Open-Ended Approach

Top PDF Open-Ended Approach:

EKSPERIMENTASI PENDEKATAN TERBUKA (OPEN ENDED  Eksperimentasi Pendekatan Terbuka (Open Ended Approach) Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Segi Gender (Penelitian Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ngemplak).

EKSPERIMENTASI PENDEKATAN TERBUKA (OPEN ENDED Eksperimentasi Pendekatan Terbuka (Open Ended Approach) Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Segi Gender (Penelitian Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ngemplak).

Pemahaman Konsep Siswa Dengan Pendekatan Terbuka (Open- ended Approach) Pada Mata Pelajaran Matematika Ditinjau Dari Segi Gender ” sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana pendidikan program studi Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

17 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS OPEN ENDED APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH  Efektivitas Open Ended Approach untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika (PTK di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012/

EFEKTIVITAS OPEN ENDED APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH Efektivitas Open Ended Approach untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika (PTK di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012/

Penelitian ini bertujuan untuk : meningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui Open Ended Approach. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 3 SMK 1 Muhammadiyah Sukoharjo sebanyak 40 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model alur, yaitu data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilaksanakan dan dikembangkan selama proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika. Hal ini dapat dilihat dari indikator-indikator, yaitu: Siswa mampu menciptakan sesuatu yang baru dari 12,5% menjadi 40%, siswa yang mampu untuk melihat hubungan-hubungan baru antara materi yang telah dipelajari dari 10% menjadi 45%, dan siswa yang aktif pada saat kegiatan belajar mengajar dari 17,5% menjadi 62,5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kreativitas siswa dengan menerapkan Open Ended Approach mengalami peningkatan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS OPEN ENDED APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH   Efektivitas Open Ended Approach untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika (PTK di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012

EFEKTIVITAS OPEN ENDED APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH Efektivitas Open Ended Approach untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika (PTK di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2012

Penelitian ini bertujuan untuk : meningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui Open Ended Approach. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 3 SMK 1 Muhammadiyah Sukoharjo sebanyak 40 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan model alur, yaitu data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilaksanakan dan dikembangkan selama proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatkan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika. Hal ini dapat dilihat dari indikator-indikator, yaitu: Siswa mampu menciptakan sesuatu yang baru dari 12,5% menjadi 40%, siswa yang mampu untuk melihat hubungan-hubungan baru antara materi yang telah dipelajari dari 10% menjadi 45%, dan siswa yang aktif pada saat kegiatan belajar mengajar dari 17,5% menjadi 62,5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kreativitas siswa dengan menerapkan Open Ended Approach mengalami peningkatan. Kata kunci : Open Ended Approach, kreativitas, matematika
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI  PENDEKATAN TERBUKA (OPEN ENDED  Eksperimentasi Pendekatan Terbuka (Open Ended Approach) Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Segi Gender (Penelitian Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ngemplak).

EKSPERIMENTASI PENDEKATAN TERBUKA (OPEN ENDED Eksperimentasi Pendekatan Terbuka (Open Ended Approach) Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Segi Gender (Penelitian Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Ngemplak).

Teknik dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling (Area Sampling). Teknik ini merupakan teknik yang digunakan untuk menentukan sampel bila obyek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas. Cara teknik ini dengan mengundi kelas dari populasi penelitian. Dari 7 kelas yang ada diperoleh 2 kelas, yaitu kelas pertama sebagai kelas eksperimen dan kelas kedua sebagai kelas kontrol. Sebelum diberikan perlakuan, yaitu praktik pengajaran pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol harus diperhatikan kedua kelompok dalam keadaan seimbang atau tidak. Uji keseimbangan yang digunakan dengan menguji kesamaan dua variansi yang disebut Uji Matching. Sedangkan untuk mengetahui apakah variansi-variansi dari sejumlah populasi sama atau tidak maka dilakukan uji homogenitas dengan taraf signifikansi 5%. Uji homogenitas ini menggunakan metode Bartlett. Serta dilakukan uji normalitas dengan taraf signifikansi 5% menggunakan metode Liliefors antara pendekatan Open-ended dan Close- ended.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

S MAT 1001040 Abstract

S MAT 1001040 Abstract

The general objective of this study is to examine the relation between learning by open- ended approach assisted by GeoGebra software and students’ spatial ability. The method used in this study was the experimental method using nonequivalent control group design. The population in this study was seventh grade students of a Junior High School in Bandung year 2013/2014, two classes that randomly chosen used as a sample. One class as an experiment group given learning by open-ended approach assisted by GeoGebra software treatment and another class as a control group given expository method. The instrument used was a spatial ability and attitude scale test. The results show that an increase of students’ spatial ability in mathematics with learning by open-ended approach assisted by GeoGebra software treatment is better than students who learn with expository method and students' attitudes toward open-ended approach learning assisted by GeoGebra software show positive attitude.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

EFFECTIVENESS COMPARATIVE DAN OF SCIENTIFIC

EFFECTIVENESS COMPARATIVE DAN OF SCIENTIFIC

This study aimed to: (1) describe the effectiveness of the Scientific learning approach setting cooperative STAD Types in mathematics learning at students of class VII SMP Negeri of A-Accreditation in Makassar; (2) describe the effectiveness of ELPSA learning approach setting cooperative STAD type in mathematics learning at students of class VII SMP Negeri of A-Accreditation in Makassar; (3) describe the effectiveness of Open-Ended learning approach setting cooperative STAD type in mathematics learning at students of class VII SMP Negeri of A-Accreditation in Makassar; (4) describe comparative effectiveness of Scientific learning approach, ELPSA and Open-Ended Setting Cooperative STAD Types of Mathematics Learning at Students of class VII SMP Negeri of A-Accreditation in Makassar. The population in this research were all of students at class VII SMP Negeri of A-Accreditation in Makassar and the sample consisted that selected by using a cluster stratified random sampling technique. The result of t test on the level of significant α = 0.025 at the major hypothesis (1) the implementation of the Scientific approach is effective (2) the implementation of the ELPSA approach is effective, (3) the implementation of the Open-Ended approach is effective, and the result of anova test on the level of significant α = 0.05 at the major (4) to (a) learning outcomes (posttest, gain) (b) interest in learning (c) response, the result of equality two proportions test there is no differences implementation in Scientific approach application, ELPSA and Open-Ended Setting Cooperative STAD Types in mathematics learning at students of class VII SMP Negeri of A-Accreditation in Makassar.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar matematika melalui pendekatan open ended

Meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar matematika melalui pendekatan open ended

This research of product show that open ended approach can increase the autonomy study of student in Junior High School PGRI 1 Ciputat class VIII-9. After open ended approach was done on the ciclus I, it has been got the percentage average score of the students being autonomy as much 57.79%. In ciclus II was got the percentage average score of the students being autonomy become 75.98%. Based on questionnaire calculation, the score from the first ciclus is 79 and increased at the second ciclus become 87.6. Increasing the students being autonomy followed by the product mathematic study of student. Based on the results of data collection can be concluded that by applying the open ended approach can increase student’s self regulated in mathematics classes VIII-9 Junioar High School of PGRI 1 Ciputat.
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

ppm masalah open ended

ppm masalah open ended

Kanjiro Kobayashi (2003). Ranking Teams in A Marathon Race. InBecker, Jerry P. and Shimada, Shigeru (editor). The Open-Ended Approach: A New Proposal for Teaching Mathematics. Fifth printing (page 53). The National Council of Theachers of Mathematics, Inc., Reston, Virginia.

6 Baca lebih lajut

Penerapan Pendekatan Open Ended untuk Me

Penerapan Pendekatan Open Ended untuk Me

The classical completeness in mathematics learning of 8th grade students at Madrasah Tsanawiyah (Junior High School) Nurul Amien, Sumberejo - Besuki - Probolinggo - East Java - Indonesia in academic year 2007/2008 is very low. In learning activities, students are passive, afraid to ask, afraid to express opinions and depends on the teacher. To im- prove the students learning outcomes, researchers and math- ematics teachers discuss to determine an alternative solution, then agreed to conduct a classroom action research to apply the open-ended approach that presents problems with more than one correct solution. Open-ended approach provide an opportunity for students to think freely in accordance with the interests and abilities, so the ability to think mathematically students can communicate through a learning process. Al- though only first implemented, the open-ended approach can increase the activity of students, ranging from 70.8 percent in the first, 78.3in the second and 83.6 in the third meeting and enhance the classical learning completeness of 86.4 percent exceeded the minimum criteria of 60 percent. To get the most out of the application of learning to open-ended approach, teachers should design the learning materials effectively, ef- ficiently manage learning time, and providing adequate sup- port books.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) DENGAN  Eksperimentasi Problem Based Instruction (PBI) Dengan Open Ended Dan Closed Ended Ditinjau Dari Kemampuan Awal Terhadap Prestasi Belajar Pada Materi Lingkaran Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Neger

EKSPERIMENTASI PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) DENGAN Eksperimentasi Problem Based Instruction (PBI) Dengan Open Ended Dan Closed Ended Ditinjau Dari Kemampuan Awal Terhadap Prestasi Belajar Pada Materi Lingkaran Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Neger

The purpose of the research are to analysis: (1) contribution problem based instruction with open ended and closed ended direct learning in mathematics achievement (2) contribution prior knowledge direct learning in mathematics achievement (3) interaction problem based instruction with open ended and closed ended in terms of prior knowledge direct learning in mathematics achievement.The research used quasi experimental method. The population of this research was all of the class VIII student at SMP Negeri 1 Sukodono regency on academic year 2014/2015. The sample of research were by using the stratified cluster random sampling. The sample were used consist of two classes, which VIII A as experimental class 1 and VIII C as the experimental class 2. The collection data was conduted by test. The technique of analysis data consist of conditional test and hipotesis test. Conditional test consist of normality test, homogeneity test and t-matching test. The hypothesis test used unbalance two ways analysis of variance. From The Analysis, it is found that :(1) There was contribution problem based instruction with open ended and closed ended direct learning in mathematics achievement (2) There was constribution prior knowledge direct learning in mathematics achievement (3) there was not interaction problem based instruction with open ended and closed ended in terms of prior knowledge direct learning in mathematics achievement
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENERAPANPEMBELAJARANMATEMATIKADENGANSOALTERBUKA (OPEN-ENDED) UNTUKMENINGKATKANKEMAMPUAN BERPIKIR KRITISDANKREATIFSISWASMPNEGERI17MEDANT.A2016/2017.

PENERAPANPEMBELAJARANMATEMATIKADENGANSOALTERBUKA (OPEN-ENDED) UNTUKMENINGKATKANKEMAMPUAN BERPIKIR KRITISDANKREATIFSISWASMPNEGERI17MEDANT.A2016/2017.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 17 Medan pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-8 yang berjumlah 36 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa melalui penerapan pembelajaran matematika dengan soal terbuka (Open Ended) pada pokok bahasan bilangan bulat di kelas VII-8 SMP Negeri 17 Medan tahun ajaran 2016/2017.Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan lembar observasi. Tes digunakan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa serta bagaimana proses jawaban yang diberikan siswa. Sedangkan lembar observasi digunakan untuk mengamati aktivitas siswa dan proses belajar mengajar pada saat menerapkan pembelajaran matematika dengan soal terbuka (open-ended) di Kelas VII-8 SMP Negeri 17 Medan T.A 2016/2017.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) DENGAN  Eksperimentasi Problem Based Instruction (PBI) Dengan Open Ended Dan Closed Ended Ditinjau Dari Kemampuan Awal Terhadap Prestasi Belajar Pada Materi Lingkaran Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Neger

EKSPERIMENTASI PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) DENGAN Eksperimentasi Problem Based Instruction (PBI) Dengan Open Ended Dan Closed Ended Ditinjau Dari Kemampuan Awal Terhadap Prestasi Belajar Pada Materi Lingkaran Siswa Kelas VIII Semester Genap SMP Neger

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Konstribusi pembelajaran Problem Based Instruction(PBI) dengan open-ended dan closed ended terhadap pretasi belajar matematika.(2) Konstribusi kemampuan awal terhadap prestasi belajar matematika.(3) Interaksi Problem Based Instruction(PBI) dengan open-ended dan closed ended serta kemampuan awal terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi-exsperimental research). Populasi penelitian ini adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Sukodono Tahun Pelajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling dan diambil 2 kelas dimana kelas eksperimen 1 (PBI dengan Open ended) dan kelas eksperimen 2 (PBI dengan Closed Ended). Teknik pengumpulan data prestasi menggunakan tes kognitif. Teknik analisis data berupa uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas, uji hipotesis dan uji kesetaraan. Uji hipotesis menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian didapat kesimpulan: (1) Ada konstribusi model pembelajaran Problem Based Instruction(PBI) dengan Open ended dan Closed ended terhadap prestasi belajar matematika. (2) Tidak ada konstribusi kemampuan awal terhadap prestasi belajar matematika. (3) Ada interaksi Problem based instruction(PBI) dengan open-ended dan closed ended serta kemampuan awal terhadap prestasi belajar matematik.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pembelajaran Matematika dengan Pendekata (1)

Pembelajaran Matematika dengan Pendekata (1)

permasalahan. Tujuannya tiada lain adalah agar kemampuan berpikir matematika siswa dapat berkembang secara maksimal dan pada saat yang sama kegiatan-kegiatan kreatif dari setiap siswa terkomunikasi melalui proses pembelajaran. Inilah yang menjadi pokok pikiran pembelajaran dengan Open-Ended, yaitu pembelajaran yang membangun kegiatan interaktif antara matematika dan siswa sehingga mengundang siswa untuk menjawab permasalahan melalui berbagai strategi.

10 Baca lebih lajut

PEMIKIRAN HASIL PERKAWINAN

PEMIKIRAN HASIL PERKAWINAN

Perkembangan tidak bisa ditolak. Banyak pula teman-teman muda yang bukan S2 atau S3, yang membaca buku-buku itu akhirnya suka dan tertarik dengan pemikiran-pemikiran baru tadi. Dengan adanya tradisi menulis, maka pemikiran-pemikiran tadi ditulis untuk dipublikasikan. Dengan demikian isi dari pemikiran- pemikiran tadi berkembang dengan pesat. Ada sementara orang yang berpendapat bahwa pemikiran- pemikiran baru tadi sudah terlalu jauh atau “open ended”. Manurut saya pemikiran tidak bisa dibirokrasikan. Majelis Tarjih sebagai lembaga dalam Muhammadiyah tidak bisa membirokrasikan pemikiran-pemikiran baru tadi. Karena pada hakekatnya pemikiran adalah non bireucrated.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pembelajaran Open Ended

Pembelajaran Open Ended

Pendekatan pembelajaran yang menyajikan suatu permasalahan (problem) yang memiliki jawaban lebih dari satu. Dalam mendapatkan jawaban sebagai hasil dari penyelesaian dapat dilakukan atau ditempuh dengan berbagai cara. Dengan demikian, pendekatan Open-Ended memberikan kebebasan kepada siswa untuk memecahkan suatu persoalan atau permasalahan dengan menggunakan berbagai cara. Melalui pendekatan Open-Ended ini siswa dilatih dan diasah kemampuannya untuk dapat menganalisa persoalan dengan melihat secara menyeluruh dari berbagai segi, sehingga siswa dapat menemukan cara sendiri dalam menyelesaikan masalah sesuai dengan keunikkan kreatifitasnya.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

t bing 0908070 chapter3

t bing 0908070 chapter3

As discussed in the previous section, in this study, the questionnaires were posed to thirty English teachers of junior high school in a regency in West Java selected randomly. In closed-ended questionnaire, the participants answered sixty- five questions by choosing one of the answer categories that came closest to or best represented their beliefs, opinions or knowledge of the situation. The categories involved “strongly agree, agree, disagree, or strongly disagree” and listed beside the questions. The statement is relevant to the theory proposed by Dornyei (2003: 37) and Labaw (1980: 131). Besides, some questions in the questionnaires were adopted from the research of Emilia et al (2010).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Design, Development, And Fabrication Of Tyre Lug Wrench.

Design, Development, And Fabrication Of Tyre Lug Wrench.

ii. Box-end wrench, or Box spanner, or Ring spanner: a one-piece wrench with an enclosed opening that grips the faces of the bolt or nut. The recess is generally a six-point or twelve-point opening for use with nuts or bolt heads with a hexagonal shape. The twelve-point fits onto the fastening at twice as many angles, an advantage where swing is limited. Eight-point wrenches are also made for square shaped nuts and bolt heads. Box-ends are also often double- ended.

24 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN OPEN-ENDED

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN OPEN-ENDED

Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMP sekota Pekanbaru, penelitian dilakukan pada siswa kelas VII dengan materi bangun bidang segi empat. Sampel yang diambil adalah dua kelas yang memiliki kemampuan setara dengan strategi pembelajaran yang berbeda. Kelompok pertama merupakan kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan Open-ended, sedangkan kelompok kedua yang merupakan kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran biasa. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan tes kemampuan matematika siswa sebelum dan sudah diberikan perlakukan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN MODEL OPEN-ENDED UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA INFORMATIF.

PEMANFAATAN MODEL OPEN-ENDED UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA INFORMATIF.

Kelemahan model open-ended itu sendiri adalah menyiapkan dan mengemukakan masalah yang langsung dipahami oleh siswa sangat sulit sehingga siswa sulit memberikan respon. Adakalanya siswa yang memiliki kemampuan tinggi bisa ragu dengan jawaban mereka. Cara yang dilakukan untuk mengurangi kelemahan model open-ended ialah dengan mengenal lingkungan siswa dan kebutuhannya. Dengan demikian akan lebih mudah memilah-milah masalah yang akan disajikan.

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...