Ornamen/Ragam Hias

Top PDF Ornamen/Ragam Hias:

PERANCANGAN SELENDANG BATIK TULIS DENGAN SUMBER IDE ORNAMEN RAGAM HIAS RUMAH GADANG TRADISI MINANGKABAU

PERANCANGAN SELENDANG BATIK TULIS DENGAN SUMBER IDE ORNAMEN RAGAM HIAS RUMAH GADANG TRADISI MINANGKABAU

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat, rahmat dan karunianya- Nya, sehingga Tugas Akhir yang berjudul “ Perancangan Selendang Batik Tulis Dengan Sumber Ide Ornamen Ragam Hias Rumah Gadang Tradisi Minangkabau” dapat terselesaikan. Pengantar karya ini disusun untuk memenuhi sebagian Persyaratan guna melengkapi gelar sarjana seni jurusan Kriya Seni / Tekstil Fakultas Sastra dan Seni Rupa.

16 Baca lebih lajut

3.RAGAM HIAS DAN WARNA SEBAGAI SIMBOL moejiono

3.RAGAM HIAS DAN WARNA SEBAGAI SIMBOL moejiono

Arsitektur Cina merupakan Arsitektur Khas Oriental yang berasal dari daratan Cina yang pada dasarnya adalah Arsitektur Tradisional berornamen atau berhias. Hiasan tersebut bisa berada di dinding, pintu dan jendela dan lain-lain yang didasarkan pada mitos dan kepercayaan bangsa Tionghoa, dengan berbagai ragam ornamen mulai dari ragam geometris, motif tanaman, motif hewan bahkan sampai dengan legenda- legenda, dengan warna-warna khas yang tampil.

6 Baca lebih lajut

KOMBINASI BENTUK RAGAM HIAS TRADISIONAL KARO DALAM PENCIPTAAN MOTIF DASAR RAGAM HIAS KARO BARU.

KOMBINASI BENTUK RAGAM HIAS TRADISIONAL KARO DALAM PENCIPTAAN MOTIF DASAR RAGAM HIAS KARO BARU.

Keberadaan ragam hias (ornamen) tradisional Karo yang indah dan mempesona dapat dijadikan media untuk mengangkat citra daerah Karo, karena ragam hias (ornamen) tradisional Karo tidak hanya diminati oleh masyarakat Karo saja akan tetapi juga diminati dan menarik perhatian masyarakat luas. Berbagai pola ragam hias (ornamen) dapat ditemukan seperti pola gambar bebas, pola geometris, dan pola gambar lainnya. Zaman dahulu fungsi ragam hias (ornamen) tradisional Karo selain sebagai hiasan yang dianggap hanya memiliki nilai keindahan saja, ragam hias (ornamen) tradisional Karo merupakan simbol-simbol atau lambang-lambang yang mengandung makna seperti ketentraman hidup dan simbol keselamatan warga masyarakat penggunanya.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

BAB II Tinjauan Pustaka 2.1. Pengertian Kaligrafi - Analisis Kaligrafi ( Al-Khattu ) Dan Ornamen Pada Masjid Raya Al-Osmani Medan Labuhan – Kota Medan

BAB II Tinjauan Pustaka 2.1. Pengertian Kaligrafi - Analisis Kaligrafi ( Al-Khattu ) Dan Ornamen Pada Masjid Raya Al-Osmani Medan Labuhan – Kota Medan

Istilah ornamen atau ragam hias berasal dari dua kata yaitu ragam dan hias yang terpadu menjadi satu pengertian yakni pola. Dalam Bahasa Inggris disebut ornament dan dalam Bahasa Belanda disebut Siermotieven. Di dalam kamus Umum Bahasa Indonesia di jelaskan bahwa : kata “ragam” itu bermacam-macam, jenis, corak warna. Misalnya : kain yang banyak ragamnya, banyak warnanya, banyak coraknya, dan banyak jenisnya. Di dalam ragam hias banyak bermacam-macam pola hias yang antara lain :

17 Baca lebih lajut

Menggambar Ragam Hias Flora Geometris Figuratif Fauna Prosedur Alat dan Bahan Teknik Pola Susunan Motif

Menggambar Ragam Hias Flora Geometris Figuratif Fauna Prosedur Alat dan Bahan Teknik Pola Susunan Motif

Ragam hias atau ornamen merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah ber- kembang sejak zaman prasejarah. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia di- pengaruhi oleh faktor lingkungan alam, flora dan fauna, serta budaya masing- masing daerah. Keinginan untuk menghias merupakan naluri atau insting manusia. Selain itu, pembuatan ragam hias juga di- dasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang ter- kait dengan kepercayaan atau agama. Ada ragam hias memiliki makna simbolis karena mengandung nilai-nilai budaya masyarakat pendukungnya. Meng gambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan keindahan. Selain itu, gambar hias juga harus disesuaikan dengan fungsinya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Bab 2 Menggambar Ragam Hias

Ragam hias atau ornamen merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah berkembang sejak zaman prasejarah. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan alam, lora dan fauna, serta budaya masing-masing daerah. Keinginan untuk menghias merupakan naluri atau insting manusia. Selain itu, pembuatan ragam hias juga didasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang terkait dengan kepercayaan atau agama. Terdapat ragam hias memiliki makna simbolis karena mengandung nilai-nilai budaya yang terdapat di masyarakat pendukungnya. Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan keindahan. Selain itu, gambar hias juga harus disesuaikan dengan fungsinya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PPL UNY 2016 SMP N 1 PRAMBANAN KLATEN.

LAPORAN INDIVIDU PPL UNY 2016 SMP N 1 PRAMBANAN KLATEN.

Ragam hias biasa disebut juga ornamen. Ornamen berasal dari bahasa Yunani dari kata ornare yang artinya hisan atau perhiasan. Ragam hias berkaitan dengan pola hias dan motif. Pola hias merupakan unsur dasar yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam merancang suatu hiasan. Sedangkan, motif hias merupakan pokok pikiran dan bentuk dasar dalam perwujudan ragam hias, meliputi segala bentuk alami ciptaan Tuhan seperti manusia, binatang, tumbuhan, gunung, batuan, air, awan dan lainnya serta hasil kreasi manusia. Ragam hias atau ornamen itu sendiri terdiri dari berbagai jenis motif dan motif-motif itulah yang digunakan sebagai penghias. Oleh karena itu motif adalah dasar untuk menghias suatu ornamen.
Baca lebih lanjut

134 Baca lebih lajut

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Penerapan Ragam Hias Pada Bahan Keras

Indonesia memiliki kekayaan dalam seni ragam hiasnya yang sangat beragam. Ragam hias melambangkan makna bagi masyarakat pendukungnya. Ragam hias diterapkan pada bangunan rumah, pusaka, perhiasan, pakaian, peralatan rumah tangga, serta alat-alat untuk keperluan adat dan upacara. Ragam hias memiliki makna dan simbol berbeda, baik bentuk maupun ornamen yang dibuat. Ornamen bunga teratai misalnya melambangkan keagungan. Bunga melati melambangkan kesucian. Di bawah ini terdapat beberapa ragam hias yang diterapkan pada beberapa benda dengan bahan yang berbeda.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Komodifikasi Kain Tradisional Karo Pada Era Globalisasi

Komodifikasi Kain Tradisional Karo Pada Era Globalisasi

Menurut ahli ragam hias A.G Sitepu, kesemua jenis ornamen lemah yang berbentuk garis, titik, bidang sama sisi yang terdapat pada uis Karo terjadi akibat tehnik penenunan yang masih sangat tradisional (gedongan) dan tidak memilki kemampuan alat yang tinggi dalam membentuk ornamen yang rumit, salah satu contohnya adalah yang pengaplikasi ornamen pengeret-ret pada beka buluh. Menurut Netty Juliana pada jurnalnya Kreasi Ragam Hias uis Nipes bentuk visual dalam uis Karo umumnya berbentuk geometrik, simetris, dan stilasi.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

IN INTER ADA FAM

IN INTER ADA FAM

Gereja Sagrada Familia pertama kali dibangun pada tahun 1883 oleh seorang arsitek, seniman dan relijius yang sampai saat ini masih dalam proses penyelesaian pembangunannya. Diperkirakan proyek gereja Sagrada Familia akan rampung pada tahun 2026. Megaproyek yang menjadi salah satu icon negara Spanyol ini terasa mampu memberikan spirit yang kuat bagi semua orang karena keindahan dan keunikannya terkait dengan bentuk arsitektur, interior dan ornamen-ornamen yang sarat dengan makna keagamaan. Antoni Gaudi mencurahkan segala kemampuannya, dedikasinya pada seni arsitektur dan kebudayaan Spanyol serta kecintaannya pada proyek ini hingga wafatnya pada tahun 1926.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Selain digunakan sebagai hiasan, ada ragam hias pada benda-benda tersebut yang juga memiliki nilai simbolis, terkait dengan kepercayaan atau agama. Beberapa daerah di Indonesia seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, dan Papua memiliki ragam hias yang khas pada bahan kayu.

11 Baca lebih lajut

Pengembangan Pola Ragam Hias Trowuli

Pengembangan Pola Ragam Hias Trowuli

Perancangan pengembangan pola pada Ragam Hias Trowulan ini melalui tahapan: 1) Persiapan ; 2) Elaborasi ; 3) Sintesis ; 4) Implementasi. Proses penciptaan diawali tahap Persiapan yaitu kegiatan pengamatan hingga identifikasi dengan menetapkan motif ragam hias yang akan menjadi sumber acuan dalam penciptaan ragam hias serta pembuatan pola yang umumnya dilakukan baik melalui literature maupun serangkaian ekperimentasi. Pada tahap Elaborasi, analisis data dilakukan pengkajian atas hasil pengamatan, dokumen dan literatur yang terkumpul serta eksperimentasi yang sudah dilakukan. Data tersebut kemudian dikelompokkan dan diabstraksi. Analisis yang dilakukan bersifat terbuka, open-ended dan induktif, bisa berubah dan mengalami perbaikan dan pengembangan sejalan dengan data yang masuk. Meskipun bersifat terbuka dan cenderung berubah, namun analisis memiliki tahapan- tahapan yaitu merinci (break down), memeriksa (examining), membandingkan (comparing), mengkonseptualisasikan (conceptualizing) dan mengkategorikan (categorizing). Untuk itu maka dilakukan kegiatan merinci motif tunggal ragam hias yang akan menjadi sumber penciptaan, kemudian membandingkan hasil ekperimentasi pengembangan pola pada ragam hias. Dari sini kemudian diperoleh konsepsi dan kemudian dikategorikan. Selanjutnya masuk ke tahapan Sintesis yang merupakan pengembangan dari tahap Elaborasi, untuk mewujudkan konsep dari penciptaan. Tahapan diawali dengan melakukan pengulangan motif tunggal Trowuli dengan gerakan berpola kea rah horizontal, vertical dan diagonal, untuk mendapatkan komposisi pola ragam hias berkonfigurasi band dan tiled. Setelah itu dilakukan eksplorasi pada pewarnaan yang diambil pada palet skema warna dalam beberapa alternatif kombinasi warna untuk membentuk nuansa yang berbeda. Warna-warna yang diaplikasikan pada Ragam Hias Trowulan dieksplor berdasarkan pendekatan kecenderungan gaya desain yang disuka kalangan muda yaitu gaya Pop dengan skema warna yang enerjik. Sebagai tahap Implementasi dalam penelitian ini adalah pengaplikasian ragam hias pada produk-produk pendukung gaya hidup kalangan muda kota Jakarta.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

UNSUR ESTETIKA DAN ERGONOMIS PADA KERAJI

UNSUR ESTETIKA DAN ERGONOMIS PADA KERAJI

Secara garis besar, ragam hias pada masyarakat yang hidup di pesisir pantai banyak menggunakan bentuk-bentuk binatang laut, maupun bentuk alam seperti awan, bintang, bulan dan matahari. Masyarakat yang tinggal di tepi hutan dan pegunungan banyak menggunakan ragam hias dari bentuk tumbuh-tumbuhan, buah, burung, dan serangga yang sering mereka jumpai di lingkungannya. Namun, tidak tertutup kemungkinan sumber inspirasi ragam hias bercampur di suatu wilayah. Adapun bentuk-bentuk ragam hias yang dibuat dengan mengambil inspirasi dari lingkungan alam sekitar biasanya yang memberikan manfaat dan berguna bagi kehidupan suatu suku bangsa. Akibatnya, bentuk motif suatu daerah memiliki kandungan makna loso kehidupan suku bangsa tersebut.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

KAJIAN RAGAM HIAS BATIK LASEM MASA KINI.

KAJIAN RAGAM HIAS BATIK LASEM MASA KINI.

b. Jenis Tekstil Tradisional Indonesia……………………………. 2. Batik……………………………………………………………….. a. Pengertian Batik……………………………………………….. b. Kelompok Batik di Indonesia………………………………….. 3. Ragam Hias Batik………………………………………………….. a. Pengertian Ragam Hias ………………………………………... b. Kelompok Ragam Hias Batik………………………………….. c. Struktur Ragam Hias Batik …………………………………….. d. Faktor Pengaruh Ragam Hias Batik …………………………… 4. Penelitian Sebelumnya…………………………………………….. B. Landasan Teori/Kerangka Pikir ……………………………………………
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Silabus Mata Kuliah Ragam Hias Tradisional

Silabus Mata Kuliah Ragam Hias Tradisional

100 menit 12 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Mendut. 100 menit 13 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Mojopahit . 100 menit 14 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Cirebon. 100 menit 15 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Pekalongan. 100 menit 16 Karakteristik visual dan tekstual ragam hias Yogyakarta. 100 menit

3 Baca lebih lajut

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Penerapan ragam hias pada bahan tekstil dilakukan dengan teknik yang berbeda-beda, misalnya sulam, batik, sablon tenun ikat, bordir, dan songket. Penerapan ragam hias pada bahan tekstil misalnya dilakukan pada kaos oblong. Kaos oblong dibuat dari bahan yang menyerap cat. Bahan pewarnaan yang digunakan misalnya cat tekstil atau cat sablon dengan alat kuas.

10 Baca lebih lajut

Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Raya AL-Mashun Medan

Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Raya AL-Mashun Medan

Seiring dengan berkembangnya seni bangunan masjid maka Rasulullah S.A.W telah meletakkan pokok keharusan yang ada di dalam bangunan masjid, seperti adanya mihrab yang menjurus ke kiblat, tempat imam waktu shalat, ruangan luas untuk makmum, tempat wudhu, mimbar, tempat adzan dan sebagainya. Dasar keharusan tersebut sudah tentu akan terdapat diseluruh Masjid di dunia. Hal yang menjadi perbedaannya dapat dilihat pada bentuk kubah, lengkung atau arcade, tiang dan kapitelnya, menara adzan, ragam hias dan lainnya. (Israr, 1978: 45-48)
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Ragam Hias Tradisional

Ragam Hias Tradisional

Ragam hias merupakan pola hias yang dibuat dengan digambar, dipahat, dan dicetak, untuk dengan digambar, dipahat, dan dicetak, untuk mendukung meningkatnya kualitas dan nilai pada suatu benda atau karya seni. Ragam hias juga merupakan perihal yang akan menyertai bidang gambar (lukisan atau jenis karya

71 Baca lebih lajut

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

KREASI RAGAM HIAS UIS BARAT.

Sesuai dengan rumusan masalah yang dikemukakan di atas maka penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Secara kualitatif akan dipaparkan data tentang aktualitas mengenai estetika atau keindahan ragam hias uis ragi barat, diawali bentuk-bentuk ragam hias desain struktur (structual design), pemilihan material kain, zat pewarna tekstil, hingga proses pembuatan tenunan uis (finishing). Maksud metode kualitatif di sini adalah membuat percobaan desain tekstil khususnya uis ragi barat secara manual sebab ada perbedaan antara desain tekstil uis ragi barat klasik dengan kreasi baru uis ragi barat. Sehingga penelitian ini dapat mengenal secara mendalam mengetahui bentuk ciri khas kain tradisional uis ragi barat batak karo baik itu dari bentuk tekstur, warna, ragam hias, teknik pembuatan, dan pengaplikasian tekstil tradisional uis.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Kajian Ikonografi pada Gedung Marabunta di Semarang | Sudarmono | Intra 2052 3865 1 SM

Kajian Ikonografi pada Gedung Marabunta di Semarang | Sudarmono | Intra 2052 3865 1 SM

Berdasarkan deskripsi pra-ikonografi yang telah dilakukan, didapati kesimpulan bahwa gedung Marabunta menunjukkan ciri khas gedung bergaya kolonial Indo - Eropa. Bentuk arsitektural dan interior gedung yang memiliki ukuran skala melebihi proporsi manusia, serta kekayaan dari ornamen ragam hias pada fasad bangunan menunjukkan salah satu syarat bangunan kolonial yang memang dibuat demikian untuk menampilkan sebuah status sosial, kebesaran, dan kekuasaan.

16 Baca lebih lajut

Show all 4356 documents...

Related subjects