Paduan suara

Top PDF Paduan suara:

HUBUNGAN KREDIBILITAS PELATIH PADUAN SUARA DENGAN SIKAP ANGGOTA TERHADAP EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA.

HUBUNGAN KREDIBILITAS PELATIH PADUAN SUARA DENGAN SIKAP ANGGOTA TERHADAP EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA.

Cassandra Maharani Putri, 210110090159, 2009. Penelitian ini berjudul “Hubungan Kredibilitas Pelatih Paduan Suara Dengan Sikap Anggota Terhadap Ekstrakurikuler Paduan Suara”. Pembimbing utama Rosnandar Romli, Drs., M.Si dan pembimbing pendamping Yustikasari, S.Sos., M.Ikom., Jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.

2 Baca lebih lajut

Pemaknaan Gestur Conductor pada Musik Contemporer oleh Penyanyi Paduan Suara.

Pemaknaan Gestur Conductor pada Musik Contemporer oleh Penyanyi Paduan Suara.

Eda Elysia, 210111100104. 2012. Jurusan Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi. Judul penelitian yaitu “ Pemaknaan Gestur Conductor pada Music Contemporer oleh Penyanyi Paduan Suara ”. Penelitian ini dibawah bimbingan Dr. Antar Venus, M.A.Comm. sebagai pembimbing utama dan Agus Setiaman, S.Sos.,M.I.Kom sebagai pembimbing pendamping. Bertujuan untuk mengetahui motif menjadi anggota Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran, untuk mengetahui peran Conductor oleh penyanyi Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran, mengetahui makna gestur Conductor pada Music Contemporer oleh penyanyi Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran, serta proses penghayatan lagu di Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, studi pustaka dan penelusuran data online . Keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi. Penelitian dilakukan pada bulan Juni hingga September 2012 di Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga motif anggota bergabung di PSM Unpad yaitu karena ingin menyalurkan hobi (bernyanyi dan berorganisai), mengembangakan kemampuan dan teknik bernyanyi serta ketidaksengajaan/kebetulan. Peran Conductor dari sudut pandang penyanyi PSM Unpad yaitu Conductor sebagai pelatih, Conductor sebagai pemimpin dan Conductor sebagai perantara yang membawa jiwa bernyanyi. Makna gestur Conductor pada Music Contemporer oleh penyanyi PSM Unpad antara lain gestur Conductor sebagai aba-aba berkaitan dengan instruksi, interpretasi dan penghayatan terhadap lagu membutuhkan pemahaman terhadap gestur Conductor , makna gestur Conductor yang melihat gerakan keseluruhan dari beberapa aspek tubuh Conductor . Proses penghayatan lagu pada PSM Unpad dapat diperoleh melalui tiga tahapan yaitu pemahaman dan menguasai partitur lagu, tidak hanya dari segi not tetapi juga bisa memperhatikan dinamika. Selanjutnya mengartikan lagu dengan mencari makna lagu dan imajinasi yang diberikan oleh Conductor kepada penyanyi.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

MANAJEMEN PADUAN SUARA CONSOLATIO UNIVERSITAS SUMATERA UTARA.

MANAJEMEN PADUAN SUARA CONSOLATIO UNIVERSITAS SUMATERA UTARA.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Paduan Suara Consolatio USU, mengenai perencanaan, implementasi, dan monitoring evaluasi yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalui: wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Informan penelitian adalah: Ketua Badan Pengurus Harian, Konduktor dan Anggota Paduan Suara Consolatio USU. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian yaitu: Sebagai organisasi non formal, sejak awal perencanaan, organisasi telah memaparkan visi dan misi organisasi kepada calon anggota yang berasal dari mahasiswa dan alumni USU, yang pada implementasinya, misi organisasi berjalan dengan baik dan segala sesuatu dilakukan tanpa pamrih dan takut akan Tuhan. Visi dan misi PSC USU begitu melekat, sehingga menjadi perekat dalam menjaga keeksisan organisasi. Setelah adanya monitoring evaluasi, masih didapati sedikit kelemahan pada manajemen secara non teknis yang dilakukan BPH. S ecara teknis, konduktor sangat memahami ‘How to Conduct’ anggota paduan suara. Kesimpulan penelitian, paduan suara bisa saja dibentuk dari mahasiswa atau dibentuk dari kalangan yang mau menyanyi dalam paduan suara.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

TINJAUAN KEMAMPUAN PADUAN SUARA VIVACE MENYANYIKAN LAGU DIDNT MY LORD DELIVER DANIEL? CIPTAAN MOSES HOGAN, PADA PESPARAWI (PESTA PADUAN SUARA LAGU GEREJAWI) UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2012.

TINJAUAN KEMAMPUAN PADUAN SUARA VIVACE MENYANYIKAN LAGU DIDNT MY LORD DELIVER DANIEL? CIPTAAN MOSES HOGAN, PADA PESPARAWI (PESTA PADUAN SUARA LAGU GEREJAWI) UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2012.

Paduan suara atau choir merupakan penyajian musik vokal yang memadukan berbagai warna suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menunjukkan jiwa lagu yang dibawakan. Paduan suara dinyanyikan secara serentak untuk membentuk suatu keharmonisan yang selaras. Paduan suara juga dapat dirubah dengan menggunakan iringan instrumen maupun tanpa menggunakan iringan instrumen atau biasa disebut dengan a cappella. Paduan suara terdiri dari berbagai jenis yaitu : paduan suara campuran (mixed choir), paduan suara pria (male choir), paduan suara wanita (female choir), paduan suara
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

POLA KOMUNIKASI ORGANISASI GRUP PADUAN SUARA MAHASISWA DALAM KADERISASI KEANGGOTAAN (STUDI PADA PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG)

POLA KOMUNIKASI ORGANISASI GRUP PADUAN SUARA MAHASISWA DALAM KADERISASI KEANGGOTAAN (STUDI PADA PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG)

g. Latihan Jendralan. Latihan jendralan sebaiknya diadakan pada tempat pentas. Tujuannya bukan untuk menguasai musik, tetapi untuk menjamin bahwa pelaksanaan programa lancar. Mulai dari (1) Melalui jalan mana paduan suara akan masuk atau keluar pada saat pentas (2) Urutan bagaimana paduan suara akan masuk (3) Bloking bagaimana yang akan dipakai (4) Bagaimana sikap tangan pada saat memegang teks (5) Apakah penyanyi dapat mendengar instrument (6) Apaka pengiring dapat melihat tangan dirigen (7) Apakah penyanyi dapat saling mendengar (8) Apakah pengeras suara cukup memenuhi kebutuhan (9) Siapakah yang akan menjadi teknisi di panggung seperti memindahkan mikrofon (10) Apakah keseimbangan para pengisi acara berlangsung dengan baik (11) Apakah penerangan di panggung sudah cukup baik (12) Bagaimana keserasian antara kostum dan dekor panggung (13) Kapan protokol, intro dimulai.
Baca lebih lanjut

217 Baca lebih lajut

POLA KOMUNIKASI ORGANISASI GRUP PADUAN SUARA MAHASISWA DALAM KADERISASI KEANGGOTAAN (STUDI PADA PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG)

POLA KOMUNIKASI ORGANISASI GRUP PADUAN SUARA MAHASISWA DALAM KADERISASI KEANGGOTAAN (STUDI PADA PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG)

Dalam setiap periode kepengurusan, kegiatan-kegiatan yang diadakan maupun diikuti Grup Paduan Suara Mahasiswa Universitas Lampung sangat banyak. Hal tersebut sangat menyita waktu dan tenaga serta pikiran para pengurus organisasi. Selain itu, setiap kegiatan yang diadakan atau diikuti memerlukan kemampuan (skill) yang baik, seperti kemampuan bernyanyi yang baik, tehnik yang benar, dan kedisiplinan tinggi. Hal tersebut akan didapatkan setelah kaderisasi keanggotaan yang dilakukan sekurang-kurangnya satu tahun sekali (Tahun Ajaran Baru) melalui persiapan yang cukup lama dan matang. Oleh karena itu, semua sangat memerlukan komunikasi untuk terus memotivasi pengurus bekerjasama mewujudkan tujuan organisasi.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

POLA KOMUNIKASI ORGANISASI GRUP PADUAN SUARA MAHASISWA DALAM KADERISASI KEANGGOTAAN (STUDI PADA PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG)

POLA KOMUNIKASI ORGANISASI GRUP PADUAN SUARA MAHASISWA DALAM KADERISASI KEANGGOTAAN (STUDI PADA PADUAN SUARA MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG)

Salah satu jenis organisasi bidang kesenian adalah grup paduan suara dalam lingkup universitas yaitu yang diikuti oleh mahasiswa. Grup paduan suara ini merupakan organisasi kemahasiswaan yang memiliki anggota berstatus mahasiswa universitas tersebut, dan mempunyai kapabilitas di bidang seni suara, khususnya bernyanyi. Dalam bernyanyi secara solo (sendiri), diperlukan berbagai macam teknik, mulai dari pernapasan, intonasi, artikulasi, sampai intepretasi terhadap suatu lagu. Berbeda dengan bernyanyi secara paduan suara. Bernyanyi dalam paduan suara diperlukan bukan hanya teknik semata secara individual, tetapi juga dalam harmonisasi suara. Oleh karena itu, dalam membuat suatu harmonisasi suara, diperlukan proses yang cukup panjang, termasuk bagaimana menerapkan pola komunikasi yang baik untuk mendapatkan hasil yang baik pula.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

Peranan Pemimpin Paduan Suara Dalam Meng

Peranan Pemimpin Paduan Suara Dalam Meng

Menjadi seorang pemimpin paduan suara gerejawi bukanlah sebatas seseorang yang bisa memimpin berdasarkan pada tugas yang dipercayakan dengan pengetahuan akan hal-hal yang menyangkut dengan musik seperti: mengerti semua gaya bernyanyi, mampu mengolah suara dengan baik, bisa memimpin dengan berbagai bentuk suara seperti sopran, alto, tenor dan bass, juga bukan berdasarkan pengalaman. Tetapi, seorang pemimpin paduan suara hendaknya dibekali dengan kesadaran bahwa persekutuan pribadi dengan Tuhan juga merupakan hal yang penting.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

program kerja ekskul paduan suara

program kerja ekskul paduan suara

SMPN 3 Rengasdengklok yang berada di Karawang adalah salah satu sekolah yang menawarkan kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di bentuk pada tahun 2011. Melalui kegiatan paduan suara, para siswa di harapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki terutama dalam bidang musik. Siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ini dari mulai kelas VII sampai kelas IX. Dengan adanya latihan yang rutin (satu kali dalam seminggu) maka anggota paduan suara menjadi terbiasa dengan pembelajaran teknik vokal. Dalam paduan suara tidak hanya sekedar mendalami teknik vokal yang benar saja, akan tetapi melalui kegiatan ekstrakurikuler paduan suara, ternyata mampu m,embeikan dampak yang positif bagi perkembangan sosial siswa.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

DESAIN INTERIOR SURAKARTA CHOIR CENTER DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN HISTORY OF CHOIR

DESAIN INTERIOR SURAKARTA CHOIR CENTER DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN HISTORY OF CHOIR

Surakarta Choir Centeradalah pusat kegiatan seni paduan suara yang meliputi area hall sebagai tempat lomba, konser dan pertunjukan. Gedung ini dilengkapi pula dengan ruang kelas music dan vocal, galeri seni, ruang seminar dan souvenir store.Fasilitas yang ada tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat pecinta seni paduan suara, baik dari kalangan singer, conductor, arranger, pengelola indsutri music serta masyarakat dari segala lapisan usia. Dengan fasilitas yang ada tersebut, diharapkan Surakarta Choir Center dapat memenuhi fungsi edukatif yang di wujutkan dengan adanya sekolah music paduan suara, ruang seminar, galeri dan gedung pertunjukan. Kemudian memenuhi pula fungsi informative, melalui segala macam hal tentang paduan suara yang di sajikan di dalam area galeri, dan memberikan fungsi hiburan atau entertainmet bagi masyarakat luas.
Baca lebih lanjut

114 Baca lebih lajut

Teaching Learning Vocal to Choir on Hymne Guru of SMPN 1 Toar Kuantan Singingi-Riau

Teaching Learning Vocal to Choir on Hymne Guru of SMPN 1 Toar Kuantan Singingi-Riau

Penggunaan teknik vokal dalam paduan suara sangat perlu karena untuk memperindah bunyi suara hingga dapat mencapai hasil yang optimal. Tanpa teknik yang jelas, proses paduan suara tidak akan terarah sehingga paduan suara akan sulit tercapai bunyinya secara optimal. Teknik sangat berguna, baik bagi guru maupun siswa.Bagi guru teknik dapat dijadikan pedoman dan dalam paduan suara. Bagi siswa pengguna teknik vokal dalam paduan suara dapat mempermudah proses berpaduan suara (memperindah dan memperluas isi tekniknya), karena teknik digunakan untuk memperindah bunyi dalam paduan suara. Berdasarkan dari latar belakang masalah di atas,
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SD NEGERI SIYONO III.

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN SD NEGERI SIYONO III.

Secara garis besar semua guru sudah menguasai kelasnya masing- masing dengan karakter guru yang berbeda-beda. Untuk kelas rendah ( kelas I, II dan III ) guru memiliki kemampuan penguasaan kelas dengan memiliki kesabaran, kreativitas dan inovasi-inovasi dalam membimbing siswa-siswinya. Selain itu untuk guru kelas tinggi ( kelas IV, V dan VI ) memiliki cara tersendiri dalam menguasai kelasnya. Suara guru cukup lantang sehingga terdengar sampai pada peserta didik yang duduk paling belakang.

126 Baca lebih lajut

Show all 4628 documents...