Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Top PDF Organisasi Kesehatan Dunia (WHO):

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah salah satu lembaga asli dari PBB, konstitusi secara resmi mulai berlaku pada hari pertama Hari Kesehatan Dunia , (7 April, 1948), ketika diratifikasi oleh 26 negara anggota. Jawarharlal Nehru, seorang pejuang besar kemerdekaan India telah memberikan pendapat untuk memulai WHO. Sebelumnya operasinya, serta kegiatan sisa Liga Bangsa-Bangsa Health Organization , berada di bawah kontrol dari Komisi Interim menyusul Konferensi Kesehatan Internasional di musim panas tahun 1946. [4] Pengalihan tersebut disahkan oleh
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

AlexanderBenyS G2A009146 Bab1PerbedaanProfilLipidPadaPasienInfarkMiokardAkutDanPenyakitJantungNon

AlexanderBenyS G2A009146 Bab1PerbedaanProfilLipidPadaPasienInfarkMiokardAkutDanPenyakitJantungNon

Penyakit kardiovaskuler merupakan jenis penyakit yang melibatkan jantung atau pembuluh darah. Penyakit ini masih merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), 63% penyebab kematian di dunia disebabkan oleh penyakit kronis dengan penyakit kardiovaskuler sebagai penyebab utamanya. 1 American Heart Association melaporkan terdapat satu kematian terjadi di Amerika setiap 30 detiknya karena penyakit kardiovaskuler. 2 Pada tahun 2000, penyakit ini menjadi penyebab utama kematian di Indonesia dan memiliki prevalensi sebesar 9,2% pada tahun 2007. 3 Menurut data survey, penyakit kardiovaskuler juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Data Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2006 menunjukkan adanya peningkatan pada semua jenis penyakit kardiovaskuler dari tahun sebelumnya. 4
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang Mempengaruhi terhadap Peningkatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Skizofrenia di Kota Sabang Tahun 2016

Faktor-faktor yang Mempengaruhi terhadap Peningkatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Skizofrenia di Kota Sabang Tahun 2016

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kesehatan jiwa merupakan suatu keadaan dimana seseorang yang terbebas dari gangguan jiwa,dan memiliki sikap positif untuk menggambarkan tentang kedewasaan serta kepribadiannya (KemenkesRI, 2012) Gangguan jiwa tidak menyebabkan kematian secara langsung, tetapi gangguan ini dapat membuat penderita menjadi tidak produktif dan bergantung pada orang lain, sehingga menyebabkan penderitaan berkepanjangan baik bagi penderita, keluarga, masyarakat maupun negara (Maramis, 2009)

6 Baca lebih lajut

edoc.site pengelolaan limbah dan b3

edoc.site pengelolaan limbah dan b3

Jenis Hazmat dan Limbah • Kimia dan Limbahnya • Kemoterapi, Obat Hazmat lain dan Limbahnya • Material Radioaktif dan Limbahnya • Limbah Medis Organisasi Kesehatan Dunia WHO meng[r]

39 Baca lebih lajut

KESEHATAN DAN PERAWATAN PEMBANGUNAN.docx ADMINISTRASI_NEGARA

KESEHATAN DAN PERAWATAN PEMBANGUNAN.docx ADMINISTRASI_NEGARA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefnisikan perawatan paliatif sebagai spesialisasi medis yang membahas fsik, psikologis, sosial, hukum, dan domain spiritual perawatan oleh tim interdisipliner profesional dan berbaring providers.6 perawatan kesehatan Di Afrika, misalnya, perawatan paliatif -initiated oleh Asosiasi Perawatan paliatif Afrika (APCA) dan cakap didukung oleh penyandang dana seperti; Diana, Princess of Wales Memorial Fund, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO -africa Proyek Perawatan Paliatif) dan Open Society Foundation International Perawatan Paliatif Initiative (IPCI), antara lain -telah membantu dalam kemajuan memadukan perawatan paliatif di kesehatan utama peduli pelayanan beberapa negara di Africa7. Namun, dampak bahwa penarikan dukungan tersebut -terutama oleh Diana, Princess of Wales Memorial Fund dari Afrika pada 2012 -akan memiliki pada pengembangan lanjutan dari perawatan paliatif di wilayah ini adalah sejauh tak dikenal. Pada tahun 2012, dua belas rumah sakit umum di Kenya, tujuh rumah sakit umum di Tanzania, tujuh rumah sakit umum di Malawi dan Uganda rumah sakit rujukan utama dalam proses menggabungkan perawatan paliatif ke dalam layanan mereka. Pada 2012, perawatan paliatif sedang diajarkan di lima sekolah medis dan delapan sekolah keperawatan di Kenya. Di Malawi, perawatan paliatif menjadi subjek examinable di semua sekolah keperawatan yang 13 dan sedang mengajar di Malawi College of Medicine.8 Secara signifkan, seperti Perawatan Paliatif Inisiatif juga telah mendukung beberapa ijazah pembelajaran jarak jauh untuk staf
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Program Preventif kesehatan gigi dan mul (1)

Program Preventif kesehatan gigi dan mul (1)

Target Dunia terbaru di bidang kesehatan gigi dan mulut dan program-program preventif untuk mencapainya diprakasai oleh organisasi kesehatan dunia yaitu terutama oleh WHO, FDI worl dental federation , dan IADR (International Association for Dental Research) pada tahun 2003 telah mencanangkan “Global Goals for oral Health 2020 yaitu dengan meminimalkan dampak dari penyakit mulut dan kraniofasial dengan menekankan pada upaya promotif dan mengurangi dampak penyakit sistemik yang bermanifestasi di rongga mulut dengan diagnosa dini, pencegahan dan manajemen yang efektif untuk penyakit sistemik. Disamping itu pada The Sixtieth World Health Assembly (WHA- 60) tahun 2007 disusun Resolusi WHA 60.17 tentang kesehatan gigi dan mulut yaitu: Rencana aksi promosi kesehatan dan pencegahan penyakit terintegrasi. Dimana target ini tidak lagi ditentukan kuantitas angkanya seperti pada tahun 1995 melainkan disesuaikan dengan kebijakan dan keadaan di setiap Negara atau wilayah.(kemenkes, 2012) Adapun target WHO tersebut terlampir dalam makalah tugas ini. Sedangkan target WHO sebelunya untuk tahun 2000 adalah sdibawah ini :
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

MAKALAH SISTEM - KESEHATAN NASIONAL

MAKALAH SISTEM - KESEHATAN NASIONAL

· Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. Pengertian sehat tersebut sejalan dengan pengertian sehat menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 sebagai berikut: Sehat adalah suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, dan sosial.Batasan kesehatan tersebut di atas sekarang telah diperbaharui bila batasan kesehatan yang terdahulu itu hanya mencakup tiga dimensi atau aspek, yakni: fisik, mental, dan sosial, maka dalam
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Peran Petugas Kesehatan dan Pengawas Menelan Obat PMO) dalam Pengobatan TB Paru dengan Strategi DOTS pada Puskesmas di Kota Langsa

Peran Petugas Kesehatan dan Pengawas Menelan Obat PMO) dalam Pengobatan TB Paru dengan Strategi DOTS pada Puskesmas di Kota Langsa

diterapkan secara nasional pada tahun 1995. Pada fase 1995-2000, pedoman nasional disusun dan strategi DOTS mulai diterapkan di Puskesmas. Seperti halnya dalam implementasi sebuah strategi baru, terdapat berbagai tantangan di lapangan dalam melaksanakan kelima strategi DOTS. DOTS adalah strategi yang komprehensif untuk digunakan oleh pelayanan kesehatan primer di seluruh dunia, untuk mendeteksi dan menyembuhkan pasien TB Paru.Dengan menggunakan strategi DOTS, maka proses penyembuhan TB Paru dapat berlangsung dengan cepat.DOTS bertujuan untuk memutuskan rantai penularan di masyarakat dengan mengobati penderita BTA positif sampai sembuh (Kemenkes RI, 2003 ).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Ta JKR 1205696 Chapter1

Ta JKR 1205696 Chapter1

Hasil penelitian Kusnoto dkk mengenai kebersihan gigi dan mulut yang diukur dengan menggunakan Oral Hygiene Index Simplied (OHIS) menunjukkan bahwa rata-rata kebersihan gigi dan mulut murid sekolah dasar kelas IV – VI di wilayah DKI Jakarta termasuk kategori sedang yaitu 53,8% dari seluruh murid yang diperiksa. Hasil penelitian Setiawan menunjukkan bahwa 88,3% responden mempunyai status kebersihan gigi dan mulut pada kategori tidak bersih, hanya 11,7% responden yang mempunyai status kebersihan gigi pada kategori bersih. Hal ini merupakan masalah yang perlu ditanggulangi mengingat bahwa kebersihan gigi dan mulut merupakan faktor yang sangat menentukan dalam proses pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Keuntungan Sediaan ?Preferential COX-2 Inhibitor? Dalam Penanggulangan Nyeri Kanker

Keuntungan Sediaan ?Preferential COX-2 Inhibitor? Dalam Penanggulangan Nyeri Kanker

Pertimbangan apa saja yang harus diperhitungkan dalam pemilihan AINS sebagai anti-nyeri kanker? Sebagai analgetik, AINS hendaklah mampu menghambat aktivitas COX dengan hambatan COX-2 lebih besar daripada hambatan COX-1. AINS yang lebih bersifat asam akan memiliki nilai tambah dalam hal penetrasinya ke jaringan yang mengalami inflamasi. Selagi kejadian hypercoagulation selalu terjadi pada penderita kanker, AINS yang digunakan tidak memperberat hypercoagulation yang ada, misalnya peningkatan trombosis bila menggunakan AINS yang sangat selektif menghambat COX- 2. AINS yang terbukti berkhasiat antipyretic akan memberikan nilai tambah, mengingat demam merupakan keluhan penyerta yang umum pada penderita kanker. Badan Kesehatan Dunia WHO menganjurkan penggabungan analgetik opiate (misalnya kodein) dan AINS terhadap penderita kanker dengan tingkat nyeri menengah sampai berat. Oleh karena biotransformasi kodein menjadi morfin sangat bergantung dengan aktivitas enzyme sitokrom P4502D6 (CYP2D6), penggunaan AINS yang tidak membutuhkan CYP2D6 merupakan sediaan pilihan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

2017 Stratejik Sesi 6 DH Analisis Misi Dinas Kesehatan

2017 Stratejik Sesi 6 DH Analisis Misi Dinas Kesehatan

an Masyarakat Bidang Kesehatan kesehatan melalui tokoh kabupaten/kota, kelompok masyarakat, organisasi swadaya masyarakat dan dunia usaha tingkat kabupaten/kota KESIMPULAN.[r]

2 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Faktor-Faktor Pencetus Kekambuhan Asma Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibela Kota Surakarta.

PENDAHULUAN Faktor-Faktor Pencetus Kekambuhan Asma Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibela Kota Surakarta.

Asma merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak menular. Penyakit asma telah mempengaruhi lebih dari 5% penduduk dunia, dan beberapa indicator telah menunjukkan bahwa prevalensinya terus menerus meningkat, khususnya pada anak-anak. Masalah epidemiologi mortalitas dan morbiditas penyakit asma masih cenderung tinggi, menurut world health organization (WHO) yang bekerja sama dengan organisasi asma di dunia yaitu Global Astma Network (GAN) memprediksikan saat ini jumlah pasien asma di dunia mencapai 334 juta orang, diperkirakan angka ini akan terus mengalami peningkatan sebanyak 400 juta orang pada tahun 2025 dan terdapat 250 ribu kematian akibat asma termasuk anak-anak (GAN, 2014).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Sensitivity Testof Salmonella thypias causative of Typhoid Fever to SeveralAntibiotics

Sensitivity Testof Salmonella thypias causative of Typhoid Fever to SeveralAntibiotics

Sehingga diharapkan masyarakat menjadi rasional dan tidak berlebihan dalam menggunakan antibiotika sesuai dengan badan kesehatan dunia WHO.5 Penggunaan antibiotik yang tidak rasional me[r]

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Angka Kejadian Penderita TB Paru dengan Hemoptoe pada Pemeriksaan Foto Thorax.

PENDAHULUAN Angka Kejadian Penderita TB Paru dengan Hemoptoe pada Pemeriksaan Foto Thorax.

dengan HIV (+) tersebut juga mengakibatkan kenaikan jumlah penderita TB pada tahun 2009. (WHO,2011) Indonesia menempati urutan ke-5 di dunia untuk jumlah kasus TB. (PPTI, 2010) Setiap tahun terdapat 250.000 kasus baru TB dan sekitar 140.000 kematian akibat TB. Di Indonesia tuberkulosis adalah pembunuh nomor satu diantara penyakit menular dan merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah penyakit jantung dan penyakit pernapasan akut pada seluruh kalangan usia. (Yunus, 2006)

6 Baca lebih lajut

Silabus OSN Geografi

Silabus OSN Geografi

INTERNATIONAL GEOGRAPHY OLYMPIAD (IGEO) adalah suatu ajang kompetisi tahunan tingkat internasional bidang studi geografi untuk pelajar yang berusia 16 s. d. 19 tahun. Kegiatan ini dipayungi oleh International Geography Union (IGU), yaitu suatu organisasi internasional dengan anggota para akademisi dan praktisi ilmu geografi dari seluruh belahan dunia. Dalam pelaksanaannya, IGEO dilaksanakan oleh IGU Olympiad Task Force.

20 Baca lebih lajut

SUMMARY PENELITIAN Praba Mumpuni

SUMMARY PENELITIAN Praba Mumpuni

Anak-anak dari ibu yang mempunyai latar pendidikan lebih tinggi akan mendapat kesempatan hidup serta tumbuh lebih baik. Faktor keterbukaan mereka (para ibu) untuk menerima perubahan atau hal baru guna pemeliharaan kesehatan anak merupakan salah satu faktor yang menentukan sikap dan tindak-tanduknya dalam menghadapi berbagai masalah kesehatan, misalnya memintakan vaksinasi untuk anaknya, memberikan oralit pada saat diare ataukah kesediaan menjadi peserta keluarga berencana (Sri Kardjati, dkk. 1985: 186).

10 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA PPOK DI BBKPM SURAKARTA.

PENDAHULUAN PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA PPOK DI BBKPM SURAKARTA.

PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronik) merupakan masalah kesehatan utama di masyarakat yang menyebabkan 26.000 kematian/tahun di Inggris, prevalensinya ≥ 600.000. Angka ini lebih tinggi di negara maju, daer ah perkotaan, kelompok masyarakat menengah ke bawah dan pada manula (PDPI, 2010). The Asia Pasific CPOD Roundtable Group memperkirakan jumlah penderita PPOK di

4 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kecemasan Pada Penderita Kanker.

PENDAHULUAN Kecemasan Pada Penderita Kanker.

mengutip data terakhir dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2004 bahwa penyakit kanker menduduki urutan pertama sebagai penyebab kematian, dengan jumlah kematian mencapai 7,4 juta jiwa atau 13 persen dari total kematian. Dari jumlah tersebut, dua pertiga penyakit ini terjadi di negara-negara yang sedang berkembang, termasuk Indonesia. Tjandra juga menyertakan laporan World Cancer 2014 International Agency for Research on Cancer (IARC) pada Badan Kesehatan Dunia bahwa pada tahun 2012 ada sekitar 14 juta kasus baru kanker terjadi (Hartawan, 2015).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Efek Hipoglikemik Polisakarida Larut Air (PLA) Umbi Talas Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) Terhadap Glukosa Darah Tikus Wistar

Efek Hipoglikemik Polisakarida Larut Air (PLA) Umbi Talas Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) Terhadap Glukosa Darah Tikus Wistar

Polisakarida larut air (PLA) merupakan serat yang termasuk dalam golongan oligosakarida dan berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan. Oligosakarida penyusunya terdiri dari inulin, dalam hal ini inulin berperan sebagai PLA yang berguna bagi kesehatan flora yang ada didalam usus halus (Lingga, 2010). Serat pangan merupakan bagian makanan yang tahan terhadap pencernaan dan absorpsi dinding usus halus, yang kemudian difermentasi di dalam usus besar, maka serat dapat juga berfungsi sebagai prebiotik bagi mikroflora usus serta dapat menurunkan kadar kolesterol dan glukosa darah (Hernawati, et al., 2013).
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

SISTEM KESEHATAN DI DUNIA di bali

SISTEM KESEHATAN DI DUNIA di bali

pemerintahan setempat, anak tersebut juga didaftarkan pada sistem jaminan kesehatan dan layak mendapatkan asuransi kesehatan sesuai ketentuan (untuk warga asing dengan mendaftarkan diri ke kantor pemerintahan setempat, asuransi kesehatan bisa didapatkan). Jika sakit dan berkunjung ke pelayanan kesehatan baik negeri ataupun swasta, untuk anak usia diatas tiga tahun secara umum membayar 30% dari total biaya pengobatan dan anak dibawah 3 tahun membayar 20% dari total biaya pengobatan.

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...