) Contingency coefficient (.391) correlation is enough and „actions‟ (.009) Contingency coefficient (.391) correlation is enough towards the eradication. Research with „chi-square‟ test in Banyuroto village resulted factors affecting dengue mosquito‟s breeding nest eradication‟s success were respondent‟s „attitudes‟ (.011) Contingency coefficient (.422) correlation is enough and „actions‟ (.040) Contingency coefficient (.365) correlation is enough towards the eradication. There was a relation between respondent‟s „attitudes‟ and the number of dengue mosquito‟s larvae found. There was a fact that dengue mosquito‟s breeding nest eradication in Banyuroto village was better than Wijimulyo village.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

INSIDENSI KEJANG PADA PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE   Insidensi Kejang Pada Penderita Demam Berdarah Dengue.

INSIDENSI KEJANG PADA PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE Insidensi Kejang Pada Penderita Demam Berdarah Dengue.

Latar Belakang : Demam berdarah dengue merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh 4 serotipe virus dengue yang termasuk dalam family flaviviridae, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, A. albopictus, A. polynesiensis, dan beberapa spesies A. scuttelaris. Gejala klinis demam berdarah dengue bervariasi salah satunya adalah kejang. Kejang merupakan masalah neurogenik yang sering dijumpai. Kejang terjadi akibat lepas muatan paroksismal yang berlebihan dari suatu populasi neuron yang sangat mudah terpacu (fokus kejang) sehingga mengganggu fungsi normal otak.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

T0 572007005 Daftar Pustaka

T0 572007005 Daftar Pustaka

Upaya Pengendalian Vektor Demam Berdarah Dengue Dengan Menggunakan Insektisida berbasis Pigmen.[r]

2 Baca lebih lajut

Hubungan antara Leptin dengan Demam Berdarah Dengue

Hubungan antara Leptin dengan Demam Berdarah Dengue

Metode. Penelitian dilakukan secara analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Pasien didiagnosis DBD berdasarkan kriteria WHO dan dikonfirmasi dengan pemeriksaan serologis NS1 dengue IgG dan IgM atau anti dengue rapid test. Data berupa kadar hematokrit, jumlah trombosit, jumlah lekosit, kadar hemoglobin dan kadar leptin dikumpulkan selama penelitian. Analisis statistik menggunakan analisis deskriptif dan regresi logistik. Hasil. Didapatkan tiga puluh delapan anak, 19 (50%) lelaki dan 19 (50%) perempuan. Duapuluh tujuh anak (71,1%) didiagnosis DBD tanpa syok dan 11 anak (28,9%) DBD dengan syok. Rerata kadar hemoglobin anak dengan DBD 13,23 (SB 1,78) g/dL (95% IK 12,64-13,81), rerata kadar hematokrit 39,78 (SB 6,16)% (95% IK 37,75-41,80), rerata jumlah leukosit 5.366 (SB 2,410)/mm 3 (95% IK 4,574-6,158), rerata jumlah
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

TUGAS PENYAKIT TROPIK DEMAM BERDARAH DENGUE

TUGAS PENYAKIT TROPIK DEMAM BERDARAH DENGUE

Selain kedua teori tersebut, masih ada teori-teori lain tentang pathogenesis DBD, di antaranya adalah teori virulensi virus yang mendasarkan pada perbedaan serotipe virus dengue yaitu DEN 1, DEN 2, DEN 3 dan DEN 4 yang kesemuanya dapat ditemukan pada kasus-kasus fatal tetapi berbeda antara daerah satu dengan lainnya. Selanjutnya ada teori antigen-antibodi yang berdasarkan pada penderita atau kejadian DBD terjadi penurunan aktivitas sistem komplemen yang ditandai penurunan kadar C3, C4 dan C5. Disamping itu, pada 48- 72% penderita DBD, terbentuk kompleks imun antara IgG dengan virus dengue yang dapat menempel pada trombosit, sel B dan sel organ tubuh lainnya dan akan mempengaruhi aktivitas komponen sistem imun yang lain. Selain itu ada teori moderator yang menyatakan bahwa makrofag yang terinfeksi virus dengue akan melepas berbagai mediator seperti interferon, IL-1, IL-6, IL-12, TNF dan lain-lain, yang bersama endotoksin bertanggungjawab pada terjadinya sok septik, demam dan peningkatan permeabilitas kapiler. Pada infeksi virus dengue, viremia terjadi sangat cepat, hanya dalam beberapa hari dapat terjadi infeksi di beberapa tempat tapi derajat kerusakan jaringan (tissue destruction) yang ditimbulkan tidak cukup untuk menyebabkan kematian karena infeksi virus; kematian yang terjadi lebih disebabkan oleh gangguan metabolic.(17)
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Penyakit Tropik Tugas 4 Kel 9 PM DBD

Penyakit Tropik Tugas 4 Kel 9 PM DBD

Gambaran penyakit ini sangat bervariasi mulai dari yang paling ringan sampai yang paling berat dengan tanda-tanda demam tinggi, perdarahan pada kulit mungkin juga pada gusi dan cenderung terjadinya syok. Masa inkubasi penyakit berkisar antara 1 hingga 4 hari, timbul demam. Sehari sebelum demam atau H-1 dengan teknik diagnosis deteksi NS1, maka antigen virus telah bisa di deteksi. Sebelumnya deteksi atau diagnosis DBD mendasarkan kepada antigen- antibodi yang baru bisa di deteksi pada hari ke 3 atau 4 setelah demam berlangsung, atau hari ke-7 setelah infeksi berjalan.(13)
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

BAHAYA DEMAM BERDARAH DENGUE PADA MASYAR

BAHAYA DEMAM BERDARAH DENGUE PADA MASYAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa mencurahkan rahmat,taufik dan hidayah-Nya kepada kami sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “BAHAYA DEMAM BERDARAH DENGUE PADA MASYARAKAT INDONESIA” Karya tulis ini disusun dalam rangka untuk memenuhi nilai mata kuliah bahasa Indonesia.

9 Baca lebih lajut

POTENSI SELASIH SEBAGAI REPELLENT TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti

POTENSI SELASIH SEBAGAI REPELLENT TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti

Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah minyak atsiri selasih jenis O. gratisimum (Gambar 1) dan O. bassilicum (Gambar 2). Tanaman selasih diperoleh dari hasil budidaya yang dilakukan di Kebun Percobaan Cimanggu, Balittro. Minyak atsiri diperoleh dengan menyuling daunnya dengan penyulingan secara dikukus yang dilakukan di laboratorium penyulingan Balittro (Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik). Selanjutnya minyak atsirinya dianalisis dengan Gas Kromatografi untuk menentukan kandungan bahan aktifnya. Pengujian daya proteksi dilakukan di Laboratorium serangga Fakultas Kedokteran Hewan IPB. Serangga uji yang digunakan adalah nyamuk Aedes aegypti betina yang berumur 3-5 hari. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap. Perlakuan berupa konsentrasi minyak atsiri selasih yang diuji yaitu 20%, 10%, 5%, 2,5%, dan kontrol (0%). Pengenceran minyak atsiri menggunakan parafin cair. Parafin cair digunakan dalam pengenceran, karena menurut hasil uji pendahuluan zat ini bersifat netral (tidak bersifat repellent/menolak ataupun attractant/memikat) terhadap nyamuk Aedes aegypti.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...