Pameran seni

Top PDF Pameran seni:

proposal pameran seni lukis lukisan di sekolah

proposal pameran seni lukis lukisan di sekolah

Dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa-siswi dibidang seni, khususnya seni rupa serta untuk memenuhi salah satu tugas dalam pelajaran seni budaya. Potensi siswa dalam berorganisasi dipandang perlu untuk digali. Kreatifitas, kemampuan, dan bakat siswa di bidang seni juga perlu terus diasah, ditingkatkan, dan disalurkan dalam bentuk pameran. Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka penulis selaku siswa kelas XI MIA 3 SMAN 1 Baleendah, ingin mengadakan kegiatan pameran seni lukis. Oleh karena itu, kami berharap bapak/ ibu guru dapat memberikan dukungan terhadap acara yang akan diadakan tersebut.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PROPOSAL KEGIATAN PAMERAN SENI LUKIS (1)

PROPOSAL KEGIATAN PAMERAN SENI LUKIS (1)

Dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa-siswi dibidang seni, khususnya seni rupa serta untuk memenuhi salah satu tugas dalam pelajaran seni budaya. Potensi siswa dalam berorganisasi dipandang perlu untuk digali. Kreatifitas, kemampuan, dan bakat siswa di bidang seni juga perlu terus diasah, ditingkatkan, dan disalurkan dalam bentuk pameran. Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka penulis selaku siswa kelas XII SMK NEGERI 2 DEPOK, ingin mengadakan kegiatan pameran seni lukis. Oleh karena itu, kami berharap bapak/ ibu guru dapat memberikan dukungan terhadap acara yang akan diadakan tersebut.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Bab 9 Pameran Seni Rupa

Bab 9 Pameran Seni Rupa

Materi pameran seni rupa di sekolah terdiri dari tiga sumber. Pertama adalah koleksi karya tugas-tugas siswa terbaik (seni lukis, desain, dan kria atau karya yang lain) yang dipilih oleh guru dan dikoleksi selama 1 semester. Kedua, adalah karya-karya siswa yang dibuat atas kehendak sendiri, di luar tugas yang diberikan oleh guru di sekolah. Dan yang ketiga, adalah karya-karya siswa yang memenangkan lomba kesenirupaan (seni lukis, desain, kria, logo, animasi, dan lain-lain) baik dalam tingkat lokal, nasional, maupun internasional, yang pernah diraih oleh siswa yang sedang belajar efektif di sekolah yang mengadakan pameran.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PAMERAN SENI LUKIS KATA PENGANTAR

PAMERAN SENI LUKIS KATA PENGANTAR

Tak lupa penulis ucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan proposal ini. Proposal ini sebagai bentuk untuk menggambarkan rancangan kegiatan pameran seni rupa yang akan kami selenggarakan. Di dalam proposal ini kami memaparkan semua yang berhubungan dengan penyelenggaraan pameran seni rupa.

9 Baca lebih lajut

makalah pameran seni rupa untuk SMA kela

makalah pameran seni rupa untuk SMA kela

Kegiatan pameran seni rupa di sekolah merupakan kulminasi dan tindak lanjut proses pembelajaran seni rupa baik pada kegiatan kurikuler maupun ekstra kurikuler. Kegiatan ini biasanya dilakukan menjelang akhir semester atau akhir tahun ajaran. Kegiatan pameran di sekolah memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam memupuk, membina, dan mengembangkan kemampuan siswa dalam melakukan kritik dan apresiasi terhadap karya seni yang dipamerkan. Melalui kegiatan ini mereka dilatih untuk memberikan tanggapan dan penilaian baik secara lisan, tertulis, maupun melalui perbuatan/sikap. Kehadiran pameran dalam konteks pembelajaran di sekolah memiliki fungsi tersendiri, di antaranya fungsi pendidikan (edukasi) dan fungsi hiburan (rekreasi). Melalui kegiatan pameran, anak-anak diberi kesempatan untuk melakukan penilaian terhadap karya seni serta dapat mengukur tingkat kemajuan sekolah mengenai pelaksanaan dan isi pameran. Kemudian, kegiatan ini juga menyajikan hiburan bagi warga sekolah dan masyarakat sekitarnya. Isi materi pada makalah yang akan anda pelajari ini adalah Penyelenggaraan Pameran Seni Rupa di Sekolah.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

CONTOH PROPOSAL KEGIATAN PAMERAN SENI RU (1)

CONTOH PROPOSAL KEGIATAN PAMERAN SENI RU (1)

Menjawab semua persoalan tersebut kiranya, siswa perlu diberikan laluan seperti ajang kreativitas, sebagai salah satu solusi dari sekian banyak kegiatan yang bermanfaat. Dengan mengacu pada hal tersebut diatas, maka siswa/siswi SMKN1 Tengaran akan mengadakan sebuah pameran karya seni rupa. Di samping itu juga untuk mempererat tali persaudaraan sehingga lahir rasa kebersamaan yang tinggi di dalam sanubari pelajar. Yang pada gilirannya, pembinaan dan pengembangan bakat merupakan hasil karya bersama dan rasa kebersamaan segenap pelajar. Untuk itu dengan adanya kegiatan Pameran Seni Rupa yang bertemakan “MELALUI SENI UNTUK KREATIFITAS” kami harap acara ini bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Seni dan Buruh (Mencoba Menyentuh yang Tak Pernah Tersentuh (Kuratorial Pameran Seni Lukis, 2006)

Seni dan Buruh (Mencoba Menyentuh yang Tak Pernah Tersentuh (Kuratorial Pameran Seni Lukis, 2006)

Berangkat dari diskursus inilah, maka kesadaran akan peran pentingnya kuratorial, menjadi menemukan relevansi dan sekaligus verifikasinya. Bukan dalam arti hendak mereduksi substansi dari teks visual arts yang hakikatnya adalah kesadaran visual atau ‘kesadaran rupa’, melainkan eksistensi ‘teks rupa’ itu modus meng-‘ada’-nya, tidak cukup ‘digdaya’, tanpa disertai jalinan intertextuality—meminjam perspektifnya Kristeva—yang luas, termasuk dengan ‘teks kata-kata’ di dalam representasinya. Digdaya dalam arti minimal, misalnya berupa respons publik sebagai apresian yang menjadi lebih mengerti, ‘ngeh’, ‘manthuk-manthuk’—meski tidak harus dipaksa untuk ia atau setuju—ketika berhadapan dengan pesan ‘teks rupa’ yang digelar oleh para seniman. Prinsip ketidakcukupan bahasa rupa itu sendiri, bahkan, tidak jarang diyakini oleh seniman itu sendiri dalam praktik berkaryanya. Ada satu misal yang mungkin dapat dijadikan cermin renungan yang menggelikan, betapa pada beberapa waktu yang lalu, ada seorang ‘seniman’ keramik, yang—mungkin—lebih disebabkan oleh tidak berdaya menghadirkan gelora dahsyat membuncahnya pesan sosial dalam dalam bentuk ‘bahasa rupa keramik’ yang hendak ditumpahruahkannya, maka kemudian yang terjadi adalah, karya keramiknya itu dia perkosa sendiri dengan dicorat-coreti aneka heirogliph (tulisan)―persis graffiti murahan yang dibuat oleh anak- anak puber usia belasan, di dinding-dinding kota, dengan jalan merunduk-runduk, berjingkat-jingkat, di kegelapan sunyi malam, untuk sekedar dapat menyemprotkan pilok dengan aneka warna-warni cacian. Menyimak pameran itu, seorang kawan yang mengaku tidak mengerti seni sama sekali, berbisik—amat lirih—“inikah pameran ketidakberdayaan?”.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

112744 AKJ 2010 02 18 Pameran Seni Rupa

112744 AKJ 2010 02 18 Pameran Seni Rupa

Sebanyak 21 seniman alumni jurusan seni rupa ISI Yogyakarta 1991 mengikuti pameran bersama ini dengan mengusung tema “Romansa 91”// Menurut salah satu alumni/ Kaji Habib / seniman angkatan 91 pada dasarnya sedang mempertontonkan kepada publik tentang bagaimana memahami seni rupa itu sendiri / dan secara tidak langsung

2 Baca lebih lajut

KONSEP PERENCANAAN  GEDUNG PAMERAN SENI RUPA   GEDUNG PAMERAN SENI RUPA DI YOGYAKARTA.

KONSEP PERENCANAAN GEDUNG PAMERAN SENI RUPA GEDUNG PAMERAN SENI RUPA DI YOGYAKARTA.

Kenyamanan pandang untuk obyek 3 dimensi adalah relative, yaitu tergantung tiap individuyang menyaksikan pameran seni rupa. Hal ini dikarenakan obyek 3 dimensi memiliki beberapa sisi yang membutuhkan pengamatan lebih mendetail, sehingga menyebabkan para pengamat untuk tidak hanya mengamatinya dari satu sisiataupun dari satu jarak pandang saja.

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  GEDUNG PAMERAN SENI RUPA DI YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN GEDUNG PAMERAN SENI RUPA DI YOGYAKARTA.

Melihat perkembangan seni akhir-akhir ini dapat kita ambil benang merah bahwa Yogyakarta merupakan barometer seni budaya di Indonesia. Berbagai ragam budaya yang ada serta suasana kota ikut mendukung tumbuh kembangnya seni di Yogyakarta. Bisa dikatakan selain sebagai kota pelajar, Yogyakarta merupakan kota dan sumber seni yang sangat dominan.

5 Baca lebih lajut

TINJAUAN SENI RUPA DAN RUANG PAMER  GEDUNG PAMERAN SENI RUPA DI YOGYAKARTA.

TINJAUAN SENI RUPA DAN RUANG PAMER GEDUNG PAMERAN SENI RUPA DI YOGYAKARTA.

Jauh sebelum dimulai perhitungan tahun masehi, dibeberapa tempat di daerah timur sudah memperlihatkan suatu kebudayaan yang bermutu tinggi. Dan sangat berpengaruh baik di timur maupun di daerah barat. Kesenian timur pada awal perkembangannya berpusat di Mesir, Mesopotamia dan India (lembah sungai Indus). Ketiga daerah ini menampilkan bentuk seni yang memiliki ciri khas masing – masing sesuai dengan kepercayaan, pandangan hidup dan tradisinya, yaitu : 1. Kesenian Mesir Kuno

13 Baca lebih lajut

HUT SMAN 78.

HUT SMAN 78.

J.Arx (SMAN 78 Art and Culture Exhibition) merupakan sub acara dari rangkaian perayaan HUT SMAN 78 yang telah ada dari tahun-tahun sebelumnya. J.Arx dilaksanakan bersamaan dengan hari selebrasi HUT yaitu pada tanggal 22 Januari 2016. Penyelenggaraan J.Arx berupa bazaar dan pameran yang bertujuan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan siswa/i yang dikemas dalam bentuk pameran seni dan budaya, yang dikelola oleh siswa/i SMAN 78. Tema J.Arx selalu mengikuti tema perayaan HUT yang berbeda setiap tahunnya.

1 Baca lebih lajut

Supriyadi H N, M.Sn: JURI LOMBA TARI TINGKAT SD DLM RANGKA DIES NATALIS UNY KE 46 TH 2007

Supriyadi H N, M.Sn: JURI LOMBA TARI TINGKAT SD DLM RANGKA DIES NATALIS UNY KE 46 TH 2007

Peringatan Dies Natalies Uiversitas Negeri Yogyakarta ke 43 tahun 2007 secara umum tidak ada perbedaan yang mencolok dengan pelaksanaan Dies Natalies pada tahun- tahun sebelumnya. Setiap pelaksanaan Dies Natalies mempunyai karakteristik tergantung siapa yang mendapat giliran sebagai panitia pelaksana . Pada tahun 2007 ini Fakultas Bahasa dan Seni mendapat giliran sebagai panitia pelaksana Peringatan Dies Natalis ke 43 Universitas Negeri Yogyakarta. karakteristik yang muncul dalam pelaksanaan Dies Natalis tahun ini adalah munculnya agenda kegiatan seni yang cukup, baik itu berupa pementasan, pameran seni lukis dan seni rupa, maupun lomba seni yang berupa lomba melukis dan mewarnai serta lomba tari untuk tingkat Sekolah Dasar.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Urutan Kegiatan dalam Merencanakan Pamer

Urutan Kegiatan dalam Merencanakan Pamer

Rencana sebuah pameran perlu dirancang secara sistematis dan logis agar pada waktu pelaksanaannya berjalan lancar. Tanpa perencanaan yang sistematis sebuah pameran tidak dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Urutan kegiatan dalam merencanakan pameran seni rupa adalah : (1) Menentukan Tujuan Pameran, (2) Menentukan Tema Pameran, (3) Menyusun Kepanitiaan Kegiatan Pameran, (4) Menentukan Waktu dan Tempat Kegiatan Pameran, (5) Menyusun Agenda Kegiatan Kegiatan Pameran dan (6) Menyusun Proposal Kegiatan Kegiatan Pameran. Mari kita pelajari tahapan umum dalam perencanaan penyelenggaran pameran seni rupa berikut ini.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Sejarah Seni Rupa di Indonesia (2)

Sejarah Seni Rupa di Indonesia (2)

Menurut Onghokham, ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan kesenian. Pertama, ungkapan kesenian tradisional mempunyai hubungan yang erat dengan alam pikiran penduduk setempat mengenai soal-soal spiritual seperti magis, agama, mistik dan sebagainya. Kedua, seni sangat dipengaruhi oleh organisasi sosial atau politik dari masyarakat tersebut dalam berbagai versinya. Terakhir, pengaruh luar yang mempengaruhinya. Seni rupa dari masa Hindu-Budha pun tentunya mempengaruhi perkembangan seni rupa di Indonesia.

16 Baca lebih lajut

PENCIPTAAN SENI RUPA DAN PAMERAN

PENCIPTAAN SENI RUPA DAN PAMERAN

Bentuk yang dimaksud sebagai totalitas karya rupa, yaitu organisasi (design) dari semua unsur yang membentuk karya seni rupa. Unsur-unsur bentuk (elemens of form) juga disebut alat visual (visual device), misalnya garis, bidang, warna, tekstur, gelap terang. Cara menggunakan unsur-unsur tersebut menentukan penampilan final suatu karya seni rupa. Cara untuk menyusun unsur-unsur tersebut disebut prinsip-prinsip penyusunannya, misalnya keseimbangan, harmoni, variasi, irama, dan kesatuan. Unsur-unsur bentuk dan prinsip-prinsip penyusunannya dapat disebut sebagai tata bahasa dasar (bassic grammar) seni rupa (Malin 1980 : 9).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

KEMAMPUAN BERAPRESIASI SISWA MELALUI KEGIATAN PAMERAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 3 SLAWI

KEMAMPUAN BERAPRESIASI SISWA MELALUI KEGIATAN PAMERAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 3 SLAWI

Pameran me rupakan sebuah sistem strategi representasi. Sebuah sistem mengorganisasi pameran yang merupakan representasi penggunaan akan segala hal secara baik dan menarik, mulai dari arsitektur yang selalu “political”(ia memadankan dengan “art as political”), juga “ mewarna tembok” (baca: memasang atau men display karya) yang penuh dengan maksud psikologis, juga label-label (karya) yang selalu bersifat mendidik, juga menyuguhkan artistik yang penuh kekuatan ideologis dan struktural dalam pengakuan-pengakuan terbatas mereka, juga tata lampu yang selalu dramatis, juga sistem pengamanan yang selalu merupakan sebuah bentuk dari jaminan sosial, juga premis-premis kuratorial yang selalu dogmatis professional, juga brosur-brosur, katalog-katalog, dan video yang selalu menajamkan mata publik dan berhubungan dengan pendidikan, juga mengusung estetika yang selalu bersejarah, sampai ke tempat presentasi dan munculnya saat-saat individu berkarya seni, dengan kata lain di sana ada sebuah rencana, sebuah keinginan, atau kepercayaan hierakis dari pengertian- pengertian, yang di dalamnya arus terpendam yang dinamis”. Masih menurut Ferguson,
Baca lebih lanjut

179 Baca lebih lajut

Agensi dan dan Internasionalisme Memanggungk

Agensi dan dan Internasionalisme Memanggungk

#kajianseni | 2 Membaca buku Pak Djon, “Aku Datang, Aku Lapar, Aku Pulang” yang berkisah tentang kedekatan relasinya dengan Affandi, membawa kita pada gambaran yang lebih riil atas seniman yang menjadi legenda dalam sejarah seni Indonesia. Pak Djon menggambarkan Affandi sebagai sosok yang unik di tengah kehidupan kosmopolitannya. Ya, memang tidak bisa disangkal bahwa Affandi merupakan pelopor dalam masuknya Indonesia dalam peta seni internasional, terutama pada tahun 1950an ketika ia menggelar pameran besar di New York dan terlibat dalam perhelatan penting seperti Venice Biennale dan Sao Paulo Biennale. Menelusuri kembali gagasan internasionalisme, pada 1950an ini, untuk bangsa yang masih belia seperti Indonesia, ada banyak temuan menarik yang menunjukkan bagaimana politisi, diplomat, kaum intelektual dan seniman pada masa itu telah bergerak menjadi bagian dari arus dunia. Meskipun
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

093047 AKJ 2010 10 20 Pameran Tunggal Seno Andrianto

093047 AKJ 2010 10 20 Pameran Tunggal Seno Andrianto

Seniman muda /seno Andrianto merasa sangat senang karena sebagai seniman di dunia lukis ni adalah eksistensi tersendiri pada dunia seni lukis yogyakarta //bahkan untuk untuk menghadirkan pameran tunggal “History on Canvas” sudah dilakukan sejak satu tahun yang lalu dengan melakukan riset, mencari referensi serta pengerjaan karya.///

1 Baca lebih lajut

PAMERAN KARYA SENI DAN KRITIK SENI (1)

PAMERAN KARYA SENI DAN KRITIK SENI (1)

Pameran merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan ide atau gagasan perupa kepada publik melalui media karya seninya. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi komunikasi antara perupa yang diwakili oleh karya seninya dengan apresiator. Hal ini sejalan dengan definisi yang diberikan Galeri Nasional bahwa: “Pengertian pameran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan hingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.”

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects