## Top PDF One Time Pad:

### Implementasi Three-Pass Protocol dengan Kombinasi Algoritma Beaufort Cipher dan One Time Pad untuk Pengamanan Data

Cryptography can be divided into two types: classical cryptography and modern cryptography. In general, modern cryptography is more trusted than classical cryptography because it has a great security. But implementation of combination two or more classical cryptography algorithm is also used by some people because of their easiness and good security. Beaufort Cipher and One Time Pad algorithm are categorized into classical cryptography. The security of Beaufort Cipher algorithm depends on the key randomization. Increasingly random key is used then the security of algorithm is also increased. One Time Pad algorithm is a cryptography algorithm with perfect secrecy even safer than modern cryptography. The security of the two algorithm is depend on the key exchange. Three-Pass Protocol is a key distribution protocol with no exchange key. This protocol will improving the security of the two algorithms. The implementation using Python and C# programming language. The test is done for 11, 26 and 73 characters of plaintext. The result showed that the combination of Beaufort Cipher and One Time Pad algorithm in Three-Pass Protocol is not a good combination because it does not meet the data integrity parameter. The algorithm complexity is θ(n) . It means that the number of character being used is directly proportional with processing time.
Baca lebih lanjut

## Analisis Kombinasi Algoritma One Time Pad Dan Algoritma Elgamal Dalam Pengamanan Pesan

Percobaan terakhir dilakukan oleh Claude Shannon pada tahun 1940 dia mengetahui dan mencoba membuktikan signifikasi dari teori pada sistem one time pad. Shannon mengirimkan hasilnya dalam bentuk laporan rahasia pada tahun 1945 dan mempublikasikannya ke masyarakat luar pada tahun 1949. Pada waktu yang bersamaan Vladimir Kotelnikovmembuktikan keamanan yang sempurna secara independen dari algoritma one time pad. Pada tahun 1941 hasil dari pembuktiannya dikirimkannya dalam bentuk yang tetap dirahasiakan. (Dooley, 2013)

## Rancang Bangun Aplikasi Pesan Menggunakan Algoritma Vigenere Cipher dan One Time Pad.

Baca lebih lanjut

## KOMBINASI ALGORITMA ONE TIME PAD DAN CHAOTIC SEQUENCE DALAM OPTIMASI ENKRIPSI GAMBAR

Pada Tabel 2 telah dijelaskan mengenai state of the art dengan bebrapa algoritma salah satunya yaitu One Time Pad. OTP merupakan pengembangan dari Vernam Cipher. Algoritma OTP merupakan bagian dari block cipher dalam kriptografi klasik menggunakan operasi XOR. OTP akan mejadi algoritm yang tidakterpecahkan apabila memenuhi syarat sebagai berikut:

### Analisa Perbandingan Algoritma Monoalphabetic Cipher Dengan Algoritma One Time Pad Sebagai Pengamanan Pesan Teks

Abstract — Dalam hal komunikasi data sangatlah diperlukan kerahasiaan data. Untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan data, maka diperlukan teknik tertentu dalam penyandian data atau informasi yang disebut kriptografi. Ada berbagai jenis algoritma kriptografi seperti playfair cipher, blowfish, monoalphabetic cipher, vigenere cipher, des, idea, On Time Pad (OTP) dan sebagainya yang berusaha untuk menciptakan suatu algoritma yang benar-benar dapat mengamankan data. Salah satunya monoalphabetic cipher atau disebut juga cipher substitusi sederhana (simple subsitution cipher), karena memilki sifat yaitu satu huruf di plaintext diganti dengan tepat satu huruf ciphertext. Jadi, fungsi ciphering- nya adalah satu ke satu, sementara algoritma One Time Pad memiliki sifat bahwa panjang plainteks (pesan) harus sama panjang dengan kunci. Algoritma monoalphabetic chiper memiliki kelemahan pada ciphertext-nya, yaitu beberapa huruf masih sama dengan plaintext, sedangkan algoritma One Time Pad berbeda dengan monoalphabetic chiper.
Baca lebih lanjut

## Analisis Kombinasi Algoritma One Time Pad Dan Algoritma Elgamal Dalam Pengamanan Pesan

mengamankan kunci dari One Time Pad sebelum kunci dikirim ke penerima. Dengan dikombinasinya algoritma nantinya akan memunculkan suatu kombinasi algoritma yang dapat meningkatkan keamanan sehingga pesan lebih sulit dipecahkan dan juga keamanan kunci OTP dapat terjaga dengan aman sehingga pihak ketiga tidak mudah menjebol pesan yang dikirim.

Pada penelitian ini penulis menggunakan Algoritma One Time Pad pada skema Three Pass Protocol. Algoritma One Time Pad dikenal sebagai algoritma yang sempurna dan sangat sulit dipecahkan, kunci enkripsi hanya digunakan satu kali untuk satu pesan sehingga tidak terdapat perulangan penggunaan kunci. Skema three pass protocol merupakan suatu metode dimana dalam proses pengiriman pesan tidak perlu berbagi kunci enkripsinya, sehingga kedua belah pihak baik pengirim dan penerima tidak saling mengetahui kunci masing-masing. One Time Pad dalam skema Three Pass Protocol bertujuan agar keamanan pesan lebih terjaga kerahasiannya. Proses pengiriman pesan dilakukan dengan teknik rotasi yaitu mengubah posisi urutan cipherteks, sehingga cipherteks yang dihasilkan berbeda dengan cipherteks yang dikirim. Teknik rotasi ini bertujuan meningkatkan keamanan pada proses pengiriman pesan. Waktu yang diperlukan untuk eksekusi program tergantung pada pembangkit random kunci dan panjang plainteks.
Baca lebih lanjut

## Analisis Kombinasi Algoritma One Time Pad Dan Algoritma Elgamal Dalam Pengamanan Pesan

Baca lebih lanjut

## Analisis Kombinasi Algoritma One Time Pad Dan Algoritma Elgamal Dalam Pengamanan Pesan

Gambar 3.3. Proses enkripsi pesan oleh penerima 26 Gambar 3.4. Proses dekripsi pesan oleh penerima 27 Gambar 3.5. Proses enkripsi kunci oleh pengirim 27 Gambar 3.6. Proses dekripsi kunci oleh penerima 28 Gambar 3.7. Diagram alir enkripsi one time pad 28

## Program Aplikasi Kriptografi Penyandian One Time Pad Menggunakan Sandi Vigenere.

Sandi Vigenere adalah kriptografi klasik dengan metode subtitusi. Sandi Vigenere merupakan sistem sandi poli-alfabetik yang sederhana. Misalkan pada saat mengenkripsi data sebuah teks yang terdiri dari beberapa huruf menggunakan barisan karakter kunci yang berbeda. Sandi ini menggunakan operasi shift, sebagaimana yang dikemukakan oleh Sadikin (2010: 40) bahwa “operasi shift yaitu mensubtitusi suatu huruf menjadi huruf pada daftar alfabet berada di-k sebe lah kanan atau kiri huruf tersebut” . Sandi dengan metode subtitusi lainnya, adalah sandi one time pad, sandi ini merupakan sandi yang mencapai kerahasiaan sempurna (perfect secrecy). Shannon (Sadikin, 2010: 55) mendefinisikan bahwa “ sebuah sistem sandi mencapai perfect secrecy bila pasangan teks asli dan teks sandi tidak memiliki hubungan statistik sehingga sulit bagi penyerang untuk melakukan analisis sandi atau analisis statistik ” . Kunci yang digunakan sandi one time pad ini berbeda untuk setiap karakternya, dengan panjang kunci sama dengan panjang pesan yang akan dienkripsi dan kunci diberikan secara acak dan hanya digunakan sekali.
Baca lebih lanjut

### Implementasi Dan Analisis Algoritma One Time Pad Sebagai Keamanan Data Pada Software as a Service Berbasis Owncloud.

Saat suatu pesan akan dikirimkan, pengirim pesan akan menggunakan kunci rahasia / secret key tersebut untuk mengenkripsi setiap karakter dalam pesan yang akan dikirimkan satu per satu. Jika menggunakan komputer, setiap bit dalam karakter di-“exclusiveor” kan ( di-XOR-kan) dengan bit karakter yang bersesuaian dalam kunci rahasia/secret key. Untuk One Time Pad algoritma pengenkripsian data yang digunakan adalah operasi exclusive or ( XOR ) saja. Jika suatu One Time Pad telah digunakan, maka tidak dapat dipergunakan lagi karena jika dipergunakan kembali memiliki resiko adanya pihak ketiga yang “mencuri” pesan dan membandingkan pengkodean yang sama untuk kata-kata yang sama dalam pesan- pesan sandi tersebut. (Firman Rickson, 2013)
Baca lebih lanjut

### Implementasi Three-Pass Protocol dengan Kombinasi Algoritma Beaufort Cipher dan One Time Pad untuk Pengamanan Data

Keamanan algoritma Beaufort Cipher dan One Time Pad sangat bergantung kepada proses pertukaran kunci. Apabila terjadi kebocoran kunci, maka keamanan kedua algoritma ini akan otomatis runtuh. Oleh karena itu, diperlukan sebuah metode yang meminimalisir kebocoran kunci selama melakukan pertukaran pesan. Metode yang dipilih dikenal dengan sebutan Three-Pass Protocol. Protocol ini memungkinkan pengiriman pesan tanpa menggunakan pertukaran kunci. Sehingga pesan yang dikirimkan dapat sampai kepada penerima dengan aman tanpa takut terjadi kebocoran kunci (Haramaini, 2014). Berdasarkan uraian diatas, maka penulis mengambil tugas akhir dengan judul “Implementasi Three-Pass Protocol dengan Kombinasi Algoritma Beaufort Cipher dan One Time Pad untuk Pengamanan Data”.
Baca lebih lanjut

### IMPLEMENTASI ALGORITMA ONE TIME PAD PADA DATA TEKS DAN KNAPSACK PADA KUNCI SKRIPSI GUSTAF PRAMESWARA 081401014

A data security is very important to be kept secret. Cryptography is a branch of science that contribute to security and confidentiality of the data. One of the methods used in cryptography is a hybrid encryption. That system of data security by combining the use of symmetric algorithms the key asymmetric algorithms. This thesis aims to increase knowledge and references on how algorithms work in securing a One Time Pad text data. And also how to work the Knapsack algorithm used in securing key algorithm of One Time Pad earlier. This discussion will result in an application that can be used to encrypt text data using symmetric algorithms are used at the same time securing key to encrypt
Baca lebih lanjut

### Kombinasi Algoritma RSA 512-BIT Dan One Time PAD Untuk Pengamanan Pesan Pada NIC Messenger

Development and use of the internet has grown worldwide is now growing rapidly, many of the users of both the students and office workers or business people use the internet facility in the addition of science and facilitate the work and get information easily, this makes the application developer must change reference of designing a desktop application became web-based application, by utilizing cloud computing. Many examples of applications that are running and growing successful by utilizing cloud computing, the authors make an example in this regard is a messenger application or applications without the cost of sending a message, easily and quickly by utilizing the internet. During its development, messenger applications are very helpful in the exchange of messages, it became an opportunity to greater leak message. Therefore we need an approach to securing these messages by applying cryptographic systems on messenger application. In this study the authors will apply the RSA assymmetric cryptographic system and the One Time Pad symmetric cryptographic system to securing these messages. Based on the testing that has been done, a combination of RSA and One Time Pad can secure messages. RSA tested as secure cryptographic system because of difficulties in the process of factoring very large numbers, where RSA using a pair of prime numbers as a public and private key of 100 to 200 digits or even larger (Schneier, 1996).
Baca lebih lanjut

### Implementasi Hybrid Cryptosystem dengan Algoritma One Time Pad dan Algoritma Rabin Cryptosystem dalam Pengamanan Data Teks

Implementasi sistem merupakan tahapan dimana telah dilakukan proses implementasi terhadap sistem yang sebelumnya telah dianalisis. Implementasi sistem dengan teknik Hybirdcryptosystem dengan algoritma One Time Pad dan Rabin Cryptosystem dalam pengamanan data teks dibangun dengan bahasa pemrograman C# dan Phyton 3.2.2. Untuk tampilan aplikasi dan proses enkripsi dan dekripsi pesan mengunakan bahasa pemrograman C#. Proses pembangkit kunci dan enkripsi kunci pesan dan dekripsi kunci pesan menggunakan Phyton. Adapun perangkat lunak yang digunakan sebagai Integrated Development Environment (IDE) untuk C# adalah SharpDevelop versi 4.4.1.9729-7196a277, IDE untuk Python adalah Python IDLE versi 3.3.2. dan perangkat lunak database yang digunakan untuk menyimpan kunci adalah Microsoft Access 2013.
Baca lebih lanjut

## APLIKASI KRIPTOGRAFI KOMPOSISI ONE TIME PAD CIPHER DAN AFFINE CIPHER | Firdaus | Jurnal EurekaMatika 19708 1 SM

ABSTRACT. One time pad cipher has a weakness on generating it’s key. There are many ways to cover it’s weakness,such as using Fibonacci series formula on the plaintext to generate one time pad cipher’s key. One time pad cipher is an encryption technique that difficult to be cracked. One way for a cipher to become more difficult to resolve is by composing two encryption technique. One time pad cipher which is difficult to be cracked will be composed by affine cipher which is the base of classic cryptography whose using substitution methode. This paper aimed to discuss how to generate one time pad c ipher’s key with Fibonacci series formula and how to make application program crptography composition of one time pad cipher and affine cipher. And the result of this paper is a program application cryptography composition of one time pad cipher and affine cipher using Borland Delphi 7.0, which made encrypting and decrypting became easier.
Baca lebih lanjut

## Algoritma Split-Merge One Time Pad Dalam Peningkatan Enkripsi Data

One Time Pad (OTP) merupakan salah satu algoritma kriptografi yang sangat sulit untuk dipecahkan kriptanalis. Namun seiring perkembangan teknologi, semakin banyak juga orang yang selalu menigkatkan kemampuannya untuk berusaha memecahkan keamanan data guna kepentingan pribadi masing-masing dan jika ini terjadi keamanan yang dirasa sangat kuat semakin lama akan menjadi rentan serangan pelaku yang tidak bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menanggulangi permasalahan tersebut dimana terdapat pengembangan algoritma One Time Pad. Karakter plaintext dan kunci akan mengalami metode Split- Merge yaitu proses pemisahan menjadi beberapa bagian kemudian digabungkan kembali dengan pola yang telah ditentukan. Hasil metode Split-Merger selanjutnya akan dilakukan proses XOR untuk mendapatkan ciphertext.
Baca lebih lanjut

Kriptografi sendiri sudah digunakan sejak zaman dahulu hingga saat ini dimana perkembangan teknologi informasi begitu pesat. Beberapa algoritma kriptografi sengaja diciptakan dengan algoritma yang begitu rumit dengan tujuan agar pesan (data) yang dienkrip tidak mudah dipecahkan. Penelitian ini akan mengimplementasikan salah satu dari algoritma kriptografi yaitu One Time Pad (OTP) dimana algoritma ini menggunakan kunci (key) yang sama dalam proses enkripsi maupun deskripsi. Algoritma ini akan mengharuskan pengirim dan penerima menyetujui suatu key tertentu sebelum terjadi komunikasi diantara kedua belah pihak.
Baca lebih lanjut

## KRIPTOGRAFI GABUNGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA MONO ALPHABETIC DAN ONE TIME PAD

Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian sistem yang dilakukan penulis, dan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis seperti yang telah dipaparkan pada bab-bab sebelumnya, maka penulis menarik beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan perangkat lunak kriptografi gabungan menggunakan algoritma mono alphabetic dan one time pad, yaitu sebagai berikut: a) Prinsip enkripsi pada algoritma gabungan ini adalah dengan mengkombinasikan masing-masing karakter pada plainteks dengan satu karakter pada kunci; b) Teknik pengenkripsian ini relative sederhana, mudah digunakan dan aman dalam menjamin kerahasiaan informasi atau data yang ingin dikirimkan oleh pengirim pesan kepada penerima pesan tanpa dapat diketahui oleh pihak lain; c) Keamanan algoritma pengenkripsian ini sangat bergantung pada kerahasiaan kunci rahasia (secret key) dan pad yang digunakan baik dalam mengenkripsi maupun mendekripsi data atau informasi; d) Kunci yang di-generate secara acak dan hanya dapat dipergunakan sebanyak satu kali saja.
Baca lebih lanjut