open-ended problem

Top PDF open-ended problem:

PENDAHULUAN  OPTIMALISASI ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI SISWA DALAM MATEMATIKA (PTK Kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011).

PENDAHULUAN OPTIMALISASI ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI SISWA DALAM MATEMATIKA (PTK Kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011).

Melalui metode pembelajaran open-ended problem solving dengan memanfaatkan alat peraga matematika diharapkan ada peningkatan kreativitas dan prestasi belajar siswa yang signifikan, karena dengan metode ini siswa dapat menyerap informasi lebih cepat dan mudah selama proses kegiatan belajar matematika.

10 Baca lebih lajut

PENDEKATAN OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING BERVISI SETS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD TERHADAP BENCANA ALAM.

PENDEKATAN OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING BERVISI SETS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD TERHADAP BENCANA ALAM.

Amanah, S. 2011. Pendekatan Open-Ended Problem Solving Bervisi SETS untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD terhadap Bencana Alam. Skripsi, Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Utama Dr. Ani Rusilowati, M.Pd. dan Pembimbing Pendamping Dr. Sutikno, M.T.

1 Baca lebih lajut

OPTIMALISASI ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS  OPTIMALISASI ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI SISWA DALAM MATEMATIKA (PTK Kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta Tahun Ajar

OPTIMALISASI ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS OPTIMALISASI ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS OPEN-ENDED PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI SISWA DALAM MATEMATIKA (PTK Kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta Tahun Ajar

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “ OPTIMALISASI ALAT PERAGA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS OPEN-ENDED PROBLEM SOLVIN G UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PRESTASI SISWA DALAM MATEMATIKA”. (PTK Kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta Tahun Ajaran 2010/2011) sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana S-1. Penulis menyadari bahwa suatu karya di bidang apapun tidak terlepas dari kekurangan, disebabkan karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki penulis. Oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN DAN ANALISIS SOAL TES OPEN-ENDED PROBLEM DALAM MENGUKUR KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI MINYAK BUMI.

PENGEMBANGAN DAN ANALISIS SOAL TES OPEN-ENDED PROBLEM DALAM MENGUKUR KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI MINYAK BUMI.

Abstrak: Penelitian berjudul “Pengembangan dan Analisis Soal Open-Ended Problem dalam Mengukur Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Minyak Bumi” ini bertujuan untuk membuat soal yang dapat mengukur keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi minyak bumi dengan kualitas butir soal baik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development. Berdasarkan hasil validasi isi oleh lima orang dosen ahli, terdapat 4 dari 9 butir soal yang tidak valid, namun hasil konsultasi dengan dosen pembimbing memutuskan untuk tidak membuang butir soal tersebut melainkan merevisinya sehingga soal tersebut bisa mengukur keterampilan berpikir kreatif lebih baik. Penilaian validitas secara empiris dilakukan melalui tiga kali uji coba pada sejumlah siswa masing-masing 39, 20, dan 37 orang dan diolah menggunakan software Anates V4 dengan nilai validitas 0,87, 0,83 dan 0,77. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasil reliabilitas uji coba I, II dan III berturut- turut adalah 0,93, 0,91 dan 0,87. Nilai reliabilitas pada ketiga uji coba tergolong sangat tinggi walaupun soal tes diujikan pada waktu dan siswa yang berbeda, artinya soal tersebut sudah baik dalam hal keajegan pengukuran. Soal open-ended problem materi minyak bumi dapat mengukur keterampilan berpikir kreatif siswa dengan hasil pengukuran sebagai berikut; keterampilan berpikir fluency 57,31%, keterampilan berpikir flexibility 49,16%, keterampilan berpikir elaboration 43,54%, keterampilan berpikir originality 56,68%, dan keterampilan berpikir evaluation 60,33%.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN OPEN ENDED PROBLEM DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG DI KELAS VIII SMP.

PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN OPEN ENDED PROBLEM DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG DI KELAS VIII SMP.

Mengacu pada pendapat bahwa model pembelajaran berbasis masalah adalah model yang dapat memberi kesempatan siswa berperan aktif dan mendorong siswa untuk berpikir kreatif maka dapat diperkirakan bahwa model ini dapat menjadi fasilitator dalam mengembangkan dan merangsang kretivitas siswa. Berdasarkan latar belakang yang diuraikan di atas, peneliti bermaksud mengadakan penelitian berjudul: “Perbedaan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Open Ended Problem dan Pembelajaran Langsung di Kelas VIII SMP”.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

PENERAPAN PENDEKATAN OPEN ENDED PROBLEM SOLVING MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA MATERI POKOK CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP NEGERI 1 WINONG

PENERAPAN PENDEKATAN OPEN ENDED PROBLEM SOLVING MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA MATERI POKOK CAHAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP NEGERI 1 WINONG

Pembelajaran dengan pendekatan open-ended problem solving melalui kegiatan eksperimen memberikan kesempatan bagi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran tidak lagi terpusat pada guru, melainkan pada siswa. Dengan mengikuti langkah-langkah pembelajaran yang telah ditetapkan, keterlibatan siswa mendapat porsi yang jelas. Pada saat pembelajaran berlangsung, siswa dihadapkan terhadap suatu masalah, kemudian siswa diminta sendiri memecahkan masalah melakukan pencarian data dan eksperimentasi dalam rangka membuktikan kajian data yang mengarah pada penemuan konsep-konsep yang sedang dipelajari. Siswa mendapat kesempatan untuk menggunakan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya dan melatih keterampilan mereka bekerja berdasarkan konsep kerja ilmiah. Ketika siswa mengadakan percobaan di laboratorium, mereka memperoleh pemecahan masalah dan ketrampilan-ketrampilan riset dan sikap ilmiah. Mereka juga didorong untuk menjadi ilmuwan ketika mereka mencoba untuk menguji studi-studi ilmiah sebelumnya (Ozek, 2005: 19).
Baca lebih lanjut

171 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI OPEN ENDED PROBLEM DALAM MATA KULIAH STATISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MAHASISWA MANAJEMEN FOOD AND BAVERAGE SEKOLAH TINGGI PARIWISATA TRIATMA JAYA | Oktaviani | PEDAGOGIA 8091 16236 1 SM

IMPLEMENTASI OPEN ENDED PROBLEM DALAM MATA KULIAH STATISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MAHASISWA MANAJEMEN FOOD AND BAVERAGE SEKOLAH TINGGI PARIWISATA TRIATMA JAYA | Oktaviani | PEDAGOGIA 8091 16236 1 SM

Perbaikan pembelajaran mengacu pada pendekatan pembelajaran yang diterapkan yaitu open ended problem . Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan open ended problem memberikan ruang yang cukup bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi permasalahan sesuai kemampuan, bakat, dan minatnya, sehingga mahasiswa yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembelajaran, dan mahasiswa dengan kemampuan lebih rendah masih dapat menikmati kegiatan pembelajaran sesuai dengan kemampuannya. Tujuan dari pembelajaran open ended problem adalah untuk membantu mengembangkan kegiatan kreatif dan pola pikir matematik mahasiswa melalui problem solving secara simultan. Dengan kata lain kegiatan kreatif dan pola pikir matematis mahasiswa harus dikembangkan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan setiap mahasiswa agar aktivitas kelas yang penuh ide-ide matematika memacu kemampuan pemecahan masalah mahasiswa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA BERDASARKAN GAYA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PBL DENGAN OPEN ENDED PROBLEM.

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA BERDASARKAN GAYA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PBL DENGAN OPEN ENDED PROBLEM.

1.3 Fokus Penelitian Penelitian ini berfokus pada analisis hasil penilaian diagnostik kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan Adversity Quotient siswa kelas XI di SMA Negeri [r]

36 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM OPEN ENDED DENGAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI SMK YPK MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM OPEN ENDED DENGAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI SMK YPK MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016.

Problems in this study is "What is the result of studying accounting is taught by learning model Open Ended Problem with Discovery Learning higher compared with the results of studying accounting is taught with the learning model of Discovery Learning in class XI student of SMK YPK accounting field Learning Year 2015/2016." This study aims to determine the accounting learning outcomes by using model Open Ended Problem with Discovery Learning in class XI student of SMK YPK accounting field Learning Year 2015/2016. This study was conducted in SMK YPK Medan with a population consisting of a whole class XI Accounting totaling two classes. Sampling was done by total sampling. That is the entire population sampled in the study. The research instrument used to measure the learning outcomes of accounting students in the form of a test in the form of multiple-choice as many as 20 items of questions, each question had 5 answer choices (a, b, c, d, e) where the questions that are answered correctly were given a score of 1 and incorrectly answered given a score of 0. The data analysis technique used is normality test using Liliefors test, homogeneity test using the F test, and hypothesis testing using t test at significance level (confidence level) alpha of 0.05.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Implementasi Pendekatan Pembelajaran Open Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa T1 202009096 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Implementasi Pendekatan Pembelajaran Open Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa T1 202009096 BAB I

Mengetahui bahwa pendekatan pembelajaran open ended melalui open ended problem memiliki keterkaitan dari segi sebab akibat jika dilihat dari definisi masing-masing maka dibuktikan implementasi serta pengaruh pendekatan pembelajaran open ended terhadap kemampuan berpikir matematis melalui penelitian yang relevan yang dilakukan oleh Yuni Katminingsih dalam penelitian yang berjudul pengaruh Model Pembelajaran Open Ended Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Pokok Bahasan Pecahan dimana hasil uji normalitas dan homogenitas t hitung >t tabel , yaitu 2,61>2,06 (t berada
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Makalah 06 Jurnal UNHALU 2008  Komunikasi dlm Pembelajaran Matematika

Makalah 06 Jurnal UNHALU 2008 Komunikasi dlm Pembelajaran Matematika

Menurut Takahashi (2006), masalah terbuka (open-ended problem) adalah masalah atau soal yang mempunyai banyak solusi atau strategi penyelesaian. Pada mulanya, penggunaan masalah terbuka merupakan hasil dari proyek penelitian pengembangan metode evaluasi keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pendidikan matematika dari tahun 1971 sampai 1976. Meskipun proyek ini dimaksudkan untuk mengembangkan teknik evaluasi keterampilan berpikir siswa, tetapi selanjutnya peneliti menyadari bahwa pembelajaran matematika yang menggunakan masalah terbuka mempunyai potensi yang kaya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Peneliti merangkum manfaat dalam menggunakan masalah terbuka dalam pembelajaran matematika sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

TELAAH ISI DAN BAHASA BUKU MAHIR BERBAHASA INDONESIA UNTUK SISWA SMP KELAS VIII TERBITAN YUDHISTIRA

TELAAH ISI DAN BAHASA BUKU MAHIR BERBAHASA INDONESIA UNTUK SISWA SMP KELAS VIII TERBITAN YUDHISTIRA

Materi dapat pula memuat soal-soal terbuka open-ended problem, yaitu soal-soal yang menuntut siswa untuk memberikan jawaban atau strategi penyelesaian yang bervariasi, tetapi terdapat l[r]

69 Baca lebih lajut

T1 202009096 BAB III

T1 202009096 BAB III

Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran open ended dimana pendekatan pembelajaran yang menggunakan open ended problem yang membebaskan siswa dalam menyelesaikan atau memilih cara dalam memperoleh jawaban yang diinginkan dalam open ended problem, sedangkan variable terikat adalah kemampuan berpikir kreatif matematis yang merupakan cara berpikir siswa dalam pendekatan pembelajaran guna menyelesaikan open ended problem. Pendekatan pembelajaran open ended diimplementasikan guna memunculkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

 16661 20642 1 PB

16661 20642 1 PB

Problem solving can train students to think creatively. This research uses open ended problem for students to provide creative ideas in solving problems. Open ended problem reffered to this research that mathematical problems require students to provide many completion ways. The open ended math problem solving profile will be identified based on creative problem solving stage, such as objective finding, data finding, idea finding, solution finding, and acceptance finding. The purpose of this research is to describe the profile of math problem solving open ended with creative problem solving step to the students who have high and average ability. This research in this researc consist of one student with high numeracy and one student with average numeracy. The results showed that the student with high numeracy can do the six steps well. But in doing the planning that they planned well. The student who has high numeracy can be categorize as creative thinking in level 0 (not creative). The student with average numeracy cant’t understand enough the problem and can’t find the planning to solve the problem. The subject tends not go through idea finding and acceptance finding steps. The students who has average numeracy can be categorize as creative thinking in level 0 (not creative).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Penggunaan soal-soal open ended dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan representasi verbal siswa

Penggunaan soal-soal open ended dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan representasi verbal siswa

Berdasarkan hasil analisis diatas dan diskusi bersama observer ada beberapa hal yang menjadi keberhasilan dan kekurangan dalam tindakan di siklus I. Keberhasilan tindakan siklus I yaitu penggunaan Lembar Kerja Siswa yang mempermudah siswa dalam memahami materi. Walaupun siswa bingung pada saat pertama memulai megisi LKS, tetapi siswa merasa lebih mengerti jika telah selesai mengerjakannya. LKS yang terdapat soal open ended didalamnya merupakan bahan ajar yang dapat dijadikan titik awal untuk meningkatkan kemampuan representasi verbal matematik siswa. Adapun kekurangan yang masih perlu diperbaiki dalam proses pembelajaran, antara lain:
Baca lebih lanjut

191 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM OPEN ENDED DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI SMALL GROUP WORK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IS I SMA NEGERI 1 STABAT T.A 2012/2013.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM OPEN ENDED DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI SMALL GROUP WORK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IS I SMA NEGERI 1 STABAT T.A 2012/2013.

di awali dengan memberikan masalah terbuka kepada siswa. Kegiatan pembelajaran harus mengarah dan membawa siswa dalam menjawab masalah dengan banyak cara serta mungkin juga dengan banyak jawaban yang benar, sehingga merangsang kemampuan intelektual dan pengalaman siswa dalam proses menemukan sesuatu yang baru. Siswa yang dihadapkan denganproblem open ended, tujuan utamanya bukan untuk mendapatkan jawaban tetapi lebih menekankan pada cara bagaimana sampai pada suatu jawaban. Pembelajaran ini melatih dan menumbuhkan ide, kreativitas, kognitif tinggi, kritis, komunikasi interaksi, sharing, keterbukaan, dan sosialisasi. Siswa dituntut untuk berimprovisasi mengembangkan metode, cara, atau pendekatan yang bervariasi dalam memperoleh jawaban siswa yang beragam. Selanjutnya siswa juga diminta untuk menjelaskan proses mencapai jawaban tersebut.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING OPEN ENDED DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM SIRKULASI PADA SEKOLAH DI PERKOTAAN DAN DI PEDESAAN.

IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING OPEN ENDED DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM SIRKULASI PADA SEKOLAH DI PERKOTAAN DAN DI PEDESAAN.

kelompok eksperimen. Guru pada eksperimen-1 berpendapat bahwa Problem Based Learning dengan pendekatan Open ended bukan model pembelajaran yang baru. Penerapan model apapun tidak efektif karena sebagian besar siswa bersikap acuh, hanya sebagian kecil siswa saja yang mengikuti pembelajaran. kelas kurang kondusif dan respon siswa sangat kurang dalam proses pembelajaran di kelas. Berbeda dengan pendapat yang dikemukakan oleh guru pada kelompok eksperimen-2 yang menyatakan bahwa Problem Based Learning dengan pendekatan Open ended merupakan hal yang baru bagi siswa. Problem Based Learning dengan pendekatan Open ended belum pernah diterapkan di kelas mengingat fasilitas yang kurang memadai sehingga kadang-kadang kesulitan untuk menjelaskan konsep yang bersifat abstrak. Sebagian besar siswa mengikuti pembelajaran dengan baik, kelas cukup kondusif. Antusias siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas cukup bagus, apalagi mengenai konsep yang bersifat abstrak.
Baca lebih lanjut

38 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penggunaan Interactive Handout Berbasis Open Ended pada Pembelajaran Himpunan untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Matematika (PTK Pada Siswa Kelas VII C Semester Genap SMP Negeri 3Tasikmadu Tahun Ajaran 2012/2013).

PENDAHULUAN Penggunaan Interactive Handout Berbasis Open Ended pada Pembelajaran Himpunan untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Matematika (PTK Pada Siswa Kelas VII C Semester Genap SMP Negeri 3Tasikmadu Tahun Ajaran 2012/2013).

Secara umum, hasil penelitian ini diharapkan secara teoritis dapat memberikan sumbangan kepada pembelajaran matematika utamanya pada peningkatan aktivitas belajar matematika melalui penggunaan interactive handout berbasis open-ended.

5 Baca lebih lajut

PROSES PEMBELAJARAN PENGERTIAN PERSAMAAN KUADRAT DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DI KELAS VIII SMP PANGUDI LUHUR I YOGYAKARTA

PROSES PEMBELAJARAN PENGERTIAN PERSAMAAN KUADRAT DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DI KELAS VIII SMP PANGUDI LUHUR I YOGYAKARTA

1. Guru menyajikan dan siswa menerima soal open-ended dalam bentuk LKS 2 Guru membuat, menyiapkan, dan menggunakan bentuk-bentuk soal open- ended sebagai alat bantu dan sumber belajar siswa pada proses pembelajaran Akar atau Bukan Akar Persamaan Kuadrat di SMP. Bentuk-bentuk soal open-ended yang diberikan guru kepada seluruh siswa, tertuang dalam bentuk tertulis maupun lisan. Soal-soal open-ended yang berbentuk tulisan tertuang dalam selembar LKS 2. Guru membagikan dan seluruh siswa menerima selembar LKS 2 yang berisi soal-soal open-ended, dimana penyelesaiannya merupakan multijawaban yang benar dengan menggunakan multicara, berdasarkan berbagai konsep pengetahuan yang telah dimiliki siswa sebelumnya. LKS 2 terdiri dari 3 buah soal, dimana 2 soal pertama masing- masing berisi macam- macam bentuk persamaan kuadrat dan suatu bilangan bulat yang harus dibuktikan merupakan akar atau bukan akar dari bentuk-bentuk persamaan kuadrat tersebut. Sedangkan pada soal ke-3 LKS 2, berisi soal cerita dimana harus dicari bentuk persamaan kuadrat dan akar dari bentuk persamaan kuadrat yang sesuai dengan permasalahan soal cerita.
Baca lebih lanjut

191 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING (LAPS)-HEURISTIC DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PENALARAN MATEMATIS SISWA.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING (LAPS)-HEURISTIC DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PENALARAN MATEMATIS SISWA.

dengan Pendekatan Open-Ended dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Penalaran Matematis Siswa” beserta seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila dikemudian hari ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...