Organisasi dan Aktivitas di Perguruan Tinggi

Top PDF Organisasi dan Aktivitas di Perguruan Tinggi:

BUDAYA ORGANISASI MAHASISWA PERGURUAN TINGGI SENI (AKTUALISASI DIRI PEMBENTUKAN KARAKTER YANG UNGGUL DAN KONDUSIF) - ISI Denpasar

BUDAYA ORGANISASI MAHASISWA PERGURUAN TINGGI SENI (AKTUALISASI DIRI PEMBENTUKAN KARAKTER YANG UNGGUL DAN KONDUSIF) - ISI Denpasar

Budaya,  sebutan  yang  cukup  menarik  untuk  disimak,  sehingga  dapat  dimaknai  maksud   judul   tulisan   yang   ditawarkan.   Secara   etimologis   Budaya   dapat   dipahami   dari   dua   suku   kata   budi   dan   daya,yang   berarti   budi   adalah   pikiran   bawah   sadar   dan   daya   adalah   pikiran   sadar.   Manusia  berkarya  tidak  saja  dengan  fisiknya  (Body)  tetapi  juga  dengan  pikiran  sadarnya  (Mind),   dengan   pikiran   bawah   sadarnya   (Spirit,   Roh)   dan   dengan   jiwanya   (Soul).   Karya-­‐karya   sudah   dapat   disentuh   oleh   indra   disebut   karya   tata   lahir,   sedangakan   karya-­‐karya   yang   tidak   dapat   disentuh   indra   (belum   tata   lahir)   disebut   ide   dan   konsep.   Jadi   seluruh   aktivitas   manusia   yang   menghasilkan   ide,   konsep   dan   benda-­‐benda   yang   dapat   disentuh   oleh   indra   adalah   budaya.   (Artadi,  2011:  115).    
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI  DIMENSI BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN PADA PERGURUAN TINGGI  Kontribusi Dimensi Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Karyawan Pada Perguruan Tinggi AUB Surakarta.

KONTRIBUSI DIMENSI BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN PADA PERGURUAN TINGGI Kontribusi Dimensi Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Karyawan Pada Perguruan Tinggi AUB Surakarta.

Sama halnya dengan Organisasi atau perusahaan, Perguruan Tinggi AUB juga menerapkan budaya perusahaan, di mana salah satu aspek dari budaya perusahaan yang diterapkan oleh Perguruan Tinggi AUB adalah filosofi perusahaan yang diterima karyawan dan dijabarkan melalui misi perusahaan yang mencakup maksud, tujuan, dan ruang lingkup kegiatan perusahaan yaitu: mewujudkan mahasiswa lulusan, hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas, yang sesuai dengan tuntutan pelanggan internal maupun pelangggan eksternal (pengguna lulusan), pengguna penelitian, dan penerima jasa pengabdian yaitu masyarakat. Namun, apakah Perguruan Tinggi AUB dapat mempraktekkan budaya perusahaan secara efektif? sehingga mampu menumbuhkan komitmen yang kuat diantara para karyawan sebagai anggota organisasinya yang menganggap bekerja adalah sebagai aktivitas menyenangkan dan merupakan aktualiasasi diri karyawan, sehingga mereka cenderung menyukai pekerjaan, bertanggung jawab terhadap pekerjaan, mengakui dan mengamalkan filosofi perusahaan, serta puas terhadap pekerjaan tersebut. Sehingga dapat menyelesaikan intergritas dan profesionalisme karyawan dalam rangka mempermudah pencapaian tujuan. Utnuk itu dalam penelitian ini akan dikaji pengaruh dimensi budaya organisasi terhadap Komitmen Karyawan Perguruan Tinggi AUB Surakarta.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pembelajaran Organisasi: Strategi Membangun Kekuatan Perguruan Tinggi

Pembelajaran Organisasi: Strategi Membangun Kekuatan Perguruan Tinggi

Pernyataan visi, misi, aktivitas rencana jangka panjang menggambarkan karakteristik pembelajaran organisasi. Umumnya perguruan tinggi memiliki pernyataan formal mengenai tujuannya, yang biasanya disebut sebagai pernyataan misi. Lang dan Lopers- Sweetman (1991) menyatakan beberapa peran dari pernyataan misi insitusi. Pernyataan misi berperan sebagai penjelasan dari tujuan, sebagai penyaring dari para oportunis, deskripsi mengenai siapa mereka, aspirasinya, atau pola pemasarannya. Walaupun terdapat berbagai kegunaan dari pernyataan misi, umumnya misi berhubungan dengan masa depan institusi. Visi dalam sebuah universitas yang melakukan pembelajaran organisasi benar-benar terealisasi pada tingkat departemen (program studi). Penelitian terhadap 200 ketua departemen terbaik oleh Creswell et al. (1990) menunjukkan bahwa ketua departemen (program studi) bertanggung jawab membangun visi atau fokus bersama departemen. Visi departemen haruslah sejalan dengan visi dan misi institusi dan dimiliki oleh fakultas melalui keterlibatan mereka dalam proses formulasi (Creswell et al., 1990). Departemen (program studi) harus memiliki konsep kesepakatan mengenai siapa yang ingin dilayani, dengan cara apa, dan hasil apa yang ingin dicapai (Gardiner, 2000). Misi departemen (program studi) haruslah diterjemahkan ke dalam tujuan, sasaran, dan aktivitas yang lebih spesifik dibandingkan pernyataan misi dan merupakan panduan operasional. Lebih luas lagi, ketua departemen sebagai faktor kunci dalam mentransformasikan departemen ke dalam komunitas pembelajaran melalui visi pengajaran yang lebih efektif, pembelajaran yang lebih baik lagi, beasiswa yang lebih tepat sasaran, dan kerjasama yang lebih banyak.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Aplikasi Kegiatan Knowledge Management (KM) Guna Meningkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi - Repository UIN Sumatera Utara

Aplikasi Kegiatan Knowledge Management (KM) Guna Meningkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi - Repository UIN Sumatera Utara

Oleh karena itu, dengan adanya metafora sebagai jantung, maka menjadi semakin mempertegas dan menunjukkan bahwa perpustakaan merupakan bagian dari sebuah organisasi perguruan tinggi yang sangat potensial untuk mendukung kelancaran proses pencerdasan bagi segenap sivitas akademika. Aset perpustakaan berupa buku, jurnal, majalah, prosiding, laporan penelitian, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi, maupun koleksi lainnya memberikan kontribusi yang besar terhadap proses pembelajaran. secara yuridis, keberadaan perpustakaan perguruan tinggi telah dijamin oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. Tepatnya mengenai ulasan perpustakaan dapat dilihat pada pasal 27; 34; 56; 72; 85; dan 98. Selanjutnya dari pasal-pasal tersebut dapat kita ketahui bahwa perpustakaan merupakan salah satu unsur penunjang penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi yang mempunyai tanggung jawab dan fungsi masing-masing sesuai dengan lembaga yang menaunginya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

KUMPULAN SOAL UTS SEMESTER 2 SD MI - Cuman Info PKN Kelas V

KUMPULAN SOAL UTS SEMESTER 2 SD MI - Cuman Info PKN Kelas V

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

1 Baca lebih lajut

Soal UTS Kelas 5 SD Pkn Semester 2

Soal UTS Kelas 5 SD Pkn Semester 2

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

1 Baca lebih lajut

[Ulangan dan Ujian] Soal Kelas IV Mapel PKn

[Ulangan dan Ujian] Soal Kelas IV Mapel PKn

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

1 Baca lebih lajut

Soal UTS Kelas 5 SD Pkn Semester 1

Soal UTS Kelas 5 SD Pkn Semester 1

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

1 Baca lebih lajut

Soal UTS PKN Kelas 5 SD Semester 1

Soal UTS PKN Kelas 5 SD Semester 1

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

2 Baca lebih lajut

Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Pustakawan di Perpustakaan Soeman Hasibuan (Soeman HS) Pekanbaru, Riau

Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Pustakawan di Perpustakaan Soeman Hasibuan (Soeman HS) Pekanbaru, Riau

Pengaruh Kepemimpinan, Budaya Organisasi, dan Organisasi Pembelajar Terhadap Perubahan Organisasi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Se-Sumatera Utara.. Jakarta: Disertasi Universitas Ne[r]

3 Baca lebih lajut

Kumpulan Soal UTS SD Semester II kelas 5

Kumpulan Soal UTS SD Semester II kelas 5

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

1 Baca lebih lajut

Kepmen155 U 1998OrganisasiMhs

Kepmen155 U 1998OrganisasiMhs

Derajat kebebasan dan mekanisme tanggungjawab organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi terhadap perguruan tinggi ditetapkan melalui kesepakatan antara mahasiswa dengan pimpinan perguruan tinggi dengan tetap berpedoman bahwa pimpinan perguruan tinggi merupakan penanggungjawab segala kegiatan di perguruan tinggi dan/atau yang

5 Baca lebih lajut

kepmendigbud 155 u 1998 pedoman umum organisasi kemahasiswaan perguruan tinggi

kepmendigbud 155 u 1998 pedoman umum organisasi kemahasiswaan perguruan tinggi

Derajat kebebasan dan mekanisme tanggungjawab organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi terhadap perguruan tinggi ditetapkan melalui kesepakatan antara mahasiswa dengan pimpinan perguruan tinggi dengan tetap berpedoman bahwa pimpinan perguruan tinggi merupakan penanggungjawab segala kegiatan di perguruan tinggi dan/atau yang mengatasnamakan perguruan tinggi.

4 Baca lebih lajut

Perilaku Organisasi Buku Ajar Pegangan Dosen dan Mahasiswa di Perguruan Tinggi

Perilaku Organisasi Buku Ajar Pegangan Dosen dan Mahasiswa di Perguruan Tinggi

Perilaku Organisasi adalah suatu studi yang menyangkut aspek-aspek tingkah laku manusia dalam suatu organisasi atau suatu kelompok tertentu. Ia meliputi aspek yang ditimbulkan dari pengaruh organisasi terhadap manusia demikian pula aspek yang ditimbulkan dari pengaruh manusia terhadap organisasi. Tujuan praktis dari penelaahan studi ini adalah untuk mendeterminasi bagaimanakan perilaku manusia itu mempengaruhi usaha pencapaian tujuan-tujuan organisasi. (Thoha , 2007 : 5). Dalam perspektif system pengendalian manajemen, Sokarno, 2002:11, mengemukakan bahwa perilaku organisasi merupakan “crucial” untuk dapat memahami, menjelaskan, memperkirakan dan mempengaruhi/mengubah perilaku manusia yang terjadi di organisasi tempat kerja. Pengertian ini mengandung tiga unsur pengertian yaitu 1) perilaku organisasi mencermati tingkah laku yang kasat mata, seperti diskusi dngan temankerja, mengoperasikan computer, menyuusun laporan.; 2) perilaku organisasi mempelajari tingkah laku manusia sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok organisasi; 3) perilaku kelompok juga menganalisis perilaku kelompok dan organisasi sendiri.
Baca lebih lanjut

141 Baca lebih lajut

Konsep Kepemimpinan dalam Perubahan Organisasi    (Organizational Change) pada Perpustakaan Perguruan Tinggi

Konsep Kepemimpinan dalam Perubahan Organisasi (Organizational Change) pada Perpustakaan Perguruan Tinggi

Beragam definisi dan konsep kepemimpinan yang ditemukan dalam berbagai bahan pustaka, yang masing-masing berbeda dalam penekanan arti. Richard L. Daf (2005: 5) mendefinisikan kepemimpinan (leadership) adalah suatu pengaruh yang berhubungan antara para pemimpin dan pengikut (followers). Kemudian Gibson menyatakan bahwa kepemimpinan adalah suatu upaya menggunakan pengaruh untuk memotivasi orang-orang guna pencapaian suatu tujuan. Masih berhubungan dengan pengaruh, Ken Blanchard yang dikutip oleh Marcelene caroselli (2000: 9) menyatakan bahwa kunci untuk kepemimpinan hari ini adalah “pengaruh” bukan “kekuasaan” selanjutnya ia mengatakan para pemimpin tahu bagaimana mempengaruhi orang-orang dan membujuk mereka untuk suatu tuntutan pekerjaan yang tinggi.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Contoh Soal PKN Kelas V Semester II

Contoh Soal PKN Kelas V Semester II

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

1 Baca lebih lajut

Strategi Framework Dari Organisasi dalam

Strategi Framework Dari Organisasi dalam

sasaran penerapan teknologi SI/TI untuk sebuah organisasi atau perusahaan terbagi menjadi tiga sasaran utama. Pertama, melakukan efesiensi kerja dengan melakukan otomasi dalam setiap proses kerja. Kedua, melakukan keefektipan manajemen dengan memuaskan informasi untuk meningkatkan pengambilan keputusan. Ketiga, memperbaiki daya saing untuk meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan dengan merubah gaya bisnis. Penerapan SI/TI bukan hanya fokus pada teknologi yang digunakan, akan tetapi bagaimana mengkaji ulang system strategi bisnis yang dijalankan oleh organisasi guna strategi SI/TI yang dikembangkan sejalan dengan proses bisnis. Langkah-langkah kerja dibutuhkann untuk menganalisis dalam menerapkan SI/TI langkah kerja tersebut tertuang dalam Kerangka kerja ( framework ) strategi. framework mempertimbangkan faktor-faktor yang terlibat didalam strategi bisnis manajemen didalam tiga lapis. Faktor-faktor tersebut terdiri dari lingkungan luar organisasi(External Inverotment), presoure group dan stackholder serta lingkungan internal(Internal Inverotment)[1].
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

[.doc   .docx]  KUMPULAN SOAL UTS KELAS I-VI SEMESTER 1 dan 2 - Info Sekolah | Magina PKN Kelas V

[.doc .docx] KUMPULAN SOAL UTS KELAS I-VI SEMESTER 1 dan 2 - Info Sekolah | Magina PKN Kelas V

Organisasi yang dilakukan di sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi adalah …… A.. Pembina Pramuka tertinggi di sekolah adalah.[r]

2 Baca lebih lajut

Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta yang Tidak Melahirkan Perguruan Tinggi Baru dan Tidak Melahirkan Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi

Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta yang Tidak Melahirkan Perguruan Tinggi Baru dan Tidak Melahirkan Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi

Tuliskan data status akreditasi BAN-PT/LAM dari program studi yang sudah ada dengan mengikuti format dan contoh tabel berikut. Dalam hal terdapat program studi yang sama dari perguruan tinggi yang digabungkan atau disatukan, masing-masing program studi tersebut harus dicantumkan dalam tabel dibawah ini.

21 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...