Operasi hitung perkalian

Top PDF Operasi hitung perkalian:

Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian

Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian

Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian. Operasi hitung bilangan yang kita kenal di Sekolah dasar ada empat macam, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Perkalian adalah operasi matematika penskalaan satu bilangan dengan bilangan lain. Operasi ini adalah salah satu dari empat operasi dasar di dalam aritmetika dasar (yang lainnya adalah perjumlahan, pengurangan, dan perbagian). Perkalian sebenarnya juga merupakan perjumlahan yang diulang-ulang; misalnya, 3 dikali 4 (seringkali dibaca "3 kali 4") dapat dihitung dengan menjumlahkan 3 salinan dari 4 bersama-sama:
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN MELALUI METODE DISCOVERY.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN MELALUI METODE DISCOVERY.

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. karena berkat rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul "Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Operasi Hitung Perkalian dengan Menggunakan Metode Discovery .” Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW., keluarga, sahabat serta para pengikutnya yang selalu setia sampai akhir zaman.

33 Baca lebih lajut

PENERAPAN TEKNIK JARIMATIKA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN BILANGAN

PENERAPAN TEKNIK JARIMATIKA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN BILANGAN

diberi kesempatan untuk bertanya. Siswa diajak untuk berpartisipasi aktif. Siswa mempraktikkannya dengan bimbingan guru. Observer memantau dengan lembar observasi. Guru (review) materi bersama siswa membuat kesimpulan serta melakukan refleksi. Ditemukan peningkatan menjadi 50% (11 siswa) yang tuntas. Refleksi hasilnya: siswa kelihatan merasa senang dan gembira saat menggunakan jari tangan serta saat memperagakan jarinya, siswa yang biasanya ribut di kelas begitu antusias saat belajar mengenal jari tangan. Beberapa hambatan: ada siswa yang belum paham perkalian sebagai penjumlahan berulang sehingga belum maksimal kemampuannya, siswa yang mampu memahami pengenalan operasi hitung perkalian sebagai penjumlahan berulang masih tergolong cukup.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN BALOK SEMPOA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA SISWA TUNARUNGU: Penelitian Eksperimen pada Siswa Tunarungu Kelas IV SDLB di Kab. Subang.

PENGGUNAAN BALOK SEMPOA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA SISWA TUNARUNGU: Penelitian Eksperimen pada Siswa Tunarungu Kelas IV SDLB di Kab. Subang.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan benda realistik dalam upaya meningkatkan penguasaan siswa tunarungu tentang konsep perkalian dengan menggunakan balok sempoa dalam pembelajaran matematika. Matematika adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang menjadi dasar dari ilmu lainnya. Salah satu sub bab mata pelajaran matematika adalah pekalian. Perkalian adalah operasi dasar aritmatika utama yang seharusnya sudah dipelajari oleh anak setelah mereka mempelajari operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Setelah dilakukan observasi secara langsung pada anak tunarungu banyak mengalami kesulitan melakukan operasi hitung perkalian ini. Hambatan pada pendengarannya membuat siswa tunarungu lebih memahami sesuatu yang kongkrit dibandingkan yang abstrak termasuk matematika.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM OPERASI HITUNG PERKALIAN MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas II SDN 5 Cikidang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Semester 2 Tahun Ajaran 2013/2014.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM OPERASI HITUNG PERKALIAN MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas II SDN 5 Cikidang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat Semester 2 Tahun Ajaran 2013/2014.

Lembar soal tes ini berbentuk tes uraian yang diberikan kepada setiap siswa. Tujuan menggunakan tes uraian adalah untuk mengetahui proses berfikir matematika siswa dalam mengerjakan tes evaluasi secara individu, serta untuk mengetahui sejauhmana kemampuan dan perkembangan setiap siswa dalam operasi hitung perkalian akan meningkat jika menggunakan pendekatan keterampilan proses. Lembar soal tes juga digunakan sebagai alat evaluasi untuk menilai hasil kemampuan siswa dalam memahami konsep perkalian yang akan digunakan dalan refleksi setiap siklus. Oleh karena itu, lembar soal tes berguna untuk memperoleh data mengenai pemahaman siswa pada saat pembelajaran berlangsung.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KETERAMPILAN OPERASI HITUNG PERKALIAN ANTARA KELAS YANG MENGGUNAKAN KARTU DOMINO PERKALIAN DAN PERMAINAN TALI PAS PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI GEDONGKIWO YOGYAKARTA.

PERBEDAAN KETERAMPILAN OPERASI HITUNG PERKALIAN ANTARA KELAS YANG MENGGUNAKAN KARTU DOMINO PERKALIAN DAN PERMAINAN TALI PAS PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI GEDONGKIWO YOGYAKARTA.

Kedua, penggunaan kartu domino membuat siswa lebih aktif secara individu dan bersemangat dalam melakukan pembelajaran. Hal ini disebabkan karena kartu domino dibagikan secara merata ke setiap siswa dalam kelompok, sehingga setiap siswa ikut berperan serta dalam kegiatan belajar operasi hitung. Dengan demikian, proses belajar operasi hitung perkalian setiap siswa dapat terasah. Temuan ini sesuai dengan pendapat Sardiman (2007: 96) yang menyatakan bahwa aktivitas merupakan prinsip atau asas penting dalam interaksi belajar mengajar. Tanpa aktivitas, maka proses belajar tidak akan mungkin berlangsung dengan baik dan efektif. Hal ini juga sesuai dengan pendapat Oemar Hamalik (2008: 171) yang menyatakan bahwa pengajaran yang efektif adalah pengajaran yang menyediakan kesempatan kepada siswa untuk belajar sendiri atau melakukan aktivitas sendiri.
Baca lebih lanjut

116 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DENGAN METODE KUMON PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA | Usada, Siti kamsiyati | Jurnal Didaktika Dwija Indria (SOLO) 8583 19159 1 PB

PENINGKATAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DENGAN METODE KUMON PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA | Usada, Siti kamsiyati | Jurnal Didaktika Dwija Indria (SOLO) 8583 19159 1 PB

5 siswa yang tidak tuntas karena nilainya masih dibawah KKM. Peneliti menyerah- kan siswa yang tidak tuntas tersebut kepa- da wali kelas untuk diberikan bimbingan lebih lanjut berupa PR (Pekerjaan Rumah) sampai siswa tersebut paham terhadap materi operasi hitung perkalian. Menurut Hewitt (2006) “ multiplication and divison represent a significant qualitative change in children’s thinking.” Perkalian dan pe- mbagian merupakan perubahan kualitatif yang signifikan dalam pemikiran anak- anak. Jadi perkalian sangat penting di aj- arkan di Sekolah Dasar dengan cara me- ngajar seorang guru yang baik dan menye- nangkan sehingga anak mudah memahami materi perkalian salah satunya dengan me- tode kumon. Kumon (2015) berpendapat bahwa kumon merupakan sistem pendi- dikan yang menyesuaikan dengan kemam- puan anak, sehingga anak akan mempe- roleh hasil belajar yang maksimal. Berda- sarkan data dan hasil pembahasan yang te- lah diuraikan di atas maka dapat disimpul- kan bahwa dengan penerapan metode ku- mon berhasil meningkatkan kemampuan operasi hitung perkalian pada siswa kelas 3 Malik Sekolah Dasar Al-Azhar Syifa Budi Solo tahun ajaran 2015/2016.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA OPERASI HITUNG PERKALIAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA TULANG NAPIER PADA SISWA KELAS IV SDN SIDOREJO LOR 06 KOTA SALATIGA 2014 SKRIPSI Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA OPERASI HITUNG PERKALIAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA TULANG NAPIER PADA SISWA KELAS IV SDN SIDOREJO LOR 06 KOTA SALATIGA 2014 SKRIPSI Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam

Mata pelajaran matematika tentang operasi hitung perkalian dilaksanakan semester gasal tahun 2014/2015, sehingga belum tahu kesenjangannya. Namun kesenjangan tersebut dapat diasumsikan relevan dengan kesenjangan yang ada pada mata pelajaran matematika yang diupayakan guru kelas pada SDN Sidorejo Lor 06 Kota Salatiga. Asumsi ini peneliti ambil, karena peneliti berkolaborasi bersama guru kelas sekaligus materi ajar, sarana prasarana lingkungan sekolah serta karakteristik siswanya tidak jauh berbeda.

98 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN JARIMATIKA BAGI SISWA TUNARUNGU WICARA KELAS III SLB NEGERI PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2008 2009

UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN JARIMATIKA BAGI SISWA TUNARUNGU WICARA KELAS III SLB NEGERI PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2008 2009

operasi hitung perkalian dengan menggunakan jarimatika. Dalam proses pembelajaran ini masih banyak siswa yang pasif, keberanian untuk bertanya tidak ada, konsentrasi terhadap pembelajaran masih kurang, motivasi belajarnya sangat rendah dan mudah bosan. Sehingga hasil belajar dari keenam siswa pada kondisi awal nilai terendah 4, nilai tertinggi 6,5 dengan nilai rerata kelas 5,3. Data nilai awal siswa tersebut disajikan dalam tabel berikut ini :

67 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MELAKUKAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DENGAN METODE PERMAINAN PADA SISWA KELAS II SD NEGERI KARANGANYAR

PENINGKATAN KETERAMPILAN MELAKUKAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DENGAN METODE PERMAINAN PADA SISWA KELAS II SD NEGERI KARANGANYAR

Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu pada siklus pertama dilaksanakan permainan dengan kartu lambang bilangan tanpa gambar secara klasikal dan pada siklus kedua dilaksanakan permainan dengan kartu lambang bilangan yang bergambar secara berkelompok. Sebelum siklus pertama dan siklus kedua dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan pretes untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan operasi hitung perkalian dan pembagian. Pretes dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2009. Data pretes selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 20 halaman 138. Hasil pengolahan dari pretes sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

175 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA SISWA KELAS II MINU WEDORO WARU SIDOARJO MELALUI MEDIA CONGKLAK.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA SISWA KELAS II MINU WEDORO WARU SIDOARJO MELALUI MEDIA CONGKLAK.

Metode yang digunakan dalam pembelajaran adalah ceramah, memberikan contoh benda dengan menggambar di papan tulis dan penugasan. Rendahnya kemampuan siswa dalam melakukan operasi hitung perkalian sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari kemampuan menghitung pada pra siklus. Hasil nilai ketuntasan kemampuan siswa dalam menghitung perkalian sebesar 48%. Menurut Ngalim Purwanto jika mendapat prosentase ≤ 55% maka dalam kategori tidak lulus. Dari keterangan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kemampuan menghitung siswa kelas II MINU Wedoro pada mata pelajaran matematika materi perkalian masih rendah dan berada pada kategori tidak lulus. Sehingga perlu adanya perbaikan.
Baca lebih lanjut

111 Baca lebih lajut

Bab 3 Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian

Bab 3 Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian

13. 115 : 23 = 5, jika diubah ke perkalian adalah adalah .... a. 15 x 5 = 115 c. 23 x 5 = 115 b. 11 x 23 = 115 d. 11 x 15 = 115 14. 37 x 4 = 148, jika diubah ke pembagian adalah .... a. 148 : 7 = 37 c. 148 : 4 = 37 b. 148 : 4 = 34 d. 148 : 37 = 7 15. 68 – 17 – 17 – 17 – 17 = 0

24 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN DI SD

PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN DI SD

Pada tahap awal guru mengulang materi prasyarat yang digunakan dalam pembahasan materi inti yaitu meliputi: penjumlahan pecahan yang berpenyebut sama, dan konsep perkalian yang merupakan penjumlahan berulang. Guru membagikan lembar kerja untuk semua peserta didik yang berisi permasalahan-permasalahan seperti di atas untuk dibahas secara kelompok dan dilanjutkan secara klasikal. Peserta didik dibagi dalam kelompok-kelompok (beranggotakan 2 peserta didik) diberi kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan dengan menggunakan benda- benda konkrit yang telah disiapkan. Guru harus merencanakan permasalahan- permasalahan dengan baik agar masing-masing kelompok dapat memperagakan obyek yang dapat membentuk kalimat matematika yang berbeda-beda tentang bilangan asli yang dikalikan dengan pecahan.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN CACAH DI SD

PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN CACAH DI SD

Perkalian dan pembagian di SD mulai diajarkan di kelas II semester 2. Sebagai pemula agar pembelajaran menjadi bermakna dan dapat memberikan kecakapan hidup, perlu adanya pendekatan kontekstual yang permasalahannya diambilkan dari cerita yang dekat dengan konteks kehidupan peserta didik. Perkalian merupakan topik yang amat krusial/penting dalam pembelajaran matematika sebab amat sering dijumpai terapannya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya operasi yang lain, pembelajaran perkalian dipilah dalam 2 hal, yaitu perkalian dasar dan perkalian lanjut. Perkalian dasar yang dimaksud adalah perkalian dari 2 (dua) bilangan yang masing-masing merupakan bilangan 1(satu) angka (dalam modul ini disebut perkalian 2 (dua) bilangan 1 (satu) angka), sedangkan perkalian lanjut adalah perkalian selain perkalian 2 (dua) bilangan 1 (satu) angka.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

03 – Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian – 3 – Latihan Ulangan

03 – Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian – 3 – Latihan Ulangan

Bila terdapat 22 bus yang berangkat dari terminal tersebut pada hari itu, berapa banyakkah penumpang yang diberangkatkan pada hari itu ?.[r]

1 Baca lebih lajut

 PROGRAM SEMESTER

PROGRAM SEMESTER

dengan operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi 3.3 Menjelaskan dan menentukan representasi bilangan bulat besar sebagai bila[r]

9 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE JARIMATIKA DAN METODE SEMPOA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PSIKOMOTOR SISWA.

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE JARIMATIKA DAN METODE SEMPOA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PSIKOMOTOR SISWA.

Rendahnya keterampilan operasi hitung perkalian siswa SDN Mandalawangi disebabkan karena pembelajaran matematika kurang menggunakan metode- metode pembelajaran yang bervariasi. Untuk meningkatkan psikomotor siswa dilakukan eksperimen dengan menggunakan metode jarimatika dan metode sempoa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Mandalawangi. Lokasinya terletak di Desa Lengkongbarang, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen, nonequivalent multiple groups pretest-posttest design dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Untuk mengumpulkan data, penelitian menggunakan teknik tes dan non tes. Untuk teknik tes dilakukan pretest-posttest sebelum dan sesudah pembelajaran. Sedangkan untuk teknik non tes dilakukan observasi selama pembelajaran berlangsung dan dilakukan wawancara setelah pembelajaran selesai. Data pretest, posttest, dan observasi yang berhasil dikumpulkan, selanjutnya diolah dan dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui perbedaan peningkatan psikomotor siswa yang menggunakan metode jarimatika dan metode sempoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan metode jarimatika dan metode sempoa dapat meningkatkan psikomotor siswa dan juga dapat meningkatkan kemampuan operasi hitung perkalian siswa karena pembelajaran matematika menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Hal tersebut ditunjukkan pada hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, yaitu hasil pretest, posttest, dan observasi. Nilai rata-rata hasil pretest pada masing-masing kelas eksperimen yaitu 56,33 untuk kelas jarimatika dan 54,67 untuk kelas sempoa. Nilai rata-rata hasil posttest pada masing-masing kelas eksperimen yaitu 90,67 untuk kelas jarimatika dan 73,67 untuk kelas sempoa. Sedangkan nilai rata-rata hasil observasi psikomotor pada masing-masing kelas eksperimen yaitu 21,00 untuk kelas jarimatika dan 16,00 untuk kelas sempoa. Peningkatan psikomotor yang diperoleh adalah keterampilan siswa dalam menggunakan alat bantu, yaitu ketepatan formasi alat bantu dengan soal, operasi hitung, dan jawaban soal. Namun dari hasil penelitian terlihat bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan operasi hitung perkalian siswa di kelas jarimatika dan di kelas sempoa. Siswa yang pembelajarannya menggunakan metode jarimatika psikomotornya (keterampilannya) lebih tinggi daripada siswa yang pembelajarannya menggunakan metode sempoa Hal tersebut menunjukkan bahwa metode jarimatika sangat efektif digunakan dalam meningkatkan psikomotor siswa untuk keterampilan berhitung perkalian.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

S PLB 1106672 Chapter5

S PLB 1106672 Chapter5

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dan analisis terhadap pembelajaran matematika dapat disimpulkan bahwa operasi hitung perkalian 6 sampai 10 dengan menerapkan metode jarimatika dapat meningkatkan kemampuan operasi hitung perkalian 6 sampai 10 pada anak tunarungu SDLB kelas IV di SLB Negeri Cicendo Kota Bandung.

2 Baca lebih lajut

Kata Kunci Hasil belajar matematika

Kata Kunci Hasil belajar matematika

pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman tentang Penelitian Tindakan Kelas. 2) Peneliti mampu mendeteksi permasalahan yang ada di dalam proses pembelajaran, sekaligus mencari alternatif pemecahan masalah yang tepat. 3) Peneliti mampu memperbaiki proses pembelajaran di dalam kelas dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada operasi hitung perkalian.

17 Baca lebih lajut

Bab 7 Pengerjaan Hitung Bilangan (Perkalian dan Pembagian)

Bab 7 Pengerjaan Hitung Bilangan (Perkalian dan Pembagian)

Jika kamu termasuk dalam salah satu anggota kelompok, berapa banyak pensil yang akan kamu terima?... Perhatikan percakapan di atas.[r]

24 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...